Kepemimpinan Maulana Dorong Inovasi Lagro, Kota Jambi Masuk TOP 5 I-SIM

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.IDPemerintah Kota (Pemkot) Jambi berhasil masuk TOP 5 bidang inovasi pada ajang Integrate Sustainable Indonesia Movement (I-SIM) 2025, hasil kolaborasi Apeksi dan PT Surveyor Indonesia.

Wali Kota Jambi, Maulana, menyampaikan apresiasi kepada Apeksi dan PT Surveyor Indonesia.

Menurutnya, prestasi ini tak lepas dari keberhasilan program Lagro (Lahan Abadi Agro Kota Jambi) dalam menekan inflasi di Kota Jambi.

Baca juga:  Wawako Diza: Kolaborasi Jadi Kunci Pembangunan Jambi Menuju MANTAP 2029

“Program ini dilatarbelakangi tingginya inflasi, terutama komoditas cabai. Kebutuhan cabai Kota Jambi mencapai 12 ton per hari, sementara 82 persen produksinya berasal dari luar kota,” ujar Maulana, Senin (17/11/2025) melalui WhatsApp.

Pemkot Jambi kemudian memanfaatkan lahan pemerintah untuk mengembangkan pertanian cabai bekerja sama dengan masyarakat dan kelompok tani.

Baca juga:  Rapat Penanggulangan Banjir Kota Jambi, Walikota Maulana Peroleh Informasi Penyebab Banjir dari BWSS VI Jambi, Ini Masalahnya

Hasilnya, produksi cabai meningkat signifikan, dari 6,5 ton per hektar menjadi 9–10 ton per hektar.

Total produksi di lahan Lagro mencapai sekitar 100 ton cabai.

Selain menekan inflasi, program Lagro juga meningkatkan ekonomi masyarakat, menjadikan lahan pertanian sebagai kawasan agrowisata, sekaligus sarana edukasi bagi pelajar SD dan SMP.

Baca juga:  Jalan Rusak Parah di Dusun Tepian Danto, Warga Desak Pemkab Bungo Segera Perbaiki

Program ini didukung berbagai instansi, termasuk Bank Indonesia dan BMKG.

“Pertanian di Kota Jambi kini menjadi inovasi unik yang mampu menarik minat masyarakat, sekaligus mendorong ketahanan pangan lokal,” pungkas Maulana.(*)

image_pdfimage_print

Pos terkait