Jalan Nasional Palembang–Betung Diterapkan Sistem Buka Tutup, Ini Jadwal Lengkapnya

Hutama Karya memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa buka tutup jalan nasional Palembang–Betung pada akhir Januari hingga Februari 2026 demi pembangunan Tol Palembang–Betung.

PALEMBANG, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) bersama anak usahanya, PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI), terus menggenjot pembangunan Tol Palembang–Betung.

Saat ini, pekerjaan konstruksi difokuskan pada pembangunan overpass di STA 111+250 yang berada di ruas Jalan Nasional Lintas Timur Sumatra, Palembang–Betung.

Seiring dengan pekerjaan tersebut, akan diberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem buka tutup jalur di KM 69–71, baik dari arah Palembang menuju Betung maupun sebaliknya.

Pengaturan ini diterapkan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus memastikan kelancaran proses konstruksi.

Buka tutup jalur dilakukan pada malam hari, yakni pada 30–31 Januari 2026, 1–2 Februari 2026, serta 11–14 Februari 2026.

Baca juga:  Konstruksi Tol Palembang–Betung Capai 85 Persen, Jadi Penghubung Penting Sumsel

Rekayasa lalu lintas berlangsung mulai pukul 22.00 hingga 05.00 WIB dengan pola penutupan selama 60 menit, kemudian dibuka kembali selama 60 menit secara bergantian hingga jadwal berakhir.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari mitigasi risiko selama pekerjaan konstruksi berlangsung.

Untuk mendukung pengamanan lalu lintas, Hutama Karya berkoordinasi dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatra Selatan, Satlantas Polres Banyuasin, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumsel Kementerian Pekerjaan Umum, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuasin.

Baca juga:  Wamen PU: Tol Jambi-Rengat Segera Masuki Proses Lelang dan Konstruksi

Selain itu, jalur buka tutup dilengkapi akses darurat yang dapat digunakan ambulans dan mobil pemadam kebakaran apabila terjadi kondisi mendesak.

Perlengkapan keselamatan seperti rambu lalu lintas, marka jalan, penerangan, dan petugas pengatur lalu lintas juga disiagakan di titik-titik rawan.

Hutama Karya bersama instansi terkait turut melakukan sosialisasi melalui berbagai kanal komunikasi agar masyarakat mendapatkan informasi yang jelas terkait pengaturan lalu lintas tersebut.

Pengguna jalan diimbau untuk menurunkan kecepatan, menjaga jarak aman, serta mematuhi arahan petugas selama melintas di area pekerjaan.

Baca juga:  Produk Warga Binaan Jambi Tampil di IPPAFest 2025, Menteri Agus Berikan Apresiasi

Tol Palembang–Betung Seksi 3 Mainroad merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) pada ruas Kayu Agung–Palembang–Betung.

Tol ini nantinya akan terhubung langsung dengan Tol Betung–Tempino–Jambi serta Tol Palembang–Indralaya.

Keberadaan ruas tol ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan Palembang dan Banyuasin, sekaligus memperlancar distribusi logistik menuju kawasan industri di Sumatra Selatan.

Setelah beroperasi penuh, waktu tempuh Palembang–Betung diproyeksikan menyusut dari sekitar dua jam menjadi hanya 45 menit.(*)

image_pdfimage_print

Pos terkait