Safari Ramadan Walikota Jambi Maulana, Jalin Silaturahmi dan Sosialisasi Program 100 Hari Kerja

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana, kembali melanjutkan safari Ramadan di beberapa masjid di Kota Jambi.

Pada hari kelima Ramadan, Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza menyambangi Mushola Babussalam yang terletak di RT 12, Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru, Jambi, Rabu 5 Ferbuari 2025.

Dalam kunjungannya, Maulana menjelaskan bahwa, safari Ramadan ini selain untuk mempererat tali silaturahmi dengan jamaah Musala Babussalam, juga sebagai kesempatan untuk menyerap aspirasi warga setempat.

Tak hanya itu, Maulana juga memanfaatkan momen ini untuk mensosialisasikan berbagai program pemerintah, baik yang jangka pendek seperti program 100 hari kerja, maupun program jangka menengah dan panjang yang sedang digagas oleh Pemkot Jambi.

Baca juga:  Tinjau Pekerjaan Jalan dan Drainase, Maulana: Sesuai Target 101 Lubang akan Dibenahi Dalam Waktu 100 Hari

Baca juga:  Program 100 Hari Kerja, Walikota Jambi Maulana sebut Fokus Perbaikan Jalan Rusak

“Program-program ini perlu disampaikan kepada masyarakat agar mendapat dukungan penuh dari semua pihak,” jelas Maulana pada Rabu malam (5/3/2025).

Selain berbicara soal program pemerintah, Maulana juga mengingatkan warga untuk selalu menjaga kondusifitas lingkungan, tidak hanya selama Ramadan, tetapi juga di bulan-bulan lainnya.

Hal ini penting agar suasana di Kota Jambi tetap aman dan harmonis.

Kehadiran Wali Kota Maulana di Musala Babussalam disambut antusias oleh warga setempat. Salah satunya adalah Saiful, salah seorang warga yang merasa senang dengan kesempatan bisa bersilaturahmi langsung dengan Wali Kota.

Baca juga:  Siapkan Strategi Bertahap Tangani Banjir, Wako Maulana Gelar Rakor Bersama BWSS dan Pemrov Jambi

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Dampingi Wali Kota Maulana, Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Program Jambi Kota Taqwa

“Kami senang sekali bisa bertemu dengan Pak Wali Kota, apalagi beliau merupakan salah satu tokoh yang banyak didukung saat kampanye kemarin,” ujar Saiful.

Saiful juga menambahkan bahwa selain menjalin silaturahmi, Wali Kota Maulana menyampaikan berbagai program prioritas yang sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Program-program yang beliau sampaikan sangat bersentuhan langsung dengan kebutuhan kami. Kami sangat mendukung dan mengapresiasi langkah-langkah yang diambil oleh Pemkot,” tambahnya.

Pada safari Ramadan kali ini, Maulana tidak hanya menjadi makmum, tetapi juga langsung menjadi imam salat.

Baca juga:  Gasak Aktivitas PETI, Polres Bungo Amankan Alat Berat di Desa Sungai Telang

Baca juga:  Banjir Terjang Enam Kecamatan di Kabupaten Tebo, Ratusan Rumah Terdampak

Selain itu, ia memberikan ceramah agama kepada jamaah. Dalam ceramahnya, Wali Kota Maulana menjelaskan tentang korelasi puasa dengan kesehatan.

Maulana menyampaikan bahwa puasa tidak hanya memiliki manfaat spiritual, tetapi juga berpengaruh positif terhadap kesehatan tubuh, termasuk dapat membantu mengobati penyakit mag.

Selama safari Ramadan ini, Maulana didampingi oleh beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Damkartan) Kota Jambi, Kepala Dinas Sosial, hingga Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi.

Selain itu, turut hadir juga Camat Kota Baru dan Lurah di Kecamatan Kota Baru yang menyambut dan mendukung kegiatan safari Ramadan tersebut.

Baca juga:  Kegiatan Sosial Polairud Polda Jambi: Bagi Takjil untuk Nelayan dan ABK Kapal di Bulan Ramadan

Baca juga:  Banjir Terjang Kampung Penual Kabupaten Bungo, Warga Mengungsi Ke Tempat Aman

Safari Ramadan yang dilakukan oleh Wali Kota Jambi Maulana semakin mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi warga untuk lebih memahami dan mendukung berbagai program pemerintah yang langsung berdampak pada kesejahteraan mereka.(*)




Tinjau Pekerjaan Jalan dan Drainase, Maulana: Sesuai Target 101 Lubang akan Dibenahi Dalam Waktu 100 Hari

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi dokter Maulana meninjau langsung pengerjaan pembenahan atau perbaikan ruas-ruas jalan berlubang dan normalisasi drainase dalam wilayah kota Jambi, Rabu (5/3/2025).

Hal itu dilakukan sebagai aksi nyata program 100 hari kerjanya bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha.

Wali Kota Jambi itu meninjau sejumlah kawasan, seperti Jl. Siswa IV dan Jl. Serunai Malam III, Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kotabaru.

Serta Drainase yang berada di wilayah Perumahan Villa Kenali Permai, RT 37, Kelurahan Mayang Mangurai, Kecamatan Alam Barajo dan RM Pondok Aroma Spoer perbatasan Kecamatan Jelutung dan Kecamatan Jambi Selatan.

Baca juga:  Program 100 Hari Kerja, Walikota Jambi Maulana sebut Fokus Perbaikan Jalan Rusak

Baca juga:  Safari Ramadan Pemkot Jambi 1446 H, Walikota Maulana Hadirkan Kebaikan di Masjid Nur Zahra

Usai peninjauan itu, kepada awak media, Wali Kota Maulana mengatakan pembenahan infrastruktur jalan dilakukan guna memberikan rasa aman bagi masyarakat pengguna jalan.

Sehingga tidak terjadi hal-hal yang membahayakan, terlebih lagi saat ini sering terjadi curah hujan yang tinggi.

“Jadi, sesuai target akan ada 101 lubang kategori rawan yang akan kita benahi dalam 100 hari kerja ini. Terutama dalam menghadapi hari raya Idul Fitri sebagai prioritas agar masyarakat merasa nyaman, fokusnya adalah jalan-jalan yang vital terhadap mobilitas masyarakat,” kata Maulana.

Oleh karena itu, dirinya telah memerintahkan Dinas PUPR untuk segera melakukan penutupan atau penambalan dengan menyesuaikan kondisi jalan.

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Dampingi Wali Kota Maulana, Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Program Jambi Kota Taqwa

Baca juga:  Siapkan Strategi Bertahap Tangani Banjir, Wako Maulana Gelar Rakor Bersama BWSS dan Pemrov Jambi

“Jadi semua ada kajian teknisnya, pada prinsipnya semaksimal mungkin yang bisa dilakukan sebelum lebaran ini, kalau bisa ditutup dengan aspal lakukan dengan aspal, kalau daerah yang rawan misalnya terhadap genangan air kita akan cor,” ucap Wako Maulana.

Terkait target hingga lebaran ini, Maulana menyebut akan terselesaikan sebesar 30 persen dari target 101 lubang yang akan dibenahi.

“Karena kita terkendala dari segi bahan, seperti aspal, namun pengerjaan pengerasannya bisa terus dilakukan sebagai pondasi awal,” sebutnya.

Terkait penanganan permasalahan banjir, Maulana menuturkan normalisasi drainase merupakan salah satu langkah cepat yang dilakukan agar penampungan volume air bisa maksimal dan tidak terkendala dengan penumpukan pasir sedimen.

Baca juga:  OJK Pastikan Stabilitas Sektor Jasa Keuangan di Tengah Tantangan Ekonomi Global

Baca juga:  Bengkel Satelit Yamaha Jambi Resmi Dibuka di SMK 2 Sungai Penuh

“Kita juga telah lakukan kolaborasi dengan Balai Wilayah Sungai dan Pemprov Jambi untuk mengatasi masalah banjir di kota Jambi ini, kita akan terus mengupayakanya secara tahap demi tahap, sehingga bisa menimalisir resiko banjir,” tuturnya.

“Ada banyak hal yang akan di lakukan karena kita telah memiliki data master plan penanganan banjir, salah satunya adalah daerah yang mengalami bottleneck (penyempitan) yang akan menjadi prioritas,” lanjutnya.

Selain itu, dirinya juga menyoroti pembangunan area bisnis di kota Jambi yang harus disesuaikan dengan aturan yang telah ada. Dengan tujuan dapat menimalisir kerugian akibat bencana, salah satunya adalah banjir.

“Hari ini saya juga akan berkirim surat kepada pelaku-pelaku usaha agar melakukan setiap apa yang disarankan oleh pemerintah. Karena walaupun pertumbuhan ekonomi itu penting, jangan juga karena satu kesalahan bisa berdampak terhadap kerugian ekonomi terutama yang disebabkan oleh banjir,” ucapnya.

Baca juga:  Satgas Pangan Polda Jambi: Stok Bawang Merah Cukup, Harga Tetap Terkendali

Baca juga:  Jalan Alternatif Muara Bungo Terancam Putus, Pengendara Diminta Waspada

Lebih lanjut, Dia juga tekankan, efisiensi anggaran tidak mengganggu pengerjaan yang dilakukan, karena yang berdampak langsung adalah kegiatan makan, minum dan perjalanan dinas.

“Untuk infrastruktur strategis yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat tetap harus dijalankan, karena termasuk kebutuhan dasar, seperti pendidikan dan penanggulangan banjir. Jadi Mudah-mudahan program-program strategis kita bisa terus berjalan,” pungkasnya.

@sepucukjambi.idProgram 100 hari kerja Wali Kota Jambi, Maulana sat meninjau sejumlah titik jalan rusak. hingga Lebaran nanti diprediksi 30 persen jalan rusak ringan diperbaiki #viral #viralvideo #fypシ゚ #Jambi #walikotajambi #maulana #walikotamaulana #jalanrusak♬ suara asli – SEPUCUK JAMBI – SEPUCUK JAMBI

Dalam peninjauanya itu, Wali Kota Maulana turut didampingi Kadis PUPR Momon Sukmana beserta jajaran, Camat, Lurah dan Ketua RT wilayah titik tinjauan.(*)




Program 100 Hari Kerja, Walikota Jambi Maulana sebut Fokus Perbaikan Jalan Rusak

JAMBI,  SEPUCUKJAMBI.ID – Walikota Jambi, Dr dr H Maulana MKM, melakukan peninjauan terhadap sejumlah titik jalan rusak ringan di Kota Jambi pada Rabu, 5 Maret 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan program 100 hari kerja yang dilaksanakan pasca pelantikan dirinya sebagai Walikota, bersama Wakil Walikota Diza Hazrah Aljosha SE MA.

Salah satu titik yang mendapat perhatian khusus adalah Jalan Pangeran Hidayat, tepatnya di Lorong Siswa, Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kotabaru.

Dalam tinjauan ini, Walikota Maulana didampingi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Jambi, Camat Kotabaru, dan para lurah se-Kecamatan Kotabaru.

Baca juga:  Safari Ramadan Pemkot Jambi 1446 H, Walikota Maulana Hadirkan Kebaikan di Masjid Nur Zahra

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Dampingi Wali Kota Maulana, Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Program Jambi Kota Taqwa

Maulana menekankan pentingnya perbaikan jalan yang rusak untuk memastikan kelancaran transportasi, terutama menjelang Lebaran.

“Lubang-lubang di jalan yang rawan sangat membahayakan, terutama saat arus mudik Lebaran. Saya sudah memerintahkan Dinas PUPR untuk segera menutup jalan rusak,” kata dia.

“Dengan menyesuaikan kondisi jalan. Misalnya, jalan yang membutuhkan aspal, akan menggunakan aspal,” ujar Walikota Maulana.

Dalam program 100 hari kerjanya, perbaikan jalan menjadi salah satu prioritas utama. Maulana menargetkan perbaikan pada ruas jalan yang paling mendesak dan strategis.

Baca juga:  Siapkan Strategi Bertahap Tangani Banjir, Wako Maulana Gelar Rakor Bersama BWSS dan Pemrov Jambi

Baca juga:  Wali Kota Jambi Maulana Buka Gerakan Pangan Murah, Pastikan Kebutuhan Pangan Tercukupi

“Kami fokus pada jalan-jalan yang berpotensi menimbulkan masalah di masa depan. Prioritas kami adalah ruas jalan yang penting, untuk memperlancar arus lalu lintas, terlebih dengan meningkatnya volume kendaraan saat Lebaran,” tambahnya.

@sepucukjambi.idProgram 100 hari kerja Wali Kota Jambi, Maulana sat meninjau sejumlah titik jalan rusak. hingga Lebaran nanti diprediksi 30 persen jalan rusak ringan diperbaiki #viral #viralvideo #fypシ゚ #Jambi #walikotajambi #maulana #walikotamaulana #jalanrusak

♬ suara asli – SEPUCUK JAMBI – SEPUCUK JAMBI

Dengan fokus pada perbaikan infrastruktur, Maulana berharap program 100 hari kerjanya dapat memberikan dampak positif dan segera dirasakan oleh masyarakat Kota Jambi.(*)




Safari Ramadan Pemkot Jambi 1446 H, Walikota Maulana Hadirkan Kebaikan di Masjid Nur Zahra

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Walikota Jambi, Dr. dr. H. Maulana MKM, memimpin kegiatan Safari Ramadan Pemkot Jambi yang digelar pada hari keempat puasa, di Masjid Nur Zahra RT 18, Kelurahan Simpang III Sipin, Kota Jambi.

Acara ini merupakan bagian dari agenda rutin tahunan Pemkot Jambi dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Maulana tidak hanya bertindak sebagai Imam shalat tarawih, tetapi juga sebagai penceramah, memberikan tausiyah kepada jamaah yang hadir.

Kehadirannya semakin mempererat hubungan antara Pemkot Jambi dan masyarakat, serta menebar kebahagiaan dalam Safari Ramadan Bahagia yang telah menjadi tradisi setiap tahun.

Baca juga:  Siapkan Strategi Bertahap Tangani Banjir, Wako Maulana Gelar Rakor Bersama BWSS dan Pemrov Jambi

Baca juga:  Safari Ramadan Pemkot Jambi, Wali Kota Maulana Sebut Untuk Perkuat Silaturrahmi dan Dengar Aspirasi Masyarakat

Selain melaksanakan ibadah, Walikota Maulana juga menyerahkan bantuan renovasi masjid senilai Rp 5 juta yang diperoleh melalui Baznas Kota Jambi.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Jambi Kota Taqwa yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sarana ibadah di Kota Jambi.

Pada kesempatan yang sama, Walikota Maulana didampingi oleh Wakil Walikota Jambi, Diza Hazrah Aljosha SE MA.

Diza turut memberikan bantuan simbolis berupa fasilitas Internet untuk masjid tersebut, yang diharapkan dapat mendukung kegiatan ibadah serta memberikan manfaat kepada jamaah dalam mengakses informasi terkait kegiatan keagamaan.

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Dampingi Wali Kota Maulana, Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Program Jambi Kota Taqwa

Baca juga:  Wali Kota Jambi Maulana Buka Gerakan Pangan Murah, Pastikan Kebutuhan Pangan Tercukupi

Safari Ramadan ini mencerminkan komitmen Pemkot Jambi dalam menjaga kebersamaan dan memfasilitasi masyarakat untuk beribadah dengan lebih nyaman di bulan Ramadan.

Ke depannya, Pemkot Jambi berencana untuk terus melanjutkan kegiatan serupa guna mempererat tali silaturahmi dan mendukung kegiatan keagamaan di seluruh wilayah Kota Jambi.(*)




Siapkan Strategi Bertahap Tangani Banjir, Wako Maulana Gelar Rakor Bersama BWSS dan Pemrov Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi dokter Maulana didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penanganan dan Penanggulangan Banjir di Kota Jambi, Selasa (4/3/2025).

Berlangsung di ruang rapat Wali Kota Jambi, Rakor itu turut dihadiri langsung Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI David Partonggo Oloan Marpaung, Kabid SDA PUPR Provinsi Jambi Yazzer Arafat, Kepala Dinas PUPR Kota Jambi serta sejumlah Kepala perangkat daerah terkait dilingkup Pemkot Jambi.

Usai kegiatan itu, kepada wartawan, Wali Kota Maulana mengatakan Rakor tersebut bertujuan untuk menetapkan strategi dan langkah-langkah konkret penanggulangan banjir secara bertahap di Kota Jambi.

“Alhamdulillah, dalam penanganan ini pemerintah pusat juga sudah menyiapkan anggaran untuk beberapa titik kawasan yang fokus untuk mengurangi dan mereduksi banjir dalam wilayah kota Jambi. Dan kami juga sudah berbagi tugas antara pihak Balai, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota,” ujarnya.

baca juga: Dukung Swasembada dan Ketahanan Pangan, Wako Maulana Siapkan Gerakan Pemanfaatan Lahan Tidur

baca juga: Wali Kota Jambi Segera Hapus Parkir Ganda, Dorong Pemulihan Ekonomi Pasar Kota Jambi

“Untuk akselerasinya, insya Allah bulan Mei ini sudah ada langkah-langkah yang dilakukan mulai dari crossing, pelebaran drainase dan sungai, serta perencanaan pembangunan retensi,” lanjutnya.

Untuk pengerjaan nantinya, jelas Maulana, akan difokuskan pada titik-titik yang tidak memerlukan pembebasan lahan, khususnya pada kolam retensi.

“Pada prinsipnya, ada dana atau tidak kita akan mengerjakan dulu mana-mana yang tidak ada kendala. Jadi kami telah memiliki data penyebab banjir secara holistik, yang nantinya akan dikaji dan tidak perlu pembebasan lahan, seperti crossing jalan, box culvert dan lainnya,” jelasnya.

Upaya konkret lainnya, kata Maulana, selain bekerja sama dengan BWSS dan Pemprov Jambi, pihaknya juga akan bekerja sama dengan Pemkab Muara Jambi yang batas-batas wilayahnya langsung berhubungan dengan kota Jambi.

baca juga: Pemerintah Hadir, Wawako Diza Cek Banjir dan Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Bagi Warga Terdampak

baca juga: Antisipasi Banjir, Kemas Faried Desak Normalisasi Sungai Asam dan Kenali Segera Dilakukan

“Kami juga akan berkirim surat kepada pak Bupati dan pak Gubernur untuk menyelesaikan secara bersama-sama penanganan banjir ini, karena jika hanya menyelesaikan di kota saja, permasalahan ini tidak akan pernah selesai,” kata Maulana.

Dikesempatan itu, Wako Maulana juga ingatkan Dinas terkait dalam memberikan Perizinan Bangunan Gedung (PBG), harus melihat secara utuh pemetaan tata ruang.

“Kita akan pastikan betul setiap perizinan, sehingga mengetahui apa-apa saja dampaknya kedepan,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Sementara itu, Kepala BWSS VI David Partonggo Oloan Marpaung mengatakan, sebagai institusi yang mempunyai kewenangan dalam pengelolaan sumber daya air, terutama dalam penanganan banjir, pihaknya mengapresiasi langkah Pemkot Jambi yang melibatkan semua pihak dalam mengatasi banjir.

“Melalui arahannya tadi pak Wali Kota telah mengintruksikan kepada semua jajarannya untuk berkolaborasi dengan semua pihak yang ada hubungannya dengan masalah banjir ini. Oleh karena itu, kita sebagai institusi yang memiliki kewenangan akan berupaya mendukung secara maksimal langkah-langkah yang akan dilakukan dalam upaya mengurangi banjir,” katanya.

Terkait alokasi anggaran dalam penanganan banjir di Kota Jambi, Dia menyebut ada dana sebesar 144 miliar yang kontraknya hingga tahun di 2026, dengan fokus utamanya adalah pelebaran sungai.

“Ada sebanyak 51 titik untuk pengerjaan, namun kami akan mengerjakan sesuai dengan titik prioritas, dan kewenangan pihak Balai, diantaranya adalah pelebaran Sungai Asam dan juga beberapa titik bottleneck,” singkatnya.(*)




Safari Ramadan Pemkot Jambi, Wali Kota Maulana Sebut Untuk Perkuat Silaturrahmi dan Dengar Aspirasi Masyarakat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID– Di malam ke-3 Safari Ramadhan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi, Wali Kota Jambi dokter Maulana dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha sambangi Masjid Al-Fatah Al-Bafadhal di kawasan Kampung Manggis Kelurahan Sungai Asam Kecamatan Pasar Kota Jambi, Senin malam (3/3/2025).

Tampak hadir mendampingi dalam Safari Ramadhan itu, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, isteri Wali Kota dokter Nadiyah, Sekwan DPRD Noviarman, Kadis Kominfo Abu Bakar, Kadishub Saleh Ridha, Kadispora Erwandi, Kadis LH Ardi, Kabag Kesra Kamal Firdaus, Wakil Ketua Baznas Kota Jambi Muhammad Yusuf Bafadhal serta Sekcam Kecamatan Pasar Jambi beserta jajaran.

Kedatangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota beserta rombongan tampak disambut hangat pengurus dan para jamaah Masjid Al-Fatah.

Tampak Wali Kota Maulana menjadi Imam Salat Isya dan Tarawih di Masjid itu. Selain itu Ia juga didaulat jamaah untuk memberikan tausiah singkat atau kultum antara Tarawih dan Witir.

baca juga: Rapat Penanggulangan Banjir Kota Jambi, Walikota Maulana Peroleh Informasi Penyebab Banjir dari BWSS VI Jambi, Ini Masalahnya

Baca juga: Wali Kota Jambi Maulana Buka Gerakan Pangan Murah, Pastikan Kebutuhan Pangan Tercukupi

Dalam kultumnya Wali Kota Maulana mengatakan, kegiatan Safari Ramadhan itu tidak hanya dilihat dari konsep ritual ibadah dalam menjalan hablum minAllah, namun juga bagian dari membangun hubungan hablum minannas.

“Safari Ramdhan ini juga kita laksanakan untuk mempererat tali silaturrahim antara umaro dengan masyarakat. Dengan bersilaturrahmi seperti ini, kami pemerintah bisa menjelaskan rencana program pemerintah langsung kepada masyarakat, sementara disisi lain kami juga bisa mendengarkan langsung keluhan dan aspirasi dari masyarakat. Oleh karenanya ini menjadi penting karena kami hadir lengkap bertiga, ada pak Wawako dan juga Ketua DPRD,” ujar Maulana.

Wali Kota Maulana menambahkan, pemerintah turun ke masyarakat juga ingin memastikan masyarakat bisa melaksanakan ibadah Tarawih dengan aman, tertib dan kondusif.

Selain itu, Wali Kota Jambi Maulana juga menyoroti terkait harga-harga bahan pokok dalam bulan suci Ramadhan dan menghadapi hari raya Idul Fitri agar tidak mengalami lonjakan dan bisa terkendali.

“Kami juga melakukan pemantauan secara terus menerus terhadap kebutuhan bahan pokok masyarakat khususnya pada bulan Ramadhan dan jelang Idul Fitri. Sebagai upaya untuk menstabilkan harga di pasaran, pemerintah akan melakukan berbagai kegiatan, diantaranya Gerakan Pangan Murah (GPM),” tambahnya.

Lebih lanjut, Wali Kota Maulana juga menyebut program 100 hari kerjanya bersama Wakil Wali Kota Diza, yang akan berfokus pada Infrastruktur jalan, penanganan banjir, tata kelola sampah, penerangan lampu jalan, kesehatan dan pendidikan.

Ia juga menegaskan, akan tetap memperhatikan kebutuhan masjid dan rumah-rumah ibadah lainnya, diantaranya dengan mengalokasikan anggaran untuk bantuan hibah rumah ibadah, termasuk menyediakan akses internet wify gratis.

“Program lainnya yang ditujukan untuk rumah ibadah kita juga akan fokuskan untuk memberikan fasilitas akses internet gratis di masjid-masjid, dengan tujuan agar anak-anak dan remaja lebih cinta dengan masjid. Karena dengan adanya wify gratis pasti akan banyak anak muda yang datang, awalnya cari internet, lama-lama akhirnya terbiasa ke masjid dan rajin ibadah di masjid,” sebut Maulana.

Kepada para jamaah, Maulana juga berpesan untuk dapat turut mendoakan agar dalam kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha dapat istiqamah menjaga amanah yang telah diperacayakan oleh masyarakat kota Jambi.

“Kami mohon didoakan bersama keluarga besar Pemkot Jambi untuk dapat menjalankan tugas dengan istiqamah, agar amanah besar mewujudkan kota Jambi Bahagia ini dapat kita wujudkan bersama-sama, karena pembangunan ini tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri harus diwujudkan secara bersama-sama,” tutupnya.

Dikesempatan itu, Wali Kota Maulana didampingi Wakil Wali Kota Diza serta Ketua DPRD Kota, Kemas Faried Alfarelly menyalurkan secara simbolis bantuan program Jambi Kota Taqwa.

Yakni bantuan renovasi masjid sebesar 5 juta rupiah, melalaui Baznas Kota Jambi serta menyerahkan bantuan perangkat internet gratis kepada pengurus Masjid Al-Fatah Al-Bafadhal Kelurahan Sungai Asam, Kecamatan Pasar, Kota Jambi.(*)




Wali Kota Jambi Segera Hapus Parkir Ganda, Dorong Pemulihan Ekonomi Pasar Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana MKM, mengambil langkah tegas untuk menghidupkan kembali kawasan Pasar Kota Jambi, yang semakin sepi dengan menginstruksikan pembongkaran palang parkir retribusi yang dinilai memberatkan pengunjung.

Keputusan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Jambi untuk memulihkan perekonomian lokal dan menarik lebih banyak pengunjung ke pasar tradisional.

Dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi pada Senin (3/3/2025), Maulana menjelaskan bahwa, salah satu penyebab menurunnya kunjungan ke pasar adalah adanya sistem parkir ganda yang membebani masyarakat.

“Sistem parkir yang mengharuskan pengunjung membayar dua kali, pertama di luar kawasan dan kedua di dalam, jelas membuat orang enggan datang,” ungkap Maulana.

Untuk itu, Wali Kota Jambi bertekad untuk merombak sistem parkir di kawasan Pasar agar lebih efisien dan ramah bagi pengunjung.

Baca juga: Rapat Penanggulangan Banjir Kota Jambi, Walikota Maulana Peroleh Informasi Penyebab Banjir dari BWSS VI Jambi, Ini Masalahnya

Baca juga: Optimisme Perbankan Menguat, OJK: Stabilitas Makroekonomi Jadi Faktor Kunci

“Kami ingin pengunjung hanya membayar sekali. Dinas Perhubungan harus segera menata ulang sistem parkir ini dengan baik. Jika ada pihak yang menghalangi kebijakan ini, kami akan meminta dukungan dari aparat penegak hukum,” tegasnya.

Maulana juga mengakui bahwa kebijakan ini akan berdampak pada pendapatan daerah, yang diperkirakan akan mengalami penurunan sekitar Rp1 miliar.

Namun, ia menekankan bahwa kepentingan masyarakat dan revitalisasi ekonomi di Pasar Kota Jambi jauh lebih penting.

Langkah ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja Wali Kota Maulana untuk mengatasi berbagai permasalahan yang ada di kota.

Dengan kebijakan baru ini, diharapkan aktivitas perdagangan di Pasar Kota Jambi bisa kembali bergairah, memberikan manfaat bagi para pedagang, dan meningkatkan kunjungan masyarakat.(*)




Rapat Penanggulangan Banjir Kota Jambi, Walikota Maulana Peroleh Informasi Penyebab Banjir dari BWSS VI Jambi, Ini Masalahnya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Walikota Jambi, Dr dr H Maulana MKM, didampingi Wakil Walikota Jambi, Diz Hazrah Aljosha SE MA, memimpin rapat percepatan penanganan dan penanggulangan banjir di wilayah Kota Jambi, Selasa 4 Maret 2024.

Rapat yang dihadiri oleh sejumlah instansi terkait, seperti BWSS VI Jambi, Dinas PUPR Kota Jambi, Bappeda, Perkim, DLH, Bagian Pemerintahan, dan lainnya, bertujuan untuk mencari solusi atas persoalan banjir yang sering terjadi di wilayah ini.

Rapat dimulai dengan pemaparan dari kepala BWSS VI Jambi, David Partonggo Oloan Marpaung mengenai kondisi pengairan di Kota Jambi.

Dalam pemaparan tersebut, terungkap bahwa beberapa titik rawan banjir di Kota Jambi disebabkan oleh masalah pengelolaan sungai yang tidak optimal.

baca juga: Wali Kota Jambi Maulana Instruksikan Camat dan Lurah Tangani Banjir

Baca juga: Pemerintah Hadir, Wawako Diza Cek Banjir dan Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Bagi Warga Terdampak

Sebagai contoh, kondisi sungai yang seharusnya semakin lebar dari hulu ke hilir malah justru semakin menyempit di Kota Jambi.

Selain itu, terdapat penyumbatan di Sungai Asam, Kambang, dan Tembuku yang menjadi penyebab banjir di beberapa kawasan.

Menurutnya, penyempitan sungai dan adanya penyumbatan tersebut menghambat aliran air, sehingga menyebabkan banjir di musim hujan.

Sementara itu Wali Kota Jambi, Maulana menyebutkan dan berharap ada dana yang digelontorkan pemerintah pusat untuk penanganan banjir di Kota Jambi.

“Kondisi ini memerlukan perhatian serius. Kami berharap ada dukungan dana dari pusat melalui BWSS VI untuk mempercepat penanganan banjir di Kota Jambi,” ujar Maulana dalam rapat tersebut.

Selain itu, rapat juga membahas kendala pembebasan lahan yang sering menghambat upaya normalisasi sungai.

Maulana mengharapkan agar masalah ini dapat segera diselesaikan, sehingga upaya penanggulangan banjir dapat berjalan lancar.

Dengan adanya rapat ini, diharapkan koordinasi antar instansi terkait dapat lebih baik dalam menangani masalah banjir yang sering melanda Kota Jambi.

Pihak-pihak terkait berkomitmen untuk bersama-sama mencari solusi yang efektif agar banjir di Kota Jambi dapat diminimalisir di masa depan.(*)




Walikota Maulana Paparkan 11 Program Unggulan Kota Jambi Bahagia, Cek Selengkapnya di Sini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M menyampaikan pidato perdananya dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi setelah resmi dilantik oleh Presiden Prabowo pada tanggal 20 Februari lalu.

Wali Kota dokter Maulana bersama Wakilnya Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A resmi memimpin Kota Jambi untuk masa jabatan 2025-2030.

Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi dengan agenda tunggal mendengarkan Pidato Wali Kota Jambi yang berlangsung di Ruang Rapat Swarnabhumi Gedung DPRD Kota Jambi Senin (3/3/2025) itu dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly.

Wali Kota Maulana menyampaikan pidatonya dihadapan hampir seribuan audiens yang terdiri dari anggota DPRD Kota Jambi, unsur Forkopimda, jajaran pejabat pemerintah daerah dan vertikal, unsur Partai Politik, Forum RT serta komunitas masyarakat.

Baca juga: Gubernur Jambi Al Haris Paparkan Rencana Kerja 100 Hari di Rapat Paripurna DPRD

Baca juga: Sertijab Walikota Jambi Berlangsung Khidmat, Sejumlah Hal Penting Disampaikan Menuju Kota Jambi Bahagia

Pidato ini dilaksanakan untuk menandai langkah awal kepemimpinan Maulana-Diza menakhodai Tanah Pilih Pusako Batuah dengan sejumlah peluang dan tantangannya.

Dalam pidatonya, Maulana mengawali dengan mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada seluruh masyarakat Kota Jambi serta 12 Partai Politik koalisi yang telah memberikan dukungannya pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi.

“Saya dan bang Diza sangat bersyukur atas kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat dan partai-partai politik, yang telah mempercayakan kami untuk memimpin Kota Jambi selama lima tahun ke depan,” ujar Maulana.

Selain itu, Wali Kota Maulana juga mengapresiasi petugas keamanan dan penyelenggara Pemilu yang telah sukses menyelenggarakan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi dengan lancar, tertib dan aman.

baca juga: Pisah Sambut Pj Walikota Jambi Penuh Haru, Walikota Maulana Apresiasi Dedikasi Sri Purwaningsih

Baca juga: Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly Ajak Sinergi dengan Eksekutif, Demi Kesejahteraan Masyarakat

“Terimakasih yang tulus juga kepada petugas keamanan, KPU, Bawaslu, PPK, petugas TPS, para saksi, dan seluruh yang terlibat dalam momen tersebut, sehingga Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi berlangsung lancar, tertib dan aman,” tambahnya.

Wali Kota pengusung visi misi Kota Jambi Bahagia itu mengingatkan bahwa, setelah kemeriahan kontestasi politik, kini saatnya bagi semua pihak untuk fokus pada pembangunan dan kemajuan Kota Jambi.

“Saatnya kita menatap masa depan dengan semangat optimisme dan persatuan. Tantangan besar menanti, namun saya yakin kita dapat menghadapinya dengan semangat untuk memajukan Tanah Pilih yang kita cintai ini,” katanya.

Kata Maulana, Kota Jambi telah mengalami perkembangan yang pesat, baik dari segi fisik maupun perekonomian, Kota Jambi semakin menarik dengan berbagai dinamika perkotaan yang memberikan warna tersendiri bagi kehidupan masyarakat.

baca juga: Walikota Jambi Maulana Sampaikan Pidato Perdana, Fokus pada Pembangunan dan Kemajuan Kota Jambi 2025-2030

Baca juga: Pidato Perdana, Maulana Ajak Semua Pihak Bersatu Bangun Kota Jambi Bahagia

“Kota Jambi kini telah berkembang pesat, dengan mobilitas barang dan orang yang tak pernah berhenti, yang menjadi indikator nadi ekonomi kota. Kami juga bangga dengan keberagaman dan toleransi yang ada, yang memperkuat keharmonisan kota ini,” ungkap Maulana.

Maulana juga menyampaikan, data penting terkait indikator makro daerah Kota Jambi yang menunjukkan kemajuan.

Di antaranya, pertumbuhan ekonomi Kota Jambi yang mencapai 4,98% pada tahun 2024, serta angka inflasi yang berhasil dikendalikan pada 1,16% YoY.

Selain itu, PDRB per kapita Kota Jambi tercatat sebesar 68,5 juta rupiah, dengan Gini Ratio yang relatif kecil yaitu 0,372.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Jambi juga berada pada angka yang tinggi, yakni 81,77, dengan angka harapan hidup 75,12 tahun dan harapan lama sekolah mencapai 15,55 tahun.

Namun, Maulana juga menekankan bahwa, meskipun Kota Jambi telah mengalami banyak kemajuan, masih banyak pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan.

“Kami dan DPRD berkomitmen untuk terus bekerja keras dalam menyelesaikan berbagai masalah yang ada. Kami menyadari betul bahwa tantangan terbesar ke depan adalah bagaimana menjawab isu-isu penting yang masih mengemuka di masyarakat,” tegasnya.

Beberapa isu utama yang akan menjadi perhatian serius Maulana-Diza antara lain di bidang kesehatan, seperti peningkatan akses layanan kesehatan, penanggulangan stunting, dan penanganan penyakit TBC dan HIV/AIDS.

Di bidang pendidikan, Maulana-Diza berencana untuk meningkatkan mutu pendidikan, kualitas tenaga pendidik, serta fasilitas sarana dan prasarana sekolah.

Selain itu, Maulana juga menyoroti masalah sosial seperti kenakalan remaja, kurangnya ruang bagi generasi muda untuk berekspresi, serta tantangan dalam pelestarian adat dan budaya.

Di sektor ekonomi, tantangan besar yang dihadapi adalah angka kemiskinan dan pengangguran yang masih tinggi, serta penguatan UMKM dan sektor pariwisata.
Kota Jambi juga dihadapkan pada tantangan dalam hal infrastruktur dan lingkungan hidup.

“Kami akan berupaya mengatasi masalah seperti kurangnya cakupan layanan air minum, infrastruktur jalan yang belum memadai, serta permasalahan sampah dan polusi,” ungkap Maulana.

Tak kalah pentingnya, Wali Kota Maulana juga menyoroti masalah birokrasi dan pelayanan publik.

“Kami akan terus meningkatkan tata kelola pemerintahan, kualitas pelayanan publik, serta menegakkan hukum dan keamanan di Kota Jambi,” lanjut Maulana.

Dalam penutupan pidatonya, Maulana mengajak seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan di Kota Jambi untuk bersama-sama mewujudkan Kota Jambi Bahagia yang lebih baik.

“Mari kita bersama-sama mengatasi tantangan ini dan membangun Kota Jambi menjadi lebih maju, sejahtera, dan harmonis, demi kebahagiaan seluruh masyarakat,” tutup Maulana dengan penuh semangat.

Dengan komitmen yang kuat dan visi yang jelas, kepemimpinan Maulana dan Diza diharapkan mampu membawa Kota Jambi menuju masa depan yang lebih gemilang, meskipun masih banyak pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan.

Maulana juga mengakui bahwa masih banyak tantangan yang harus diatasi, terutama dalam bidang infrastruktur, pengelolaan lingkungan, kemiskinan, dan akses pelayanan publik. Oleh karena itu, ia telah menyusun 11 program unggulan yang akan menjadi prioritas dalam pemerintahannya.

Ia merincikan 11 Program Unggulan Kota Jambi Bahagia, yakni :

1. KARTU BAHAGIA program yang memastikan bahwa setiap keluarga MBR yang telah di verifikasi dan validasi akan memiliki 1 akun terintegrasi untuk mengakses program bantuan pemerintah kota Jambi secara tepat sasaran.

Program ini akan mengurangi beban pengeluaran warga tidak mampu, sehingga diharapkan angka kemiskinan akan turun.

2. BALIKAT atau Balai Latihan Kerja Tematik sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan, kompetensi dan daya saing tenaga kerja yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

3. BANK HARKAT atau Bantuan kelompok usaha masyarakat; yang ditujukan untuk Menciptakan ekosistem kelompok usaha yang kuat guna mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

4. RUMEL atau Ruang Milenial, merupakan program yang ditujukan untuk Menciptakan ruang bagi generasi muda menjadi pribadi yang tangguh, kreatif, dan berdaya saing, berprestasi serta mampu berkontribusi secara positif bagi masyarakat, pembangunan daerah, bangsa dan negara.

5. KAMPUNG BAHAGIA merupakan solusi inovatif dalam pemberdayaan masyarakat melalui transfer program sebesar 100 juta per RT, yang ditujukan untuk penguatan infrastruktur dan sarpras lingkungan dan sanitasi, memperkuat sumber daya ekonomi warga, serta peningkatan kelembagaan dan kinerja RT yang mengedepankan kohesi sosial dalam semangat kegotong-royongan.

6. LANSIA BAHAGIA adalah sebuah komitmen untuk memastikan bahwa para lanjut usia (lansia) dapat menjalani kehidupan yang sehat, nyaman, bermartabat, berkualitas dan bahagia.

7. ΚΟΤΑ ΤΑNGGUH adalah program yang diinisiasi untuk mewujudkan Kota yang akomodatif terhadap kebutuhan, aktivitas sosial, ekonomi dan kemasyarakatan penduduknya. Kota yang bersih, nyaman, modern dan estetik.

Hal ini akan dilakukan dengan penataan ruang yang terarah dan kompak, pembangunan dan pengembangan sarana prasarana, utilitas dan sistim jaringan yang mampu mengatasi banjir, mobilitas dan kemacetan, mitigasi dampak dan resiko bencana, serta mengembangkan kawasan-kawasan khusus dan tematik yang mendukung pertumbuhan ekonomi, ketahanan masyarakat, dan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

8. BAHAGIA BERBUDAYA merupakan program unggulan yang ditujukan untuk melestarikan potensi aset budaya dan sejarah benda dan tak benda, serta memberi ruang yang luas bagi tumbuh kembangnya nilai-nilai keagamaan dalam toleransi dan keselarasan adat, budaya dan etnik nusantara dan dunia guna mendorong perkembangan pariwisata daerah.

9. APEL KOTA yang merupakan akronim dari Aparatur yang melayani, kompeten dan berintegritas adalah komitmen Kami untuk mewujudkan birokrasi dan pemerintahan yang baik dan modern, melalui penataan kelembagaan daerah, pengelolaan SDM Aparatur yang kompeten, adaptif dan berintegritas dengan menerapkan reward and punishment secara objektif dan berkeadilan.

10. BALAP atau Bahagia Berintegritas Pelayanan Anti Pungli. Program ini ditujukan untuk mewujudkan pelayanan publik yang demokratis, akuntabel, transparan, dan inklusif dengan membangun budaya melayani yang ramah, responsif, kepastian dan berintegritas.

11. CALL CENTER BAHAGIA merupakan satu upaya solutif yang menunjukkan kehadiran pemerintah non stop melayani dan menangani pengaduan masyarakat secara mudah, cepat tanggap, serta terkoneksi dan terintegrasi dengan unit layanan terkait secara langsung.

Maulana juga memaparkan beberapa program yang akan dijalankan dalam 100 hari kerja pertama antara lain:

1. Revitalisasi Infrastruktur:

Perbaikan 101 titik jalan rusak di Kota Jambi. Pembangunan dan rehabilitasi jembatan penghubung antar-kawasan.
Pemasangan 1.500 lampu penerangan jalan umum (LPJU) untuk menciptakan kota yang lebih terang dan aman.

2. Penanggulangan Banjir:

Normalisasi Sungai Asam dan perbaikan drainase. Pembangunan kolam retensi untuk mengurangi genangan air di kawasan rawan banjir.

3. Peningkatan Pelayanan Publik:

Digitalisasi layanan administrasi kependudukan dan perizinan agar lebih cepat dan efisien. Optimalisasi pelayanan di Puskesmas dan rumah sakit daerah. Termasuk menghilangkan palang portal retribusi parkir di Kawasan Pasar, Kota Jambi. Jadi masyarakat cukup bayar 1 kali saja.

4. Pemberdayaan Ekonomi dan UMKM:

Program BALIKAT (Bantuan Modal Kecil Berbunga Rendah) untuk UMKM. KAMPUNG BAHAGIA sebagai program pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.

Wali Kota Jambi, Dr. Maulana, MKM, bersama Wakil Wali Kota Diza Aljosha, menegaskan komitmennya dalam membangun Kota Jambi Bahagia dengan menetapkan 11 program unggulan dan rencana kerja 100 hari pertama.

Dengan langkah-langkah strategis ini, Pemkot Jambi optimistis dapat mewujudkan kota yang lebih maju, nyaman, dan sejahtera bagi seluruh warganya.(*)




Sertijab Walikota Jambi Berlangsung Khidmat, Sejumlah Hal Penting Disampaikan Menuju Kota Jambi Bahagia

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menggelar prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) dari Penjabat (Pj) Wali Kota Jambi periode 7 November 2023 – 20 Februari 2025 Sri Purwaningsih kepada Wali Kota Jambi periode 2025 – 2030 Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, Senin pagi (3/3/2025).

Berlangsung di Aula Griya Mayang Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Sertijab Wali Kota Jambi yang ditandai dengan penyerahan memori jabatan dari Sri Purwaningsih kepada Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M itu disaksikan langsung oleh Gubernur Jambi Al Haris.

Dalam acara itu juga dilakukan penandatanganan berita acara serta penyerahan Piagam Penghargaan dari pemerintah Provinsi Jambi yang diserahkan langsung oleh Gubernur Jambi Al Haris kepada Sri Purwaningsih atas pengabdiannya selama menjabat sebagai Pj Wali Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Sri Purwaningsih mengucapkan rasa syukurnya karena telah merampungkan tugas utamanya sebagai Pj Wali Kota Jambi sesuai target, diantaranya menyukseskan Pemilu dan Pilkada.

Baca juga: Pisah Sambut Pj Walikota Jambi Penuh Haru, Walikota Maulana Apresiasi Dedikasi Sri Purwaningsih

Baca juga: Jembatan Belly Tiba di Lokasi Longsor, Proses Pemasangan Butuh Waktu Lima Hari

“Kepada Pak Gubernur saya mengucapkan terima kasih atas bimbingan dan arahannya. Dan kepada Forkopimda kota Jambi saya juga ucapkan apresiasi atas sinergitas sehingga tugas yang saya emban bisa berjalan lancar, aman dan kondusif,” ujar Sri.

Sri juga menekankan, keberhasilan dalam memimpin kota Jambi tidak semata-mata hanya atas kerja dirinya, namun berkat kolaborasi dan kekompakan semua stakeholder.

“Dibelakang saya ada Pak Sekda dan jajaran Pemkot Jambi lainnya yang mendukung penuh terhadap tugas-tugas saya sebagai Pj Wali Kota,” tekannya.

“Dalam pelaksanaan tugas-tugas sebagai Pj Wali Kota, barangkali masih ada yang kurang, maka saya mohon maaf, dan kepada Wali Kota, Wakil Wali Kota agar berkenan menuntaskan setiap kerja yang belum terlaksana atau belum maksimal dilaksanakan,” tutup Sri.

Baca juga: Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly Ajak Sinergi dengan Eksekutif, Demi Kesejahteraan Masyarakat

Baca juga: Walikota Jambi Maulana Sampaikan Pidato Perdana, Fokus pada Pembangunan dan Kemajuan Kota Jambi 2025-2030

Sementara itu, Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M dalam sambutanya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pengabdian serta dedikasi yang telah diberikan Sri Purwaningsih selama menjabat sebagai Pj Wali Kota Jambi.

“Memimpin Kota Jambi seorang diri tanpa wakil, bersama Pak Sekda namun pemerintahan ini bisa berjalan dengan baik. Saya bersama Pak Wawako dan atas nama masyarakat Kota Jambi memberikan penghargaan yang tinggi kepada Ibu. Kami akan berusaha untuk melanjutkan apa yang belum tuntas dikerjakan karena pada dasarnya dinamika kepemimpinan ini tidak akan pernah selesai,” ujarnya.

Wako Maulana juga mengutip amanat Presiden Prabowo saat mengikuti retreat.

Di mana kata Maulana, Prabowo menyampaikan pesan bahwa tugas utama Kepala Daerah adalah berjuang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Tentu upaya ini harus dilakukan dengan kerja keras sesuai dengan kewenangan yang dimiliki. Untuk itu kami mohon dukungan Bapak Gubernur dan jajaran Pemerintah Provinsi dalam upaya meningkatkan kedudukan dan fungsi Kota Jambi sebagai Ibu Kota Provinsi dan juga kedudukannya sebagai pusat kegiatan nasional di pulau Sumatera,” ucap Maulana.

Wali Kota Dr. dr. H. Maulana, M.K.M juga berharap dukungan Gubernur, agar program unggulan Kota Jambi Bahagia dapat terlaksana dengan baik, di antaranya pengelolaan kawasan wisata Tanggo Rajo, jembatan Titian Arasyi dan Gentala Arasyi.

Selain itu, kepada Gubernur, Wako Maulana juga meminta dukungan pembangunan jalan lingkar baru dan jembatan layang untuk mengurangi kepadatan kendaraan dalam Kota Jambi.

“Selanjutnya, pembangunan jalan Lingkar Utara dan Pembangunan Lingkar Barat dan Selatan diluar Kota Jambi untuk mengurangi tekanan kendaraan dengan tonase besar pada ruas jalan dalam kota. Kemudian, pembangunan jalan 4 lajur 2 arah pada ruas jalan nasional dari Simpang Paal X (Jl Surya Dharma-Jl Mayor Marzuki-Jl.Pangeran Hidayat) sampai Simpang Kawat. Serta penataan persimpangan ruas jalan nasional dan provinsi serta pembangunan jalan layang Sipin dan Sudirman-Gatot Subroto untuk mengurangi kemacetan,” harap Maulana.

Kata Maulana, dalam menyelesaikan setiap permasalahan pembangunan tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri, namun butuh sinergi dan dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah provinsi dan pusat.

“Mudah-mudahan sinergi yang telah terjalin diantara kita bisa terus ditingkatkan untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang ada di kota Jambi yang kita cintai ini,” tuturnya.

Terkait dengan program kerja 100 hari, khususnya dalam menangani permasalahan banjir, Maulana akan melanjutkan kolaborasi pembangunan sistim pengendalian banjir Kota Jambi yang sinergi antara BWSS VI Kementerian PU, Dinas PUPR Provinsi dan Pemerintah Kota Jambi.

“Tentu kita menginginkan seluruh potensi daerah dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kesejahteraan rakyat, maka dari itu, rekan-rekan Forkopimda dan seluruh jajaran Pemerintahan Kota Jambi dapat berkolaborasi dan bersinergi untuk mewujudkan visi Kota Jambi Bahagia, sebagaimana arahan Bapak Presiden yang menekankan pentingnya kekompakan, hilirisasi dan industrialisasi, serta semangat patriotisme dan nasionalisme sebagai kunci percepatan pembangunan daerah dan kemakmuran rakyat,” tutup Maulana.

Dalam arahannya, Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Sri Purwaningsih atas pengabdiannya selama menjabat sebagai Pj Wali Kota Jambi, salah satunya dengan menyukseskan penyelenggaraan Pemilu serentak di Kota Jambi.

“Alhamdulillah, Ibu Sri Purwaningsih telah merampungkan tugasnya sebagai Pj Wali Kota Jambi, dari apa yang telah diemban selama menjabat Pj Wali Kota Jambi semua tugas pemerintahan telah dinilai sukses dan selesai,” kata dia.

“Sekarang, tantangan kita kedepan adalah bagaimana pimpinan baru Kota Jambi dapat menjalankan estafet kepemimpinan ini dengan baik, diantaranya mampu menarik investor datang ke kota Jambi yang merupakan etalasenya Provinsi Jambi,” ujar Gubernur.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan akan mendukung maksimal pembangunan kota Jambi sebagai etalase Provinsi Jambi. Terkait Gentala Arasy, Gubernur juga mempersilahkan Pemkot Jambi untuk mentata secara langsung, sehingga bisa berdampak pada pendapatan daerah.

“Kita ingin kota Jambi sebagai etalase harus bagus, baik dari segi investasi, tata ruang dan lainnya,” singkatnya.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur Al Haris berpesan agar Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi menyelaraskan program kerja yang diusung dengan program kerja Provinsi maupun Pusat.(*)