Jambi Jadi Tuan Rumah Smart City 2026, Pemkot Bidik Peluang Ekonomi Daerah

Kota Jambi menjadi tuan rumah Smart City 2026 pada 18–19 November. Simak agenda festival, inovasi digital, dan peluang ekonomi daerah.
Dengarkan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Kota Jambi bersiap menjadi tuan rumah Forum Nasional Kota Cerdas atau Smart City 2026 pada 18–19 November mendatang.

Pemerintah Kota Jambi menargetkan agenda ini tidak hanya memperkuat transformasi digital pemerintahan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi sektor perhotelan, transportasi, kuliner, UMKM, dan jasa lokal.

Wali Kota Jambi, Maulana memimpin rapat koordinasi persiapan bersama jajaran Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI, perangkat daerah, serta pihak penyelenggara di Ruang Rapat Wali Kota Jambi, Rabu 14 Oktober 2026.

Forum nasional tersebut akan berlangsung setelah Jambi Smart City Festival pada 15–17 November 2026.

Dua agenda ini akan menghadirkan rangkaian kegiatan yang menggabungkan inovasi digital, partisipasi masyarakat, dan promosi potensi daerah.

Direktur Akselerasi Teknologi Pemerintah Digital Daerah Komdigi RI, Aris Kurniawan, menyebut forum serupa pada tahun sebelumnya di Yogyakarta menarik sekitar 2.500 peserta.

Menurutnya, jumlah peserta dalam kegiatan tersebut turut membuka peluang bagi berbagai sektor usaha di daerah penyelenggara.

“Persiapan kegiatan berskala nasional tentu tidak ringan. Namun, kegiatan ini juga memberikan peluang bagi daerah untuk menggerakkan perekonomian dan memperluas kerja sama,” ujar Aris.

Meski demikian, besarnya dampak ekonomi bagi Kota Jambi akan bergantung pada jumlah peserta yang benar-benar hadir, lama kunjungan, serta seberapa besar belanja mereka mengalir ke usaha lokal.

Pemkot Jambi menjadwalkan Jambi Smart City Festival pada 15–17 November 2026 di kawasan Taman Banjuran Budayo. Festival ini mengusung tema “Smart City for Better Future – Inovasi Digital Menuju Kota Jambi Bahagia”.

Sementara itu, Forum Nasional Kota Cerdas akan berlangsung pada 18–19 November 2026 di BW Luxury Hotel Kota Jambi dengan tema “Smart City Transformation: Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi Daerah melalui Inovasi dan Kolaborasi Digital”.

Kedua agenda tersebut akan mempertemukan pemerintah daerah, praktisi teknologi, akademisi, komunitas, dan pemangku kepentingan untuk membahas digitalisasi pemerintahan, inovasi pelayanan publik, pengelolaan data, serta penguatan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi.

Kementerian Komunikasi dan Digital menunjuk Kota Jambi sebagai tuan rumah melalui surat Nomor B-91/DJTPD.5/AI/01.02.02/2026 tentang Penunjukan Kota Jambi dalam Penyelenggaraan Forum Kota Cerdas.

Wali Kota Jambi, Maulana menyebut kepercayaan tersebut sebagai kesempatan untuk memperkenalkan inovasi pelayanan publik sekaligus memperluas kolaborasi dengan daerah lain.

“Ini merupakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab bagi Kota Jambi. Saat ini, pengembangan teknologi digital menjadi salah satu prioritas pembangunan di berbagai daerah. Karena itu, kita harus memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat kolaborasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Maulana.

Selain menjadi lokasi penyelenggaraan forum, Kota Jambi akan memanfaatkan agenda nasional tersebut untuk memperkenalkan sejumlah inisiatif digital yang telah dikembangkan pemerintah daerah.

Beberapa inovasi yang akan diperkenalkan antara lain CCTV berbasis komunitas yang terintegrasi, aplikasi pelayanan publik, dan berbagai inisiatif pemerintahan digital.

Maulana menegaskan bahwa, penggunaan teknologi harus menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar menjadi bagian dari promosi pemerintah.

“Kita ingin menunjukkan bahwa transformasi digital bukan sekadar penggunaan teknologi, tetapi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari pelayanan yang lebih mudah hingga lingkungan yang lebih aman,” katanya.

Ia juga menyoroti perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang berpotensi meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan.

Namun, keberhasilan transformasi digital tidak cukup diukur dari jumlah aplikasi atau perangkat yang tersedia.

Kemudahan akses, keamanan data, kecepatan pelayanan, dan manfaat yang dirasakan warga juga menjadi bagian penting dari penerapannya.

Jambi Smart City Festival 2026 akan melibatkan pelajar, generasi muda, komunitas digital, dan pelaku inovasi melalui berbagai kegiatan.

Panitia merencanakan sejumlah agenda, antara lain:

image_pdfimage_print
Baca juga:  Buka Seleksi Paskibraka Tahun 2026, Walikota Maulana Tekankan Pembentukan Karakter

Pos terkait