Argentina Bangkit dari Maut! Messi Pimpin Comeback Gila, Mesir Tersingkir Dramatis 3-2

SEPUCUKJAMBI.ID – Argentina memastikan tempat di babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah menciptakan salah satu comeback paling dramatis sepanjang turnamen.

Tertinggal dua gol dari Mesir, La Albiceleste membalikkan keadaan menjadi kemenangan 3-2 dalam laga babak 16 besar di Atlanta Stadium, Selasa 7 Juli 2026 malam WIB.

Lionel Messi kembali menjadi tokoh utama di balik kebangkitan sang juara bertahan.

Mesir membuka pertandingan dengan penuh percaya diri.

Tim asuhan Hossam Hassan langsung memberikan tekanan dan berhasil memimpin lebih dulu pada menit ke-15 melalui sundulan Yasser Ibrahim yang memanfaatkan situasi bola mati.

Gol tersebut membuat Argentina berada dalam tekanan sejak awal pertandingan.

Meski tertinggal, Argentina sebenarnya memiliki sejumlah peluang emas untuk menyamakan kedudukan.

Kesempatan terbaik hadir lewat titik putih setelah Nicolas Tagliafico dijatuhkan di area terlarang.

Namun, eksekusi penalti Lionel Messi berhasil dimentahkan penjaga gawang Mesir, Mostafa Shobeir, yang tampil luar biasa sepanjang babak pertama.

Shobeir berkali-kali menjadi penyelamat timnya.

Ia sukses menggagalkan sundulan Alexis Mac Allister dan juga menepis peluang berbahaya dari Julian Alvarez.

Berkat penampilan gemilang sang kiper, Mesir menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.

Memasuki babak kedua, Mesir sempat mencetak gol melalui Mostafa Zico.

Namun, gol tersebut dianulir wasit setelah tinjauan VAR menyatakan terjadi pelanggaran dalam proses gol.

Tekanan Mesir akhirnya benar-benar membuahkan hasil pada menit ke-67.

Mostafa Zico kembali menjebol gawang Emiliano Martinez dan kali ini gol disahkan.

Keunggulan 2-0 membuat Mesir semakin dekat dengan tiket menuju perempat final sekaligus menciptakan salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026.

Dalam situasi tertekan, Argentina menunjukkan mental juara.

Lionel Scaloni melakukan perubahan strategi yang membuat intensitas serangan La Albiceleste meningkat drastis.

Gol kebangkitan akhirnya lahir pada menit ke-79.

Berawal dari umpan matang Lionel Messi, Cristian Romero sukses menanduk bola ke dalam gawang Mesir dan memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.

Empat menit berselang, Messi menebus kegagalannya dari titik penalti.

Memanfaatkan kemelut di depan gawang, sang kapten melepaskan tendangan keras yang tak mampu dihentikan Mostafa Shobeir.

Skor berubah menjadi 2-2 dan momentum sepenuhnya beralih ke kubu Argentina.

Saat pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan waktu, Argentina justru memberikan pukulan telak kepada Mesir.

Pada menit 90+2, serangan balik cepat yang dibangun Lautaro Martinez diselesaikan dengan sundulan akurat Enzo Martinez.

Gol tersebut memastikan kemenangan dramatis Argentina dengan skor 3-2.

Hasil ini mengantar Argentina melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2026.

Tim asuhan Lionel Scaloni kini tinggal menunggu lawan berikutnya, yakni pemenang pertandingan antara Swiss melawan Kolombia.

Susunan Pemain

Argentina (4-4-2): Emiliano Martinez; Nahuel Molina, Cristian Romero, Lisandro Martinez, Nicolas Tagliafico; Rodrigo De Paul, Alexis Mac Allister, Leandro Paredes, Enzo Fernandez; Lionel Messi, Julian Alvarez.

Pelatih: Lionel Scaloni.

Mesir (4-4-2): Mostafa Shobeir; Mohamed Hany, Yasser Ibrahim, Ramy Rabia, Karim Hafez; Emam Ashour, Marwan Attia, Mohanad Lasheen, Haissem Hassan; Mohamed Salah, Mostafa Zico.

Pelatih: Hossam Hassan.(*)




Haaland Kirim Peringatan! Usai Gusur Brasil, Kini Bidik Sepatu Emas Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Erling Haaland mengirim sinyal serius kepada para pesaingnya dalam perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026.

Setelah membawa Norwegia menyingkirkan Brasil, bomber Manchester City itu menegaskan belum puas dan siap terus memburu gol di sisa turnamen.

Dua gol yang dicetak Haaland saat Norwegia mengalahkan Brasil 2-1 pada babak 16 besar membuat koleksi golnya bertambah menjadi tujuh.

Torehan tersebut menyamai catatan Lionel Messi dan Kylian Mbappe di puncak daftar top skor sementara Piala Dunia 2026.

Meski kini bersaing di posisi teratas, Haaland menegaskan target utamanya belum selesai.

“Saya hidup untuk mencetak gol,” ujar Haaland seusai pertandingan.

Striker berusia 25 tahun itu mengaku tidak memiliki rahasia khusus di balik ketajamannya sepanjang turnamen.

Menurutnya, semua terjadi berkat naluri sebagai seorang penyerang yang selalu siap memanfaatkan setiap peluang.

“Jujur, saya tidak terlalu tahu apa yang sudah saya lakukan, karena saya hanya melakukan apa yang biasa saya lakukan,” kata Haaland.

“Kuncinya adalah tetap fokus. Ketika peluang itu datang, saya tahu apa yang harus saya perbuat,” lanjutnya.

Meski telah sejajar dengan Messi dan Mbappe dalam daftar pencetak gol terbanyak, Haaland menegaskan dirinya belum merasa puas.

Ia ingin terus meningkatkan performa dan membantu Norwegia melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.

“Setiap saat selalu ada puncak baru untuk dikejar. Saya ingin terus fokus dan memberikan yang terbaik,” tegas penyerang Manchester City tersebut.

Performa Haaland menjadi salah satu faktor utama keberhasilan Norwegia menciptakan kejutan besar dengan menyingkirkan Brasil di babak 16 besar.

Selain tampil tajam di depan gawang, ia juga menjadi motor serangan yang terus merepotkan lini pertahanan Selecao.

Kini fokus Norwegia beralih ke babak perempat final. Mereka akan menghadapi Inggris yang sebelumnya menyingkirkan Meksiko dengan skor 3-2.

Laga tersebut diprediksi menjadi ujian berat bagi Haaland dan kolega.

Selain memperebutkan tiket semifinal, pertandingan juga menjadi kesempatan bagi Haaland untuk menambah koleksi golnya sekaligus memperbesar peluang merebut gelar top skor Piala Dunia 2026.(*)




Top Skor Piala Dunia 2026 Memanas! Mbappe Samai Messi, Sepatu Emas Makin Sengit

SEPUCUKJAMBI.ID – Persaingan memperebutkan gelar top skor atau Golden Boot Piala Dunia 2026 semakin memanas.

Penyerang Timnas Prancis, Kylian Mbappe, kini berhasil menyamai koleksi gol Lionel Messi setelah membawa Les Bleus lolos ke babak perempat final.

Gol penalti yang dicetak Mbappe saat Prancis mengalahkan Paraguay 1-0 pada babak 16 besar membuat bintang Real Madrid itu kini mengoleksi tujuh gol sepanjang turnamen.

Jumlah tersebut sama dengan torehan Lionel Messi yang sebelumnya sendirian memimpin daftar pencetak gol terbanyak.

Persaingan menuju Sepatu Emas pun dipastikan semakin sengit.

Terlebih Argentina masih memiliki satu pertandingan babak 16 besar sehingga Messi berpeluang kembali menjauh apabila mampu menambah koleksi golnya.

Sejak fase grup, Piala Dunia 2026 memang menghadirkan produktivitas gol yang tinggi.

Banyaknya gol yang tercipta membuat perebutan gelar pencetak gol terbanyak menjadi salah satu sorotan utama turnamen.

Mbappe menjadi pemain yang paling konsisten di lini depan Prancis.

Ketajamannya kembali terlihat saat dipercaya menjadi eksekutor penalti menghadapi Paraguay.

Ia menjalankan tugasnya dengan sempurna sekaligus memastikan Prancis melangkah ke babak delapan besar.

Tak hanya bersaing dengan Messi pada daftar top skor edisi 2026, Mbappe juga terus mencatatkan sejarah dalam kariernya di ajang Piala Dunia.

Dengan tambahan satu gol tersebut, penyerang berusia 27 tahun itu kini telah mengoleksi 19 gol sepanjang penampilannya di Piala Dunia sejak debut pada edisi 2018.

Catatan tersebut membuat Mbappe melampaui torehan legenda Jerman Miroslav Klose yang selama kariernya mencetak 16 gol di putaran final Piala Dunia.

Kini Mbappe hanya terpaut satu gol dari rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia yang untuk sementara masih dipegang Lionel Messi dengan koleksi 20 gol.

Rekor tersebut masih berpeluang bertambah mengingat kapten Argentina itu masih berpeluang tampil pada babak berikutnya.

Dengan kedua pemain sama-sama masih bertahan di Piala Dunia 2026, persaingan antara Messi dan Mbappe diprediksi akan menjadi salah satu duel paling menarik hingga akhir turnamen.

Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026

  1. Lionel Messi (Argentina) – 7 gol
  2. Kylian Mbappe (Prancis) – 7 gol
  3. Jamal Musiala (Jerman) – 6 gol
  4. Harry Kane (Inggris) – 5 gol
  5. Lautaro Martinez (Argentina) – 5 gol.(*)



Argentina Selamat! Messi Bawa Albiceleste Singkirkan Cape Verde Lewat Drama Extra Time

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Argentina harus bekerja ekstra keras untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Juara bertahan itu menaklukkan Cape Verde dengan skor 3-2 setelah melalui babak perpanjangan waktu pada laga 32 besar yang berlangsung di Miami Stadium, Sabtu 4 Juli 2026 pagi WIB.

Lionel Messi kembali menjadi sosok sentral dalam kemenangan Albiceleste.

Sang kapten mencetak satu gol dan berperan dalam terciptanya gol penentu yang membawa Argentina bertahan di jalur perebutan gelar juara dunia.

Kemenangan ini membuat Argentina melaju ke babak 16 besar, di mana mereka akan menghadapi Mesir yang sebelumnya menyingkirkan Australia lewat drama adu penalti.

Messi Pecah Kebuntuan

Cape Verde sempat mengejutkan Argentina pada awal pertandingan melalui percobaan Ryan Mendes.

Namun setelah ancaman tersebut, Argentina mulai menguasai permainan dan mendominasi penguasaan bola.

Lionel Messi beberapa kali mengancam gawang lawan, baik melalui tembakan terbuka maupun tendangan bebas.

Kiper Vozinha tampil impresif dengan menggagalkan sejumlah peluang berbahaya.

Kebuntuan akhirnya pecah setelah Lisandro Martinez mengirim umpan panjang akurat ke kotak penalti.

Messi mengontrol bola dengan tenang sebelum melepaskan penyelesaian yang membawa Argentina unggul 1-0.

Argentina terus menekan hingga akhir babak pertama, tetapi gagal menambah keunggulan.

Cape Verde Bangkit

Dominasi Argentina masih berlanjut selepas jeda. Namun justru Cape Verde yang mampu mencuri gol penyama kedudukan pada menit ke-59.

Ryan Mendes menusuk dari sisi lapangan sebelum mengirim umpan kepada Deroy Duarte.

Gelandang tersebut kemudian melepaskan tendangan mendatar yang gagal dihentikan Emiliano Martinez.

Gol itu membuat pertandingan berubah semakin terbuka.

Pelatih Lionel Scaloni merespons dengan memasukkan Julian Alvarez dan Nicolas Gonzalez demi menambah daya gedor.

Argentina menciptakan banyak peluang, termasuk dua tendangan bebas Messi yang kembali dimentahkan Vozinha.

Hingga waktu normal berakhir, skor tetap 1-1 sehingga pertandingan berlanjut ke babak tambahan.

Drama Extra Time

Argentina langsung tancap gas di awal extra time.

Pada menit ke-93, sepak pojok Alexis Mac Allister disambut Lisandro Martinez yang melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti untuk membawa Albiceleste kembali unggul 2-1.

Namun Cape Verde belum menyerah.

Tim asuhan Bubista kembali menyamakan kedudukan melalui gol indah Sidny Lopes Cabral yang melepaskan tendangan melengkung dan membuat skor berubah menjadi 2-2.

Saat pertandingan tampak mengarah ke adu penalti, Argentina kembali mendapatkan sepak pojok.

Pada menit ke-112, tendangan sudut Lionel Messi menciptakan kemelut di depan gawang.

Bola kemudian mengenai bek Cape Verde, Diney Borges, sebelum masuk ke gawang sendiri.

Gol bunuh diri tersebut menjadi pembeda sekaligus memastikan kemenangan Argentina 3-2.

Cape Verde sempat memberikan tekanan pada sisa pertandingan, tetapi lini belakang Argentina mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.

Hasil ini membawa Lionel Messi dan kolega melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 untuk menghadapi Mesir dalam duel yang diprediksi berlangsung sengit.

Susunan Pemain

Argentina (4-4-2): Emiliano Martinez; Nahuel Molina, Cristian Romero, Lisandro Martinez, Facundo Medina; Rodrigo De Paul, Alexis Mac Allister, Enzo Fernandez, Thiago Almada; Lionel Messi, Lautaro Martinez.

Pelatih: Lionel Scaloni.

Cape Verde (4-1-4-1): Vozinha; Steven Moreira, Pico Lopes, Diney Borges, Sidny Cabral; Kevin Pina; Ryan Mendes, Laros Duarte, Deroy Duarte, Jovane Cabral; Nuno da Costa.

Pelatih: Bubista.(*)




Argentina Tak Terbendung! Yordania Takluk 1-3 di Laga Pamungkas Grup J

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Argentina menutup fase grup Piala Dunia 2026 dengan catatan sempurna setelah meraih kemenangan meyakinkan 3-1 atas Yordania pada laga terakhir Grup J.

Bermain dengan dominasi penuh sejak awal pertandingan, skuad Lionel Scaloni memastikan tiga poin lewat gol Giovanni Lo Celso, Lautaro Martínez (penalti) di babak pertama.

Serta tambahan satu gol Lionel Messi pada babak kedua. Yordania hanya mampu membalas lewat Musa Al-Taamari.

Hasil ini membuat Argentina keluar sebagai juara Grup J dengan koleksi 9 poin sempurna, sementara Yordania harus tersingkir sebagai juru kunci.

Argentina Langsung Kendalikan Permainan

Sejak menit awal, Argentina tampil dominan dengan penguasaan bola dan tekanan tinggi.

Namun, rapatnya pertahanan low block Yordania membuat La Albiceleste sempat kesulitan menciptakan peluang bersih.

Meski begitu, kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-19. Giovanni Lo Celso mencetak gol indah lewat tendangan bebas yang melengkung ke sudut atas gawang Yordania, membawa Argentina unggul 1-0.

Penalti Lautaro Gandakan Keunggulan

Argentina kembali mendapat momentum setelah VAR menunjuk titik putih pada menit ke-30, usai pelanggaran di kotak terlarang yang mengenai Marco Senesi.

Lautaro Martínez yang maju sebagai eksekutor sukses menuntaskan tugasnya dengan tenang. Skor berubah menjadi 2-0 untuk Argentina.

Yordania sempat mencoba meningkatkan intensitas serangan, namun skor tetap bertahan hingga turun minum.

Yordania Bangkit, Messi Pastikan Kemenangan

Memasuki babak kedua, Yordania tampil lebih agresif dan berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-55 melalui Musa Al-Taamari.

Gol tersebut sempat membuat pertandingan kembali hidup. Argentina kemudian memasukkan Lionel Messi, Alexis Mac Allister, dan Thiago Almada untuk menambah daya gedor.

Hasilnya terlihat pada menit ke-80. Lionel Messi mencetak gol lewat tendangan bebas khasnya yang tak mampu dihentikan kiper Yordania, sekaligus mengunci kemenangan 3-1 untuk Argentina.

Argentina Sempurna, Yordania Tersingkir

Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol dari kedua tim.

Argentina pun menutup fase grup dengan tiga kemenangan dari tiga laga, sementara Yordania harus mengakhiri perjalanan mereka di dasar klasemen.

Susunan Pemain

Yordania (3-4-3): Abulaila; Abu Dahab, Al-Arab, Nasib; Abu Taha, Al-Rawabdeh, Al-Rashdan, Haddad; Olwan, Al-Fakhouri, Azaizeh
Pelatih: Jamal Sellami

Argentina (4-4-2): E. Martínez; Tagliafico, Senesi, Otamendi, Simeone; Lo Celso, Palacios, Paredes, Paz; L. Martínez, Álvarez
Pelatih: Lionel Scaloni.(*)




Cape Verde vs Argentina: Vozinha Kirim Pesan Tegas, Tak Takut Hadapi Lionel Messi

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Cape Verde siap menghadapi ujian terbesar dalam sejarah sepak bola mereka saat menantang juara bertahan Argentina pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Pertandingan yang akan berlangsung di Miami Stadium, Miami Gardens, Florida, Amerika Serikat, Sabtu 4 Juli 2026 dini hari WIB itu diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik di fase gugur.

Bagi Cape Verde, duel melawan Lionel Messi dan kolega bukan sekadar pertandingan biasa.

Ini merupakan penampilan pertama mereka di fase knockout Piala Dunia sekaligus kesempatan membuktikan bahwa status debutan bukan berarti hanya menjadi pelengkap turnamen.

Kapten sekaligus penjaga gawang Cape Verde, Vozinha, menegaskan timnya datang dengan ambisi besar.

Meski berstatus underdog, mereka tidak memiliki niat bermain bertahan demi mengejar hasil imbang.

“Kami tidak datang ke sini untuk mengamankan hasil imbang. Kami selalu bermain untuk menang,” kata Vozinha, dikutip dari Goal.

Cetak Sejarah, Cape Verde Ukir Rekor di Piala Dunia 2026

Cape Verde menjadi salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026.

Negara kepulauan kecil di Afrika itu berhasil menembus babak 32 besar untuk pertama kalinya sepanjang sejarah keikutsertaan mereka.

Lebih impresif lagi, Blue Sharks lolos tanpa sekalipun menelan kekalahan pada fase grup.

Mereka mengawali turnamen dengan menahan imbang Spanyol tanpa gol, kemudian bermain 2-2 melawan Uruguay, sebelum memastikan tiket ke fase gugur usai bermain imbang 0-0 menghadapi Arab Saudi.

Rangkaian hasil tersebut mengantarkan Cape Verde finis sebagai runner-up Grup H dan mencatat sejarah sebagai salah satu negara debutan paling sukses di Piala Dunia edisi kali ini.

Vozinha mengaku pencapaian tersebut bahkan melampaui ekspektasi para pemain.

“Tak seorang pun dari kami membayangkan bisa sampai sejauh ini. Banyak orang mungkin berpikir kami tidak akan memenangkan satu pertandingan pun. Namun kami percaya dengan kualitas yang kami miliki,” ujar kiper veteran tersebut.

Lionel Messi Jadi Tantangan Terbesar

Lolos ke fase gugur langsung mempertemukan Cape Verde dengan lawan yang sangat berat, yakni Argentina, sang juara bertahan yang dipimpin Lionel Messi.

Meski demikian, situasi tersebut justru menjadi motivasi tambahan bagi seluruh pemain.

Menurut Vozinha, menghadapi Messi merupakan mimpi bagi hampir semua pesepak bola. Namun, setelah peluit pertandingan dibunyikan, Cape Verde tetap akan berjuang mengejar kemenangan.

“Bermain melawan Argentina dan Lionel Messi adalah mimpi setiap pemain sepak bola. Tetapi kami tetap ingin bersaing dan memberikan perlawanan terbaik,” ucapnya.

Tak Ingin Sekadar Bertahan

Sepanjang fase grup, Cape Verde dikenal tampil disiplin dalam bertahan sekaligus berani membangun serangan ketika memiliki peluang.

Karakter permainan tersebut dipastikan tidak akan berubah saat menghadapi Argentina.

Vozinha menilai timnya telah menunjukkan kualitas yang cukup untuk bersaing dengan negara-negara besar.

“Kami berasal dari negara kecil, tetapi kami tahu bagaimana bersaing. Banyak orang meragukan kualitas pemain Cape Verde, namun kami telah membuktikan bahwa kami layak berada di level ini dan mampu bersaing di kompetisi terbesar,” tegasnya.

Keberhasilan Cape Verde melangkah hingga fase gugur menjadi salah satu kisah paling inspiratif di Piala Dunia 2026.

Kini, mereka berpeluang menciptakan kejutan yang lebih besar apabila mampu menghentikan langkah sang juara bertahan.

Di atas kertas Argentina memang lebih diunggulkan. Namun dengan modal belum terkalahkan sepanjang fase grup, Cape Verde bertekad menulis babak baru dalam sejarah sepak bola negaranya.(*)




Lionel Messi Pecahkan Rekor Piala Dunia, Argentina Kalahkan Austria 2-0

SEPUCUKJAMBI.ID – Argentina sukses mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Austria dengan skor 2-0 pada matchday kedua Grup J.

Dalam laga yang berlangsung di AT&T Stadium, Arlington, Selasa 23 Juni 2026 dini hari WIB, Lionel Messi menjadi pahlawan kemenangan sekaligus mencetak rekor baru sebagai top skor sepanjang sejarah Piala Dunia.

Kapten Timnas Argentina itu mencetak dua gol yang memastikan kemenangan La Albiceleste.

Meski sempat gagal mengeksekusi penalti pada menit ke-8, Messi mampu bangkit dan menunjukkan kualitasnya sebagai pemain terbaik dunia.

Gol pertama Argentina lahir pada menit ke-38. Messi menyelesaikan kerja sama apik lini serang Argentina dengan tendangan melengkung yang bersarang di sudut kiri bawah gawang Austria.

Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Austria berusaha meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan. Namun, pertahanan Argentina tampil solid dan disiplin dalam meredam ancaman yang dibangun Marcel Sabitzer maupun Michael Gregoritsch.

Saat Austria mulai kehilangan momentum, Messi kembali menunjukkan magisnya.

Pada masa injury time tepatnya menit ke-90+5, bintang berusia 39 tahun itu mencetak gol kedua sekaligus memastikan kemenangan Argentina 2-0.

Hasil tersebut membuat Argentina mengoleksi enam poin dari dua pertandingan dan memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Sementara Austria tetap berada di posisi kedua Grup J dengan raihan tiga poin.

Lionel Messi Resmi Jadi Top Skor Sepanjang Sejarah Piala Dunia

Kemenangan atas Austria menjadi momen bersejarah bagi Lionel Messi.

Gol pembuka yang dicetak pada menit ke-38 menjadi gol ke-17 Messi di ajang Piala Dunia, sekaligus membuatnya melewati rekor legenda Jerman, Miroslav Klose.

Tak berhenti di situ, gol kedua pada penghujung pertandingan membuat koleksi gol Messi di Piala Dunia bertambah menjadi 18 gol.

Catatan tersebut semakin mengukuhkan statusnya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen paling bergengsi di dunia itu.

Meski gagal mengeksekusi penalti pada awal pertandingan, Messi tetap tampil dominan sepanjang laga.

Pergerakannya di lini depan beberapa kali membongkar pertahanan Austria dan menciptakan peluang berbahaya bagi Argentina.

Argentina Kirim Sinyal Kuat dalam Perburuan Gelar Piala Dunia 2026

Sebagai juara bertahan, Argentina kembali menunjukkan kualitas sebagai salah satu kandidat terkuat peraih trofi Piala Dunia 2026.

Tim asuhan Lionel Scaloni mampu mengontrol jalannya pertandingan dan minim memberikan peluang bersih kepada lawan.

Lautaro Martinez dan Thiago Almada tampil aktif membuka ruang di lini serang.

Sementara Enzo Fernandez serta Rodrigo De Paul menjaga keseimbangan permainan dari lini tengah sehingga aliran bola Argentina tetap berjalan efektif.

Austria sempat memperoleh peluang terbaik melalui sundulan Michael Gregoritsch pada menit ke-68.

Namun, bola masih melambung di atas mistar gawang sehingga gagal memperkecil ketertinggalan.

Dengan dua kemenangan beruntun, Argentina kini kokoh di puncak klasemen Grup J dengan enam poin.

Austria menempati posisi kedua dengan tiga poin, sedangkan Yordania dan Algeria masih belum meraih poin.

Pada pertandingan terakhir fase grup, Argentina akan menghadapi Yordania. Sementara Austria wajib meraih hasil maksimal saat bertemu Algeria untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur.

Performa impresif Lionel Messi dan solidnya permainan Argentina menjadi sinyal kuat bagi para pesaing. Jika mampu mempertahankan konsistensi ini, La Albiceleste(*)




Top Skor Piala Dunia 2026 Mulai Memanas, Messi dan Jonathan David Sama-Sama di Puncak

SEPUCUKJAMBI.ID – Persaingan gelar pencetak gol terbanyak Lionel Messi di Piala Dunia 2026 semakin terbuka setelah rangkaian laga fase grup mulai memperlihatkan dominasi sejumlah penyerang dari berbagai negara peserta.

Hingga Sabtu 20 Juni 2026, turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu telah menuntaskan 29 pertandingan.

Sejumlah tim unggulan mulai menemukan ritme, sementara daftar top skor sementara juga terus bergerak dinamis.

Di puncak klasemen sementara, Messi harus berbagi posisi dengan striker Kanada Jonathan David yang sama-sama mengoleksi tiga gol.

Messi dan Jonathan David Samai Puncak Top Skor

Messi kembali menunjukkan ketajamannya bersama Argentina, namun performa impresif Jonathan David bersama Kanada membuat persaingan semakin ketat.

Keduanya kini berada di posisi teratas dengan tiga gol, menandai awal perebutan Sepatu Emas yang diprediksi berlangsung hingga fase akhir turnamen.

Deretan Penantang di Bawah Puncak

Di belakang dua pemimpin klasemen, sejumlah nama besar mulai menempel ketat dengan koleksi dua gol.

Dari Prancis, Kylian Mbappe kembali menjadi ancaman serius. Sementara itu, Norwegia mengandalkan Erling Haaland yang tampil konsisten di lini depan.

Dari Inggris, Harry Kane tetap menjadi tumpuan, disusul Jerman dengan Kai Havertz yang turut masuk dalam daftar persaingan.

Brasil juga mengirimkan dua wakil penting, yakni Vinicius Junior dan Matheus Cunha yang sama-sama mencetak dua gol sejauh ini.

Nama-Nama Kejutan Mulai Bermunculan

Selain pemain bintang, beberapa nama kejutan juga ikut meramaikan daftar pencetak gol.

Dari Kanada, Cyle Larin ikut bersaing di papan atas. Sementara Swiss diperkuat Johan Manzambi yang tampil efektif dari bangku cadangan.

Amerika Serikat menempatkan Folarin Balogun dalam daftar dua gol, sementara Maroko mengandalkan Ismael Saibari sebagai salah satu kejutan awal turnamen.

Daftar Top Skor Sementara (20 Juni 2026)

3 Gol

  • Lionel Messi (Argentina)
  • Jonathan David (Kanada)

2 Gol

  • Kylian Mbappe (Prancis)
  • Erling Haaland (Norwegia)
  • Harry Kane (Inggris)
  • Kai Havertz (Jerman)
  • Vinicius Junior (Brasil)
  • Matheus Cunha (Brasil)
  • Cyle Larin (Kanada)
  • Johan Manzambi (Swiss)
  • Folarin Balogun (Amerika Serikat)
  • Yasin Ayari (Swedia)
  • Elijah Just (Selandia Baru)
  • Ismael Saibari (Maroko)

1 Gol 

  • Julian Quiñones, Raul Jimenez (Meksiko)
  • Hwang In-beom, Oh Hyeon-gyu (Korea Selatan)
  • Ladislav Krejci, Michal Sadilek (Ceko)
  • Jovo Lukic, Ermin Mahmic (Bosnia & Herzegovina)
  • Giovanni Reyna (Amerika Serikat)
  • Virgil van Dijk, Crysencio Summerville (Belanda)
  • Daichi Kamada, Keito Nakamura (Jepang)
  • Jamal Musiala, Kai Havertz (Jerman)
  • Jude Bellingham, Marcus Rashford (Inggris)
  • Luis Diaz (Kolombia)
  • Alexander Isak (Swedia)
  • Joao Neves (Portugal)
  • Yoane Wissa (RD Kongo)
  • dan puluhan pemain lainnya dari 48 negara peserta

DAFTAR NEGARA PESERTA PIALA DUNIA 2026

Turnamen edisi 2026 diikuti 48 negara, yaitu:

Format Turnamen Masih Panjang

Piala Dunia 2026 diikuti 48 negara peserta yang terbagi dalam 12 grup.

Dua tim teratas otomatis lolos ke babak 32 besar, ditambah delapan peringkat ketiga terbaik.

Dengan format ini, peluang perubahan klasemen top skor masih sangat terbuka seiring bertambahnya jumlah pertandingan.

Jadwal Fase Gugur Piala Dunia 2026

  • Babak 32 Besar: 29 Juni – 4 Juli 2026
  • Babak 16 Besar: 5 – 8 Juli 2026
  • Perempat Final: 10 – 12 Juli 2026
  • Semifinal: 15 – 16 Juli 2026
  • Perebutan tempat ketiga: 19 Juli 2026
  • Final: 20 Juli 2026

Dengan masih panjangnya turnamen, persaingan top skor dipastikan terus berubah.

Nama-nama besar seperti Messi, Mbappe, Haaland, hingga Kane masih memiliki peluang besar untuk menambah pundi-pundi gol di fase berikutnya.(*)




Hattrick Messi Antar Argentina Kuasai Grup J Piala Dunia 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – Messi Cetak Hattrick, Argentina Langsung Kuasai Grup J Piala Dunia 2026

Timnas Argentina mengawali langkah mereka dalam mempertahankan gelar juara dunia dengan kemenangan meyakinkan.

Menghadapi Aljazair pada laga perdana Grup J Piala Dunia 2026, Albiceleste menang telak 3-0 di Kansas City, Rabu 17 Juni 2026 WIB.

Sorotan utama pertandingan tertuju kepada Lionel Messi. Kapten Argentina itu tampil luar biasa dengan memborong seluruh gol kemenangan timnya sekaligus mengirim pesan bahwa dirinya masih menjadi sosok sentral dalam ambisi Argentina mempertahankan trofi Piala Dunia.

Hasil tersebut langsung membawa Argentina ke puncak klasemen sementara Grup J dengan raihan tiga poin.

Sementara Aljazair harus memulai turnamen dengan hasil mengecewakan dan berada di posisi terbawah grup.

Pertandingan sebenarnya berlangsung cukup menarik sejak menit-menit awal. Argentina sempat mengira sudah membuka keunggulan ketika laga baru berjalan lima menit lewat penyelesaian Messi.

Namun, gol tersebut dianulir karena sang kapten lebih dulu terjebak offside.

Tak lama berselang, Aljazair juga merasakan kekecewaan serupa. Gol Fares Chaibi pada menit kedelapan dibatalkan VAR setelah ditemukan pelanggaran offside dalam proses serangan.

Setelah kedua tim sama-sama kehilangan gol akibat keputusan teknologi video assistant referee, Argentina mulai mengambil alih kendali permainan.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-17. Berawal dari kombinasi serangan cepat di area depan kotak penalti, Rodrigo De Paul mengirim umpan matang yang disambut Messi dengan sepakan terukur ke pojok kanan atas gawang.

Luca Zidane tak mampu menjangkau bola dan Argentina unggul 1-0.

Keunggulan tersebut membuat Albiceleste semakin nyaman memainkan ritme pertandingan.

Penguasaan bola didominasi Argentina, sementara Aljazair lebih banyak menunggu kesempatan melakukan serangan balik.

Meski demikian, tim Afrika Utara itu sempat menciptakan peluang berbahaya menjelang turun minum.

Fares Chaibi mendapatkan ruang tembak di dalam kotak penalti, tetapi Emiliano Martinez melakukan penyelamatan penting yang menjaga keunggulan Argentina tetap aman hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Argentina kembali tampil agresif. Lautaro Martinez dan Alexis Mac Allister bergantian menguji ketangguhan Luca Zidane yang beberapa kali melakukan penyelamatan penting untuk menjaga peluang Aljazair tetap hidup.

Namun tekanan yang terus menerus akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-60.

Messi kembali muncul di tempat yang tepat saat bola liar memantul di dalam kotak penalti.

Dengan ketenangan khasnya, pemain berusia 39 tahun tersebut menaklukkan Luca Zidane untuk membawa Argentina unggul dua gol.

Aljazair mencoba merespons melalui sejumlah serangan cepat. Houssem Aouar memperoleh peluang emas pada menit ke-69, tetapi tembakannya hanya melintas tipis di sisi gawang Argentina.

Saat Aljazair berusaha mencari gol balasan, Messi justru melengkapi malam sempurnanya.

Pada menit ke-76, Nicolas Gonzalez mengirim bola ke area depan kotak penalti.

Messi yang menerima umpan tersebut langsung melepaskan tendangan melengkung yang bersarang di sudut kiri bawah gawang tanpa mampu dihentikan Luca Zidane.

Gol itu memastikan hattrick bagi Messi sekaligus mengunci kemenangan Argentina dengan skor 3-0.

Penampilan impresif sang kapten menjadi sinyal bahwa Argentina masih memiliki kekuatan besar untuk kembali bersaing memperebutkan gelar juara.

Selain mengamankan tiga poin penting, kemenangan ini juga memperlihatkan bahwa Albiceleste tetap bergantung pada kualitas dan pengalaman Messi dalam momen-momen krusial.

Dengan modal kemenangan meyakinkan tersebut, Argentina kini berada dalam posisi ideal untuk melangkah ke fase gugur.

Sementara Aljazair dituntut segera bangkit pada laga berikutnya jika tidak ingin peluang mereka terhenti lebih cepat di fase grup.(*)




Skuad Final Argentina Piala Dunia 2026 Resmi Dirilis, Lionel Messi Masih Memimpin

SEPUCUKJAMBI.ID – Argentina akhirnya resmi merilis daftar 26 pemain yang akan dibawa ke Piala Dunia 2026.

Pelatih Lionel Scaloni memastikan Lionel Messi tetap masuk dalam skuad utama Albiceleste untuk turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut.

Pengumuman skuad final dilakukan pada Jumat waktu setempat setelah sebelumnya Scaloni menyeleksi lebih dari 50 pemain dalam daftar sementara.

Kepastian masuknya Lionel Messi langsung menjadi perhatian publik sepak bola dunia.

Jika benar tampil nanti, bintang Inter Miami itu akan mencatat sejarah sebagai pemain yang tampil dalam enam edisi Piala Dunia berbeda.

Sebelumnya, Messi sudah memperkuat Argentina di Piala Dunia 2006, 2010, 2014, 2018, dan 2022.

Puncaknya terjadi di Qatar saat ia berhasil membawa Argentina menjadi juara dunia dan mengakhiri penantian panjang sejak gelar terakhir tahun 1986.

Meski sempat diragukan akibat kondisi kebugarannya, Messi tetap dipercaya menjadi bagian penting dalam skuad Lionel Scaloni.

Pemain berusia 38 tahun itu sebelumnya diketahui mengalami masalah hamstring dan sempat ditarik keluar lebih cepat saat membela Inter Miami.

Namun pengalaman, kualitas, dan pengaruh besar Messi di ruang ganti membuat Scaloni tetap memasukkan sang kapten dalam daftar final.

Selain Messi, Argentina juga masih diperkuat sejumlah pemain inti yang menjadi tulang punggung saat menjuarai Piala Dunia 2022 lalu.

Di sektor pertahanan, nama Cristian Romero, Lisandro Martinez, Nicolas Otamendi, hingga Nahuel Molina kembali dipercaya menjaga lini belakang Albiceleste.

Sementara lini tengah tetap diisi pemain-pemain berpengalaman seperti Rodrigo De Paul, Alexis Mac Allister, Enzo Fernandez, Leandro Paredes, dan Giovani Lo Celso.

Untuk lini serang, Argentina membawa kombinasi pemain muda dan senior yang sedang tampil impresif bersama klub masing-masing.

Julian Alvarez, Lautaro Martinez, Thiago Almada, Giuliano Simeone, hingga Nico Paz diproyeksikan menjadi pendamping Messi di lini depan.

Di bawah mistar gawang, Emiliano Martinez masih menjadi pilihan utama setelah tampil konsisten dalam beberapa tahun terakhir.

Meski demikian, ada beberapa nama yang harus tersingkir dari skuad akhir.

Franco Mastantuono, Gianluca Prestianni, dan Marcos Acuna dipastikan tidak masuk daftar pemain yang dibawa ke Piala Dunia 2026.

Dengan komposisi pemain yang cukup lengkap dan berpengalaman, Argentina kembali disebut sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia pada edisi kali ini.

Berikut daftar lengkap skuad Argentina untuk Piala Dunia 2026:

Kiper:
Emiliano Martinez (Aston Villa), Geronimo Rulli (Olympique Marseille), Juan Musso (Atletico Madrid)

Bek:
Leonardo Balerdi (Olympique Marseille), Nicolas Tagliafico (Olympique Lyon), Gonzalo Montiel (River Plate), Lisandro Martinez (Manchester United), Cristian Romero (Tottenham Hotspur), Nicolas Otamendi (Benfica), Facundo Medina (Olympique Marseille), Nahuel Molina (Atletico Madrid)

Gelandang:
Leandro Paredes (Boca Juniors), Rodrigo De Paul (Inter Miami), Valentin Barco (Racing Strasbourg), Giovani Lo Celso (Real Betis), Exequiel Palacios (Bayer Leverkusen), Alexis Mac Allister (Liverpool), Enzo Fernandez (Chelsea)

Penyerang:
Julian Alvarez (Atletico Madrid), Lionel Messi (Inter Miami), Nico Gonzalez (Atletico Madrid), Thiago Almada (Atletico Madrid), Giuliano Simeone (Atletico Madrid), Nico Paz (Como), Juan Manuel Lopez (Palmeiras), Lautaro Martinez (Inter Milan)(*)