Bupati HM Syukur dan Gubernur Al Haris Bertemu di Retreat Kepala Daerah, Bahas Sinergi Pemerintah

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Merangin, H M Syukur, bertemu dengan Gubernur Jambi, H Al Haris, pada hari pertama kegiatan orientasi atau retreat kepala daerah, yang berlangsung di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, Jumat (21/2).

Keduanya, bersama ratusan kepala daerah lainnya, mengikuti sesi pengarahan dan ramah tamah yang menjadi bagian dari agenda hari pertama.

“Alhamdulillah, hari ini saya bersama Pak Gubernur mengikuti kegiatan retreat ini dengan semangat,” ujar H M Syukur.

Pada hari pertama, para peserta lebih banyak menerima materi pengantar, sementara kegiatan fisik, seperti olahraga pagi dan materi kepemimpinan, baru dimulai pada hari kedua hingga terakhir.

Baca juga: Masyarakat dan Pelaku Usaha Wajib Tahu, Ini Aturan yang Berlaku di Kota Jambi Selama Ramadan Mendatang

Baca juga: Dedikasi Majukan Kota Jambi, Ini Catatan Singkat Kinerja Sri Purwaningsih

Selain itu, para kepala daerah juga akan mendapatkan materi tentang program strategis Pemerintah Pusat yang perlu diselaraskan dengan visi-misi masing-masing kepala daerah.

“Melalui kegiatan retreat ini, diharapkan bisa menyelaraskan misi kami dengan program Pemerintah Pusat, terutama yang terkait dengan Asta Cita Prabowo-Gibran,” ujar Bupati Syukur.

Ia juga menambahkan bahwa, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pusat.

Bupati Syukur memastikan bahwa pelaksanaan retreat ini merupakan bagian dari arahan Presiden Republik Indonesia, dan ia siap menerapkan hasilnya untuk kemajuan Kabupaten Merangin.

“Seminggu lagi, saya akan kembali ke Merangin untuk melanjutkan tugas di daerah,” tegasnya.

Selama kegiatan, para kepala daerah mengenakan seragam Armi, yang menambah kesan tegas dan bersatu dalam mengikuti program ini.(*)




Cegah Peredaran Narkoba, Polda Jambi Datangi SMPN 6 Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.IDPeredaran narkoba tak mengenal tempat atau waktu, bisa menyerang siapa saja, termasuk anak-anak dan remaja, di lingkungan rumah, sekolah, atau bahkan tempat yang tak terduga.

Menanggapi hal ini, Ditresnarkoba Polda Jambi terus berupaya menekan angka penyalahgunaan narkoba dengan melakukan berbagai sosialisasi dan mengungkap jaringan narkoba, demi menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba.

Salah satu langkah terbaru yang diambil adalah dengan menyasar para pelajar di SMP Negeri 6 Kota Jambi.

Mengingat saat ini, banyak pelaku narkoba yang berusaha menjebak remaja untuk terjerumus dalam dunia narkotika, yang berawal dari pergaulan mereka.

Baca juga: Polda Jambi Musnahkan 13 Kg Sabu Jelang Ramadan, Amankan 92 Tersangka

Baca juga: Bandar Sabu Desa Jambi Tulo Ditangkap, Polisi Sita 24 Paket Narkoba

Dalam kesempatan ini, Ditresnarkoba Polda Jambi menggelar sosialisasi kepada para siswa.

Swkaligus memasang spanduk yang bertuliskan pesan penting tentang bahaya narkoba serta pentingnya selektif dalam memilih teman.

Spanduk tersebut mencantumkan data yang mengungkapkan fakta mengejutkan: 92,4 persen pengguna narkoba pertama kali terpengaruh oleh teman.

Adapun oesan yang disampaikan yakni, “Yuk, selektif dalam memilih teman agar terhindar dari bahaya narkoba!”

Direktur Reserse Narkoba Polda Jambi, Kombes Pol Dr Ernesto Saiser, menjelaskan bahwa upaya ini penting agar remaja, khususnya di tingkat SMP, lebih berhati-hati dalam memilih teman.

“Teman sering kali menjadi pengaruh terbesar. Mereka adalah orang terdekat yang mengajak untuk mencoba hal-hal baru, termasuk narkoba. Keingintahuan besar sering kali berasal dari teman, dan ini bisa berbahaya,” jelasnya.

Selain itu, Kombes Pol Ernesto menambahkan bahwa tekanan sosial di kalangan teman sebaya.

Seperti saling mengejek jika ada yang menolak untuk mencoba sesuatu, sering kali memaksa seseorang untuk ikut-ikutan, yang akhirnya bisa menjebak mereka dalam pergaulan bebas dan kecanduan narkoba.

Namun, ia juga menekankan bahwa semua ini bisa dihindari dengan memilah teman untuk bergaul dan membentengi diri dengan kegiatan yang positif.

“Dengan hal ini, kita bisa menghindari godaan untuk terlibat dalam hal-hal yang merugikan dan berbahaya,” tambahnya.

Lebih jauh lagi, peran orang tua dan guru sangat penting dalam menjaga anak-anak dari ancaman narkoba.

Orang tua diharapkan untuk lebih aktif dalam mengontrol jam sekolah, jam malam, dan kegiatan anak-anak mereka, serta menghindarkan mereka dari pergaulan yang bisa mengarah ke kegiatan negatif seperti nongkrong hingga dini hari.

Polda Jambi juga memberikan nomor pengaduan masyarakat untuk melaporkan penyalahgunaan narkoba, yaitu 0853-60-555-222, agar masyarakat dapat berperan aktif dalam upaya memberantas narkoba.

Sebagai penutup, Ditresnarkoba Polda Jambi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga generasi muda dari bahaya narkoba, agar masa depan mereka bisa cerah dan terhindar dari kerusakan.(*)




Walikota Jambi Maulana, Ikuti Retreat di Akademi Militer Magelang Pasca Dilantik

Jambi, SEPUCUKJAMBI.ID – Walikota Jambi, Maulana, hari ini tiba di kawasan Akademi Militer (Akmil) Magelang untuk mengikuti retret yang dijadwalkan berlangsung selama delapan hari.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kepemimpinan dan pengembangan diri pasca pelantikannya sebagai Walikota Jambi.

Dalam pesan singkat yang disampaikan melalui akun media sosialnya, Maulana mengungkapkan bahwa sore ini ia sudah berada di kawasan Akademi Militer Magelang.

“Sore ini saya sudah berada di kawasan Akademi Militer Magelang, untuk mengikuti upacara penyambutan menuju gerbang akademi militer. Kami akan melakukan retreat selama delapan hari di Akmil ini, mohon doanya semoga sukses, semangat!” ujar Maulana.

Baca juga: Resmi Dilantik sebagai Wali dan Wakil Walikota Jambi, Maulana-Diza Siap Jalankan Amanah dengan Maksimal

Baca juga: MotoGP Musim 2025 Dimulai Pekan Depan, Cek Jadwal Lengkapnya di Sini!

Retret ini diharapkan dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan pengambilan keputusan bagi Maulana dalam menjalankan tugasnya sebagai walikota.

Sementara itu, Walikota Jambi yang baru ini juga dijadwalkan untuk memimpin apel disiplin pada Senin mendatang.

Apel disiplin ini menjadi langkah awal Maulana dalam membangun kedisiplinan dan tata kelola yang lebih baik di lingkungan pemerintahan Kota Jambi.

Semoga kegiatan retret ini membawa inspirasi dan kekuatan bagi Maulana dalam menjalankan tugas kepemimpinannya di Kota Jambi.(*)




Bandar Sabu Desa Jambi Tulo Ditangkap, Polisi Sita 24 Paket Narkoba

MUAROJAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Seorang bandar sabu berinisial BA yang beroperasi di Desa Jambi Tulo, Kecamatan Marosebo, akhirnya berhasil diciduk oleh Tim Satresnarkoba Polres Muaro Jambi.

Penangkapan tersebut dilakukan pada Senin, 17 Februari 2025, sekitar pukul 17.30 WIB.

Kasat Resnarkoba Polres Muaro Jambi melalui Kasi Humas, dalam keterangan resminya, mengungkapkan bahwa BA ditangkap di rumahnya setelah petugas menerima laporan tentang kegiatan ilegalnya.

Dari hasil penyelidikan dan interogasi, pelaku mengakui menyimpan narkoba di dua lokasi, yakni sebuah pondok dan rumrumahnya.

Baca juga: Bupati Terpilih Muaro Jambi Lakukan Gladi Bersih Menjelang Pelantikan Serentak di Jakarta

Baca juga: Bupati Batanghari Fadhil Arief Bakal Jadi Saksi Sidang Korupsi Dana Hibah KONI Muaro Jambi

“Di pondok yang tidak jauh dari rumahnya, petugas menemukan 14 paket sabu kecil. Sementara itu, di rumahnya ditemukan 10 paket sabu kecil, sehingga totalnya ada 24 paket sabu yang berhasil disita,” jelas Kasi Humas.

Pelaku BA mengaku telah menjalankan bisnis haram ini sejak pertengahan Januari 2025, dengan melakukan transaksi jual beli narkotika jenis sabu di rumah dan pondoknya.

BA juga mengungkapkan bahwa, pasokan sabu diperolehnya dari seorang pria berinisial DD yang juga merupakan warga Desa Jambi Tulo.

“Tim kami langsung melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap DD, namun hingga saat ini yang bersangkutan belum berhasil ditangkap,” tambah Kasi Humas.

Saat ini, BA beserta barang bukti sudah dibawa ke Mapolres Muaro Jambi untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi terus bekerja untuk mengungkap jaringan narkoba yang lebih besar di wilayah tersebut.rw2E

Penyelidikan ini menjadi bukti komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba dan menjaga keamanan masyarakat.(*)




Komisi I DPRD Tebo Ajukan Permohonan PPPK Penuh Waktu ke Kemenpan RB

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Komisi I DPRD Kabupaten Tebo, bersama BKPSDM Tebo, baru-baru ini menyampaikan tuntutan dari ribuan tenaga honorer Kabupaten Tebo kepada Kemenpan RB.

Tuntutan tersebut adalah, agar mereka diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dengan status penuh waktu.

Ketua Komisi I DPRD Tebo, Yuzep, menjelaskan bahwa, dari 1.193 honorer yang ada, mayoritas meminta untuk diangkat sebagai PPPK penuh waktu.

Menanggapi hal ini, Kemenpan RB merekomendasikan agar formasi tenaga pendidik dan tenaga kesehatan (nakes) menjadi prioritas utama dalam perekrutan PPPK.

Baca juga: Soal Efisiensi Anggaran, Sekda Tebo Sebut Proyek 2025 Tak Terganggu

Baca juga: Pasien BPJS Ditolak Rawat Inap di RSUD Tebo, Penyebabnya Dispepsia Tak Tercover

“Kemenpan RB telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang mengatur prioritas dalam proses rekrutmen PPPK penuh waktu,” terang Yuzep.

Berdasarkan data yang dirilis oleh BKPSDM Tebo, sebanyak 646 honorer berprofesi sebagai tenaga pendidik.

Sementara 5 honorer bekerja sebagai tenaga kesehatan. Sisa honorer lainnya tergolong dalam kategori teknis.

Yuzep menambahkan, jika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo menyetujui Surat Edaran dari Kemenpan RB tersebut, maka usulan untuk perekrutan PPPK harus segera disampaikan sebelum seleksi tahap kedua selesai.

Pernyataan ini menandakan langkah awal yang sangat penting bagi masa depan honorer di Kabupaten Tebo, yang berharap agar aspirasi mereka segera terwujud.(*)




Penuh Haru dan Pesan Iringi Pelepasan Pj Walikota Jambi Sri Purwaningsih

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menggelar acara pelepasan Pj Walikota Jambi, Sri Purwaningsih, yang dipimpin oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jambi, Jailani, Kamis (20/2) di gedung Grha Siginjai Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Plh Sekda Jailani memberikan apresiasi atas pengabdian Sri Purwaningsih selama menjabat sebagai Pj Walikota Jambi.

Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas kontribusi positif yang telah diberikan oleh Sri Purwaningsih untuk kemajuan kota ini.

“Terima kasih atas pengabdian ibu selama menjabat sebagai Pj Walikota Jambi. Tentu banyak suka duka hingga pelajaran yang berarti,” ujar Jailani, yang juga menyampaikan rasa bangganya terhadap pencapaian yang telah diraih oleh Sri selama masa tugasnya.

Baca juga: Sikat Tambang Ilegal di Bungo, Puluhan Alat PETI Dibakar Polisi

Baca juga: Jelang Pelantikan, Walikota Jambi Maulana Mohon doa dari Masyarakat Kota Jambi

Sementara itu, dalam momen penuh haru, Sri Purwaningsih menyampaikan ungkapan terima kasih.

“Saya tidak menyangka, acara pelepasan ini datang begitu cepat. Tanpa terasa, sudah 1 tahun, 3 bulan, dan 13 hari saya menjalani jabatan ini,” kata Sri, sambil menahan haru.

Tiga Poin Penting dalam Masa Tugas Pj Walikota Jambi

Sri Purwaningsih mengungkapkan tiga hal penting yang menjadi sorotan selama masa jabatannya.

Pertama, ia merasa banyak kesuksesan yang tercapai, namun hal itu tidak hanya karena dirinya, melainkan karena kelanjutan dari program-program yang sudah ada sebelumnya.

“Saya hanya melanjutkan program-program yang sudah ada sebelumnya,” ujar Sri.

Kedua, ia menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak yang terlibat dalam masa tugasnya.

“Saya ingin membuka pintu maaf seluas-luasnya kepada semua pihak,” ungkapnya.

Ketiga, Sri Purwaningsih menegaskan bahwa hubungan kerja yang terjalin selama ini telah berjalan secara legal dan bahwa tugasnya sebagai Pj Walikota Jambi kini telah selesai.

“Tugas saya sebagai Pj Walikota kini selesai,” tambah Sri.

Pesan Pj Walikota Jambi untuk Kota Jambi

Meskipun masa tugasnya berakhir, Sri Purwaningsih mengakui bahwa masih banyak pekerjaan yang belum selesai.

“Saya mohon maaf karena belum bisa menyelesaikan semua tugas yang ada. Terima kasih atas dukungan dan kolaborasi dari semua pihak yang telah membantu saya menjalankan tugas ini,” tuturnya dengan penuh rasa syukur.

Di penghujung acara, Sri Purwaningsih mengingatkan agar perpisahan ini tidak menghalangi komunikasi dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini.

“Saya izin pamit, dan terima kasih banyak kepada semua pihak yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan selama ini. Semoga komunikasi kita tetap terjaga,” tutupnya.

Acara pelepasan ini menjadi momen yang penuh haru, baik bagi Sri Purwaningsih maupun bagi seluruh pihak yang telah bekerja sama dalam menjalankan program-program pembangunan di Kota Jambi.

Semoga keberlanjutan dan kesuksesan Kota Jambi terus terjaga.(*)




Sikat Tambang Ilegal di Bungo, Puluhan Alat PETI Dibakar Polisi

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Puluhan peralatan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Bungo, dibakar Polisi, Rabu 19 Februari 2025.

Ini salah satu komitmen dalam upaya pemberantasan aktivitas ilegal yang ada di wilayah hukum Polres Bungo.

Penertiban ini dilakukan di Dusun Sungai Buluh, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo.

Penertiban ini dipimpin langsung Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono yang didampingi Kabag Ops Polres Bungo AKP Botben Mingan Pasaribu, Kasat Intelkam Polres Bungo Akp Wiji Nur Eko Wahyu, Kasat Samapta Polres Bungo AKP Yan Efendi Pasaribu, Kapolsek Muara Bungo Akp Adha Fristianto, Pama Polres Bungo Ipda M Indra Eka Putra, serta para personil Polres Bungo.

Baca juga: Antisipasi Kecelakaan, Satlantas Polres Bungo Tinjau Titik Rawan dan Jalan Rusak

Baca juga: Gara-gara Ini, Komisi II DPRD Tanjab Barat Sidak Lapas Tungkal

Dalam penertiban, satu persatu, wilayah yang diduga menjadi menjadi aktifitas penambangan ilegal dibasmi oleh Polres Bungo, untuk menuju program Zero PETI Polres Bungo.

Operasi penindakan PETI tersebut, polisi mendapatkan sebanyak 22 unit rakit PETI yang berlokasi diwilayah Dusun Sungai Buluh. Namun, para pelaku berhasil melarikan diri.

Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono menyampaikan bahwa, penindakan terhadap aktivitas PETI ini merupakan komitmen kita dari Polres Bungo untuk tidak ada lagi yang melakukan penambangan ilegal.

“ Kita berkomitmen untuk Wilayah Hukum Kabupaten Bungo Zero PETI,” ungkap Kapolres.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Bungo, AKP M Noer menyampaikan, penertiban hari ini dilakukan di wilayah Dusun Sungai Buluh, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo.

Dalam operasi penertiban yang digelar hari ini terbagi dalam 2 lokasi. Untuk lokasi pertama, petugas mendapatkan 8 unit Rakit PETI, dan lokasi kedua mendapatkan 14 unit Rakit PETI.

“Hari ini, kita memusnahkan 22 unit Rakit PETI dari 2 lokasi diwilayah Dusun Sungai Buluh. Semuanya kita bakar,” tambahnya.

Ia menjelaskan, dalam operasi pemberantasan hari ini, petugas tidak mendapatkan para pelaku, karena berhasil kabur saat petugas tiba di lokasi.

“Untuk pelaku berhasil kabur saat melihat petugas tiba di lokasi, melarikan diri kedalam hutan,” jelasnya.

M Noer menegaskan, pemberantasan terus dilakukan oleh Polres Bungo tidak berhenti disitu, dan terus dilakukan tanpa tebang pilih hingga Bungo Zero PETI.

“Penindakan Peti akan berlanjut dan berkesinambungan, tidak ada tebang pilih, sampai Kabupaten Bungo Zero Peti,” tegasnya. (*)




Gara-gara Ini, Komisi II DPRD Tanjab Barat Sidak Lapas Tungkal

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Komisi II DPRD Tanjung Jabung Barat Syufrayogi Syaiful, SIP, MH dan Anggota Komisi II Heri Saputra, SH didampingi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanjab Barat sidak ke Lapas Kelas II B Kuala Tungkal bersama unsur Kecamatan dan Pemerintah Desa Bram Itam Raya, Rabu (19/2/25).

Syufrayogi mengungkapkan, Inspeksi ini dilakukan terkait laporan dari warga sekitar di RT 08 Dusun Bumi Ayu, Desa Bram Itam Raya, Kecamatan Bram Itam yang mengeluhkan adanya bau yang tidak sedap dan air yang kotor yang mengganggu aktifitas warga yang ada di sekitar lingkungan Lapas tersebut.

“Ada keluhan yang disampaikan oleh Ketua RT 08 Desa Bram Itam Raya melalui laporan warga yang sering mencium bau yang tidak sedap di sekitar lingkungan Lapas,” kata dia.

Sehingga Masyarakat sedikit terganggu, apalagi jika musim kemarau akan sangat terasa dampaknya.

Baca juga: Bandar Sabu di Tanjab Timur Dicokok, Polisi Temukan Uang Puluhan Juta Rupiah

Baca juga: Mubazir Usai Dibangun, Pasar Beringin Sungai Penuh Disewakan untuk Pedagang Pasar Ramadan

“Hal ini disampaikan langsung kepada pihak lapas dan coba kita mediasi sebagai Anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup,” jelasnya.

Dalam pertemuan diampaikan Syufrayogi bahwa kebersihan adalah kerja bersama, baik dari Pihak Lapas maupun warga sekitar.

Diharapkan dengan adanya pembersihan secara rutin dan aliran Sungai ini berjalan dengan baik maka tidak akan membuat bau yang tidak sedap ini timbul.

Jika ada kebutuhan yang lain misalkan pengerukan dan penggalian maka silakan koordinasikan dengan Dinas lingkungan Hidup yang akan siap membantu.

Dari hasil pertemuan ini telah disepakati bahwa kebersihan akan dilaksanakan bersama-sama dari pihak Lapas Kelas II B Tungkal dengan warga yang ada di sekitar Jalan Terusan Makmur RT 08 Desa Bram Itam Raya.

Kemudian dibantu oleh Pemerintah Desa Bram Itam Raya untuk menjaga kebersihan melalui kerja bakti/gotong royong, dan jikapun dibutuhkan alat berat Dinas Lingkungan Hidup siap untuk membantu kebersihan di lingkungan tersebut.

“Kita juga mengapresiasi sikap kooperatif dari pihak Lapas yang turut mencarikan solusi atas laporan masyarakat ini” tuturnya.

Sementara Kepala Lapas Kuala Tungkal, Iwan Darmawan menyambut baik inspeksi ini menjelaskan bahwa, bau tidak sedap ini dikarenakan aliran Sungai/parit yang buntu.

Sehingga limbah tersebut mengendap dan membuat bau yang tidak sedap, namun menurutnya pihak Lapas sendiri sudah melakukan pembersihan dan membuat wadah sampah maupun limbah yang sesuai agar hal ini tidak menjadi permasalahan.

“Kami sudah lakukan pembersihan dan menyiapkan wadah sampah, namun aliran air tidak bisa mengalir sampai jauh dan akhirnya membuat parit atau selokan yang ada justru mengendap. Namun kita akan carikan solusi bersama,” pungkasnya.(*)




Bandar Sabu di Tanjab Timur Dicokok, Polisi Temukan Uang Puluhan Juta Rupiah

MUARASABAK, SEPUCUKJAMBI.ID – Satnarkoba Polres Tanjab Timur menangkap seorang bandar sabu, Efendi (35), dan menyita barang bukti senilai Rp 35,7 juta.

Penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat tentang transaksi narkoba yang sering terjadi di sekitar Desa Marga Mulya, Kecamatan Rantau Rasau, pada 12 Februari 2025.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Satnarkoba Polres Tanjab Timur melakukan penyelidikan dan penggerebekan di rumah tersangka di Dusun I, Desa Marga Mulya, sekitar pukul 20.00 WIB.

Dalam penggeledahan rumah tersangka, petugas menemukan 3 paket sabu seberat 26,87 gram dan 8 paket sabu seberat 0,61 gram, serta alat hisap sabu (Bong), uang tunai Rp 250 ribu, dan sebuah handphone yang digunakan untuk bertransaksi.

Baca juga: Polda Jambi Musnahkan 13 Kg Sabu Jelang Ramadan, Amankan 92 Tersangka

Baca juga: Di Akhir Masa Jabatannya, Pj Walikota Jambi Sri Purwaningsih Apresiasi Peran Iwako Jambi

Tersangka Efendi mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya dan ia telah mengedarkannya di wilayah sekitar Rantau Rasau.

Dari hasil penyidikan, Efendi mengaku mendapatkan pasokan sabu dari seorang bandar bernama Rian yang berada di Kota Jambi.

Efendi memesan sabu melalui pesan WhatsApp, dan barang tersebut disembunyikan di Pasar Mama, Mayang, Kota Jambi.

Total berat barang bukti sabu yang diamankan mencapai 27,48 gram, yang jika diuangkan bernilai sekitar Rp 35,7 juta.

Polres Tanjab Timur kini masih memburu Rian, yang merupakan bandar di balik jaringan peredaran narkoba tersebut.

Efendi kini dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 dan Pasal 112 ayat 2 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman mati, seumur hidup, atau penjara minimal 5 tahun hingga maksimal 20 tahun serta denda hingga Rp 10 miliar. (*)




Antisipasi Kecelakaan, Satlantas Polres Bungo Tinjau Titik Rawan dan Jalan Rusak

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID –  Menyikapi tingginya angka kecelakaan, Satlantas Polres Bungo melakukan survei untuk memetakan titik-titik rawan kecelakaan dan jalan rusak yang membutuhkan perhatian khusus.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas dan memperbaiki infrastruktur jalan di Kabupaten Bungo.

Survei yang dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Bungo, AKP Edo Damara Yudha, S.I.K., M.H., ini melibatkan berbagai instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Tim melakukan pengecekan langsung di sejumlah titik rawan dan jalan yang mengalami kerusakan, terutama yang berada di sepanjang Jalan Lintas Sumatra.

Baca juga: Menjelang Ramadan, Harga Karet di Bungo Naik Signifikan, Petani Senang

Baca juga: Alhamdulillah, Kasus DBD di Bungo Turun Signifikan di Awal 2025

“Kami sangat serius menangani tingginya angka kecelakaan di Bungo, dan survei ini adalah salah satu upaya kami untuk mengidentifikasi lokasi-lokasi yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. Kami berharap hasil survei ini dapat memberikan solusi untuk memperbaiki kondisi jalan,” ujar AKP Edo Damara Yudha.

Dalam survei ini, petugas berhasil mengidentifikasi 10 titik yang dinilai sangat berbahaya bagi para pengguna jalan.

Data yang terkumpul akan digunakan sebagai bahan evaluasi untuk merumuskan langkah-langkah pencegahan yang lebih baik dan melakukan perbaikan segera.

Kegiatan survei ini merupakan bagian dari Operasi Keselamatan Siginjai Tahun 2025, yang digelar sejak 10 Februari dan akan berlangsung hingga 23 Februari 2025. Dengan mengusung tema Tertib Berlalu Lintas Guna Terwujudnya Asta Cita, operasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan di jalan raya.

Kasat Lantas juga mengimbau kepada warga dan pengguna jalan di Kabupaten Bungo untuk lebih berhati-hati dalam berkendara.

Ia meminta agar masyarakat selalu memeriksa kondisi jalan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya seperti jalan rusak atau berlubang.

“Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab kita semua. Mari kita saling menjaga dan disiplin agar jalanan di Kabupaten Bungo menjadi lebih aman,” tutupnya.(*)