Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi, Evridal Asri, menuturkan bahwa pendirian Lagro Koja merupakan hasil kolaborasi multipihak. Selain Pemkot Jambi, dukungan datang dari Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Jambi, Bank Indonesia Perwakilan Jambi, serta masyarakat yang turut menyediakan lahannya untuk dijadikan Lahan Hortikultura Abadi (LAHTIBA).
“Faktor pendukung seperti embung sebagai sumber air, Balai Penyuluh Pertanian untuk pendampingan, hingga sarana pembibitan sudah tersedia. Ini menjadi fondasi kuat bagi petani kita untuk berproduksi secara berkelanjutan,” jelas Evridal.
Selain peresmian, acara ini juga dirangkai dengan penyerahan bantuan berupa benih sayuran, traktor roda empat, dan power thresher kepada empat kelompok tani di Kecamatan Alam Barajo. Kegiatan ditutup dengan panen cabai bersama di kawasan Lagro Koja.
Kota Jambi sebagai kota perdagangan dan jasa memang memiliki keterbatasan lahan pertanian. Oleh karena itu, pemanfaatan lahan sempit, termasuk pekarangan rumah, terus digalakkan sebagai penyangga pasokan pangan. Selain itu, Sekda memastikan bahwa stok daging menjelang hari raya sudah mencukupi, bahkan melebihi kebutuhan. Pemkot juga siap menggelar operasi pasar jika diperlukan.
Dalam kesempatan itu turut hadir Deputi Bank Indonesia Perwakilan Jambi Robby Fathir Nashary, Anggota DPRD Kota Jambi Djokas Siburian, Wadandenpom II/2 Jambi Mayor CPM Syahrial, unsur Forkopimda, Staf Ahli Wali Kota Jambi Obliyani, Camat beserta para lurah se-Kecamatan Alam Barajo, Forum RT, serta para kelompok tani.(*)







