Banjir Kota Jambi 12 Desember 2025 Rendam 78 RT, Satu Anak Meninggal Dunia

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.IDBanjir Kota Jambi kembali meluas akibat hujan deras yang mengguyur wilayah kota pada Jumat, 12 Desember 2025.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jambi mencatat sedikitnya 78 RT terdampak, dengan ketinggian muka air mencapai 10,55 meterL

Banjir melanda enam kecamatan, yakni Kotabaru, Jelutung, Telanaipura, Danau Sipin, Jambi Timur, dan Alam Barajo.

Sejumlah kelurahan terendam, di antaranya Kenali Asam, Paal Lima, Kenali Asam Bawah, Suka Karya, Simpang III Sipin, Handil Jaya, Payo Lebar, Kebun Handil, Lebak Bandung, Talang Jauh, Cempaka Putih, Selamat, Talang Banjar, Sulanjana, Budiman, Rawasari, dan Kenali Besar.

Plt Kepala BPBD Kota Jambi, Doni, mengatakan banjir dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi dan berlangsung cukup lama.

Sehingga menyebabkan sungai meluap dan sistem drainase tidak mampu menampung debit air.

“Curah hujan yang tinggi sejak malam hingga pagi hari menyebabkan kenaikan muka air secara signifikan. Berdasarkan pemantauan kami, ketinggian air mencapai 10,55 meter dan mengakibatkan genangan di permukiman warga,” ujar Doni.

BPBD Kota Jambi juga melaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa banjir tersebut. Seorang anak berusia 4 tahun meninggal dunia.

Sementara satu anak lainnya berusia 12 tahun mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis.

“Kami turut berduka cita atas korban meninggal dunia. Saat ini prioritas kami adalah keselamatan warga, evakuasi di titik rawan, serta memastikan korban luka mendapat perawatan,” kata Doni.

Menurut Doni, BPBD bersama unsur TNI, Polri, Basarnas, dan OPD terkait telah melakukan langkah-langkah penanganan darurat.

Termasuk evakuasi warga, pemantauan tinggi muka air, serta pendirian posko siaga banjir di wilayah terdampak.

BPBD Kota Jambi juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai dan daerah rawan banjir, untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi hujan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.

“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, mengamankan barang berharga, dan segera melapor ke petugas atau posko BPBD jika kondisi air terus meningkat,” tegas Doni.

image_pdfimage_print
Baca juga:  Polda Jambi Gandeng PWI Bahas Peran Media Ciptakan Kamtibmas Kondusif

Pos terkait