Operasi Humanis Berbuah Hasil, 7 Eks TPNPB-OPM Kembali ke Pangkuan NKRI

Tujuh mantan anggota TPNPB-OPM di Distrik Sinak resmi mengucapkan ikrar setia kembali ke NKRI. Aksi ini menjadi bukti keberhasilan pendekatan humanis demi Papua yang aman dan damai.

PAPUA, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebanyak tujuh mantan anggota TPNPB-OPM yang sebelumnya terlibat dalam aksi pembakaran SMA di Distrik Sinak serta penyanderaan pegawai Puskesmas Sinak Barat pada 2024, secara resmi menyatakan Ikrar Setia kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ikrar setia tersebut dilaksanakan dalam Acara Ikrar NKRI yang digelar di Kotis Sinak Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya.

Prosesi berlangsung khidmat dan disaksikan langsung oleh aparat keamanan serta tokoh masyarakat Distrik Sinak.

Baca juga:  Ketegangan Politik Aceh Kembali Mencuat, Dialog Jadi Kunci Hadapi Simbol GAM

Dalam ikrar yang diucapkan, ketujuh eks anggota TPNPB-OPM menyatakan komitmen untuk setia kepada NKRI, menolak segala bentuk gerakan separatis.

Serta mendukung terciptanya keamanan, ketertiban, dan pembangunan di wilayah Papua, khususnya Distrik Sinak.

Salah satu perwakilan eks OPM, Wakola Tabuni, menyampaikan bahwa keputusan kembali ke NKRI diambil atas kesadaran pribadi tanpa paksaan.

Ia menegaskan bahwa, jalan kekerasan dan perpecahan hanya membawa penderitaan bagi masyarakat dan menghambat kemajuan Papua.

Baca juga:  Pelindo Masuk Fortune 500 Asia Tenggara 2025, Ini Strategi Bisnisnya

Komandan Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya, Letkol Inf Dicky Sakti Maulana, menyatakan bahwa kembalinya para eks TPNPB-OPM merupakan bukti keberhasilan pendekatan humanis dan soft power yang selama ini diterapkan aparat keamanan.

“Kami mengapresiasi keputusan saudara-saudara kita yang telah kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi. Semoga ikrar ini menjadi awal perubahan dan contoh bagi pihak lain agar tidak lagi terlibat dalam gerakan yang merugikan masyarakat,” ujar Dansatgas.

Baca juga:  Hadapi Lonjakan Arus Nataru, Hutama Karya Siapkan Ribuan Personel JTTS

Apresiasi juga disampaikan oleh tokoh masyarakat Distrik Sinak yang diwakili Tinus Talenggeng.

Ia berharap ikrar setia ini dapat menjadi teladan bagi anggota kelompok bersenjata lainnya untuk segera kembali dan bersama-sama membangun Papua yang aman, damai, dan sejahtera.

Menurutnya, kondisi keamanan yang kondusif sangat dibutuhkan agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa rasa takut dan trauma akibat gangguan keamanan.(*)

image_pdfimage_print

Pos terkait