Wali Kota Jambi Maulana Takziah ke Rumah Duka Aisyah, Bocah yang Hanyut di Drainase

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi Maulana mendatangi rumah duka Aisyah (4), bocah perempuan yang meninggal dunia setelah hanyut terseret arus drainase saat hujan lebat di Kota Jambi.

Kehadiran Wali Kota Jambi tersebut sebagai bentuk belasungkawa dan dukungan moril kepada keluarga korban.

Maulana mengaku sangat berduka atas musibah yang merenggut nyawa anak berusia empat hingga lima tahun tersebut.

“Kami sangat berduka. Usia korban masih sangat belia. Ini menjadi duka mendalam bagi kita semua,” kata Maulana saat takziah, Sabtu (13/12/2025).

Selain menyampaikan belasungkawa, Wali Kota Jambi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian korban, meskipun dilakukan di tengah hujan dan kondisi medan yang sulit.

“Kami berterima kasih kepada Tim SAR gabungan, Basarnas Jambi, Damkartan, BPBD, TNI, dan Polri. Terutama kepada Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar yang turun langsung memimpin pencarian hingga jasad korban berhasil ditemukan,” ujarnya.

Maulana berharap keluarga korban diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini.

“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan keikhlasan,” tambahnya.

Peristiwa tragis ini terjadi saat hujan lebat mengguyur Kota Jambiada Jumat sore (12/12/2025).

Hujan deras tersebut menyebabkan sejumlah wilayah tergenang banjir.

Di Perumahan Sigasland RT 45, Kecamatan Kota Baru, Aisyah diduga terpeleset saat bermain hujan sekitar pukul 16.00 WIB, lalu terseret arus drainase.

Basarnas Jambi menerima laporan kejadian dari Camat Kota Baru pada pukul 18.30 WIB.

Sebanyak 8 personel rescuer langsung diterjunkan ke lokasi dan tiba sekitar pukul 18.55 WIB.

“Tim langsung melakukan penyisiran di sepanjang aliran drainase,” kata Kepala Kantor SAR Jambi, Adah Sudarsa.

Setelah pencarian intensif, jasad Aisyah ditemukan pada Sabtu pagi (13/12/2025) sekitar pukul 09.00 WIB di RT 14, Jalan Sunan Bonang, Kelurahan Simpang Tiga Sipin, Kota Jambi.

Komandan Tim SAR Jambi Djunianto menyebutkan korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, tersangkut di semak-semak dengan jarak sekitar lima kilometer dari lokasi awal hanyut.

image_pdfimage_print
Baca juga:  Lomba Egrang Batok PAUD Kota Jambi, Solusi Sehat Kurangi Ketergantungan Gadget

Pos terkait