Ditpolairud Polda Jambi Teken Pakta Integritas, Komitmen Wujudkan Zona Integritas Bebas Korupsi

Jambi, SEPUCUKJAMBI.ID – Dirpolairud Polda Jambi baru-baru ini melaksanakan kegiatan Penandatanganan Pakta Integritas sebagai bagian dari upaya menuju pembangunan Zona Integritas (ZI) dan meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan dan seluruh personel Ditpolairud Polda Jambi pada Rabu, 20 Februari 2025.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, diikuti dengan pembacaan ikrar bersama, yang kemudian diakhiri dengan penandatanganan dokumen Pakta Integritas.

Pakta ini mengandung komitmen untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta kesanggupan untuk menanggalkan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Baca juga: Tim Zona Integritas Polda Jambi Lakukan Asistensi di Kantor Polairud Polda Jambi

Baca juga: Sikat Tambang Ilegal di Bungo, Puluhan Alat PETI Dibakar Polisi

Dalam sambutannya, Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Jambi, Kombes Pol Agus Tri Waluyo, mengungkapkan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memperkuat integritas dan akuntabilitas di lingkungan kerja, mewujudkan birokrasi yang bersih dari korupsi dan pungutan liar (pungli), serta mendorong peningkatan pelayanan publik yang transparan dan efisien.

“Ini bukan hanya soal penandatanganan dokumen, tetapi tentang komitmen kita bersama untuk menjaga integritas dan nama baik Polri, khususnya Ditpolairud Polda Jambi,” tegas Kombes Pol Agus Tri Waluyo.

Beliau juga mengingatkan seluruh personel Ditpolairud untuk memahami dan menjalankan isi Pakta Integritas dengan penuh kesungguhan, serta untuk selalu mengedepankan etika dan profesionalisme dalam setiap langkah yang diambil, guna menjaga citra positif Polri.

Dengan komitmen yang kuat dari seluruh personel, diharapkan proses menuju Zona Integritas dan WBK-WBBM ini dapat berjalan dengan lancar, serta membawa manfaat nyata bagi masyarakat.(*)




Resmi Dilantik sebagai Wali dan Wakil Walikota Jambi, Maulana-Diza Siap Jalankan Amanah dengan Maksimal

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Walikota Jambi terpilih, Maulana, mengungkapkan rasa syukurnya setelah resmi dilantik oleh Presiden Republik Indonesia pada siang hari ini di Istana Negara.

Pelantikan tersebut berlangsung lancar, dan Maulana menerima ucapan selamat dari berbagai pejabat tinggi negara, termasuk Presiden, Wakil Presiden, serta sejumlah Menteri dan pejabat lainnya.

“Alhamdulillah, pelantikan berjalan dengan lancar. Kami juga mendapatkan ucapan selamat langsung dari Bapak Presiden, Bapak Wakil Presiden, para Menko, Menteri, dan pejabat negara lainnya,” ujar Maulana, dengan penuh rasa syukur didampingi wakilnya Diza.

Dalam kesempatan tersebut, Maulana juga menyampaikan terima kasih atas doa dan dukungan yang telah diberikan oleh seluruh masyarakat Kota Jambi. Ia berjanji untuk mengemban amanah yang diberikan dengan sebaik-baiknya.

Baca juga: Penuh Haru dan Pesan Iringi Pelepasan Pj Walikota Jambi Sri Purwaningsih

Baca juga: Jelang Pelantikan, Walikota Jambi Maulana Mohon doa dari Masyarakat Kota Jambi

“Saya mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan seluruh masyarakat Kota Jambi. InsyaAllah, kami akan berupaya secara maksimal untuk menjalankan amanah ini,” tambah Maulana.

Walikota Jambi yang baru ini juga meminta dukungan dan doa dari masyarakat agar dapat melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan Kota Jambi ke depan.

“Mohon doa dan dukungannya agar kami dapat bekerja dengan sebaik-baiknya dan memberikan yang terbaik untuk Kota Jambi,” ungkap Maulana.

Dengan dilantiknya Maulana, diharapkan Kota Jambi dapat melanjutkan pembangunan yang berkelanjutan dan mewujudkan visi-misi kota yang lebih maju.

Sementara itu, Wakil Walikota Jambi, Diza juga mengatakan hal yang sama. Kata dia, saat pelantikan Presiden Republik Indonesia Prabowo juga menyampaikan bahwa, yang dilantik harus bertanggung jawab terhadap apa visi misinya berjalan.

“Dan tentunya  untuk kami berdoa, tentunya kami harus menjalankan program-program yang sudah kam paparkan dengan baik dan lancar,” timpal Diza. (*)




Penuh Haru dan Pesan Iringi Pelepasan Pj Walikota Jambi Sri Purwaningsih

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menggelar acara pelepasan Pj Walikota Jambi, Sri Purwaningsih, yang dipimpin oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jambi, Jailani, Kamis (20/2) di gedung Grha Siginjai Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Plh Sekda Jailani memberikan apresiasi atas pengabdian Sri Purwaningsih selama menjabat sebagai Pj Walikota Jambi.

Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas kontribusi positif yang telah diberikan oleh Sri Purwaningsih untuk kemajuan kota ini.

“Terima kasih atas pengabdian ibu selama menjabat sebagai Pj Walikota Jambi. Tentu banyak suka duka hingga pelajaran yang berarti,” ujar Jailani, yang juga menyampaikan rasa bangganya terhadap pencapaian yang telah diraih oleh Sri selama masa tugasnya.

Baca juga: Sikat Tambang Ilegal di Bungo, Puluhan Alat PETI Dibakar Polisi

Baca juga: Jelang Pelantikan, Walikota Jambi Maulana Mohon doa dari Masyarakat Kota Jambi

Sementara itu, dalam momen penuh haru, Sri Purwaningsih menyampaikan ungkapan terima kasih.

“Saya tidak menyangka, acara pelepasan ini datang begitu cepat. Tanpa terasa, sudah 1 tahun, 3 bulan, dan 13 hari saya menjalani jabatan ini,” kata Sri, sambil menahan haru.

Tiga Poin Penting dalam Masa Tugas Pj Walikota Jambi

Sri Purwaningsih mengungkapkan tiga hal penting yang menjadi sorotan selama masa jabatannya.

Pertama, ia merasa banyak kesuksesan yang tercapai, namun hal itu tidak hanya karena dirinya, melainkan karena kelanjutan dari program-program yang sudah ada sebelumnya.

“Saya hanya melanjutkan program-program yang sudah ada sebelumnya,” ujar Sri.

Kedua, ia menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak yang terlibat dalam masa tugasnya.

“Saya ingin membuka pintu maaf seluas-luasnya kepada semua pihak,” ungkapnya.

Ketiga, Sri Purwaningsih menegaskan bahwa hubungan kerja yang terjalin selama ini telah berjalan secara legal dan bahwa tugasnya sebagai Pj Walikota Jambi kini telah selesai.

“Tugas saya sebagai Pj Walikota kini selesai,” tambah Sri.

Pesan Pj Walikota Jambi untuk Kota Jambi

Meskipun masa tugasnya berakhir, Sri Purwaningsih mengakui bahwa masih banyak pekerjaan yang belum selesai.

“Saya mohon maaf karena belum bisa menyelesaikan semua tugas yang ada. Terima kasih atas dukungan dan kolaborasi dari semua pihak yang telah membantu saya menjalankan tugas ini,” tuturnya dengan penuh rasa syukur.

Di penghujung acara, Sri Purwaningsih mengingatkan agar perpisahan ini tidak menghalangi komunikasi dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini.

“Saya izin pamit, dan terima kasih banyak kepada semua pihak yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan selama ini. Semoga komunikasi kita tetap terjaga,” tutupnya.

Acara pelepasan ini menjadi momen yang penuh haru, baik bagi Sri Purwaningsih maupun bagi seluruh pihak yang telah bekerja sama dalam menjalankan program-program pembangunan di Kota Jambi.

Semoga keberlanjutan dan kesuksesan Kota Jambi terus terjaga.(*)




Sikat Tambang Ilegal di Bungo, Puluhan Alat PETI Dibakar Polisi

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Puluhan peralatan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Bungo, dibakar Polisi, Rabu 19 Februari 2025.

Ini salah satu komitmen dalam upaya pemberantasan aktivitas ilegal yang ada di wilayah hukum Polres Bungo.

Penertiban ini dilakukan di Dusun Sungai Buluh, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo.

Penertiban ini dipimpin langsung Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono yang didampingi Kabag Ops Polres Bungo AKP Botben Mingan Pasaribu, Kasat Intelkam Polres Bungo Akp Wiji Nur Eko Wahyu, Kasat Samapta Polres Bungo AKP Yan Efendi Pasaribu, Kapolsek Muara Bungo Akp Adha Fristianto, Pama Polres Bungo Ipda M Indra Eka Putra, serta para personil Polres Bungo.

Baca juga: Antisipasi Kecelakaan, Satlantas Polres Bungo Tinjau Titik Rawan dan Jalan Rusak

Baca juga: Gara-gara Ini, Komisi II DPRD Tanjab Barat Sidak Lapas Tungkal

Dalam penertiban, satu persatu, wilayah yang diduga menjadi menjadi aktifitas penambangan ilegal dibasmi oleh Polres Bungo, untuk menuju program Zero PETI Polres Bungo.

Operasi penindakan PETI tersebut, polisi mendapatkan sebanyak 22 unit rakit PETI yang berlokasi diwilayah Dusun Sungai Buluh. Namun, para pelaku berhasil melarikan diri.

Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono menyampaikan bahwa, penindakan terhadap aktivitas PETI ini merupakan komitmen kita dari Polres Bungo untuk tidak ada lagi yang melakukan penambangan ilegal.

“ Kita berkomitmen untuk Wilayah Hukum Kabupaten Bungo Zero PETI,” ungkap Kapolres.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Bungo, AKP M Noer menyampaikan, penertiban hari ini dilakukan di wilayah Dusun Sungai Buluh, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo.

Dalam operasi penertiban yang digelar hari ini terbagi dalam 2 lokasi. Untuk lokasi pertama, petugas mendapatkan 8 unit Rakit PETI, dan lokasi kedua mendapatkan 14 unit Rakit PETI.

“Hari ini, kita memusnahkan 22 unit Rakit PETI dari 2 lokasi diwilayah Dusun Sungai Buluh. Semuanya kita bakar,” tambahnya.

Ia menjelaskan, dalam operasi pemberantasan hari ini, petugas tidak mendapatkan para pelaku, karena berhasil kabur saat petugas tiba di lokasi.

“Untuk pelaku berhasil kabur saat melihat petugas tiba di lokasi, melarikan diri kedalam hutan,” jelasnya.

M Noer menegaskan, pemberantasan terus dilakukan oleh Polres Bungo tidak berhenti disitu, dan terus dilakukan tanpa tebang pilih hingga Bungo Zero PETI.

“Penindakan Peti akan berlanjut dan berkesinambungan, tidak ada tebang pilih, sampai Kabupaten Bungo Zero Peti,” tegasnya. (*)




Gara-gara Ini, Komisi II DPRD Tanjab Barat Sidak Lapas Tungkal

KUALATUNGKAL, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Komisi II DPRD Tanjung Jabung Barat Syufrayogi Syaiful, SIP, MH dan Anggota Komisi II Heri Saputra, SH didampingi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanjab Barat sidak ke Lapas Kelas II B Kuala Tungkal bersama unsur Kecamatan dan Pemerintah Desa Bram Itam Raya, Rabu (19/2/25).

Syufrayogi mengungkapkan, Inspeksi ini dilakukan terkait laporan dari warga sekitar di RT 08 Dusun Bumi Ayu, Desa Bram Itam Raya, Kecamatan Bram Itam yang mengeluhkan adanya bau yang tidak sedap dan air yang kotor yang mengganggu aktifitas warga yang ada di sekitar lingkungan Lapas tersebut.

“Ada keluhan yang disampaikan oleh Ketua RT 08 Desa Bram Itam Raya melalui laporan warga yang sering mencium bau yang tidak sedap di sekitar lingkungan Lapas,” kata dia.

Sehingga Masyarakat sedikit terganggu, apalagi jika musim kemarau akan sangat terasa dampaknya.

Baca juga: Bandar Sabu di Tanjab Timur Dicokok, Polisi Temukan Uang Puluhan Juta Rupiah

Baca juga: Mubazir Usai Dibangun, Pasar Beringin Sungai Penuh Disewakan untuk Pedagang Pasar Ramadan

“Hal ini disampaikan langsung kepada pihak lapas dan coba kita mediasi sebagai Anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup,” jelasnya.

Dalam pertemuan diampaikan Syufrayogi bahwa kebersihan adalah kerja bersama, baik dari Pihak Lapas maupun warga sekitar.

Diharapkan dengan adanya pembersihan secara rutin dan aliran Sungai ini berjalan dengan baik maka tidak akan membuat bau yang tidak sedap ini timbul.

Jika ada kebutuhan yang lain misalkan pengerukan dan penggalian maka silakan koordinasikan dengan Dinas lingkungan Hidup yang akan siap membantu.

Dari hasil pertemuan ini telah disepakati bahwa kebersihan akan dilaksanakan bersama-sama dari pihak Lapas Kelas II B Tungkal dengan warga yang ada di sekitar Jalan Terusan Makmur RT 08 Desa Bram Itam Raya.

Kemudian dibantu oleh Pemerintah Desa Bram Itam Raya untuk menjaga kebersihan melalui kerja bakti/gotong royong, dan jikapun dibutuhkan alat berat Dinas Lingkungan Hidup siap untuk membantu kebersihan di lingkungan tersebut.

“Kita juga mengapresiasi sikap kooperatif dari pihak Lapas yang turut mencarikan solusi atas laporan masyarakat ini” tuturnya.

Sementara Kepala Lapas Kuala Tungkal, Iwan Darmawan menyambut baik inspeksi ini menjelaskan bahwa, bau tidak sedap ini dikarenakan aliran Sungai/parit yang buntu.

Sehingga limbah tersebut mengendap dan membuat bau yang tidak sedap, namun menurutnya pihak Lapas sendiri sudah melakukan pembersihan dan membuat wadah sampah maupun limbah yang sesuai agar hal ini tidak menjadi permasalahan.

“Kami sudah lakukan pembersihan dan menyiapkan wadah sampah, namun aliran air tidak bisa mengalir sampai jauh dan akhirnya membuat parit atau selokan yang ada justru mengendap. Namun kita akan carikan solusi bersama,” pungkasnya.(*)




Bandar Sabu di Tanjab Timur Dicokok, Polisi Temukan Uang Puluhan Juta Rupiah

MUARASABAK, SEPUCUKJAMBI.ID – Satnarkoba Polres Tanjab Timur menangkap seorang bandar sabu, Efendi (35), dan menyita barang bukti senilai Rp 35,7 juta.

Penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat tentang transaksi narkoba yang sering terjadi di sekitar Desa Marga Mulya, Kecamatan Rantau Rasau, pada 12 Februari 2025.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Satnarkoba Polres Tanjab Timur melakukan penyelidikan dan penggerebekan di rumah tersangka di Dusun I, Desa Marga Mulya, sekitar pukul 20.00 WIB.

Dalam penggeledahan rumah tersangka, petugas menemukan 3 paket sabu seberat 26,87 gram dan 8 paket sabu seberat 0,61 gram, serta alat hisap sabu (Bong), uang tunai Rp 250 ribu, dan sebuah handphone yang digunakan untuk bertransaksi.

Baca juga: Polda Jambi Musnahkan 13 Kg Sabu Jelang Ramadan, Amankan 92 Tersangka

Baca juga: Di Akhir Masa Jabatannya, Pj Walikota Jambi Sri Purwaningsih Apresiasi Peran Iwako Jambi

Tersangka Efendi mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya dan ia telah mengedarkannya di wilayah sekitar Rantau Rasau.

Dari hasil penyidikan, Efendi mengaku mendapatkan pasokan sabu dari seorang bandar bernama Rian yang berada di Kota Jambi.

Efendi memesan sabu melalui pesan WhatsApp, dan barang tersebut disembunyikan di Pasar Mama, Mayang, Kota Jambi.

Total berat barang bukti sabu yang diamankan mencapai 27,48 gram, yang jika diuangkan bernilai sekitar Rp 35,7 juta.

Polres Tanjab Timur kini masih memburu Rian, yang merupakan bandar di balik jaringan peredaran narkoba tersebut.

Efendi kini dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 dan Pasal 112 ayat 2 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman mati, seumur hidup, atau penjara minimal 5 tahun hingga maksimal 20 tahun serta denda hingga Rp 10 miliar. (*)




Jelang Pelantikan, Walikota Jambi Maulana Mohon doa dari Masyarakat Kota Jambi

JAMBI, https://sepucukjambi.id/ – Jelang palantikan dr Maulana dan Diza terlihat gagah dengan stelan pakaian dinas berwanah putih.

“Sebentar lagi kita dilantik, mohon doanya agar semua berjalan lancar,”ujar Maulana melalui pesan singkat, Kamis pagi (20/2/2025).

Selain itu, ia juga meminta doa kepada masyarakat agar selama kepemimpinanya bisa menjadi pemimpin yang baik dan membawa Kota Jambi menjadi lebih baik lagi dan masyarakatnya bahagia.

Wali Kota Jambi terpilih dr Maulana – Diza menjalani pelantikan di istana negara. Pelantikan ini juga berbarengan dengan kepala daerah lain di Indonesia.

Baca juga: Jelang Pelantikan, Maulana-Diza Tunjukkan Kesiapan dengan Ikuti Gladi Bersih di Jakarta

Baca juga: Soal Efisiensi Anggaran, Sekda Tebo Sebut Proyek 2025 Tak Terganggu

Sebelumnya, dr Maulana- Diza juga mengadakan pembacaan doa selamat dalam rangka menyongsong prosesi pelantikannya sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi.

Pembacaan doa selamat berlangsung Rabu malam (19/2/2025) di kediaman pribadi dokter Maulana di bilangan Jalab Jamblang, Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Doa selamat ini dihadiri tokoh masyrakat dan warga setempat, selain itu hadir juga warga Jambi baik yang berdomisili di Jakarta maupun yang sengaja datangdari Jambi.




Tips Menunggu Jemputan Pulang Sekolah dengan Santai dan Produktif

A yellow school bus parked on the side of the road

Mengapa Menunggu Jemputan Bisa Menjadi Tantangan?

Menunggu jemputan pulang sekolah sering kali dapat dirasakan sebagai situasi yang menantang bagi banyak siswa. Salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap tantangan ini adalah ketidakpastian waktu kedatangan. Siswa mungkin telah selesai dengan semua aktivitas mereka di sekolah, namun harus menunggu di tempat yang sama tanpa pengetahuan pasti tentang kapan mereka akan dijemput. Ketidakpastian ini dapat memunculkan rasa cemas dan gelisah, terutama jika siswa tidak memiliki akses untuk berkomunikasi dengan orang tua atau pengantar mereka.

Selain itu, rasa bosan juga seringkali muncul saat menunggu jemputan. Setelah seharian beraktivitas di sekolah, termasuk mengikuti pelajaran dan berinteraksi sosial, siswa mungkin merasa kelelahan. Kelelahan ini dapat membuat mereka lebih sensitif terhadap kebosanan ketika harus menunggu di suatu tempat. Siswa yang tidak memiliki kegiatan atau hiburan untuk ditemani saat menunggu sering kali merasa waktu berjalan dengan sangat lambat, menambah tingkat stres yang mungkin mereka alami.

Penting untuk diingat bahwa mengelola perasaan yang muncul saat menunggu adalah kunci untuk mengubah pengalaman ini menjadi lebih positif. Dengan menjadikan waktu menunggu sebagai kesempatan untuk relaksasi atau kegiatan produktif, siswa dapat memanfaatkan setiap momen dengan lebih baik. Misalnya, mereka dapat menggunakan waktu ini untuk membaca buku, menyelesaikan pekerjaan rumah, atau sekadar bercengkerama dengan teman-teman. Dengan cara ini, tantangan yang muncul selama menunggu jemputan dapat diminimalkan, dan pengalaman tersebut dapat menjadi lebih menyenangkan sekaligus produktif.

Aktivitas Produktif yang Bisa Dilakukan Saat Menunggu

Menunggu jemputan pulang sekolah dapat menjadi momen yang tidak produktif, namun dengan memilih aktivitas yang tepat, waktu tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal. Berbagai kegiatan bisa dilakukan untuk menjaga pikiran tetap aktif dan memperkaya pengalaman.

Salah satu aktivitas yang bermanfaat adalah membaca buku. Membaca tidak hanya menghibur, tetapi juga meningkatkan keterampilan bahasa, memperluas pengetahuan, dan merangsang imajinasi. Pilihlah buku yang sesuai dengan minat, apakah itu fiksi atau non-fiksi, untuk membuat pengalaman membaca lebih menyenangkan. Untuk memaksimalkan waktu, tentukan tujuan, misalnya membaca satu bab sebelum dijemput.

Selain membaca, mengerjakan pekerjaan rumah (PR) adalah pilihan yang sangat baik. Menyelesaikan PR sebelum pulang dapat mengurangi beban tugas yang harus dikerjakan di rumah, serta memberikan waktu lebih untuk aktivitas lain. Pastikan untuk membawa materi yang diperlukan agar dapat dengan mudah menyelesaikan PR. Jika ada kesulitan, jangan ragu untuk bertanya kepada teman-teman yang berada di sekitar.

Permainan ringan juga dapat menjadi alternatif yang menyenangkan untuk mengisi waktu. Permainan ini tidak hanya mampu menghibur tetapi juga mengasah ketangkasan mental dan sosial. Pilih permainan yang melibatkan beberapa orang agar dapat bersosialisasi dan menciptakan interaksi positif dengan teman-teman. Misalnya, permainan kartu atau teka-teki sederhana dapat dimainkan secara kelompok.

Terakhir, berbincang dengan teman-teman bisa menjadi cara efisien untuk memanfaatkan waktu. Diskusikan berbagai topik, mulai dari cabang akademis hingga kehidupan sehari-hari, untuk memperkuat hubungan pertemanan serta membangun kemahiran komunikasi. Aktivitas ini membantu menciptakan kenyamanan dan rasa kebersamaan di antara rekan-rekan sekelas.

Dengan menyisipkan aktivitas-aktivitas tersebut dalam waktu menunggu, baik itu membaca, mengerjakan PR, bermain, atau berbincang, pengalaman menunggu akan terasa lebih menyenangkan dan produktif.

Menjaga Kesehatan Mental Saat Menunggu

Menunggu dapat menjadi pengalaman yang membosankan dan kadang-kadang melelahkan secara mental. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kesehatan mental selama menunggu dengan berbagai teknik yang dapat membantu mengalihkan perhatian dan meningkatkan suasana hati. Salah satu cara yang efektif adalah dengan menerapkan teknik relaksasi, yang dapat membantu mengurangi kecemasan dan stres. Teknik relaksasi seperti pernapasan dalam dapat dilakukan dengan cara memperhatikan pernapasan. Anda dapat menarik napas dalam-dalam melalui hidung, menahan sejenak, dan kemudian mengeluarkan napas perlahan melalui mulut. Kegiatan ini dapat membantu menenangkan pikiran dan tubuh, menjadikannya lebih mudah untuk menunggu dengan tenang.

Selain teknik relaksasi, mendengarkan musik juga bisa menjadi metode yang sangat baik untuk menjaga kesehatan mental saat menunggu. Musik memiliki kekuatan untuk mempengaruhi suasana hati dan merangsang emosi positif. Pilihlah jenis musik yang Anda sukai, apakah itu lagu-lagu ceria atau instrumental yang menenangkan, yang dapat memberi Anda semangat dan mengalihkan pikiran dari rasa bosan. Dengan begitu, waktu menunggu bisa terasa lebih singkat dan menyenangkan.

Selama proses menunggu, sering kali pikiran negatif muncul, menyebabkan rasa tidak nyaman. Salah satu solusinya adalah dengan berfokus pada hal-hal positif yang Anda harapkan dari kegiatan setelah menunggu. Anda dapat merenungkan tentang rencana di hari itu atau merencanakan kegiatan yang menyenangkan. Membuat catatan tentang hal-hal yang Anda syukuri juga dapat menciptakan suasana yang lebih positif. Dengan menciptakan lingkungan mental yang menyenangkan dan sehat, menunggu pun bisa menjadi momen yang lebih produktif dan bermanfaat. Mengelola kesehatan mental dengan baik adalah kunci untuk menghadapi waktu menunggu dengan lebih baik.

Tips Mengatur Waktu Menunggu dengan Baik

Menunggu jemputan pulang sekolah sering kali menjadi momen yang tidak bisa dihindari. Namun, dengan mengatur waktu menunggu dengan baik, pengalaman ini bisa menjadi lebih efisien dan menyenangkan. Salah satu langkah awal yang penting adalah memasang alarm atau pengingat pada ponsel. Alarm dapat membantu mengingatkan anak ketika sudah saatnya bersiap-siap untuk pulang, sehingga tidak ada waktu yang terbuang sia-sia.

Selain memasang alarm, cermat dalam perencanaan waktu juga sangat krusial. Anak-anak perlu memahami kapan waktu anak-anak lainnya akan keluar dari sekolah dan kapan jemputan akan tiba. Dengan merencanakan waktu secara efektif, mereka dapat minimalisasi ketidakpastian dan menghindari rasa cemas saat menunggu. Jadi, diskusikan dengan anak Anda kapan waktu terbaik untuk siap dan menunggu tanpa merasa terburu-buru.

Pilihlah tempat menunggu yang nyaman dan aman. Pastikan lokasi menunggu tidak hanya strategis tetapi juga memberikan rasa nyaman bagi anak. Lokasi yang tenang dan dekat dengan pintu keluar sekolah akan memudahkan mereka untuk mengawasi situasi sekitar. Selain itu, mendorong anak untuk membawa buku atau materi belajar kecil selama menunggu juga merupakan pilihan produktif. Ini akan membantu mereka tetap fokus dan memanfaatkan waktu menunggu untuk kegiatan yang bermanfaat.

Dengan semua tips ini, mengatur waktu menunggu tidak hanya sebatas kegiatan menunggu semata, tetapi menjadi bagian dari rutinitas yang lebih teratur. Dengan perencanaan yang matang, anak-anak dapat menghabiskan waktu menunggu dengan cara yang lebih produktif dan positif, menjadikan pengalaman menunggu lebih menyenangkan.




Antisipasi Kecelakaan, Satlantas Polres Bungo Tinjau Titik Rawan dan Jalan Rusak

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID –  Menyikapi tingginya angka kecelakaan, Satlantas Polres Bungo melakukan survei untuk memetakan titik-titik rawan kecelakaan dan jalan rusak yang membutuhkan perhatian khusus.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas dan memperbaiki infrastruktur jalan di Kabupaten Bungo.

Survei yang dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Bungo, AKP Edo Damara Yudha, S.I.K., M.H., ini melibatkan berbagai instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Tim melakukan pengecekan langsung di sejumlah titik rawan dan jalan yang mengalami kerusakan, terutama yang berada di sepanjang Jalan Lintas Sumatra.

Baca juga: Menjelang Ramadan, Harga Karet di Bungo Naik Signifikan, Petani Senang

Baca juga: Alhamdulillah, Kasus DBD di Bungo Turun Signifikan di Awal 2025

“Kami sangat serius menangani tingginya angka kecelakaan di Bungo, dan survei ini adalah salah satu upaya kami untuk mengidentifikasi lokasi-lokasi yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. Kami berharap hasil survei ini dapat memberikan solusi untuk memperbaiki kondisi jalan,” ujar AKP Edo Damara Yudha.

Dalam survei ini, petugas berhasil mengidentifikasi 10 titik yang dinilai sangat berbahaya bagi para pengguna jalan.

Data yang terkumpul akan digunakan sebagai bahan evaluasi untuk merumuskan langkah-langkah pencegahan yang lebih baik dan melakukan perbaikan segera.

Kegiatan survei ini merupakan bagian dari Operasi Keselamatan Siginjai Tahun 2025, yang digelar sejak 10 Februari dan akan berlangsung hingga 23 Februari 2025. Dengan mengusung tema Tertib Berlalu Lintas Guna Terwujudnya Asta Cita, operasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan di jalan raya.

Kasat Lantas juga mengimbau kepada warga dan pengguna jalan di Kabupaten Bungo untuk lebih berhati-hati dalam berkendara.

Ia meminta agar masyarakat selalu memeriksa kondisi jalan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya seperti jalan rusak atau berlubang.

“Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab kita semua. Mari kita saling menjaga dan disiplin agar jalanan di Kabupaten Bungo menjadi lebih aman,” tutupnya.(*)




Soal Efisiensi Anggaran, Sekda Tebo Sebut Proyek 2025 Tak Terganggu

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemkab Tebo tengah menunggu petunjuk teknis (Juknis) terkait penghematan anggaran negara yang baru-baru ini diterbitkan melalui Instruksi Presiden (Inpres).

Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Tebo, Teguh Arhadi, dalam konferensi persnya.

“Pemkab Tebo siap melaksanakan instruksi presiden mengenai penghematan anggaran, namun saat ini kami masih menunggu aturan turunan dan petunjuk teknis yang lebih rinci untuk melaksanakan kebijakan ini,” ujar Sekda Teguh.

Menurut Teguh, Juknis sangat penting untuk memberikan panduan yang jelas dalam melaksanakan penghematan tersebut, khususnya dalam menentukan pos anggaran mana yang harus dipangkas dan bagaimana prosedur perubahan APBD dilakukan.

Baca juga: Pasien BPJS Ditolak Rawat Inap di RSUD Tebo, Penyebabnya Dispepsia Tak Tercover

Baca juga: Jelang Ramadan, Agen Gas 3 Kg Diwarning Pemkab Tebo

“Juknis ini akan menjadi acuan untuk mengetahui pos mana dalam APBD yang perlu dilakukan penghematan. Kami juga harus memastikan apakah perubahan APBD ini perlu dilakukan bersama dengan DPRD Tebo. Jadi, sampai Juknis dan aturan turunan tersebut keluar, kami belum dapat melaksanakan kebijakan ini secara tepat,” jelas Teguh.

Terkait dengan penghematan anggaran, Sekda Tebo juga menjelaskan bahwa kebijakan tersebut tidak akan mempengaruhi proyek-proyek yang telah dijadwalkan untuk tahun 2025, meskipun ada beberapa yang mengalami penundaan pembayaran.

“Tunda bayar yang sudah direncanakan tetap menjadi prioritas utama dan akan dibayarkan sesuai jadwal. Penghematan ini tidak akan memengaruhi komitmen kami terhadap proyek yang telah ditunda,” tegas Sekda Tebo.

Dengan demikian, Pemkab Tebo tetap mengutamakan kelancaran pelaksanaan anggaran sambil menunggu petunjuk teknis lebih lanjut dari pemerintah pusat.(*)