Semangat Ramadan, Ditpolairud Polda Jambi Gelar Khataman Al-Qur’an dan Berbagi Takjil

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1446 H, Ditpolairud Polda Jambi mengadakan kegiatan khataman Al-Qur’an selama tujuh hari pertama bulan Ramadan di Musala Al-Ikhlas, Polairud Polda Jambi.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh personel Ditpolairud yang beragama Islam setelah pelaksanaan apel pagi.

Kombes Pol Agus Tri Waluyo, Direktur Polairud Polda Jambi, menyampaikan bahwa khataman Al-Qur’an ini merupakan agenda tahunan yang selalu dilaksanakan oleh Ditpolairud Polda Jambi setiap bulan Ramadan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan spiritual anggota Ditpolairud Polda Jambi agar mereka selalu dalam lindungan dan bimbingan Allah SWT dalam menjalankan tugas,” ujar Agus Tri Waluyo.

Baca juga:  Sinergi Penegakan Hukum, Dirpolairud Polda Jambi Perkuat Koordinasi dengan Kejati Jambi

Baca juga:  Kegiatan Sosial Polairud Polda Jambi: Bagi Takjil untuk Nelayan dan ABK Kapal di Bulan Ramadan

Sebagai bagian dari kegiatan rutin di bulan suci Ramadan, perwira menengah jebolan Akademi Kepolisian 2000 ini berharap, melalui khataman Al-Qur’an, personel Ditpolairud Polda Jambi dapat meraih keberkahan dan syafaat di hari akhir nanti.

Selain kegiatan khataman Al-Qur’an, Ditpolairud Polda Jambi juga melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan lainnya.

Salah satunya adalah pembagian takjil untuk buka puasa kepada nelayan dan masyarakat perairan Jambi. Pembagian takjil ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara personel Ditpolairud Polda Jambi dengan masyarakat setempat.

Kabagbinopsnal Ditpolairud Polda Jambi, AKBP Lukman, yang juga menjadi koordinator kegiatan khataman Al-Qur’an, menambahkan bahwa, Ramadan adalah bulan yang penuh berkah, di mana Al-Qur’an diturunkan sebagai petunjuk hidup bagi umat Muslim.

Baca juga:  Cegah Sampah Menumpuk, Polairud Polda Jambi Operasi Bersih Sampah di Sungai Batanghari

Baca juga:  Tingkatkan Disiplin dan Loyalitas, Ditpolairud Polda Jambi Laksanakan Pembinaan Tradisi

“Semangat untuk mengkhatam Al-Qur’an di bulan Ramadhan ini kami harapkan dapat memberikan manfaat spiritual bagi seluruh personel Ditpolairud Polda Jambi,” ujarnya.(*)




Kemas Faried Alfarelly Puji Langkah Pemkot Jambi, Tertibkan Retribusi Parkir di Kawasan Pasar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Pemkot Jambi yang telah menutup pos retribusi parkir, di kawasan Pasar Jambi.

Langkah ini dinilai sebagai upaya positif, untuk merespon keluhan masyarakat terkait pengelolaan parkir yang kurang transparan di kawasan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi keputusan Walikota Jambi dan jajaran terkait penutupan pos retribusi parkir tersebut,” kata Faried.

“Hal ini merupakan respons yang baik terhadap keluhan yang sering muncul, di mana ada dugaan pemungutan parkir ganda, yaitu di pos luar dan juga di dalam area pasar,” timpalnya.

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Dampingi Wali Kota Maulana, Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Program Jambi Kota Taqwa

Baca juga:  Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly Ajak Sinergi dengan Eksekutif, Demi Kesejahteraan Masyarakat

Lebih lanjut, Kemas Faried menjelaskan bahwa, penutupan pos retribusi parkir ini diharapkan dapat mendorong pengelolaan parkir yang lebih efisien dan transparan.

“Dengan ditutupnya pos retribusi parkir, kami berharap Juru Parkir (Jukir) yang baru dibentuk akan lebih fokus dan optimal dalam pengelolaan parkir,” ungkapnya.

“Selain itu, mereka juga telah dibekali dengan metode penagihan non-tunai menggunakan QRIS yang dapat mengurangi potensi kebocoran pendapatan,” tambahnya.

Kemas Faried juga menegaskan pentingnya langkah konkret, seperti ini untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor parkir.

Baca juga:  Pembangunan Jembatan di RT 22 Kampung Bugis, Hasil Aspirasi Kemas Faried Alfarelly

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Dukung Pembangunan Rumah Sakit Adhyaksa untuk Masyarakat Jambi

“Kami terus mendorong agar target pendapatan parkir ini dapat tercapai, serta berharap pengelolaan parkir di kawasan pasar semakin baik,” ujarnya.

Penutupan pos retribusi parkir di kawasan Pasar Jambi diharapkan tidak hanya dapat mengatasi permasalahan yang ada, tetapi juga menjadi contoh positif dalam pengelolaan parkir yang lebih modern dan transparan.

@sepucukjambi.idsering dikeluhkan bayar parkir berkali-kali, Walikota Jambi pilih tutup pos retribusi parkir… masyarakat hanya cukup bayar 1 kali ke juru parkir saat masuk ke kawasan Simpang Bata, Pasar Kota Jambi baca selengkapnya di sepucukambi.id #viral #viralvideo #fypシ゚ #Jambi #maulana #walikotamaulana #walikotajambi #wakilwalikotajambi♬ Powerful songs like action movie music – Tansa

Dengan demikian, Pemkot Jambi berharap dapat mengoptimalkan pendapatan PAD dari sektor ini, sambil meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.(*)




Respon Keluhan Masyarakat, Wali Kota Maulana Tutup 9 Pos Retribusi Parkir Di Kawasan Pasar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID –  Pemkot Jambi dibawah duet kepemimpinan Maulana-Diza terus bergerak cepat.

Selain fokus pada penanganan banjir, pembenahan ruas jalan berlubang dan drainase, tata kelola sampah, serta penerangan lampu jalan, kini Wali Kota Maulana didampingi Wakil Wali Kota Diza sasar kawasan Pasar Kota Jambi.

Itu dilakukannya untuk menghidupkan kembali kawasan Pasar Jambi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi serta merespon keluhan masyarakat terkait parkir dalam kawasan itu.

Sebagai langkah awal, Wali Kota Jambi Maulana menutup 9 Pos Retribusi Parkir dalam kawasan tersebut, pada Jumat pagi (7/3/2025).

Baca juga:  Pimpin Apel, Wali Kota Maulana Tegaskan Tim Terpadu Tertibkan Gepeng dan Anjal Yang Resahkan Masyarakat

Baca juga:  Pemanfaatan QRIS dalam Sistem Parkir di Jambi, Maulana: Pendapatan Langsung Masuk ke Kas Daerah

Penutupan Pos Retribusi dalam kawasan ini guna kembali membangun daya tarik kawasan ‘heritage’ Pasar Jambi yang secara historis merupakan pusat perekonomian.

Dengan harapan peningkatan aktivitas ekonomi dapat berimplikasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus peningkatan daya saing daerah.

Tidak hanya menutup pos-pos retribusi yang dianggap sebagai ‘biang’ sepinya kawasan pasar dipusat Kota Jambi itu, Wali Kota Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza juga sekaligus mengukuhkan Juru Parkir (Jukir) resmi di kawasan pasar Jambi.

Sebanyak 34 Jukir resmi dikukuhkan yang ditandai dengan pengalungan tanda pengenal dan penyerahan QR Code QRIS serta buku tabungan Jukir.

Baca juga:  Sembilan Pos Retribusi Parkir Ditutup, Kadishub Kota Jambi Warning Para Jukir!

Baca juga:  Wako dan Wawako Jambi Sambangi BPK dan BPKP Perwakilan Jambi, Tingkatkan Sinergi dan Kolaborasi

Wali Kota Maulana mengatakan, penutupan pos-pos retribusi ini dilakukan setelah menyerap aspirasi masyarakat, baik itu dari pengunjung maupun pedagang diwilayah pasar.

“Ini kita lakukan atas masukan dari pengunjung dan pedagang yang tren ekonominya saat ini sedang menurun, dimana salah satu penyebabnya adalah pembayaran parkir yang berkali-kali. Oleh karena itu, kita bertanggung jawab untuk memajukan pasar ini yang merupakan denyut nadi perekonomian Kota Jambi,” katanya.

Guna menghidupkan kembali kawasan pasar sebagai pusat perekonomian daerah. Maulana juga menyebut akan menarik investor untuk kembali menata kawasan pasar di pusat Kota Jambi itu.

Tidak hanya diperuntukkan untuk wilayah perdagangan, namun juga akan disiapkan sebagai pusat pariwisata dan kuliner.

Baca juga:  Sinergi Penegakan Hukum, Dirpolairud Polda Jambi Perkuat Koordinasi dengan Kejati Jambi

Baca juga:  Berkah Mudik, Siapkan Motor untuk Perjalanan Aman dan Handal di AHASS

“Ini akan kita lakukan secara bertahap guna menjaga kawasan pasar ini bisa terus eksis, seperti yang dilakukan dibeberapa daerah di Indonesia menghidupkan kembali wilayah-wilayah tua atau herritage dengan bertransformasi menggali setiap potensi yang ada menjadi bernilai sebagai pusat pertumbuhan ekonomi,” sebutnya.

Maulana menjelaskan meskipun penutupan pos parkir ini berpotensi mengurangi pendapatan daerah, namun hal itu diambil karena lebih mengutamakan pertumbuhan ekonomi sektor perdagangan dan jasa yang menjadi denyut nadi perekonomian pasar tersebut.

“Saya ingin agar perekonomian di kawasan ini bisa berkembang dan kembali eksis, serta memberi keuntungan lebih bagi masyarakat, khususnya para pedagang,” jelasnya.

Terkait dengan sistem pembayaran, Maulana mendorong agar dilakukan secara non tunai menggunakan sistem QRIS yang berhubungan langsung pada salah satu program kota Jambi Bahagia yaitu Bahagia Berintegritas Layanan Anti Pungli (BALAP), yang menciptakan pelayanan publik yang bersih, transparan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Baca juga:  Sering Banjir, Pemkot Jambi Beri Teguran Terakhir ke JBC Terkait Kolam Retensi

Baca juga:  PPTB DALAM LINGKARAN KEPENTINGAN

“Jadi kedepan kita dorong pembayarannya menggunakan non tunai agar pendapatan parkir bisa langsung masuk ke kas daerah sebesar 40 persen dan 60 persennya diperuntukkan bagi Jukir yang telah ditunjuk secara resmi,” tuturnya.

“Ini harus kita mulai, untuk mengatasi segala permasalahan yang ada di kota Jambi ini, seperti salah satunya permasalahan kemacetan. Langkah berikutnya insyaAllah kita akan menciptakan ruang publik yang ramah lingkungan,” tambahnya.

Kepada Jukir, Wali Kota Maulana berharap agar bisa menjalankan proses parkir dengan baik, ramah dan santun, sehingga masyarakat yang berkunjung ke kawasan pasar merasa aman dan nyaman, sekaligus menunjang kelancaran arus lalu-lintas.

“Tidak hanya dikawasan pasar ini. Kami juga akan terapkan secara bertahap dikawasan-kawasan lain yang mempunyai potensi untuk pemasukan daerah,” harap Maulana.

Baca juga:  Harga Cabai Merah Turun Drastis di Pasar Kuala Tungkal, Masyarakat Harap Stabil Sampai Lebaran Penurun

Baca juga:  Genangan Air di Jalan Rangkayo Hitam Bangko, Bupati Merangin Minta PUPR Segera Perbaiki

Lebih lanjut, Maulana juga menyoroti terkait Jukir bandel yang akan di tindak melalui Dinas Perhubungan dengan peraturan yang telah di atur.

“Bagi masyarakat yang ingin menjadi Jukir harus mendaftar secara resmi yang akan dilatih dan dipersiapkan sarana QRIS nya, selain itu mereka juga akan dilindungi dengan BPJS Ketenagakerjaan,” ucapnya.

“Mudah-mudahan dengan tindaklanjut yang kita laksanakan hari ini bisa berpotensi terhadap ekonomi diwilayah ini yang berpengaruh pula pada peningkatan PAD. Maka dari itu kita harus menjaga kekompakan dalam mencari potensi PAD pada sektor yang lainnya,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Sementara itu, dimintai tanggapannya, Jukir A. Rahman, warga Kelurahan Tanjung Johor, mengaku lega dan mengucapkan terimakasih kepada Pemkot Jambi yang telah menutup pos-pos retribusi yang menjadi salah satu sebab minimnya pengunjung di kawasan Pasar Jambi itu.

Baca juga:  Keren! Pemkab Tebo Tambah Pasokan LPG 3 Kg ke Setiap Kecamatan

Baca juga:  Cegah Sampah Menumpuk, Polairud Polda Jambi Operasi Bersih Sampah di Sungai Batanghari

“Mudah-mudahan dengan telah ditutupnya pos-pos retribusi ini, akan semakin banyak pengunjung kawasan pasar ini. Kemudian ditambah dengan sistem pembayaran yang baru ini, kami dan teman-teman Jukir siap menyukseskan program-program pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi,” ucap Rahman.

“Kami akan bersama-sama bekerja keras untuk mewujudkan visi Kota Jambi Bahagia,” singkatnya.

Sejauh ini ada 79 titik parkir menggunakan QRIS di kota Jambi dengan harapan para Jukir yang telah ditunjuk secara resmi dapat memberikan jasa pelayanan kepada masyarakat sebaik-baiknya untuk mewujudkan Kota Jambi Bahagia.

@sepucukjambi.idsering dikeluhkan bayar parkir berkali-kali, Walikota Jambi pilih tutup pos retribusi parkir… masyarakat hanya cukup bayar 1 kali ke juru parkir saat masuk ke kawasan Simpang Bata, Pasar Kota Jambi baca selengkapnya di sepucukambi.id #viral #viralvideo #fypシ゚ #Jambi #maulana #walikotamaulana #walikotajambi #wakilwalikotajambi♬ Powerful songs like action movie music – Tansa

Turut hadir Sekretaris Daerah (Sekda) A Ridwan, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, pimpinan Bank Jambi cabang Soetomo, Camat dan Lurah beserta jajaran, perwakilan Danramil 0415 dan Wakapolsek Pasar Jambi, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pedagang dan masyarakat pengunjung pasar.(*)




Pimpin Apel, Wali Kota Maulana Tegaskan Tim Terpadu Tertibkan Gepeng dan Anjal Yang Resahkan Masyarakat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi dokter Maulana memimpin Apel Tim Terpadu Penanganan Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) dan Anak Jalanan (Anjal), Jumat (7/3/2025).

Hal itu dilakukan karena maraknya kembali gepeng dan anjal serta penyandang masalah kesejahteraan sosial lainnya yang menganggu lalu lintas.

Khususnya di beberapa persimpangan jalur protokol di Kota Jambi. Selain itu, hal tersebut dilakukan guna merespon berbagai keluhan masyarakat yang terganggu keamanan dan kenyamanannya saat berkendara.

Dalam arahannya, Wali Kota Maulana mengatakan selain merespon keluhan masyarakat dan mengembalikan estetika Kota Jambi menjadi lebih baik tertib, aman dan nyaman, penertiban itu perlu dilakukan sebagai bentuk penjangkauan terhadap masalah kesejahteraan sosial yang menjadi tanggungjawab pemerintah.

Baca juga:  Pemanfaatan QRIS dalam Sistem Parkir di Jambi, Maulana: Pendapatan Langsung Masuk ke Kas Daerah

Baca juga:  Sembilan Pos Retribusi Parkir Ditutup, Kadishub Kota Jambi Warning Para Jukir!

“Penjangkauan penyandang masalah kesejahteraan sosial ini perlu dilakukan khususnya gepeng dan anjal yang meresahkan pengguna jalan. Karena hal itu bisa membahayakan tidak hanya bagi diri mereka pribadi, namun juga bagi pengendara khususnya di simpang-simpang lampu merah,” kata Maulana.

Secara tegas, Wali Kota Jambi itu juga menyebut, agar masyarakat lebih bijak dalam memberikan bantuan melalui jalur-jalur resmi bukan dijalan-jalan.

“Memang masyarakat kota Jambi ini memiliki adat pemberi, namun sebaiknya harus pada lembaga-lembaga resmi, bagi masyarakat yang ingin bersedekah maupun berinfak bisa menggunakan jalur resmi yang memang dijamin sampai kepada yang berhak menerimanya, misalnya melalui Baznas, atau lembaga lain dan yayasan yang resmi,” tegasnya.

Wali Kota Maulana, juga mengatakan Kota Jambi telah memiliki aturan hukum yang mengatur hal tersebut, seperti Peraturan Daerah (Perda) Kota Jambi Nomor 47 Tahun 2002 tentang Ketertiban Umum dan Peraturan Wali Kota Jambi (Perwal) Nomor 29 Tahun 2016 tentang Penanganan Gelandangan, Pengemis (Gepeng) dan Anak Jalanan.

Baca juga:  Maulana Tutup Pos Retribusi Parkir di Simpang Bata Pasar, Fokuskan Pada Pertumbuhan Ekonomi Pedagang

Baca juga:  Wako dan Wawako Jambi Sambangi BPK dan BPKP Perwakilan Jambi, Tingkatkan Sinergi dan Kolaborasi

“Oleh karena itu, kita juga akan optimalkan penegakan hukum tentang larangan dan sanksi bagi masyarakat yang memberikan uang atau apapun kepada gepeng dan anak jalanan di jalan-jalan raya,” tambah Maulana.

Maulana juga berpesan agar pada penanganan gepeng dan anjal ini dilakukan secara humanis.

“Walau kegiatan ini adalah penertiban dan penegakan aturan, namun saya tetap berharap agar Tim Terpadu melakukannnya dengan humanis,” pesannya.

Selain itu, kata Maulana, berdasarkan temuan tim dilapangan didapati bahwa gepeng dan anak jalanan yang banyak tersebar di Kota Jambi sebagian besar bukan berasal dari warga dalam Kota Jambi.

Baca juga:  Berkah Mudik, Siapkan Motor untuk Perjalanan Aman dan Handal di AHASS

Baca juga:  Warga Jambi Mau Tukar Uang untuk Lebaran 2025? Begini Caranya!

“Setelah dilakukan penindakan dan penjangkauan ini, kita akan lakukan pembinaan di rumah singgah yang ada di Dinas Sosial, setelah itu di data dan dikembalikan ke keluarga dan daerah asal masing-masing,” tuturnya.

Lebih lanjut, Maulana juga menyoroti banyaknya ekploitasi terhadap anak-anak dibawah umur, oleh karenanya Pemkot Jambi dalam penanganan ini juga melibatkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA).

“Jika ditemukan, kita akan kembalikan ke keluarga agar di proses untuk pemberian pendidikan secara gratis dan dibentuk sesuai usia mereka, karena tugasnya adalah sekolah bukan bekerja. Kalau ada yang menyalahi aturan mengekploitasi mereka tentu kita akan tindak secara hukum,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

@sepucukjambi.idnah, siap-siap wahai para gepeng yang ada disimpang-simpang dalam Kota Jambi… pemkot Jambi Segera tertibkan keberadaan kalian! #gepeng #pengemis #Kotajambi #walikotajambi #walikotamaulana #wakilwalikotajambi #Jambi #fypシ゚ #viralvideo #viralvideo #viral

♬ pemimpin bijaksana – berkah dalem

Apel tersebut diikuti Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, Sekretaris Daerah (Sekda) A Ridwan, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah dilingkup Pemkot Jambi serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas.(*)




Pemanfaatan QRIS dalam Sistem Parkir di Jambi, Maulana: Pendapatan Langsung Masuk ke Kas Daerah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Walikota Jambi, Maulana, mengungkapkan komitmennya untuk meningkatkan sistem parkir di Kota Jambi dengan mendorong penggunaan QRIS sebagai metode pembayaran parkir yang efisien.

Usai secara simbolis menutup pos retribusi parkir di kawasan Pasar Jambi, Jumat 7 Februari 2025,  Maulana menekankan bahwa, parkir yang terorganisir dengan baik sangat penting untuk meningkatkan pendapatan daerah.

Sekaligus menjawab keluhan masyarakat yang sering merasakan ketidaknyamanan akibat parkir yang tidak tertib di pasar-pasar kota.

“Parkir yang sering terjadi berkali-kali di pasar sering menjadi keluhan masyarakat. Harapannya, dengan sistem parkir yang terintegrasi dan menggunakan QRIS, baik petugas juru parkir (jukir) maupun pengunjung dapat mentaati aturan yang telah disiapkan. Dengan begitu, pendapatan parkir akan langsung masuk ke kas daerah secara transparan,” ungkap Maulana.

Baca juga:  Sembilan Pos Retribusi Parkir Ditutup, Kadishub Kota Jambi Warning Para Jukir!

Baca juga:  Maulana Tutup Pos Retribusi Parkir di Simpang Bata Pasar, Fokuskan Pada Pertumbuhan Ekonomi Pedagang

Walikota Maulana menjelaskan, sistem parkir yang baru ini akan memberikan pembagian hasil yang jelas, di mana 60 persen dari pendapatan parkir akan diberikan kepada jukir, sementara sisanya akan sepenuhnya masuk ke kas daerah.

“Ini adalah langkah nyata untuk memastikan bahwa pendapatan parkir dapat dimanfaatkan dengan maksimal untuk kepentingan pembangunan Kota Jambi,” tambah Maulana.

Lebih lanjut, Maulana juga mengungkapkan bahwa, sekitar 80 hingga 90 persen masyarakat Jambi sudah memiliki akses terhadap sistem pembayaran tunai, yang mempermudah implementasi QRIS sebagai metode pembayaran parkir.

“Dengan adanya sistem pembayaran digital ini, kita berharap pendapatan parkir dapat lebih optimal dan transparan, serta mendorong masyarakat untuk bertransaksi dengan cara yang lebih mudah dan cepat,” jelasnya.

Baca juga:  Tinjau Pekerjaan Jalan dan Drainase, Maulana: Sesuai Target 101 Lubang akan Dibenahi Dalam Waktu 100 Hari

Baca juga:  Safari Ramadan Pemkot Jambi 1446 H, Walikota Maulana Hadirkan Kebaikan di Masjid Nur Zahra

Selain itu, Maulana juga menyinggung pentingnya pembangunan gedung parkir yang lebih modern dan terstruktur.

“Jika tidak dimulai sekarang, dalam 10 tahun mendatang, kita akan kesulitan untuk mengatasi masalah parkir yang terus berkembang. Oleh karena itu, pembangunan gedung parkir yang rapi dan sistematis di Kota Jambi harus segera diwujudkan,” ujar Maulana.

Melalui langkah ini, Maulana berharap Kota Jambi akan semakin maju dalam hal tertib parkir, yang tidak hanya menguntungkan kas daerah tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan nyaman bagi seluruh warga kota.

@sepucukjambi.idsering dikeluhkan bayar parkir berkali-kali, Walikota Jambi pilih tutup pos retribusi parkir… masyarakat hanya cukup bayar 1 kali ke juru parkir saat masuk ke kawasan Simpang Bata, Pasar Kota Jambi baca selengkapnya di sepucukambi.id #viral #viralvideo #fypシ゚ #Jambi #maulana #walikotamaulana #walikotajambi #wakilwalikotajambi♬ Powerful songs like action movie music – Tansa

Dengan kerjasama antara pemerintah, petugas parkir, dan masyarakat, sistem parkir yang lebih baik dan modern diharapkan dapat segera terwujud.(*)




Sembilan Pos Retribusi Parkir Ditutup, Kadishub Kota Jambi Warning Para Jukir!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kadishub Kota Jambi, Saleh Ridho menyebutkan bahwa, seluruh pos retribusi parkir yang ada di kawasan Simpang Bata, Pasar Jambi telah ditutup, Jumat 7 Februari 2025.

Terdapat total sembilan pos parkir yang sebelumnya beroperasi di kawasan tersebut.

Menurut Saleh Ridho, penutupan pos parkir ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Jambi untuk meningkatkan pelayanan parkir yang lebih efisien dan nyaman bagi masyarakat.

“Di Kota Jambi, terdapat 79 titik parkir yang sudah menggunakan sistem pembayaran non-tunai melalui KRIS. Hal ini bertujuan untuk mempermudah pengunjung dalam membayar retribusi parkir,” jelasnya.

Baca juga:  Maulana Tutup Pos Retribusi Parkir di Simpang Bata Pasar, Fokuskan Pada Pertumbuhan Ekonomi Pedagang

Baca juga:  Wali Kota Jambi Segera Hapus Parkir Ganda, Dorong Pemulihan Ekonomi Pasar Kota Jambi

Saleh Ridho juga mengingatkan kepada seluruh juru parkir (jukir) yang telah ditunjuk, untuk memberikan pelayanan dengan sebaik-baiknya kepada masyarakat.

Ia menegaskan bahwa, jika ada jukir yang tidak menjalankan tugas dengan baik, pihaknya tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas.

“Kami berharap jukir yang bertugas dapat memberikan pelayanan yang maksimal. Kalau tidak, kami akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan,” tambahnya.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan parkir di Kota Jambi serta mendukung kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas.

Baca juga:  Tinjau Pekerjaan Jalan dan Drainase, Maulana: Sesuai Target 101 Lubang akan Dibenahi Dalam Waktu 100 Hari

Baca juga:  Program 100 Hari Kerja, Walikota Jambi Maulana sebut Fokus Perbaikan Jalan Rusak

Ke depan, Dinas Perhubungan Kota Jambi juga akan terus mengawasi dan mengevaluasi sistem parkir agar sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan kota.

 

View this post on Instagram

 

Shared post on

Instagram embed

Dengan adanya perubahan ini, diharapkan perekonomian di sekitar kawasan tersebut semakin berkembang tanpa terbebani oleh masalah parkir yang sebelumnya sering dikeluhkan oleh masyarakat.




Maulana Tutup Pos Retribusi Parkir di Simpang Bata Pasar, Fokuskan Pada Pertumbuhan Ekonomi Pedagang

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana mengambil langkah tegas dengan menutup pos retribusi parkir yang berada di kawasan Simpang Pasar Bata, Jumat 7 Februari 2025.

Keputusan ini diambil sebagai upaya untuk membantu perekonomian masyarakat, khususnya para pedagang kecil yang berjualan di sekitar lokasi tersebut.

Sebelumnya, para pedagang di kawasan tersebut mengeluhkan tingginya biaya parkir yang harus dibayar pengunjung yang berulang kali melintas dan berhenti di kawasan itu.

Hal ini dinilai membebani pengunjung serta berdampak pada penurunan jumlah pengunjung yang datang ke lokasi tersebut.

Baca juga:  Wali Kota Jambi Segera Hapus Parkir Ganda, Dorong Pemulihan Ekonomi Pasar Kota Jambi

Baca juga:  Safari Ramadan Walikota Jambi Maulana, Jalin Silaturahmi dan Sosialisasi Program 100 Hari Kerja

Maulana menjelaskan bahwa, meskipun penutupan pos parkir ini akan berpotensi mengurangi pendapatan daerah, ia mengutamakan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

“Saya ingin agar perekonomian di kawasan ini bisa berkembang dan memberi keuntungan lebih bagi masyarakat, khususnya para pedagang,” ujarnya.

Meski pos parkir resmi ditutup, Maulana meminta agar masyarakat dan pengunjung tetap membayar parkir kepada juru parkir yang ada di sekitar lokasi, baik secara langsung (cash) maupun menggunakan sistem pembayaran non-tunai (kris).

Hal ini bertujuan agar pengelolaan parkir tetap berjalan dengan tertib tanpa memberatkan para pengunjung dan pedagang.

@sepucukjambi.idsering dikeluhkan bayar parkir berkali-kali, Walikota Jambi pilih tutup pos retribusi parkir… masyarakat hanya cukup bayar 1 kali ke juru parkir saat masuk ke kawasan Simpang Bata, Pasar Kota Jambi baca selengkapnya di sepucukambi.id #viral #viralvideo #fypシ゚ #Jambi #maulana #walikotamaulana #walikotajambi #wakilwalikotajambi

♬ Powerful songs like action movie music – Tansa

Keputusan ini diharapkan dapat menjadi langkah positif dalam memperbaiki kondisi perekonomian di kawasan Simpang Pasar Bata dan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam beraktivitas.(*)




Wako dan Wawako Jambi Sambangi BPK dan BPKP Perwakilan Jambi, Tingkatkan Sinergi dan Kolaborasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi dokter Maulana, bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha melakukan kunjungan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI Perwakilan Provinsi Jambi, pada Kamis pagi (6/3/2025).

Dalam kedua kunjungannya, pemimpin kota Jambi itu turut didampingi Sekda A Ridwan, Kepala Inspektorat Desyanti dan Kepala BPKAD Husni.

Kedatangan Wako dan Wawako beserta rombongan disambut langsung oleh Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Jambi Muhamad Toha Arafat dan Kepala BPKP RI Provinsi Jambi Mardiyanto Arif Rakhmadi beserta jajaran dan langsung menjalankan agenda rapat internal.

Seusai melakukan kunjungannya itu, kepada awak media, Wali Kota Maulana mengatakan, agendanya itu penting dilakukan untuk membangun komunikasi, kolaborasi dan kerja sama dengan semua pihak terlebih lagi lembaga pemerintahan, dan hal itu sejalan dengan arahan pemerintah pusat.

Baca juga:  Sinergi Penegakan Hukum, Dirpolairud Polda Jambi Perkuat Koordinasi dengan Kejati Jambi

Baca juga:  Berkah Mudik, Siapkan Motor untuk Perjalanan Aman dan Handal di AHASS

Dikesempatan itu, Wali Kota Maulana memaparkan beberapa program prioritas yang akan dilakukannya dalam membangun kota Jambi melalui visi misi kota Jambi Bahagia.

Oleh karenanya dirinya berharap dukungan dan pengawalan dari kedua lembaga pemerintahan itu, BPK maupun BPKP.

“Dan Alhamdulillah, dari kunjungan kita hari ini, kedua lembaga BPK dan BPKP telah menyampaikan komitmennya untuk mendukung program itu, diantaranya adalah program Kartu Bahagia supaya masyarakat kota Jambi bisa mendapatkan layanan kesehatan, pendidikan yang mudah dan tentunya tidak ada aturan yang dilanggar,” jelas Wako Maulana.

Dari diskusi yang dilakukannya, Maulana menyebut juga ada beberapa hal yang disampaikan lembaga negara itu, salah satunya adalah mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui asset.

Baca juga:  JBC Terancam Dihentikan Sementara, Jika Tidak Penuhi Kewajiban AMDAL dan Kolam Retensi

Baca juga:  Warga Jambi Mau Tukar Uang untuk Lebaran 2025? Begini Caranya!

“Terkait tata kelola asset ini akan segera dilakukan, yang pastinya kita dibawah pembinaan dan arahan BPK dan BPKP,” sebutnya.

“Pengoptimalan asset-asset ini juga bisa menjadi modal awal, setelah dinilai BUMD bisa mengoptimalkannya, sehingga bisa memberikan deviden terhadap PAD untuk pembangunan kota Jambi yang berkelanjutan,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Sebagaimana diketahui, dalam arahannya saat melantik KDH/WKDH serentak beberapa waktu lalu, Presiden RI Prabowo Subianto menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk tujuan utama mewujudkan kesejahteraan rakyat yang menjadi kunci dalam mendorong kebangkitan Bangsa.

Begitupula yang dilakukan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi Maulana-Diza yang terus bergerak berkolaborasi dengan semua pihak guna mewujudkan kesejahteraan rakyat melalui visi besarnya Kota Jambi Bahagia.(*)




Sinergi Penegakan Hukum, Dirpolairud Polda Jambi Perkuat Koordinasi dengan Kejati Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam upaya memperkuat sinergitas dan koordinasi antar lembaga penegak hukum, Dirpolairud Polda Jambi, Kombes Pol Agus Tri Waluyo, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kejaksaan Tinggi Jambi, Kamis (6/3/2025).

Kunjungan ini juga dihadiri oleh Kasubdit Gakkum Polairud AKBP Ade Candra, yang diterima langsung oleh Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejaksaan Tinggi Jambi, Ibu Mayasari.

Kombes Pol Agus Tri Waluyo menjelaskan bahwa, kunjungan ini bertujuan untuk meningkatkan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antara institusi penegak hukum.

Baca juga:  Tingkatkan Disiplin dan Loyalitas, Ditpolairud Polda Jambi Laksanakan Pembinaan Tradisi

Baca juga:  Kegiatan Sosial Polairud Polda Jambi: Bagi Takjil untuk Nelayan dan ABK Kapal di Bulan Ramadan

“Kami berkoordinasi dan bersilaturahmi dengan Kejaksaan Tinggi Jambi guna mempererat hubungan dalam rangka menjaga kondusifitas Kamtibmas di perairan Jambi serta mempermudah proses penegakan hukum di wilayah tersebut,” ujarnya.

Kombes Pol Agus juga menegaskan bahwa, dengan adanya sinergitas yang baik antara Polri dan Kejaksaan, penegakan hukum dapat dilakukan dengan lebih profesional dan efektif.

“Sinergi yang terjalin baik akan memperkuat penegakan hukum yang lebih profesional dan tepat sasaran,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Dirpolairud Polda Jambi juga memberikan ucapan selamat kepada Ibu Mayasari yang baru saja dilantik sebagai Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejaksaan Tinggi Jambi.

Baca juga:  Banjir Terjang Kelurahan Jelutung, Ditpolairud Polda Jambi Turunkan Tim SAR untuk Evakuasi

Baca juga:  Ditpolairud Polda Jambi Teken Pakta Integritas, Komitmen Wujudkan Zona Integritas Bebas Korupsi

Kombes Pol Agus berharap hubungan yang baik ini dapat terus terjalin untuk mendukung upaya penegakan hukum yang lebih baik di Provinsi Jambi.

Dengan kunjungan ini, Polda Jambi dan Kejaksaan Tinggi Jambi semakin memperkuat kerjasama dalam rangka mewujudkan penegakan hukum yang transparan, efektif, dan efisien.

Sinergitas yang terjalin antara kedua institusi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di wilayah perairan Jambi serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.(*)




Berkah Mudik, Siapkan Motor untuk Perjalanan Aman dan Handal di AHASS

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID– Dalam rangka mempersiapkan sepeda motor sebelum periode mudik Lebaran, PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen) Main Dealer sepeda motor Honda di Provinsi Jambi bersama jaringan bengkel resmi AHASS, kembali memberikan program spesial bertajuk “Bersiap Lebaran, Kendaraan Aman & Handal (BERKAH)”.

Program ini berlangsung mulai 02 – 16 Maret 2025. General Manager Service & Parts Sinsen, Erwin Susanto mengatakan, program ini bertujuan untuk memastikan kendaraan konsumen dalam kondisi optimal sebelum memasuki periode mudik dan libur panjang lebaran.

“Program BERKAH hadir untuk memberikan manfaat maksimal kepada seluruh konsumen AHASS dengan berbagai pilihan paket servis yang terjangkau,” kata dia.

“Diharapkan, program ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemilik sepeda motor Honda yang akan melakukan perjalanan jauh selama Lebaran, sekaligus memastikan kendaraan mereka dalam kondisi prima” ujar Erwin.

Baca juga:  Kecanggihan Honda PCX 160 RoadSync dan Motor Listrik Futuristik di IIMS 2025

Baca juga:  Penyegaran Terbaru, Honda Monkey Tampil Makin Memikat dan Ikonik

Program ini terbagi menjadi dua kategori, yaitu Berkah Mudik dan Paket Berkah. Untuk kategori Berkah Mudik, tersedia dua pilihan paket servis dengan diskon hingga 30% khusus untuk sepeda motor yang berusia lebih dari 4 tahun.

Paket tersebut meliputi Paket Servis Lengkap dan Paket Servis Ringan.

Sedangkan untuk kategori Paket Berkah, konsumen dapat memilih dari empat pilihan paket servis lengkap dengan diskon hingga 20%. Paket – paket servis tersebut antara lain :

1. Paket Berkah 1 : Ganti Oli Mesin, Oli Gardan, dan Paket Servis Lengkap
2. Paket Berkah 2 : Ganti Oli Mesin, Kampas Rem, dan Paket Servis Lengkap
3. Paket Berkah 3 : Filter Udara, Busi, dan Paket Servis Lengkap
4. Paket Berkah 4 : Ganti Oli, Coolant, dan Paket Servis Lengkap.

Baca juga:  JBC Terancam Dihentikan Sementara, Jika Tidak Penuhi Kewajiban AMDAL dan Kolam Retensi

Baca juga:  Warga Jambi Mau Tukar Uang untuk Lebaran 2025? Begini Caranya!

Semua paket ini hadir dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Sinsen juga memberikan kemudahan melalui aplikasi SINSENGO yang dapat diunduh di App Store dan Play Store.

Dengan aplikasi ini, konsumen dapat melakukan booking servis secara online, menemukan bengkel AHASS terdekat, serta menentukan jadwal servis sesuai kebutuhan tanpa perlu mengantri di bengkel.

Melalui program ini, konsumen juga dapat memanfaatkan berbagai keuntungan seperti pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan kendaraan dalam kondisi terbaik sebelum digunakan untuk perjalanan panjang.

Selain itu, konsumen berkesempatan mendapatkan diskon menarik hingga 30% untuk tahun motor tertentu.

Baca juga:  Gasak Aktivitas PETI, Polres Bungo Amankan Alat Berat di Desa Sungai Telang

Baca juga:  Sering Banjir, Pemkot Jambi Beri Teguran Terakhir ke JBC Terkait Kolam Retensi

Semua layanan servis dilakukan oleh teknisi berlisensi dan resmi dari Honda sehingga memberikan jaminan kualitas dan garansi maupun memastikan kenyamanan serta keamanan berkendara selama mudik.

“Kami mengajak seluruh konsumen Honda untuk memanfaatkan program BERKAH ini agar perjalanan mudik Lebaran tahun ini semakin aman dan nyaman. AHASS selalu siap memberikan layanan terbaik agar setiap perjalanan menjadi lebih aman dan menyenangkan” tutup Erwin.(*)