Kronologi Penemuan Bilqis: Hilang di Makassar, Ditemukan di Jambi Setelah Sepekan

Bilqis, balita 4 tahun yang hilang di Makassar, ditemukan selamat di Jambi. Diduga jadi korban sindikat perdagangan anak lintas pulau Indonesia.

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Setelah sempat menghilang selama sepekan, Bilqis (4), bocah yang sebelumnya dilaporkan hilang di Taman Pakui Sayang, Makassar, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.

Korban ditemukan di Kecamatan Tabir Selatan, Kabupaten Merangin, Jambi, pada Sabtu (8/11/2025).

Lokasi penemuan Bilqis berjarak sekitar 528 kilometer tenggara Kota Jambi, ibu kota provinsi, atau sekitar 2.611 kilometer dari Makassar, titik awal hilangnya korban.

Diduga, Bilqis menjadi korban jaringan perdagangan anak lintas pulau, yang melibatkan pergerakan dari Sulawesi, Kalimantan, Jawa, hingga Sumatera.

Baca juga:  Pemkot dan Kejari Tandatangani PKS Pidana Kerja Sosial, Ini Harapan Walikota Jambi Maulana

Setelah dilakukan pengejaran selama dua hari, tim gabungan kepolisian berhasil menemukan Bilqis di sebuah tempat gelap dan terpencil di wilayah Tabir Selatan, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi.

Saat ditemukan, Bilqis tampak trauma dan ketakutan.

Bahkan sempat mengira aparat kepolisian sebagai orang asing yang hendak mencelakainya.

Untuk menenangkan Bilqis, polisi menghubungi orang tuanya agar dapat berbicara langsung melalui telepon.

Setelah mendengar suara ayah dan ibunya, Bilqis mulai tenang dan bersedia mengikuti petugas.

“Anak ini sempat takut. Kami hubungi orang tuanya agar ia percaya dan tidak panik,” ujar salah satu anggota tim penyelamat.

Baca juga:  Redenominasi Rupiah Bisa Perangi Korupsi? Begini Penjelasannya

Bilqis diketahui hilang pada Minggu (2/11/2025) ketika sedang bermain di sekitar taman.

Sementara sang ayah, Dwi Nur Mas (34), tengah berlatih tenis di lapangan tak jauh dari lokasi.

“Anak saya izin mau main di sebelah. Setelah saya panggil lagi, sudah tidak ada. Saya langsung panik,” tutur Dwi.

Keesokan harinya, Dwi melaporkan kehilangan anaknya ke Polsek Panakkukang.

Ia menegaskan, tidak ada permasalahan keluarga yang menjadi penyebab hilangnya Bilqis.

Baca juga:  Wabup Merangin Ungkap Inflasi Terkendali, IPH Merangin Turun Jauh dari Minggu Sebelumnya

“Kami tidak punya masalah keluarga, jadi saya yakin ini murni penculikan,” tegasnya.

Dwi juga sempat mengimbau masyarakat agar membantu memberikan informasi bila melihat anaknya.

“Kami mohon doa dan bantuan masyarakat agar Bilqis ditemukan dalam keadaan selamat,” ujarnya sebelum Bilqis akhirnya berhasil ditemukan.

Kini, Bilqis sudah dalam penanganan medis dan pendampingan psikologis.

Sementara kepolisian masih menelusuri jaringan pelaku yang diduga merupakan bagian dari sindikat perdagangan anak antar pulau.(*)

image_pdfimage_print

Pos terkait