Haaland Bersinar di Piala Dunia 2026, Vinicius: Dia Penyerang Elite Dunia
Category: Piala Dunia 2026,Sepakbola
7 Juli 2026
SEPUCUKJAMBI.ID– Kekalahan Brasil dari Norwegia di babak 16 besar Piala Dunia 2026 meninggalkan kesan mendalam bagi Vinicius Junior.
Penyerang Tim Samba itu secara terbuka memberikan pujian kepada Erling Haaland yang menjadi mimpi buruk bagi lini pertahanan Brasil.
Norwegia secara mengejutkan menumbangkan salah satu favorit juara dengan skor 2-1.
Seluruh gol kemenangan tim asuhan Stale Solbakken diborong Haaland, sementara Brasil hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat penalti Neymar di penghujung pertandingan.
Bagi Vinicius, penampilan Haaland menjadi bukti mengapa striker Manchester City tersebut layak disebut sebagai salah satu penyerang terbaik di dunia saat ini.
“Erling Haaland benar-benar luar biasa,” kata Vinicius dalam wawancara seusai pertandingan.
Pemain Real Madrid itu menilai keunggulan utama Haaland terletak pada efektivitasnya di depan gawang.
Meski tidak banyak terlibat sepanjang pertandingan, striker berusia 26 tahun tersebut mampu mengubah peluang sekecil apa pun menjadi gol.
“Dia tidak membutuhkan banyak peluang untuk mencetak gol. Ketika mendapatkan kesempatan, dia langsung memanfaatkannya menjadi gol,” ujar Vinicius.
Tak hanya memuji penyelesaian akhir Haaland, Vinicius juga mengapresiasi kemampuan sang striker menciptakan peluang secara mandiri.
Gol kedua Norwegia, menurutnya, menjadi bukti kualitas individu yang dimiliki bomber tersebut.
“Setelah itu dia bahkan menciptakan peluangnya sendiri dan kembali mencetak gol. Selamat untuknya,” tambah pemain yang menjadi andalan Brasil di sektor sayap itu.
Norwegia Ditantang Inggris
Berkat kemenangan atas Brasil, Norwegia melangkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026.
Di fase delapan besar, Haaland dan rekan-rekannya akan menghadapi tantangan yang tidak kalah berat saat bertemu Inggris, yang sebelumnya menyingkirkan Meksiko dengan skor 3-2.
Laga tersebut diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menarik di perempat final, sekaligus menjadi kesempatan bagi Haaland untuk menambah koleksi golnya dalam perburuan gelar top skor Piala Dunia 2026.(*)
Neymar Tutup Karier Internasional, Brasil Kehilangan Top Skor Sepanjang Masa
Category: Piala Dunia 2026,Sepakbola
7 Juli 2026
SEPUCUKJAMBI.ID– Era Neymar bersama Timnas Brasil resmi berakhir.
Penyerang berusia 34 tahun itu mengumumkan pensiun dari tim nasional setelah langkah Selecao terhenti di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Keputusan tersebut diumumkan Neymar sesaat setelah Brasil takluk 1-2 dari Norwegia.
Kekalahan itu sekaligus mengakhiri perjalanan Brasil di turnamen dan menjadi penampilan terakhir sang bintang bersama tim nasional.
Dalam pernyataannya, Neymar mengaku telah menuntaskan perjalanan panjangnya bersama Brasil yang dimulai sejak usia muda.
“Saya sudah mencoba dan terus mencoba. Saya mengawali karier saya di MetLife Stadium dan saya mengakhirinya di sini. Segalanya sudah selesai sekarang,” kata Neymar usai pertandingan.
Keputusan tersebut menandai berakhirnya perjalanan salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola Brasil.
Neymar tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Timnas Brasil dan menjadi bagian penting Selecao selama hampir dua dekade.
Sepanjang karier internasionalnya, Neymar tampil dalam berbagai turnamen besar, termasuk beberapa edisi Piala Dunia dan Copa America.
Ia menjadi salah satu ikon generasi emas Brasil berkat kontribusi gol, assist, serta perannya sebagai pemimpin di lapangan.
Pada Piala Dunia 2026, Neymar masih menjadi pilihan utama pelatih Carlo Ancelotti meski sempat mengalami cedera sebelum turnamen dimulai.
Dalam laga melawan Norwegia, Neymar sebenarnya masih mampu menunjukkan kualitasnya dengan mencetak satu gol melalui titik penalti pada masa injury time.
Namun gol tersebut tidak cukup menghindarkan Brasil dari kekalahan setelah Erling Haaland lebih dulu memborong dua gol kemenangan Norwegia.
Tersingkirnya Brasil di babak 16 besar menjadi penutup perjalanan Neymar bersama tim nasional.
Setelah mengakhiri karier internasionalnya, Neymar dipastikan akan mengalihkan seluruh fokus ke level klub.
Saat ini ia masih terikat kontrak bersama Santos hingga akhir musim dan bertekad membantu klub masa kecilnya kembali bersaing di kompetisi domestik Brasil.
Kepergian Neymar dari Timnas Brasil sekaligus menutup satu era penting dalam sejarah Selecao.
Regenerasi pemain kini menjadi pekerjaan besar bagi Brasil untuk kembali membangun kekuatan menuju turnamen internasional berikutnya.(*)
Norwegia Singkirkan Brasil dari Piala Dunia 2026, Haaland Jadi Pahlawan
Category: Piala Dunia 2026,Sepakbola
7 Juli 2026
SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Norwegia menciptakan salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026.
Menghadapi salah satu favorit juara, Brasil, skuad asuhan Stale Solbakken sukses menang 2-1 pada babak 16 besar dan memastikan tiket ke perempat final.
Erling Haaland menjadi bintang kemenangan Norwegia lewat dua gol yang dicetaknya pada babak kedua.
Sementara Brasil hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui eksekusi penalti Neymar pada masa injury time.
Kemenangan ini mengantarkan Norwegia melaju ke delapan besar dan akan menghadapi pemenang laga Meksiko kontra Inggris.
Sebaliknya, Brasil harus mengakhiri perjalanan mereka lebih cepat meski datang sebagai salah satu kandidat kuat juara.
Bertanding di New York New Jersey Stadium, Brasil sebenarnya tampil dominan sejak menit awal.
Tim Samba bahkan memiliki peluang emas membuka keunggulan pada menit ke-10 setelah VAR menghadiahkan penalti akibat pelanggaran Kristoffer Ajer terhadap Matheus Cunha.
Namun peluang tersebut terbuang sia-sia. Tendangan penalti Bruno Guimaraes berhasil dibaca dengan sempurna oleh kiper Norwegia, Orjan Nyland, yang melakukan penyelamatan krusial.
Setelah gagal mencetak gol, Brasil terus menguasai permainan dan beberapa kali mengancam pertahanan Norwegia.
Meski demikian, penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat berbagai peluang gagal berbuah gol.
Norwegia perlahan keluar dari tekanan. Menjelang turun minum, Martin Odegaard dan Erling Haaland sempat mengancam gawang Alisson, tetapi skor 0-0 tetap bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, pelatih Stale Solbakken melakukan perubahan dengan memasukkan Oscar Bobb dan Andreas Schjelderup untuk meningkatkan intensitas serangan.
Pergantian tersebut terbukti efektif. Setelah mampu meredam tekanan Brasil, Norwegia akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-79.
Berawal dari umpan silang Andreas Schjelderup, Erling Haaland lepas dari pengawalan Gabriel Magalhaes sebelum menanduk bola ke gawang Alisson.
Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-0 untuk Norwegia.
Brasil berusaha membalas dengan meningkatkan tekanan di sisa pertandingan.
Namun rapatnya pertahanan Norwegia membuat tim asuhan Carlo Ancelotti kesulitan menciptakan peluang bersih.
Alih-alih menyamakan kedudukan, Brasil justru kembali kebobolan pada menit ke-90.
Haaland melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang bersarang di sudut bawah gawang Alisson untuk membawa Norwegia unggul 2-0.
Brasil baru mampu memperkecil ketertinggalan pada masa injury time setelah wasit kembali menunjuk titik putih.
Neymar yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna dan mengubah skor menjadi 2-1.
Namun gol tersebut tidak cukup menyelamatkan Brasil dari kekalahan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Norwegia mempertahankan keunggulan dan memastikan langkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026.
Susunan Pemain
Brasil (4-2-3-1): Alisson; Santos, Gabriel Magalhaes, Marquinhos, Danilo; Casemiro, Bruno Guimaraes; Vinicius Junior, Gabriel Martinelli, Rayan; Matheus Cunha. Pelatih: Carlo Ancelotti.
Norwegia (4-3-3): Orjan Nyland; David Moller Wolfe, Torbjorn Heggem, Kristoffer Ajer, Julian Ryerson; Patrick Berg, Sander Berge, Martin Odegaard; Antonio Nusa, Erling Haaland, Alexander Sorloth. Pelatih: Stale Solbakken.(*)
Gol Telat Martinelli Selamatkan Brasil, Jepang Gagal Pertahankan Keunggulan di Piala Dunia 2026
Category: Piala Dunia 2026,Sepakbola
7 Juli 2026
SEPUCUKJAMBI.ID– Timnas Brasil memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah melewati duel sengit melawan Jepang.
Sempat tertinggal lebih dulu, Selecao menunjukkan mental juara dengan membalikkan keadaan dan menang tipis 2-1 lewat gol dramatis Gabriel Martinelli pada masa injury time.
Kemenangan ini membuat skuad besutan Carlo Ancelotti mengamankan tiket ke fase gugur.
Di babak 16 besar, Brasil akan menghadapi pemenang pertandingan antara Pantai Gading kontra Norwegia.
Sejak peluit awal dibunyikan di Houston Stadium, kedua tim bermain hati-hati.
Brasil mendominasi penguasaan bola, tetapi disiplin lini belakang Jepang membuat Vinicius Junior dan kolega kesulitan menemukan ruang.
Peluang pertama Brasil lahir pada menit ke-14. Bruno Guimaraes dan Matheus Cunha bergantian mengancam gawang Jepang, namun penyelesaian akhir keduanya belum tepat sasaran.
Jepang yang lebih banyak menunggu justru mampu memanfaatkan kelengahan lawan.
Setelah sempat mengancam melalui tandukan Ueda, Samurai Blue membuka keunggulan pada menit ke-29.
Kaishu Sano berhasil memotong aliran bola Brasil sebelum menggiring bola ke depan kotak penalti dan melepaskan tembakan mendatar yang gagal diantisipasi Alisson.
Gol tersebut membawa Jepang unggul 1-0 sekaligus membuat Brasil berada dalam tekanan.
Selecao berusaha merespons sebelum turun minum. Vinicius Junior sempat menguji refleks kiper Suzuki melalui tendangan jarak jauh, tetapi peluang itu berhasil diamankan.
Hingga babak pertama usai, Jepang tetap mempertahankan keunggulan 1-0.
Memasuki babak kedua, Brasil langsung meningkatkan intensitas serangan tanpa melakukan pergantian pemain. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-55.
Berawal dari umpan silang Gabriel Magalhaes, Casemiro memenangkan duel udara dan menyundul bola masuk ke gawang Jepang. Skor berubah menjadi 1-1 dan pertandingan kembali terbuka.
Gol tersebut membuat tempo laga meningkat. Brasil semakin agresif mengejar kemenangan, sementara Jepang mulai keluar menyerang untuk mencari gol balasan melalui skema serangan balik.
Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, Brasil justru menemukan momen penentunya.
Pada masa injury time, Bruno Guimaraes mengirim umpan terobosan yang berhasil dimanfaatkan Gabriel Martinelli.
Lolos dari jebakan offside, Martinelli dengan tenang melepaskan tembakan mendatar yang bersarang di pojok gawang Jepang. Gol itu sekaligus memastikan kemenangan 2-1 bagi Brasil.
Jepang masih berusaha mengejar ketertinggalan dalam sisa waktu yang ada. Namun pertahanan Brasil mampu menjaga keunggulan hingga wasit meniup peluit panjang.
Hasil ini memastikan Brasil melangkah ke babak 16 besar dengan penuh drama, sedangkan Jepang harus mengakhiri perjuangannya setelah gagal mempertahankan keunggulan yang sempat mereka raih pada babak pertama.
Susunan Pemain
Brasil (4-3-3): Alisson; Douglas Santos, Gabriel Magalhaes, Marquinhos, Danilo; Casemiro, Lucas Paqueta, Bruno Guimaraes; Vinicius Junior, Matheus Cunha, Rayan.
Pelatih: Carlo Ancelotti.
Jepang (3-4-3): Suzuki; Ito, Taniguchi, Tomiyasu; Nakamura, Kamada, Kaishu Sano, Doan; Maeda, Ueda, Ito.
Pelatih: Hajime Moriyasu.(*)
Brasil Wajib Waspada! Troussier Sebut Jepang Kini Sudah Setara Tim Elite Dunia
Category: Piala Dunia 2026,Sepakbola
7 Juli 2026
JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Jepang memang tidak diunggulkan saat menghadapi Brasil pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Namun, mantan pelatih Samurai Biru, Philippe Troussier, justru melihat peluang besar bagi wakil Asia itu untuk menciptakan salah satu kejutan terbesar di turnamen.
Laga Jepang kontra Brasil akan digelar di NRG Stadium, Houston, Selasa 30 Januari 2026 dini hari WIB.
Brasil datang dengan status juara Grup C sekaligus salah satu kandidat kuat juara dunia, sedangkan Jepang melaju ke fase gugur tanpa sekalipun menelan kekalahan.
Meski banyak prediksi mengunggulkan Selecao, Troussier menilai pertandingan fase gugur selalu membuka peluang bagi tim mana pun untuk membuat kejutan.
“Pada pertandingan seperti ini, segalanya bisa terjadi,” kata Troussier kepada AFP.
Jepang Dinilai Sudah Naik Level
Pelatih asal Prancis yang pernah membawa Jepang tampil di Piala Dunia 2002 itu menilai perkembangan Samurai Biru dalam dua dekade terakhir sangat signifikan.
Menurutnya, skuad racikan Hajime Moriyasu kini memiliki kualitas yang jauh lebih matang dibanding generasi yang pernah ia tangani.
Troussier menilai banyak pemain Jepang kini tampil reguler di kompetisi elite Eropa sehingga pengalaman dan mental bertanding mereka semakin kuat ketika menghadapi negara-negara besar.
“Jepang memiliki kepercayaan diri yang tinggi dan banyak pemain berkualitas. Pendekatan taktik mereka berkembang pesat, ditambah pengalaman para pemain yang berkarier di klub-klub besar Eropa,” ujarnya.
Brasil Diunggulkan, Tetapi Tidak Sempurna
Meski mengakui Brasil tetap menjadi favorit, Troussier menegaskan tim asuhan Carlo Ancelotti bukan tanpa celah.
Ia meyakini Jepang memiliki kemampuan untuk memanfaatkan kelemahan permainan Brasil apabila mampu menjalankan strategi dengan disiplin sepanjang pertandingan.
“Brasil memiliki pemain-pemain luar biasa dan memang lebih diunggulkan. Tetapi mereka tetap mempunyai beberapa kelemahan yang bisa dimanfaatkan Jepang,” tegasnya.
Jepang Punya Modal Kemenangan atas Brasil
Optimisme Troussier bukan tanpa alasan. Jepang pernah mengalahkan Brasil dengan skor 3-2 dalam laga uji coba internasional pada Oktober 2025.
Hasil tersebut menjadi bukti bahwa Samurai Biru mampu bersaing dengan salah satu kekuatan terbesar sepak bola dunia.
Kini, mereka berharap dapat mengulang pencapaian serupa demi mengamankan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.(*)
Brasil Juara Grup C! Skotlandia Tumbang, Vinicius Jr Tampil Memukau
Category: Piala Dunia 2026,Sepakbola
7 Juli 2026
SEPUCUKJAMBI.ID– Timnas Brasil menegaskan statusnya sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Skotlandia dengan skor meyakinkan 3-0 pada laga terakhir Grup C, Kamis 25 Juni 2026 WIB.
Kemenangan di Miami Stadium itu memastikan Selecao melangkah ke babak 32 besar dengan predikat juara grup.
Bintang kemenangan Brasil adalah Vinicius Jr yang mencetak dua gol, sementara satu gol lainnya disumbangkan Matheus Cunha pada babak kedua.
Tambahan tiga poin membuat Brasil menutup fase grup dengan koleksi tujuh angka. Di sisi lain, Skotlandia gagal memanfaatkan laga penentuan dan harus puas mengakhiri fase grup di posisi ketiga.
Brasil tidak membutuhkan waktu lama untuk menunjukkan dominasinya.
Baru tujuh menit pertandingan berjalan, tekanan tinggi yang dilakukan Rayan berhasil memaksa lini belakang Skotlandia melakukan kesalahan.
Bola liar yang tercipta langsung dimanfaatkan Vinicius Jr untuk menaklukkan Angus Gunn dan membawa Brasil unggul cepat 1-0.
Gol tersebut membuat permainan tim asuhan Carlo Ancelotti semakin hidup. Brasil mendominasi penguasaan bola dan terus menekan pertahanan Skotlandia yang kesulitan keluar dari tekanan.
Vinicius sebenarnya sempat kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-22. Namun gol tersebut dianulir wasit setelah menilai terjadi pelanggaran dalam proses perebutan bola.
Meski demikian, ancaman Brasil tidak berhenti. Skotlandia berusaha merespons melalui serangan balik dan bola-bola langsung ke area pertahanan lawan, tetapi lini belakang Brasil yang dikawal Marquinhos dan Gabriel Magalhaes tampil disiplin.
Saat pertandingan tampak akan memasuki jeda dengan keunggulan tipis, Brasil kembali menghukum lawannya.
Pada masa injury time babak pertama, Vinicius menyambut umpan silang Bruno Guimaraes dan mencetak gol keduanya dalam laga tersebut.
Gol itu membuat Brasil menutup babak pertama dengan keunggulan nyaman 2-0.
Memasuki babak kedua, Skotlandia mencoba tampil lebih agresif. Scott McTominay sempat menghadirkan ancaman lewat sundulan keras pada menit ke-49, namun Alisson mampu mengamankan bola dengan baik.
Brasil kemudian kembali mengambil alih kendali permainan. Vinicius nyaris mencetak hattrick setelah dua kali memaksa Angus Gunn melakukan penyelamatan penting dalam rentang waktu singkat.
Gol ketiga yang ditunggu-tunggu akhirnya lahir pada menit ke-60. Bruno Guimaraes menusuk ke dalam kotak penalti sebelum mengirim umpan matang kepada Matheus Cunha.
Penyerang Brasil itu tanpa kesulitan melepaskan tembakan mendatar yang mengubah skor menjadi 3-0.
Tertinggal tiga gol tidak membuat Skotlandia menyerah begitu saja. Tim asuhan Steve Clarke tetap berupaya mencari gol hiburan, tetapi solidnya organisasi permainan Brasil membuat setiap peluang mampu diredam dengan baik.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 tetap bertahan untuk kemenangan Brasil.
Hasil ini mengukuhkan Brasil sebagai juara Grup C sekaligus memperpanjang catatan impresif mereka di Piala Dunia 2026.
Dengan performa yang semakin matang dan Vinicius Jr yang sedang berada dalam bentuk terbaiknya, Selecao mengirim pesan serius kepada para pesaing dalam perburuan gelar juara dunia.(*)
Top Skor Piala Dunia 2026 Mulai Memanas, Messi dan Jonathan David Sama-Sama di Puncak
Category: Piala Dunia 2026,Sepakbola
7 Juli 2026
SEPUCUKJAMBI.ID– Persaingan gelar pencetak gol terbanyak Lionel Messi di Piala Dunia 2026 semakin terbuka setelah rangkaian laga fase grup mulai memperlihatkan dominasi sejumlah penyerang dari berbagai negara peserta.
Hingga Sabtu 20 Juni 2026, turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu telah menuntaskan 29 pertandingan.
Sejumlah tim unggulan mulai menemukan ritme, sementara daftar top skor sementara juga terus bergerak dinamis.
Di puncak klasemen sementara, Messi harus berbagi posisi dengan striker Kanada Jonathan David yang sama-sama mengoleksi tiga gol.
Messi dan Jonathan David Samai Puncak Top Skor
Messi kembali menunjukkan ketajamannya bersama Argentina, namun performa impresif Jonathan David bersama Kanada membuat persaingan semakin ketat.
Keduanya kini berada di posisi teratas dengan tiga gol, menandai awal perebutan Sepatu Emas yang diprediksi berlangsung hingga fase akhir turnamen.
Deretan Penantang di Bawah Puncak
Di belakang dua pemimpin klasemen, sejumlah nama besar mulai menempel ketat dengan koleksi dua gol.
Dari Prancis, Kylian Mbappe kembali menjadi ancaman serius. Sementara itu, Norwegia mengandalkan Erling Haaland yang tampil konsisten di lini depan.
Dari Inggris, Harry Kane tetap menjadi tumpuan, disusul Jerman dengan Kai Havertz yang turut masuk dalam daftar persaingan.
Brasil juga mengirimkan dua wakil penting, yakni Vinicius Junior dan Matheus Cunha yang sama-sama mencetak dua gol sejauh ini.
Nama-Nama Kejutan Mulai Bermunculan
Selain pemain bintang, beberapa nama kejutan juga ikut meramaikan daftar pencetak gol.
Dari Kanada, Cyle Larin ikut bersaing di papan atas. Sementara Swiss diperkuat Johan Manzambi yang tampil efektif dari bangku cadangan.
Amerika Serikat menempatkan Folarin Balogun dalam daftar dua gol, sementara Maroko mengandalkan Ismael Saibari sebagai salah satu kejutan awal turnamen.
Piala Dunia 2026 diikuti 48 negara peserta yang terbagi dalam 12 grup.
Dua tim teratas otomatis lolos ke babak 32 besar, ditambah delapan peringkat ketiga terbaik.
Dengan format ini, peluang perubahan klasemen top skor masih sangat terbuka seiring bertambahnya jumlah pertandingan.
Jadwal Fase Gugur Piala Dunia 2026
Babak 32 Besar: 29 Juni – 4 Juli 2026
Babak 16 Besar: 5 – 8 Juli 2026
Perempat Final: 10 – 12 Juli 2026
Semifinal: 15 – 16 Juli 2026
Perebutan tempat ketiga: 19 Juli 2026
Final: 20 Juli 2026
Dengan masih panjangnya turnamen, persaingan top skor dipastikan terus berubah.
Nama-nama besar seperti Messi, Mbappe, Haaland, hingga Kane masih memiliki peluang besar untuk menambah pundi-pundi gol di fase berikutnya.(*)
Brasil Gilas Haiti 3-0, Selecao Kudeta Puncak Klasemen Grup C Piala Dunia 2026
Category: Piala Dunia 2026,Sepakbola
7 Juli 2026
SEPUCUKJAMBI.ID– Timnas Brasil menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu kandidat juara Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Haiti dengan skor meyakinkan 3-0 pada laga kedua Grup C di Philadelphia Stadium, Sabtu 20 Juni 2026 pagi WIB.
Kemenangan ini mengantarkan Selecao ke puncak klasemen sementara Grup C dengan koleksi empat poin, menggeser Maroko ke posisi kedua.
Sebaliknya, hasil tersebut sekaligus memastikan langkah Haiti terhenti di fase grup setelah menelan dua kekalahan beruntun tanpa meraih poin.
Meski menang dengan margin tiga gol, Brasil sejatinya berpeluang mencatat kemenangan lebih besar.
Anak asuh Carlo Ancelotti tampil dominan sepanjang pertandingan dan terus menekan pertahanan Haiti sejak menit awal.
Brasil langsung mengambil alih kendali permainan. Baru dua menit laga berjalan, kombinasi Raphinha dan Casemiro nyaris membuka keunggulan.
Namun, peluang tersebut masih mampu dipatahkan lini belakang Haiti.
Tekanan Selecao semakin intens. Pada menit ke-12, Raphinha sempat menggetarkan gawang Haiti melalui tembakan melengkung yang indah.
Namun gol tersebut dianulir wasit setelah VAR memastikan sang pemain berada dalam posisi offside.
Ketangguhan Haiti dalam bertahan akhirnya runtuh pada menit ke-23.
Vinicius Junior melakukan penetrasi ke kotak penalti sebelum melepaskan tembakan yang gagal diantisipasi sempurna oleh kiper Johny Placide.
Bola liar kemudian mengenai Matheus Cunha dan bergulir masuk ke gawang.
Gol tersebut membuat Brasil semakin percaya diri mengendalikan pertandingan.
Keunggulan bertambah pada menit ke-36. Serangan balik cepat yang dipimpin Vinicius berhasil diselesaikan dengan sempurna oleh Cunha melalui tembakan keras kaki kiri yang menghujam sudut atas gawang Haiti.
Menjelang turun minum, Brasil kembali menghukum kelengahan lawan.
Kali ini Vinicius Junior mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan panjang akurat dari Lucas Paqueta.
Penyelesaian tenang sang winger membawa Brasil unggul 3-0 saat babak pertama berakhir.
Pada babak kedua, Haiti mencoba tampil lebih berani dengan mengubah pendekatan permainan.
Tim Karibia itu mulai berani keluar menyerang dan sempat menciptakan peluang terbaik pada menit ke-63 melalui sundulan Ricardo Ade.
Namun, Alisson Becker menunjukkan kelasnya sebagai salah satu penjaga gawang terbaik dunia.
Refleks cepatnya berhasil menggagalkan peluang emas tersebut tepat di depan garis gawang.
Brasil tetap mendominasi jalannya laga dan beberapa kali mengancam melalui Gabriel Martinelli, Endrick, hingga Douglas Santos.
Bahkan Endrick sempat mencetak gol, namun kembali dianulir akibat offside.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 tetap bertahan untuk kemenangan Brasil.
Hasil ini menempatkan Brasil dalam posisi ideal untuk mengamankan tiket ke fase gugur pada laga terakhir Grup C.
Sementara Haiti dipastikan tersingkir dan tidak lagi memiliki peluang melanjutkan perjalanan di Piala Dunia 2026.
Susunan Pemain:
Brasil (4-2-3-1): Alisson Becker; Danilo, Marquinhos, Gabriel Magalhaes, Douglas Santos; Casemiro, Bruno Guimaraes; Raphinha, Lucas Paqueta, Vinicius Junior; Matheus Cunha.
Pelatih: Carlo Ancelotti.
Haiti (5-4-1): Johny Placide; Carlens Arcus, Ricardo Ade, Jean-Kevin Duverne, Hannes Delcroix, Martin Experience; Ruben Providence, Jean-Ricner Bellegarde, Danley Jean Jacques, Josue Casimir; Frantzdy Pierrot.
Pelatih: Sebastien Migne.(*)
Neymar Comeback! Ini Daftar Lengkap Skuad Grup C Piala Dunia 2026
Category: Piala Dunia 2026,Sepakbola
7 Juli 2026
SEPUCUKJAMBI.ID– Grup C Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi salah satu grup paling menarik untuk disaksikan.
Kehadiran Brasil sebagai salah satu favorit juara membuat persaingan semakin ketat.
Terlebih dengan hadirnya Skotlandia, Haiti, dan Maroko yang siap memberikan kejutan di turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.
1. Brasil datang dengan kekuatan yang bertabur bintang.
Pelatih Selecao memanggil sejumlah pemain top yang berkarier di kompetisi elite Eropa maupun Amerika Selatan untuk menghadapi Piala Dunia 2026.
Timnas Brasil bertabur bintang di Piala Dunia 2026
Di bawah mistar gawang, Brasil masih mengandalkan pengalaman Alisson dan Ederson.
Sementara di lini belakang, nama-nama seperti Marquinhos, Gabriel Magalhaes, Bremer, hingga Danilo diproyeksikan menjadi tembok utama pertahanan Tim Samba.
Lini tengah Brasil juga tidak kalah solid. Casemiro, Bruno Guimaraes, Lucas Paqueta, hingga Fabinho memberikan kombinasi pengalaman dan kreativitas yang dibutuhkan untuk mengendalikan jalannya pertandingan.
Yang paling mencuri perhatian tentu sektor penyerangan. Neymar kembali masuk dalam daftar pemain setelah sebelumnya sempat absen cukup lama dari tim nasional.
Selain itu, Brasil juga membawa sejumlah pemain muda dan bintang masa depan seperti Endrick, Vinicius Junior, Gabriel Martinelli, Raphinha, hingga Matheus Cunha. Berikut daftar lengkapnya:
Bek: Alex Sandro (Flamengo), Bremer (Juventus), Danilo (Flamengo), Douglas Santos (Zenit Saint Petersburg), Gabriel (Arsenal), Roger Ibanez (Al-Ahi), Leo Pereira (Flamengo), Marquinhos (Paris Saint-Germain), Wesley (Roma).
Gelandang: Bruno Guimarães (Newcastle), Casemiro (Manchester United), Danilo (Botafogo), Fabinho (Al-Ittihad), Lucas Paquetá (Flamengo).
Penyerang: Endrick (Lyon), Gabriel Martinelli (Arsenal), Igor Thiago (Brentford), Luis Henrique (Zenit Saint Petersburg), Matheus Cunha (Manchester United), Neymar (Santos), Raphinha (Barcelona), Rayan (Bournemouth), Vinicius Junior (Real Madrid).
2. Maroko diprediksi tetap menjadi salah satu pesaing kuat di Grup C.
Pelatih tim nasional Maroko, Mohamed Ouahbi, secara resmi telah menetapkan daftar 26 pemain yang akan berlaga di putaran final Piala Dunia 2026.
Timnas Maroko siap berlaga di Piala Dunia 2026
Dalam komposisi tim kali ini, Mohamed Ouahbi tetap memprioritaskan kombinasi pemain berpengalaman yang saat ini berkarier di berbagai klub papan atas Eropa.
Strategi ini diharapkan mampu menjaga level kompetitif tim di panggung sepak bola paling bergengsi sejagat tersebut.
Bintang Real Madrid, Brahim Diaz, dipastikan akan mengemban tugas berat sebagai motor serangan utama di barisan depan Maroko.
Kreativitas dan ketajaman Diaz dianggap menjadi faktor kunci dalam membongkar pertahanan lawan-lawan mereka di fase grup nanti. Berikut daftar lengkap pemainnya:
Kiper: Yassine Bounou, Munir El Kajoui, Ahmed Reda Tagnaouti.
Bek: Achraf Hakimi, Noussair Mazroui, Anass Salah-Eddine, Youssef Belammari, Issa Diop, Chadi Riad, Zakaria El Ouahdi, Redouane Halhal, Nayef Aguerd
Gelandang: Sofyan Amrabat, Neil El Aynaoui, Bilal El Khannouss, Azzedine Ounahi, Ayyoub Bouaddi, Ismael Saibari, Samir El Mourabet
Penyerang: Brahim Diaz, Ez Abde, Ayoube Amaimouni, Soufiane Rahimi, Chemsoine Talbi, Gessime Yassine, A
3. Haiti berupaya mencetak sejarah.
Timnas Haiti siap cetak sejarah dengan membawa sejumlah pemain yang berkarier di Eropa dan Amerika Utara.
Timnas Haiti siap cetak sejarah di Piala Dunia 2026
Nama Duckens Nazon, Frantzdy Pierrot, hingga Jean-Ricner Bellegarde menjadi tumpuan utama dalam upaya memberikan perlawanan kepada lawan-lawan yang lebih diunggulkan.
Skuad Haiti juga diperkuat sejumlah pemain berpengalaman seperti Johnny Placide di posisi penjaga gawang serta Jean-Kevin Duverne yang diharapkan mampu memberikan stabilitas di lini pertahanan.
Berikut daftar lengkap pemainnya:
Kiper: Johnny Placide (Bastia), Alexandre Pierre (Sochaux), Josue Duverger (FC Cosmos Koblenz).
Belakang: Carlens Arcus (Angers), Wilguens Pauguain (Zulte Waregem), Duke Lacroix (Colorado Springs), Martin Expérience (Nancy), Jean-Kevin Duverne (KAA Gent), Ricardo Ade (LDU Quito), Hannes Delcroix (Lugano), Keeto Thermoncy (Young Boys Berne).
Gelandang: Leverton Pierre (Vizela), Carl-Fred Sainthe (El Paso Locomotive), Jean-Jacques Danley (Philadelphia Union), Jean-Ricner Bellegarde (Wolves), Pierre Woodenski (Violette), Dominique Simon (Tatran Presov).
4. Skotlandia tak ingin hanya menjadi pelengkap di Grup C.
Tim berjuluk Tartan Army tersebut membawa banyak pemain yang memiliki pengalaman bermain di Premier League dan kompetisi elite Eropa lainnya.
Timnas Skotlandia tak mau hanya jaid pelengkap di Piala Dunia 2026
Kapten tim Andy Robertson kembali menjadi sosok penting di lini belakang.
Selain itu, Skotlandia juga diperkuat Scott McTominay, Billy Gilmour, John McGinn, Ryan Christie, hingga Che Adams yang menjadi andalan dalam membangun serangan.
Kombinasi pemain berpengalaman dan talenta yang sedang berkembang membuat Skotlandia berpotensi menjadi salah satu kuda hitam di grup ini.
Kehadiran sejumlah pemain yang tampil konsisten bersama klub masing-masing menjadi modal penting untuk bersaing memperebutkan tiket ke fase gugur. Berikut daftar lengkap pemainnya:
Kiper: Craig Gordon (Hearts), Angus Gunn (Nottingham Forest), Liam Kelly (Rangers).
Belakang: Grant Hanley (Hibernian), Jack Hendry (Al Etiffaq), Aaron Hickey (Brentford), Dom Hyam (Wrexham), Scott McKenna (Dinamo Zagreb), Nathan Patterson (Everton), Anthony Ralston (Celtic), Andy Robertson (Liverpool), John Souttar (Rangers), Kieran Tierney (Celtic).
Gelandang: Ryan Christie (Bournemouth), Findlay Curtis (Kilmarnock), Lewis Ferguson (Bologna), Ben Gannon-Doak (Bournemouth), Billy Gilmour (Napoli), John McGinn (Aston Villa), Kenny McLean (Norwich), Scott McTominay (Napoli).
Penyerang: Che Adams (Torino), Lyndon Dykes (Charlton Athletic), George Hirst (Ipswich), Lawrence Shankland (Hearts), Ross Stewart (Southampton).
Dengan materi pemain yang dimiliki masing-masing negara, Grup C diprediksi menghadirkan persaingan sengit sejak pertandingan pertama.
Brasil memang menjadi unggulan utama, namun Haiti, Skotlandia, dan Maroko tetap memiliki peluang untuk menciptakan kejutan di Piala Dunia 2026.
Daftar pemain yang beredar saat ini masih bersifat sementara dan masih dapat mengalami perubahan sebelum FIFA menetapkan skuad final setiap peserta menjelang dimulainya turnamen.(*)
Resmi! Daftar Pemain Grup A Piala Dunia 2026, Meksiko dan Korea Selatan Turunkan Kekuatan Terbaik
Category: Piala Dunia 2026,Sepakbola
7 Juli 2026
SEPUCUKJAMBI.ID– Piala Dunia 2026 semakin dekat dan sejumlah negara peserta mulai mengumumkan daftar pemain yang dipersiapkan untuk tampil di turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.
Sejumlah tim unggulan seperti Brasil, Prancis, hingga Jepang telah lebih dulu merilis skuad sementara mereka.
Pengumuman skuad beberapa negara memunculkan kejutan.
Timnas Prancis misalnya, tidak memasukkan nama Antoine Griezmann dan Eduardo Camavinga dalam daftar pemain yang dipanggil.
Persaingan ketat di sektor tengah membuat kedua pemain tersebut harus tersisih dari pilihan pelatih.
Meski tanpa Griezmann dan Camavinga, Les Bleus masih memiliki banyak opsi berkualitas.
N’Golo Kante yang tampil konsisten bersama klubnya kembali mendapat kepercayaan.
Selain itu, Adrien Rabiot juga tetap menjadi salah satu andalan di lini tengah.
Sementara itu, Timnas Brasil juga membuat keputusan yang cukup mengejutkan.
Penyerang Joao Pedro yang tampil impresif di level klub tidak masuk dalam daftar skuad.
Sebaliknya, Neymar yang sempat lama absen akhirnya kembali mendapat kesempatan memperkuat Selecao untuk menghadapi Piala Dunia 2026.
Turnamen edisi 2026 akan mencatat sejarah baru dengan keikutsertaan 48 negara peserta.
Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan edisi sebelumnya yang hanya diikuti oleh 32 tim nasional.
Di Grup A, beberapa negara telah merilis daftar pemain sementara yang diproyeksikan tampil di putaran final.
Meksiko menjadi salah satu tim yang sudah mengumumkan skuad berisi kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda.
Daftar pemain Timnas Meksiko di Piala Dunia 2026
Nama-nama seperti Guillermo Ochoa, Edson Alvarez, Raul Jimenez, hingga Santiago Gimenez masuk dalam daftar yang dipersiapkan. Berikut daftar lengkap sementara skuad Meksiko:
Kiper: Alex Padilla (Klub Atletik), Antonio Rodríguez (Tijuana), Carlos Acevedo (Santos Laguna), Carlos Moreno (Pachuca), Guillermo Ochoa (AEL Limassol), Raúl Rangel (Chivas).
Bek: Bryan González (Chivas), César Montes (Lokomotiv Moscow), Edson Álvarez (Fenerbahçe), Eduardo Águila (Atlético de San Luis), Everardo López (Toluca), Israel Reyes (América), Jesús Angulo (Tigres), Jesús Gallardo (Toluca), Jesús Gómez (Tijuana), Johan Vásquez (Genoa), Jorge Sánchez (PAOK), Julián Araujo (Celtic), Luis Rey (Puebla), Mateo Chávez (AZ Alkmaar), Ramón Juárez (Amerika), Richard Ledezma (Chivas), Víctor Guzmán (Monterrey).
Gelandang: Alexei Domínguez (Pachuca), Alexis Gutiérrez (Amerika), Alvaro Fidalgo (Real Betis), Brian Gutiérrez (Chivas), Carlos Rodríguez (Cruz Azul), Denzell Garcia (FC Juarez), Diego Lainez (Tigres), Efrain Álvarez (Chivas), Elias Montiel (Pachuca), Erick Sánchez (Amerika), Erik Lira (Cruz Azul), Gilberto Mora (Tijuana), Isaías Violante (Amerika), Jeremy Márquez (Cruz Azul), Jordan Carrillo (Pumas), Jorge Ruvalcaba (NY Red Bulls), Kevin Castañeda (Tijuana), Luis Chávez (Dinamo Moscow), Luis Romo (Chivas), Marcel Ruiz (Toluca), Obed Vargas (Atlético de Madrid), Orbelin Pineda (AEK), Jesús Angulo (Toluca).
Timnas Korsel berpartisipasi pada ajang piala dunia 2026
Bek tangguh Kim Min-jae, playmaker Lee Kang-in, Hwang Hee-chan, hingga kapten Son Heung-min.
Mereka diprediksi menjadi tulang punggung Taegeuk Warriors dalam upaya melangkah jauh di turnamen nanti. Berikut daftar lengkap sementara skuad Korea Selatan:
Kiper: Jo Hyun-woo (Ulsan HD), Kim Seung-gyu (FC Tokyo), Song Bum-keun (Jeonbuk Hyundai)
Bek: Kim Min-jae (Bayern Munich), Jo Yu-min (Sharjah), Lee Han-beom (Midtjylland), Kim Tae-hyun (Kashima Antlers), Park Jin-seop (Zhejiang FC), Lee Ki-hyeok (Gangwon FC), Lee Tae-seok (Carussangch Youngtropchen)Bobolcheds Moon-hwan (Daejeon Hana)
Gelandang: Yang Hyun-jun (Celtic), Paik Seung-ho (Birmingham City), Hwang In-beom (Feyenoord), Kim Jin-kyu (Jeonbuk Hyundai), Bae Jun-ho (Stoke City), Um Ji-sung (Swansea City), Hwang Hee-chan (WolverhamptonMavernghampton) Lee (Wolverhampton H-gyzeng), Lee Kang-in (Paris Saint-Germain)
Striker: Oh Hyun-kyu (Besiktas), Son Heung-min (LA FC), Cho Kyu-sung (Midtjylland)
Sementara itu, Republik Ceko mengandalkan sejumlah pemain yang berkarier di kompetisi Eropa.
Pemain Timnas Ceko yang berlaga di Piala Dunia 2026
Patrik Schick masih menjadi andalan di lini depan, didukung gelandang berpengalaman Tomas Soucek yang memiliki peran penting di sektor tengah. Berikut daftar lengkap sementara skuad Ceko:
Kiper: Lukas Hornicek (Braga), Martin Jedlicka (Banik Ostrava), Antonín Kinsky (Tottenham), Jan Koutny (Sigma Olomouc), Matej Kovar (PSV Eindhoven), Jakub Markovic (Slavia Prague), Jindrich Stanek (Slavia Prague).
Bek: Vladimír Coufal (Hoffenheim), David Douděra (Slavia Prague), Matěj Hadaš (Sigma Olomouc), Tomáš Holeš (Slavia Prague), Robin Hranáč (TSG Hoffenheim), Štěpán Chaloupek (Slavia Prague), Václav Jemelka (Viktoria Plzen), David Jurásek (Slavia Prague), Ladislav Krejčí (Serigala), Karel Spáčil (Viktoria Plzen), Adam Ševínský (Sparta Prague), Martin Vitík (Bologna), Tomáš Vlček (Slavia Prague), Jaroslav Zelený (Sparta Prague), David Zima (Slavia Prague).
Gelandang: Lukas Ambros (Gornik Zabrze), Michal Beran (Sigma Olomouc), Pavel Bucha (FC Cincinnati), Lukás Cerv (Viktoria Plzen), Krystof Danek (LASK Linz), Vladimir Darida (Hradec Kralove), Patrik Hellebrand (Gornik Zabrze), Adam Karabec (Lyon), Ondrej Kricfaluši (Banik Ostrava), Tomáš Ladra (Viktoria Plzen), David Planka (Banik Ostrava), Lukás Provod (Slavia Prague), Matěj Ryneš (Sparta Prague), Lukas Sadílek (Gornik Zabrze), Michal Sadílek (Slavia Prague), Hugo Sochůrek (Sparta Prague), Alexandr Sojka (Viktoria Plzen), Tomáš Souček (West Ham), Pavel Šulc (Lyon), Denis Višinský (Viktoria Plzen).
Penyerang: Adam Hlo?ek (TSG Hoffenheim), Tomáš Chorý (Slavia Prague), Mojmír Chytil (Slavia Prague), Christophe Kabongo (Mlada Boleslav), Jan Kliment (Sigma Olomouc), Jan Kuchta (Sparta Prague), Vasil Kušej (Slavia Prague), Ondřej Mihálik (Hradec Kralove), Vojtěch Patrák (Pardubice), Václav Sejk (Sigma Olomouc), Patrik Schick (Bayer Leverkusen), Matej Vydra (Viktoria Plzen).
Untuk Afrika Selatan, daftar resmi pemain yang akan dibawa ke Piala Dunia 2026 masih menunggu pengumuman lebih lanjut dari federasi sepak bola setempat.
Timnas Afrika Selatan ikut berkomteisi di Piala Dubia 2026
Daftar skuad ini masih berstatus sementara dan berpotensi mengalami perubahan menjelang tenggat waktu pendaftaran resmi FIFA.
Kondisi kebugaran pemain, performa di klub, hingga kebutuhan taktik pelatih menjadi faktor utama yang dapat memengaruhi komposisi akhir masing-masing tim.
Menarik untuk menantikan siapa saja pemain yang akhirnya berhasil mengamankan tempat di skuad final dan tampil di panggung terbesar sepak bola dunia pada Piala Dunia 2026 mendatang.(*)