Percepatan Koperasi Desa, Pemkot Sungai Penuh Siap Wujudkan Target Nasional

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan evaluasi percepatan pembangunan koperasi yang digelar di Desa Aur Duri, Jumat (27/03).

Kegiatan ini turut diikuti secara daring oleh Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita, serta dihadiri unsur TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat.

Dalam forum tersebut, dibahas progres pembangunan Koperasi Merah Putih yang menjadi program strategis nasional. Pemerintah menargetkan pembentukan 35.000 koperasi hingga pertengahan tahun 2026.

Saat ini, sebanyak 3.252 koperasi telah siap diluncurkan pada April, sementara sekitar 29.000 lainnya masih dalam tahap pengembangan.

Targetnya, hingga akhir April jumlah koperasi yang terbentuk dapat mencapai 32.000 unit.

Azhar Hamzah menilai, percepatan program ini membutuhkan kolaborasi kuat dari seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat, hingga masyarakat.

“Pemerintah Kota Sungai Penuh mendukung penuh percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih. Sinergi semua pihak sangat diperlukan agar target nasional dapat tercapai tepat waktu,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa koperasi memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi desa, terutama dalam meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap koperasi ini mampu menjadi motor ekonomi masyarakat desa, sehingga kesejahteraan warga dapat meningkat secara berkelanjutan,” tambahnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran TNI, termasuk Kasdim dan Danramil, OPD terkait, pengurus koperasi, serta masyarakat Desa Aur Duri yang antusias mendukung program tersebut.(*)




Penataan Pasar Tanjung Bajure, Wawako Sungai Penuh Pastikan Pedagang Tetap Nyaman

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus melakukan pembenahan kawasan pasar demi menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan nyaman.

Salah satunya melalui penataan dan penertiban di Pasar Tanjung Bajure yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, pada Kamis pagi (26/3/2026).

Kegiatan ini melibatkan sejumlah instansi, mulai dari Sekretaris Daerah Alpian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Badan Kesbangpol, Satpol PP, hingga Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Penertiban dilakukan secara humanis dengan mengedepankan pendekatan persuasif. Sebelumnya, para pedagang telah mendapatkan sosialisasi terkait relokasi lapak ke lokasi yang lebih aman dan tertata.

Di sela kegiatan, Azhar Hamzah juga berdialog langsung dengan para pedagang untuk mendengarkan aspirasi mereka sekaligus memastikan proses penataan berjalan lancar.

“Penataan ini bertujuan untuk menciptakan pasar yang lebih tertib, aman, dan nyaman, baik bagi pedagang maupun masyarakat yang berbelanja,” ujarnya.

Sebelum penertiban dilakukan, pemerintah juga telah melakukan langkah awal pada malam harinya.

Sekretaris Daerah Alpian memimpin pembersihan area pasar bersama Dinas PUPR, sementara Dinas Lingkungan Hidup melakukan pengangkutan sampah guna menciptakan lingkungan yang lebih bersih.

Langkah tersebut menjadi bagian dari penataan terpadu yang tidak hanya fokus pada penertiban pedagang, tetapi juga kebersihan dan kenyamanan lingkungan pasar secara keseluruhan.

Pemerintah Kota Sungai Penuh menegaskan bahwa pasar memiliki peran penting sebagai pusat perekonomian masyarakat.

Oleh karena itu, penataan dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

Kegiatan penertiban di Pasar Tanjung Bajure berlangsung aman dan kondusif. Diharapkan, upaya ini mampu menghadirkan suasana pasar yang lebih rapi, bersih, dan nyaman untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.(*)




Hari Pertama Kerja, Sekda Sungai Penuh Tertibkan Pasar Tanjung Bajure

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID — Memasuki hari pertama kerja usai libur Idulfitri, Pemerintah Kota Sungai Penuh langsung bergerak memastikan ketertiban aktivitas masyarakat, khususnya di sektor perdagangan.

Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh, Alfian, bersama jajaran melakukan peninjauan sekaligus penertiban di Pasar Tanjung Bajure, Rabu (25/04/2026).

Kegiatan ini turut melibatkan sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Perhubungan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, serta Satpol PP.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan aktivitas pasar berjalan tertib, aman, dan kondusif setelah libur panjang.

Dalam peninjauan tersebut, Sekda menegaskan pentingnya penataan pasar guna menciptakan kenyamanan bagi pedagang maupun pengunjung.

Penertiban dilakukan agar aktivitas jual beli tidak terganggu serta lingkungan pasar tetap tertata dengan baik.

“Langkah ini penting untuk menjaga ketertiban umum dan memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman di pasar,” ujarnya.

Selain meninjau area pasar, Sekda juga mengecek kesiapan Pos Dinas Perhubungan yang berada di kawasan pasar.

Ia memastikan personel serta sarana pendukung operasional dalam kondisi siap untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Tak hanya itu, kondisi lapak pedagang dan penataan area berjualan juga menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Pemerintah berupaya memastikan seluruh pedagang berjualan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

Melalui penertiban ini, diharapkan suasana pasar di Sungai Penuh tetap kondusif dan tertib, serta mampu memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat pasca perayaan Lebaran.(*)




Persiapan Salat Ied Dimatangkan, Ini Langkah Pemkot Sungai Penuh

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Sungai Penuh mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi guna memastikan ibadah berjalan lancar dan khusyuk.

Hal ini dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di ruang pola Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Selasa (17/3/2026), dengan melibatkan berbagai instansi dan pemangku kepentingan.

Rapat dipimpin oleh Asisten I Sekretariat Daerah Dianda Putra dan didampingi Aspar Nasir, serta diikuti oleh sejumlah kepala OPD, perwakilan Kementerian Agama, PLN, PDAM, camat, hingga panitia pelaksana Salat Ied.

Dalam rapat tersebut, berbagai aspek teknis menjadi fokus pembahasan, mulai dari penentuan lokasi pelaksanaan Salat Idulfitri, kesiapan sarana dan prasarana, hingga pengaturan lalu lintas dan sistem pengamanan.

Selain itu, kebersihan lingkungan serta koordinasi lintas sektor juga menjadi perhatian utama agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan tertib dan nyaman bagi masyarakat.

Dianda Putra menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam menyukseskan pelaksanaan Salat Idulfitri tahun ini.

“Setiap pihak harus menjalankan perannya dengan maksimal agar pelaksanaan Salat Ied dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan,” ujarnya.

Melalui persiapan yang matang ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah Hari Raya Idulfitri dengan lebih nyaman dan lancar, sekaligus mempererat kebersamaan di momen hari kemenangan.(*)




Wako Alfin Dorong Digitalisasi Pelayanan dalam Musrenbang RKPD 2027 Kota Sungai Penuh

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Sungai Penuh Tahun 2027.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Rabu (11/3/2026).

Musrenbang ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Fidelia Silvana, yang mengikuti kegiatan secara virtual melalui Zoom.

Selain itu, hadir pula perwakilan Bappeda Provinsi Jambi, Dr. Ahmad Subhan, S.IP., M.Si., yang memaparkan arah kebijakan pembangunan serta pentingnya sinkronisasi antara program pembangunan daerah dengan kebijakan pembangunan nasional dan provinsi.

Kegiatan Musrenbang RKPD tahun ini mengusung tema digitalisasi pelayanan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai upaya memperkuat arah pembangunan Kota Sungai Penuh di masa mendatang.

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin menegaskan bahwa Musrenbang merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah karena menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan program pemerintah dengan aspirasi masyarakat.

Menurutnya, melalui forum ini berbagai masukan dari pemangku kepentingan sangat diperlukan agar program pembangunan yang dirancang benar-benar tepat sasaran.

“Melalui Musrenbang RKPD ini kita berharap seluruh pihak dapat memberikan saran dan masukan yang konstruktif sehingga program pembangunan yang disusun mampu mendorong kemajuan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Sungai Penuh,” ujar Wali Kota Alfin.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga memaparkan sejumlah program prioritas pembangunan yang menjadi fokus pemerintah daerah dalam waktu dekat.

Beberapa program tersebut di antaranya penataan dan revitalisasi Pasar Rakyat Tanjung Bajure, pembangunan jalur pedestrian, penataan kawasan ruang terbuka hijau khususnya di Lapangan Eks Pemda, serta digitalisasi pelayanan publik guna meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Menurutnya, program-program tersebut merupakan langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, memperindah tata kota, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, efektif, dan modern.

Melalui Musrenbang RKPD ini diharapkan dapat dihasilkan berbagai rekomendasi strategis yang nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan program dan kegiatan pembangunan Kota Sungai Penuh pada tahun 2027.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Alpian, staf ahli, para asisten, kepala OPD, camat, akademisi, perwakilan BUMD, APDESI, organisasi perempuan, KONI, IDI, serta sejumlah tamu undangan lainnya.(*)




Wawako Sungai Penuh Dorong Penyusunan PJPK untuk Pembangunan Berkelanjutan

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menghadiri rapat monitoring dan evaluasi penyusunan Dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Kota Sungai Penuh yang digelar di Ruang Pola Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Rabu (11/3/2026).

Rapat tersebut membahas perkembangan penyusunan dokumen PJPK yang nantinya akan menjadi pedoman strategis bagi pemerintah daerah dalam merancang pembangunan berbasis data kependudukan.

Dalam pembahasannya, dokumen tersebut mencakup berbagai aspek penting, di antaranya pengendalian jumlah penduduk, peningkatan kualitas keluarga, serta upaya pemerataan pembangunan di Kota Sungai Penuh.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Azhar Hamzah menegaskan bahwa penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan memiliki peran penting sebagai landasan dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah yang lebih terencana dan berkelanjutan.

Menurutnya, melalui dokumen tersebut pemerintah daerah dapat merancang program pembangunan yang lebih tepat sasaran dengan memanfaatkan data kependudukan yang akurat.

“Dengan adanya Peta Jalan Pembangunan Kependudukan ini, diharapkan kebijakan pembangunan di Kota Sungai Penuh dapat disusun secara lebih terarah, berbasis data yang valid, sehingga mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga berharap proses penyusunan dokumen tersebut dapat berjalan secara komprehensif dan terintegrasi sehingga nantinya benar-benar menjadi pedoman dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Rapat monitoring dan evaluasi ini turut dihadiri perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Putut Riyatno, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan dari Kementerian Agama, BPJS, dan Badan Pusat Statistik (BPS).

Melalui kolaborasi berbagai instansi tersebut, diharapkan dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Kota Sungai Penuh dapat tersusun secara optimal dan menjadi dasar perencanaan pembangunan daerah ke depan.(*)




Bertemu Menteri, Wako Alfin Bawa Pulang Bantuan Alat Berat untuk Atasi Sampah

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Upaya serius Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam membenahi persoalan sampah mulai menunjukkan hasil.

Pemerintah pusat melalui Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menyatakan komitmen memberikan bantuan sarana dan prasarana guna memperkuat sistem pengelolaan persampahan di Kota Sungai Penuh.

Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan resmi di Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Jakarta.

Dalam pertemuan itu, Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, memaparkan secara rinci kondisi pengelolaan sampah di daerahnya, termasuk tantangan teknis, keterbatasan armada, serta kebutuhan mendesak untuk modernisasi fasilitas.

Hasilnya, pemerintah pusat merespons positif dan menyatakan kesiapan membantu dengan pengadaan alat berat berupa ekskavator dan mesin press sampah.

Bantuan ini ditujukan untuk meningkatkan efektivitas pengolahan serta menekan volume sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

“Alhamdulillah, Pak Menteri sudah menyatakan kesediaan membantu. Insya Allah realisasi bantuan dimulai Maret 2026,” ujar Alfin usai pertemuan.

Tak hanya bantuan fisik, Kota Sungai Penuh juga diproyeksikan menjadi salah satu pilot project penanganan sampah di wilayah Sumatera.

Status tersebut menjadi sinyal bahwa langkah pembenahan yang dilakukan pemerintah kota dinilai progresif dan berpotensi menjadi model bagi daerah lain.

Menurut Alfin, dukungan ini akan memperkuat kapasitas daerah, mulai dari optimalisasi pengangkutan, peningkatan fasilitas TPST, hingga penerapan teknologi mekanisasi yang lebih modern dan terintegrasi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPR RI Dapil Jambi, Rocky Chandra, yang turut memfasilitasi pertemuan sehingga komunikasi antara pemerintah daerah dan pusat berjalan lancar.

Dengan komitmen tersebut, Pemerintah Kota Sungai Penuh menargetkan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat citra kota sebagai daerah yang peduli terhadap kebersihan dan lingkungan hidup.(*)




Tiga Tahun Rusak, Ruas Lubuk Suli–Baru Kubang Akhirnya Masuk Prioritas Perbaikan

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ruas Jalan Depati Tujuh yang mengalami kerusakan berat di Desa Lubuk Suli hingga batas Desa Baru Kubang, Kecamatan Depati Tujuh, dipastikan akan diperbaiki pada tahun 2026.

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kerinci, Maya, saat dikonfirmasi terkait kondisi infrastruktur jalan di wilayah tersebut.

Menurutnya, meskipun anggaran Dinas PUPR Kabupaten Kerinci tahun 2026 mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, perbaikan ruas jalan di Desa Lubuk Suli tetap menjadi prioritas.

“Untuk ruas jalan Desa Lubuk Suli yang mengalami kerusakan parah akan diperbaiki tahun ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat ini terdapat banyak titik jalan rusak di berbagai wilayah Kabupaten Kerinci.

Namun, keterbatasan anggaran membuat perbaikan tidak bisa dilakukan secara menyeluruh dalam waktu bersamaan.

“Anggaran sangat minim dan tahun 2026 kembali mengalami penurunan dari 2025. Jadi tidak semua ruas bisa diperbaiki atau dibangun sekaligus,” jelasnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi jalan dari Desa Lubuk Suli menuju perbatasan Desa Baru Kubang memang memprihatinkan.

Kerusakan terjadi akibat sering dilanda banjir, sehingga badan jalan berlubang dan dipenuhi batu.

Selama tiga tahun terakhir, ruas ini mengalami kerusakan tanpa perbaikan maksimal.

Padahal, jalan tersebut merupakan akses utama di Kecamatan Depati Tujuh yang berbatasan langsung dengan Sungai Penuh.

Warga setempat berharap perbaikan dapat segera direalisasikan karena kondisi jalan dinilai membahayakan pengguna.

Sapri, salah seorang warga, mengaku sering terjadi kecelakaan akibat jalan berlubang dan tidak rata.

“Kami minta agar jalan ini segera diperbaiki karena sudah sering terjadi kecelakaan,” katanya singkat.

Perbaikan ruas ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan dan kelancaran mobilitas masyarakat di wilayah perbatasan Kerinci–Sungai Penuh.(*)




Waduh! Seorang ASN di Sungai Penuh Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.DI – Warga RT 05 Komplek Nusantara, Desa Air Teluh, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh, digemparkan oleh peristiwa meninggalnya seorang warga di kediamannya pada Kamis malam (5/2/2026).

Korban yang diketahui berinisial D tersebut disebut merupakan salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 21.00 WIB setelah tetangga mendatangi rumah korban.

Ketua RT 05 Desa Air Teluh, Helmi, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Ia menyampaikan bahwa warga sekitar yang datang ke rumah korban kemudian melaporkan temuan itu kepada pihak terkait.

“Benar, kejadian diketahui sekitar pukul 21.00 WIB setelah tetangga mendatangi rumah korban,” ujar Helmi saat dikonfirmasi.

Setelah kejadian dilaporkan, jenazah korban dibawa ke RSUD MH Thalib Kota Sungai Penuh untuk penanganan lebih lanjut.

Pantauan di lokasi rumah sakit, aparat kepolisian dari Polres Kerinci terlihat melakukan pengamanan dan pengumpulan keterangan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

Belum ada keterangan resmi terkait motif maupun latar belakang peristiwa tersebut.

Pihak keluarga dan warga sekitar tampak berduka atas kejadian ini, sementara aparat mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang.(*)




Ladang Ganja Pelajar di Dusun Baru Digerebek Polres Kerinci

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID – Belum dua pekan menjabat sebagai Kapolres Kerinci, AKBP Ramadhanil langsung menunjukkan komitmen tegas terhadap pemberantasan narkoba.

Satresnarkoba Polres Kerinci membongkar ladang ganja rumahan yang dikelola oleh seorang pelajar.

Dalam operasi yang digelar di Kelurahan Dusun Baru, tim mengamankan AM alias Mamok beserta 15 batang tanaman ganja yang ditanam di polybag di area kolam ikan.

Kapolres Kerinci, AKBP Ramadhanil, menjelaskan bahwa pelaku menanam ganja selama 4 bulan dan rencananya akan dikonsumsi maupun diedarkan.

“Begitu mendapat informasi, tim langsung bergerak dan menemukan ladang ganja di polybag. Pelaku mengakui tanaman itu miliknya,” kata AKBP Ramadhanil, Kamis (15/1/2026).

Pelaku kini diamankan di Mapolres Kerinci untuk proses hukum lebih lanjut.

Tak hanya itu, Satresnarkoba juga menyergap dua pelajar berinisial JY dan KS di Desa Sanggaran Agung.

Dari tangan mereka, polisi menyita 28 paket ganja kering seberat 105,8 gram yang siap diedarkan secara COD.

Alumni Akpol 2006 itu menegaskan, pihaknya akan terus melakukan penindakan terhadap peredaran narkoba dan tidak memberikan ruang bagi barang haram di wilayah hukum Polres Kerinci.

“Komitmen kami jelas, menjaga Kerinci-Sungai Penuh bebas dari bahaya narkoba demi keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegas AKBP Ramadhanil.(*)