Haaland Bersinar di Piala Dunia 2026, Vinicius: Dia Penyerang Elite Dunia
Category: Piala Dunia 2026,Sepakbola
7 Juli 2026
SEPUCUKJAMBI.ID– Kekalahan Brasil dari Norwegia di babak 16 besar Piala Dunia 2026 meninggalkan kesan mendalam bagi Vinicius Junior.
Penyerang Tim Samba itu secara terbuka memberikan pujian kepada Erling Haaland yang menjadi mimpi buruk bagi lini pertahanan Brasil.
Norwegia secara mengejutkan menumbangkan salah satu favorit juara dengan skor 2-1.
Seluruh gol kemenangan tim asuhan Stale Solbakken diborong Haaland, sementara Brasil hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat penalti Neymar di penghujung pertandingan.
Bagi Vinicius, penampilan Haaland menjadi bukti mengapa striker Manchester City tersebut layak disebut sebagai salah satu penyerang terbaik di dunia saat ini.
“Erling Haaland benar-benar luar biasa,” kata Vinicius dalam wawancara seusai pertandingan.
Pemain Real Madrid itu menilai keunggulan utama Haaland terletak pada efektivitasnya di depan gawang.
Meski tidak banyak terlibat sepanjang pertandingan, striker berusia 26 tahun tersebut mampu mengubah peluang sekecil apa pun menjadi gol.
“Dia tidak membutuhkan banyak peluang untuk mencetak gol. Ketika mendapatkan kesempatan, dia langsung memanfaatkannya menjadi gol,” ujar Vinicius.
Tak hanya memuji penyelesaian akhir Haaland, Vinicius juga mengapresiasi kemampuan sang striker menciptakan peluang secara mandiri.
Gol kedua Norwegia, menurutnya, menjadi bukti kualitas individu yang dimiliki bomber tersebut.
“Setelah itu dia bahkan menciptakan peluangnya sendiri dan kembali mencetak gol. Selamat untuknya,” tambah pemain yang menjadi andalan Brasil di sektor sayap itu.
Norwegia Ditantang Inggris
Berkat kemenangan atas Brasil, Norwegia melangkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026.
Di fase delapan besar, Haaland dan rekan-rekannya akan menghadapi tantangan yang tidak kalah berat saat bertemu Inggris, yang sebelumnya menyingkirkan Meksiko dengan skor 3-2.
Laga tersebut diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menarik di perempat final, sekaligus menjadi kesempatan bagi Haaland untuk menambah koleksi golnya dalam perburuan gelar top skor Piala Dunia 2026.(*)
Gol Telat Martinelli Selamatkan Brasil, Jepang Gagal Pertahankan Keunggulan di Piala Dunia 2026
Category: Piala Dunia 2026,Sepakbola
7 Juli 2026
SEPUCUKJAMBI.ID– Timnas Brasil memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah melewati duel sengit melawan Jepang.
Sempat tertinggal lebih dulu, Selecao menunjukkan mental juara dengan membalikkan keadaan dan menang tipis 2-1 lewat gol dramatis Gabriel Martinelli pada masa injury time.
Kemenangan ini membuat skuad besutan Carlo Ancelotti mengamankan tiket ke fase gugur.
Di babak 16 besar, Brasil akan menghadapi pemenang pertandingan antara Pantai Gading kontra Norwegia.
Sejak peluit awal dibunyikan di Houston Stadium, kedua tim bermain hati-hati.
Brasil mendominasi penguasaan bola, tetapi disiplin lini belakang Jepang membuat Vinicius Junior dan kolega kesulitan menemukan ruang.
Peluang pertama Brasil lahir pada menit ke-14. Bruno Guimaraes dan Matheus Cunha bergantian mengancam gawang Jepang, namun penyelesaian akhir keduanya belum tepat sasaran.
Jepang yang lebih banyak menunggu justru mampu memanfaatkan kelengahan lawan.
Setelah sempat mengancam melalui tandukan Ueda, Samurai Blue membuka keunggulan pada menit ke-29.
Kaishu Sano berhasil memotong aliran bola Brasil sebelum menggiring bola ke depan kotak penalti dan melepaskan tembakan mendatar yang gagal diantisipasi Alisson.
Gol tersebut membawa Jepang unggul 1-0 sekaligus membuat Brasil berada dalam tekanan.
Selecao berusaha merespons sebelum turun minum. Vinicius Junior sempat menguji refleks kiper Suzuki melalui tendangan jarak jauh, tetapi peluang itu berhasil diamankan.
Hingga babak pertama usai, Jepang tetap mempertahankan keunggulan 1-0.
Memasuki babak kedua, Brasil langsung meningkatkan intensitas serangan tanpa melakukan pergantian pemain. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-55.
Berawal dari umpan silang Gabriel Magalhaes, Casemiro memenangkan duel udara dan menyundul bola masuk ke gawang Jepang. Skor berubah menjadi 1-1 dan pertandingan kembali terbuka.
Gol tersebut membuat tempo laga meningkat. Brasil semakin agresif mengejar kemenangan, sementara Jepang mulai keluar menyerang untuk mencari gol balasan melalui skema serangan balik.
Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, Brasil justru menemukan momen penentunya.
Pada masa injury time, Bruno Guimaraes mengirim umpan terobosan yang berhasil dimanfaatkan Gabriel Martinelli.
Lolos dari jebakan offside, Martinelli dengan tenang melepaskan tembakan mendatar yang bersarang di pojok gawang Jepang. Gol itu sekaligus memastikan kemenangan 2-1 bagi Brasil.
Jepang masih berusaha mengejar ketertinggalan dalam sisa waktu yang ada. Namun pertahanan Brasil mampu menjaga keunggulan hingga wasit meniup peluit panjang.
Hasil ini memastikan Brasil melangkah ke babak 16 besar dengan penuh drama, sedangkan Jepang harus mengakhiri perjuangannya setelah gagal mempertahankan keunggulan yang sempat mereka raih pada babak pertama.
Susunan Pemain
Brasil (4-3-3): Alisson; Douglas Santos, Gabriel Magalhaes, Marquinhos, Danilo; Casemiro, Lucas Paqueta, Bruno Guimaraes; Vinicius Junior, Matheus Cunha, Rayan.
Pelatih: Carlo Ancelotti.
Jepang (3-4-3): Suzuki; Ito, Taniguchi, Tomiyasu; Nakamura, Kamada, Kaishu Sano, Doan; Maeda, Ueda, Ito.
Pelatih: Hajime Moriyasu.(*)
Prediksi Susunan Pemain Brasil vs Jepang: Vinicius Junior dan Matheus Cunha Jadi Andalan
Category: Piala Dunia 2026,Sepakbola
7 Juli 2026
SEPUCUKJAMBI.ID– Brasil menghadapi tantangan serius saat berjumpa Jepang pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Pertandingan yang digelar di NRG Stadium, Houston, Selasa 30 Juni 2026 pukul 00.00 WIB itu diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik di fase gugur.
Meski lolos sebagai juara Grup C, langkah Brasil menuju babak 16 besar dipastikan tidak mudah.
Lawan yang dihadapi adalah Jepang, tim yang belum sekalipun menelan kekalahan sepanjang fase grup dan tampil konsisten dengan permainan disiplin serta intensitas tinggi.
Tim besutan Carlo Ancelotti memang menunjukkan kualitas sebagai salah satu kandidat juara. Namun, hingga fase grup berakhir, Selecao belum benar-benar mendapat tekanan besar.
Kondisi itu berbeda dengan duel melawan Jepang yang dikenal memiliki organisasi permainan rapi dan kemampuan melakukan pressing sejak lini depan.
Di bawah mistar gawang, Alisson Becker diperkirakan tetap menjadi pilihan utama.
Kiper Liverpool tersebut belum banyak mendapat ancaman berarti dalam dua laga terakhir, tetapi kali ini diprediksi menghadapi ujian lebih berat menghadapi produktivitas lini depan Samurai Biru.
Lini belakang Brasil kemungkinan masih dipercayakan kepada Danilo, Marquinhos, Gabriel, dan Douglas Santos.
Pengalaman empat pemain tersebut menjadi modal penting untuk membendung agresivitas Jepang yang mengandalkan transisi cepat dan pergerakan tanpa bola.
Marquinhos diperkirakan akan menjadi benteng utama dalam mengawal Ayase Ueda yang tampil tajam sepanjang turnamen.
Sementara Gabriel diharapkan mampu membantu membangun serangan dari lini belakang melalui distribusi bola yang akurat.
Di sektor tengah, Carlo Ancelotti diprediksi kembali memasang duet Bruno Guimaraes dan Casemiro.
Keduanya menjadi penyeimbang permainan Brasil, baik saat menguasai bola maupun ketika harus mematahkan serangan lawan.
Bruno Guimaraes datang dengan kepercayaan diri tinggi usai mencatatkan dua assist pada laga sebelumnya melawan Skotlandia.
Namun, perannya dipastikan lebih berat karena Jepang dikenal sangat disiplin menutup ruang di lini tengah.
Sementara itu, Casemiro membawa catatan impresif. Gelandang berpengalaman tersebut belum tersentuh kekalahan dalam sembilan pertandingan terakhir bersama klub maupun tim nasional, menjadikannya salah satu sosok penting di ruang mesin Selecao.
Di lini serang, Rayan berpeluang kembali mengisi sektor kanan setelah terus menunjukkan perkembangan positif sepanjang turnamen.
Lucas Paqueta diprediksi tetap dipercaya sebagai gelandang serang meski Neymar telah pulih dari cedera dan siap dimainkan.
Vinicius Junior hampir pasti menjadi tumpuan utama di sisi kiri.
Penyerang Real Madrid itu sedang berada dalam performa terbaik setelah selalu mencetak gol pada setiap pertandingan Brasil di Piala Dunia 2026.
Sementara posisi ujung tombak kemungkinan kembali ditempati Matheus Cunha.
Penyerang Manchester United tersebut sukses membayar kepercayaan Carlo Ancelotti dengan torehan tiga gol dalam dua pertandingan terakhir setelah sempat absen pada laga pembuka.
Secara kualitas individu dan pengalaman, Brasil masih lebih diunggulkan untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Namun, rekor tak terkalahkan Jepang sepanjang turnamen menjadi sinyal bahwa Selecao tidak akan menjalani pertandingan dengan mudah.
Jika mampu mempertahankan disiplin permainan dan memanfaatkan kecepatan serangan balik, Jepang berpeluang memberikan kejutan.
Sebaliknya, Brasil harus tampil lebih efektif dibanding fase grup apabila ingin menjaga asa meraih gelar juara dunia keenam.
Prediksi Starting XI Brasil (4-2-3-1):
Alisson; Danilo, Marquinhos, Gabriel, Douglas Santos; Bruno Guimaraes, Casemiro; Rayan, Lucas Paqueta, Vinicius Junior; Matheus Cunha.(*)
Top Skor Piala Dunia 2026 Mulai Memanas, Messi dan Jonathan David Sama-Sama di Puncak
Category: Piala Dunia 2026,Sepakbola
7 Juli 2026
SEPUCUKJAMBI.ID– Persaingan gelar pencetak gol terbanyak Lionel Messi di Piala Dunia 2026 semakin terbuka setelah rangkaian laga fase grup mulai memperlihatkan dominasi sejumlah penyerang dari berbagai negara peserta.
Hingga Sabtu 20 Juni 2026, turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu telah menuntaskan 29 pertandingan.
Sejumlah tim unggulan mulai menemukan ritme, sementara daftar top skor sementara juga terus bergerak dinamis.
Di puncak klasemen sementara, Messi harus berbagi posisi dengan striker Kanada Jonathan David yang sama-sama mengoleksi tiga gol.
Messi dan Jonathan David Samai Puncak Top Skor
Messi kembali menunjukkan ketajamannya bersama Argentina, namun performa impresif Jonathan David bersama Kanada membuat persaingan semakin ketat.
Keduanya kini berada di posisi teratas dengan tiga gol, menandai awal perebutan Sepatu Emas yang diprediksi berlangsung hingga fase akhir turnamen.
Deretan Penantang di Bawah Puncak
Di belakang dua pemimpin klasemen, sejumlah nama besar mulai menempel ketat dengan koleksi dua gol.
Dari Prancis, Kylian Mbappe kembali menjadi ancaman serius. Sementara itu, Norwegia mengandalkan Erling Haaland yang tampil konsisten di lini depan.
Dari Inggris, Harry Kane tetap menjadi tumpuan, disusul Jerman dengan Kai Havertz yang turut masuk dalam daftar persaingan.
Brasil juga mengirimkan dua wakil penting, yakni Vinicius Junior dan Matheus Cunha yang sama-sama mencetak dua gol sejauh ini.
Nama-Nama Kejutan Mulai Bermunculan
Selain pemain bintang, beberapa nama kejutan juga ikut meramaikan daftar pencetak gol.
Dari Kanada, Cyle Larin ikut bersaing di papan atas. Sementara Swiss diperkuat Johan Manzambi yang tampil efektif dari bangku cadangan.
Amerika Serikat menempatkan Folarin Balogun dalam daftar dua gol, sementara Maroko mengandalkan Ismael Saibari sebagai salah satu kejutan awal turnamen.
Piala Dunia 2026 diikuti 48 negara peserta yang terbagi dalam 12 grup.
Dua tim teratas otomatis lolos ke babak 32 besar, ditambah delapan peringkat ketiga terbaik.
Dengan format ini, peluang perubahan klasemen top skor masih sangat terbuka seiring bertambahnya jumlah pertandingan.
Jadwal Fase Gugur Piala Dunia 2026
Babak 32 Besar: 29 Juni – 4 Juli 2026
Babak 16 Besar: 5 – 8 Juli 2026
Perempat Final: 10 – 12 Juli 2026
Semifinal: 15 – 16 Juli 2026
Perebutan tempat ketiga: 19 Juli 2026
Final: 20 Juli 2026
Dengan masih panjangnya turnamen, persaingan top skor dipastikan terus berubah.
Nama-nama besar seperti Messi, Mbappe, Haaland, hingga Kane masih memiliki peluang besar untuk menambah pundi-pundi gol di fase berikutnya.(*)
Brasil Gilas Haiti 3-0, Selecao Kudeta Puncak Klasemen Grup C Piala Dunia 2026
Category: Piala Dunia 2026,Sepakbola
7 Juli 2026
SEPUCUKJAMBI.ID– Timnas Brasil menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu kandidat juara Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Haiti dengan skor meyakinkan 3-0 pada laga kedua Grup C di Philadelphia Stadium, Sabtu 20 Juni 2026 pagi WIB.
Kemenangan ini mengantarkan Selecao ke puncak klasemen sementara Grup C dengan koleksi empat poin, menggeser Maroko ke posisi kedua.
Sebaliknya, hasil tersebut sekaligus memastikan langkah Haiti terhenti di fase grup setelah menelan dua kekalahan beruntun tanpa meraih poin.
Meski menang dengan margin tiga gol, Brasil sejatinya berpeluang mencatat kemenangan lebih besar.
Anak asuh Carlo Ancelotti tampil dominan sepanjang pertandingan dan terus menekan pertahanan Haiti sejak menit awal.
Brasil langsung mengambil alih kendali permainan. Baru dua menit laga berjalan, kombinasi Raphinha dan Casemiro nyaris membuka keunggulan.
Namun, peluang tersebut masih mampu dipatahkan lini belakang Haiti.
Tekanan Selecao semakin intens. Pada menit ke-12, Raphinha sempat menggetarkan gawang Haiti melalui tembakan melengkung yang indah.
Namun gol tersebut dianulir wasit setelah VAR memastikan sang pemain berada dalam posisi offside.
Ketangguhan Haiti dalam bertahan akhirnya runtuh pada menit ke-23.
Vinicius Junior melakukan penetrasi ke kotak penalti sebelum melepaskan tembakan yang gagal diantisipasi sempurna oleh kiper Johny Placide.
Bola liar kemudian mengenai Matheus Cunha dan bergulir masuk ke gawang.
Gol tersebut membuat Brasil semakin percaya diri mengendalikan pertandingan.
Keunggulan bertambah pada menit ke-36. Serangan balik cepat yang dipimpin Vinicius berhasil diselesaikan dengan sempurna oleh Cunha melalui tembakan keras kaki kiri yang menghujam sudut atas gawang Haiti.
Menjelang turun minum, Brasil kembali menghukum kelengahan lawan.
Kali ini Vinicius Junior mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan panjang akurat dari Lucas Paqueta.
Penyelesaian tenang sang winger membawa Brasil unggul 3-0 saat babak pertama berakhir.
Pada babak kedua, Haiti mencoba tampil lebih berani dengan mengubah pendekatan permainan.
Tim Karibia itu mulai berani keluar menyerang dan sempat menciptakan peluang terbaik pada menit ke-63 melalui sundulan Ricardo Ade.
Namun, Alisson Becker menunjukkan kelasnya sebagai salah satu penjaga gawang terbaik dunia.
Refleks cepatnya berhasil menggagalkan peluang emas tersebut tepat di depan garis gawang.
Brasil tetap mendominasi jalannya laga dan beberapa kali mengancam melalui Gabriel Martinelli, Endrick, hingga Douglas Santos.
Bahkan Endrick sempat mencetak gol, namun kembali dianulir akibat offside.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 tetap bertahan untuk kemenangan Brasil.
Hasil ini menempatkan Brasil dalam posisi ideal untuk mengamankan tiket ke fase gugur pada laga terakhir Grup C.
Sementara Haiti dipastikan tersingkir dan tidak lagi memiliki peluang melanjutkan perjalanan di Piala Dunia 2026.
Susunan Pemain:
Brasil (4-2-3-1): Alisson Becker; Danilo, Marquinhos, Gabriel Magalhaes, Douglas Santos; Casemiro, Bruno Guimaraes; Raphinha, Lucas Paqueta, Vinicius Junior; Matheus Cunha.
Pelatih: Carlo Ancelotti.
Haiti (5-4-1): Johny Placide; Carlens Arcus, Ricardo Ade, Jean-Kevin Duverne, Hannes Delcroix, Martin Experience; Ruben Providence, Jean-Ricner Bellegarde, Danley Jean Jacques, Josue Casimir; Frantzdy Pierrot.
Pelatih: Sebastien Migne.(*)
Neymar Comeback! Ini Daftar Lengkap Skuad Grup C Piala Dunia 2026
Category: Piala Dunia 2026,Sepakbola
7 Juli 2026
SEPUCUKJAMBI.ID– Grup C Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi salah satu grup paling menarik untuk disaksikan.
Kehadiran Brasil sebagai salah satu favorit juara membuat persaingan semakin ketat.
Terlebih dengan hadirnya Skotlandia, Haiti, dan Maroko yang siap memberikan kejutan di turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.
1. Brasil datang dengan kekuatan yang bertabur bintang.
Pelatih Selecao memanggil sejumlah pemain top yang berkarier di kompetisi elite Eropa maupun Amerika Selatan untuk menghadapi Piala Dunia 2026.
Timnas Brasil bertabur bintang di Piala Dunia 2026
Di bawah mistar gawang, Brasil masih mengandalkan pengalaman Alisson dan Ederson.
Sementara di lini belakang, nama-nama seperti Marquinhos, Gabriel Magalhaes, Bremer, hingga Danilo diproyeksikan menjadi tembok utama pertahanan Tim Samba.
Lini tengah Brasil juga tidak kalah solid. Casemiro, Bruno Guimaraes, Lucas Paqueta, hingga Fabinho memberikan kombinasi pengalaman dan kreativitas yang dibutuhkan untuk mengendalikan jalannya pertandingan.
Yang paling mencuri perhatian tentu sektor penyerangan. Neymar kembali masuk dalam daftar pemain setelah sebelumnya sempat absen cukup lama dari tim nasional.
Selain itu, Brasil juga membawa sejumlah pemain muda dan bintang masa depan seperti Endrick, Vinicius Junior, Gabriel Martinelli, Raphinha, hingga Matheus Cunha. Berikut daftar lengkapnya:
Bek: Alex Sandro (Flamengo), Bremer (Juventus), Danilo (Flamengo), Douglas Santos (Zenit Saint Petersburg), Gabriel (Arsenal), Roger Ibanez (Al-Ahi), Leo Pereira (Flamengo), Marquinhos (Paris Saint-Germain), Wesley (Roma).
Gelandang: Bruno Guimarães (Newcastle), Casemiro (Manchester United), Danilo (Botafogo), Fabinho (Al-Ittihad), Lucas Paquetá (Flamengo).
Penyerang: Endrick (Lyon), Gabriel Martinelli (Arsenal), Igor Thiago (Brentford), Luis Henrique (Zenit Saint Petersburg), Matheus Cunha (Manchester United), Neymar (Santos), Raphinha (Barcelona), Rayan (Bournemouth), Vinicius Junior (Real Madrid).
2. Maroko diprediksi tetap menjadi salah satu pesaing kuat di Grup C.
Pelatih tim nasional Maroko, Mohamed Ouahbi, secara resmi telah menetapkan daftar 26 pemain yang akan berlaga di putaran final Piala Dunia 2026.
Timnas Maroko siap berlaga di Piala Dunia 2026
Dalam komposisi tim kali ini, Mohamed Ouahbi tetap memprioritaskan kombinasi pemain berpengalaman yang saat ini berkarier di berbagai klub papan atas Eropa.
Strategi ini diharapkan mampu menjaga level kompetitif tim di panggung sepak bola paling bergengsi sejagat tersebut.
Bintang Real Madrid, Brahim Diaz, dipastikan akan mengemban tugas berat sebagai motor serangan utama di barisan depan Maroko.
Kreativitas dan ketajaman Diaz dianggap menjadi faktor kunci dalam membongkar pertahanan lawan-lawan mereka di fase grup nanti. Berikut daftar lengkap pemainnya:
Kiper: Yassine Bounou, Munir El Kajoui, Ahmed Reda Tagnaouti.
Bek: Achraf Hakimi, Noussair Mazroui, Anass Salah-Eddine, Youssef Belammari, Issa Diop, Chadi Riad, Zakaria El Ouahdi, Redouane Halhal, Nayef Aguerd
Gelandang: Sofyan Amrabat, Neil El Aynaoui, Bilal El Khannouss, Azzedine Ounahi, Ayyoub Bouaddi, Ismael Saibari, Samir El Mourabet
Penyerang: Brahim Diaz, Ez Abde, Ayoube Amaimouni, Soufiane Rahimi, Chemsoine Talbi, Gessime Yassine, A
3. Haiti berupaya mencetak sejarah.
Timnas Haiti siap cetak sejarah dengan membawa sejumlah pemain yang berkarier di Eropa dan Amerika Utara.
Timnas Haiti siap cetak sejarah di Piala Dunia 2026
Nama Duckens Nazon, Frantzdy Pierrot, hingga Jean-Ricner Bellegarde menjadi tumpuan utama dalam upaya memberikan perlawanan kepada lawan-lawan yang lebih diunggulkan.
Skuad Haiti juga diperkuat sejumlah pemain berpengalaman seperti Johnny Placide di posisi penjaga gawang serta Jean-Kevin Duverne yang diharapkan mampu memberikan stabilitas di lini pertahanan.
Berikut daftar lengkap pemainnya:
Kiper: Johnny Placide (Bastia), Alexandre Pierre (Sochaux), Josue Duverger (FC Cosmos Koblenz).
Belakang: Carlens Arcus (Angers), Wilguens Pauguain (Zulte Waregem), Duke Lacroix (Colorado Springs), Martin Expérience (Nancy), Jean-Kevin Duverne (KAA Gent), Ricardo Ade (LDU Quito), Hannes Delcroix (Lugano), Keeto Thermoncy (Young Boys Berne).
Gelandang: Leverton Pierre (Vizela), Carl-Fred Sainthe (El Paso Locomotive), Jean-Jacques Danley (Philadelphia Union), Jean-Ricner Bellegarde (Wolves), Pierre Woodenski (Violette), Dominique Simon (Tatran Presov).
4. Skotlandia tak ingin hanya menjadi pelengkap di Grup C.
Tim berjuluk Tartan Army tersebut membawa banyak pemain yang memiliki pengalaman bermain di Premier League dan kompetisi elite Eropa lainnya.
Timnas Skotlandia tak mau hanya jaid pelengkap di Piala Dunia 2026
Kapten tim Andy Robertson kembali menjadi sosok penting di lini belakang.
Selain itu, Skotlandia juga diperkuat Scott McTominay, Billy Gilmour, John McGinn, Ryan Christie, hingga Che Adams yang menjadi andalan dalam membangun serangan.
Kombinasi pemain berpengalaman dan talenta yang sedang berkembang membuat Skotlandia berpotensi menjadi salah satu kuda hitam di grup ini.
Kehadiran sejumlah pemain yang tampil konsisten bersama klub masing-masing menjadi modal penting untuk bersaing memperebutkan tiket ke fase gugur. Berikut daftar lengkap pemainnya:
Kiper: Craig Gordon (Hearts), Angus Gunn (Nottingham Forest), Liam Kelly (Rangers).
Belakang: Grant Hanley (Hibernian), Jack Hendry (Al Etiffaq), Aaron Hickey (Brentford), Dom Hyam (Wrexham), Scott McKenna (Dinamo Zagreb), Nathan Patterson (Everton), Anthony Ralston (Celtic), Andy Robertson (Liverpool), John Souttar (Rangers), Kieran Tierney (Celtic).
Gelandang: Ryan Christie (Bournemouth), Findlay Curtis (Kilmarnock), Lewis Ferguson (Bologna), Ben Gannon-Doak (Bournemouth), Billy Gilmour (Napoli), John McGinn (Aston Villa), Kenny McLean (Norwich), Scott McTominay (Napoli).
Penyerang: Che Adams (Torino), Lyndon Dykes (Charlton Athletic), George Hirst (Ipswich), Lawrence Shankland (Hearts), Ross Stewart (Southampton).
Dengan materi pemain yang dimiliki masing-masing negara, Grup C diprediksi menghadirkan persaingan sengit sejak pertandingan pertama.
Brasil memang menjadi unggulan utama, namun Haiti, Skotlandia, dan Maroko tetap memiliki peluang untuk menciptakan kejutan di Piala Dunia 2026.
Daftar pemain yang beredar saat ini masih bersifat sementara dan masih dapat mengalami perubahan sebelum FIFA menetapkan skuad final setiap peserta menjelang dimulainya turnamen.(*)
Meski Dikritik, Vinicius Tetap Jadi Andalan Arbeloa di Real Madrid
Category: Sepakbola,Sport
7 Juli 2026
SEPUCUKJAMBI.ID – Pelatih Real Madrid, Álvaro Arbeloa, menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki rencana untuk mengistirahatkan Vinicius Junior dalam waktu dekat.
Winger asal Brasil itu tetap masuk dalam skema utama tim meski performanya kerap menuai kritik sepanjang musim ini.
Arbeloa menyatakan bahwa kehadiran pemain-pemain terbaik di lapangan merupakan prioritas utamanya.
Menurutnya, menit bermain justru menjadi faktor penting agar pemain bisa menemukan kembali ritme dan kepercayaan diri.
“Saya paham ada banyak perdebatan. Tapi filosofi saya jelas, pemain terbaik harus bermain. Semakin sering mereka berada di lapangan, semakin besar kontribusi yang bisa diberikan,” ujar Arbeloa seperti dikutip dari laman resmi Real Madrid, Sabtu.
Vinicius memang tengah berada di bawah sorotan suporter Los Blancos. Penampilannya dinilai belum konsisten, khususnya di ajang Liga Spanyol.
Dari 21 pertandingan yang sudah dijalani musim ini, Vinicius mencatatkan lima gol dan lima assist.
Kontribusi tersebut dianggap belum sepadan dengan ekspektasi publik terhadap pemain bernomor punggung 7 itu.
Sebagian penggemar berharap Vinicius bisa tampil lebih menentukan, terutama dalam laga-laga besar.
Nama Vinicius juga sempat dikaitkan dengan isu internal tim.
Ia disebut-sebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisi ruang ganti, yang berujung pada pemecatan Xabi Alonso dari kursi pelatih pada awal Januari lalu.
Namun, di bawah kepemimpinan Arbeloa, situasi tersebut berubah.
Vinicius justru dipercaya mengemban peran penting dalam permainan Madrid dan posisinya di skuad utama tidak tergoyahkan.
Real Madrid akan melanjutkan perjuangan mereka di Liga Spanyol dengan menghadapi Rayo Vallecano pada Minggu, pukul 20.00 WIB.
Arbeloa menilai laga ini sangat krusial bagi timnya dalam menjaga peluang juara.
“Kemenangan atas Rayo sangat penting untuk ambisi kami di liga,” tegas Arbeloa.
Saat ini, Real Madrid menempati posisi kedua klasemen sementara Liga Spanyol dengan raihan 51 poin, hanya terpaut satu angka dari Barcelona yang berada di puncak klasemen.(*)
Kylian Mbappe Borong Empat Gol, Puncaki Top Skor Liga Champions 2025/2026
Category: Sepakbola,Sport
7 Juli 2026
SEKylian Mbappe kini resmi memimpin daftar top skor Liga Champions musim 2025/2026.
Penyerang bintang Real Madrid ini tampil luar biasa pada matchday kelima, mencetak empat gol sekaligus dan membawa koleksinya menembus sembilan gol.
Momen bersejarah ini terjadi saat Los Blancos menghadapi Olympiacos, di mana Mbappe menjadi pahlawan kemenangan dramatis 4-3 bagi timnya.
Torehan gol masif ini membuatnya unggul jauh atas para pesaing dan menjadi favorit kuat untuk merebut sepatu emas Eropa musim ini.
Tidak hanya mencetak gol kemenangan, Mbappe juga mencatatkan hat-trick tercepat kedua dalam sejarah Liga Champions.
Tiga gol pertamanya tercipta hanya dalam 6 menit 42 detik, mematahkan mental pertahanan Olympiacos.
Gol keempatnya menandai rekor pribadi, menjadi kali pertama ia mencetak lebih dari tiga gol dalam satu pertandingan Liga Champions.
Selain itu, Mbappe juga memecahkan rekor sebagai pemain pertama yang berhasil mencetak dua hat-trick dalam satu musim Liga Champions.
Total sembilan gol ini dicetak hanya dalam lima pertandingan fase grup, menunjukkan konsistensi dan ketajamannya yang menakutkan bagi para bek lawan.
Mbappe memulai musim ini dengan gol dari penalti, dua di antaranya membantu Real Madrid menang atas Marseille di matchday pertama.
Ia kemudian membuka skor saat bertandang ke markas Kairat Almaty dan mencetak hat-trick pertamanya dari permainan terbuka.
Di posisi kedua top skor, Victor Osimhen dari Galatasaray mengoleksi enam gol meski menit bermainnya terbatas.
Ia absen di matchday pertama dan kelima, namun tampil efektif dengan gol penentu kemenangan atas Liverpool dan dua gol saat menaklukkan Bodo/Glimt.
Osimhen juga mencetak hat-trick saat menghadapi Ajax di matchday keempat.
Di bawah Mbappe dan Osimhen, persaingan ketat masih terjadi antara Erling Haaland (Man City) dan Harry Kane (Bayern Munchen) yang sama-sama mengoleksi lima gol.
Sementara itu, Michael Olise (Bayern Munchen) memimpin daftar top assist dengan empat assist, diikuti Vinicius Junior (Real Madrid) dan Dominik Szoboszlai (Liverpool) masing-masing dengan tiga assist.
Daftar Top Skor Sementara Liga Champions 2025/2026:
9 Gol: Kylian Mbappe (Real Madrid)
6 Gol: Victor Osimhen (Galatasaray)
5 Gol: Erling Haaland (Man City), Harry Kane (Bayern Munchen)
4 Gol: Harvey Barnes, Anthony Gordon, Gabriel Martinelli, Lautaro Martinez, Marcus Rashford, Vitinha
Prediksi Brasil vs Senegal: Ancelotti Kejar Kemenangan Perdana atas Singa Teranga
Category: Sport
7 Juli 2026
SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Brasil dan Timnas Senegal akan bertemu dalam laga international friendly di Emirates Stadium, London, Sabtu (15/11/2025) pukul 23.00 WIB.
Meski berstatus pertandingan uji coba, duel ini menghadirkan tensi tinggi karena kedua tim sama-sama telah mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026 dan tengah fokus mematangkan taktik.
Pertemuan ini juga membawa nuansa balas dendam bagi Brasil.
Pada Juni 2023, Selecao menelan kekalahan 2-4 dari Senegal dalam laga persahabatan di Lisbon.
Hasil tersebut membuat Brasil belum pernah menang dari dua pertemuan kontra sang wakil Afrika.
Pelatih Carlo Ancelotti tentu ingin mengakhiri catatan negatif tersebut dalam laga yang digelar di markas Arsenal.
Performa Brasil di era awal Ancelotti masih menunjukkan ketidakstabilan.
Dari enam pertandingan, mereka meraih tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan.
Selecao memang telah mencetak 11 gol dan mengemas empat clean sheet.
Tetapi inkonsistensi di kualifikasi Piala Dunia termasuk kekalahan 0-1 dari Bolivia pada September menjadi sinyal bahwa pekerjaan Ancelotti belum selesai.
Di sisi lain, Senegal datang dengan performa mengesankan.
Mereka menjadi salah satu negara Afrika terakhir yang lolos otomatis ke Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Mauritania 4-0.
Dengan tujuh kemenangan dan tiga hasil imbang di kualifikasi, serta hanya kebobolan tiga gol, pasukan Pape Thiaw tiba di London dengan modal soliditas pertahanan dan momentum besar.
Senegal juga sedang menikmati tren positif.
Mereka menyapu bersih empat laga terakhir dengan agregat 14-2 dan menjadikan duel kontra Brasil sebagai persiapan penting menuju Piala Afrika 2025.
Dengan performa tajam dan konsisten, Senegal berpotensi kembali memberikan kejutan untuk tim raksasa Amerika Selatan itu.
Brasil datang tanpa Neymar meski sang bintang sudah pulih dari cedera.
Sejumlah pemain lain seperti Raphinha, Gabriel Martinelli, Savinho, Joelinton, Joao Gomes, hingga Lucas Beraldo juga tidak dipanggil.
Ancelotti bahkan tengah bereksperimen dengan menempatkan Vinicius Junior sebagai penyerang tengah demi memaksimalkan pergerakan sang pemain Real Madrid.
Persaingan lini depan Brasil pun semakin terbuka. Joao Pedro, Richarlison, dan Matheus Cunha masih bersaing memperebutkan posisi striker.
Sementara itu, pemain muda Chelsea berusia 18 tahun, Estevao, yang sudah mencetak tiga gol untuk Selecao, juga menunggu menit bermain.
Di sisi Senegal, Krepin Diatta absen karena cedera, sedangkan Nampalys Mendy, Mamadou Mbow, dan Cheikh Nisse tidak masuk daftar.
Namun, Pape Thiaw memberikan kesempatan kepada beberapa wajah baru seperti Mamadou Sarr dan Ibrahim Mbaye yang berpeluang menjalani debut.
Perkiraan Susunan Pemain
Brasil (4-2-3-1): Ederson; Wesley, Marquinhos, Gabriel, C. Henrique; Casemiro, Guimaraes; Estevao, Paqueta, Rodrygo; Vinicius Junior Pelatih: Carlo Ancelotti
Senegal (4-2-3-1): E. Mendy; A. Mendy, Koulibaly, Niakhate, Diouf; P. Sarr, Gueye; I. Sarr, Ndiaye, Mane; Jackson