Bupati Merangin: 60 Persen Jalan Rusak, Pembangunan Harus Tepat Sasaran

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Kemajuan suatu daerah tidak hanya bergantung pada besarnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tetapi lebih kepada bagaimana kebijakan dan regulasi berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Merangin, H. M. Syukur, saat Safari Ramadhan 1446 H bersama Ketua TP PKK Merangin, Hj. Lavita Syukur, di Masjid Baitussalam, Desa Sungai Udang, Kecamatan Pamenang, pada Senin malam (17/3).

Dengan anggaran yang terbatas, tapi jika dialokasikan dengan tepat sasaran, Insya Allah sedikit demi sedikit permasalahan di Merangin dapat teratasi. Apalagi kondisi jalan kita yang mencapai 1.100 km, di mana hampir 60 persennya mengalami kerusakan berat,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan bahwa perbaikan jalan di Merangin harus dilakukan dengan strategi yang tepat agar akses transportasi tetap lancar bagi seluruh masyarakat.

Baca juga:  Bupati Merangin Minta Mantan Pejabat Kembalikan Kendaraan Dinas, Ini Alasannya

Baca juga:  Bencana Longsor dan Banjir Melanda Merangin, Wabup Ajak Warga Waspada

“Jika masih ada jalan yang sedikit bergelombang, itu bukan masalah besar, yang terpenting jalan tetap bisa dilalui dan tidak sampai memutus akses warga keluar-masuk kampung,” tambahnya.

Ia juga berharap pada tahun 2025 akan ada pembangunan jalan yang melewati Desa Sungai Udang dan SPE, sehingga akses masyarakat semakin mudah.

Menurut Bupati H. M. Syukur, pembangunan Merangin bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat.

“Tidak bisa hanya mengandalkan bupati, wakil bupati, atau kepala OPD saja. Semua elemen masyarakat harus turut serta dalam membangun Merangin agar lebih maju,” tegasnya.

Baca juga:  Bupati Merangin Ajak Masyarakat Bersatu Membangun Merangin Menuju 2030

Baca juga:  Waspada! Merangin hingga Tebo Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir Siang Ini

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Merangin juga menyalurkan bantuan CSR dari Bank 9 Jambi sebesar Rp10 juta untuk pembangunan masjid, serta santunan kepada 30 anak yatim.

Selain itu, bantuan alat kebersihan masjid juga diberikan oleh Ketua Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Merangin, Arfandi Ibnu Hajar, yang turut hadir sebagai penceramah dalam acara tersebut.

Bupati berharap dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, Merangin dapat terus berkembang meskipun dengan anggaran terbatas.(*)




Banjir Landa Muaro Jambi, 50 Sekolah Terendam dan Aktivitas Belajar Terganggu

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Puluhan sekolah di Kabupaten Muaro Jambi terdampak banjir yang melanda beberapa kecamatan di wilayah tersebut.

Banjir ini terutama merendam sekolah-sekolah yang berada di daerah dataran rendah, menyebabkan aktivitas belajar mengajar harus dilakukan secara daring (online).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Muaro Jambi, Firdaus, mengungkapkan bahwa total 40 Sekolah Dasar (SD) dan 10 Sekolah Menengah Pertama (SMP) terdampak banjir.

Meskipun demikian, proses belajar tetap berjalan dengan sistem pembelajaran daring.

Baca juga:  Bupati Muaro Jambi Tanam Jagung Hibrida sebagai Dukungan Swasembada Pangan

Baca juga:  Banjir Melanda Muaro Jambi, Bupati BBS dan Wakil Bupati Junaidi Salurkan Bantuan ke Korban

“Semua siswa diberikan tugas oleh guru dan mengerjakannya di rumah. Ini untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung meskipun sekolah terendam banjir,” ujar Firdaus.

Firdaus menjelaskan bahwa tidak semua sekolah benar-benar tenggelam. Beberapa sekolah hanya mengalami banjir di bagian halaman, terutama yang memiliki bangunan bertiang.

Namun, akses menuju sekolah menjadi kendala karena jalanan terendam air sehingga tidak memungkinkan bagi siswa dan guru untuk berjalan kaki.

“Ada sekolah yang hanya bagian halamannya tergenang, tetapi akses menuju sekolah benar-benar terputus akibat banjir, jelasnya.

Baca juga:  Bupati Muaro Jambi Ajak ASN Bangun Sinergi dalam Mewujudkan Visi Misi Daerah

Baca juga:  Setelah Sebulan Kabur, Zul Ditangkap Kembali Polres Muaro Jambi di Desa Tantan

Dalam situasi ini, Firdaus juga mengingatkan para orang tua untuk mengawasi anak-anak mereka agar tidak bermain air sembarangan.

Kami mengimbau orang tua untuk selalu menjaga anak-anaknya dan membatasi aktivitas bermain air karena dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan, seperti penyakit kulit dan infeksi,” tambahnya.

Masyarakat setempat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah-langkah untuk menangani banjir agar aktivitas sekolah dapat kembali berjalan normal.(*)




Fokus di PSU Kabupaten Bungo, Bakri Sebut PAN Siap Berjuang!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Partai Amanat Nasional (PAN) semakin mengukuhkan posisinya sebagai kekuatan politik dominan di Jambi, dengan raihan kursi terbanyak di parlemen.

Keberhasilan ini menjadi modal besar bagi PAN dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, terutama dalam Pemilihan Suara Ulang (PSU) Kabupaten Bungo.

Ketua DPW PAN Jambi, H. Bakri, menegaskan bahwa partainya akan berjuang maksimal untuk memenangkan PSU Kabupaten Bungo dengan mendukung Dedi sebagai calon dari PAN.

“Kami meminta seluruh anggota DPRD, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, untuk turun langsung dan membantu memenangkan calon dari PAN,” ujar H. Bakri saat menghadiri acara buka puasa bersama di Rumah PAN Jambi, baru-baru ini.

Baca juga:  KPU Kabupaten Bungo Siapkan Logistik, untuk PSU 21 TPS Pasca Putusan MK

Baca juga:  Paling Lambat 45 Hari Pasca Putusan, Ini Lokasi PSU di Kabupaten Bungo

Dengan strategi yang solid dan dukungan penuh dari kader, PAN optimis mempertahankan dan memperluas pengaruhnya di Pilkada mendatang.

Tidak hanya sukses di tingkat provinsi, PAN juga memperluas dominasinya di DPRD kabupaten/kota.

Jika sebelumnya hanya memiliki 4 kursi pimpinan DPRD, kini jumlahnya meningkat menjadi 7 kursi di 11 kabupaten/kota di Provinsi Jambi.

Dulu kita hanya punya empat kursi pimpinan, sekarang sudah bertambah menjadi tujuh, baik sebagai Ketua maupun Wakil Ketua DPRD di tingkat kabupaten/kota,” jelas H. Bakri, yang juga telah menjabat sebagai anggota Komisi V DPR RI selama empat periode.

Baca juga:  Kolaborasi dan Sinergi Tangani Banjir, Gubernur dan Wali Kota Turun Bersama Tinjau Warga Terdampak

Baca juga:  Walikota dan Wawako Jambi Dampingi Gubernur, Tinjau Lokasi Banjir dan Berikan Bantuan Sembako

Pencapaian ini semakin memperkokoh PAN sebagai partai dominan di Jambi, sekaligus membuktikan bahwa strategi politik yang diterapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap PAN.

Sebelumnya, PAN memiliki keterwakilan terbatas di struktur pimpinan DPRD Provinsi Jambi. Bahkan, tidak memiliki kursi pimpinan sama sekali.

Namun, sejak kepemimpinan H. Bakri, PAN berhasil memecahkan rekor dengan merebut kursi Ketua DPRD Provinsi Jambi untuk pertama kalinya.

Alhamdulillah, PAN Jambi terus menunjukkan eksistensinya di kancah politik daerah. Dari yang sebelumnya tidak memiliki kursi pimpinan DPRD Provinsi, kini kita berhasil meraih posisi Ketua DPRD untuk pertama kalinya,” ungkap H. Bakri.

Baca juga:  Walikota Jambi Maulana Sebut Sosialisasi Perda RTRW Penting, untuk Hindari Kesalahan Penggunaan Lahan

Baca juga:  Pastikan Warga Terlayani, Wawako Diza Salurkan Bantuan Tanggap Darurat 

Kesuksesan ini menunjukkan bahwa PAN telah mengalami pertumbuhan politik yang signifikan, menjadikannya salah satu partai yang paling diperhitungkan di Jambi.

Menjelang Pilkada 2024 lalu, PAN semakin mengintensifkan konsolidasi dengan kader dan simpatisan di berbagai daerah.

Dengan strategi yang ada, PAN berambisi untuk mempertahankan kemenangan di Jambi serta memperluas dominasi di Pilkada 2024.

Keberhasilan PAN dalam merebut kursi Ketua DPRD Provinsi Jambi, menambah jumlah kursi pimpinan DPRD kabupaten/kota, serta memenangkan Pilpres dan Pileg di Jambi, menjadi bukti nyata bahwa partai ini semakin solid dan dipercaya masyarakat.

Kini, fokus utama PAN adalah memastikan kemenangan di Pilkada 2024, khususnya dalam PSU Kabupaten Bungo, serta mempertahankan posisi strategis yang telah diraih.(*)




Longsor Ancam Akses Dusun Tapiandanto Bungo, Jalan Tinggal 1 Meter!

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Jalan kabupaten yang menghubungkan Dusun Tapiandanto, Kecamatan Jujuhan Ilir, mengalami kerusakan parah setelah dijadikan jalur alternatif pasca putusnya jalan utama Jambi-Sumbar pada Minggu (2/3/2025) lalu.

Akibatnya, kondisi badan jalan hampir seluruhnya amblas, menyisakan lebar kurang dari satu meter.

Kendaraan dengan muatan di atas tiga ton sudah tidak bisa melintas, meningkatkan risiko keterisolasian bagi warga sekitar.

Kerusakan ini diduga terjadi akibat tingginya volume kendaraan berat yang melewati jalan tersebut setelah putusnya jalan utama Jambi-Sumbar.

Baca juga:  Jalan Rusak Parah di Dusun Tepian Danto, Warga Desak Pemkab Bungo Segera Perbaiki

Baca juga:  Proyek Jembatan Bailey di Bungo Molor, Kemacetan Meningkat di Jalan Lintas Sumatera

Hal ini diungkapkan oleh Yuliana S.Gz, Datin Rio Dusun Tapiandanto.

“Jalan ini rusak karena banyak kendaraan bermuatan lebih dari lima ton melintas. Kami berharap Dinas PUPR Bungo segera turun tangan membangun box culvert, karena arus mudik Lebaran akan segera ramai, dan jalan ini satu-satunya akses utama di Jujuhan Ilir, ujar Yuliana.

Menurutnya, jika perbaikan tidak dilakukan segera, bagian jalan yang tersisa bisa ambruk sepenuhnya, mengakibatkan akses transportasi terputus total.

Saat ini, kendaraan kecil masih bisa melintas, tetapi dengan risiko tinggi karena banyaknya lubang dalam di sepanjang jalan.

Baca juga:  Warga Sei Pinang Hanyut di Sungai Batang Bungo, Pencarian Masih Berlangsung

Baca juga:  Proses Administrasi Tertunda, Pengangkatan CPNS 2024 di Bungo Baru Dilaksanakan pada Oktober 2025

Kerusakan jalan ini semakin memprihatinkan karena Dusun Tapiandanto menjadi jalur alternatif utama bagi pemudik yang melintas dari Jambi ke Sumbar.

Jika dibiarkan, jalur ini akan semakin sulit dilewati, sehingga memicu lonjakan kemacetan dan risiko kecelakaan.

Warga setempat berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan konkret agar akses mereka tidak semakin terhambat, terutama menjelang Lebaran, saat lalu lintas kendaraan meningkat tajam.

“Kami khawatir jika tidak segera diperbaiki, Dusun Tapiandanto dan desa sekitar bisa terisolasi total. Pemerintah harus bertindak cepat sebelum jalan benar-benar putus,” tegas seorang warga.

Baca juga:  Hasil Sidak Ditemukaan Takaran Minyakkita Tidak Sesuai, Polres Bungo Lakukan Penyelidikan

Baca juga:  Banjir Rendam 20 Hektare Lahan Sawah di Aurgading, Petani di Bungo Terancam Gagal Panen

Melihat kondisi yang semakin memburuk, masyarakat mendesak Dinas PUPR Bungo serta pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah perbaikan sebelum arus mudik meningkat.

Langkah seperti pembangunan box culvert dan penguatan struktur jalan dinilai sebagai solusi terbaik untuk memastikan keamanan dan kelancaran mobilitas warga serta pemudik.

Jika tidak ada tindakan cepat, bukan hanya warga lokal yang terdampak, tetapi juga pemudik yang melintasi jalur ini saat Lebaran.

Kerusakan jalan kabupaten di Dusun Tapiandanto menjadi alarm bagi pemerintah daerah untuk segera bertindak.

Baca juga:  Gasak Aktivitas PETI, Polres Bungo Amankan Alat Berat di Desa Sungai Telang

Baca juga:  KPU Kabupaten Bungo Siapkan Logistik, untuk PSU 21 TPS Pasca Putusan MK

Dengan kondisi jalan yang semakin mengerikan, perbaikan infrastruktur harus segera dilakukan guna menghindari kemacetan besar, kecelakaan, dan keterisolasian warga.

Pemerintah diharapkan segera merespons keluhan warga sebelum akses jalan benar-benar terputus total, terutama menjelang musim mudik Lebaran yang tinggal beberapa minggu lagi.(*)




PAN Jambi Makin Kuat! Ini Strategi H Bakri yang Mengantarkannya ke Puncak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Di bawah kepemimpinan H. A. Bakri HM, SE, Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Jambi berhasil meraih jumlah kursi terbanyak di parlemen, menjadikannya sebagai kekuatan politik utama di wilayah tersebut.

Keberhasilan ini tak lepas dari strategi politik yang cerdas dan kepemimpinan kuat yang diterapkan oleh H. Bakri sejak menjabat Ketua DPW PAN Jambi pada 2018.

Sebelumnya, PAN hanya memiliki keterwakilan terbatas dalam struktur pimpinan DPRD se-Provinsi Jambi.

Bahkan, di DPRD Provinsi Jambi, PAN tidak memiliki kursi pimpinan. Namun, di bawah kepemimpinan H. Bakri, partai ini berhasil mempertahankan kursi Gubernur Jambi sekaligus merebut posisi Ketua DPRD Provinsi Jambi untuk pertama kalinya.

Baca juga:  KPU Kabupaten Bungo Siapkan Logistik, untuk PSU 21 TPS Pasca Putusan MK

Baca juga:  Paling Lambat 45 Hari Pasca Putusan, Ini Lokasi PSU di Kabupaten Bungo

“Alhamdulillah, kita masih bisa bertahan di kursi Gubernur hingga dua periode. Kali ini, kita juga berhasil mendapatkan kursi Ketua DPRD Provinsi Jambi, yang sebelumnya belum pernah kita raih,” ujar H. Bakri saat menghadiri acara buka puasa bersama di Rumah PAN Provinsi Jambi, baru-baru ini.

Tidak hanya di level provinsi, PAN juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam kepemimpinan di tingkat kabupaten/kota.

Jika sebelumnya PAN hanya memiliki 4 kursi pimpinan DPRD, kini jumlahnya naik menjadi 7 kursi di 11 kabupaten/kota di Jambi.

“Dulu kita cuma punya 4 kursi pimpinan, sekarang sudah bertambah menjadi 7, baik sebagai ketua maupun wakil ketua DPRD,” jelas H. Bakri, yang juga anggota Komisi V DPR RI selama empat periode.

Baca juga:  Pilkada-MK Usai "Move On" Lah

Baca juga:  Walikota dan Wawako Jambi Dampingi Gubernur, Tinjau Lokasi Banjir dan Berikan Bantuan Sembako

Keberhasilan ini menegaskan pengaruh PAN yang semakin kuat dalam perpolitikan Jambi, sekaligus menunjukkan soliditas partai di bawah kepemimpinan H. Bakri.

Selain fokus pada kemenangan politik, PAN Jambi juga semakin memperkuat infrastrukturnya. Saat ini, PAN telah memiliki kantor permanen di tingkat provinsi, serta 9 dari 11 kabupaten/kota di Jambi sudah memiliki kantor DPD PAN.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menjadikan PAN sebagai partai yang lebih profesional dan siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

PAN menerapkan strategi politik berbasis isu utama yang relevan bagi masyarakat, seperti infrastruktur, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Selain itu, PAN aktif dalam membangun koalisi strategis guna memperkuat posisi di parlemen.

Baca juga:  Walikota Jambi Maulana Sebut Sosialisasi Perda RTRW Penting, untuk Hindari Kesalahan Penggunaan Lahan

Baca juga:  Pastikan Warga Terlayani, Wawako Diza Salurkan Bantuan Tanggap Darurat 

Di bawah kepemimpinan H. Bakri, PAN Jambi mengalami perubahan signifikan. Kemampuannya dalam mengambil keputusan strategis, serta komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi rakyat, menjadikan PAN semakin solid dan dipercaya masyarakat.

PAN terus memperkuat struktur partai di seluruh Jambi dengan membangun kantor permanen di hampir semua kabupaten/kota, serta memastikan koordinasi yang solid antara pengurus, kader, dan anggota DPRD.

Keberhasilan PAN Jambi di bawah kepemimpinan H. Bakri telah mengukuhkan partai ini sebagai kekuatan politik utama di Jambi. Dengan jumlah kursi terbanyak di parlemen dan strategi politik yang matang, PAN kini berada di puncak kejayaan.

Namun, tantangan ke depan adalah mempertahankan momentum ini. PAN harus terus berinovasi, menjaga soliditas kader, serta menjalankan strategi politik yang lebih adaptif agar tetap menjadi pilihan utama masyarakat Jambi.(*)




Kolaborasi dan Sinergi Tangani Banjir, Gubernur dan Wali Kota Turun Bersama Tinjau Warga Terdampak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Bersama Gubernur Jambi Al Haris, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi Maulana-Diza meninjau sejumlah wilayah dalam kota Jambi yang terdampak banjir, pada Senin siang (17/3/2025).

Adapun daerah yang ditinjau tersebut, yakni Lrg Madrasah RT 11 Kelurahan Legok Kecamatan Danau Sipin, Jln K. H. A Tomok RT 12 Kelurahan Tahtul Yaman, Kecamatan Pelayangan, dan RT 01, Kelurahan Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura.

Tidak hanya meninjau warga yang terdampak banjir, dikesempatan itu Gubernur Al Haris bersama Wali Kota Maulana dan Wakil Wali Kota Diza turut menyalurkan bantuan tanggap darurat berupa paket sembako yang dilangsungkan di Aula Kantor Camat Jambi Timur dan Kelurahan Penyengat Rendah Kecamatan Telanaipura.

Kepada awak media, usai tinjauannya, Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan bahwa tinjauannya bersama Gubernur Jambi itu bertujuan untuk memantau langsung kondisi banjir yang melanda wilayah Kota Jambi, sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga terdampak.

Baca juga:  Walikota dan Wawako Jambi Dampingi Gubernur, Tinjau Lokasi Banjir dan Berikan Bantuan Sembako

Baca juga:  Walikota Jambi Maulana Sebut Sosialisasi Perda RTRW Penting, untuk Hindari Kesalahan Penggunaan Lahan

Maulana juga mengungkapkan terimakasihnya kepada Gubernur Jambi atas kunjungan dan bantuan yang diberikan kepada warga kota Jambi tersebut.

“Atas nama warga dan Pemkot Jambi saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah memberikan bantuan serta hadir langsung untuk melihat kondisi banjir yang terjadi di Kota Jambi ini, dimana saat ini ada 1239 rumah telah terendam banjir,” ungkap Maulana.

Lanjut Maulana, sebagai upaya tanggap dalam posisi Siaga I bencana hidrometeorologi ini jajarannya terus memantau situasi dan telah menyiapkan mitigasi penanganannya, seperti menyiapkan berbagai bantuan, mulai dari logistik, tenda pengungsian, hingga dapur-dapur umum.

“Kami terus memantau situasi jika hujan terus turun lagi karena jumlah rumah yang terdampak bisa bertambah. Dan kami juga sudah memutuskan untuk memberikan bantuan sembako kepada warga yang terdampak, terutama mereka yang tidak bisa bekerja karena rumah mereka terendam apalagi sedang menjalani ibadah puasa,” singkat Wali Kota Maulana.

Baca juga:  Rayakan Hari Hak Konsumen, Hutama Karya Bagikan Takjil dan Voucher Makan di Jalan Tol

Baca juga:  Hari Ini Debit Sungai Batanghari Naik, Pemkot Tetapkan Siaga I, Ini Arahan Wali Kota Maulana

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menegaskan, rakyat harus dapat dilayani dalam kondisi apapun terlebih lagi dalam kondisi bencana banjir saat ini. Kata Al Haris, itu lah wujud hadirnya pemerintah ditengah masyarakat.

“Oleh karena itu, kami memastikan tidak ada warga yang tertinggal dan tidak mendapatkan bantuan, baik dalam hal kesehatan maupun bantuan lainnya,” tegasnya.

Dirinya juga menekankan komitmen pemerintah provinsi Jambi untuk terus mendukung pemerintah kota Jambi dalam upayanya menangani warga terdampak bencana banjir.

“Kota Jambi ini sangat dekat dengan pesisir Sungai Batanghari dan beberapa sungai kecil seperti Sungai Asam dan Danau Sipin. Maka, ketika curah hujan tinggi, luapan dari Sungai Batanghari pasti akan mempengaruhi kondisi di kota ini setiap tahunnya,” tekannya.

Baca juga:  Ivan Wirata Ajak Semua Perusahaan Jambi Dukung Zero ODOL

Baca juga:  Terpilih dalam Muscablub, Kemas Faried Alfarelly Siap Bawa Pramuka Kota Jambi ke Era Baru

“Kami Pemerintah Provinsi memiliki tugas untuk membantu semua Kepala Daerah se-Provinsi Jambi untuk selalu hadir langsung di lapangan guna memastikan warga yang terdampak mendapatkan bantuan sesuai yang dibutuhkan,” pungkasnya.

Tinjauan pimpinan kedua pemerintahan daerah itu menunjukkan komitmen bersama untuk berkolaborasi dan bersinergi guna memastikan keselamatan, kebutuhan dasar serta layanan kesehatan warga terdampak banjir dapat terpenuhi.

Dalam tinjauan tersebut, turut hadir para Kepala Perangkat Daerah terkait dilingkungan Pemprov dan Pemkot Jambi, serta Instansi vertikal Provinsi dan Kota Jambi.(*)




Walikota dan Wawako Jambi Dampingi Gubernur, Tinjau Lokasi Banjir dan Berikan Bantuan Sembako

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kota Jambi mengalami musibah banjir bakibat curah hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Luapan Sungai Batanghari menyebabkan 1.239 rumah warga di berbagai wilayah, termasuk Kelurahan Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura, terendam air.

Walikota Jambi, Maulana dan Wawako Diza bersama Gubernur Jambi, Al Haris, meninjau langsung kondisi banjir pada Senin (17/03/2025).

Selain melihat dampak yang ditimbulkan, pemerintah daerah juga memberikan bantuan sembako bagi warga yang terdampak banjir.

Baca juga:  Libur Idul Fitri 1446 H ASN Ditetapkan, Berikut Jadwalnya dan Harapan Sekda Kota Jambi

Baca juga:  Walikota Jambi Maulana Sebut Sosialisasi Perda RTRW Penting, untuk Hindari Kesalahan Penggunaan Lahan

“Terima kasih kepada Gubernur Jambi yang telah memberikan bantuan sembako dan meninjau langsung kondisi warga,” ujar Walikota Maulana.

Ia juga menambahkan bahwa, pemerintah Kota Jambi terus memantau perkembangan situasi dan siap menghadapi kemungkinan banjir yang lebih luas jika hujan kembali turun.

Banjir besar ini tidak hanya menyebabkan ribuan warga kehilangan tempat tinggal sementara, tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi.

Banyak kepala keluarga yang tidak dapat bekerja karena tempat usaha mereka terendam air.

Baca juga:  Hari Ini Debit Sungai Batanghari Naik, Pemkot Tetapkan Siaga I, Ini Arahan Wali Kota Maulana

Baca juga:  Walikota Maulana: Bantuan Ramadan 1446 H Jadi Sumber Harapan Bagi Anak Yatim Piatu

“Kami memutuskan untuk memberikan bantuan sembako kepada warga yang kesulitan. Alhamdulillah, kami mendapat dukungan penuh dari Gubernur Jambi,” kata Maulana.

Pemerintah Kota Jambi mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir untuk tetap waspada, mengingat potensi hujan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.(*)




Libur Idul Fitri 1446 H ASN Ditetapkan, Berikut Jadwalnya dan Harapan Sekda Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID– Pemkot Jambi telah menetapkan jadwal libur bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Jambi selama perayaan Idul Fitri 2025.

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri, libur Idul Fitri bagi ASN di Kota Jambi akan berlangsung mulai 28 Maret hingga 7 April 2025.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jambi, A Ridwan menjelaskan bahwa, kebijakan ini diambil sebagai bentuk kepatuhan terhadap keputusan pemerintah pusat yang tertuang dalam SKB 3 Menteri mengenai hari libur nasional dan cuti bersama.

“Libur ASN pada perayaan Idul Fitri ini mengikuti keputusan bersama antara Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), Kementerian Agama, serta Kementerian Ketenagakerjaan,” ujar A Ridwan, Senin (17/3) di ruang kerjanya.

Baca juga:  Rakor Kepramukaan 2025: Sekda Kota Jambi Dorong Pengurus Pramuka untuk Lebih Berinovasi

Baca juga:  Sekda Sungai Penuh Yakini Ketersediaan Bahan Pokok Aman, Menjelang Momen Ramadan 1446 H

A Ridwan menambahkan bahwa, libur ini bertujuan memberikan kesempatan bagi ASN untuk merayakan hari besar keagamaan bersama keluarga dan menjalankan ibadah dengan khusyuk.

Selain itu, kebijakan ini juga diharapkan dapat mendukung pemulihan suasana pasca-Idul Fitri yang lebih harmonis di lingkungan pemerintahan.

“Selama periode libur tersebut, kami berharap ASN dapat memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya untuk bersilaturahmi dan beristirahat,” kata dia.

“Kami juga berharap agar pelayanan publik yang mungkin terganggu selama libur dapat kembali normal setelahnya,” jelasnya.(*)




Walikota Jambi Maulana Sebut Sosialisasi Perda RTRW Penting, untuk Hindari Kesalahan Penggunaan Lahan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID- Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana MKM, menekankan sejumlah isu penting dalam rapat koordinasi penyelenggaraan pemerintahan daerah yang dilaksanakan secara virtual pada Senin, 17 Maret 2025.

Salah satu isu utama yang dibahas adalah mengenai Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Jambi yang telah resmi diundangkan.

Wali Kota Maulana menjelaskan bahwa Perda RTRW Kota Jambi Nomor 5 Tahun 2024 sudah sah dan menjadi langkah strategis dalam mengatur penggunaan lahan serta pembangunan di Kota Jambi.

“Alhamdulillah, Kota Jambi sudah memiliki Perda RTRW yang menjadi pedoman bagi setiap pembangunan dan pengembangan wilayah,” kata dia.

Baca juga:  Walikota Maulana: Bantuan Ramadan 1446 H Jadi Sumber Harapan Bagi Anak Yatim Piatu

Baca juga:  Walikota Jambi Maulana Tegaskan Kesiapsiagaan, dalam Apel Tanggap Darurat Bencana

“Kami akan terus mensosialisasikan Perda ini kepada seluruh warga, mulai dari Camat, Lurah, hingga RT, agar semua pihak paham tentang peruntukan kawasan dan menghindari kesalahan dalam pemanfaatan ruang,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Maulana juga menekankan pentingnya Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang lebih terperinci.

RDTR ini akan segera diwujudkan dalam Peraturan Walikota (Perwal) yang diharapkan dapat mempermudah pemetaan kawasan dan mengurangi potensi kesalahan.

Seperti contohnya dalam penggunaan lahan, seperti pembangunan gudang di kawasan yang tidak sesuai peruntukannya.

Baca juga:  Optimalkan PAD, Maulana Buka Rakor Opsen PKB dan BBNKB Serta Launching Kendaraan Operasional Samsat Keliling

Baca juga:  Tekankan Pentingnya Kolaborasi, Walikota Maulana Bahas Strategi Peningkatan PKB dan BBNKB di Kota Jambi

“Saat ini kami sedang mempersiapkan Perwal yang lebih rinci mengenai RDTR, yang akan memberikan panduan jelas terkait peruntukan lahan di setiap titik di Kota Jambi,” jelasnya.

“Dengan adanya aturan yang jelas ini, dunia usaha juga akan lebih mudah dalam mengembangkan bisnisnya, karena mereka akan tahu lokasi yang tepat untuk usaha mereka,” tambah Wali Kota Maulana.(*)




Bupati Merangin Minta Mantan Pejabat Kembalikan Kendaraan Dinas, Ini Alasannya

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Merangin, H M Syukur, meminta para mantan pejabat Pemkab Merangin yang masih menggunakan kendaraan dinas (Randis) untuk kepentingan pribadi, agar segera mengembalikannya ke Bagian Aset Pemkab Merangin.

Hal ini disampaikan usai pertemuan dengan Bagian Aset Pemkab Merangin, yang turut dihadiri oleh Sekda Fajarman dan pejabat terkait pada Minggu (16/3/2025).

“Kami berterima kasih atas pengabdian para mantan pejabat. Namun, kami meminta dengan sangat agar kendaraan dinas yang masih dikuasai segera dikembalikan ke bagian aset,” ujar Bupati H. M. Syukur.

Bupati menegaskan bahwa saat ini, banyak dinas strategis di Pemkab Merangin yang kekurangan kendaraan operasional, salah satunya adalah Tim Liputan Dinas Kominfo Merangin.

Baca juga:  Bencana Longsor dan Banjir Melanda Merangin, Wabup Ajak Warga Waspada

Baca juga:  Bupati Merangin Soroti Penyimpanan Uang, Gubernur Jambi Apresiasi Kerja TPID

“Saat ini, Tim Liputan Dinas Kominfo Merangin masih belum memiliki kendaraan dinas, yang menyebabkan kendala saat menjalankan tugas, terutama saat mengikuti kegiatan pimpinan daerah hingga pelosok desa,” jelas Bupati.

Bukan hanya Dinas Kominfo, beberapa dinas lain juga mengalami kendala serupa akibat keterbatasan kendaraan operasional.

“Membeli kendaraan dinas baru bukan solusi saat ini, karena kondisi keuangan daerah tidak memungkinkan,” tambahnya.

Bupati Merangin menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam jika kendaraan dinas yang masih dikuasai mantan pejabat tidak segera dikembalikan dalam waktu sepekan.

Baca juga:  BBM Terkontaminasi Air di SPBU Merangin, Pertamina Segera Tanggapi Keluhan Masyarakat

Baca juga:  Safari Ramadhan MUI Provinsi Jambi, Merangin sebagai Pusat Lahirnya Ulama Hebat

“Kami harap kendaraan dinas segera dikembalikan. Jangan sampai menunggu ada pengembalian dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI,” tegasnya.

Jika dalam sepekan ke depan tidak ada itikad baik dari mantan pejabat maupun pensiunan ASN yang masih menguasai Randis, Pemkab Merangin akan melakukan penarikan paksa berdasarkan surat penarikan dari KPK RI.

Tidak hanya mantan pejabat, informasi terbaru menyebutkan bahwa beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah pensiun juga masih belum mengembalikan kendaraan dinasnya.

Pemkab Merangin meminta seluruh pihak yang masih menggunakan kendaraan dinas secara pribadi untuk segera menyerahkan kembali ke bagian aset sebelum dilakukan tindakan lebih lanjut.(*)