Top Skor Piala Dunia 2026 Mulai Memanas, Messi dan Jonathan David Sama-Sama di Puncak

SEPUCUKJAMBI.ID – Persaingan gelar pencetak gol terbanyak Lionel Messi di Piala Dunia 2026 semakin terbuka setelah rangkaian laga fase grup mulai memperlihatkan dominasi sejumlah penyerang dari berbagai negara peserta.

Hingga Sabtu 20 Juni 2026, turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu telah menuntaskan 29 pertandingan.

Sejumlah tim unggulan mulai menemukan ritme, sementara daftar top skor sementara juga terus bergerak dinamis.

Di puncak klasemen sementara, Messi harus berbagi posisi dengan striker Kanada Jonathan David yang sama-sama mengoleksi tiga gol.

Messi dan Jonathan David Samai Puncak Top Skor

Messi kembali menunjukkan ketajamannya bersama Argentina, namun performa impresif Jonathan David bersama Kanada membuat persaingan semakin ketat.

Keduanya kini berada di posisi teratas dengan tiga gol, menandai awal perebutan Sepatu Emas yang diprediksi berlangsung hingga fase akhir turnamen.

Deretan Penantang di Bawah Puncak

Di belakang dua pemimpin klasemen, sejumlah nama besar mulai menempel ketat dengan koleksi dua gol.

Dari Prancis, Kylian Mbappe kembali menjadi ancaman serius. Sementara itu, Norwegia mengandalkan Erling Haaland yang tampil konsisten di lini depan.

Dari Inggris, Harry Kane tetap menjadi tumpuan, disusul Jerman dengan Kai Havertz yang turut masuk dalam daftar persaingan.

Brasil juga mengirimkan dua wakil penting, yakni Vinicius Junior dan Matheus Cunha yang sama-sama mencetak dua gol sejauh ini.

Nama-Nama Kejutan Mulai Bermunculan

Selain pemain bintang, beberapa nama kejutan juga ikut meramaikan daftar pencetak gol.

Dari Kanada, Cyle Larin ikut bersaing di papan atas. Sementara Swiss diperkuat Johan Manzambi yang tampil efektif dari bangku cadangan.

Amerika Serikat menempatkan Folarin Balogun dalam daftar dua gol, sementara Maroko mengandalkan Ismael Saibari sebagai salah satu kejutan awal turnamen.

Daftar Top Skor Sementara (20 Juni 2026)

3 Gol

  • Lionel Messi (Argentina)
  • Jonathan David (Kanada)

2 Gol

  • Kylian Mbappe (Prancis)
  • Erling Haaland (Norwegia)
  • Harry Kane (Inggris)
  • Kai Havertz (Jerman)
  • Vinicius Junior (Brasil)
  • Matheus Cunha (Brasil)
  • Cyle Larin (Kanada)
  • Johan Manzambi (Swiss)
  • Folarin Balogun (Amerika Serikat)
  • Yasin Ayari (Swedia)
  • Elijah Just (Selandia Baru)
  • Ismael Saibari (Maroko)

1 Gol 

  • Julian Quiñones, Raul Jimenez (Meksiko)
  • Hwang In-beom, Oh Hyeon-gyu (Korea Selatan)
  • Ladislav Krejci, Michal Sadilek (Ceko)
  • Jovo Lukic, Ermin Mahmic (Bosnia & Herzegovina)
  • Giovanni Reyna (Amerika Serikat)
  • Virgil van Dijk, Crysencio Summerville (Belanda)
  • Daichi Kamada, Keito Nakamura (Jepang)
  • Jamal Musiala, Kai Havertz (Jerman)
  • Jude Bellingham, Marcus Rashford (Inggris)
  • Luis Diaz (Kolombia)
  • Alexander Isak (Swedia)
  • Joao Neves (Portugal)
  • Yoane Wissa (RD Kongo)
  • dan puluhan pemain lainnya dari 48 negara peserta

DAFTAR NEGARA PESERTA PIALA DUNIA 2026

Turnamen edisi 2026 diikuti 48 negara, yaitu:

Format Turnamen Masih Panjang

Piala Dunia 2026 diikuti 48 negara peserta yang terbagi dalam 12 grup.

Dua tim teratas otomatis lolos ke babak 32 besar, ditambah delapan peringkat ketiga terbaik.

Dengan format ini, peluang perubahan klasemen top skor masih sangat terbuka seiring bertambahnya jumlah pertandingan.

Jadwal Fase Gugur Piala Dunia 2026

  • Babak 32 Besar: 29 Juni – 4 Juli 2026
  • Babak 16 Besar: 5 – 8 Juli 2026
  • Perempat Final: 10 – 12 Juli 2026
  • Semifinal: 15 – 16 Juli 2026
  • Perebutan tempat ketiga: 19 Juli 2026
  • Final: 20 Juli 2026

Dengan masih panjangnya turnamen, persaingan top skor dipastikan terus berubah.

Nama-nama besar seperti Messi, Mbappe, Haaland, hingga Kane masih memiliki peluang besar untuk menambah pundi-pundi gol di fase berikutnya.(*)




Swiss Selangkah ke Fase Gugur, Hancurkan Bosnia dan Herzegovina 4-1

SEPUCUKJAMBI.ID – Timnas Swiss menunjukkan kualitas dan kedalaman skuadnya saat menundukkan Bosnia dan Herzegovina dengan skor telak 4-1 pada laga kedua Grup B Piala Dunia 2026 di SoFi Stadium, Jumat 19 Juni 2026 dini hari WIB.

Kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Selama lebih dari satu jam pertandingan, Swiss dibuat kesulitan menembus pertahanan disiplin Bosnia.

Namun perubahan strategi dan masuknya sejumlah pemain pengganti menjadi titik balik yang mengubah jalannya laga.

Sosok yang paling mencuri perhatian adalah Johan Manzambi. Pemain yang baru masuk pada menit ke-71 itu langsung memberikan dampak instan dengan mencetak dua gol dan satu assist dalam waktu kurang dari 20 menit.

Swiss sebenarnya tampil dominan sejak peluit awal dibunyikan. Granit Xhaka mengendalikan tempo permainan dari lini tengah.

Sementara Dan Ndoye dan Breel Embolo beberapa kali menciptakan ancaman di area pertahanan Bosnia.

Meski menguasai jalannya pertandingan, Swiss gagal mengonversi sejumlah peluang menjadi gol.

Bosnia yang lebih banyak bertahan mampu meredam serangan lawan dan sesekali mengancam melalui skema serangan balik yang dipimpin Edin Dzeko.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-74. Manzambi menyambut bola di dalam kotak penalti dan melepaskan tendangan voli keras yang gagal diantisipasi kiper Bosnia, Nikola Vasilj.

Gol tersebut mengubah momentum pertandingan. Bosnia yang berusaha keluar menyerang justru mendapat pukulan tambahan setelah Tarik Muharemovic diganjar kartu merah pada menit ke-80 akibat pelanggaran terhadap Embolo yang sedang dalam posisi berbahaya.

Unggul jumlah pemain membuat Swiss semakin leluasa menguasai pertandingan.

Sepuluh menit terakhir menjadi mimpi buruk bagi Bosnia. Ruben Vargas menggandakan keunggulan Swiss pada menit ke-84 setelah memanfaatkan kombinasi apik bersama Manzambi dan Embolo.

Manzambi kembali menunjukkan ketajamannya pada menit ke-90 dengan mencetak gol kedua sekaligus membawa Swiss unggul 3-0.

Bosnia sempat memperkecil ketertinggalan melalui tendangan voli Ermin Mahmic pada masa injury time.

Namun gol tersebut hanya menjadi pelipur lara karena Swiss kembali menjauh lewat penalti Granit Xhaka pada menit ke-90+7.

Skor 4-1 bertahan hingga pertandingan berakhir.

Hasil ini membawa Swiss ke posisi teratas Grup B dengan koleksi empat poin dan membuka peluang besar untuk melangkah ke fase gugur.

Sebaliknya, Bosnia dan Herzegovina berada dalam tekanan dan wajib meraih hasil maksimal pada pertandingan terakhir jika ingin menjaga asa bertahan di turnamen.

Pada laga penentuan nanti, Swiss akan menghadapi Kanada, sementara Bosnia dan Herzegovina dijadwalkan bertemu Qatar dalam duel hidup-mati Grup B.(*)