Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci Terdampak Banjir Akibat Hujan Lebat

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Kerinci sejak Rabu malam (12/3), hingga Kamis (13/3) kemarin, menyebabkan sejumlah sungai meluap dan menggenangi beberapa desa.

Banjir tersebut berdampak pada beberapa wilayah seperti Koto Kapeh Siulak, Lempur, Kecamatan Gunung Raya, Kubang Lubuk Suli, Koto Lanang di Kecamatan Depati Tujuh, dan Talang Kemuning di Kecamatan Bukit Kerman.

Berdasarkan informasi yang diterima, puluhan rumah terendam banjir sejak pukul 20.00 WIB pada Rabu malam hingga pukul 06.00 WIB pagi hari.

Di Kecamatan Depati Tujuh, air baru mulai surut sekitar pukul 06.00 WIB pada Kamis pagi (13/3). Sementara itu, banjir di Desa Lempur masih berlangsung hingga pagi hari.

Baca juga:  Polsek Air Hangat Timur Sigap Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kerinci

Baca juga:  Pemkab Kerinci Serahkan Pengelolaan Objek Wisata ke Pihak Ketiga, Prioritaskan Fasilitas

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kerinci, melalui Kabid KL BPBD Kerinci, Saktian, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait banjir dan langsung mengerahkan tim untuk membantu masyarakat yang terdampak di sejumlah desa.

“Beberapa laporan telah kami terima, dan tim segera turun ke lapangan untuk membantu masyarakat di desa-desa terdampak seperti Desa Koto Kapeh Siulak, Lempur Gunung Raya, Talang Kemuning Bukit Kerman, serta beberapa desa di Kecamatan Depati Tujuh. Namun, situasi saat ini masih terkendali,” jelas Saktian, kemarin.

Menurut Dedi, salah seorang warga Kecamatan Depati Tujuh, banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Batang Merao. Luapan sungai ini disebabkan oleh curah hujan yang cukup tinggi di bagian hulu Kerinci.

“Banjir terjadi sekitar pukul 20.00 WIB pada Rabu malam dan berlangsung hingga pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB,” ujar Dedi.

Baca juga:  IAIN Kerinci Klarifikasi Isu Pemotongan Dana KIP-K, Rektor Tegaskan Tidak Ada Intervensi

Baca juga:  Sejumlah Pejabat IAIN Kerinci Diperiksa Polisi, Terkait Dugaan Pemotongan Dana KIP-K

Kepala BPBD Kerinci, Dedi Andrizal, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana banjir dan tanah longsor, mengingat curah hujan yang masih tinggi di wilayah Kabupaten Kerinci.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap bencana seperti banjir dan tanah longsor, terutama di kawasan yang rawan banjir,” tegas Dedi Andrizal.

Selain Kabupaten Kerinci, Kota Sungai Penuh juga turut terdampak banjir. Beberapa kecamatan seperti Hamparan Rawang, Tanjung, dan Kumun di Kecamatan Kumun Debai juga mengalami genangan air akibat hujan lebat yang mengguyur kawasan tersebut.

Pihak BPBD Kerinci terus memantau perkembangan situasi di berbagai wilayah terdampak dan memberikan bantuan kepada warga yang terkena dampak banjir.

Bantuan tersebut termasuk evakuasi warga dan distribusi kebutuhan darurat.(*)




BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Merangin, H M Syukur, bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Merangin, Zulhifni, melakukan pemantauan terhadap kondisi jalan-jalan kabupaten di musim hujan, Kamis (13/3).

Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan akses jalan tetap aman dan nyaman bagi masyarakat selama cuaca ekstrem.

Pemantauan dimulai dari kawasan Sungai Menau menuju Renah Medan. Bupati H M Syukur dan Kadis PUPR Merangin, Zulhifni, mengecek sejumlah jalan di wilayah tersebut dan memastikan bahwa, sebagian besar jalan dalam kondisi baik dan aman untuk dilalui meski di tengah musim hujan.

Setelah memeriksa jalan di kawasan Sungai Menau, Bupati melanjutkan perjalanan menuju Desa Lantak Seribu, Kecamatan Renah Pamenang.

Baca juga:  Genangan Air di Jalan Rangkayo Hitam Bangko, Bupati Merangin Minta PUPR Segera Perbaiki

Baca juga:  Bupati Merangin Ajak Masyarakat Bersatu Membangun Merangin Menuju 2030

Kondisi jalan di daerah ini juga masih dalam kondisi aman, meskipun intensitas hujan cukup tinggi.

Namun, saat tiba di Jalan Simpang Limbur, Bupati H M Syukur dan Zulhifni mendapati kondisi badan jalan tergenang air setinggi 40 cm akibat meluapnya air sungai.

Genangan air ini menghambat lalu lintas sementara waktu, namun Bupati H M Syukur meyakini bahwa begitu air sungai surut, kondisi jalan akan kembali normal dan bisa dilalui dengan aman.

“Genangan air ini terjadi karena sungai meluap dan airnya merendam jalan. Namun, kami yakin setelah air surut, kondisi jalan akan kembali seperti semula dan bisa dilewati dengan lancar,” jelas Bupati H M Syukur.

Baca juga:  Usai Retreat di Akmil Magelang, Bupati Merangin Fokus Membangun Merangin Baru yang Inklusif dan Pro-Rakyat

Baca juga:  Panen Raya Jagung di Merangin, Wabup Khafid Moein Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita Prabowo-Gibran

Di tengah pemantauan, Bupati H M Syukur juga sempat bercanda dengan anak-anak setempat yang bermain air di sekitar lokasi banjir.

Sebagai bentuk perhatian, Bupati memberikan uang saku kepada anak-anak tersebut untuk membeli takjil atau bukaan puasa.

“Terima kasih banyak Pak Bupati, semoga Pak Bupati selalu diberikan kesehatan dan lancar dalam menjalankan tugas,” ujar Udin, salah seorang anak yang mendapat uang saku dari Bupati.

Bupati H M Syukur juga mengingatkan warga Kabupaten Merangin untuk selalu berhati-hati mengingat kondisi cuaca ekstrem yang sedang terjadi.

Baca juga:  Wabup Merangin Apresiasi Pawai Akbar SD-IT Permatahati Sambut Ramadan 1446 H

Baca juga:  Wabup Merangin Buka Festival Memantai Adat, Lebih dari 60 Kerbau Dipotong Massal

Warga yang tinggal di daerah dataran rendah atau dekat sungai diminta untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir bandang yang bisa terjadi kapan saja.

Selain itu, Bupati juga mengimbau kepada para sopir, khususnya sopir truk, untuk tidak membawa barang melebihi tonase yang ditentukan, karena kondisi jalan yang cenderung melunak dan labil, terutama di bagian tepi jalan.(*)




BBM Terkontaminasi Air di SPBU Merangin, Pertamina Segera Tanggapi Keluhan Masyarakat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pertamina Patra Niaga Sumbagsel bergerak cepat menanggapi laporan masyarakat terkait masalah BBM terkontaminasi air di SPBU 24.373.29 yang terletak di Kabupaten Merangin, Jambi.

Setelah menerima keluhan, tim Pertamina langsung melakukan pengecekan dan peninjauan untuk menangani kejadian tersebut.

Area Manager Communication, Relation & CSR Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan, menjelaskan bahwa kontaminasi BBM terjadi akibat rembesan air hujan pada tangki penyimpanan di SPBU tersebut.

Terkait hal ini, pihak SPBU siap bertanggung jawab penuh atas kerusakan yang terjadi pada kendaraan konsumen. SPBU akan memberikan penggantian biaya perbaikan dan mengganti BBM yang terdampak dengan Pertamax Turbo.

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Tegaskan Pentingnya Program Perlindungan Sosial, untuk RT di Kota Jambi

Baca juga:  Pastikan Volume MinyakKita Kemasan Botol Maupun Pouch, Dirreskrimsus Polda Jambi Lakukan Pengecekan 

“Memang benar terdapat BBM terkontaminasi air di SPBU 24.373.29 akibat rembesan air hujan pada tangki penyimpanan. Pihak SPBU bersedia bertanggung jawab dengan memberikan penggantian biaya perbaikan kerusakan dan mengganti BBM konsumen dengan Pertamax Turbo,” ungkap Tjahyo Nikho Indrawan.

Manager SPBU 24.373.29, Sei Misang, Joko, bersama aparat penegak hukum, juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh konsumen yang terdampak.

Pihak SPBU mengungkapkan bahwa mereka bertanggung jawab penuh atas kerusakan yang dialami oleh kendaraan akibat BBM yang terkontaminasi air.

“Kami mohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan, baik yang menjadi korban maupun pelanggan lainnya. Kami bertanggung jawab penuh atas kerusakan kendaraan yang terdampak akibat Pertamax terkontaminasi air,” jelas Joko.

Baca juga:  Kemas Faried Tinjau Apel Siaga Bencana, Tegaskan Kesiapan Menghadapi Banjir di Kota Jambi

Baca juga:  Polsek Air Hangat Timur Sigap Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kerinci

Untuk menghindari kejadian serupa di masa depan, pihak SPBU telah menghentikan sementara penyaluran produk Pertamax di SPBU tersebut.

Selain itu, proses pengecekan dan pembersihan tangki penyimpanan SPBU juga sedang dilakukan.

Sebagai solusi sementara, Pertamina Patra Niaga Sumbagsel telah menyiapkan SPBU alternatif, yaitu SPBU 24.373.26 yang terletak 5 kilometer dari lokasi SPBU yang terdampak.

Pertamina juga menegaskan komitmennya untuk menjamin kelancaran distribusi dan ketersediaan stok BBM di seluruh wilayah Sumbagsel, guna memastikan kenyamanan dan kepuasan masyarakat.

Baca juga:  Ayo Warga Jambi! Miliki Honda Vario 125 Mulai Hanya Rp 1,8 Juta Sekarang

Baca juga:  Walikota Jambi Maulana Tegaskan Kesiapsiagaan, dalam Apel Tanggap Darurat Bencana

Bagi masyarakat yang memiliki saran atau masukan terkait layanan Pertamina, dapat mengakses website dan media sosial resmi Pertamina, atau langsung menghubungi Pertamina Call Center (PCC) di nomor 135.(*)PE




Safari Ramadhan MUI Provinsi Jambi, Merangin sebagai Pusat Lahirnya Ulama Hebat

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Merangin H M Syukur menggelar acara buka puasa bersama dengan Ketua dan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jambi serta MUI Kabupaten Merangin di rumah dinas Bupati Merangin, Kamis (13/3).

Acara yang diadakan di bulan suci Ramadhan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan ulama di daerah.

Tampak hadir dalam acara tersebut Ketua MUI Provinsi Jambi, Prof. Dr. H. Hadri Hasan, MA, Sekretaris Umum MUI Provinsi Jambi, Dr. H. Yusuf Mu’as, serta Ketua MUI Kabupaten Merangin, Dr. H. Joni Musa, LC. MA, bersama para pengurus MUI lainnya.

Bupati Merangin H M Syukur menyampaikan rasa bangganya bisa bersilaturahmi dengan para pengurus MUI Provinsi Jambi dan MUI Kabupaten Merangin.

Baca juga:  Genangan Air di Jalan Rangkayo Hitam Bangko, Bupati Merangin Minta PUPR Segera Perbaiki

Baca juga:  Bupati Merangin Ajak Masyarakat Bersatu Membangun Merangin Menuju 2030

“Alhamdulillah, saya sangat bangga bisa bertemu dan berbuka puasa bersama bapak-bapak para pengurus MUI. Semoga pertemuan di bulan suci ini membawa berkah bagi kita semua,” ujar Bupati H M Syukur dalam sambutannya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua MUI Provinsi Jambi, Prof. Dr. H. Hadri Hasan, MA, mengungkapkan bahwa kunjungannya ke Kabupaten Merangin adalah bagian dari rangkaian Safari Ramadhan 1446 H. Selain itu, Prof. Hadri Hasan juga menyampaikan kekagumannya terhadap Kabupaten Merangin yang dikenal sebagai daerah yang melahirkan banyak ulama besar.

“Jika kami memberikan ceramah di Kabupaten Merangin, itu seperti membuang garam ke laut, karena Merangin sudah sangat terkenal dengan banyaknya ulama-ulama hebat yang lahir dari sini. Kabupaten ini juga dikenal sebagai daerah yang memiliki banyak pesantren,” ujar Prof. Dr. H. Hadri Hasan, MA.

Ketua MUI Provinsi Jambi berharap agar Kabupaten Merangin terus melahirkan ulama-ulama handal di masa depan, mengingat daerah ini memiliki tradisi kuat dalam pendidikan agama.

Baca juga:  Mobil Pelaku Dimodifikasi, Polres Merangin Gagalkan Pengangkutan BBM Bersubsidi

Baca juga:  Usai Retreat di Akmil Magelang, Bupati Merangin Fokus Membangun Merangin Baru yang Inklusif dan Pro-Rakyat

“Kami berharap Merangin akan terus menjadi sumber lahirnya ulama-ulama besar dan berpengaruh, serta menjadi contoh bagi daerah lain dalam hal pendidikan agama,” tambah Prof. Hadri.

Acara buka puasa bersama ini tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan para ulama dalam membangun masyarakat yang lebih religius dan berkualitas. Dengan banyaknya ulama yang lahir dari Kabupaten Merangin, harapan untuk melahirkan generasi-generasi penerus yang unggul dalam ilmu agama semakin terbuka lebar.




Polsek Air Hangat Timur Sigap Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kerinci

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID – Anggota kepolisian dari Polsek Air Hangat Timur, Kerinci, menunjukkan kesiapsiagaan mereka dalam membantu warga yang terdampak banjir di wilayah tersebut.

Dengan penuh kepedulian, mereka bahu-membahu mengevakuasi barang-barang berharga dari rumah-rumah yang terendam banjir.

Sejak malam hingga Kamis 13 Maret 2025 dini hari, anggota Polsek Air Hangat Timur bersama tim gabungan turun langsung ke lokasi untuk membantu masyarakat.

Mereka membantu mengangkat perabotan, menyelamatkan dokumen penting, serta memastikan keselamatan warga, terutama lansia dan anak-anak, yang menjadi kelompok rentan saat bencana terjadi.

Baca juga:  Pemkab Kerinci Serahkan Pengelolaan Objek Wisata ke Pihak Ketiga, Prioritaskan Fasilitas

Baca juga:  Satu Pelaku Masih DPO, Polres Kerinci Amankan Pencuri Kulit Manis, Barang Buktinya 2 Karung

Kapolres Kerinci AKBP Arya Tesa Brahmana SIK melalui Kabag Ops Polres Kerinci, AKP Yudistira, menyampaikan bahwa Polres Kerinci selalu sigap dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

“Kami berupaya semaksimal mungkin membantu warga agar dampak banjir ini bisa diminimalkan. Keselamatan warga adalah prioritas utama,” ujar Kabag Ops Polres Kerinci, AKP Yudistira.

Selain itu, petugas juga mendirikan posko darurat dan mendistribusikan makanan serta kebutuhan pokok bagi warga yang terdampak banjir. Upaya ini dilakukan guna memastikan kondisi masyarakat tetap aman hingga air mulai surut.

Semangat kebersamaan dan gotong royong terlihat jelas di lokasi bencana, dengan aparat kepolisian dan warga saling membantu menghadapi situasi sulit ini.




Banjir Melanda Muaro Jambi, Bupati BBS dan Wakil Bupati Junaidi Salurkan Bantuan ke Korban

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Debit air Sungai Batanghari terus meningkat, mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Muaro Jambi.

Beberapa kecamatan yang terendam banjir antara lain Kecamatan Sekernan, Jaluko, Kumpeh Ulu, Kumpeh, Taman Rajo, dan sejumlah daerah lainnya.

Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno (BBS), turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi warga yang terdampak banjir, Rabu 12 Maret 2025.

BBS mengunjungi beberapa desa yang terendam banjir, seperti Desa Pulau Kayu Aro dan Desa Pematang Jering.

Baca juga:  Dewas Perumda Tirta Muaro Tebo Dilantik, Bupati Agus Berharap Layanan Meningkat

Baca juga:  Bupati Muaro Jambi Ajak ASN Bangun Sinergi dalam Mewujudkan Visi Misi Daerah

Dalam kunjungannya, ia didampingi oleh Sekda Kabupaten Muaro Jambi, Budhi Hartono, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

BBS juga menyapa masyarakat yang rumahnya terendam banjir. Bahkan, ia sempat menurunkan MCB KwH meter listrik di rumah-rumah warga yang telah mengungsi, mengingat potensi bahaya listrik.

“Bahaya itu, nanti bisa kesengat listrik,” ujar BBS.

Dalam kunjungan tersebut, BBS memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir sebagai bentuk kepedulian pemerintah.

Baca juga:  Setelah Sebulan Kabur, Zul Ditangkap Kembali Polres Muaro Jambi di Desa Tantan

Baca juga:  Bupati BBS Instruksikan Perbaikan Jembatan Desa Suko Awin Jaya untuk Lancarkan Ekonomi

Ia juga menyemangati masyarakat untuk bersabar menghadapi musibah ini, yang menurutnya merupakan ujian dari Allah. “Yang sabar ya buk, pak. Mudah-mudahan air segera surut dan masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H Mahir, juga melakukan peninjauan ke lokasi banjir. Ditemani sejumlah pejabat daerah, Junaidi mengunjungi Desa Mendalo Laut di Kecamatan Jaluko yang terendam banjir.

Di lokasi tersebut, Junaidi membagikan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak.

Wakil Bupati Muaro Jambi saat mengecek lokasi banjir

Junaidi menyampaikan pesan kesabaran kepada warga yang tengah menghadapi musibah banjir. “Yang sabar ya, sama-sama kita berdoa agar air cepat surut,” ungkapnya.

Baca juga:  Ditreskrimsus Polda Jambi Cek Sejumlah SPBU, Pastikan Tera dan Kualitas BBM

Baca juga:  Satu Pelaku Masih DPO, Polres Kerinci Amankan Pencuri Kulit Manis, Barang Buktinya 2 Karung

Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi terus berupaya memberikan dukungan dan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir.

Selain memberikan bantuan langsung, pemerintah juga terus memantau perkembangan situasi banjir dan melakukan upaya penanganan untuk meminimalisir dampak lebih lanjut.(*)




Pemkab Kerinci Serahkan Pengelolaan Objek Wisata ke Pihak Ketiga, Prioritaskan Fasilitas

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pengelolaan objek wisata di Kabupaten Kerinci selama Lebaran 2025 akan tetap diserahkan kepada pihak ketiga, seperti yang dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya.

Meskipun demikian, harga tiket masuk (karcis) akan tetap sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) yang berlaku.

Namun, hingga saat ini, keputusan mengenai pihak yang akan mengelola objek wisata milik Pemkab Kerinci masih menunggu persetujuan.

Kepala UPTD Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Kerinci, Usman, mengungkapkan bahwa pengelolaan objek wisata akan tetap diserahkan kepada pihak ketiga, yang bertugas mengelola seperti tahun sebelumnya.

Baca juga:  Satu Pelaku Masih DPO, Polres Kerinci Amankan Pencuri Kulit Manis, Barang Buktinya 2 Karung

Baca juga:  IAIN Kerinci Klarifikasi Isu Pemotongan Dana KIP-K, Rektor Tegaskan Tidak Ada Intervensi

“Rencananya, kami akan menyerahkan pengelolaan ke pihak ketiga. Namun, kami masih menunggu nota dinas dari Bupati yang belum turun,” jelas Usman.

Meskipun pengelolaan wisata tetap dilanjutkan dengan sistem yang sama, Usman juga mengungkapkan bahwa target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata pada 2025 belum dapat dipastikan.

“Untuk target PAD tahun ini, saya belum mengetahui secara pasti,” tambahnya.

Yudi, perwakilan dari Forum Peduli Daerah, berharap agar Dinas Pariwisata Kabupaten Kerinci lebih serius dalam meningkatkan fasilitas di objek-objek wisata yang dimiliki daerah.

Baca juga:  Polres Kerinci Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Anak, Pelaku Ditangkap di Desa Koto Tengah

Baca juga:  Kasus Korupsi PJU 2023, Kejari Sungai Penuh Amankan Dokumen Penting dari Dishub Kerinci

Ia menyebutkan bahwa Danau Kerinci adalah salah satu objek wisata yang paling diminati wisatawan.

“Danau Kerinci menjadi daya tarik utama bagi wisatawan. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus lebih fokus pada perawatan dan perbaikan fasilitas, karena beberapa fasilitas sudah rusak dan tidak berfungsi dengan baik,” ungkap Yudi.

Selain masalah fasilitas, Yudi juga menyoroti masalah parkir liar yang marak terjadi di kawasan wisata. Ia menyatakan bahwa tarif parkir yang dikenakan oleh pihak tidak resmi jauh lebih tinggi daripada tarif yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.

“Parkir liar ini sangat merugikan citra wisata Kerinci. Pemerintah daerah perlu segera menertibkan masalah ini agar wisatawan merasa nyaman dan aman selama berkunjung,” tambahnya.

Baca juga:  Ditreskrimsus Polda Jambi Cek Sejumlah SPBU, Pastikan Tera dan Kualitas BBM

Baca juga:  Waspada Banjir, Ketinggian Air Sungai Batanghari Meningkat di Kota Jambi

Dengan berbagai tantangan yang dihadapi, pengelolaan objek wisata di Kabupaten Kerinci diharapkan bisa semakin baik ke depannya.

Penyempurnaan fasilitas dan penertiban parkir liar menjadi hal yang sangat penting agar sektor pariwisata dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, khususnya dalam meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.(*)




Proses Administrasi Tertunda, Pengangkatan CPNS 2024 di Bungo Baru Dilaksanakan pada Oktober 2025

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pengangkatan CPNS untuk formasi tahun 2024 mengalami penundaan. Hal ini disebabkan oleh sejumlah daerah yang belum menyelesaikan proses penginputan Nomor Induk Pegawai (NIP) dan pelaksanaan Surat Keputusan Bersyarat (SKB).

Penundaan ini bertujuan untuk memastikan seluruh data administrasi terverifikasi dengan akurat sebelum proses pengangkatan dilanjutkan pada Oktober 2025.

Kepala BKPSDMD Kabupaten Bungo, Wahyu Sarjono mengungkapkan bahwa, keputusan penundaan diambil setelah mengikuti rapat virtual dengan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) pada 11 Maret 2024.

“Rapat Zoom Meeting yang kami lakukan bersama BKN dan Kemenpan RB menghasilkan keputusan untuk menunda pengangkatan CPNS 2024. Beberapa daerah masih belum menyelesaikan penginputan NIP dan SKB, yang merupakan bagian krusial dalam memastikan transparansi dan integritas proses ini,” ujar Wahyu Sarjono.

Baca juga:  Hasil Sidak Ditemukaan Takaran Minyakkita Tidak Sesuai, Polres Bungo Lakukan Penyelidikan

Baca juga:  Proyek Jembatan Bailey di Bungo Molor, Kemacetan Meningkat di Jalan Lintas Sumatera

Ia menjelaskan bahwa penundaan ini merupakan langkah preventif untuk menghindari kesalahan administratif yang bisa merugikan calon CPNS.

Oleh karena itu, pengangkatan yang awalnya dijadwalkan pada April 2025, kini ditunda hingga 1 Oktober 2025.

Wahyu menegaskan pentingnya penyelesaian administrasi oleh masing-masing daerah untuk memastikan proses seleksi CPNS berjalan tertib dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

“Keakuratan data dan administrasi sangat penting dalam proses ini. Penundaan ini untuk memastikan setiap detail diperiksa dengan seksama,” katanya.

Baca juga:  Zakat Fitrah 2025 di Kabupaten Bungo, Ini Besaran dan Cara Pembayarannya

Baca juga:  Gasak Aktivitas PETI, Polres Bungo Amankan Alat Berat di Desa Sungai Telang

Ia juga memberikan harapan kepada para calon CPNS yang telah lulus seleksi agar tetap sabar. Meskipun pelantikan ditunda, Wahyu memastikan tidak ada pembatalan seleksi.

“Tidak perlu khawatir, bagi mereka yang sudah lulus seleksi, tidak ada pembatalan. Hanya proses pelantikannya yang harus ditunda,” jelas Wahyu.

Dengan adanya penundaan ini, pemerintah daerah diminta untuk segera menyelesaikan proses administrasi yang tertunda.

Hal ini bertujuan agar pengangkatan CPNS dapat berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan pada Oktober 2025.

Pemerintah berharap agar seluruh pihak terkait dapat mematuhi prosedur dan memastikan semua dokumen administrasi CPNS selesai dengan benar.(*)




Masalah Perbedaan Data Menghambat Administrasi, Dukcapil Tanjab Timur Beri Solusi

MUARASABAK, SEPUCUKJAMBI.ID – Beberapa warga di Kabupaten Tanjab Timur menghadapi kendala serius, saat mengurus berkas administrasi, akibat kesalahan atau perbedaan data di dokumen pribadi mereka.

Permasalahan ini sering ditemukan di dokumen penting seperti Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), Akte Kelahiran, dan Ijazah.

Salah satu contoh kasus dialami oleh Sandi, pria asal Kecamatan Mendahara. Ia mengungkapkan bahwa dirinya dan calon istri menghadapi masalah saat mendaftarkan pernikahan di KUA Kecamatan setempat.

“Saat mengurus surat untuk menikah, saya menemukan ada kesalahan data di dokumen pribadi saya. Tanggal lahir saya berbeda antara di KK, KTP, dan Ijazah. Selain itu, nomor Akte Kelahiran saya juga salah,” ujar Sandi.

Baca juga:  Program Bidang Bina Marga Tanjab Timur 2024 Capai 100% Sukses, Ini Pedomannya

Baca juga:  Paman dan Keponakan di Tanjab Timur Dibui, Bacok Tetangga hingga Luka Parah

Masalah serupa juga dialami oleh calon istri Sandi, Linda Safitri. Dalam dokumen identitasnya, terdapat perbedaan nama ayah di antara Ijazah, KK, dan Akte Kelahiran.

Selain itu, terdapat ketidaksesuaian tanggal lahir di dokumen-dokumen tersebut.

“Kami langsung mengurus perbaikan data kami ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Tanjab Timur. Alhamdulillah, semua masalah berhasil diselesaikan meskipun agak memusingkan,” tambah Sandi.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Tanjab Timur, Aruji, mengimbau masyarakat untuk memeriksa kembali data pribadi mereka.

Baca juga:  Ditreskrimsus Polda Jambi Cek Sejumlah SPBU, Pastikan Tera dan Kualitas BBM

Baca juga:  Satu Pelaku Masih DPO, Polres Kerinci Amankan Pencuri Kulit Manis, Barang Buktinya 2 Karung

“Pastikan data di setiap dokumen seperti Akte Kelahiran, KK, KTP, dan Ijazah saling sinkron. Cek kembali nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, serta nama orang tua pada dokumen-dokumen tersebut,” ungkap Aruji.

Menurutnya, kesalahan atau perbedaan data bisa terjadi akibat kesalahan input oleh operator atau kekeliruan dalam penerbitan dokumen kependudukan.

Masyarakat pun diimbau untuk lebih teliti dalam memeriksa kecocokan data pribadi mereka. “Jika menemukan perbedaan data pada dokumen pribadi, segera lakukan perbaikan di Dinas Dukcapil. Prosesnya gratis dan mudah,” tambah Aruji.

Dukcapil Tanjab Timur memastikan bahwa segala kendala terkait kesalahan data pribadi dapat diselesaikan dengan cepat. Bagi warga yang membutuhkan bantuan, Dukcapil siap memberikan bimbingan langsung.

Baca juga:  Waspada Banjir, Ketinggian Air Sungai Batanghari Meningkat di Kota Jambi

Baca juga:  Tekankan Pentingnya Kolaborasi, Walikota Maulana Bahas Strategi Peningkatan PKB dan BBNKB di Kota Jambi

“Jika ada keraguan atau kesulitan, masyarakat dapat menghubungi operator kami untuk mendapatkan panduan lebih lanjut,” tutup Aruji.(*)




Banjir Muara Bulian Terjang Jalan Utama, Satlantas Batanghari Alihkan Arus Lalu Lintas

MUARABULIAN, SEPUCUKJAMBI.ID – Banjir yang melanda Muara Bulian telah mengganggu arus lalu lintas di sejumlah titik.

Genangan air yang menutupi jalan menyebabkan kendaraan terhambat dan tidak bisa melintasinya.

Sebagai respons, Satlantas Polres Batanghari mengalihkan arus lalu lintas di beberapa kawasan Kecamatan Muara Bulian.

Pengalihan arus dilakukan karena adanya penutupan sementara di beberapa ruas jalan yang terendam banjir.

Baca juga:  Ditreskrimsus Polda Jambi Cek Sejumlah SPBU, Pastikan Tera dan Kualitas BBM

Baca juga:  Satu Pelaku Masih DPO, Polres Kerinci Amankan Pencuri Kulit Manis, Barang Buktinya 2 Karung

Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batanghari, Iptu Agung Prasetyo Soegiono, menyatakan bahwa ada empat titik jalan yang ditutup sementara akibat ketinggian air yang semakin meningkat.

“Penutupan jalan sementara ini hanya berlaku di empat titik, yang memang terendam banjir. Kami berharap pengendara dapat memahami situasi ini,” ujar Agung di Muara Bulian, Selasa.

Adapun titik-titik yang terdampak banjir dan dilakukan penutupan sementara adalah sebagai berikut:

  1. Jalan dari depan Danau Letang.
  2. Jalur Simpang Hutan Kota hingga Simpang Pasar Keramat Tinggi.
  3. Jalur Simpang Hutan Kota hingga Lapangan Garuda.
  4. Jalur Simpang AMD hingga Simpang Pasar Keramat Tinggi.

Menurut Agung, jalan-jalan tersebut sangat berbahaya untuk dilalui, mengingat ketinggian air yang bisa membahayakan keselamatan pengendara.

Baca juga:  Waspada Banjir, Ketinggian Air Sungai Batanghari Meningkat di Kota Jambi

Baca juga:  Safari Ramadan 1446 H: Kejari dan Bupati Bangka Tengah Bersilaturahmi di Desa Namang

Untuk mengurangi potensi kecelakaan dan memastikan keselamatan, Satlantas Polres Batanghari telah memasang rambu lalu lintas dan memberikan informasi kepada pengendara, baik melalui media sosial maupun secara langsung.

Iptu Agung Prasetyo juga mengimbau kepada para pengendara untuk tidak nekat melintasi jalan yang terendam banjir. Ia meminta agar pengendara memilih jalur alternatif yang lebih aman.

Satlantas Polres Batanghari akan terus memantau situasi dan memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih waspada dan selalu mematuhi aturan lalu lintas.

Agung menambahkan, pengendara diharapkan untuk mengurangi kecepatan kendaraan, terutama saat cuaca ekstrem yang dapat mempengaruhi kondisi jalan.

Baca juga:  Banjir Terjang Tahtul Yaman Kota Jambi, Ratusan Rumah Terendam

Baca juga:  KORBANKAN HUKUM DEMI KEPENTINGAN KEUNTUNGAN

“Keselamatan adalah yang utama, jadi kami meminta pengendara lebih berhati-hati dan selalu mematuhi petunjuk dari pihak berwenang,” ujar Agung menutup keterangannya.(*)