- Seni baca Al-Qur’an golongan remaja dan dewasa.
- Tartil dan tilawah Al-Qur’an untuk anak-anak serta peserta tunanetra.
- Qiraat Al-Qur’an golongan mujawwad dan murattal untuk remaja dan dewasa.
- Hifzil Qur’an golongan 1 juz dan tilawah serta 5 juz dan tilawah.
- Hifzil Qur’an golongan 10 juz, 20 juz, dan 30 juz.
- Tafsir Al-Qur’an dalam bahasa Indonesia, Arab, dan Inggris.
- Fahmil Qur’an dan Syarhil Qur’an.
- Musabaqah Hadits Nabi golongan 100 hadits dan 500 hadits.
- Kaligrafi Al-Qur’an golongan naskah, hiasan mushaf, kontemporer, dan digital.
- Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.
- Karya Tulis Ilmiah Hadits.
- Barzanji Marhaba.
Ragam perlombaan tersebut menjadi bagian penting dari persaingan antarkafilah.
Bagi Kota Jambi, hasil kompetisi akan menjadi salah satu penentu tercapai atau tidaknya target mempertahankan gelar juara umum.
Pelaksanaan MTQ pada 30 Oktober hingga 8 November 2026 akan menjadi momentum bagi Kota Jambi untuk membuktikan kesiapan sebagai tuan rumah sekaligus mempertahankan prestasi.
Maulana telah menegaskan dua sasaran yang ingin dicapai.
Namun, keberhasilan penyelenggaraan dan hasil akhir kompetisi tetap bergantung pada pelaksanaan di lapangan, kesiapan seluruh pihak, serta performa peserta dari masing-masing daerah.
Pemkot Jambi berharap MTQ ke-55 tidak hanya memperkuat syiar Islam dan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, tetapi juga meninggalkan kesan positif bagi seluruh kafilah. Pada saat yang sama, Kota Jambi membawa ambisi untuk kembali berdiri sebagai juara umum.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







