Dukung Swasembada dan Ketahanan Pangan, Wako Maulana Siapkan Gerakan Pemanfaatan Lahan Tidur

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemkot Jambi menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) pertama di tahun 2025 yang dirangkai dalam kegiatan Festival Ramadhan Bahagia Pemkot Jambi Tahun 1446 H.

GPM yang dikerja samakan dengan Bulog Divre Jambi dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) itu berlangsung di kawasan Tugu Keris Siginjai Kotabaru, dan dibuka secara resmi oleh Wali Kota Jambi dokter Maulana, Selasa (4/3/2025).

Turut hadir Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jambi Warsono, Kepala BPS Kota Jambi, perwakilan Bulog Divre Jambi, unsur Forkopimda Kota Jambi, Sekda A Ridwan beserta jajaran Pemkot Jambi.

Gerakan Pangan Murah merupakan implementasi bersama untuk menjamin stabilitas pasokan dan harga tetap terjangkau, serta sebagai langkah pengendalian inflasi.

Baca juga: Safari Ramadan Pemkot Jambi, Wali Kota Maulana Sebut Untuk Perkuat Silaturrahmi dan Dengar Aspirasi Masyarakat

Baca juga: Kolam Retensi Mal JBC Belum Optimal, DLH Jambi Berikan Teguran dan Target Perbaikan

Dalam GPM kali ini disediakan 4000 paket bahan pokok dan 1000 tabung gas elpiji 3 kg.

Dari pantauan lapangan, GPM yang dilaksanakan oleh Pemkot Jambi itu disambut antusias warga kota Jambi.

Usai membuka kegiatan GPM itu, kepada awak media, Wali Kota Maulana menyebut Pemkot akan memanfaatkan lahan-lahan tidur guna mendukung program ketahanan dan swasembada pangan.

“Kota Jambi adalah sebuah daerah yang bukan sebagai penghasil, kebutuhannya sebagian besar diperoleh dari luar. Oleh karena itu, gerakan pemanfaatan lahan tidur ini akan bekerja sama dengan kelompok tani untuk menggarap lahan, dengan mencontoh apa yang telah dilakukan Kodim 0415/Jambi dalam memanfaatkan lahan yang sukses dan diapresiasi oleh Pangdam II/Sriwijaya,” sebutnya.

Baca juga: Wali Kota Jambi Segera Hapus Parkir Ganda, Dorong Pemulihan Ekonomi Pasar Kota Jambi

Baca juga: Rapat Penanggulangan Banjir Kota Jambi, Walikota Maulana Peroleh Informasi Penyebab Banjir dari BWSS VI Jambi, Ini Masalahnya

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza juga menyatakan komitmennya, untuk memberikan lahan pribadi miliknya agar dapat dimanfaatkan oleh kelompok tani untuk bercocok tanam dengan berbagai macam komoditas.

“Jadi lahan-lahan kami di kota Jambi yang masih tidak terpakai, nanti akan di pinjam pakai untuk dimanfaatkan, sebagai percontohan nanti akan kita lakukan diwilayah Posos Kelurahan Bakung Jaya dan Kelurahan Mayang, Kecamatan Alam Barajo, sehingga bisa dicontoh untuk wilayah lainnya,” ucap Maulana.

Wali Kota Maulana menambahkan, Pemkot Jambi akan mengeluarkan Surat Edaran Wali Kota yang ditujukan ke semua warga kota Jambi yang memiliki lahan tidur agar bisa dimanfaatkan bagi kelompok tani.

“Maka, Camat dan Lurah harus mendata siapa-siapa pemilik lahan diwilayahnya yang masih tidak dikelola untuk dapat digunakan untuk aktifitas pertanian, dan nanti akan dibantu oleh Babinsa dan Babinkamtibmas untuk mengecek lahan-lahannya tersebut,” katanya.

“Untuk prosedurnya, kita tidak ambil lahan ini, kita hanya memanfaatkan selagi lahan yang dipakai itu belum dibangun atau dipergunakan, yang tujuannya adalah jika lahan pertanian kita tercukupi, maka kita tidak terlalu ketergantungan dengan daerah luar,” tambahnya.

Menurut Maulana, dengan diberlakukannya gerakan pemanfaatan lahan tidur ini akan berdampak pada pengendalian inflasi di Kota Jambi, karena mempunyai ketahanan pangannya sendiri, sehingga kebutuhan bahan pokok masyarakat dapat tercukupi.

“Kalau gerakan ini berhasil kita lakukan, mungkin kota Jambi bisa menjadi percontohan secara nasional dalam melakukan urban farming perkotaan, dimana hal itu juga bagian dari pencapaian tujuan Asta Cita Presiden,” tuturnya.

Kata Wali Kota Maulana, bagian terpenting dalam ketahanan dan swasembada pangan adalah kerja sama semua sektor.

“Mengurusi masalah pangan ini butuh kerja sama semua pihak, tidak cukup hanya dengan 1 atau 2 instansi. Oleh karena itu, adanya kegiatan ini saya sangat mengapresiasi semua pihak yang terlibat, terutama Tim Pendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Jambi,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Sebelumnya, dalam laporan kegiatan, Kepala DPKP Evridal Asri mengatakan berdasarkan imbauan Badan Pangan Nasional (Bapanas), bahwa kegiatan GPM yang secara rutin dilaksanakan oleh Pemkot Jambi ini akan terus dilakukan disetiap bulan selama satu tahun penuh guna stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) dalam upaya pengendalian Inflasi.

“Khusus HBKN akan dilaksanakan rutin 1 kali setiap minggunya selama bulan Ramadhan,” katanya.

Dalam GPM ini, kata Evridal, diikuti sebanyak 25 pelaku usaha, yakni Bulog, Pertamina, Alfamart, Indogrosir, Fres Mart, TDI, PT Pos Indonesia, usaha Endi Ayam Potong, Agro Farma, Disperindag, DTKUMKM, KPNKPKJ, DW Persatuan Koja, Gapoktan, KWT serta Jajanan dari UMKM hidangan berbuka puasa.

Selain itu kata Evridal, masyarakat kota Jambi yang ingin berbelanja pangan murah dan terjangkau juga bisa mengunjungi PT Pos Indonesia di kantor cabang utama Jambi.

Pembukaan GPM itu ditandai dengan pemotongan pita oleh isteri Wali Kota Nadiyah Maulana bersama istri Wakil Wali Kota Marsha Lystia, dan Ketua TP-PKK Kota Jambi Sri Hartati Ridwan. Selain itu juga dilakukan penyerahan paket sembako subsidi secara simbolis kepada masyarakat oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi bersama Forkopimda.(*)




Safari Ramadan Pemkot Jambi, Wali Kota Maulana Sebut Untuk Perkuat Silaturrahmi dan Dengar Aspirasi Masyarakat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID– Di malam ke-3 Safari Ramadhan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi, Wali Kota Jambi dokter Maulana dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha sambangi Masjid Al-Fatah Al-Bafadhal di kawasan Kampung Manggis Kelurahan Sungai Asam Kecamatan Pasar Kota Jambi, Senin malam (3/3/2025).

Tampak hadir mendampingi dalam Safari Ramadhan itu, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, isteri Wali Kota dokter Nadiyah, Sekwan DPRD Noviarman, Kadis Kominfo Abu Bakar, Kadishub Saleh Ridha, Kadispora Erwandi, Kadis LH Ardi, Kabag Kesra Kamal Firdaus, Wakil Ketua Baznas Kota Jambi Muhammad Yusuf Bafadhal serta Sekcam Kecamatan Pasar Jambi beserta jajaran.

Kedatangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota beserta rombongan tampak disambut hangat pengurus dan para jamaah Masjid Al-Fatah.

Tampak Wali Kota Maulana menjadi Imam Salat Isya dan Tarawih di Masjid itu. Selain itu Ia juga didaulat jamaah untuk memberikan tausiah singkat atau kultum antara Tarawih dan Witir.

baca juga: Rapat Penanggulangan Banjir Kota Jambi, Walikota Maulana Peroleh Informasi Penyebab Banjir dari BWSS VI Jambi, Ini Masalahnya

Baca juga: Wali Kota Jambi Maulana Buka Gerakan Pangan Murah, Pastikan Kebutuhan Pangan Tercukupi

Dalam kultumnya Wali Kota Maulana mengatakan, kegiatan Safari Ramadhan itu tidak hanya dilihat dari konsep ritual ibadah dalam menjalan hablum minAllah, namun juga bagian dari membangun hubungan hablum minannas.

“Safari Ramdhan ini juga kita laksanakan untuk mempererat tali silaturrahim antara umaro dengan masyarakat. Dengan bersilaturrahmi seperti ini, kami pemerintah bisa menjelaskan rencana program pemerintah langsung kepada masyarakat, sementara disisi lain kami juga bisa mendengarkan langsung keluhan dan aspirasi dari masyarakat. Oleh karenanya ini menjadi penting karena kami hadir lengkap bertiga, ada pak Wawako dan juga Ketua DPRD,” ujar Maulana.

Wali Kota Maulana menambahkan, pemerintah turun ke masyarakat juga ingin memastikan masyarakat bisa melaksanakan ibadah Tarawih dengan aman, tertib dan kondusif.

Selain itu, Wali Kota Jambi Maulana juga menyoroti terkait harga-harga bahan pokok dalam bulan suci Ramadhan dan menghadapi hari raya Idul Fitri agar tidak mengalami lonjakan dan bisa terkendali.

“Kami juga melakukan pemantauan secara terus menerus terhadap kebutuhan bahan pokok masyarakat khususnya pada bulan Ramadhan dan jelang Idul Fitri. Sebagai upaya untuk menstabilkan harga di pasaran, pemerintah akan melakukan berbagai kegiatan, diantaranya Gerakan Pangan Murah (GPM),” tambahnya.

Lebih lanjut, Wali Kota Maulana juga menyebut program 100 hari kerjanya bersama Wakil Wali Kota Diza, yang akan berfokus pada Infrastruktur jalan, penanganan banjir, tata kelola sampah, penerangan lampu jalan, kesehatan dan pendidikan.

Ia juga menegaskan, akan tetap memperhatikan kebutuhan masjid dan rumah-rumah ibadah lainnya, diantaranya dengan mengalokasikan anggaran untuk bantuan hibah rumah ibadah, termasuk menyediakan akses internet wify gratis.

“Program lainnya yang ditujukan untuk rumah ibadah kita juga akan fokuskan untuk memberikan fasilitas akses internet gratis di masjid-masjid, dengan tujuan agar anak-anak dan remaja lebih cinta dengan masjid. Karena dengan adanya wify gratis pasti akan banyak anak muda yang datang, awalnya cari internet, lama-lama akhirnya terbiasa ke masjid dan rajin ibadah di masjid,” sebut Maulana.

Kepada para jamaah, Maulana juga berpesan untuk dapat turut mendoakan agar dalam kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha dapat istiqamah menjaga amanah yang telah diperacayakan oleh masyarakat kota Jambi.

“Kami mohon didoakan bersama keluarga besar Pemkot Jambi untuk dapat menjalankan tugas dengan istiqamah, agar amanah besar mewujudkan kota Jambi Bahagia ini dapat kita wujudkan bersama-sama, karena pembangunan ini tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri harus diwujudkan secara bersama-sama,” tutupnya.

Dikesempatan itu, Wali Kota Maulana didampingi Wakil Wali Kota Diza serta Ketua DPRD Kota, Kemas Faried Alfarelly menyalurkan secara simbolis bantuan program Jambi Kota Taqwa.

Yakni bantuan renovasi masjid sebesar 5 juta rupiah, melalaui Baznas Kota Jambi serta menyerahkan bantuan perangkat internet gratis kepada pengurus Masjid Al-Fatah Al-Bafadhal Kelurahan Sungai Asam, Kecamatan Pasar, Kota Jambi.(*)




Kolam Retensi Mal JBC Belum Optimal, DLH Jambi Berikan Teguran dan Target Perbaikan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Keberadaan Mal Jambi Bisnis Center (JBC) kerap menimbulkan masalah banjir di sekitar kawasan tersebut, yang menjadi keluhan utama bagi warga setempat.

Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi, Ardi menegaskan bahwa, pembangunan Mal JBC harus memenuhi ketentuan dalam dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

Salah satu aspek yang paling ditekankan dalam AMDAL adalah kewajiban pengelola JBC untuk membangun kolam retensi yang dapat menampung air hujan sebelum mengalir ke permukiman warga.

“Kolam retensi sudah dibangun, namun belum permanen. Sesuai dengan ketentuan AMDAL, JBC harus melakukan revisi dokumen AMDAL untuk menyesuaikan dengan perubahan ketentuan,” kata dia, belum lama ini.

Baca juga: Rapat Penanggulangan Banjir Kota Jambi, Walikota Maulana Peroleh Informasi Penyebab Banjir dari BWSS VI Jambi, Ini Masalahnya

Baca juga: Mal JBC Picu Banjir di RT 11 Simpang IV Sipin, Warga Minta Pemerintah Segera Tindak Lanjut

“Termasuk volume dan kapasitas kolam retensi. Kolam ini perlu diperbesar agar dapat menampung air hujan dengan lebih baik,” ujar Ardi dalam keterangannya.

DLH Kota Jambi, lanjut Ardi, telah memberikan izin untuk revisi dokumen AMDAL kepada pengelola Mal JBC, dengan syarat perbaikan dilakukan secepatnya agar tidak terus-menerus menjadi masalah bagi masyarakat.

Kolam retensi yang lebih luas dan berfungsi dengan baik menjadi salah satu prioritas utama dalam penanganan banjir yang sering terjadi akibat sistem drainase yang belum optimal.

Sebagai bagian dari upaya penegakan ketentuan lingkungan, DLH Kota Jambi telah memberikan tiga kali teguran kepada pengelola Mal JBC.

Meski demikian, Ardi menekankan pentingnya penyelesaian masalah ini dengan segera, terutama untuk menghindari dampak yang lebih besar terhadap lingkungan sekitar.

“Kami sudah memberi teguran sebanyak tiga kali, dan target kami adalah agar kolam retensi tersebut selesai dan berfungsi dengan optimal pada pertengahan tahun ini. Kami berharap pengelola Mal JBC bisa segera merealisasikan perbaikan ini,” tegas Ardi.

Warga sekitar Mal JBC berharap bahwa langkah-langkah yang diambil oleh DLH Kota Jambi dapat mengatasi masalah banjir yang kerap melanda permukiman mereka.

Diharapkan, dengan perbaikan kolam retensi dan revisi dokumen AMDAL, banjir yang disebabkan oleh sistem drainase yang buruk dapat segera teratasi, dan Mal JBC dapat beroperasi tanpa merugikan lingkungan sekitar.(*)




Wali Kota Jambi Segera Hapus Parkir Ganda, Dorong Pemulihan Ekonomi Pasar Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana MKM, mengambil langkah tegas untuk menghidupkan kembali kawasan Pasar Kota Jambi, yang semakin sepi dengan menginstruksikan pembongkaran palang parkir retribusi yang dinilai memberatkan pengunjung.

Keputusan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Jambi untuk memulihkan perekonomian lokal dan menarik lebih banyak pengunjung ke pasar tradisional.

Dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi pada Senin (3/3/2025), Maulana menjelaskan bahwa, salah satu penyebab menurunnya kunjungan ke pasar adalah adanya sistem parkir ganda yang membebani masyarakat.

“Sistem parkir yang mengharuskan pengunjung membayar dua kali, pertama di luar kawasan dan kedua di dalam, jelas membuat orang enggan datang,” ungkap Maulana.

Untuk itu, Wali Kota Jambi bertekad untuk merombak sistem parkir di kawasan Pasar agar lebih efisien dan ramah bagi pengunjung.

Baca juga: Rapat Penanggulangan Banjir Kota Jambi, Walikota Maulana Peroleh Informasi Penyebab Banjir dari BWSS VI Jambi, Ini Masalahnya

Baca juga: Optimisme Perbankan Menguat, OJK: Stabilitas Makroekonomi Jadi Faktor Kunci

“Kami ingin pengunjung hanya membayar sekali. Dinas Perhubungan harus segera menata ulang sistem parkir ini dengan baik. Jika ada pihak yang menghalangi kebijakan ini, kami akan meminta dukungan dari aparat penegak hukum,” tegasnya.

Maulana juga mengakui bahwa kebijakan ini akan berdampak pada pendapatan daerah, yang diperkirakan akan mengalami penurunan sekitar Rp1 miliar.

Namun, ia menekankan bahwa kepentingan masyarakat dan revitalisasi ekonomi di Pasar Kota Jambi jauh lebih penting.

Langkah ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja Wali Kota Maulana untuk mengatasi berbagai permasalahan yang ada di kota.

Dengan kebijakan baru ini, diharapkan aktivitas perdagangan di Pasar Kota Jambi bisa kembali bergairah, memberikan manfaat bagi para pedagang, dan meningkatkan kunjungan masyarakat.(*)




Rapat Penanggulangan Banjir Kota Jambi, Walikota Maulana Peroleh Informasi Penyebab Banjir dari BWSS VI Jambi, Ini Masalahnya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Walikota Jambi, Dr dr H Maulana MKM, didampingi Wakil Walikota Jambi, Diz Hazrah Aljosha SE MA, memimpin rapat percepatan penanganan dan penanggulangan banjir di wilayah Kota Jambi, Selasa 4 Maret 2024.

Rapat yang dihadiri oleh sejumlah instansi terkait, seperti BWSS VI Jambi, Dinas PUPR Kota Jambi, Bappeda, Perkim, DLH, Bagian Pemerintahan, dan lainnya, bertujuan untuk mencari solusi atas persoalan banjir yang sering terjadi di wilayah ini.

Rapat dimulai dengan pemaparan dari kepala BWSS VI Jambi, David Partonggo Oloan Marpaung mengenai kondisi pengairan di Kota Jambi.

Dalam pemaparan tersebut, terungkap bahwa beberapa titik rawan banjir di Kota Jambi disebabkan oleh masalah pengelolaan sungai yang tidak optimal.

baca juga: Wali Kota Jambi Maulana Instruksikan Camat dan Lurah Tangani Banjir

Baca juga: Pemerintah Hadir, Wawako Diza Cek Banjir dan Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Bagi Warga Terdampak

Sebagai contoh, kondisi sungai yang seharusnya semakin lebar dari hulu ke hilir malah justru semakin menyempit di Kota Jambi.

Selain itu, terdapat penyumbatan di Sungai Asam, Kambang, dan Tembuku yang menjadi penyebab banjir di beberapa kawasan.

Menurutnya, penyempitan sungai dan adanya penyumbatan tersebut menghambat aliran air, sehingga menyebabkan banjir di musim hujan.

Sementara itu Wali Kota Jambi, Maulana menyebutkan dan berharap ada dana yang digelontorkan pemerintah pusat untuk penanganan banjir di Kota Jambi.

“Kondisi ini memerlukan perhatian serius. Kami berharap ada dukungan dana dari pusat melalui BWSS VI untuk mempercepat penanganan banjir di Kota Jambi,” ujar Maulana dalam rapat tersebut.

Selain itu, rapat juga membahas kendala pembebasan lahan yang sering menghambat upaya normalisasi sungai.

Maulana mengharapkan agar masalah ini dapat segera diselesaikan, sehingga upaya penanggulangan banjir dapat berjalan lancar.

Dengan adanya rapat ini, diharapkan koordinasi antar instansi terkait dapat lebih baik dalam menangani masalah banjir yang sering melanda Kota Jambi.

Pihak-pihak terkait berkomitmen untuk bersama-sama mencari solusi yang efektif agar banjir di Kota Jambi dapat diminimalisir di masa depan.(*)




Optimisme Perbankan Menguat, OJK: Stabilitas Makroekonomi Jadi Faktor Kunci

Jakarta, SEPUCUKJAMBI  – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan hasil Survei Orientasi Bisnis Perbankan (SBPO) Triwulan I-2025, yang menunjukkan optimisme tinggi dalam sektor perbankan.

Dengan melibatkan 96 bank yang menguasai 96,61% dari total aset bank umum, survei ini mengindikasikan perbankan tetap tangguh meski menghadapi ketidakpastian global.

Indeks Orientasi Bisnis Perbankan (IBP) tercatat sebesar 66—menandakan perbankan berada dalam zona optimis. Optimisme ini didorong oleh stabilitas ekonomi domestik, prospek penurunan BI-Rate, serta momentum ekonomi seperti Bulan Ramadhan dan Idul Fitri yang mendorong konsumsi masyarakat dan pertumbuhan kredit.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyatakan bahwa meskipun kondisi ekonomi global masih penuh tantangan, perbankan Indonesia tetap percaya diri.

Indeks Ekspektasi Kondisi Makroekonomi (IKM) sebesar 53 mencerminkan keyakinan terhadap stabilitas domestik, sementara Indeks Persepsi Risiko (IPR) di angka 55 menunjukkan bahwa perbankan masih mampu mengelola risiko dengan baik.

Baca juga: OJK Siap Awasi Implementasi BPI Danantara, Pastikan Pengelolaan Bank BUMN Tetap Efisien dan Transparan

Baca juga: Luncurkan Aplikasi OSIDA PMDK, OJK Perkuat Pengawasan Pasar Modal dengan Big Data

“Kami melihat perbankan tetap optimis terhadap pertumbuhan kredit dan penghimpunan dana, seiring dengan membaiknya aktivitas ekonomi nasional,” ujar Dian.

Survei ini juga menyoroti bahwa mayoritas bank memproyeksikan peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) dan pertumbuhan kredit di triwulan I-2025. Selain itu, risiko perbankan seperti risiko kredit, risiko pasar, dan risiko likuiditas dinilai tetap terkendali.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global akibat geopolitik dan potensi trade war, ekonomi Indonesia diperkirakan tumbuh stabil berkat kebijakan ekonomi pro-growth, inflasi yang terkendali, serta meningkatnya kepercayaan investor pasca tahun politik 2024. (*)




OJK Perkuat Integritas Pelaporan Keuangan di Sektor Jasa Keuangan

Jakarta, SEPUCUKJAMBI.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berkomitmen untuk memperkuat integritas pelaporan keuangan di sektor jasa keuangan dengan menerapkan Internal Control Over Financial Reporting (ICoFR).

Langkah ini dilakukan melalui sinergi dengan Bank Indonesia (BI), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), serta berbagai asosiasi profesi di bidang Governance, Risk, and Compliance (GRC).

Ketua Dewan Audit OJK, Sophia Wattimena, menegaskan pentingnya penguatan pengendalian internal dalam pelaporan keuangan untuk mencegah praktik window dressing.

Pernyataan ini disampaikan dalam Forum Penguatan Governance, Risk, and Compliance (GRC) yang digelar secara hybrid di Kantor OJK, Jakarta, pada Senin (3/3).

“OJK telah menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 15 Tahun 2024 yang berfokus pada penguatan tata kelola dan pengendalian internal dalam pelaporan keuangan perbankan melalui implementasi ICoFR,” ujar Sophia.

Menurut definisi World Bank, ICoFR adalah proses yang dirancang untuk mencegah dan mendeteksi potensi kesalahan penyajian laporan keuangan dengan mengidentifikasi risiko dalam setiap transaksi bisnis suatu entitas.

Baca juga:  OJK Siap Awasi Implementasi BPI Danantara, Pastikan Pengelolaan Bank BUMN Tetap Efisien dan Transparan

Baca juga:  Luncurkan Aplikasi OSIDA PMDK, OJK Perkuat Pengawasan Pasar Modal dengan Big Data

Selain itu OJK juga tengah menyusun peta jalan implementasi ICoFR dalam proses penyusunan laporan keuangan internalnya. Sophia berharap bahwa langkah ini dapat meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap sektor jasa keuangan di Indonesia.

Acara ini turut menghadirkan sejumlah pembicara ahli, di antaranya Deputi Komisioner Audit Internal Manajemen Risiko dan Pengendalian Kualitas OJK, Hidayat Prabowo, serta praktisi ICoFR Nawal Nely.

Selain itu, turut hadir Direktur Manajemen Risiko PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk, Agus Sudiarto dan VP Budgeting Planning & Control PT Pertamina (Persero), Palti Ferdrico T.H. Siahaan.

Melalui forum ini, OJK berharap dapat terus memperkuat sinergi antara kementerian, lembaga, dan asosiasi profesi di bidang GRC dalam rangka meningkatkan tata kelola dan integritas di sektor jasa keuangan. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju penyelenggaraan Risk & Governance Summit (RGS) 2025.(*)




Wali Kota Jambi Maulana Buka Gerakan Pangan Murah, Pastikan Kebutuhan Pangan Tercukupi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana MKM, secara resmi membuka Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Tugu Keris Siginjai, Kota Jambi, pada Selasa, 4 Maret 2025.

Dalam sambutannya, Maulana menekankan pentingnya pangan sebagai kebutuhan dasar masyarakat, khususnya yang bergizi, yang harus dijamin kecukupannya oleh pemerintah.

“Pangan adalah kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi, dan terutama yang bergizi. Pemerintah harus memastikan semua kebutuhan ini tercukupi,” kata dia.

“Urusan pangan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, tetapi juga melibatkan semua pihak,” ungkap Maulana.

Baca juga: Gerakan Pangan Murah di Kota Jambi, Warga Dapatkan Bahan Pokok dengan Harga Lebih Murah

Baca juga: Harga Beras Terjangkau, Warga Rela Antre di Operasi Pasar Tugu Keris Siginjai

Wali Kota Maulana juga menyadari bahwa menjelang bulan Ramadan, permintaan pangan cenderung meningkat, sehingga Gerakan Pangan Murah ini sangat relevan dan penting.

“Kebutuhan pangan akan meningkat terutama menjelang Ramadan. Oleh karena itu, GPM ini sangat diperlukan untuk menjaga kestabilan harga dan memenuhi kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Maulana memberikan apresiasi yang tinggi terhadap penyelenggaraan GPM yang digelar oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi.

Menurutnya, program ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam mengakses bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

Pada kegiatan GPM di Tugu Keris Siginjai, masyarakat dapat membeli berbagai bahan pangan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.

Gerakan ini diharapkan dapat terus dilanjutkan, terutama untuk menjaga kestabilan harga pangan serta mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, khususnya menjelang Ramadan.(*)




Gerakan Pangan Murah di Kota Jambi, Warga Dapatkan Bahan Pokok dengan Harga Lebih Murah

JAMBI,  SEPUCUKJAMBI.ID – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) pada Selasa, 4 Maret 2025, sebagai bagian dari upaya untuk meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan.

Kegiatan ini melibatkan sejumlah pelaku usaha dan UMKM yang menjual berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan pasaran.

Evridal Asri, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi, menyebutkan bahwa GPM kali ini menyediakan berbagai bahan pokok seperti sayuran, cabai, bawang, dan bahan lainnya.

“Pada Gerakan Pangan Murah ini, kami bekerja sama dengan pelaku usaha dan UMKM untuk menyediakan bahan pangan dengan harga yang lebih murah,” jelas Evridal.

Baca juga: Harga Beras Terjangkau, Warga Rela Antre di Operasi Pasar Tugu Keris Siginjai

Baca juga: Mobil Pelaku Dimodifikasi, Polres Merangin Gagalkan Pengangkutan BBM Bersubsidi

Menurutnya, harga bahan pangan yang dijual dalam kegiatan ini bisa lebih rendah antara Rp 5.000 hingga Rp 10.000 dibandingkan dengan harga pasaran pada umumnya.

“Perbedaan harga ini tentunya menjadi kesempatan bagi warga untuk memperoleh bahan pangan yang lebih terjangkau,” tambahnya.

Warga yang datang menyambut baik kegiatan ini, karena harga yang ditawarkan sangat membantu dalam mengurangi pengeluaran rumah tangga.

Dengan harga yang lebih murah, mereka bisa membeli bahan pokok dengan jumlah yang lebih banyak.

Gerakan Pangan Murah ini diharapkan dapat terus berlangsung sebagai salah satu langkah strategis Pemkot Jambi dalam menjaga kestabilan harga bahan pangan dan membantu masyarakat, khususnya menjelang kebutuhan pangan yang meningkat.(*)




Harga Beras Terjangkau, Warga Rela Antre di Operasi Pasar Tugu Keris Siginjai

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  Pagi ini, sejumlah warga Kota Jambi rela antre panjang di operasi pasar yang digelar Pemkot Jambi di Tugu Keris Siginjai, untuk mendapatkan harga beras yang lebih terjangkau.

Program ini disambut antusias, terutama oleh para ibu rumah tangga yang ingin mendapatkan harga beras murah.

Salah satu warga, Siti Nuriati, mengungkapkan, meskipun ada sedikit perbedaan harga, namun tetap saja harga yang ditawarkan lebih murah dibandingkan harga pasaran.

“Beda-beda tipis, tapi jadilah murah,” ujarnya.

Baca juga: Mobil Pelaku Dimodifikasi, Polres Merangin Gagalkan Pengangkutan BBM Bersubsidi

Baca juga: Petugas Karantina Jambi Gagalkan Pengiriman Anggrek Dendrobium Tanpa Izin

Di lokasi tersebut, harga beras yang dijual bervariasi. Untuk merek SPHP, harga beras dipatok sekitar Rp60 ribu per 5 kilogram.

Sementara merek lain memiliki harga yang sedikit lebih tinggi atau lebih rendah, tergantung jenis dan kualitas berasnya.

Sejumlah warga yang ditemui mengaku senang dengan adanya operasi pasar ini karena bisa menghemat pengeluaran keluarga mereka, terutama dengan harga yang terus melambung di pasaran.

Seorang warga yang mengantre di lokasi tersebut, yang merupakan salah satu pembeli di terminal baru, juga menambahkan bahwa, harga beras saat ini sangat bervariasi dan kadang tidak terjangkau bagi banyak orang.

“Operasi pasar ini sangat membantu kami yang membutuhkan beras dengan harga terjangkau,” katanya.

Operasi pasar yang digelar Pemkot Jambi ini diperkirakan akan berlangsung hingga siang hari, memberikan kesempatan bagi warga untuk membeli barang kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah.(*(