MALAKA, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi Dr. H. Maulana bersama Ketua TP PKK Kota Jambi menghadiri Majelis Tilawah Al-Qur’an Antarbangsa Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) ke-16 yang berlangsung di Masjid As-Salamin, Kandang, Melaka, Malaysia, pada 4–7 Maret 2026 atau bertepatan dengan 14–17 Ramadan 1447 Hijriah.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dunia Melayu Dunia Islam bekerja sama dengan Majelis Agama Islam Melaka dan diikuti oleh peserta dari berbagai negara serta daerah di kawasan Dunia Melayu dan Dunia Islam.
Ajang tilawah internasional tersebut tidak hanya menampilkan keindahan lantunan ayat suci Al-Qur’an, tetapi juga menjadi wadah mempererat ukhuwah Islamiyah serta hubungan budaya Melayu di tingkat regional hingga global.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan bahwa kegiatan tilawah antarbangsa memiliki makna strategis dalam memperkuat nilai-nilai keislaman sekaligus mempererat hubungan masyarakat Melayu di berbagai negara.
Menurutnya, Al-Qur’an tidak hanya dibaca sebagai kitab suci, tetapi harus menjadi pedoman hidup yang diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, generasi muda memiliki peran penting untuk mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan,” ujarnya.
Ia menambahkan, lantunan ayat suci Al-Qur’an tidak hanya memperkuat keimanan, tetapi juga mampu menumbuhkan rasa kebersamaan serta mempererat persatuan umat Islam lintas negara.
“Melalui kegiatan ini, hati kita disatukan dalam keimanan sekaligus memperkuat nilai persaudaraan dan persatuan masyarakat Dunia Melayu dan Dunia Islam,” katanya.
Maulana juga menegaskan bahwa budaya Melayu dan Islam memiliki peran penting dalam membentuk identitas masyarakat, termasuk di Kota Jambi.
Karena itu, Pemerintah Kota Jambi terus berupaya mengembangkan potensi budaya Melayu sebagai salah satu kekuatan daerah.
Salah satu langkah yang sedang digagas adalah pengembangan wisata budaya Melayu Islam di kawasan Seberang Kota Jambi.
Di wilayah tersebut, Pemkot Jambi merencanakan pembangunan destinasi wisata baru berupa Kampung Batik Seberang Kota Jambi.
“Ini merupakan bentuk kolaborasi budaya Melayu dalam mengembangkan potensi wisata Melayu Islam di Seberang Kota Jambi. Kampung Batik nantinya akan menjadi destinasi wisata baru yang menonjolkan nilai budaya Melayu dan Islam,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan Majelis Tilawah Al-Qur’an Antarbangsa dapat terus diselenggarakan secara lebih meriah di masa mendatang serta melibatkan lebih banyak generasi muda.
Maulana juga mengajak para pemuda, khususnya di Kota Jambi, untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi dalam membangun peradaban yang maju, damai, dan berlandaskan nilai keimanan.
“Generasi muda harus menjadikan Al-Qur’an sebagai inspirasi dalam membangun masa depan sehingga lahir peradaban yang maju, damai, dan berkeadaban,” tutupnya.(*)







