Rekayasa Lalu Lintas Jalinsum Merangin, Strategi Ditlantas Polda Jambi Cegah Macet dan Laka Lantas

MERANGIN, SEPUCUKJAMBI.ID – Ditlantas Polda Jambi melalui Subdit Keamanan dan Keselamatan (Subdit Kamsel), bekerja sama dengan Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah dan Pemerintah Kabupaten Merangin, melakukan survei lapangan serta perencanaan rekayasa lalu lintas di beberapa titik rawan kemacetan dan kecelakaan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) wilayah Merangin, Kamis (11/12/2025).

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Jambi, Kompol Dr. Novrizal, S.Sos, M.H., memimpin langsung kegiatan ini.

Fokus survei berada di Jalinsum Simpang Pemda Merangin dan Penggal Jalur Tiga, dengan tujuan merancang rekayasa di Simpang Pematang Kandis dan Jalur 3 Kota Merangin.

“Hasil survei dan koordinasi intensif antar instansi menghasilkan beberapa langkah rekayasa yang segera diterapkan untuk meningkatkan kelancaran dan keselamatan berlalu lintas,” ujarnya.

Beberapa langkah rekayasa lalu lintas yang dirancang meliputi:

  • Penutupan median jalan menggunakan road barrier di arah Pematang Kandis.

  • Penutupan Jalur Dua bekas kantor Bupati Merangin dengan road barrier.

  • Pemindahan Traffic Light (APIL) dari arah rumah sakit.

  • Penutupan setengah pintu masuk SPBU Kandis dan pengaturan U-Turn untuk mencegah putar balik liar.

  • Penutupan semi permanen penggal jalan di depan Melati, Simpang Perumahan Pematang Permai, dan depan Simpang BTN Griya Asri.

Langkah-langkah ini melibatkan kolaborasi antara Ditlantas Polda Jambi, Polres Merangin, dan Pemerintah Kabupaten Merangin, dengan hadirnya Kapolres Merangin, Kasubdit Kamsel, Kabag Ops Polres Merangin, Kadishub, Kadis PU, serta personel gabungan dari Subdit Kamsel Ditlantas dan Satlantas Polres Merangin.

Dirlantas Polda Jambi Kombes Pol Adi Benny Cahyono menekankan bahwa rekayasa ini diharapkan meminimalisir potensi macet, kecelakaan, dan perlambatan arus, serta menciptakan ketertiban di Jalinsum wilayah Kota Bangko.

“Ini bagian dari upaya Ditlantas Polda Jambi dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar) selama Operasi Lilin 2025, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru,” pungkasnya.(*)




LPKA Muara Bulian dan PDGI Gelar Edukasi Kesehatan Gigi untuk Anak Binaan

MUARABULIAN, SEPUCUKJAMBI.ID – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Muara Bulian bekerja sama dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Batang Hari menggelar kegiatan skrining dan edukasi kesehatan gigi dan mulut bagi Anak Binaan, Rabu (11/12/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Aula LPKA ini diikuti oleh 60 Anak Binaan dan didukung oleh 8 dokter gigi yang memberikan pelayanan kesehatan sekaligus penyuluhan mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini.

Agenda diawali dengan sesi edukasi tentang cara mencegah penyakit gigi, kemudian dilanjutkan demonstrasi teknik menyikat gigi yang baik dan benar.

Anak Binaan juga diberi kesempatan mempraktikkan langsung cara menyikat gigi dengan bimbingan dokter gigi.

“Kegiatan pemeriksaan gigi gratis ini merupakan tindak lanjut PKS yang telah kami tandatangani sebelumnya. Kami berterima kasih atas dukungan PDGI Cabang Batang Hari yang membantu perawatan kesehatan anak binaan,” ujar Kasogi, Kepala LPKA Kelas II Muara Bulian.

Sementara itu, Ketua PDGI Cabang Batang Hari, Prabowo, menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan LPKA Muara Bulian.

“Kegiatan ini akan kami laksanakan secara berkala untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut masyarakat, termasuk anak binaan di lapas,” ujarnya.

Selain edukasi, skrining awal dan pemeriksaan kondisi gigi dilakukan langsung, sehingga setiap anak mendapatkan perhatian individual sesuai kebutuhan kesehatan masing-masing.

Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kesadaran dan praktik kesehatan gigi dan mulut sejak dini bagi Anak Binaan.(*)




Jelang Operasi Lilin 2025, Ditlantas Polda Jambi Cek Jalan Lintas Batanghari–Sarolangun

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang Operasi Lilin 2025 dan pengamanan malam Tahun Baru 2026, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jambi melakukan survei dan pengecekan intensif di sepanjang Jalan Lintas Batanghari–Sarolangun hingga wilayah Singkut, Rabu (10/12/2025).

Kegiatan ini melibatkan Subdit Kamsel Ditlantas Polda Jambi, personel Sat Lantas Polres Batanghari dan Polres Sarolangun, serta perwakilan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Jambi.

Tujuannya adalah memetakan dan menindak potensi gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas), khususnya saat libur Natal dan Tahun Baru.

Dirlantas Polda Jambi Kombes Pol Adi Benny Cahyono melalui Kasubdit Kamsel, Kompol Dr Novrizal, menegaskan, kegiatan ini memastikan Operasi Lilin 2025 berjalan lancar dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang mudik atau berlibur.

Koordinasi juga dilakukan dengan BPJN agar jalan nasional tetap aman dilalui.

“Dengan perbaikan yang dilakukan, kami berharap tidak terjadi kecelakaan atau kemacetan selama arus liburan,” ujar Kompol Dr Novrizal.

Secara umum, kondisi jalan di wilayah Batanghari dan Sarolangun dinilai cukup baik dan layak dilalui. Meski demikian, tim menemukan beberapa lubang jalan.

BPJN tengah melakukan perbaikan patching secara bertahap dengan target selesai pada 20 Desember 2025.

Langkah ini menunjukkan kesiapan aparat kepolisian dan instansi terkait dalam menjamin keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas.

Sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan pada musim liburan akhir tahun.(*)




SMSI Kerinci-Sungai Penuh Siap Lantik Pengurus Baru, Persiapan 80 Persen

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Persiapan pelantikan pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kerinci-Sungai Penuh terus dimatangkan oleh panitia.

Acara ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 13 Desember 2025, bertempat di Gedung Nasional Kota Sungai Penuh.

Ketua panitia pelaksana, Rengki, menyampaikan bahwa persiapan pelantikan telah mencapai 80 persen.

Acara ini akan dihadiri oleh pengurus SMSI Provinsi Jambi serta pejabat kepala daerah di Kerinci dan Sungai Penuh.

“Pelantikan pengurus SMSI Kerinci-Sungai Penuh sudah hampir rampung, sekitar 80 persen persiapan telah selesai. Lokasi acara sudah final di Gedung Nasional Kota Sungai Penuh,” kata Rengki.

Sementara itu, Ketua SMSI Kerinci-Sungai Penuh, Saprial, memastikan pelantikan akan berlangsung sesuai rencana.

“Panitia hampir menyelesaikan seluruh persiapan, undangan telah disebarkan, dan agenda pelantikan terus dimatangkan. Semoga pelaksanaan acara berjalan lancar karena ini momen penting bagi media siber di Kerinci dan Sungai Penuh,” ujar Saprial.

Saprial menambahkan, keberadaan SMSI di Kerinci-Sungai Penuh diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi perkembangan media siber lokal, sekaligus memperkuat jejaring profesional bagi jurnalis di wilayah tersebut.

“Ini momen strategis bagi media siber di Kerinci dan Sungai Penuh. Kami berharap seluruh rangkaian acara berjalan sukses dan lancar,” tambahnya.(*)




Miris, 12 Siswa SDN 160 Bungo Terpaksa Belajar di Lantai karena Fasilitas Minim

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Kondisi memprihatinkan dialami 12 siswa kelas IV SD Negeri (SDN) 160 Baru Balai Panjang, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Jambi.

Para siswa terpaksa mengikuti proses belajar mengajar dengan duduk di lantai akibat minimnya fasilitas meubelair di sekolah tersebut.

Para siswa hanya mengandalkan meja duduk seadanya, bahkan satu-satunya meja duduk yang tersedia kini sudah rusak.

Meski fasilitas belajar sangat terbatas, semangat belajar para siswa tetap tinggi.

Tidak hanya masalah meubelair, kondisi gedung sekolah yang dipimpin Plt. Kepala Sekolah Rosa Eriyoni, S.Pd, juga dalam keadaan mengkhawatirkan.

Bagian teras, atap, dan dek bangunan mengalami kerusakan parah dan dinilai berpotensi roboh.

Rosa Eriyoni yang didampingi Pengawas Sekolah Korwil V Jujuhan–Jujuhan Ilir, Muhammad Syarif, S.Pd, membenarkan kondisi tersebut.

“Benar, sebanyak 12 siswa kami harus belajar di lantai karena keterbatasan meja dan kursi. Kondisi gedung juga sangat memprihatinkan,” ujarnya.

Menurut Rosa, pihak sekolah sudah beberapa kali mengajukan permohonan bantuan rehabilitasi gedung kepada pemerintah, namun hingga kini belum ada realisasi.

“Sudah berkali-kali kami usulkan, tetapi belum ada bantuan. Harapan kami Pemkab maupun Pemprov dapat membantu agar gedung SDN 160 bisa diperbaiki,” tambahnya.

Pengawas sekolah, Muhammad Syarif, turut menegaskan bahwa SDN 160 adalah satu-satunya sekolah di wilayah Jujuhan dan Jujuhan Ilir yang belum pernah menerima bantuan renovasi.

“Benar, kondisi siswa belajar di lantai dan gedung sekolah sangat memprihatinkan. Di kecamatan Jujuhan dan Jujuhan Ilir hanya SDN 160 yang belum pernah mendapat bantuan. Semoga tahun 2026 ada perhatian,” ucapnya.

Kondisi ini menjadi sorotan mengenai pemerataan fasilitas pendidikan di Kabupaten Bungo.

Masyarakat berharap pemerintah segera menindaklanjuti permohonan tersebut demi kenyamanan dan keselamatan para siswa dalam belajar.(*)




Jadwal Vaksinasi Haji Kabupaten Tebo Belum Final, Data CJH Masih Berubah

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Jadwal vaksinasi bagi Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Tebo untuk musim Haji 1447 H/2026 M hingga kini belum dapat dipastikan.

Hal ini terjadi karena proses pemutakhiran data jamaah masih berlangsung di tingkat Kabupaten maupun Provinsi Jambi.

Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo menyebutkan bahwa, jumlah CJH berpotensi terus bertambah, sehingga penentuan jadwal vaksinasi belum bisa difinalkan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Tebo, Ari Setiawan, menyampaikan bahwa daftar nama resmi dari Kantor Kementerian Agama masih bergerak.

“Perubahan jumlah jamaah memengaruhi kesiapan logistik dan penjadwalan vaksinasi. Saat ini jadwal vaksin CJH belum dapat ditetapkan karena data dari Kementerian Haji dan Umrah terus diperbarui,” ujar Ari.

Ia menjelaskan bahwa, para calon jamaah nantinya akan menerima beberapa jenis vaksin wajib, seperti vaksin meningitis dan polio.

Selain itu, vaksin influenza juga direkomendasikan untuk meningkatkan perlindungan selama jamaah berada di Arab Saudi, sesuai anjuran otoritas kesehatan setempat.

Ari menegaskan, Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo siap melaksanakan vaksinasi kapan pun dibutuhkan.

Namun penetapan waktu resmi tetap menunggu finalisasi data jumlah peserta haji dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tebo.

“Setelah data final diterima, barulah jadwal vaksinasi bisa disusun,” tutupnya.(*)




Kapok! Ratusan Penerima Bansos di Muaro Jambi Dicabut Haknya Gara-gara Hal Ini

MUAROJAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) resmi mencoret ratusan warga dari daftar penerima bantuan sosial (bansos).

Langkah tegas ini diambil setelah mereka terdeteksi melakukan aktivitas yang mengarah pada judi online.

Pembersihan data ini mencakup berbagai program bantuan, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), BPNT, hingga BLT Kesra.

Temuan tersebut diperoleh dari sistem pemantauan milik Kementerian Sosial yang kini sudah terhubung dengan lembaga layanan keuangan, sehingga setiap transaksi mencurigakan dapat terdeteksi secara otomatis.

Kepala Dinsos PPPA Muaro Jambi, Chandra Budi Rosa, menjelaskan bahwa sistem tersebut memudahkan pemerintah mendeteksi pergerakan dana yang tidak sesuai ketentuan.

“Melalui sistem itu, terlihat jelas apakah ada aktivitas finansial yang mengarah ke judi online. Jika terbukti ada indikasi, bantuan langsung dihentikan,” ujarnya.

Hingga saat ini, lebih dari 100 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah dicabut hak bantuannya.

Chandra menegaskan jumlah ini kemungkinan bertambah seiring proses pengecekan dan verifikasi lanjutan yang masih dilakukan di berbagai desa.

Meski demikian, ia menekankan bahwa pencoretan tidak dilakukan secara sepihak.

Pendamping desa diturunkan untuk memastikan bahwa, transaksi judi online memang dilakukan oleh pemilik rekening bansos, bukan disalahgunakan pihak lain.

“Kami ingin memastikan kebenarannya. Jangan sampai ada rekening yang dipakai orang lain tanpa sepengetahuan KPM. Semua diverifikasi langsung di lapangan,” tegas Chandra.(*)




Motor Bidan di Tebo Hilang di Kebun Sawit, Polisi Tangkap Pelaku di Rumahnya

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Tim Resmob Satreskrim Polres Tebo berhasil menangkap seorang pelaku pencurian sepeda motor yang terjadi di dekat pondok kebun sawit milik warga di RT 07 Dusun Bulian Raya, Desa Sungai Rambai, Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi.

Pelaku yang diamankan adalah Ruslan (45), warga Dusun Bulian Raya, Desa Sungai Rambai, Kecamatan Tebo Ulu. Ia ditangkap pada Sabtu malam di depan rumahnya.

Kapolres Tebo AKBP Triyanto, S.I.K., S.H., M.H melalui Kasat Reskrim Polres Tebo, Iptu Rimhot Nainggolan, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan sekitar pukul 20.00 WIB setelah tim memastikan keberadaan pelaku.

“Setelah kita melakukan penyelidikan dan mengetahui keberadaan pelaku, tim langsung menuju lokasi dan berhasil melakukan penangkapan tanpa perlawanan,” ujar Iptu Nainggolan, Minggu (06/12/2025).

Kasus pencurian ini berawal dari laporan Ratna Dewi (38), seorang bidan asal Desa Suo-suo, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo.

Ia melaporkan kehilangan sepeda motor Honda Supra X 125 warna hitam miliknya.

Motor tersebut hilang sekitar pukul 15.00 WIB ketika diparkir di dekat pondok kebun sawit miliknya.

Setelah kembali ke pondok dan hendak pulang, korban mendapati motornya sudah tidak ada dan langsung melapor ke Polres Tebo.

Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa Satu unit Honda Supra X 125 warna hitam dan STNK kendaraan.

“Saat ini pelaku telah diamankan di Polres Tebo untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tambah Kasat Reskrim.

Pelaku dijerat Pasal 362 KUHP (UU No. 1 Tahun 1946) tentang pencurian, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.(*)




Program MBG di Bungo Mulai Disalurkan, Siswa Nikmati Paket Makanan Bergizi

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID — Bupati Bungo, H. Dedy Putra, S.H., M.Kn, resmi melaunching Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 2 Muara Bungo, Jumat pagi (05/12/2025).

Ratusan paket makanan bergizi dibagikan langsung kepada siswa sebagai tanda dimulainya implementasi program nasional MBG di Kabupaten Bungo.

Dalam sambutannya, Bupati Dedy Putra menekankan bahwa program ini bertujuan meningkatkan kualitas gizi peserta didik.

“Program ini kita launching perdana hari ini. Harapan kita, seluruh dapur MBG di Bungo bisa segera beroperasi agar manfaatnya langsung dirasakan anak-anak,” ujar Bupati.

Peluncuran ini dihadiri Anggota DPD RI Dapil Provinsi Jambi, Dr. Hj. Elviana, M.Si, yang memberikan apresiasi terhadap dukungan penuh Bupati dalam implementasi program MBG.

Elviana menjelaskan, pelaksanaan MBG tahap awal dibatasi untuk 1.000–1.500 peserta. Pada launching di SMA Negeri 2 Muara Bungo, tercatat 1.014 peserta, ditambah 179 kursi tambahan.

Mulai Senin mendatang, jumlah penerima akan ditingkatkan hingga 2.500 siswa sesuai arahan Dinas Pendidikan.

Meski target ideal bisa mencapai 4.000 peserta, aturan terbaru Badan Gizi Nasional (BGN) membatasi maksimal 3.000 penerima karena program MBG juga mencakup ibu hamil dan menyusui.

Total anggaran program di Kabupaten Bungo disebut mencapai Rp3 triliun, dengan 18 titik dapur MBG yang telah diverifikasi kontraktor.

Bupati Dedy Putra memastikan seluruh persiapan distribusi makanan bergizi telah matang, mulai dari pembungkusan hingga pendistribusian, agar kualitas makanan tetap terjaga sesuai standar pemerintah pusat.

Acara ditutup dengan kunjungan Bupati dan Elviana ke ruang kelas untuk melihat langsung siswa menikmati hidangan MBG perdana.(*)




Operasi PETI di Dam Betuk: 15 Dompeng Dimusnahkan, Pemkab Siapkan Revitalisasi

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID — Pemkab Merangin bersama Polres Merangin menertibkan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Objek Wisata Dam Betuk, Desa Tambang Baru, Kecamatan Tabir Lintas, pada Rabu (3/12/2025).

Operasi besar ini dilakukan untuk menyelamatkan aset daerah dan mengembalikan fungsi kawasan sebagai destinasi wisata.

Operasi penertiban melibatkan ratusan personel gabungan dari Polres Merangin, Kodim 0420/Sarko, Satbrimob Kompi B Pelopor Polda Jambi, Satpol PP, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Disparpora, Damkar, serta sejumlah OPD terkait.

Kegiatan diawali apel bersama di Halaman Rumah Dinas Bupati Merangin yang dipimpin Wakil Bupati H. Abdul Khafidh.

Hadir Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi, S.I.K., M.H., Dandim 0420/Sarko, dan pejabat daerah lainnya.

Setibanya di lokasi, rombongan langsung meninjau titik-titik yang selama ini menjadi tempat aktivitas PETI. Tim juga menurunkan perahu karet untuk menjangkau area yang sulit diakses.

Wabup Abdul Khafidh menegaskan bahwa operasi ini penting untuk melindungi aset Pemkab Merangin yang selama ini disalahgunakan.

“Hari ini kita meninjau lokasi Objek Wisata Dam Betuk Merangin yang bertujuan untuk mengamankan aset milik Pemkab Merangin, baik yang bergerak maupun tidak bergerak,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa, Dam Betuk akan direvitalisasi sebagai objek wisata dan dikembangkan menjadi sentral budidaya perikanan sesuai program Bupati Merangin.

“Dam Betuk akan kita kembangkan menjadi sentral budidaya perikanan, sekaligus kita tata ulang sebagai kawasan wisata,” jelasnya.

Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi menyebutkan bahwa, sekitar 300 personel diturunkan dalam operasi penertiban PETI kali ini.

Tim gabungan berhasil menyita 10–15 unit dompeng rakit dari lokasi operasi.

Seluruh alat tidak dibakar, namun dimusnahkan dengan metode pemotongan agar tidak bisa digunakan kembali.

“Semua dompeng kita potong agar tidak dapat lagi dipergunakan. Ini langkah tegas untuk menghentikan aktivitas PETI,” tegas Kapolres.

Ia menambahkan bahwa, operasi pemberantasan PETI akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Merangin.

“Kegiatan ini demi kemaslahatan bersama dan kelestarian lingkungan. Kami mohon dukungan masyarakat,” ungkapnya.(*)