Geram dengan Aktivitas Prostitusi, Massa Bakar 11 Warung Remang-remang di Awin Jaya

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebanyak 11 warung yang diduga dijadikan tempat prostitusi di sepanjang jalan lintas Timur Jambi – Riau KM 56, Desa Awin Jaya, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, dibakar oleh massa pada Selasa (18/2/2025).

Aktivitas warung remang-remang ini sudah berlangsung selama bertahun-tahun dan menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat sekitar.

Menurut keterangan warga setempat, warung-warung tersebut telah lama dikenal sebagai tempat berkumpulnya pria hidung belang untuk melakukan kegiatan ilegal, termasuk prostitusi.

Sarjina, salah satu warga, menjelaskan bahwa sebanyak 11 warung yang terletak di sekitar KM 57, Desa Suko Awin Jaya, dibongkar dan dibakar oleh ratusan warga yang sudah sangat jengah dengan keberadaan tempat tersebut.

Baca juga: Bisa Diterbitkan Dalam 18 Menit, Pj Walikota Jambi Luncurkan Layanan PBG MBR

Baca juga: Harap Ada Solusi Baru Lewat Kepemimpinan Wali Kota Maulana, Atasi Pasar Talang Banjar

Aksi pembongkaran dan pembakaran warung ini merupakan puncak dari rasa frustrasi warga yang sebelumnya telah memberikan peringatan kepada pemilik warung agar menghentikan kegiatan prostitusi.

Namun, peringatan tersebut tidak diindahkan.

“Kami sudah memberi peringatan agar warung-warung ini menutup kegiatan prostitusi mereka, namun tidak ada respons. Akhirnya warga pun bertindak dengan membongkar dan membakar tempat-tempat tersebut,” ungkap Sarjina.

Kepala Desa Suko Awin Jaya, Idawati, menyatakan bahwa warung-warung yang dibakar sudah beroperasi selama lebih dari satu dekade.

Selain menjadi tempat mabuk-mabukan, warung-warung ini juga dikenal sebagai lokasi prostitusi yang sangat mengganggu kenyamanan warga.

“Kami sudah beberapa kali melakukan razia bersama pihak kepolisian dan Satpol PP, tetapi usaha itu tetap beroperasi,” ujar Idawati.

Kepolisian Resor Muaro Jambi melalui Kasi Humas AKP Saaludin membenarkan kejadian tersebut dan memastikan tidak ada kericuhan yang terjadi selama aksi berlangsung.

“Kami terus memantau perkembangan situasi ini. Pihak kepolisian akan menindaklanjuti kasus warung-warung yang masih beroperasi sebagai tempat prostitusi,” kata Saaludin. (*)




Bangun Sinergi, PWI Kota Jambi Sambangi BNN Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi, Irwansyah, beserta pengurus lainnya mengunjungi kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Jambi pada Selasa (18/2/2025).

Kedatangan mereka disambut dengan hangat oleh Kepala BNN Kota Jambi, Kombes Pol Katino, beserta stafnya.

Irwansyah yang didampingi oleh sejumlah pengurus PWI Kota Jambi, seperti Hendra Putra (Wakil Ketua Bidang Pendataan Media), Khotib Syarbini (Wakil Ketua Bidang UKW), Rizal Zebua (Wakil Ketua Bidang Organisasi), serta Ketua IKWI, menyampaikan bahwa, tujuan kedatangannya bukan hanya untuk bersilaturahmi

Tetapi juga untuk menjajaki kemungkinan kolaborasi antara PWI Kota Jambi dan BNN Kota Jambi dalam pemberantasan narkoba.

“Alhamdulillah, kami sangat dihargai dan disambut hangat oleh Kepala BNNK Jambi, Kombes Pol Katino,” ujar Irwansyah dengan penuh rasa syukur.

Dia menegaskan bahwa, upaya pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri oleh BNN atau aparat kepolisian.

Diperlukan kerjasama antara berbagai pihak, termasuk media dan masyarakat, untuk memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

“Kami dari PWI Kota Jambi siap mendukung BNNK Jambi dalam berbagai hal, baik melalui pemberitaan yang mendidik masyarakat, maupun dengan berkolaborasi melakukan penyuluhan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba,” tambah Irwansyah.

Sementara itu, Kombes Pol Katino, Kepala BNN Kota Jambi, menyambut baik kunjungan tersebut dan mengucapkan terima kasih atas niat baik PWI Kota Jambi, untuk mendukung gerakan bersama dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba di Kota Jambi.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan dukungan PWI Kota Jambi. Kami percaya bahwa memerangi narkoba adalah tugas kita bersama,” sebutnya.

“Narkoba adalah musuh negara, musuh rakyat Indonesia, dan kita harus bersatu untuk mencegah serta memberantasnya,” ungkap Katino.

Katino menyoroti dampak buruk narkoba yang kini semakin meresahkan masyarakat, dengan peredaran yang semakin mudah dan meningkatnya jumlah pengguna.

Narkoba tidak mengenal batas usia atau jenis kelamin, dan siapapun bisa terjerumus ke dalam kecanduan jika tidak ada upaya pencegahan yang maksimal.

“Oleh karena itu, dengan dukungan PWI Kota Jambi, kami berharap bisa bersama-sama berjuang melawan narkoba dan memastikan peredarannya tidak masuk ke dalam lingkungan keluarga kita,” tegasnya.

Sebagai simbol dari sinergi dan komitmen untuk berkolaborasi, Irwansyah menyerahkan plakat kepada Kepala BNNK Jambi, yang kemudian dibalas dengan penyerahan plakat serupa oleh Katino.

Kolaborasi antara PWI Kota Jambi dan BNN Kota Jambi diharapkan dapat terus berkembang untuk mewujudkan Kota Jambi bebas narkoba.(*)




Bisa Diterbitkan Dalam 18 Menit, Pj Walikota Jambi Luncurkan Layanan PBG MBR

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi terus berinovasi untuk mempercepat pelayanan publik melalui peluncuran layanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Dalam upaya mendukung pembangunan rumah yang cepat dan terjangkau, Pj Walikota Jambi, Sri Purwaningsih, memastikan bahwa seluruh proses perizinan dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari satu jam.

Layanan PBG MBR Dapat Diselesaikan Dalam Waktu Singkat

Peluncuran layanan ini terbukti efektif, dengan salah satu warga, Pak Oni, yang mengajukan permohonan Persetujuan PBB (PBB) dapat diproses hanya dalam waktu 18 menit.

Baca juga: Bantuan Rp154 Juta dari Pemkot Jambi, Meringankan Beban Korban Bencana

Baca juga: Harap Ada Solusi Baru Lewat Kepemimpinan Wali Kota Maulana, Atasi Pasar Talang Banjar

Ini adalah bukti nyata dari komitmen Pemerintah Kota Jambi untuk memberikan pelayanan yang cepat dan efisien, sejalan dengan arahan dari Menteri Dalam Negeri dan Menteri Perumahan agar semua masyarakat memiliki akses ke rumah yang layak.

Pj. Walikota Jambi, Sri Purwaningsih, menyampaikan bahwa melalui kerja sama tim yang solid, layanan perizinan ini dapat diselesaikan lebih cepat dari sebelumnya.

“Kami ingin memastikan bahwa semua warga yang ingin membangun rumah mendapat layanan yang cepat dan efisien. Hari ini, kami menunjukkan bahwa Kota Jambi mampu melaksanakan proses PBG dalam waktu yang sangat singkat,” ujar Sri Purwaningsih.

Salah satu faktor yang mempercepat proses perizinan ini adalah hadirnya prototype desain rumah yang telah disepakati bersama dengan Pemda Bogor.

Baca juga: BKSDA Jambi Ingatkan Warga Waspadai Kemunculan Buaya di Sungai Batanghari

Baca juga: Polda Jambi Musnahkan 13 Kg Sabu Jelang Ramadan, Amankan 92 Tersangka

Melalui kerja sama ini, masyarakat yang akan membangun rumah hanya perlu memilih dari 55 desain yang telah tersedia.

Desain ini memudahkan masyarakat dalam merencanakan rumah mereka tanpa harus menghabiskan waktu untuk membuat desain baru, mempercepat proses perizinan.

Teknologi Mendukung Layanan Cepat PBG

Keberhasilan layanan ini juga didorong oleh faktor teknologi. Dengan menggunakan Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG) yang terintegrasi, serta dukungan jaringan internet yang stabil, proses pengajuan PBG dapat diselesaikan dengan lebih efisien.

Pj Walikota Jambi berharap setiap harinya, sekitar 15 permohonan PBG dapat diproses dalam waktu singkat, tanpa hambatan teknis.

Peningkatan Layanan untuk Masyarakat

Selain itu, Sri Purwaningsih menambahkan bahwa dalam mendukung layanan PBG MBR, Pemerintah Kota Jambi juga bekerja sama dengan sektor perbankan untuk mempermudah akses pembiayaan bagi masyarakat.

Kerja keras tim yang terdiri dari berbagai dinas terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perkim, DPRD, serta Dinas Kominfo, memastikan bahwa setiap permohonan dapat diproses tepat waktu.

Masyarakat Semakin Mudah Membangun Rumah

Dengan layanan PBG MBR yang cepat ini, masyarakat di Kota Jambi kini bisa membangun rumah mereka lebih mudah dan dengan proses perizinan yang cepat.

Proses pengajuan yang lebih efisien dan transparan diharapkan dapat mendorong lebih banyak warga untuk memiliki rumah yang layak.

Komitmen Pemerintah Kota Jambi untuk Percepatan Layanan

Pj Walikota Jambi menegaskan bahwa program ini adalah bagian dari komitmen Pemerintah Kota Jambi untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami ingin agar setiap warga Kota Jambi dapat merasakan kemudahan dalam mendapatkan rumah yang layak, tanpa kendala administrasi yang lama,” tutup Sri Purwaningsih.

Dengan adanya inovasi layanan PBG MBR ini, Kota Jambi menunjukkan komitmennya dalam mempermudah proses perizinan dan membangun rumah yang terjangkau bagi seluruh masyarakat.

Melalui teknologi dan kerja sama antarinstansi, perizinan dapat diselesaikan dalam waktu singkat, mendukung pembangunan rumah bagi warga MBR, dan mempercepat terwujudnya hunian yang layak.(*)




Bantuan Rp154 Juta dari Pemkot Jambi, Meringankan Beban Korban Bencana

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menyalurkan bantuan sebesar Rp154 juta kepada 14 keluarga korban bencana yang terjadi sepanjang tahun 2024.

Bantuan ini diberikan sebagai bentuk perhatian dan dukungan pemerintah kepada warga yang terdampak bencana seperti kebakaran, tersengat listrik, puting beliung, dan pohon tumbang.

Mustari Affandi, Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, menjelaskan bahwa bantuan tersebut berasal dari anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT).

Nilai bantuan yang diberikan bervariasi, disesuaikan dengan tingkat kerusakan yang dialami masing-masing keluarga korban.

Baca juga: Harap Ada Solusi Baru Lewat Kepemimpinan Wali Kota Maulana, Atasi Pasar Talang Banjar

Baca juga: BKSDA Jambi Ingatkan Warga Waspadai Kemunculan Buaya di Sungai Batanghari

“Bantuan ini disalurkan dengan nominal yang berbeda-beda, tergantung tingkat kerusakan yang dialami oleh para korban. Total dana yang kami salurkan sebesar Rp154 juta,” jelas Mustari Affandi.

Selain memberikan bantuan, Mustari juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam beraktivitas sehari-hari, dan menghindari terjadinya bencana yang disebabkan oleh kelalaian.

Terutama dalam hal kelistrikan, yang sering menjadi faktor utama penyebab kebakaran di Kota Jambi.

Penjabat (Pj) Wali Kota Jambi, Sri Purwaningsih, langsung menyerahkan bantuan kepada keluarga korban bencana.

Baca juga: Polda Jambi Musnahkan 13 Kg Sabu Jelang Ramadan, Amankan 92 Tersangka

Baca juga: Jelang Pelantikan 20 Februari, Maulana dan Wakilnya Jalani Gladi di Istana Kepresidenan

Sri menjelaskan bahwa pemberian bantuan ini merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu warganya yang sedang menghadapi musibah.

“APBD Kota Jambi telah memadai untuk memberikan perhatian kepada warga yang terkena musibah. Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban mereka,” kata Sri Purwaningsih.

Sri juga menekankan pentingnya setiap bencana menjadi pelajaran berharga bagi seluruh masyarakat.

Diharapkan, warga semakin waspada dan berhati-hati untuk mengurangi potensi bencana di masa depan.

Baca juga: Kasus Disinyalir Mandek, Syifa Pilih Mengadu ke DPR RI

Baca juga: Cara Membuat Sayur Sop yang Lezat dan Bergizi

Lebih lanjut, Sri Purwaningsih meminta agar dinas terkait terus melakukan sosialisasi pencegahan bencana, terutama mengenai penggunaan listrik yang berisiko tinggi menyebabkan kebakaran.

Ia berharap, sosialisasi ini bisa dilaksanakan hingga tingkat kelurahan agar masyarakat dapat mengurangi dampak dari potensi bencana kebakaran.(*)




Harap Ada Solusi Baru Lewat Kepemimpinan Wali Kota Maulana, Atasi Pasar Talang Banjar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID –  Disperindag Kota Jambi sedang mengupayakan solusi terkait permasalahan yang dihadapi Pasar Talang Banjar, Kota Jambi.

Dengan adanya kepemimpinan baru Wali Kota Maulana, diharapkan dapat membuka jalan bagi penyelesaian isu-isu di pasar yang merupakan salah satu pusat perdagangan utama di Kota Jambi ini.

Kabid Sarpras Disperindag Kota Jambi, Budi Setiawan mengatakan, Wali Kota Maulana, bersama dengan OPD terkait, dimungkinkan akan melakukan pertemuan guna merumuskan kebijakan dan strategi yang efektif untuk mengatasi masalah yang ada di Pasar Talang Banjar.

Salah satu opsi yang kini tengah dipertimbangkan adalah pembelian tanah di sekitar Pasar Talang Banjar.

Baca juga: BKSDA Jambi Ingatkan Warga Waspadai Kemunculan Buaya di Sungai Batanghari

Baca juga: Polda Jambi Musnahkan 13 Kg Sabu Jelang Ramadan, Amankan 92 Tersangka

“Tujuannya adalah untuk memperluas kawasan pasar, sehingga Pasar Talang Banjar dapat menjadi pasar terpanjang di Kota Jambi dan lebih terbuka bagi pengunjung.” Kata dia.

Pihak Disperindag mengungkapkan bahwa solusi yang ditawarkan tidak hanya terbatas pada pembelian lahan.

Tampak PKL di Pasar Talang Banjar sedang melayani pembeli

Namun juga mencakup kebijakan konkret yang akan menguntungkan pedagang dan masyarakat.

Hal ini akan memungkinkan Pasar Talang Banjar berkembang menjadi pasar yang lebih modern dan nyaman bagi semua pihak.

Baca juga: Jelang Pelantikan 20 Februari, Maulana dan Wakilnya Jalani Gladi di Istana Kepresidenan

Baca juga: Waduh! Imbas Efisiensi Anggaran, 5 Mobil Dinas KPU Bungo Ditarik

Dengan kerja sama antara pemerintah dan pedagang, Disperindag berharap bisa menemukan formula terbaik yang bisa meningkatkan kualitas pasar dan mendukung perekonomian masyarakat di sekitar kawasan tersebut.(*)




BKSDA Jambi Ingatkan Warga Waspadai Kemunculan Buaya di Sungai Batanghari

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi mengimbau seluruh masyarakat yang tinggal di sekitar Sungai Batanghari, untuk lebih waspada setelah kemunculan buaya di kawasan tersebut.

Zuhratus Saleh, Humas BKSDA Jambi, mengungkapkan bahwa video penampakan buaya yang beredar luas di media sosial menjadi perhatian utama.

“Kami mengingatkan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di dekat sungai,” kata dia.

“Meskipun kami berharap tidak ada korban, namun langkah pencegahan ini penting untuk menghindari risiko,” ujarnya saat dihubungi di Jambi, Selasa.

Baca juga: Polda Jambi Musnahkan 13 Kg Sabu Jelang Ramadan, Amankan 92 Tersangka

Baca juga: YECVT, ABS, dan TCS, Fitur Canggih Yamaha untuk Pengalaman Touring Lebih Maksimal

BKSDA Jambi menjelaskan bahwa kemunculan buaya tersebut kemungkinan terkait dengan turunnya permukaan air Sungai Batanghari.

Hal ini memungkinkan buaya lebih mudah terlihat di sepanjang tepian sungai. Pihak BKSDA akan terus memantau situasi dan siap melakukan evakuasi jika terdapat laporan resmi yang mengkhawatirkan.

Namun, pihak BKSDA belum bisa memastikan asal-usul buaya yang muncul tersebut.

Mereka juga menambahkan bahwa Sungai Batanghari memiliki potensi menjadi habitat alami bagi buaya.

Baca juga: Jelang Pelantikan 20 Februari, Maulana dan Wakilnya Jalani Gladi di Istana Kepresidenan

Baca juga: Waduh! Imbas Efisiensi Anggaran, 5 Mobil Dinas KPU Bungo Ditarik

“Buaya merupakan satwa yang dilindungi. Meskipun jumlahnya di Jambi belum terdata secara pasti, kami tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada,” tambah Zuhratus Saleh.

Menurut peraturan terbaru, penanganan buaya kini beralih kewenangan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Meski demikian, BKSDA masih menerima laporan masyarakat dan akan melakukan evakuasi jika buaya dianggap membahayakan.(*)




Jelang Pelantikan 20 Februari, Maulana dan Wakilnya Jalani Gladi di Istana Kepresidenan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Maulana, Walikota Jambi terpilih, bersama dengan wakilnya, Diza tengah menjalani serangkaian gladi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 18 Februari 2025.

Gladi ini sebagai persiapan menjelang pelantikan resmi mereka, yang dijadwalkan pada 20 Februari 2025 mendatang.

Gladi tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pelantikan, yang akan menandai dimulainya masa tugas mereka dalam memimpin Provinsi Jambi.

Selama gladi, Maulana dan wakilnya menjalani serangkaian latihan yang dipandu langsung oleh pihak protokol Istana Kepresidenan.

Gladi ini bertujuan untuk memastikan bahwa acara pelantikan berjalan dengan lancar, tertib, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Dalam latihan ini, mereka diberikan pengarahan mengenai urutan acara, tata cara pelantikan, serta etika yang harus dijalankan selama prosesi.

Menurut Kepala Protokol Istana, gladi ini melibatkan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari pengenalan ruang acara, penataan tempat duduk, hingga latihan untuk upacara pelantikan.

Selain itu, Maulana dan Diza juga diberikan kesempatan untuk mempelajari tata cara pengucapan sumpah jabatan, serta menghadiri sesi foto bersama dengan pejabat negara lainnya yang turut hadir pada acara tersebut.

Maulana, yang sebelumnya dikenal sebagai sosok yang sangat berpengalaman dalam dunia pemerintahan daerah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk memimpin Provinsi Jambi bersama dengan wakilnya.

“Saya sangat bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepada kami, dan saya berkomitmen untuk bekerja keras dalam menjalankan amanah ini,” kata dia.

Pelantikan ini bukan hanya sekadar momen simbolis, tetapi merupakan awal dari perjalanan panjang kami untuk membawa perubahan dan kemajuan bagi masyarakat Jambi.

Sebagai bagian dari persiapan menuju pelantikan, kedua calon pemimpin Jambi ini juga menjalani sejumlah sesi pengarahan oleh para pejabat Istana.

Termasuk mengenai tata cara interaksi dengan Presiden Republik Indonesia yang akan memimpin langsung prosesi pelantikan.

Maulana mengungkapkan, bahwa dia dan wakilnya merasa terhormat dapat berpartisipasi dalam acara pelantikan di Istana Kepresidenan, yang akan menjadi langkah penting dalam perjalanan pemerintahan mereka.

Pelantikan ini merupakan momen yang dinanti-nanti oleh banyak pihak di Jambi, terutama masyarakat yang telah memberikan kepercayaan penuh kepada Maulana dan wakilnya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang lalu.

Selain itu, pelantikan ini juga menjadi bukti bahwa Jambi siap melangkah lebih maju dalam pembangunan daerah, dengan visi dan misi baru yang akan dijalankan oleh pemimpin terpilih.

Sebagai informasi, Maulana dan wakilnya akan mengemban tugas untuk memimpin Provinsi Jambi selama lima tahun ke depan, dengan berbagai program pembangunan yang telah dipersiapkan.

Ini dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membuka lapangan pekerjaan, dan mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang dimiliki daerah ini.

Pelantikan yang akan dilaksanakan pada 20 Februari 2025 nanti diperkirakan akan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, tokoh masyarakat, serta undangan khusus lainnya, yang akan turut menyaksikan momen bersejarah bagi Kota Jambi.

Dengan segala persiapan yang matang, Maulana dan wakilnya berharap bahwa pelantikan ini tidak hanya menjadi titik awal bagi mereka, tetapi juga simbol dari harapan baru bagi seluruh rakyat Jambi.

“Kami ingin membawa Jambi ke arah yang lebih baik, dengan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta menciptakan lingkungan yang lebih sejahtera dan berkeadilan,” ujar Maulana.

Pelantikan ini tentu akan menjadi momentum yang sangat dinantikan, bukan hanya oleh jajaran pemerintahan daerah, tetapi juga oleh masyarakat luas yang berharap pada perubahan positif yang akan dibawa oleh pemimpin baru mereka.(*)




Kasus Disinyalir Mandek, Syifa Pilih Mengadu ke DPR RI

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kasus dugaan penipuan, korupsi perjalanan dinas, serta makan dan minum rumah dinas pimpinan DPRD Provinsi Jambi, Pinto Jaya Negara, kini memasuki babak baru setelah hampir satu tahun terhenti di Polda Jambi.

Syifa, pelapor dalam kasus ini, mengaku mengalami intimidasi yang berujung pada pengaduan resmi ke Komisi III DPR RI untuk meminta keadilan.

Setelah hampir setahun tidak ada perkembangan dalam proses hukum di Polda Jambi, Syifa merasa kasus yang dilaporkannya seakan disimpan tanpa ada tindak lanjut.

Ironisnya, malah dirinya yang dilaporkan oleh Pinto Jaya Negara dengan tuduhan melanggar Undang-Undang ITE.

Baca juga: Demonstrasi ‘Indonesia Gelap’: Ribuan Mahasiswa Padati Patung Kuda, Suarakan Lima Tuntutan

Baca juga: Soal Perpanjangan Izin Stokpile Batu Bara PT SAS, Syarif Fasha: Kami akan Libatkan Gakkum dari LH!

Merasa tidak mendapat keadilan, Syifa memutuskan untuk langsung mengadu kepada Komisi III DPR RI di Senayan.

“Saya berharap pengaduan saya sebagai warga negara kepada wakil rakyat di Komisi III dapat memberikan keadilan yang selama ini saya tunggu, sejak Mei 2024 hingga Februari 2025,” bunyi pernyataannya.

Syifa juga menuntut agar ketidakadilan yang dialaminya selama kasus ini berlangsung segera diselesaikan, terutama terkait dengan intimidasi yang terus-menerus ia terima.

‘”Ini sangat tidak adil bagi saya,” tambahnya.

Baca juga: Kini Lebih Mudah! Dukcapil Kota Jambi Sediakan Layanan Pencetakan KTP-el di 10 Titik

Baca juga: Keakraban dan Semangat Petualangan Warnai Honda Bikers Motour Camp Jambi

Sementara itu, pihak Polda Jambi yang dikonfirmasi mengenai kasus ini menyebutkan adanya pergantian pimpinan di kepolisian setempat.

Mereka mengarahkan untuk melakukan konfirmasi lebih lanjut kepada pimpinan Polda Jambi terkait perkembangan kasus ini.

Kasus ini semakin menarik perhatian publik, dan bagaimana Komisi III DPR RI merespon pengaduan Syifa akan menjadi sorotan selanjutnya.(*)




Waduh! Imbas Efisiensi Anggaran, 5 Mobil Dinas KPU Bungo Ditarik

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Lima mobil dinas yang sebelumnya digunakan KPU Kabupaten Bungo akan segera ditarik oleh KPU Provinsi Jambi.

Kebijakan ini merupakan bagian dari langkah efisiensi anggaran yang tengah dijalankan oleh pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Penarikan kendaraan dinas ini berlaku untuk mobil yang selama ini digunakan oleh ketua, anggota komisioner, serta sekretariat KPU Kabupaten Bungo.

Langkah ini seiring dengan berakhirnya masa kontrak penyewaan kendaraan-kendaraan tersebut.

Baca juga: Prabowo Subianto Tanggapi Kritik Soal Kabinet Gemuk: ‘Ndasmu!’

Baca juga: Rumah Sakit Adhyaksa di Jambi Dibangun, Ini Harapan Jaksa Agung

“Lima kendaraan dinas yang digunakan oleh ketua, komisioner, dan sekretariat akan ditarik karena masa kontraknya telah berakhir dan akan dikembalikan ke provinsi,” ungkap Jamiin, anggota Komisioner KPU Bungo.

Penarikan kendaraan ini dijadwalkan akan berlangsung pada bulan Februari ini, sesuai dengan informasi yang diterima pihak KPU Bungo.

Namun, Jamiin enggan memberikan komentar lebih lanjut terkait dampak dari kebijakan efisiensi anggaran terhadap operasional KPU Bungo ke depan.

“Kami masih fokus pada efisiensi anggaran, sehingga lima kendaraan dinas tersebut akan ditarik,” tambahnya.

Baca juga: Kini Lebih Mudah! Dukcapil Kota Jambi Sediakan Layanan Pencetakan KTP-el di 10 Titik

Baca juga: Soal Perpanjangan Izin Stokpile Batu Bara PT SAS, Syarif Fasha: Kami akan Libatkan Gakkum dari LH!

Kebijakan efisiensi anggaran ini sejalan dengan upaya pemerintah pusat untuk mengoptimalkan penggunaan dana negara agar lebih efektif dan efisien.

Meskipun penarikan mobil dinas ini bisa memengaruhi sejumlah operasional, diharapkan KPU Bungo tetap dapat melaksanakan tugasnya dengan maksimal dalam menyelenggarakan pemilu dan pilkada mendatang.(*)




Urus Dokumen Kependudukan Tanpa Repot, Dukcapil Tebo Hadirkan Aplikasi Ayunda

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Dukcapil Kabupaten Tebo meluncurkan aplikasi “Ayunda” untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan.

Aplikasi ini bekerja sama dengan Diskominfo Kabupaten Tebo, dan memungkinkan warga untuk mengakses layanan kependudukan tanpa perlu datang langsung ke kantor Dukcapil.

Kadis Dukcapil Tebo, Supriyanto, menjelaskan bahwa, warga yang ingin mengurus dokumen kependudukan dapat langsung menuju kantor desa dengan membawa persyaratan yang diperlukan.

Setelah itu, operator desa akan mengirimkan dokumen tersebut ke operator Dukcapil Tebo melalui email.

Baca juga: Soal Perpanjangan Izin Stokpile Batu Bara PT SAS, Syarif Fasha: Kami akan Libatkan Gakkum dari LH!

Baca juga: Rumah Sakit Adhyaksa di Jambi Dibangun, Ini Harapan Jaksa Agung

“Dokumen yang sudah diperiksa dan dinyatakan lengkap akan dikirim kembali ke operator desa untuk dicetak dan diberikan kepada warga,” jelas Supriyanto.

Namun, jika ada kekurangan dalam berkas, operator akan memberikan catatan kepada masyarakat untuk segera melengkapinya.

Dokumen yang bisa diurus melalui aplikasi “Ayunda” antara lain Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, akta kematian, surat pindah, dan dokumen lainnya.

Untuk layanan perekaman KTP elektronik dan Kartu Identitas Anak (KIA), masyarakat tetap diwajibkan datang langsung ke kantor Dukcapil, karena proses ini hanya dilakukan di kantor kecamatan dan kantor Dukcapil Tebo.

Baca juga: Kini Lebih Mudah! Dukcapil Kota Jambi Sediakan Layanan Pencetakan KTP-el di 10 Titik

Baca juga: Program MBG Jambi Dimulai, 3.509 Siswa Dapat Makanan Sehat, Diharapkan Merata ke Semua Sekolah

Dukcapil Tebo berharap seluruh desa di Kabupaten Tebo dapat bekerja sama dalam penggunaan aplikasi “Ayunda” guna mempercepat dan mempermudah proses pelayanan dokumen kependudukan bagi masyarakat. (*)