JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jambi, A Ridwan, memimpin kegiatan penanaman pohon di Taman Banjuran Budayo (eks Taman Remaja) sebagai salah satu rangkaian penutup Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) II APEKSI 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh para kepala daerah peserta Muskomwil II APEKSI yang hadir di Kota Jambi.
Penanaman pohon tersebut menjadi simbol komitmen bersama pemerintah kota se-Indonesia dalam memperkuat agenda penghijauan, menjaga keberlanjutan lingkungan, sekaligus mempercantik ruang terbuka hijau di wilayah urban.
Sekda Ridwan menyampaikan bahwa, aksi penanaman pohon ini merupakan bagian penting dari rangkaian Muskomwil yang tidak hanya berfokus pada forum diskusi, tetapi juga memberi dampak nyata bagi lingkungan.
“Kegiatan penanaman ini melibatkan beberapa kepala daerah dan menjadi penutup rangkaian Muskomwil II APEKSI. Pohon-pohon ini akan kita tanam di seluruh titik yang telah ditentukan, sebagai bagian dari komitmen bersama untuk membangun kota yang lebih hijau,” ujarnya.
Ridwan menambahkan bahwa, kegiatan serupa diharapkan dapat terus berlanjut pada Muskomwil tahun berikutnya.
Ia menyebutkan bahwa, pada Muskomwil 2026, akan dirundingkan kembali terkait kota tuan rumah berikutnya.
“Untuk tahun 2026 nanti, Muskomwil II akan dibahas kembali. Ada empat kota yang menjadi opsi, kemungkinan Palembang atau Pagar Alam menjadi tuan rumah. Nanti akan diputuskan bersama,” jelasnya.
Penanaman pohon di Taman Banjuran Budayo sekaligus menegaskan fungsi baru kawasan tersebut sebagai ruang budaya, edukasi, dan ekologis bagi masyarakat Kota Jambi.
Dengan hadirnya pohon-pohon baru, pemerintah berharap kawasan ini menjadi lebih rindang, nyaman, dan berkelanjutan.
@sepucukjambi.id Sekda Kota Jambi ARidwan memimpin penanaman pohon di Taman Banjuran budayo eks Taman Remaja, sebagai rangkaian Muskomwil Apeksi tahun 2025 #muskomwilapeksi #walikotajambi #viralvideo #fypシ゚ #kotajambi
Kegiatan ini menutup rangkaian perhelatan Muskomwil II APEKSI yang berlangsung di Kota Jambi, yang sebelumnya diisi dengan peresmian Taman Banjuran Budayo, pameran seni budaya, forum kepala daerah, serta berbagai aktivitas yang melibatkan masyarakat.(*)







