Tol Jambi Jadi Sorotan di Libur Imlek 2026, Mobilitas Kendaraan Melonjak Tajam

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Lonjakan kendaraan selama libur panjang Imlek 2026 memberikan dampak signifikan terhadap arus lalu lintas di berbagai ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Termasuk Tol Jambi yang menjadi salah satu jalur strategis penghubung antarwilayah di Sumatera.

PT Hutama Karya (Persero) mencatat total 672.967 kendaraan melintasi ruas JTTS yang telah beroperasi pada periode 13–17 Februari 2026.

Angka tersebut meningkat 33,75 persen dibandingkan volume lalu lintas normal.

Peningkatan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama libur panjang, termasuk perjalanan wisata, mudik singkat, serta kunjungan keluarga lintas provinsi.

Tol Jambi sebagai bagian dari jaringan JTTS turut berperan dalam menjaga kelancaran distribusi kendaraan di wilayah tengah Sumatera.

Puncak Arus Terjadi 14 Februari

Puncak pergerakan kendaraan tercatat pada Sabtu, 14 Februari 2026, dengan total 148.048 kendaraan atau melonjak 41,21 persen dari trafik normal harian.

Kenaikan ini memperlihatkan tingginya kebutuhan akses jalan tol yang andal dan cepat, termasuk di koridor Jambi yang terus berkembang.

Dalam periode tersebut, ruas dengan volume kendaraan tertinggi adalah Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat yang mencapai 151.493 kendaraan.

Sementara dari sisi pertumbuhan persentase, Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6 mencatat lonjakan tertinggi hingga 136,96 persen dibandingkan kondisi normal.

Meski demikian, Tol Jambi menjadi salah satu ruas penting dalam menopang distribusi arus kendaraan di bagian tengah Sumatera, terutama untuk mendukung konektivitas logistik dan perjalanan antarprovinsi.

Penguatan Layanan di Tol Jambi dan JTTS

Selama periode libur panjang, Hutama Karya memperkuat kesiapan operasional di seluruh ruas JTTS, termasuk Tol Jambi. Langkah ini mencakup:

  • Penyiagaan petugas di titik strategis

  • Optimalisasi layanan rest area

  • Pemantauan lalu lintas secara berkala

  • Koordinasi dengan Kepolisian dan Dinas Perhubungan

  • Penyampaian informasi melalui Variable Message Sign (VMS)

Penguatan layanan ini menjadi bagian dari evaluasi untuk menghadapi arus mudik dan balik Lebaran mendatang, terutama dalam memastikan respons cepat terhadap gangguan lalu lintas serta kesiapan fasilitas pengguna jalan.

Hutama Karya juga mengimbau pengguna Tol Jambi dan ruas JTTS lainnya untuk tetap mengutamakan keselamatan berkendara, mematuhi batas kecepatan, serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum perjalanan.(*)




Tol Jambi Melejit 42 Persen Saat Long Weekend Imlek 2026, Trafik Tertinggi di JTTS

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ruas Tol Betung–Tempino–Jambi (Bayung Lencir–Tempino) menjadi sorotan selama periode Long Weekend Imlek 13 Februari 2026.

Ruas yang merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ini mencatat lonjakan trafik tertinggi dibanding ruas lainnya.

Data yang dihimpun Hutama Karya menunjukkan sebanyak 9.131 kendaraan melintas di Tol Jambi dalam satu hari.

Angka tersebut melonjak 42,76 persen dibandingkan trafik normal, menjadikannya ruas dengan pertumbuhan paling signifikan di jaringan JTTS yang telah beroperasi.

Lonjakan ini dipicu meningkatnya mobilitas masyarakat antarwilayah di Sumatera, khususnya menuju dan dari Kota Jambi serta kawasan sekitarnya selama libur panjang Imlek.

Secara keseluruhan, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi di JTTS mencapai 120.944 kendaraan atau meningkat 21,34 persen dari kondisi normal.

Beberapa ruas lain juga mencatat kenaikan signifikan, di antaranya:

  • Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung: 15.960 kendaraan (naik 16,39 persen)

  • Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih: 12.579 kendaraan (naik 19,90 persen)

  • Tol Pekanbaru–Dumai: 17.615 kendaraan (naik 9,39 persen)

  • Tol Sigli–Banda Aceh: 7.831 kendaraan (naik 83,18 persen)

Namun demikian, Tol Jambi tetap menjadi ruas dengan lonjakan paling menonjol di wilayah Sumatera bagian tengah.

Hutama Karya memastikan kesiapan layanan operasional guna menjaga kelancaran arus lalu lintas, terutama di ruas Jambi yang mengalami peningkatan signifikan.

Pengguna jalan diimbau untuk:

  • Merencanakan perjalanan lebih awal

  • Mematuhi batas kecepatan dan rambu lalu lintas

  • Menjaga jarak aman antar kendaraan

  • Memastikan kondisi kendaraan prima

  • Beristirahat di rest area bila merasa lelah

Pemantauan trafik dilakukan secara berkala sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan selama periode libur panjang.

Ruas Betung–Tempino–Jambi menjadi salah satu penghubung penting antarwilayah di Sumatera.

Kenaikan trafik yang signifikan saat libur Imlek memperlihatkan peran vital Tol Jambi dalam mendukung mobilitas ekonomi dan perjalanan masyarakat.

Hutama Karya menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan jalan tol di JTTS melalui kesiapan petugas, fasilitas pendukung, serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait.(*)




Tol Jambi Padat Saat Arus Balik Tahun Baru 2026, Ini Data Hutama Karya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Arus balik Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 membawa lonjakan signifikan volume kendaraan di Jalan Tol Jambi, khususnya pada ruas Tol Betung–Tempino Jambi (Bayung Lencir–Tempino).

PT Hutama Karya (Persero) mencatat peningkatan trafik yang cukup mencolok pada Jumat, 2 Januari 2026.

Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menuju kawasan perkotaan dan pusat aktivitas ekonomi di Provinsi Jambi.

Berdasarkan data resmi Hutama Karya, ruas tol penghubung Sumatera Selatan–Jambi tersebut dilintasi 7.944 kendaraan, atau melonjak 56,90 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal.

Kenaikan ini menempatkan Jalan Tol Jambi sebagai salah satu ruas dengan pertumbuhan trafik tertinggi selama fase arus balik Nataru di Jalan Tol Trans Sumatera.

Lonjakan kendaraan di Tol Jambi mencerminkan peran strategis ruas ini sebagai akses utama logistik dan perjalanan antarkota.

Terutama bagi pengguna dari arah Palembang menuju Jambi dan sekitarnya.

Total Trafik JTTS Naik 45 Persen

Secara keseluruhan, Hutama Karya mencatat total trafik harian mencapai 136.612 kendaraan di seluruh ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang telah beroperasi.

Angka ini meningkat 45,03 persen dibandingkan volume lalu lintas normal.

Selain Jalan Tol Jambi, sejumlah ruas lain juga mengalami kenaikan signifikan, antara lain:

  • Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat mencatat 32.941 kendaraan atau naik 84,06 persen

  • Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6 naik 105,48 persen dengan 6.604 kendaraan

  • Tol Indrapura–Kisaran meningkat 68,07 persen dengan 14.543 kendaraan

Sementara itu, ruas Tol Padang–Sicincin justru mengalami penurunan trafik akibat terputusnya konektivitas menuju Bukittinggi.

Ruas Tol Fungsional Selama Nataru

Untuk mendukung kelancaran arus Nataru, beberapa ruas tol juga dioperasikan secara fungsional. Pada 2 Januari 2026, Hutama Karya mencatat:

  • Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 (Seulimeum–Padang Tiji) dilintasi 2.814 kendaraan

  • Tol Palembang–Betung (Kramasan–Pangkalan Balai) mencatat 3.079 kendaraan

Pengoperasian fungsional ini dinilai efektif dalam mengurai kepadatan lalu lintas, terutama pada jalur non-tol yang sebelumnya rawan kemacetan.

Imbauan Pengguna Jalan Tol Jambi

Seiring masih berlangsungnya arus balik, Hutama Karya mengimbau pengguna Jalan Tol Jambi untuk:

  • Merencanakan perjalanan dengan matang

  • Mematuhi rambu dan batas kecepatan

  • Menjaga jarak aman antar kendaraan

  • Memanfaatkan rest area untuk beristirahat

Pengguna juga diingatkan memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima demi keselamatan bersama.

Sebagai operator JTTS, Hutama Karya menegaskan komitmennya dalam menjaga kelancaran lalu lintas melalui kesiapan petugas, sarana pendukung, serta koordinasi lintas instansi selama periode Nataru.(*)




Tol Betung–Tempino Jambi Jadi Sorotan Arus Balik Nataru 2026

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Arus balik Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mulai terasa signifikan di Jalan Tol Trans Sumatera, khususnya di ruas Tol Betung–Tempino Jambi.

PT Hutama Karya (Persero) mencatat lonjakan trafik kendaraan yang cukup tinggi pada 1 Januari 2026, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pascaperayaan tahun baru.

Berdasarkan data Hutama Karya, Tol Betung–Tempino Jambi (Bayung Lencir–Tempino) dilintasi sebanyak 8.178 kendaraan, atau mengalami kenaikan 73,08 persen dibandingkan trafik normal.

Lonjakan ini menempatkan ruas tol Jambi sebagai salah satu koridor penting dalam pergerakan arus balik Nataru di Sumatera.

Secara keseluruhan, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi di JTTS mencapai 147.780 kendaraan, meningkat 65 persen dibandingkan kondisi normal

 Tingginya volume kendaraan menunjukkan bahwa fase awal arus balik Nataru 2025/2026 masih berlangsung dan diperkirakan terus bergerak dalam beberapa hari ke depan.

Selain Tol Jambi, peningkatan trafik juga tercatat di sejumlah ruas utama lainnya.

Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung dilalui 16.929 kendaraan, Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih sebanyak 17.382 kendaraan, serta Tol Pekanbaru–Dumai mencapai 19.457 kendaraan.

Bahkan beberapa ruas mencatat lonjakan lebih dari 100 persen, seperti Tol Bengkulu–Taba Penanjung dan Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6.

Sementara itu, untuk ruas tol yang dioperasikan secara fungsional selama periode Nataru, Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 mencatat 3.027 kendaraan.

Sedangkan Tol Palembang–Betung (Kramasan–Pangkalan Balai) dilintasi 3.048 kendaraan pada 1 Januari 2026.

Hutama Karya menyampaikan bahwa pemantauan lalu lintas dilakukan secara intensif dan berkelanjutan guna memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan pengguna jalan tol selama arus balik.

Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik, mematuhi rambu dan batas kecepatan, menjaga jarak aman, serta memanfaatkan rest area untuk beristirahat.

Sebagai bagian dari pelayanan, pengguna jalan dapat memantau informasi terkini melalui media sosial resmi Jalan Tol Hutama Karya dan HK Toll Apps, yang menyediakan pembaruan kondisi lalu lintas secara real-time selama periode Nataru.(*)




Tol Jambi Masuk PSN, Pembangunan Tol Strategis Dijadwalkan Mulai di 2026–2027

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dua ruas jalan tol di Provinsi Jambi resmi masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) pemerintah, memperkuat posisi Jambi dalam jaringan Trans Sumatera.

Dua proyek tol tersebut adalah Jalan Tol Betung (Sp. Sekayu) – Tempino – Jambi dan Jalan Tol Jambi – Rengat, yang menjadi bagian prioritas pembangunan infrastruktur nasional.

Penetapan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025, perubahan kedelapan atas Permenko Nomor 7 Tahun 2021 tentang PSN, yang ditandatangani Menko Perekonomian Airlangga Hartarto pada 24 September 2025.

Regulasi tersebut menekankan bahwa proyek PSN harus diselesaikan tepat waktu, dan jika tidak, penanggung jawab wajib melaporkan perkembangan serta mengajukan revisi rencana penyelesaian.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi, Dr. Ir. Dedy Hariadi, S.T., M.T., menjelaskan bahwa, pembangunan Jalan Tol Jambi–Rengat akan dimulai pada segmen Pijoan – Cinto Kenang, Kabupaten Muaro Jambi, dengan panjang sekitar 18 kilometer.

Pengerjaan direncanakan dimulai akhir 2026 atau awal 2027.

Sementara Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi merupakan jalur penghubung strategis antara Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan, bagian dari koridor Trans Sumatera yang vital untuk mobilitas dan distribusi logistik.

Dedy menekankan, masuknya kedua ruas tol ini ke PSN memberikan kepastian pendanaan, percepatan perizinan, serta pengawalan lintas kementerian.

Sehingga proyek dapat berjalan efektif dan selesai tepat waktu.

Secara nasional, terdapat 50 ruas jalan tol PSN yang tersebar di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Bali.

Pemerintah menilai proyek tol strategis sebagai salah satu langkah utama dalam memperkuat infrastruktur, konektivitas, dan pertumbuhan ekonomi regional, khususnya di Sumatera Tengah.

Dengan status PSN, kedua proyek tol di Jambi diharapkan mampu mempercepat konektivitas antarwilayah, mendukung arus logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan regional.(*)




Lonjakan Kendaraan di Tol Betung–Tempino Jambi Warnai Libur Nataru

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Ruas Tol Betung–Tempino Jambi mencatat lonjakan trafik tertinggi di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

PT Hutama Karya (Persero) mencatat sebanyak 8.871 kendaraan melintasi ruas tol tersebut hingga Kamis (25/12/2025), atau meningkat 97,18 persen dibandingkan trafik normal.

Peningkatan signifikan ini sejalan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat di Provinsi Jambi dan sekitarnya menjelang perayaan Natal.

Tol Betung–Tempino Jambi menjadi salah satu jalur strategis yang menunjang konektivitas antarwilayah di Sumatera bagian tengah.

Secara kumulatif, Hutama Karya mencatat total trafik harian di seluruh ruas JTTS yang telah beroperasi mencapai 138.213 kendaraan, atau naik 49,63 persen dibandingkan kondisi normal.

Pemantauan intensif dilakukan untuk memastikan arus lalu lintas tetap aman, lancar, dan nyaman selama periode libur panjang.

Selain Tol Jambi, sejumlah ruas lain juga mengalami peningkatan trafik, antara lain Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar yang naik 100,37 persen, serta Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6 yang meningkat 99,52 persen. Meski demikian, lonjakan di Tol Betung–Tempino–Jambi menjadi salah satu yang paling menonjol selama Nataru 2025/2026.

Hutama Karya menegaskan komitmennya dalam menjaga kelancaran operasional jalan tol dengan menyiagakan petugas, memastikan kesiapan sarana pendukung, serta berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait.

Upaya ini dilakukan untuk memberikan pelayanan optimal bagi pengguna jalan.

Pengguna jalan tol diimbau untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian, memastikan saldo uang elektronik mencukupi, serta beristirahat di rest area terdekat apabila merasa lelah atau mengantuk. Keselamatan berkendara tetap menjadi prioritas utama selama perjalanan libur akhir tahun.

Informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas dan layanan jalan tol dapat diakses melalui akun resmi media sosial @hutamakaryatollroad atau aplikasi HK Toll Apps yang menyediakan pembaruan trafik secara real-time.(*)




Trafik Tol Jambi Meningkat Saat Libur Akhir Tahun, Hutama Karya Siaga

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Tol Jambi mencatat lonjakan lalu lintas signifikan menjelang Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026).

PT Hutama Karya (Persero) melaporkan, hingga 22 Desember 2025, total kendaraan yang melintas di ruas tol yang telah beroperasi mencapai 127.201 kendaraan, meningkat 43,09% dibandingkan trafik normal.

Khusus ruas Tol Betung – Tempino – Jambi (Bayung Lencir – Tempino), trafik meningkat 102,34%, tertinggi di Sumatera pada periode Nataru.

Sementara itu, ruas tol lain seperti Terpeka, Palindra, dan Permai juga mengalami peningkatan antara 30% hingga 50%.

Hutama Karya menegaskan komitmennya menjaga kelancaran dan keselamatan perjalanan di Jalan Tol Trans Sumatera, termasuk Tol Jambi.

Petugas siaga, fasilitas rest area, serta koordinasi lintas pihak terkait siap mendukung perjalanan masyarakat agar aman dan nyaman.

Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan, memastikan pengemudi tetap prima, serta berhenti di rest area jika lelah.

Pastikan juga kartu uang elektronik dalam kondisi baik dan saldo mencukupi sebelum masuk tol.

Informasi terkini mengenai kondisi trafik Tol Jambi dapat dipantau melalui media sosial resmi Hutama Karya @hutamakaryatollroad atau aplikasi HK Toll Apps yang tersedia untuk iOS dan Android.

Aplikasi ini menyediakan update real-time, call center, dan informasi operasional setiap ruas tol.

Dengan pengawasan dan layanan maksimal, Hutama Karya memastikan perjalanan di Tol Jambi dan Jalan Tol Trans Sumatera semakin aman, nyaman, dan efisien selama libur Nataru.(*)




Libur Waisak 2025, Volume Kendaraan di JTTS Naik 7,18 Persen

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Hutama Karya (Persero) mencatat lonjakan trafik kendaraan yang melintas di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama libur dan cuti bersama Hari Raya Waisak 2025.

Pada Jumat, 9 Mei 2025, total kendaraan yang melintasi JTTS mencapai 82.696 kendaraan, mengalami peningkatan sebesar 7,18 persen dibandingkan trafik normal.

Berdasarkan data yang dirilis perusahaan, lonjakan tertinggi terjadi pada ruas Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum–Baitussalam) yang mencatat peningkatan 21,31 persen dari trafik normal.

Sementara itu, ruas Tol Pekanbaru – Dumai menjadi jalur dengan volume lalu lintas (VLL) tertinggi, yaitu 15.885 kendaraan, disusul oleh Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung dengan 14.656 kendaraan dan Tol Palembang – Indralaya – Prabumulih sebanyak 14.351 kendaraan.

Berikut rincian lengkap trafik kendaraan di setiap ruas JTTS pada 9 Mei 2025:

  • Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung: 14.656 kendaraan (+5,66%)

  • Tol Palembang – Indralaya – Prabumulih: 14.351 kendaraan (+1,04%)

  • Tol Betung – Tempino – Jambi: 6.094 kendaraan (+9,15%)

  • Tol Bengkulu – Taba Penanjung: 1.692 kendaraan (+3,61%)

  • Tol Pekanbaru – Dumai: 15.885 kendaraan (+7,16%)

  • Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar: 7.594 kendaraan (+17,35%)

  • Tol Indrapura – Kisaran: 9.245 kendaraan (+8,55%)

  • Tol Binjai – Langsa (Binjai – Pangkalan Brandan): 9.245 kendaraan (+4,89%)

  • Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 2–6: 3.934 kendaraan (+21,31%)

EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menyampaikan bahwa pihaknya terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik selama libur panjang ini agar pengguna jalan merasakan kenyamanan dan keselamatan berkendara.

“Kami mengimbau para pengguna jalan untuk selalu memantau informasi terkini melalui media sosial resmi @HutamaKaryaTollRoad dan @HutamaKarya, serta mencatat nomor Call Center masing-masing ruas tol,” ujar Adjib.

PT Hutama Karya juga mengingatkan agar seluruh pengguna jalan tol tetap berhati-hati dan memprioritaskan keselamatan selama berkendara, terutama di tengah tingginya volume kendaraan selama periode libur nasional.(*)




Rayakan Hari Hak Konsumen, Hutama Karya Bagikan Takjil dan Voucher Makan di Jalan Tol

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka memperingati Hari Hak Konsumen Internasional, yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan, PT Hutama Karya (Persero) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pengguna jalan tol.

Pada Sabtu (15/3), perusahaan ini membagikan ribuan paket takjil gratis serta voucher makan di rest area secara serentak di seluruh ruas jalan tol yang dikelolanya.

Program ini mencakup Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dan Jalan Tol JORR Seksi S & Akses Tanjung Priok.

Mengusung tema “Transisi yang Adil Menuju Gaya Hidup yang Berkelanjutan,” kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk apresiasi bagi pengguna jalan tol, tetapi juga bagian dari upaya mendukung pola konsumsi yang lebih bertanggung jawab.

Baca juga:  Pastikan Volume MinyakKita Kemasan Botol Maupun Pouch, Dirreskrimsus Polda Jambi Lakukan Pengecekan 

Baca juga:  Antisipasi Lonjakan Arus Mudik 2025, Hutama Karya Optimalkan Jalan Tol Trans Sumatera, Termasuk Tol Baleno

Melalui inisiatif ini, Hutama Karya menggandeng pelaku UMKM di rest area untuk menyediakan takjil, sehingga ikut mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menyampaikan bahwa pembagian takjil dimulai pukul 16.30 WIB hingga menjelang waktu berbuka puasa di gerbang tol dan titik-titik strategis lainnya.

Kami menyediakan berbagai jenis takjil seperti kurma, air mineral, dan makanan ringan khas daerah. Selain itu, pengguna jalan tol juga bisa mendapatkan voucher makan senilai Rp 15.000 per lembar yang dapat ditukarkan di tenant UMKM di rest area, ujar Adjib.

Adjib juga menegaskan bahwa kegiatan ini akan berlangsung rutin selama Ramadan sebagai bentuk apresiasi kepada pengguna jalan tol.

Baca juga:  Pastikan Warga Terlayani, Wawako Diza Salurkan Bantuan Tanggap Darurat 

Baca juga:  Walikota Maulana: Bantuan Ramadan 1446 H Jadi Sumber Harapan Bagi Anak Yatim Piatu

Selain itu, Hutama Karya terus berupaya meningkatkan pelayanan dan kenyamanan bagi para pengguna jalan.

Sebagai operator jalan tol, Hutama Karya menempatkan kepuasan pelanggan sebagai prioritas utama.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh PT SUCOFINDO, Indeks Kepuasan Pelanggan (Customer Satisfaction Index/CSI) Tahun 2024 untuk 11 ruas tol yang dikelola Hutama Karya mencapai 4,86 dari skala 5 (97,12%), meningkat dari 4,65 pada tahun sebelumnya.

Kami menargetkan tahun ini CSI pengguna jalan tol bisa mencapai 4,9 dari skala 5. Untuk itu, kami terus meningkatkan pelayanan dan terbuka terhadap saran serta masukan yang dapat disampaikan melalui media sosial kami di @hutamakaryatollroad atau website resmi www.hutamakarya.com,” tambah Adjib.

Baca juga:  Polda Jambi Pastikan Kestabilan Harga dan Stok Bahan Pokok di Pasar Angso Duo selama Ramadan

Baca juga:  Bencana Longsor dan Banjir Melanda Merangin, Wabup Ajak Warga Waspada

Program ini mendapat sambutan hangat dari para pengguna jalan tol. Sukartini, salah satu pengguna Jalan Tol Palembang – Prabumulih, menyampaikan rasa terima kasih atas pembagian takjil gratis ini.

“Alhamdulillah, tadi belum sempat beli takjil, jadi sangat terbantu dengan adanya pembagian ini. Selain itu, pelayanan tol juga sudah sangat baik dan mempermudah perjalanan saya setiap hari. Semoga ke depan semakin sukses dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Sukartini.

Hutama Karya mengajak pengguna jalan untuk selalu mengikuti akun media sosial resmi Hutama Karya di @HutamaKaryaTollRoad dan @HutamaKarya untuk mendapatkan informasi terbaru terkait operasional tol, informasi mudik, serta panduan keselamatan berkendara.

Jika terjadi keadaan darurat di jalan tol, pengguna dapat segera menghubungi Call Center masing-masing cabang tol untuk mendapatkan bantuan cepat.

Baca juga:  UEFA Nations League: Panggil Dua Pemain Baru, Italia Siap Hadapi Jerman di Perempat Final

Baca juga:  Bupati Merangin Soroti Penyimpanan Uang, Gubernur Jambi Apresiasi Kerja TPID

Dengan inisiatif ini, Hutama Karya berharap dapat menciptakan pengalaman mudik yang lebih nyaman dan menyenangkan bagi masyarakat selama bulan Ramadan.(*)




Antisipasi Lonjakan Arus Mudik 2025, Hutama Karya Optimalkan Jalan Tol Trans Sumatera, Termasuk Tol Baleno

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang arus mudik Lebaran 2025, PT Hutama Karya (Persero) memproyeksikan akan terjadi lonjakan volume kendaraan sebesar 68,81% di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dibandingkan dengan lalu lintas normal.

Untuk menghadapi prediksi tersebut, Hutama Karya memastikan kesiapan operasional di seluruh 870,01 km jalan tol yang mereka kelola selama periode mudik Lebaran 2025.

Di antaranya, terdapat 12 ruas tol bertarif dengan panjang 724,08 km, 2 ruas tol belum bertarif, yakni Jalan Tol Bayung Lencir – Tempino sepanjang 33,60 km dan Jalan Tol Binjai Langsa Seksi Tanjung Pura – Brandan sepanjang 18,85 km, serta 3 ruas tol fungsional sepanjang 93,48 km yang akan difungsikan khusus untuk mudik Lebaran 2025.

Persiapan ini juga merupakan langkah konkret dalam mendukung arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada sejumlah menteri terkait pada bulan Ramadan.

Baca juga: Sudah Capai 68 Persen, Progres Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi Seksi IV

baca juga: Kemas Faried Alfarelly Dampingi Wali Kota Maulana, Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Program Jambi Kota Taqwa

“Semua menteri terkait akan terus memantau dan memastikan seluruh fasilitas transportasi dan pelayanan publik berjalan lancar, aman, dan memudahkan arus mudik masyarakat,” ujar Prabowo dalam unggahan Instagram @presidenrepublikindonesia pada Sabtu (1/3).

Peningkatan arus mudik di JTTS ini disampaikan dalam Konferensi Pers Kementerian BUMN dengan tema “Penguatan Infrastruktur Jalan Tol, Layanan Transportasi Darat, dan Perlindungan Asuransi Bagi Pemudik Idul Fitri 2025” pada Selasa (4/3/2024).

Konferensi ini dipandu oleh Juru Bicara Kementerian BUMN Putri Violla, dan dihadiri oleh Direktur Utama Hutama Karya Budi Harto, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Subakti Syukur, serta Direktur Utama PT Jasa Raharja, Rivan Achmad Purwanto.

“Informasi ini penting disampaikan seiring dengan instruksi Presiden agar BUMN, terutama yang bergerak dalam sektor konektivitas darat, dapat memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran 2025,” ujar Putri Violla.

baca juga: Siapkan Strategi Bertahap Tangani Banjir, Wako Maulana Gelar Rakor Bersama BWSS dan Pemrov Jambi

baca juga: Dukung Swasembada dan Ketahanan Pangan, Wako Maulana Siapkan Gerakan Pemanfaatan Lahan Tidur

Direktur Utama Hutama Karya, Budi Harto, mengusulkan kepada pemerintah dan kepolisian untuk mengoperasikan jalan tol fungsional yang akan mendukung kelancaran mudik.

Ruas-ruas tol fungsional ini antara lain, Sigli – Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji – Seulimeum) sepanjang 23,95 km, Sicincin – Padang sepanjang 35,90 km, serta Palembang – Betung Seksi 1-2 (Rengas – Pangkalan Rimo – Pangkalan Balai) sepanjang 33,62 km.

“Ruas-ruas tol fungsional ini rencananya akan beroperasi mulai 20 Maret hingga 10 April 2025, dengan jam operasional yang disesuaikan dengan kondisi lalu lintas dan keputusan kepolisian,” jelas Budi Harto.

Dengan dioperasikannya ruas-ruas tol fungsional ini, waktu perjalanan bagi pemudik akan lebih singkat.

Tol Sicincin – Padang, misalnya, menjadi tol pertama di Sumatera Barat yang dapat memangkas waktu tempuh hingga 30 menit dibandingkan jalur nasional yang ada saat ini.

Konektivitas yang lebih baik ini diharapkan dapat mempermudah akses bagi pemudik yang melalui wilayah Bukittinggi.

Selain itu, Hutama Karya juga memastikan kesiapan layanan pendukung di sepanjang ruas JTTS untuk mendukung kelancaran arus mudik.

Layanan tambahan yang disediakan termasuk posko layanan medis, bantuan darurat, dan informasi perjalanan, serta armada siaga yang mencakup ambulans, mobil derek, dan patroli jalan raya.

Untuk mendukung pemudik yang masih bekerja atau melakukan aktivitas work from anywhere (WFA), Hutama Karya menyediakan fasilitas coworking space di beberapa rest area.

Ini merupakan salah satu langkah untuk memastikan perjalanan mudik lebih lancar, sambil tetap produktif.

Di sektor transaksi, Hutama Karya menambah 140 unit mobile reader dan menyediakan 32.208 kartu uang elektronik (UE) untuk meminimalisir antrian di gerbang tol.

Selain itu, akan ada potongan tarif tol hingga 20% pada beberapa ruas utama JTTS yang terpanjang, termasuk Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung, Tol Indralaya – Prabumulih, Tol Pekanbaru – Dumai, dan Tol Indrapura – Kisaran.

Potongan tarif ini sejalan dengan kebijakan stimulus ekonomi yang diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 17 Februari 2025.

Untuk meningkatkan kenyamanan pemudik, Hutama Karya juga menambah fasilitas istirahat dengan menambah 4 unit Rest Area Fungsional di ruas Jalan Tol Sigli – Banda Aceh dan Jalan Tol Padang – Sicincin, serta menyediakan 1 unit SPBU baru, 14 unit SPBU modular, dan 15 unit SPKLU di beberapa titik untuk mendukung pengguna kendaraan listrik.

“Kami berharap berbagai langkah persiapan ini dapat menjadikan perjalanan mudik Lebaran 2025 lebih aman, lancar, dan menyenangkan bagi seluruh masyarakat,” tutup Budi Harto, Direktur Utama Hutama Karya.(*)