Drawing Piala Dunia 2026: Jadi Kejutan Bagi Tim-tim Besar, Tak Mudah Bagi Brasil dan Perancis!

SEPUCUKJAMBI.ID  – Pengundian fase grup Piala Dunia 2026 resmi selesai digelar pada Sabtu (6/12/2025) dini hari WIB di Gedung John F. Kennedy Center for the Performing Arts, Washington DC, Amerika Serikat.

Edisi 2026 menjadi turnamen terbesar dalam sejarah dengan format baru, berisi 48 peserta dan digelar di tiga negara: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Acara drawing berlangsung meriah dengan kehadiran Presiden AS Donald Trump, PM Kanada Mark Carney, Presiden Meksiko Claudia Scheinbaum, serta Presiden FIFA Gianni Infantino.

Sejumlah pesohor dunia seperti Kevin Hart, Heidi Klum, Andrea Bocelli, Nicole Scherzinger, dan Robbie Williams turut tampil memeriahkan acara.

FIFA menunjuk legenda Inggris Rio Ferdinand sebagai konduktor utama undian, didampingi jurnalis internasional Samantha Johnson.

Hasil drawing menciptakan sejumlah grup berat, dengan Brasil dan Prancis menjadi dua negara unggulan yang langsung mendapat tantangan besar.

• Grup C – Brasil, Maroko, Haiti, Skotlandia

Brasil harus bersaing dengan semifinalis Piala Dunia 2022, Maroko, ditambah Skotlandia yang sedang dalam performa impresif.

Haiti, yang kembali setelah 50 tahun absen, diprediksi kesulitan menghadapi kekuatan trio tersebut.

• Grup F – Prancis, Senegal, Norwegia, Pemenang Play-off 2 (Irak/Bolivia/Suriname)

Prancis mendapat salah satu grup paling menantang. Mereka harus menghadapi:

  • Senegal — juara Afrika yang pernah menumbangkan Prancis pada laga pembuka Piala Dunia 2002.
  • Norwegia — diperkuat mesin gol dunia Erling Haaland.
  • Satu tim tambahan dari jalur playoff.

Les Bleus tetap favorit, namun jalan mereka jauh dari mudah.

Tiga tuan rumah AS, Kanada, Meksiko masuk Pot 1 meski ranking FIFA tidak berada di posisi 12 besar.

Tim unggulan lain seperti Argentina, Inggris, Brasil, dan Spanyol juga masuk pot teratas berdasarkan ranking FIFA per 19 November 2025.

Aturan FIFA dalam undian:

  • Tim dari pot yang sama tidak boleh bertemu di fase grup.
  • Negara dari konfederasi yang sama dilarang satu grup, kecuali UEFA yang memiliki peserta lebih banyak.

Enam peserta tambahan dari jalur playoff akan melengkapi Pot 4 pada Maret 2026.

Jadwal & Lokasi Pertandingan

Piala Dunia 2026 berlangsung 11 Juni – 19 Juli. Adapun tempat gelarannya yakni:

  • Meksiko: 13 laga termasuk pertandingan pembuka.
  • Kanada: 13 laga.
  • Amerika Serikat: 78 laga termasuk perempat final hingga final.

Meksiko menjadi negara pertama yang menjadi tuan rumah Piala Dunia putra sebanyak tiga kali (1970, 1986, 2026).

AS terakhir menjadi tuan rumah pada 1994, sedangkan Kanada baru pertama kali menggelar turnamen putra.(*)




Comeback Meyakinkan, Kroasia Pastikan Lolos Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Kroasia memastikan diri lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan meyakinkan 3-1 atas Kepulauan Faroe pada laga kesembilan Grup L Kualifikasi Zona Eropa di Stadion HNK Rijeka, Sabtu (15/11) dini hari WIB.

Kemenangan ini sekaligus mengantarkan Kroasia tampil di putaran final untuk ketujuh kalinya sejak 1994.

Dengan dua pemain veteran Luka Modric dan Ivan Perisic kembali memainkan peran penting dalam keberhasilan tersebut.

Kepulauan Faroe sempat mengejutkan tuan rumah setelah David Turi mencetak gol cepat pada menit ke-15.

Memanfaatkan kehilangan bola Josko Gvardiol, Turi melakukan solo run lalu melepaskan tembakan yang berbelok usai mengenai Luka Vuskovic, membuat kiper Dominik Livakovic tak berkutik.

Namun Kroasia hanya membutuhkan delapan menit untuk bangkit.

Josko Gvardiol menebus kesalahannya lewat gol dari situasi kemelut di kotak penalti, mengubah skor menjadi 1-1.

Faroe yang tampil percaya diri dalam lima laga terakhir beberapa kali memberi ancaman melalui serangan balik, tetapi Livakovic tampil sigap.

Sebaliknya, tembakan jarak jauh Modric masih melebar sehingga skor imbang bertahan hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, Kroasia meningkatkan intensitas permainan.

Setelah peluang Andrej Kramaric gagal membuahkan hasil, Petar Musa akhirnya membawa Kroasia berbalik unggul 2-1 pada menit ke-57.

Keunggulan ini melalui kontrol dan penyelesaian rapi usai menerima umpan panjang Josip Stanisic.

Gol tersebut menjadi gol perdana Musa bersama tim nasional.

Modric kemudian ditarik keluar dan digantikan Nikola Vlasic.

Perisic, yang masih tampil impresif di usia 36 tahun, menjadi aktor penting gol ketiga Kroasia.

Pada menit ke-70, Perisic mengelabui pemain bertahan Faroe sebelum mengirim umpan matang yang diselesaikan Vlasic untuk mengubah skor menjadi 3-1.

Kroasia nyaris menambah keunggulan melalui beberapa peluang Kramaric, termasuk tembakan melengkung yang membentur tiang.

Sementara Faroe tetap memberi perlawanan, tetapi Livakovic tampil solid mengamankan gawangnya hingga laga usai.

Kemenangan ini membuat Kroasia kini mengoleksi 19 poin, unggul enam angka atas Ceko dengan satu pertandingan tersisa.

Posisi tersebut memastikan mereka lolos langsung ke Piala Dunia 2026.(*)




Prediksi Brasil vs Senegal: Ancelotti Kejar Kemenangan Perdana atas Singa Teranga

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Brasil dan Timnas Senegal akan bertemu dalam laga international friendly di Emirates Stadium, London, Sabtu (15/11/2025) pukul 23.00 WIB.

Meski berstatus pertandingan uji coba, duel ini menghadirkan tensi tinggi karena kedua tim sama-sama telah mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026 dan tengah fokus mematangkan taktik.

Pertemuan ini juga membawa nuansa balas dendam bagi Brasil.

Pada Juni 2023, Selecao menelan kekalahan 2-4 dari Senegal dalam laga persahabatan di Lisbon.

Hasil tersebut membuat Brasil belum pernah menang dari dua pertemuan kontra sang wakil Afrika.

Pelatih Carlo Ancelotti tentu ingin mengakhiri catatan negatif tersebut dalam laga yang digelar di markas Arsenal.

Performa Brasil di era awal Ancelotti masih menunjukkan ketidakstabilan.

Dari enam pertandingan, mereka meraih tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan.

Selecao memang telah mencetak 11 gol dan mengemas empat clean sheet.

Tetapi inkonsistensi di kualifikasi Piala Dunia termasuk kekalahan 0-1 dari Bolivia pada September menjadi sinyal bahwa pekerjaan Ancelotti belum selesai.

Di sisi lain, Senegal datang dengan performa mengesankan.

Mereka menjadi salah satu negara Afrika terakhir yang lolos otomatis ke Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Mauritania 4-0.

Dengan tujuh kemenangan dan tiga hasil imbang di kualifikasi, serta hanya kebobolan tiga gol, pasukan Pape Thiaw tiba di London dengan modal soliditas pertahanan dan momentum besar.

Senegal juga sedang menikmati tren positif.

Mereka menyapu bersih empat laga terakhir dengan agregat 14-2 dan menjadikan duel kontra Brasil sebagai persiapan penting menuju Piala Afrika 2025.

Dengan performa tajam dan konsisten, Senegal berpotensi kembali memberikan kejutan untuk tim raksasa Amerika Selatan itu.

Brasil datang tanpa Neymar meski sang bintang sudah pulih dari cedera.

Sejumlah pemain lain seperti Raphinha, Gabriel Martinelli, Savinho, Joelinton, Joao Gomes, hingga Lucas Beraldo juga tidak dipanggil.

Ancelotti bahkan tengah bereksperimen dengan menempatkan Vinicius Junior sebagai penyerang tengah demi memaksimalkan pergerakan sang pemain Real Madrid.

Persaingan lini depan Brasil pun semakin terbuka. Joao Pedro, Richarlison, dan Matheus Cunha masih bersaing memperebutkan posisi striker.

Sementara itu, pemain muda Chelsea berusia 18 tahun, Estevao, yang sudah mencetak tiga gol untuk Selecao, juga menunggu menit bermain.

Di sisi Senegal, Krepin Diatta absen karena cedera, sedangkan Nampalys Mendy, Mamadou Mbow, dan Cheikh Nisse tidak masuk daftar.

Namun, Pape Thiaw memberikan kesempatan kepada beberapa wajah baru seperti Mamadou Sarr dan Ibrahim Mbaye yang berpeluang menjalani debut.

Perkiraan Susunan Pemain

Brasil (4-2-3-1):
Ederson; Wesley, Marquinhos, Gabriel, C. Henrique; Casemiro, Guimaraes; Estevao, Paqueta, Rodrygo; Vinicius Junior
Pelatih: Carlo Ancelotti

Senegal (4-2-3-1):
E. Mendy; A. Mendy, Koulibaly, Niakhate, Diouf; P. Sarr, Gueye; I. Sarr, Ndiaye, Mane; Jackson




Kualifikasi Piala Dunia 2026: 4 Tim Asia Bisa Lolos Lebih Awal, Berikut Skenarionya

SEPUCUKJAMBI.ID – Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia semakin mendekati babak akhir.

Saat ini, masih tersisa empat pertandingan di babak ketiga. Namun, ada empat tim yang berpeluang besar memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2026 pada bulan Maret.

Di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, hanya dua tim teratas dari masing-masing grup yang akan otomatis meraih tiket ke putaran final.

Sementara itu, tim yang finis di posisi ketiga dan keempat harus melalui babak keempat untuk melanjutkan perjuangan mereka.

Baca juga:  Dihajar Australia 5-1, Indonesia Terpuruk di Klasemen Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026

Baca juga:  Kualifikasi Piala Dunia 2026: Laga Perdana Patrick Kluivert! Berikut Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Australia

Berikut adalah empat tim Asia yang bisa memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 pada Maret:

1. Jepang

Jepang menjadi tim Asia yang paling dekat dengan tiket Piala Dunia 2026. Saat ini, Samurai Biru mengoleksi 16 poin, unggul 10 angka dari Indonesia yang berada di posisi ketiga.

Jika Jepang berhasil mengalahkan Bahrain pada 20 Maret, mereka akan mengumpulkan 19 poin. Jumlah ini sudah cukup untuk mengamankan posisi dua besar, sekaligus memastikan kelolosan mereka ke Piala Dunia 2026.

2. Iran

Iran juga berpeluang mengamankan tiket ke Piala Dunia setelah menjalani dua laga penting di bulan Maret.

Namun, tantangan Iran cukup berat karena harus menghadapi Uni Emirat Arab (UEA) pada 20 Maret dan Uzbekistan pada 25 Maret.

Baca juga:  Alasan Cidera, Neymar Terpaksa Dicoret dari Skuad Timnas Brasil

Baca juga:  Persaingan Bek Timnas Indonesia Makin Ketat, Menjelang Kualifikasi Piala Dunia 2026

Saat ini, Iran mengumpulkan 16 poin, unggul tiga angka dari Uzbekistan dan enam poin dari UEA. Untuk bisa memastikan tiket Piala Dunia pada Maret, Iran harus:

✅ Mengalahkan UEA
✅ Minimal bermain imbang melawan Uzbekistan

Jika skenario tersebut terjadi, Iran akan mengoleksi 20 poin, yang membuat mereka tak mungkin lagi dikejar oleh UEA, Qatar, Kirgizstan, dan Korea Utara. Jika Iran menang di kedua laga, mereka juga akan otomatis menjadi juara Grup A.

3. Korea Selatan

Korea Selatan saat ini memimpin Grup B dengan 14 poin, diikuti Irak (11 poin), Yordania (9 poin), dan Oman (6 poin).

Untuk mengamankan tiket ke Piala Dunia pada Maret, Taeguk Warriors harus memenangkan dua laga penting:

Baca juga:  Tanpa Messi & Dybala, Begini Prediksi Performa Argentina Lawan Uruguay & Brasil

Baca juga:  AC Milan Tumbang dari Bologna, Terpuruk di Posisi Kedelapan Serie A


📅 Melawan Oman (20 Maret)
📅 Melawan Yordania (25 Maret)

Jika berhasil menang di dua pertandingan tersebut, Korea Selatan akan mengunci posisi dua besar, sekaligus mengamankan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026.

4. Irak

Irak, yang saat ini berada di posisi kedua Grup B, juga berpeluang besar untuk lolos ke Piala Dunia pada Maret.

Syaratnya, Irak harus:
✅ Menang atas Kuwait (20 Maret)
✅ Menang atas Palestina (25 Maret)

Selain itu, Irak juga berharap:
➡️ Korea Selatan memenangkan dua laga di bulan Maret
➡️ Yordania gagal mengalahkan Palestina

Jika semua kondisi ini terpenuhi, Irak akan mengoleksi 17 poin, yang tidak bisa lagi dikejar oleh Yordania atau Oman.

Meski hanya finis di peringkat kedua, hal itu sudah cukup untuk memastikan Irak lolos langsung ke Piala Dunia 2026.(*)




Tanpa Messi & Dybala, Begini Prediksi Performa Argentina Lawan Uruguay & Brasil

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Argentina dipastikan tidak akan diperkuat Lionel Messi dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Conmebol pada Maret 2025.

Absennya sang kapten menjadi sorotan menjelang dua laga penting menghadapi Uruguay dan Brasil.

La Albiceleste dijadwalkan menghadapi Uruguay pada 22 Maret 2025, lalu bertemu Brasil pada 26 Maret 2025.

Kedua laga ini diprediksi berlangsung ketat, mengingat posisi Argentina di puncak klasemen masih bisa digeser oleh pesaing terdekatnya.

Baca juga:  Kualifikasi Piala Dunia 2026: Laga Perdana Patrick Kluivert! Berikut Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Australia

Baca juga:  Alasan Cidera, Neymar Terpaksa Dicoret dari Skuad Timnas Brasil

Saat ini, skuad asuhan Lionel Scaloni mengoleksi 25 poin dari 12 pertandingan, unggul lima angka dari Uruguay di peringkat kedua, serta tujuh angka dari Brasil yang berada di posisi kelima.

Meskipun masih memiliki keunggulan, Argentina harus tetap waspada karena masih ada enam pertandingan tersisa yang dapat mengubah peta persaingan zona Conmebol.

Uruguay dan Brasil tentu akan berusaha meraih kemenangan demi memperpendek jarak menuju puncak klasemen.

Awalnya, Messi masuk dalam daftar skuad sementara yang diumumkan pada 2 Maret 2025. Namun, berdasarkan laporan dari TyC Sports, kondisi fisiknya tidak sepenuhnya fit bersama Inter Miami.

Baca juga:  Persaingan Bek Timnas Indonesia Makin Ketat, Menjelang Kualifikasi Piala Dunia 2026

Baca juga:  Tiket Indonesia vs Bahrain Sold Out, Erick Thohir Ucapkan Terima Kasih untuk Dukungan Suporter

Ia telah absen dalam tiga dari lima pertandingan terakhir karena kelelahan dan sempat mengalami cedera ringan saat membela klubnya di Major League Soccer (MLS) pada 17 Maret 2025.

Pelatih Lionel Scaloni akhirnya memutuskan untuk tidak memanggil Messi demi memberi waktu istirahat bagi pemain berusia 37 tahun itu.

“Messi akan tetap di Amerika Serikat untuk beristirahat dan tidak bergabung dengan Timnas Argentina,” tulis TyC Sports, Minggu (17/3).

Absennya Messi tentu menjadi pukulan bagi Argentina, terutama karena ia memiliki catatan impresif dengan masing-masing enam gol ke gawang Uruguay dan Brasil sepanjang kariernya.

Selain itu, Messi tengah berada dalam performa apik bersama Timnas dengan torehan tujuh gol dan lima assist dalam 11 pertandingan terakhir.

Baca juga:  Kartu Merah Menghancurkan Persija, Arema Menang 3-1 di Liga 1 Indonesia

Baca juga:  TiKay, Maskot Piala Dunia Sepak Bola Pantai 2025 Seychelles, Diperkenalkan FIFA

Selain Messi, Paulo Dybala juga dipastikan tidak masuk dalam skuad karena mengalami cedera saat membela AS Roma dalam laga melawan Cagliari di Serie A pada 16 Maret 2025.

Dybala hanya bermain selama 12 menit dalam laga yang berakhir kemenangan Roma dengan skor 1-0.

Cedera ini membuat La Joya kembali melewatkan panggilan timnas untuk ketiga kalinya secara beruntun. Terakhir kali ia membela Argentina adalah saat menghadapi Chile dan Kolombia pada September 2024.

Daftar Pemain Timnas Argentina (Maret 2025)

Kiper:

  • Emiliano Martínez (Aston Villa)
  • Gerónimo Rulli (Olympique Marseille)
  • Walter Benítez (PSV Eindhoven)

Bek:

  • Nahuel Molina (Atletico Madrid)
  • Gonzalo Montiel (River Plate)
  • Germán Pezzella (River Plate)
  • Leonardo Balerdi (Olympique Marseille)
  • Juan Foyth (Villarreal)
  • Nicolás Otamendi (Benfica)
  • Facundo Medina (Lens)
  • Nicolás Tagliafico (Olympique Lyon)

Dengan kondisi ini, Argentina harus mencari strategi terbaik untuk menghadapi Uruguay dan Brasil tanpa Lionel Messi dan Paulo Dybala. Apakah La Albiceleste mampu mempertahankan posisi puncak klasemen?. (*)




Kualifikasi Piala Dunia 2026: Laga Perdana Patrick Kluivert! Berikut Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Australia

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Pelatih baru Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, akan menjalani debutnya dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Timnas Australia pada Kamis (20/3) di Stadion Sepak Bola Sydney.

Laga ini menjadi momen penting bagi Tim Garuda dalam upaya melaju ke babak berikutnya di Grup C.

Kluivert telah memanggil 30 pemain, tetapi tiga di antaranya dipastikan absen:

  • Egy Maulana Vikri – Cedera
  • Ragnar Oratmangoen – Skorsing (akumulasi kartu)
  • Justin Hubner – Skorsing (akumulasi kartu)

Absennya tiga pemain ini menjadi tantangan tersendiri bagi Timnas Indonesia, yang harus tampil solid menghadapi Australia, salah satu tim kuat di Asia.

Baca juga:  Tiket Indonesia vs Bahrain Sold Out, Erick Thohir Ucapkan Terima Kasih untuk Dukungan Suporter

Baca juga:  Persaingan Bek Timnas Indonesia Makin Ketat, Menjelang Kualifikasi Piala Dunia 2026

Kluivert dikenal dengan preferensi formasi 4-3-3, tetapi ia diprediksi tetap menerapkan tiga bek tengah, seperti yang digunakan oleh pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong.

Alternatif ini dinilai sebagai pilihan terbaik mengingat waktu persiapan yang terbatas.

“Saya suka 4-3-3, tapi tergantung kondisi pemain. Saya bisa menerapkan berbagai gaya permainan. Sepak bola itu dinamis, sistem bisa berubah, dan pemain harus mampu beradaptasi,” ujar Patrick Kluivert dalam konferensi pers awal tahun ini.

Dengan kehadiran Alex Pastoor sebagai asisten pelatih—yang sebelumnya sukses membawa tiga tim promosi ke Eredivisie—Kluivert kemungkinan akan menggunakan formasi 3-4-1-2 yang diterapkan Pastoor bersama Almere City.

Baca juga:  Alasan Cidera, Neymar Terpaksa Dicoret dari Skuad Timnas Brasil

Baca juga:  PSSI Akan Naturalisasi 3 Pemain Baru Jelang Laga Kualifikasi Piala Dunia, Berikut Nama-namanya

Prediksi Susunan Pemain Indonesia vs Australia:

Indonesia (3-4-1-2)

  • Kiper: Maarten Paes
  • Bek Tengah: Mees Hilgers, Jay Idzes (C), Rizky Ridho
  • Bek Sayap: Kevin Diks (kanan), Calvin Verdonk (kiri)
  • Gelandang: Thom Haye, Joey Pelupessy
  • Penyerang: Marselino Ferdinan (free role)
  • Striker: Ole Romeny, Septian Bagaskara

Maarten Paes kemungkinan tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang, mengingat pengalamannya bersama FC Dallas dan enam caps bersama Timnas Indonesia.

Baca juga:  Ini Nominal yang Cocok! untuk THR Lebaran 2025

Baca juga:  Dinas Damkar Lapor Tiga Korban Jiwa Akibat Banjir, Satu Rumah Roboh di Penyengat Rendah

Di lini belakang, Jay Idzes, Mees Hilgers, dan Rizky Ridho akan mengisi tiga posisi bek tengah. Sandy Walsh, yang kini bermain untuk Yokohama F. Marinos, dapat menjadi opsi jika terjadi perubahan strategi.

Di lini tengah, Kevin Diks dan Calvin Verdonk akan berperan sebagai bek sayap yang aktif menyerang dan bertahan.

Thom Haye dan Joey Pelupessy menjadi pilihan utama di lini tengah, sedangkan Marselino Ferdinan, pencetak dua gol kemenangan melawan Arab Saudi, kemungkinan akan berperan sebagai playmaker.

Untuk lini depan, Ole Romeny dan Septian Bagaskara diharapkan bisa membawa ancaman bagi pertahanan Australia.

Baca juga:  PAN Jambi Makin Kuat! Ini Strategi H Bakri yang Mengantarkannya ke Puncak

Baca juga:  Jelang Lebaran, Pertamina Pastikan Stok Energi Aman dengan SATGAS Pengendalian BBM dan LPG

Bagaskara, yang kini menjadi top skor Timnas Indonesia dengan tujuh gol bersama Dewa United, akan menjadi kunci serangan Tim Garuda.

Laga debut Patrick Kluivert bersama Timnas Indonesia menjadi tantangan besar, tetapi juga peluang emas untuk menunjukkan potensi Garuda di kancah internasional.

Dengan strategi yang matang dan dukungan pemain berkualitas, Indonesia diharapkan bisa meraih hasil positif di laga ini. (*)




Alasan Cidera, Neymar Terpaksa Dicoret dari Skuad Timnas Brasil

SEPUCUKJAMBI.ID – Bintang Brasil, Neymar, resmi dicoret dari skuad tim nasional Brasil.

Neymar akan melewati dua pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Kolombia dan Argentina setelah mengalami cedera lutut.

Pengumuman ini disampaikan melalui laman resmi CBF pada Sabtu.

Setelah absen selama satu setengah tahun membela timnas Brasil akibat cedera sebelumnya.

Baca juga:  Miretti Cetak Dua Gol, Genoa Kalahkan Lecce 2-1 di Liga Italia

Baca juga:  Cody Gakpo Kembali Berlatih, Liverpool Siap Hadapi PSG di Leg Kedua Liga Champions

Neymar akhirnya mulai menunjukkan performa yang semakin membaik sejak kembali ke Santos pada Februari.

Namun, cedera lutut yang dideritanya membuat pemain yang kini menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa timnas Brasil dengan 79 gol ini harus melewatkan dua laga penting.

Selain Neymar, dua pemain lain yang juga dicoret dari skuad adalah kiper Ederson dan bek Danilo.

Untuk menggantikan mereka, pelatih timnas Brasil, Dorival Junior, memanggil pemain baru seperti Lucas Perri, Alex Sandro, dan talenta muda Endrick.

Baca juga:  AC Milan Tumbang dari Bologna, Terpuruk di Posisi Kedelapan Serie A

Baca juga:  Kalah Menyakitkan di Kandang, Atalanta Tersingkir dari Liga Champions 2024/202

Timnas Brasil dijadwalkan akan menghadapi Kolombia pada 20 Maret 2025.

Lima hari kemudian bertemu dengan rival bebuyutan sekaligus juara dunia Argentina di Buenos Aires.

Tanpa Neymar, Brasil diharapkan tetap bisa bersaing meskipun berada di posisi kelima klasemen sementara kualifikasi zona Amerika Selatan.

Neymar baru-baru ini mencetak gol pertamanya dalam lebih dari satu tahun saat ia mencetak gol pembuka untuk Santos dalam pertandingan dua pekan lalu.

Kembalinya pemain berusia 31 tahun ini ke klub masa kecilnya diharapkan dapat membantu pemulihannya, meskipun cedera lututnya kini menjadi halangan besar.(*)