SEPUCUKJAMBI.ID – Elche dan Real Madrid berbagi angka 2‑2 dalam laga dramatis pekan ke‑13 La Liga di Stadion Manuel Martínez Valero, Senin dini hari, 24 November 2025m
Real Madrid dua kali tertinggal, namun mampu menyamakan berkat gol Dean Huijsen dan Jude Bellingham, meski mendapat tekanan keras dari tuan rumah.
Elche membuka keunggulan di babak kedua melalui Aleix Febas (menit 53), memanfaatkan rapuhnya lini pertahanan Madrid.
Real Madrid kemudian menyamakan lewat sundulan Huijsen dari bola mati menit 78.
Elche kembali unggul melalui Álvaro Rodríguez (menit 84), sebelum Bellingham memastikan hasil imbang pada menit 87, memanfaatkan umpan tak langsung dari tendangan bebas Kylian Mbappé.
Di penghujung laga, Elche harus bermain dengan 10 pemain setelah Víctor Chust menerima kartu merah, namun Madrid tetap gagal mencetak gol kemenangan.
“Kami belum runtuh. Hasil yang diinginkan belum tercapai, tapi semangat tim tetap bagus. Kita harus terus belajar dan berkembang,” kata Alonso.
Alonso menyoroti kurangnya dorongan ekstra setelah gol penyama dan efektivitas serangan yang masih perlu ditingkatkan.
Secara taktis, Madrid mengandalkan skema 4-3-3, dengan dominasi penguasaan bola, namun peluang bersih yang tercipta terbatas. Kritik juga muncul terkait susunan pemain yang dianggap cukup berisiko.
Hasil imbang ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan Madrid menjadi tiga pertandingan di semua kompetisi.
Alonso menegaskan pentingnya ketangguhan tim menghadapi masa-masa sulit:
“Respons terhadap kesulitan akan menunjukkan siapa kita sebenarnya.”
Bagi Elche, satu poin di kandang Real Madrid merupakan hasil berharga, menunjukkan mental kuat dan efektivitas serangan balik yang menegaskan bahwa mereka tidak bisa dipandang sebelah mata oleh tim besar.(*)







