OJK Pastikan Stabilitas Sektor Jasa Keuangan di Tengah Tantangan Ekonomi Global

Jakarta, SEPUCUKJAMBI.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa stabilitas sektor jasa keuangan (SJK) tetap terjaga meskipun perekonomian global dan domestik menghadapi tantangan yang dinamis. Hal ini disampaikan dalam Rapat Dewan Komisioner Bulanan OJK pada 26 Februari 2025.

Ketua OJK menyampaikan bahwa meskipun volatilitas pasar tetap tinggi, sektor keuangan Indonesia masih menunjukkan ketahanan. Indikator pertumbuhan ekonomi global seperti inflasi yang mulai menurun di negara maju serta kondisi ekonomi domestik yang terkendali menjadi faktor positif bagi stabilitas sektor keuangan nasional.

Pasar saham domestik mengalami penurunan 11,80% pada Februari 2025, seiring dengan tren global yang masih penuh ketidakpastian. Namun, pasar obligasi tetap kuat dengan indeks pasar obligasi ICBI naik 1,14%. OJK juga mencatat adanya peningkatan transaksi di Bursa Karbon, dengan volume perdagangan mencapai 1.578.443 tCO2e dan nilai akumulasi Rp77,25 miliar.

Sektor perbankan menunjukkan pertumbuhan kredit sebesar 10,27% yoy pada Januari 2025, dengan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 5,51%. Likuiditas perbankan tetap memadai, dan rasio kredit bermasalah (NPL) masih terkendali di level 2,18%.

Baca juga:  OJK Perkuat Integritas Pelaporan Keuangan di Sektor Jasa Keuangan

Baca juga:  OJK Siap Awasi Implementasi BPI Danantara, Pastikan Pengelolaan Bank BUMN Tetap Efisien dan Transparan

Di sektor asuransi, total aset industri mencapai Rp1.146,47 triliun, dengan pertumbuhan dana pensiun mencapai 7,26% yoy. Industri fintech peer-to-peer lending juga menunjukkan pertumbuhan positif dengan total pembiayaan mencapai Rp78,50 triliun, meningkat hampir 30% dibanding tahun sebelumnya.

Dalam menghadapi ketidakpastian global, OJK terus melakukan penguatan kebijakan, termasuk menjaga stabilitas sistem keuangan, memperkuat pengawasan, serta meningkatkan inklusi keuangan melalui berbagai program edukasi kepada masyarakat. Salah satu langkah yang diambil adalah menunda implementasi short-selling di pasar modal untuk menjaga stabilitas pasar.

Selain itu, OJK juga terus mengembangkan sektor jasa keuangan syariah, memperkuat perlindungan konsumen, serta berupaya mengatasi praktik keuangan ilegal. Sepanjang Januari hingga Februari 2025, OJK telah memblokir lebih dari 8.600 rekening yang terindikasi terkait aktivitas judi online dan investasi ilegal.

Ke depan, OJK berkomitmen untuk terus mengawal stabilitas sektor keuangan, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan memperkuat regulasi agar industri jasa keuangan semakin inklusif, inovatif, dan berdaya tahan di tengah tantangan global. (*)




Program 100 Hari Kerja, Walikota Jambi Maulana sebut Fokus Perbaikan Jalan Rusak

JAMBI,  SEPUCUKJAMBI.ID – Walikota Jambi, Dr dr H Maulana MKM, melakukan peninjauan terhadap sejumlah titik jalan rusak ringan di Kota Jambi pada Rabu, 5 Maret 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan program 100 hari kerja yang dilaksanakan pasca pelantikan dirinya sebagai Walikota, bersama Wakil Walikota Diza Hazrah Aljosha SE MA.

Salah satu titik yang mendapat perhatian khusus adalah Jalan Pangeran Hidayat, tepatnya di Lorong Siswa, Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kotabaru.

Dalam tinjauan ini, Walikota Maulana didampingi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Jambi, Camat Kotabaru, dan para lurah se-Kecamatan Kotabaru.

Baca juga:  Safari Ramadan Pemkot Jambi 1446 H, Walikota Maulana Hadirkan Kebaikan di Masjid Nur Zahra

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Dampingi Wali Kota Maulana, Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Program Jambi Kota Taqwa

Maulana menekankan pentingnya perbaikan jalan yang rusak untuk memastikan kelancaran transportasi, terutama menjelang Lebaran.

“Lubang-lubang di jalan yang rawan sangat membahayakan, terutama saat arus mudik Lebaran. Saya sudah memerintahkan Dinas PUPR untuk segera menutup jalan rusak,” kata dia.

“Dengan menyesuaikan kondisi jalan. Misalnya, jalan yang membutuhkan aspal, akan menggunakan aspal,” ujar Walikota Maulana.

Dalam program 100 hari kerjanya, perbaikan jalan menjadi salah satu prioritas utama. Maulana menargetkan perbaikan pada ruas jalan yang paling mendesak dan strategis.

Baca juga:  Siapkan Strategi Bertahap Tangani Banjir, Wako Maulana Gelar Rakor Bersama BWSS dan Pemrov Jambi

Baca juga:  Wali Kota Jambi Maulana Buka Gerakan Pangan Murah, Pastikan Kebutuhan Pangan Tercukupi

“Kami fokus pada jalan-jalan yang berpotensi menimbulkan masalah di masa depan. Prioritas kami adalah ruas jalan yang penting, untuk memperlancar arus lalu lintas, terlebih dengan meningkatnya volume kendaraan saat Lebaran,” tambahnya.

@sepucukjambi.idProgram 100 hari kerja Wali Kota Jambi, Maulana sat meninjau sejumlah titik jalan rusak. hingga Lebaran nanti diprediksi 30 persen jalan rusak ringan diperbaiki #viral #viralvideo #fypシ゚ #Jambi #walikotajambi #maulana #walikotamaulana #jalanrusak

♬ suara asli – SEPUCUK JAMBI – SEPUCUK JAMBI

Dengan fokus pada perbaikan infrastruktur, Maulana berharap program 100 hari kerjanya dapat memberikan dampak positif dan segera dirasakan oleh masyarakat Kota Jambi.(*)




Bupati BBS Instruksikan Perbaikan Jembatan Desa Suko Awin Jaya untuk Lancarkan Ekonomi

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.IDBupati Kabupaten Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno (BBS), melakukan kunjungan kerja ke Desa Suko Awin Jaya, Kecamatan Sekernan, pada Senin, 3 Maret 2025, untuk meninjau kondisi jembatan yang rusak parah.

Dalam kunjungan tersebut, BBS langsung menindaklanjuti kerusakan jembatan yang menghubungkan desa tersebut dengan desa lainnya.

Bupati BBS, yang dikenal peduli terhadap pembangunan infrastruktur, segera memerintahkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Muaro Jambi untuk melakukan perhitungan dan pengukuran biaya yang diperlukan untuk memperbaiki jembatan tersebut.

“Perbaikan jembatan ini harus segera dilakukan, karena jembatan ini sangat vital bagi akses antar desa dan mendukung kelancaran distribusi komoditas dari desa ke pasar. Kami akan bertindak cepat untuk mencegah terhambatnya pengiriman hasil pertanian dan produk lainnya,” tegas Bupati Bambang Bayu Suseno.

Baca juga:  Tradisi Ziarah Kubur Desa Kedemangan Muaro Jambi, Ajang Silaturahmi Menyambut Bulan Suci Ramadan

Baca juga:  Setelah Sebulan Kabur, Zul Ditangkap Kembali Polres Muaro Jambi di Desa Tantan

Bupati BBS menekankan bahwa perbaikan jembatan tersebut juga merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperlancar arus ekspor-impor hasil kebun rakyat.

Hal ini sesuai dengan visi dan misi pemerintahan Kabupaten Muaro Jambi, yang berfokus pada perbaikan infrastruktur untuk mendukung kemajuan ekonomi daerah.

“Ini adalah langkah konkrit dalam memperbaiki infrastruktur di Muaro Jambi. Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan dan memperbaiki sarana dan prasarana yang ada demi kemajuan kabupaten yang kita cintai,” ujar Bupati BBS.

Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi berkomitmen untuk memberikan perhatian serius terhadap perbaikan infrastruktur, khususnya yang memiliki dampak langsung terhadap kehidupan ekonomi masyarakat.

Baca juga:  BBS dan Jun Mahir Dilantik oleh Presiden Prabowo, Terima Pesan Penting untuk Muarojambi

Baca juga:  Bupati Terpilih Muaro Jambi Lakukan Gladi Bersih Menjelang Pelantikan Serentak di Jakarta

Jembatan yang rusak tersebut menjadi salah satu fokus utama untuk memastikan kelancaran arus barang dan mobilitas masyarakat di desa-desa sekitar.

Kunjungan ini mencerminkan komitmen Bupati Bambang Bayu Suseno untuk menjaga kelancaran pembangunan infrastruktur dan memastikan program-program pemerintah dapat berjalan dengan lancar.

Dengan langkah cepat ini, diharapkan warga desa tidak akan mengalami kendala lebih lama dalam menjalankan aktivitas ekonomi mereka.(*)




Bupati Merangin Ajak Masyarakat Bersatu Membangun Merangin Menuju 2030

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam Sidang Paripurna DPRD Merangin pada Selasa, 4 Maret 2025, Bupati Merangin H. M. Syukur, bersama Wakil Bupati H. A. Khafid Moein, mengajak seluruh anggota DPRD, masyarakat, dan jajaran pemerintahan untuk bersatu membangun Kabupaten Merangin dengan semangat baru.

Ini merupakan pidato pertama Bupati H. M. Syukur sebagai pemimpin Kabupaten Merangin periode 2025-2030, yang disampaikan di Gedung Dewan Merangin.

Bupati H. M. Syukur menekankan pentingnya kolaborasi antara seluruh elemen masyarakat Merangin untuk mewujudkan visi ‘Menuju Merangin Baru 2030’.

Visi ini bertujuan menjadikan Merangin sebagai daerah yang berdaya saing, akuntabel, dan unggul. “Mari kita bersatu, bahu membahu, untuk membangun Kabupaten Merangin yang kita cintai ini,” ujar Bupati.

Baca juga:  Mobil Pelaku Dimodifikasi, Polres Merangin Gagalkan Pengangkutan BBM Bersubsidi

Baca juga:  Usai Retreat di Akmil Magelang, Bupati Merangin Fokus Membangun Merangin Baru yang Inklusif dan Pro-Rakyat

Bupati Syukur juga menyoroti potensi besar Kabupaten Merangin, terutama di sektor sumber daya alam, seperti pertanian, pariwisata, kehutanan, sumber daya mineral, dan panas bumi.

Ia juga menegaskan bahwa, kekayaan budaya dan perkembangan UMKM akan menjadi fokus utama dalam pembangunan Merangin ke depan.

Lebih lanjut, Bupati Syukur menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Merangin harus terintegrasi dengan rencana pembangunan nasional dan provinsi.

Pendekatan ini akan menghasilkan pembangunan yang fokus dan tuntas, dengan mengutamakan akuntabilitas dan sinergitas, yang pada gilirannya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi Merangin yang melebihi rata-rata pertumbuhan nasional dan provinsi.

Baca juga:  Wabup Merangin Apresiasi Pawai Akbar SD-IT Permatahati Sambut Ramadan 1446 H

Baca juga:  Panen Raya Jagung di Merangin, Wabup Khafid Moein Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita Prabowo-Gibran

Bupati Syukur juga menjelaskan bahwa dengan perencanaan yang matang, Kabupaten Merangin akan terus meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pendapatan PDRB, dan lapangan kerja, serta mengurangi angka kemiskinan.

“Dengan demikian, Merangin akan menjadi daerah yang memiliki daya saing tinggi,” tambahnya.

Dalam pidatonya, Bupati Syukur menekankan bahwa kebersihan lingkungan adalah faktor penting untuk menarik investasi.

“Bagaimana mungkin investor tertarik untuk berinvestasi di daerah kita jika lingkungannya kotor dan kumuh? Kebersihan harus dimulai dari diri kita sendiri, baik di kantor, rumah, pasar, maupun di Kota Bangko,” ujar Bupati Syukur, mengajak semua pihak untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Dampingi Wali Kota Maulana, Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Program Jambi Kota Taqwa

Baca juga:  Siapkan Strategi Bertahap Tangani Banjir, Wako Maulana Gelar Rakor Bersama BWSS dan Pemrov Jambi

Bupati Syukur juga menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh masyarakat Merangin yang telah memberikan kepercayaan kepadanya dan Wakil Bupati H. A. Khafid Moein untuk memimpin daerah ini.

“Kepercayaan ini adalah amanah besar yang akan kami emban dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi,” kata Bupati.

Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada tim sukses, partai pendukung, KPU Merangin, Bawaslu Merangin, TNI, Polri, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam proses pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Merangin.

Pada akhir acara, Bupati Syukur meminta izin kepada Ketua DPRD Merangin M. Rivaldi untuk mengajak semua yang hadir berdiri dan bersama-sama mengucapkan seruan ‘Merangin Jaya-jaya-jaya’ sebagai simbol semangat kebersamaan dan kemajuan.

Baca juga:  Safari Ramadan Pemkot Jambi, Wali Kota Maulana Sebut Untuk Perkuat Silaturrahmi dan Dengar Aspirasi Masyarakat

Baca juga:  OJK Perkuat Integritas Pelaporan Keuangan di Sektor Jasa Keuangan

Sidang paripurna yang berlangsung dengan khidmat tersebut dihadiri oleh Sekda Merangin Fajarman, unsur Forkopimda Merangin, Ketua TP PKK Hj. Lavita Syukur, Wakil Ketua TP PKK Hj. Emi Minarsih Khafid, Ketua Dharma Wanita Persatuan Merangin Ny. Rismila Fajarman, serta kepala OPD, camat, lurah, dan tamu undangan lainnya.(*)




Bupati Tebo Mulai Evaluasi Kabinet, Ingatkan ASN Tentang Efisiensi Anggaran 2025

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Tebo, Agus Rubiyanto, bersama Wakil Bupati Nazar Efendi, mengumumkan bahwa mereka akan segera melakukan evaluasi terhadap kabinet pemerintahan mereka.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya memastikan kinerja pemerintah daerah berjalan efisien, terutama dalam menyelaraskan program pembangunan dengan kebijakan pusat.

“Evaluasi kabinet sudah dimulai, meskipun untuk pembongkaran kabinet belum dilakukan karena kami masih fokus pada pelaksanaan efisiensi anggaran sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025,” ujar Bupati Agus saat ditemui di Kantor Kejari Tebo pada hari pertama dirinya masuk kantor.

Bupati Tebo menegaskan bahwa Pemkab Tebo akan terus menyelaraskan program-program pembangunan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat, terutama dalam hal efisiensi anggaran.

Baca juga:  Sepekan Gas Melon di Tebo Sulit Dicari, Disperindag Tebo Pastikan Tetap Aman

Baca juga:  Waduh! Gaji PPPK Tahun 2025 di Tebo Belum Dianggarkan

Pemerintah Kabupaten Tebo juga mulai melakukan koordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Tebo guna memastikan implementasi program yang tepat sasaran.

“Kami telah melakukan silaturahmi dengan Kapolres, Kajari, dan Ketua Pengadilan Negeri Tebo. Ini adalah langkah awal kami untuk memastikan bahwa program-program penting, seperti ketahanan pangan, bisa berjalan dengan baik di daerah ini,” kata Bupati Agus.

Terkait evaluasi kabinet, Bupati mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Tebo untuk lebih disiplin dan berkomitmen pada efisiensi anggaran, karena salah satu fokus pemerintah daerah adalah mengoptimalkan penggunaan anggaran yang ada tanpa mengorbankan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan efisiensi dan kinerja pemerintahan, Bupati Tebo mengimbau ASN untuk bekerja dengan penuh dedikasi dan menjunjung tinggi integritas.

Baca juga:  Bersama Pemkab Tebo, Pertamina Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg Menyambut Ramadan

Baca juga:  Wakil Bupati Tebo Kecewa, Kehadiran ASN di Dinas Pendidikan

“Kami akan terus memantau kinerja ASN dan melakukan evaluasi berkala. Kami berharap seluruh ASN dapat bekerja dengan profesional dan menjaga kepercayaan masyarakat,” tambahnya.

Dengan langkah-langkah ini, Pemkab Tebo berkomitmen untuk menciptakan pemerintahan yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel demi kemajuan Tebo yang lebih baik.(*)




Jembatan Gantung di Kecamatan Pelawan Terancam Roboh, Bupati H Hurmin Siapkan Langkah Darurat

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Sarolangun, H Hurmin, melakukan inspeksi ke Desa Penegah dan Pulau Aro Seberang, Kecamatan Pelawan.

Ini dilakukan untuk, menilai kondisi dua jembatan gantung yang kini terancam roboh akibat erosi tebing penyangga yang semakin parah.

Kunjungan tersebut juga dihadiri oleh anggota DPRD Sarolangun, yakni Syaihu, Akmal, Eriq, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Arif Hamdani, beserta staf terkait.

Dalam tinjauan tersebut, Bupati Hurmin menemukan bahwa kedua jembatan gantung dalam kondisi kritis.

Baca juga:  Gerry Trisatwika Mulai Tugas sebagai Wakil Bupati Sarolangun, Siap Wujudkan Sarolangun Maju

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Dampingi Wali Kota Maulana, Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Program Jambi Kota Taqwa

Tebing yang menjadi penyangga tiang jembatan mengalami pengikisan yang signifikan, terutama setelah terjadi peningkatan debit air dalam beberapa hari terakhir.

Kerusakan pada bagian penyangga ini sangat membahayakan keselamatan warga yang melintas, karena potensi robohnya jembatan semakin besar.

Bupati Hurmin mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintasi jembatan tersebut.

“Kami akan segera melakukan evaluasi anggaran dan menyusun langkah-langkah perbaikan yang memungkinkan. Meskipun anggaran terbatas, kami akan mencari solusi terbaik,” ujar Bupati Hurmin.

Baca juga:  Dukung Swasembada dan Ketahanan Pangan, Wako Maulana Siapkan Gerakan Pemanfaatan Lahan Tidur

Baca juga:  Safari Ramadan Pemkot Jambi, Wali Kota Maulana Sebut Untuk Perkuat Silaturrahmi dan Dengar Aspirasi Masyarakat

Keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama dalam perbaikan besar jembatan tersebut.

Namun, pemerintah daerah berkomitmen untuk mencari solusi darurat guna mencegah kerusakan lebih lanjut.

Sebagai langkah awal, pemerintah daerah berencana menggunakan dana tanggap darurat untuk membuat turap atau bronjong di sekitar tebing penyangga tiang jembatan.

Hal ini bertujuan untuk memperkuat tebing agar tidak semakin terkikis dan mencegah kerusakan lebih parah pada struktur jembatan.

Baca juga:  Kolam Retensi Mal JBC Belum Optimal, DLH Jambi Berikan Teguran dan Target Perbaikan

Baca juga:  Rapat Penanggulangan Banjir Kota Jambi, Walikota Maulana Peroleh Informasi Penyebab Banjir dari BWSS VI Jambi, Ini Masalahnya

“Dengan anggaran yang terbatas, kami akan mulai dengan pembuatan turap atau bronjong. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas tebing agar tidak menggerus tiang penyangga. Jika tiang penyangga hancur, jembatan akan roboh,” jelasnya.

Meski demikian, Bupati Hurmin menekankan bahwa pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan Balai Sungai Nasional untuk solusi permanen, mengingat urusan penanganan Daerah Aliran Sungai (DAS) menjadi kewenangan mereka.

Bupati berharap pihak Balai Sungai Nasional dapat memberikan dukungan lebih besar dalam hal anggaran untuk menangani permasalahan ini.

Kunjungan Bupati Hurmin ke lokasi jembatan gantung ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam merespons masalah infrastruktur yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat.

Baca juga:  Wali Kota Jambi Segera Hapus Parkir Ganda, Dorong Pemulihan Ekonomi Pasar Kota Jambi

Baca juga:  Petugas Karantina Jambi Gagalkan Pengiriman Anggrek Dendrobium Tanpa Izin

Meskipun menghadapi keterbatasan anggaran, upaya untuk menjaga keselamatan warga dan mencegah kerusakan lebih lanjut tetap menjadi prioritas utama pemerintah Sarolangun.(*)




Desak Perbaikan Jalan Nasional di Bungo, Ketua DPRD Jambi Hafiz Fattah: Sebelum Mudik Lebaran Harus Selesai

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, mendesak pemerintah, baik pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat, untuk segera memperbaiki jalan nasional yang rusak di Kabupaten Bungo, akibat banjir yang melanda beberapa waktu lalu.

Perbaikan tersebut diharapkan selesai sebelum puncak arus mudik Lebaran 2025 dimulai.

M Hafiz Fattah menegaskan, pihaknya berharap perbaikan jalan yang putus dapat segera ditangani, baik secara sementara maupun permanen.

Hal ini dilakukan agar masyarakat yang akan mudik Lebaran tidak terganggu oleh kondisi jalan yang rusak.

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Dampingi Wali Kota Maulana, Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Program Jambi Kota Taqwa

Baca juga:  Siapkan Strategi Bertahap Tangani Banjir, Wako Maulana Gelar Rakor Bersama BWSS dan Pemrov Jambi

“Kami berharap pihak Balai BPJN dan Kementerian Pekerjaan Umum bisa segera mengatasi masalah ini. Mengingat beberapa hari lagi arus mudik akan dimulai,” ungkap M Hafiz Fattah pada Selasa (4/3).

Selain itu, Hafiz Fattah mengingatkan para pemudik untuk memeriksa kondisi jalan yang akan dilalui, termasuk jalan alternatif.

Salah satu jalan alternatif yang disarankan adalah Jalan Padang Lamo, yang meskipun bisa digunakan, kondisinya tidak dalam keadaan baik.

“Kami menyarankan agar pemudik yang melintas melalui Padang Lamo untuk melakukannya di siang hari dan memastikan kendaraan dalam keadaan baik,” tambahnya.

Baca juga:  Dukung Swasembada dan Ketahanan Pangan, Wako Maulana Siapkan Gerakan Pemanfaatan Lahan Tidur

Baca juga:  Kolam Retensi Mal JBC Belum Optimal, DLH Jambi Berikan Teguran dan Target Perbaikan

Lebih lanjut, M. Hafiz mengatakan bahwa perbaikan Jalan Padang Lamo akan menjadi prioritas bagi pemerintah provinsi dan legislatif di masa mendatang.

“Jalan ini akan menjadi PR bagi kami semua ke depannya, mengingat pentingnya infrastruktur yang baik untuk kelancaran arus lalu lintas,” ujarnya.

Sementara itu, di lokasi jalan nasional yang amblas akibat longsor, tim pekerja sudah mulai melakukan pemasangan jembatan darurat (rangka bailey) untuk mengembalikan akses antar provinsi.

Proses pembersihan material longsor dan perakitan jembatan darurat ini diharapkan dapat diselesaikan secepatnya agar kendaraan dapat melintas kembali.

Baca juga:  Wali Kota Jambi Segera Hapus Parkir Ganda, Dorong Pemulihan Ekonomi Pasar Kota Jambi

Baca juga:  Rapat Penanggulangan Banjir Kota Jambi, Walikota Maulana Peroleh Informasi Penyebab Banjir dari BWSS VI Jambi, Ini Masalahnya

Pantauan di lokasi, terlihat tiga unit ekskavator yang dikerahkan untuk membersihkan material longsoran dan membantu pemasangan rangka baja bailey.

Salah satunya adalah bantuan dari PT KIM yang turut serta dalam mempercepat proses ini.

Warga sekitar, seperti Ari dari Sirih Sekapur, menyampaikan harapannya agar pengerjaan jembatan bailey dapat segera selesai.

“Kami sangat berharap agar pengerjaan pemasangan rangka jembatan ini lebih cepat. Ini sudah hari Selasa, kendaraan yang melintas harus berputar jauh lewat jalan alternatif. Kasihan,” ujar Ari.

Baca juga:  Optimisme Perbankan Menguat, OJK: Stabilitas Makroekonomi Jadi Faktor Kunci

Baca juga:  Petugas Karantina Jambi Gagalkan Pengiriman Anggrek Dendrobium Tanpa Izin

Sebagai informasi tambahan, beberapa bus antar kota dan antar provinsi mulai memilih jalur alternatif melalui jalan provinsi di Rantau Ikil via Sungai Rumbai.

Keputusan ini diambil karena kondisi jalan nasional yang terputus akibat longsor, yang membuat perjalanan menjadi terhambat.

Dengan upaya yang sedang dilakukan, diharapkan akses jalan yang sempat terputus bisa segera normal kembali, sehingga arus lalu lintas, khususnya bagi pemudik, tidak terganggu.(*)




Bupati Sarolangun Baru Dilantik, Gubernur Al Haris Beri Arahan Pembangunan Daerah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, menghadiri acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun periode 2025–2030, yang berlangsung di Graha Kantor Bupati Sarolangun, Selasa (4/3).

Sertijab ini menandai pergantian jabatan dari Penjabat (Pj) Bupati Sarolangun, Bahri, kepada pasangan Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun yang baru dilantik, H. Hurmin dan Gerry Trisatwika.

Proses Sertijab ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Gubernur Jambi dan Purna Pj. Bupati Sarolangun, Bahri.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Al Haris menyampaikan sejumlah pesan penting kepada Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun yang baru agar bisa bekerja maksimal dalam memajukan daerah.

baca juga: Gerry Trisatwika Mulai Tugas sebagai Wakil Bupati Sarolangun, Siap Wujudkan Sarolangun Maju

baca juga: Gubernur Jambi Al Haris Paparkan Rencana Kerja 100 Hari di Rapat Paripurna DPRD

Gubernur Al Haris mengingatkan pentingnya loyalitas kepada daerah dalam menjalankan tugas sebagai kepala pemerintahan.

“Pesan saya kepada Bupati dan Wakil Bupati, jagalah loyalitas dengan negeri ini, karena kita membangun untuk kampung halaman kita sendiri,” ujar Gubernur Al Haris, menekankan pentingnya komitmen terhadap pembangunan daerah.

Selain itu, Gubernur Al Haris juga berharap agar pemerintah Sarolangun dapat menyinkronkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jambi dengan RPJMD nasional.

“Kita berharap dengan dilantiknya bupati dan wakil bupati yang baru, pemerintah Sarolangun dapat menyinkronisasikan RPJMD Provinsi Jambi dan RPJMD nasional, agar tercipta pembangunan yang merata dan berkelanjutan,” tambahnya.

Gubernur Jambi juga menekankan pentingnya kerja sama yang baik antar pejabat daerah.

Ia mengingatkan Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun untuk memerhatikan kinerja Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Sarolangun.

“Bupati harus memantau kinerja pejabatnya. Jika ada yang tidak bisa diajak bekerja sama dalam membangun, gantilah dengan yang lebih mampu. Bangunlah kerja sama yang baik untuk mencapai kemajuan Kabupaten Sarolangun ke depannya,” tegas Gubernur Al Haris.

Dengan berbagai pesan dan harapan ini, Gubernur Al Haris mengajak Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun untuk bekerja keras dalam melaksanakan program pembangunan yang berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Sarolangun.(*)




Besaran Zakat Fitrah Kota Jambi Tahun 2025 Sudah Ditetapkan, Berikut Rinciannya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Standar pembayaran Zakat Fitrah dan Fidyah untuk tahun 1446 Hijriah atau 2025 Masehi di Kota jambi, sudah ditetapkan.

Keputusan ini diambil setelah melalui koordinasi yang intensif antara Pemerintah Kota Jambi, Kantor Kementerian Agama Kota Jambi, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Jambi, dan BAZNAS Kota Jambi, yang dilaksanakan pada 27 Februari 2025 di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Jambi.

Kadis Kominfo Kota Jambi, Abu Bakar mengungkapkan bahwa, standar Zakat Fitrah dan Fidyah telah disesuaikan untuk memastikan kemudahan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah, khususnya di bulan Ramadan yang akan datang.

Zakat Fitrah 2025: 2,5 hingga 2,8 Kg Beras Per Orang

Baca juga:  Safari Ramadan Pemkot Jambi 1446 H, Walikota Maulana Hadirkan Kebaikan di Masjid Nur Zahra

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Dampingi Wali Kota Maulana, Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Program Jambi Kota Taqwa

“Untuk Zakat Fitrah tahun ini, kami menetapkan standar satu sha’ yang setara dengan 2,5 hingga 2,8 kilogram beras per orang, sesuai dengan ketentuan syariat,” ujar Abu Bakar.

Pemkot Jambi menyarankan pembayaran Zakat Fitrah menggunakan beras sebanyak 2,5 kg per orang berdasarkan takaran umum, atau 2,8 kg jika mengacu pada konsumsi beras sehari-hari di masyarakat.

Selain pembayaran dalam bentuk beras, Abu Bakar juga menjelaskan bahwa masyarakat bisa membayar Zakat Fitrah dalam bentuk uang, sesuai dengan Madzhab Hanafi.

Pembayaran Zakat Fitrah dalam bentuk uang dibagi menjadi tiga kategori berdasarkan kualitas beras:

Baca juga:  Siapkan Strategi Bertahap Tangani Banjir, Wako Maulana Gelar Rakor Bersama BWSS dan Pemrov Jambi

Baca juga:  Dukung Swasembada dan Ketahanan Pangan, Wako Maulana Siapkan Gerakan Pemanfaatan Lahan Tidur

Beras Kualitas Tertinggi: Rp 57.600

Beras Kualitas Sedang: Rp 51.200

Beras Kualitas Rendah: Rp 40.000

Pembayaran Fidyah: Rp 39.000 Per Hari

Terkait pembayaran Fidyah, Abu Bakar menegaskan bahwa, Fidyah hanya dapat dibayarkan oleh tiga kelompok masyarakat yang memenuhi kriteria berikut:

Orang yang mengalami sakit permanen dan diperkirakan tidak akan sembuh.

Pekerja yang menjalani pekerjaan berat yang tidak memungkinkan untuk berpuasa.

Orang yang mengalami gangguan ingatan atau pikun.

Untuk pembayaran Fidyah, besaran yang ditetapkan adalah Rp 39.000 per hari atau dapat juga diberikan dalam bentuk pemberian makanan kepada fakir miskin dengan memberikan makan tiga kali sehari untuk satu orang.

Baca juga:  Safari Ramadan Pemkot Jambi, Wali Kota Maulana Sebut Untuk Perkuat Silaturrahmi dan Dengar Aspirasi Masyarakat

Baca juga:  Kolam Retensi Mal JBC Belum Optimal, DLH Jambi Berikan Teguran dan Target Perbaikan

Kemudahan Pembayaran Zakat Fitrah dan Fidyah

Untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajiban Zakat, Abu Bakar mengungkapkan bahwa, BAZNAS Kota Jambi telah menyediakan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang tersebar di masjid, musala, dan langgar di seluruh Kota Jambi.

Masyarakat dapat menghubungi UPZ untuk melakukan pembayaran Zakat Fitrah dan Fidyah sesuai dengan pilihan yang mereka anggap paling sesuai.

“Dengan adanya standar ini, kami berharap pelaksanaan Zakat Fitrah dan Fidyah di Kota Jambi dapat berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan syariat. Masyarakat dapat memilih metode pembayaran yang paling sesuai dengan kemampuan dan pemahaman mereka,” tutup Abu Bakar.

Pemkot Jambi mengimbau seluruh umat Islam di Kota Jambi untuk menunaikan Zakat Fitrah dan Fidyah sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan, agar pelaksanaan ibadah di bulan Ramadan dapat berjalan dengan lancar dan penuh berkah menjelang Hari Raya Idul Fitri.(*)




Safari Ramadan Pemkot Jambi 1446 H, Walikota Maulana Hadirkan Kebaikan di Masjid Nur Zahra

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Walikota Jambi, Dr. dr. H. Maulana MKM, memimpin kegiatan Safari Ramadan Pemkot Jambi yang digelar pada hari keempat puasa, di Masjid Nur Zahra RT 18, Kelurahan Simpang III Sipin, Kota Jambi.

Acara ini merupakan bagian dari agenda rutin tahunan Pemkot Jambi dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Maulana tidak hanya bertindak sebagai Imam shalat tarawih, tetapi juga sebagai penceramah, memberikan tausiyah kepada jamaah yang hadir.

Kehadirannya semakin mempererat hubungan antara Pemkot Jambi dan masyarakat, serta menebar kebahagiaan dalam Safari Ramadan Bahagia yang telah menjadi tradisi setiap tahun.

Baca juga:  Siapkan Strategi Bertahap Tangani Banjir, Wako Maulana Gelar Rakor Bersama BWSS dan Pemrov Jambi

Baca juga:  Safari Ramadan Pemkot Jambi, Wali Kota Maulana Sebut Untuk Perkuat Silaturrahmi dan Dengar Aspirasi Masyarakat

Selain melaksanakan ibadah, Walikota Maulana juga menyerahkan bantuan renovasi masjid senilai Rp 5 juta yang diperoleh melalui Baznas Kota Jambi.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Jambi Kota Taqwa yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sarana ibadah di Kota Jambi.

Pada kesempatan yang sama, Walikota Maulana didampingi oleh Wakil Walikota Jambi, Diza Hazrah Aljosha SE MA.

Diza turut memberikan bantuan simbolis berupa fasilitas Internet untuk masjid tersebut, yang diharapkan dapat mendukung kegiatan ibadah serta memberikan manfaat kepada jamaah dalam mengakses informasi terkait kegiatan keagamaan.

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Dampingi Wali Kota Maulana, Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Program Jambi Kota Taqwa

Baca juga:  Wali Kota Jambi Maulana Buka Gerakan Pangan Murah, Pastikan Kebutuhan Pangan Tercukupi

Safari Ramadan ini mencerminkan komitmen Pemkot Jambi dalam menjaga kebersamaan dan memfasilitasi masyarakat untuk beribadah dengan lebih nyaman di bulan Ramadan.

Ke depannya, Pemkot Jambi berencana untuk terus melanjutkan kegiatan serupa guna mempererat tali silaturahmi dan mendukung kegiatan keagamaan di seluruh wilayah Kota Jambi.(*)