Sanggabiz Hadirkan Sanggabright Solusi Analitik Mandiri untuk Akselerasi Bisnis UMKM

Dengarkan

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Sangga Bisnis Anda (Sanggabiz) meluncurkan Sanggabright, sebuah aplikasi analitik mandiri (Business Healthiness Check-Up) bagi UMKM yang kini telah memasuki tahap uji coba beta (pilot). Keberhasilan pengembangan produk inovatif ini merupakan hasil dari keikutsertaan Sanggabiz dalam program Prime Step UGM, di mana Sanggabiz berhasil mendapatkan bantuan dana pengembangan produk. Mengusung konsep #TERIMABERES, Sanggabright memfasilitasi pemilik usaha untuk mengubah data transaksi mentah menjadi dasbor wawasan pelanggan, performa produk, dan metrik finansial tanpa memerlukan keahlian teknis operasional. Dilengkapi dengan deteksi anomali otomatis dan Insight Berbasis Aturan, inovasi ini memungkinkan UMKM mengambil keputusan berbasis data yang proaktif guna mengoptimalkan strategi Customer Relationship Management (CRM) dan meroketkan skala penjualan.

Baca juga:  Drama Final di Medan, SKO Riau Keluar sebagai Juara AXIS Nation Cup 2026

Di era ekonomi digital saat ini, data merupakan aset paling berharga bagi pertumbuhan bisnis. Namun, bagi sebagian besar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), data sering kali menjadi pedang bermata dua: melimpah namun sulit untuk diurai. Merespons tantangan krusial ini, PT Sangga Bisnis Anda (Sanggabiz) secara resmi memperkenalkan Sanggabright, sebuah aplikasi analitik mandiri (Business Healthiness Check-Up) yang dirancang khusus untuk memajukan sektor UMKM.

Baca juga:  5.273 Karya Kreatif Ramaikan JNE Content Competition 2026, Dorong Talenta Indonesia Terus Berkembang

Saat ini, Sanggabright telah memasuki fase implementasi uji coba tahap beta (pilot project). Keberhasilan pengembangan produk inovatif ini dapat diwujudkan berkat perolehan dana pengembangan produk melalui program Prime Step bersama Innovative Academy Universitas Gadjah Mada (IA UGM). Kehadiran aplikasi ini membawa angin segar bagi para pelaku usaha yang ingin mengambil keputusan bisnis berbasis data secara presisi, tanpa harus terkendala oleh keterbatasan sumber daya manusia atau kerumitan teknis.

Baca juga:  OJK Nilai Kinerja Pasar Modal Indonesia Tumbuh Kuat Sepanjang 2025

Menjawab Tantangan Pengelolaan Data dengan Konsep #TERIMABERES Realitas di lapangan menunjukkan bahwa banyak UMKM menghadapi kendala serius dalam mengelola operasional harian mereka. Data pelanggan, catatan angka penjualan, serta biaya operasional sering kali tersebar di berbagai platform yang tidak saling terhubung, mulai dari buku catatan manual hingga berbagai format file yang terpisah.

image_pdfimage_print

Pos terkait