Bangun Budaya Tertib, Operasi Patuh 2025 Libatkan Sekolah dan Komunitas

Hindari Jasa SIM Online Abal-Abal, Ini Penjelasan Resmi Ditlantas Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Bukan sekadar razia atau tilang, Operasi Patuh Siginjai 2025 yang digelar Polda Jambi mulai 14 Juli mendatang juga mengedepankan pendekatan edukatif dan kolaboratif.

Selama 14 hari ke depan, operasi ini bertujuan membangun kesadaran tertib berlalu lintas dari akar, yaitu masyarakat sendiri.

Baca juga:  Mahasiswa JISIP UNJA Raih Silver Medal dan Best Paper di Pekan Riset Ilmiah Nasional

Dirlantas Polda Jambi, Kombes Pol Adi Benny Cahyono, menjelaskan bahwa pihaknya akan menggandeng sekolah-sekolah, komunitas pengguna jalan, serta stakeholder lainnya dalam kampanye keselamatan berkendara.

“Kami ingin budaya tertib lalu lintas lahir dari kesadaran, bukan karena takut ditilang,” ujar Benny, Jumat (11/7/2025).

Operasi ini tetap melakukan penindakan terhadap pelanggaran berat, namun dilakukan secara humanis dan edukatif.

Baca juga:  SMKN 2 Kota Jambi Gandeng Yayasan Garuda Nusa dan UIN STS Jambi, Tingkatkan Pelatihan Bahasa Asing untuk Siswa

Polda Jambi membentuk tim khusus yang akan fokus pada pelanggaran prioritas seperti berkendara dalam pengaruh alkohol, tidak memakai helm SNI, dan pengemudi di bawah umur.

Kampanye keselamatan juga akan didukung oleh berbagai pihak seperti Dishub, TNI, Jasa Raharja, hingga Bappeda, termasuk dalam kegiatan edukasi dan penertiban kendaraan tidak laik jalan.

Baca juga:  Harga Emas Antam Naik Rp13.000, Tembus Rp2,6 Juta per Gram

“Kami ingin menciptakan lalu lintas yang aman melalui sinergi, bukan hanya melalui penindakan. Operasi ini adalah wujud pelayanan untuk masyarakat,” tutup Benny.(*)

image_pdfimage_print

Pos terkait