Bukayo Saka Tampil Gila! Cetak Hattrick dan Pecahkan Rekor di Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Bukayo Saka tampil gemilang saat Timnas Inggris mengalahkan Timnas Prancis dengan skor 6-4 pada laga perebutan juara ketiga Piala Dunia 2026.

Winger Arsenal itu mencetak hattrick dan menjadi pemain pertama yang mencatatkan tiga gol di fase gugur turnamen.

Penampilan impresif Saka membantu The Three Lions mengamankan posisi ketiga sekaligus menorehkan catatan istimewa dalam sejarah Piala Dunia 2026.

Bukayo Saka Jadi Penentu Kemenangan Inggris

Saka dipercaya pelatih Thomas Tuchel tampil sebagai starter di sisi kanan lini serang Inggris saat menghadapi Prancis di Miami Stadium, Minggu 19 Juli 2026.

Kepercayaan tersebut dibayar lunas oleh pemain berusia 24 tahun itu dengan performa luar biasa.

Saka mencetak dua gol pada babak pertama yang membawa Inggris unggul telak 4-0 sebelum turun minum.

Pada babak kedua, ketika Prancis sempat memangkas ketertinggalan menjadi 3-4, Saka kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui eksekusi penalti yang sukses menembus gawang Mike Maignan.

Gol tersebut memastikan hattrick sekaligus memperlebar keunggulan Inggris menjadi 5-3.

Hattrick Pertama di Fase Gugur Piala Dunia 2026

Tiga gol yang dicetak Bukayo Saka bukan hanya membantu Inggris meraih kemenangan, tetapi juga menghadirkan rekor baru di Piala Dunia 2026.

Saka menjadi pemain pertama yang mencetak hattrick pada fase gugur turnamen.

Sebelumnya, hanya tiga pemain yang berhasil membukukan hattrick sepanjang Piala Dunia 2026, yakni Lionel Messi saat menghadapi Aljazair, Jonathan David ketika melawan Qatar, dan Ousmane Dembele saat menghadapi Norwegia.

Namun, seluruh hattrick tersebut tercipta pada fase grup.

Catatan itu membuat hattrick Bukayo Saka semakin istimewa karena menjadi satu-satunya yang lahir pada fase gugur Piala Dunia 2026.

Bukti Kualitas Saka di Panggung Dunia

Sepanjang Piala Dunia 2026, Bukayo Saka sempat beberapa kali absen sebagai starter karena mengalami masalah kebugaran.

Meski demikian, Thomas Tuchel tetap memberikan kepercayaan kepada winger Arsenal tersebut pada laga perebutan tempat ketiga.

Saka menjawab kepercayaan itu dengan penampilan terbaiknya dan menjadi salah satu aktor utama kemenangan Inggris atas Prancis.

Hattrick yang dicetaknya semakin menegaskan status Bukayo Saka sebagai salah satu pemain paling berpengaruh di Piala Dunia 2026.(*)




Hasil Prancis vs Inggris 4-6: Bukayo Saka Hattrick, The Three Lions Juara 3 Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Inggris berhasil mengamankan posisi ketiga Piala Dunia FIFA 2026 usai mengalahkan Timnas Prancis dengan skor 6-4 pada laga perebutan juara ketiga yang berlangsung di Miami Stadium, Minggu 19 Juli 2026.

Kemenangan The Three Lions ditentukan lewat gol Declan Rice, Ezri Konsa, Jude Bellingham, serta hattrick Bukayo Saka.

Sementara empat gol Prancis dicetak oleh Kylian Mbappe (dua gol), Bradley Barcola, dan Ousmane Dembele.

Hasil ini memastikan Inggris menutup Piala Dunia 2026 dengan meraih medali perunggu.

Sebaliknya, Prancis harus puas finis di peringkat keempat sekaligus gagal memberikan akhir manis bagi pelatih Didier Deschamps, yang mengakhiri masa jabatannya setelah turnamen ini.

Inggris Langsung Tancap Gas di Babak Pertama

Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Inggris langsung mengambil inisiatif serangan dan membuka keunggulan saat laga baru berjalan tiga menit.

Declan Rice menggiring bola hingga ke depan kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan Mike Maignan. Inggris unggul 1-0.

Keunggulan tersebut membuat pasukan Thomas Tuchel semakin percaya diri. Pada menit ke-18, sepak pojok Rice berhasil disundul Ezri Konsa menjadi gol untuk menggandakan keunggulan Inggris menjadi 2-0.

Prancis semakin tertekan setelah Bukayo Saka mencetak gol ketiga Inggris pada menit ke-37.

Berawal dari bola liar hasil umpan Marcus Rashford, Saka melepaskan tendangan mendatar yang bersarang di pojok gawang Prancis.

Menjelang turun minum, Bukayo Saka kembali mencatatkan namanya di papan skor.

Memanfaatkan umpan terobosan Eberechi Eze, winger Arsenal itu sukses menaklukkan Maignan sehingga babak pertama ditutup dengan keunggulan telak Inggris 4-0.

Prancis Bangkit, tetapi Inggris Tetap Menang

Memasuki babak kedua, Didier Deschamps melakukan sejumlah pergantian pemain untuk meningkatkan daya serang timnya.

Perubahan tersebut langsung membuahkan hasil. Pada menit ke-48, Kylian Mbappe memperkecil ketertinggalan menjadi 1-4 setelah menerima umpan Michael Olise.

Enam menit kemudian, Bradley Barcola kembali membobol gawang Inggris usai memanfaatkan umpan Mbappe. Skor berubah menjadi 2-4.

Momentum Prancis terus berlanjut. Pada menit ke-66, Mbappe mencetak gol keduanya melalui kerja sama satu-dua dengan Olise, membuat kedudukan menjadi 3-4.

Namun saat Prancis terus menekan, Inggris justru mendapatkan hadiah penalti setelah Djed Spence dijatuhkan di kotak terlarang.

Bukayo Saka yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna sekaligus mencatatkan hattrick pada laga tersebut. Inggris kembali menjauh dengan skor 5-3.

Memasuki masa injury time, Ousmane Dembele sempat memperkecil ketertinggalan Prancis menjadi 4-5 melalui tendangan keras dari sisi kanan.

Harapan Prancis untuk menyamakan skor akhirnya pupus setelah Jude Bellingham mencetak gol pada menit-menit akhir pertandingan.

Gol tersebut memastikan kemenangan Inggris dengan skor akhir 6-4 sekaligus mengunci posisi ketiga Piala Dunia 2026.

Inggris Akhiri Turnamen dengan Posisi Ketiga

Kemenangan ini menjadi penutup manis bagi skuad asuhan Thomas Tuchel setelah gagal melaju ke final.

Inggris berhasil membawa pulang medali perunggu berkat penampilan impresif, terutama dari Bukayo Saka yang mencetak tiga gol dalam laga perebutan tempat ketiga.

Di sisi lain, Prancis harus mengakhiri turnamen tanpa gelar.

Laga melawan Inggris juga menjadi pertandingan terakhir Didier Deschamps sebagai pelatih Les Bleus setelah memutuskan mundur usai Piala Dunia 2026.

Susunan Pemain

Prancis (4-3-3): Maignan; Theo Hernandez, Lacroix, Konate, Gusto; Rabiot, Zaire-Emery, Cherki; Doue, Mbappe, Olise.

Pelatih: Didier Deschamps.

Inggris (4-2-3-1): Henderson; Spence, Guehi, Konsa, Quansah; Eze, Rice; Rashford, Rogers, Saka; Toney.

Pelatih: Thomas Tuchel.(*)




Argentina Comeback Dramatis! Messi Bawa Albiceleste Singkirkan Inggris dan Lolos ke Final

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Argentina memastikan satu tempat di final Piala Dunia 2026 usai menumbangkan Inggris dengan skor dramatis 2-1 pada laga semifinal di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Kamis 16 Juli 2026 dini hari WIB.

Kemenangan ini membawa Albiceleste menjaga asa mempertahankan gelar juara dunia.

Di partai puncak, Argentina akan menghadapi Spanyol yang lebih dulu menyingkirkan Prancis pada semifinal lainnya.

Laga sempat mengarah menjadi milik Inggris setelah Anthony Gordon membawa The Three Lions unggul lebih dulu. Namun, mental juara Argentina kembali berbicara.

Dua gol telat dari Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez membalikkan keadaan sekaligus mengakhiri langkah Inggris menuju final.

Sosok Lionel Messi kembali menjadi pembeda.

Kapten Argentina itu memang tidak mencetak gol, tetapi dua assist yang diciptakannya menjadi kunci kemenangan tim asuhan Lionel Scaloni.

Babak Pertama Berjalan Ketat

Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berlangsung dengan tempo sedang dan cenderung hati-hati.

Kedua tim lebih banyak bertarung di sektor tengah sehingga peluang bersih sangat minim.

Inggris memperoleh kesempatan terbaik pada menit ke-33 melalui sundulan John Stones yang memanfaatkan tendangan bebas Declan Rice.

Namun bola hanya menyamping tipis dari gawang Emiliano Martinez.

Argentina membalas lewat tembakan jarak jauh Enzo Fernandez enam menit kemudian. Upaya gelandang Chelsea itu masih meluncur tipis di sisi gawang Jordan Pickford.

Babak pertama juga diwarnai permainan keras. Elliot Anderson dan Lisandro Martinez sama-sama menerima kartu kuning. Hingga turun minum, skor tetap 0-0.

Inggris Pecah Kebuntuan

Selepas jeda, Argentina langsung mengambil inisiatif menyerang.

Julian Alvarez nyaris membuka keunggulan pada menit ke-47, tetapi Jordan Pickford melakukan penyelamatan gemilang.

Justru Inggris yang berhasil memecahkan kebuntuan.

Pada menit ke-55, Anthony Gordon menyelesaikan umpan matang Morgan Rogers dengan penyelesaian tenang yang membuat Inggris unggul 1-0.

Gol tersebut membuat pertandingan semakin terbuka.

Lionel Scaloni merespons dengan memasukkan sejumlah pemain segar, termasuk Lautaro Martinez, Nico Gonzalez, Rodrigo De Paul, Nicolas Otamendi, dan Gonzalo Montiel untuk meningkatkan tekanan.

Messi Jadi Pembeda

Serangan Argentina semakin intens memasuki 15 menit terakhir pertandingan.

Peluang emas Alexis Mac Allister sempat membentur tiang gawang sebelum Pickford kembali menggagalkan peluang Enzo Fernandez.

Gol yang ditunggu akhirnya lahir pada menit ke-85.

Lionel Messi mengirim umpan matang kepada Enzo Fernandez yang melepaskan tendangan melengkung dari luar kotak penalti.

Bola gagal dijangkau Pickford dan mengubah skor menjadi 1-1.

Saat pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan, Argentina justru mencetak gol kemenangan pada masa injury time.

Memasuki menit ke-90+2, Messi kembali memperlihatkan kelasnya lewat umpan silang akurat yang disambut sundulan Lautaro Martinez untuk membawa Argentina berbalik unggul 2-1.

Inggris mencoba merespons dengan memasukkan Ivan Toney dan Marcus Rashford. Namun waktu yang tersisa tidak cukup untuk menyelamatkan mereka dari kekalahan.

Peluit panjang memastikan Argentina melaju ke final Piala Dunia 2026. Sementara Inggris harus puas bertanding melawan Prancis dalam perebutan tempat ketiga.(*)




Semifinal Piala Dunia 2026: Inggris Bidik Final, Argentina Andalkan Magis Messi

SEPUCUKJAMBI.ID – Rivalitas panjang Inggris dan Argentina kembali tersaji di panggung terbesar sepak bola dunia.

Kedua tim akan bertarung memperebutkan satu tiket menuju final Piala Dunia 2026 di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Kamis WIB.

Laga ini bukan sekadar perebutan tempat di partai puncak. Pertemuan Inggris kontra Argentina membawa sejarah panjang, gengsi besar, serta pertarungan dua generasi pemain bintang.

Pemenang duel ini sudah ditunggu Spanyol yang lebih dulu memastikan tiket final setelah menyingkirkan Prancis dengan kemenangan 2-0 melalui gol Mikel Oyarzabal dan Pedro Porro.

Inggris Datang dengan Mental Comeback

Perjalanan Inggris menuju semifinal tidak berjalan mudah. Tim asuhan Thomas Tuchel harus melewati fase gugur dengan sejumlah laga penuh tekanan.

The Three Lions mengawali fase knockout dengan kemenangan dramatis 2-1 atas Republik Demokratik Kongo pada babak 32 besar.

Pada babak 16 besar, Inggris kembali menunjukkan mental juara setelah menundukkan tuan rumah Meksiko 3-2 meski harus bermain dengan 10 pemain.

Ujian berikutnya datang saat menghadapi Norwegia di perempat final.

Inggris sempat tertinggal sebelum Jude Bellingham tampil sebagai penyelamat lewat dua gol yang membawa kemenangan 2-1 setelah perpanjangan waktu.

Kemampuan membalikkan keadaan menjadi salah satu kekuatan utama Inggris sepanjang turnamen.

Namun, Thomas Tuchel menyadari tantangan menghadapi Argentina membutuhkan performa yang lebih sempurna.

Kane dan Bellingham Jadi Senjata Utama Inggris

Produktivitas Inggris sejauh ini bertumpu pada dua pemain utama: Harry Kane dan Jude Bellingham.

Keduanya telah mencetak masing-masing enam gol atau berkontribusi terhadap 12 dari total 13 gol Inggris sepanjang Piala Dunia 2026.

Bellingham bahkan sedang berada dalam performa terbaik setelah mencetak empat gol dalam dua pertandingan terakhir.

Sementara Kane tetap menjadi ancaman utama di lini depan dengan pengalaman dan ketajamannya di pertandingan besar.

Argentina Masih Bergantung pada Magis Messi

Sebagai juara bertahan, Argentina juga tidak melangkah mudah menuju semifinal.

Pasukan Lionel Scaloni harus melewati laga-laga dramatis sejak fase gugur.

Argentina mengalahkan Tanjung Verde 3-2 melalui perpanjangan waktu pada babak 32 besar.

Pada babak berikutnya, La Albiceleste menunjukkan mental juara dengan bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk menundukkan Mesir 3-2.

Di perempat final, Argentina kembali harus bekerja keras sebelum memastikan kemenangan 3-1 atas Swiss melalui perpanjangan waktu.

Messi Jadi Ancaman Terbesar

Lionel Messi tetap menjadi pusat perhatian Argentina. Kapten berusia 39 tahun tersebut telah mencetak delapan gol dan berada dalam persaingan daftar pencetak gol terbanyak turnamen.

Meski tidak mencetak gol saat melawan Swiss, Messi tetap memainkan peran penting dengan memberikan assist untuk gol Alexis Mac Allister.

Namun, kekuatan Argentina tidak hanya bergantung pada Messi.

Sejumlah pemain lain juga sudah membuktikan mampu menjadi pembeda, dengan tujuh pemain Argentina lainnya turut mencetak gol sepanjang turnamen.

Sejarah Panjang Inggris vs Argentina

Pertandingan semifinal ini menjadi pertemuan keenam Inggris dan Argentina dalam sejarah Piala Dunia.

Inggris memenangkan dua pertemuan awal pada 1962 dan 1966.

Argentina kemudian membalas pada Piala Dunia 1986 melalui aksi legendaris Diego Maradona di perempat final.

Pada Piala Dunia 1998, Argentina kembali mengalahkan Inggris melalui drama adu penalti.

Sementara pertemuan terakhir di Piala Dunia 2002 menjadi milik Inggris dengan kemenangan 1-0 lewat penalti David Beckham.

Prediksi Laga: Efektivitas Jadi Kunci

Inggris memiliki modal kecepatan, fisik, serta ketajaman Kane dan Bellingham.

Di sisi lain, Argentina membawa pengalaman sebagai juara bertahan dan kreativitas Messi yang masih mampu mengubah jalannya pertandingan.

Dengan kedua tim sama-sama memiliki pengalaman memenangkan laga sulit melalui comeback dan perpanjangan waktu, semifinal ini berpotensi ditentukan oleh satu momen kecil: efektivitas penyelesaian akhir dan konsentrasi di menit-menit krusial.

Perkiraan Susunan Pemain

Inggris (4-2-3-1)
Jordan Pickford; Reece James, Ezri Konsa, Marc Guehi, Nico O’Reilly; Elliot Anderson, Declan Rice; Bukayo Saka, Jude Bellingham, Anthony Gordon; Harry Kane.

Argentina (4-1-2-1-2)
Emiliano Martinez; Nahuel Molina, Facundo Medina, Lisandro Martinez, Nicolas Tagliafico; Leandro Paredes; Rodrigo De Paul, Alexis Mac Allister; Enzo Fernandez; Julian Alvarez, Lionel Messi.(*)




Inggris Lolos Dramatis ke Semifinal Piala Dunia 2026, Jude Bellingham Jadi Mimpi Buruk Norwegia

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Inggris memastikan satu tempat di semifinal Piala Dunia 2026 setelah melewati pertarungan sengit melawan Norwegia.

Dalam duel perempat final yang berlangsung hingga babak tambahan waktu, The Three Lions membalikkan keadaan dan menang 2-1 berkat dua gol Jude Bellingham.

Kemenangan ini mengantar skuad asuhan Thomas Tuchel menjadi tim ketiga yang mengamankan tiket semifinal.

Selanjutnya, Inggris tinggal menunggu pemenang laga Swiss kontra Argentina untuk memperebutkan satu tempat di partai puncak.

Norwegia Mengejutkan Inggris di Babak Pertama

Pertandingan di Miami Stadium langsung berlangsung dengan tempo yang hati-hati.

Inggris mendominasi penguasaan bola sejak menit awal, tetapi rapatnya pertahanan Norwegia membuat Harry Kane dan kolega kesulitan menciptakan peluang bersih.

Kesempatan pertama datang pada menit ke-23 ketika Nico O’Reilly mengirim umpan matang ke depan gawang.

Sayangnya, tak ada pemain Inggris yang berhasil menyambut bola tersebut.

Norwegia justru tampil lebih efektif. Erling Haaland sempat menguji Jordan Pickford melalui sundulan keras yang masih mampu diamankan sang penjaga gawang.

Tekanan Norwegia akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-36.

Andreas Schjelderup melepaskan tembakan dari sisi kiri yang gagal diantisipasi Pickford.

Gol tersebut membawa Norwegia unggul 1-0 sekaligus meningkatkan kepercayaan diri mereka.

Beberapa peluang berikutnya juga lahir melalui Alexander Sorloth dan Martin Odegaard.

Beruntung bagi Inggris, Pickford tampil sigap menjaga peluang itu tidak berubah menjadi gol kedua.

Saat laga tampak akan ditutup dengan keunggulan Norwegia, Inggris berhasil menyamakan kedudukan menjelang turun minum.

Anthony Gordon mengirim umpan tarik yang diselesaikan Jude Bellingham dengan kontrol tenang sebelum melepaskan tembakan mendatar ke dalam gawang.

Harry Kane sebenarnya sempat mencetak gol beberapa saat kemudian.

Namun wasit membatalkannya karena striker Bayern Munchen itu lebih dulu terjebak offside. Skor 1-1 bertahan hingga jeda.

VAR Gagalkan Gol Norwegia

Memasuki babak kedua, Thomas Tuchel melakukan perubahan dengan memasukkan Bukayo Saka dan Eberechi Eze demi meningkatkan kreativitas serangan.

Laga berjalan semakin terbuka. Kedua tim saling menyerang dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.

Norwegia sempat kembali unggul pada menit ke-54 melalui Heggem yang memanfaatkan bola muntah hasil sepak pojok.

Namun setelah pemeriksaan VAR, gol tersebut dianulir karena terjadi offside.

Tim Skandinavia tetap memberikan tekanan besar. Kristoffer Ajer nyaris membawa Norwegia memimpin setelah sundulannya menghantam mistar gawang.

Tak lama kemudian, Antonio Nusa juga memaksa Pickford melakukan penyelamatan penting.

Inggris lebih banyak bertahan menghadapi agresivitas lawan.

Hingga waktu normal berakhir, tidak ada tambahan gol sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak extra time.

Bellingham Pastikan Tiket Semifinal

Memasuki tambahan waktu, Inggris tampil dengan pendekatan berbeda.

Mereka langsung mengambil inisiatif menyerang dan hasilnya datang hanya tiga menit setelah extra time dimulai.

Morgan Rogers melepaskan tembakan jarak jauh yang masih mampu ditepis Orjan Nyland.

Namun bola liar langsung disambar Jude Bellingham menjadi gol keduanya pada pertandingan tersebut.

Gol itu mengubah skor menjadi 2-1 sekaligus membalikkan keadaan untuk Inggris.

Inggris sempat memperoleh hadiah penalti setelah Djed Spence terjatuh di kotak terlarang.

Akan tetapi, VAR kembali berperan dengan membatalkan keputusan tersebut karena dinilai terjadi aksi diving.

Pada sisa pertandingan, Norwegia berupaya keras mengejar ketertinggalan.

Serangan demi serangan dilancarkan, tetapi lini belakang Inggris mampu bertahan disiplin hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan 2-1 memastikan Inggris melangkah ke semifinal Piala Dunia 2026.

Performa impresif Jude Bellingham dengan dua gol menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung selama 120 menit tersebut.

Susunan Pemain

Norwegia (4-3-3): Nyland; Wolfe, Heggem, Ajer, Ryerson; Berg, Berge, Odegaard; Schjelderup, Haaland, Sorloth.

Pelatih: Stale Solbakken.

Inggris (4-2-3-1): Pickford; O’Reilly, Guehi, Stones, Konsa; Rice, Anderson; Gordon, Bellingham, Madueke; Kane.

Pelatih: Thomas Tuchel.(*)




Klasemen Akhir Grup L Piala Dunia 2026: Inggris Juara Grup, Kroasia Ikut Lolos

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Inggris memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan status juara Grup L setelah menundukkan Panama 2-0 pada laga terakhir fase grup di New York New Jersey Stadium, Minggu 28 Juni 2026 pagi WIB.

Setelah kesulitan menembus pertahanan rapat Panama sepanjang babak pertama, The Three Lions akhirnya memecahkan kebuntuan melalui Jude Bellingham sebelum Harry Kane menggandakan keunggulan lima menit berselang.

Kemenangan ini mengantarkan Inggris finis di puncak klasemen Grup L dengan koleksi tujuh poin.

Sementara Kroasia mengamankan posisi runner-up usai mengalahkan Ghana, sedangkan Panama dipastikan tersingkir dari persaingan.

Sejak peluit awal dibunyikan, skuad asuhan Thomas Tuchel langsung mengambil inisiatif menyerang.

Penguasaan bola didominasi Inggris dengan Marcus Rashford dan Bukayo Saka berkali-kali membongkar pertahanan Panama dari kedua sisi lapangan.

Namun disiplin lini belakang Panama membuat Inggris frustrasi.

Peluang demi peluang gagal berbuah gol, sementara Panama sesekali mampu mengancam lewat serangan balik cepat yang memaksa lini pertahanan Inggris tetap waspada.

Kesempatan terbaik Inggris pada babak pertama hadir di masa injury time.

Tendangan bebas Marcus Rashford berhasil melewati pagar hidup Panama, tetapi bola hanya melambung tipis di atas mistar gawang Orlando Mosquera. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Inggris meningkatkan intensitas serangan. Tekanan yang terus dilakukan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-62.

Berawal dari sepak pojok Bukayo Saka, Jude Bellingham memenangkan duel udara di depan gawang dan mengarahkan bola ke dalam gawang Panama.

Gol tersebut memecah kebuntuan sekaligus mengubah jalannya pertandingan.

Hanya lima menit kemudian, Bellingham kembali menjadi pembeda.

Gelandang Real Madrid itu mengirim umpan matang yang diselesaikan Harry Kane melalui sundulan terarah untuk memperbesar keunggulan Inggris menjadi 2-0.

Unggul dua gol membuat Thomas Tuchel mulai melakukan rotasi pemain.

Jude Bellingham, Harry Kane, dan Elliot Anderson ditarik keluar untuk menjaga kebugaran menghadapi fase gugur.

Panama sempat membobol gawang Jordan Pickford melalui Jose Fajardo.

Namun gol tersebut dianulir wasit setelah VAR memastikan posisi penyerang Panama sudah berada dalam jebakan offside.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan Inggris.

Hasil tersebut memastikan The Three Lions melangkah ke babak 32 besar sebagai juara Grup L dengan tujuh poin, sedangkan Kroasia mengikuti sebagai runner-up.

Panama harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026.

Susunan Pemain

Panama (5-4-1): Orlando Mosquera; Amir Murillo, Fidel Escobar, Jose Cordoba, Andres Andrade, Jorge Gutierrez; Cristian Martinez, Carlos Harvey, Yoel Barcenas, Jose Luis Rodriguez; Tomas Rodriguez.

Pelatih: Thomas Christiansen.

Inggris (4-2-3-1): Jordan Pickford; Jarell Quansah, Marc Guehi, Ezri Konsa, Nico O’Reilly; Jude Bellingham, Elliot Anderson; Bukayo Saka, Morgan Rogers, Marcus Rashford; Harry Kane.

Pelatih: Thomas Tuchel.(*)




Inggris vs Ghana Berakhir 0-0, Harry Kane Mandul, The Three Lions Gagal Menang

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Inggris gagal meraih kemenangan saat menghadapi Ghana pada laga kedua Grup L Piala Dunia 2026.

Bermain di Boston Stadium, Foxborough, Amerika Serikat, Rabu 24 Juni 2026 dini hari WIB, The Three Lions harus puas berbagi angka setelah pertandingan berakhir tanpa gol, 0-0.

Hasil Inggris vs Ghana ini membuat kedua tim sama-sama mengoleksi empat poin.

Inggris tetap berada di puncak klasemen Grup L berkat keunggulan selisih gol, sementara Ghana membuntuti di posisi kedua.

Sejak peluit kick-off dibunyikan, Inggris langsung mendominasi jalannya pertandingan.

Tim asuhan Thomas Tuchel menguasai bola dan terus menekan pertahanan Ghana yang memilih bermain lebih bertahan.

Peluang pertama hadir pada menit ke-10 melalui kombinasi Jude Bellingham dan Harry Kane.

Namun upaya yang dibangun keduanya berhasil dipatahkan lini belakang Ghana yang tampil disiplin sepanjang pertandingan.

Empat menit kemudian, Declan Rice mencoba memecah kebuntuan lewat tendangan bebas dari luar kotak penalti.

Akan tetapi, bola masih melambung di atas mistar gawang Benjamin Asare.

Dominasi Inggris semakin terlihat ketika penguasaan bola mereka mencapai 88 persen pada pertengahan babak pertama.

Meski demikian, rapatnya pertahanan Ghana membuat Harry Kane dan rekan-rekannya kesulitan menciptakan peluang bersih.

Peluang terbaik Inggris sebelum turun minum datang melalui sundulan Rice yang memanfaatkan umpan silang Noni Madueke pada menit ke-37. Namun bola kembali gagal menemui sasaran.

Memasuki babak kedua, Ghana mulai berani keluar menyerang. Peluang pertama mereka tercipta pada menit ke-50 melalui Marvin Senaya, tetapi penyelesaian akhirnya berhasil diganggu Djed Spence.

Inggris kemudian meningkatkan intensitas serangan. Noni Madueke beberapa kali merepotkan pertahanan Ghana, sementara Rice terus menjadi motor permainan dari lini tengah.

Peluang emas kembali diperoleh Inggris pada menit ke-62 saat Elliot Anderson menyambut umpan tendangan bebas Rice.

Namun sundulannya masih membentur pemain Ghana sebelum bola keluar lapangan.

Ghana hampir mencuri gol pada menit ke-67 ketika Adu lolos ke area pertahanan Inggris.

Beruntung bagi The Three Lions, Jordan Pickford sigap keluar dari sarangnya sehingga peluang tersebut gagal dimaksimalkan.

Memasuki 15 menit terakhir, pertandingan berlangsung semakin terbuka.

Ghana mengancam melalui serangan balik cepat, sedangkan Inggris terus menggempur pertahanan lawan demi mencari gol kemenangan.

Kiper Ghana Benjamin Asare tampil gemilang dengan menggagalkan peluang Bukayo Saka pada menit ke-86.

Inggris bahkan nyaris mencetak gol di penghujung laga ketika sundulan O’Reilly membentur mistar gawang dan bola sapuan Fatawu tepat di garis gawang saat masa injury time.

Hingga peluit panjang berbunyi, tak ada gol yang tercipta. Inggris dan Ghana harus puas berbagi satu poin setelah bermain imbang 0-0 dalam laga yang berlangsung ketat.

Hasil ini menjaga peluang kedua tim untuk lolos ke babak gugur Piala Dunia 2026. Namun Inggris wajib meraih hasil maksimal pada laga terakhir jika ingin memastikan status juara Grup L.(*)




Top Skor Piala Dunia 2026 Mulai Memanas, Messi dan Jonathan David Sama-Sama di Puncak

SEPUCUKJAMBI.ID – Persaingan gelar pencetak gol terbanyak Lionel Messi di Piala Dunia 2026 semakin terbuka setelah rangkaian laga fase grup mulai memperlihatkan dominasi sejumlah penyerang dari berbagai negara peserta.

Hingga Sabtu 20 Juni 2026, turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu telah menuntaskan 29 pertandingan.

Sejumlah tim unggulan mulai menemukan ritme, sementara daftar top skor sementara juga terus bergerak dinamis.

Di puncak klasemen sementara, Messi harus berbagi posisi dengan striker Kanada Jonathan David yang sama-sama mengoleksi tiga gol.

Messi dan Jonathan David Samai Puncak Top Skor

Messi kembali menunjukkan ketajamannya bersama Argentina, namun performa impresif Jonathan David bersama Kanada membuat persaingan semakin ketat.

Keduanya kini berada di posisi teratas dengan tiga gol, menandai awal perebutan Sepatu Emas yang diprediksi berlangsung hingga fase akhir turnamen.

Deretan Penantang di Bawah Puncak

Di belakang dua pemimpin klasemen, sejumlah nama besar mulai menempel ketat dengan koleksi dua gol.

Dari Prancis, Kylian Mbappe kembali menjadi ancaman serius. Sementara itu, Norwegia mengandalkan Erling Haaland yang tampil konsisten di lini depan.

Dari Inggris, Harry Kane tetap menjadi tumpuan, disusul Jerman dengan Kai Havertz yang turut masuk dalam daftar persaingan.

Brasil juga mengirimkan dua wakil penting, yakni Vinicius Junior dan Matheus Cunha yang sama-sama mencetak dua gol sejauh ini.

Nama-Nama Kejutan Mulai Bermunculan

Selain pemain bintang, beberapa nama kejutan juga ikut meramaikan daftar pencetak gol.

Dari Kanada, Cyle Larin ikut bersaing di papan atas. Sementara Swiss diperkuat Johan Manzambi yang tampil efektif dari bangku cadangan.

Amerika Serikat menempatkan Folarin Balogun dalam daftar dua gol, sementara Maroko mengandalkan Ismael Saibari sebagai salah satu kejutan awal turnamen.

Daftar Top Skor Sementara (20 Juni 2026)

3 Gol

  • Lionel Messi (Argentina)
  • Jonathan David (Kanada)

2 Gol

  • Kylian Mbappe (Prancis)
  • Erling Haaland (Norwegia)
  • Harry Kane (Inggris)
  • Kai Havertz (Jerman)
  • Vinicius Junior (Brasil)
  • Matheus Cunha (Brasil)
  • Cyle Larin (Kanada)
  • Johan Manzambi (Swiss)
  • Folarin Balogun (Amerika Serikat)
  • Yasin Ayari (Swedia)
  • Elijah Just (Selandia Baru)
  • Ismael Saibari (Maroko)

1 Gol 

  • Julian Quiñones, Raul Jimenez (Meksiko)
  • Hwang In-beom, Oh Hyeon-gyu (Korea Selatan)
  • Ladislav Krejci, Michal Sadilek (Ceko)
  • Jovo Lukic, Ermin Mahmic (Bosnia & Herzegovina)
  • Giovanni Reyna (Amerika Serikat)
  • Virgil van Dijk, Crysencio Summerville (Belanda)
  • Daichi Kamada, Keito Nakamura (Jepang)
  • Jamal Musiala, Kai Havertz (Jerman)
  • Jude Bellingham, Marcus Rashford (Inggris)
  • Luis Diaz (Kolombia)
  • Alexander Isak (Swedia)
  • Joao Neves (Portugal)
  • Yoane Wissa (RD Kongo)
  • dan puluhan pemain lainnya dari 48 negara peserta

DAFTAR NEGARA PESERTA PIALA DUNIA 2026

Turnamen edisi 2026 diikuti 48 negara, yaitu:

Format Turnamen Masih Panjang

Piala Dunia 2026 diikuti 48 negara peserta yang terbagi dalam 12 grup.

Dua tim teratas otomatis lolos ke babak 32 besar, ditambah delapan peringkat ketiga terbaik.

Dengan format ini, peluang perubahan klasemen top skor masih sangat terbuka seiring bertambahnya jumlah pertandingan.

Jadwal Fase Gugur Piala Dunia 2026

  • Babak 32 Besar: 29 Juni – 4 Juli 2026
  • Babak 16 Besar: 5 – 8 Juli 2026
  • Perempat Final: 10 – 12 Juli 2026
  • Semifinal: 15 – 16 Juli 2026
  • Perebutan tempat ketiga: 19 Juli 2026
  • Final: 20 Juli 2026

Dengan masih panjangnya turnamen, persaingan top skor dipastikan terus berubah.

Nama-nama besar seperti Messi, Mbappe, Haaland, hingga Kane masih memiliki peluang besar untuk menambah pundi-pundi gol di fase berikutnya.(*)




Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Dari Laga Pembuka hingga Final

SEPUCUKJAMBI.ID – Federasi sepak bola dunia FIFA resmi merilis jadwal lengkap Piala Dunia 2026 yang akan digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Turnamen akbar ini akan berlangsung pada 12 Juni hingga 20 Juli 2026 dan diikuti oleh 48 tim nasional dari seluruh dunia.

Berdasarkan informasi resmi FIFA, laga pembuka akan digelar di Stadion Azteca, Mexico City, pada 11 Juni 2026.

Sementara partai final dijadwalkan berlangsung di Stadion MetLife, New York, Amerika Serikat.

Sehari setelah pembukaan, pertandingan pertama fase grup akan langsung dimulai.

Tuan rumah Meksiko akan menghadapi Afrika Selatan, disusul laga Korea Selatan melawan Republik Ceko.

Memasuki hari-hari berikutnya, sejumlah pertandingan besar akan tersaji, termasuk Brasil, Jerman, Prancis, Inggris, hingga Argentina yang sudah masuk dalam jadwal fase grup awal.

Turnamen ini juga akan menampilkan format baru dengan 48 tim yang dibagi ke dalam 12 grup.

Setiap tim akan bersaing untuk lolos ke babak 32 besar sebelum menuju fase gugur.

Highlight Jadwal Fase Grup

Beberapa laga penting yang menjadi sorotan antara lain:

  • Brasil vs Maroko (Grup C)
  • Jerman vs Jepang (Grup F)
  • Prancis vs Senegal (Grup I)
  • Argentina vs Aljazair (Grup J)
  • Inggris vs Kroasia (Grup L)
  • Spanyol vs Arab Saudi (Grup H)
  • Portugal vs Republik Demokratik Kongo (Grup K)

Fase Gugur hingga Final

Babak 32 besar akan dimulai pada 29 Juni 2026, dilanjutkan babak 16 besar pada awal Juli.

Perempat final dijadwalkan pada 10–12 Juli, semifinal pada 15–16 Juli, dan perebutan tempat ketiga pada 19 Juli.

Partai final Piala Dunia 2026 akan digelar pada 20 Juli 2026 di Stadion MetLife, New York/New Jersey.

Analisis Singkat

Piala Dunia 2026 menjadi edisi terbesar dalam sejarah dengan 48 peserta.

Format baru ini membuat jumlah pertandingan meningkat signifikan dan memberikan lebih banyak peluang bagi negara-negara non-unggulan untuk bersaing di level tertinggi.

Berikut jadwal lengkap Piala Dunia 2026:

Jumat, 12 Juni

Pukul 02.00 WIB: Meksiko lawan Afrika Selatan (Grup A) – Stadion Azteca, Mexico City

Pukul 09.00 WIB: Korea Selatan lawan Republik Ceko (Grup A) – Stadion Akron, Guadalajara

Sabtu, 13 Juni

Pukul 02.00 WIB: Kanada lawan Bosnia dan Herzegovina (Grup B) – Stadion BMO Field, Toronto

Pukul 08.00 WIB: Amerika Serikat lawan Paraguay – (Grup D) – Stadion SoFi, Los Angeles

Minggu, 14 Juni

Pukul 02.00 WIB: Qatar lawan Swiss (Grup B) – Stadion Levi’s, San Francisco Bay Area

Pukul 05.00 WIB: Brasil lawan Maroko (Grup C) – Stadion Metlife, New York/New Jersey

Pukul 08.00 WIB: Haiti lawan Skotlandia (Grup C) – Stadion Gillette, Boston

Pukul 11.00 WIB: Australia lawan Turki (Grup D) – Stadion BC Place, Vancouver

Senin, 15 Juni

Pukul 00.00 WIB: Jerman lawan Curaçao (Grup E) – Stadion NRG, Houston

Pukul 03.00 WIB: Belanda lawan Jepang (Grup F) – Stadion AT&T, Dallas

Pukul 06.00 WIB: Pantai Gading lawan Ekuador (Grup E) – Stadion Lincoln Financial Field, Philadelphia

Pukul 09.00 WIB: Swedia lawan Tunisia (Grup F) – Stadion BBVA, Monterrey

Pukul 23.00 WIB: Spanyol lawan Cabo Verde (Grup H) – Stadion Marcedes-Benz, Atlanta

Selasa, 16 Juni

Pukul 02.00 WIB: Belgia lawan Mesir (Grup G) – Stadion Lumen Field, Seattle

Pukul 05.00 WIB: Arab Saudi lawan Uruguay (Grup H) – Stadion Hard Rock, Miami

Pukul 08.00 WIB: Iran lawan Selandia Baru (Grup G) – Stadion SoFI, Los Angeles

Rabu, 17 Juni

Pukul 02.00 WIB: Prancis lawan Senegal (Grup I) – Stadion MetLife, New York/New Jersey

Pukul 05.00 WIB: Irak lawan Norwegia (Grup I) – Stadion Gillette, Boston

Pukul 08.00 WIB: Argentina lawan Aljazair (Grup J) – Stadion Arrowhead, Kansas City

Pukul 11.00 WIB: Austria lawan Yordania (Grup J) – Stadion Levi’s, San Francisco Bay Area

Kamis, 18 Juni

Pukul 00.00 WIB: Portugal lawan Republik Demokratik Kongo (Grup K) – Stadion NRG, Houston

Pukul 03.00 WIB: Inggris lawan Kroasia (Grup L) – Stadion AT&T, Dallas

Pukul 06.00 WIB: Ghana lawan Panama (Grup L) – Stadion BMO Fielad, Toronto

Pukul 09.00 WIB: Uzbekistan lawan Kolombia (Grup K) – Stadion Azteca, Mexico City

Pukul 23.00 WIB: Republik Ceko lawan Afrika Selatan (Grup A) – Stadion Marcedes-Benz, Atlanta

Jumat, 19 Juni

Pukul 02.00 WIB: Swiss lawan Bosnia dan Herzegovina (Grup B) – Stadion SoFi, Los Angeles

Pukul 05.00 WIB: Kanada lawan Qatar (Grup B) – Stadion BC Place, Vancouver

Pukul 08.00 WIB: Meksiko lawan Korea Selatan (Grup A) – Stadion Akron, Guadalajara

Sabtu, 20 Juni

Pukul 02.00 WIB: Amerika Serikat lawan Australia (Grup D) – Stadion Lumen Fielad, Seattle

Pukul 05.00 WIB: Skotlandia lawan Maroko (Grup C) – Stadion Gillette, Boston

Pukul 07.30 WIB: Brasil lawan Haiti (Grup C) – Stadion Lincoln Financial Field, Philadelphia

Pukul 10.00 WIB: Turki lawan Paraguay (Grup D) – Stadion Levi’s, San Francisco Bay Area

Minggu, 21 Juni

Pukul 00.00 WIB: Belanda lawan Swedia (Grup F) – Stadion NRG, Houston

Pukul 03.00 WIB: Jerman lawan Pantai Gading (Grup E) – Stadion BMO Field, Toronto

Pukul 07.00 WIB: Ekuador lawan Curaçao (Grup E) – Stadion Arrowhead, Kansas City

Pukul 11.00 WIB: Tunisia lawan Jepang (Grup FO – Stadion BBVA, Monterrey

Pukul 23.00 WIB: Spanyol lawan Arab Saudi (Grup H) – Stadion Marcedes-Benz, Atlanta

Senin, 22 Juni

Pukul 02.00 WIB: Belgia lawan Iran (Grup G) – Stadion SoFi, Los Angeles

Pukul 05.00 WIB: Uruguay lawan Cabo Verde (Grup H) – Stadion Hard Rock, Miami

Pukul 08.00 WIB: Selandia Baru lawan Mesir (Grup G) – BC Place, Vancouver

Selasa, 23 Juni

Pukul 00.00 WIB: Argentina lawan Austria (Grup J) – Stadion AT&T, Dallas

Pukul 04.00 WIB: Prancis lawan Irak (Grup I) – Stadion Lincoln Financial Field, Philadelphia

Pukul 07.00 WIB: Norwegia lawan Senegal (Grup I) – Stadion MetLife, New York/New Jersey

Pukul 10.00 WIB: Yordania lawan Aljazair (Grup J) – Stadion Levi’s San Francisco Bay Area

Rabu, 24 Juni

Pukul 00.00 WIB: Portugal lawan Uzbekistan (Grup K) – Stadion NRG, Houston

Pukul 03.00 WIB: Inggris lawan Ghana (Grup L) – Stadion Gillette, Boston

Pukul 06.00 WIB: Panama lawan Kroasia (Grup L) – Stadion BMO Field, Toronto

Pukul 09.00 WIB: Kolombia lawan Republik Demokratik Kongo (Grup K) – Stadion Akron, Guadalajara

Kamis, 25 Juni

Pukul 02.00 WIB: Swiss lawan Kanada (Grup B) – Stadion BC Place, Vancouver

Pukul 02.00 WIB: Bosnia dan Herzegovina lawan Qatar (Grup B) – Stadion Lumen Field, Seattle

Pukul 05.00 WIB: Skotlandia lawan Brasil (Grup C) – Stadion Hard Rock, Miami

Pukul 05.00 WIB: Maroko lawan Haiti (Grup C) – Stadion Marcedes-Benz, Atlanta

Pukul 08.00 WIB: Republik Ceko lawan Meksiko (Grup A) – Stadion Azteca, Mexico City

Pukul 08.00 WIB: Afrika Selatan lawan Korea Selatan (Grup A) – BBVA, Monterrey

Jumat, 26 Juni

Pukul 03.00 WIB: Curaçao lawan Pantai Gading (Grup E) – Stadion Lincoln Financial Field, Philadelphia

Pukul 03.00 WIB: Ekuador lawan Jerman (Grup E) – Stadion MetLife, New York/New Jersey

Pukul 06.00 WIB: Jepang lawan Swedia (Grup F) – Stadion AT&T, Dallas

Pukul 06.00 WIB: Tunisia lawan Belanda (Grup F) – Stadion Kansas Arrowhead, Kansas City

Pukul 09.00 WIB: Turki lawan Amerika Serikat (Grup D) – Stadion SoFi, Los Angeles

Pukul 09.00 WIB: Paraguay lawan Australia (Grup D) – Stadion Levi’s, San Francisco Bay Area

Sabtu, 27 Juni

Pukul 02.00 WIB: Norwegia lawan Prancis (Grup I) – Stadion Gillette, Boston

Pukul 02.00 WIB: Senegal lawan Irak (Grup I) – Stadion BMO Field, Toronto

Pukul 07.00 WIB: Cabo Verde lawan Arab Saudi (Grup H) – Stadion NRG, Houston

Pukul 07.00 WIB: Uruguay lawan Spanyol (Grup H) – Stadion Akron, Guadalajara

Pukul 10.00 WIB: Mesir lawan Iran (Grup G) – Stadion Lumen Field, Seattle

Pukul 10.00 WIB: Selandia Baru lawan Belgia (Grup G) – BC Place, Vancouver

Minggu, 28 Juni

Pukul 04.00 WIB: Panama lawan Inggris (Grup L) – Stadion MetLife, New York/New Jersey

Pukul 04.00 WIB: Kroasia lawan Ghana (Grup L) – Stadion Lincoln Financial Field, Philadelphia

Pukul 06.30 WIB: Kolombia lawan Portugal (Grup K) – Stadion Hard Rock, Miami

Pukul 06.30 WIB: Republik Demokratik Kongo lawan Uzbekistan (Grup K) – Stadion Marcedes- Benz, Atlanta

Pukul 09.00 WIB: Aljazair lawan Austria (Grup J) – Stadion Arrowhead, Kansas City

Pukul 09.00 WIB: Yordania lawan Argentina (Grup J) – Stadion AT&T, Dallas

Senin, 29 Juni

Pukul 00.00 WIB: Runner-up Grup A lawan Runner-up Grup B (Babak 32 Besar) – Stadion NRG Houston

Selasa, 30 Juni

Pukul 00.00 WIB: Juara Grup C lawan Runner-up Grup L (Babak 32 Besar) – Stadion NRG, Houston

Pukul 03.30 WIB: Juara Grup E lawan Peringkat Ketiga Terbaik Grup A/B/C/D/F (Babak 32 Besar) – Stadion Gillette, Boston

Pukul 08.00 WIB: Juara Grup I lawan Runner-up Grup C (Babak 32 Besar) – Stadion BBVA, Monterrey

Rabu, 1 Juli

Pukul 00.00 WIB: Runner-up Grup E lawan Runner-up Grup I (Babak 32 Besar) – Stadion AT&T, Dallas

Pukul 04.00 WIB: Juara Grup I lawan Peringkat Ketiga Terbaik Grup C/D/F/G/H (Babak 32 Besar) – Stadion MetLife, New York/New Jersey

Pukul 08.00 WIB: Juara Grup A lawan Peringkat Ketiga Terbaik Grup C/E/F/H/I (Babak 32 Besar) – Stadion Azteca, Mexico City

Pukul 23.00 WIB: Juara Grup L lawan Peringkat Ketiga Terbaik Grup E/H/I/J/K (Babak 32 Besar) – Stadion Marcedes-Benz, Atlanta

Kamis, 2 Juli

Pukul 03.00 WIB: Juara Grup G lawan Peringkat Ketiga Terbaik Grup A/E/H/I/J (Babak 32 Besar) – Stadion Lumen Field, Seattle

Pukul 07.00 WIB: Juara Grup D lawan Peringkat Ketiga Terbaik Grup B/E/F/I/J (Babak 32 Besar) – Stadion Levi’s, San Francisco Bay Area

Jumat, 3 Juli

Pukul 02.00 WIB: Juara Grup H lawan Runner-up Grup J (Babak 32 Besar) – Stadion SoFi, Los Angeles

Pukul 06.00 WIB: Runner-up Grup K lawan Runner-up Grup L (Babak 32 Besar) – Stadion BMO Field, Toronto

Pukul 10.00 WIB: Juara Grup B lawan Peringkat Ketiga Terbaik Grup E/F/G/I/J (Babak 32 Besar) – BC Place, Vancouver

Sabtu, 4 Juli

Pukul 01.00 WIB: Runner-up Grup D lawan Runner-up Grup G (Babak 32 Besar) – Stadion AT&T, Dallas

Pukul 05.00 WIB: Juara Grup J lawan Runner-up Grup H (Babak 32 Besar) – Stadion Hard Rock, Miami

Pukul 08.30 WIB: Juara Grup K lawan Peringkat Ketiga Terbaik Grup D/E/I/J/L (Babak 32 Besar) – Stadion Arrowhead, Kansas City

Minggu, 5 Juli

Pukul 00.00 WIB: Pemenang Laga 73 lawan Pemenang Laga 75 (Babak 16 Besar) – Stadion NRG, Houston

Pukul 04.00 WIB: Pemenang Laga 74 lawan Pemenang Laga 77 (Babak 16 Besar) – Stadion Lincoln Financial Field, Philadelphia

Senin, 6 Juli

Pukul 03.00 WIB: Pemenang Laga 76 lawan Pemenang Laga 78 (Babak 16 Besar) – Stadion MetLife, New York/New Jersey

Pukul 07.00 WIB: Pemenang Laga 79 lawan Pemenang Laga 80 (Babak 16 Besar) – Stadion Azteca, Mexico City

Selasa, 7 Juli

Pukul 02.00 WIB: Pemenang Laga 83 lawan Pemenang Laga 84 (Babak 16 Besar) – Stadion AT&T, Dallas

Pukul 07.00 WIB: Pemenang Laga 81 lawan Pemenang Laga 82 (Babak 16 Besar) – Stadion Lumen Field, Seattle

Pukul 23.00 WIB: Pemenang Laga 86 lawan Pemenang Laga 88 (Babak 16 Besar) – Stadion Marcedes-Benz, Atlanta

Rabu, 8 Juli

Pukul 03.00 WIB: Pemenang Laga 85 lawan Pemenang Laga 87 (Babak 16 Besar) – BC Place, Vancouver

Jumat, 10 Juli

Pukul 03.00 WIB: Pemenang Laga 89 lawan Pemenang Laga 90 (Perempat Final) – Stadion Gillette, Boston

Sabtu, 11 Juli

Pukul 02.00 WIB: Pemenang Laga 93 lawan Pemenang Laga 94 (Perempat Final) – Stadion Los SoFi, Los Angeles

Minggu, 12 Juli

Pukul 04.00 WIB: Pemenang Laga 91 lawan Pemenang Laga 92 (Perempat Final) – Stadion Hard Rock, Miami

Pukul 08.00 WIB: Pemenang Laga 95 lawan Pemenang Laga 96 (Perempat Final) – Stadion Arrowhead, Kansas City

Rabu, 15 Juli

Pukul 02.00 WIB: Pemenang Laga 97 lawan Pemenang Laga 98 (Semifinal) – Stadion AT&T, Dallas

Kamis, 16 Juli

Pukul 02.00 WIB: Pemenang Laga 99 lawan Pemenang Laga 100 (Semifinal) – Stadion Marcedes-Benz, Atlanta

Minggu, 19 Juli

Pukul 04.00 WIB: Tim kalah di laga 101 lawan tim yang kalah di laga 102 (Perebutan Tempat Ketiga) – Stadion Hard Rick, Miami

 Senin, 20 Juli

Pukul 02.00 WIB: Pemenang Laga 101 lawan Pemenang Laga 102 (Final) – Stadion MetLife, New York/New Jersey(*)