Kenali 4 Tanda Anda Baik ke Semua Orang Kecuali ke Diri Sendiri

SEPUCUKJAMBI.ID – Banyak orang mampu menunjukkan empati, perhatian, dan kebaikan kepada sesama, tetapi tidak mudah melakukan hal yang sama untuk diri sendiri.

Kita kerap menganggap merawat diri bukan sesuatu yang penting, atau merasa belum layak memberi diri sendiri waktu untuk beristirahat, memaafkan kesalahan, dan bersikap lebih lembut.

Penelitian menunjukkan bahwa self-compassion atau belas kasih pada diri sendiri merupakan bagian penting dari kesehatan mental, bahkan memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap kesejahteraan dibandingkan empati terhadap orang lain.

Jika Anda sering merasa kehabisan tenaga, cepat lelah secara emosional, atau merasa terus-menerus tidak cukup baik, bisa jadi Anda sedang kurang memberi ruang bagi diri sendiri.

Ada empat tanda yang menunjukkan bahwa Anda mungkin lebih mengutamakan kepentingan orang lain daripada diri sendiri, berikut penjelasan psikologis dan cara mengatasinya.

1. Terlalu keras mengkritik diri sendiri

Saat orang lain melakukan kesalahan, Anda dengan mudah memberi dukungan, kata-kata lembut, atau penghiburan.

Namun ketika Anda yang salah, suara di kepala berubah menjadi kritik yang menyakitkan dan jauh lebih sulit memberi maaf.

2. Selalu mengutamakan kebutuhan orang lain

Orang yang kurang memiliki belas kasih pada dirinya sering memaksakan diri untuk terus hadir bagi orang lain.

Anda mungkin sulit menolak permintaan, merasa selalu harus membantu, bekerja melampaui batas, atau mengorbankan waktu istirahat demi orang lain.

Meskipun tampak baik, pola ini dapat memicu burnout, stres yang berlarut-larut, dan kelelahan emosional. Mengutamakan diri sendiri bukan tindakan egois, melainkan dasar agar Anda tetap sehat saat membantu orang lain.

3. Mudah memaafkan orang lain, tapi keras pada diri sendiri

Kesalahan adalah sesuatu yang wajar, namun sebagian orang menghukum dirinya atas kesalahan kecil.

Anda mungkin terus menyesali sesuatu, merasa gagal karena tidak sempurna, atau takut mencoba lagi sehingga mengurangi ruang untuk berkembang.

4. Sulit menerima bantuan, pujian, atau kebaikan

Mereka yang kurang memiliki self-compassion cenderung menolak berbagai bentuk dukungan.

Pujian terasa canggung, bantuan dianggap sebagai tanda kelemahan, dan perhatian sering kali dipersepsikan sebagai sesuatu yang berlebihan.

Pola ini biasanya berakar pada keyakinan seperti “aku harus kuat sendiri” atau “menerima bantuan berarti aku tidak mampu.”

Beberapa hal yang dapat melatarbelakangi kebiasaan bersikap baik pada orang lain namun keras pada diri sendiri antara lain:

  • Pola asuh yang menekankan pengorbanan, ketegasan, atau larangan menunjukkan kelemahan.
  • Perfeksionisme yang membuat kesalahan terasa berat.
  • Rasa malu atau takut terlihat rentan.
  • Self-compassion bukanlah sifat bawaan, melainkan kemampuan yang dapat dilatih dan dikembangkan seiring waktu.

Untuk membangunnya, para psikolog menyarankan beberapa langkah berikut:

  • Berhenti sejenak saat mulai mengkritik diri sendiri,
  • Berbicara kepada diri sendiri seperti Anda berbicara pada teman dekat,
  • Memasang batasan dan memberi tubuh waktu untuk beristirahat,
  • Melakukan hal sederhana yang membuat Anda merasa lebih baik,
  • Menerima bantuan tanpa menyalahkan diri.



Awet Muda Tanpa Perawatan Mahal? Coba 5 Kebiasaan Ini

SEPUCUKJAMBI.ID – Banyak orang mengira tampil awet muda hanya bisa dicapai lewat perawatan mahal atau prosedur kecantikan modern.

Padahal, ada sejumlah kebiasaan sederhana yang sering diabaikan, namun justru memberi dampak besar dalam membuat penampilan tetap segar dan muda.

Berikut beberapa rutinitas sederhana yang bisa menjadi rahasia awet muda:

1. Mengunyah makanan secara perlahan

Mengunyah dengan perlahan tak hanya akan membantu pencernaan, namun juga berguna untuk membantu otot-otot wajah tetap aktif dan terlatih.

Gerakan rahang selama mengunyah bisa membantu untuk meningkatkan sirkulasi di area wajah dan mempertahankan kekenyalan kulit.

2. Rutin mengunyah daun mint atau daun sirih

Daun mint dan daun sirih mengandung antioksidan dan antibakteri alami yang baik untuk kesehatan mulut dan sistem pencernaan. Kesehatan pencernaan akan memberikan pengaruh pada kondisi kulit dan proses penuaan. Tak hanya itu, kebersihan mulut yang terjaga akan menjadikan senyum tampak lebih cerah dan muda.

Selain itu, mengunyah daun ini beberapa kali dalam seminggu menjadi alternatif alami yang jarang diketahui. Hal tersebut merupakan rahasia tradisional yang mulai ditinggalkan, namun terbukti mampu untuk membuat wajah awet muda

3. Mengunyah permen karet bebas gula

Mengunyah permen karet tanpa gula dengan rutin dapat membantu untuk mengencangkan otot-otot wajah. Gerakan rahang selama mengunyah dapat meningkatkan aliran darah ke wajah, jadi kulit terlihat lebih segar.

Di samping itu, kegiatan tersebut dapat menjadi latihan ringan untuk bagian dagu dan pipi. Kamu bisa memilih permen karet bebas gula supaya tak merusak gigi. Meski tampak sepele, hal tersebut merupakan cara menyenangkan untuk menjaga wajah tetap muda.

4. Mengonsumsi makanan berkandungan kolagen alami

Kolagen alami bisa diperoleh dari makanan seperti kaldu tulang, ikan, putih telur, dan buah beri. Kolagen memiliki banyak manfaat, seperti membantu melindungi elastisitas kulit, mencegah keriput, dan mempercepat regenerasi sel.

Mengonsumsi kolagen dari sumber alami akan lebih gampang diserap oleh tubuh dibandingkan suplemen buatan. Memilihnya sebagai bagian dari menu harian dapat menjadikan kulit tetap kenyal dan kencang. Cara ini dapat menjadi investasi jangka panjang untuk tampilan muda

5. Berlatih face yoga atau pijatan wajah

Face yoga melibatkan gerakan ringan yang membantu mengencangkan otot wajah dan memperlancar sirkulasi. Rutinitas singkat beberapa menit setiap hari dapat mengurangi garis halus dan membuat wajah semakin segar.

Pijatan lembut menggunakan jari atau roller juga membantu penyerapan skincare lebih maksimal. Meski tidak sepopuler yoga tubuh, manfaatnya cukup besar untuk menjaga wajah tetap muda.

Kebiasaan sederhana ini mudah diterapkan dan jika dilakukan secara konsisten, mampu memberikan efek nyata dalam menjaga kulit tetap sehat dan terlihat awet muda.(*)




Pola Hidup Sehat untuk Remaja di Era Modern

fruit lot on ceramic plate

SEPUCUKJAMBI.ID-Pola hidup sehat sangat penting bagi remaja, terutama di era modern ini. Di masa pertumbuhan yang kritis ini, remaja mengalami perubahan fisik, mental, dan emosional yang signifikan.

Dengan mengadopsi pola hidup sehat, mereka dapat meminimalisir risiko masalah kesehatan yang dapat muncul akibat gaya hidup yang tidak seimbang.

Misalnya, pola makan yang buruk dan kurangnya aktivitas fisik dapat menyebabkan kelebihan berat badan, diabetes, serta masalah jantung di kemudian hari.

Salah satu manfaat utama dari pola hidup sehat adalah peningkatan kesehatan fisik.

Baca Juga : Geram dengan Aktivitas Prostitusi, Massa Bakar 11 Warung Remang-remang di Awin Jaya

Baca Juga : Waduh! Imbas Efisiensi Anggaran, 5 Mobil Dinas KPU Bungo Ditarik

Aktivitas fisik yang cukup membantu remaja menjaga berat badan ideal, memperkuat otot dan tulang, serta meningkatkan daya tahan tubuh.

Selain itu, pola makan yang kaya akan nutrisi penting seperti vitamin, mineral, dan serat dapat mendukung perkembangan optimal tubuh mereka.

Dengan terbentuknya kebiasaan baik sejak dini, remaja akan lebih mungkin untuk mempertahankan kesehatan yang baik hingga dewasa.

Di samping kesehatan fisik, pola hidup sehat juga berdampak positif pada kesehatan mental dan emosional.

Remaja yang sering berolahraga cenderung memiliki mood yang lebih baik, lebih mampu mengatasi stres, dan memiliki tingkat kecemasan yang lebih rendah.

Kebiasaan positif seperti cukup tidur, konsumsi makanan bergizi, dan keterlibatan dalam aktivitas sosial dapat memperkuat kesehatan mental mereka.

Hal ini sangat penting, mengingat tantangan emosional yang sering dihadapi remaja dalam fase perkembangan mereka.

Pola hidup sehat tidak hanya menghasilkan dampak positif jangka pendek, tetapi juga membentuk kebiasaan yang akan melekat seumur hidup.

Dengan demikian, remaja yang mengadopsi gaya hidup sehat memiliki peluang yang lebih besar untuk mencapai kehidupan yang berkualitas dan seimbang di masa depan.

Kebiasaan baik yang ditanamkan saat ini akan terus berpengaruh pada setiap aspek kehidupan mereka, sehingga mempromosikan kesejahteraan secara keseluruhan.

Kombinasi Nutrisi yang Baik

Nutrisi yang seimbang sangat penting bagi perkembangan fisik dan mental remaja di era modern ini.

Pada masa pertumbuhan ini, remaja memerlukan berbagai komponen makanan yang terdiri dari karbohidrat, protein, lemak sehat, serta vitamin dan mineral.

Karbohidrat merupakan sumber energi utama, yang dapat ditemukan pada makanan seperti nasi, roti, dan kentang.

Penting bagi remaja untuk memilih karbohidrat kompleks, yang memberikan energi lebih tahan lama dan membantu menjaga stabilitas gula darah.

Protein juga memiliki peranan penting dalam mendukung perkembangan otot dan fungsi tubuh. Sumber protein yang baik termasuk daging tanpa lemak, ikan, telur, serta produk nabati seperti kacang-kacangan dan lentil.

Lemak sehat, seperti yang ditemukan pada alpukat, ikan berlemak, dan minyak zaitun, memainkan peran penting dalam kesehatan jantung dan perkembangan otak.

Mengintegrasikan makanan ini ke dalam pola makan sehari-hari dapat membantu remaja mendapatkan asupan nutrisi yang beragam dan seimbang.

Selain komponen makronutrien tersebut, vitamin dan mineral juga harus diperhatikan.

Sayuran berwarna cerah dan buah-buahan segar kaya akan vitamin yang diperlukan untuk menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan secara keseluruhan.

Pastikan untuk memasukkan makanan seperti bayam, wortel, dan jeruk ke dalam diet harian.

Remaja juga dianjurkan untuk menghindari makanan olahan dan junk food yang banyak mengandung gula tambahan, garam, dan lemak trans, karena makanan ini dapat berdampak negatif pada kesehatan mereka, menurunkan energi, dan meningkatkan risiko penyakit di masa depan.

Untuk membantu remaja mengadopsi kebiasaan makan yang sehat, penting untuk memberikan saran tentang pilihan makanan praktis yang mudah diakses, seperti yoghurt, smoothie, atau camilan buah.

Pendekatan yang positif terhadap nutrisi dapat membantu remaja membangun pola hidup sehat yang berkelanjutan.

Aktivitas Fisik yang Menyenangkan

Aktivitas fisik merupakan bagian penting dari pola hidup sehat, terutama bagi remaja di era modern ini.

Dengan meningkatnya kecenderungan untuk menghabiskan waktu dengan gadget, penting untuk melakukan berbagai aktivitas fisik yang tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga menyenangkan.

Olahraga tidak perlu dianggap sebagai kewajiban, melainkan bisa menjadi suatu hobi yang membuat remaja merasa lebih energik dan bersemangat.

Untuk menjaga kebugaran, remaja dapat memilih berbagai jenis olahraga yang sesuai dengan minat mereka. Misalnya, bersepeda, berenang, atau bermain bola adalah beberapa pilihan yang bisa dipertimbangkan.

Olahraga kelompok atau permainan tim juga membantu menumbuhkan rasa kebersamaan; hal ini dapat meningkatkan motivasi, karena bermain bersama teman lebih mengasyikkan daripada berolahraga sendiri.

Selain itu, berkeringat memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesehatan.

Kegiatan fisik mampu meningkatkan kapasitas paru-paru, kekuatan otot, dan sistem kardiovaskular.

Metabolisme tubuh juga akan bergerak lebih aktif, sehingga membuat remaja lebih kuat dan lebih siap menghadapi berbagai aktivitas sehari-hari.

Dengan melakukan aktivitas secara rutin, remaja dapat mengurangi risiko berbagai masalah kesehatan yang muncul akibat gaya hidup tidak aktif.

Untuk menjaga motivasi dalam berolahraga, penting untuk merancang jadwal yang realistis dan bervariasi.

Salah satu cara yang efektif adalah dengan menetapkan tujuan pribadi dan menjadwalkan waktu khusus untuk berolahraga.

Mengikuti kelas olahraga atau komunitas juga bisa menjadi pilihan yang baik untuk mendapatkan dukungan sosial.

Dengan menemukan aktivitas fisik yang menyenangkan, remaja tidak hanya akan hidup lebih sehat tetapi juga menikmati prosesnya. Dengan demikian, pola hidup sehat dapat terintegrasi dengan baik dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Mengelola Stres dan Kesehatan Mental

Kesehatan mental merupakan aspek yang krusial dalam gaya hidup sehat bagi remaja di era modern. Dengan berbagai tekanan yang dihadapi, mulai dari pendidikan hingga hubungan sosial, remaja sering kali mengalami tingkat stres yang tinggi.

Oleh karena itu, penting bagi mereka untuk mengembangkan keterampilan mengelola stres guna menjaga keseimbangan mental. Salah satu teknik efektiv yang dapat diimplentasikan adalah meditasi. Meditasi membantu individu untuk fokus dan menciptakan ketenangan batin, sehingga dapat mengurangi tingkat kecemasan dan meningkatkan suasana hati.

Selain meditasi, yoga juga merupakan praktik yang sangat bermanfaat. Dengan menggabungkan gerakan fisik dan teknik pernapasan, yoga tidak hanya memperkuat tubuh tetapi juga menenangkan pikiran.

Banyak remaja yang melaporkan pengalaman positif setelah menjadi lebih rutin dalam berlatih yoga. Selain itu, penting juga untuk mengeksplorasi hobi yang dapat memberikan kebahagiaan dan relaksasi.

Kegiatan seperti menggambar, menulis, atau bermain musik dapat menjadi pelarian yang baik dari tekanan sehari-hari dan mendukung kesehatan mental secara keseluruhan.

Lingkungan sosial juga memainkan peran penting dalam membangun kesehatan mental yang positif. Dukungan dari teman sejawat dapat memberikan rasa saling pengertian dan memfasilitasi pertukaran pengalaman, yang sangat penting bagi remaja.

Memiliki jaringan sosial yang sehat memungkinkan mereka untuk merasa diterima dan diimbangi, sehingga dapat meminimalkan perasaan kesepian atau isolasi.

Dengan kombinasi teknik pengelolaan stres yang efektif dan dukungan sosial yang baik, remaja dapat membangun fondasi kuat untuk kesehatan mental yang lebih baik dalam hidup mereka.