Bupati Tebo Mulai Evaluasi Kabinet, Ingatkan ASN Tentang Efisiensi Anggaran 2025

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Tebo, Agus Rubiyanto, bersama Wakil Bupati Nazar Efendi, mengumumkan bahwa mereka akan segera melakukan evaluasi terhadap kabinet pemerintahan mereka.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya memastikan kinerja pemerintah daerah berjalan efisien, terutama dalam menyelaraskan program pembangunan dengan kebijakan pusat.

“Evaluasi kabinet sudah dimulai, meskipun untuk pembongkaran kabinet belum dilakukan karena kami masih fokus pada pelaksanaan efisiensi anggaran sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025,” ujar Bupati Agus saat ditemui di Kantor Kejari Tebo pada hari pertama dirinya masuk kantor.

Bupati Tebo menegaskan bahwa Pemkab Tebo akan terus menyelaraskan program-program pembangunan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat, terutama dalam hal efisiensi anggaran.

Baca juga:  Sepekan Gas Melon di Tebo Sulit Dicari, Disperindag Tebo Pastikan Tetap Aman

Baca juga:  Waduh! Gaji PPPK Tahun 2025 di Tebo Belum Dianggarkan

Pemerintah Kabupaten Tebo juga mulai melakukan koordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Tebo guna memastikan implementasi program yang tepat sasaran.

“Kami telah melakukan silaturahmi dengan Kapolres, Kajari, dan Ketua Pengadilan Negeri Tebo. Ini adalah langkah awal kami untuk memastikan bahwa program-program penting, seperti ketahanan pangan, bisa berjalan dengan baik di daerah ini,” kata Bupati Agus.

Terkait evaluasi kabinet, Bupati mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Tebo untuk lebih disiplin dan berkomitmen pada efisiensi anggaran, karena salah satu fokus pemerintah daerah adalah mengoptimalkan penggunaan anggaran yang ada tanpa mengorbankan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan efisiensi dan kinerja pemerintahan, Bupati Tebo mengimbau ASN untuk bekerja dengan penuh dedikasi dan menjunjung tinggi integritas.

Baca juga:  Bersama Pemkab Tebo, Pertamina Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg Menyambut Ramadan

Baca juga:  Wakil Bupati Tebo Kecewa, Kehadiran ASN di Dinas Pendidikan

“Kami akan terus memantau kinerja ASN dan melakukan evaluasi berkala. Kami berharap seluruh ASN dapat bekerja dengan profesional dan menjaga kepercayaan masyarakat,” tambahnya.

Dengan langkah-langkah ini, Pemkab Tebo berkomitmen untuk menciptakan pemerintahan yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel demi kemajuan Tebo yang lebih baik.(*)




Jembatan Gantung di Kecamatan Pelawan Terancam Roboh, Bupati H Hurmin Siapkan Langkah Darurat

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Sarolangun, H Hurmin, melakukan inspeksi ke Desa Penegah dan Pulau Aro Seberang, Kecamatan Pelawan.

Ini dilakukan untuk, menilai kondisi dua jembatan gantung yang kini terancam roboh akibat erosi tebing penyangga yang semakin parah.

Kunjungan tersebut juga dihadiri oleh anggota DPRD Sarolangun, yakni Syaihu, Akmal, Eriq, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Arif Hamdani, beserta staf terkait.

Dalam tinjauan tersebut, Bupati Hurmin menemukan bahwa kedua jembatan gantung dalam kondisi kritis.

Baca juga:  Gerry Trisatwika Mulai Tugas sebagai Wakil Bupati Sarolangun, Siap Wujudkan Sarolangun Maju

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Dampingi Wali Kota Maulana, Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Program Jambi Kota Taqwa

Tebing yang menjadi penyangga tiang jembatan mengalami pengikisan yang signifikan, terutama setelah terjadi peningkatan debit air dalam beberapa hari terakhir.

Kerusakan pada bagian penyangga ini sangat membahayakan keselamatan warga yang melintas, karena potensi robohnya jembatan semakin besar.

Bupati Hurmin mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintasi jembatan tersebut.

“Kami akan segera melakukan evaluasi anggaran dan menyusun langkah-langkah perbaikan yang memungkinkan. Meskipun anggaran terbatas, kami akan mencari solusi terbaik,” ujar Bupati Hurmin.

Baca juga:  Dukung Swasembada dan Ketahanan Pangan, Wako Maulana Siapkan Gerakan Pemanfaatan Lahan Tidur

Baca juga:  Safari Ramadan Pemkot Jambi, Wali Kota Maulana Sebut Untuk Perkuat Silaturrahmi dan Dengar Aspirasi Masyarakat

Keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama dalam perbaikan besar jembatan tersebut.

Namun, pemerintah daerah berkomitmen untuk mencari solusi darurat guna mencegah kerusakan lebih lanjut.

Sebagai langkah awal, pemerintah daerah berencana menggunakan dana tanggap darurat untuk membuat turap atau bronjong di sekitar tebing penyangga tiang jembatan.

Hal ini bertujuan untuk memperkuat tebing agar tidak semakin terkikis dan mencegah kerusakan lebih parah pada struktur jembatan.

Baca juga:  Kolam Retensi Mal JBC Belum Optimal, DLH Jambi Berikan Teguran dan Target Perbaikan

Baca juga:  Rapat Penanggulangan Banjir Kota Jambi, Walikota Maulana Peroleh Informasi Penyebab Banjir dari BWSS VI Jambi, Ini Masalahnya

“Dengan anggaran yang terbatas, kami akan mulai dengan pembuatan turap atau bronjong. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas tebing agar tidak menggerus tiang penyangga. Jika tiang penyangga hancur, jembatan akan roboh,” jelasnya.

Meski demikian, Bupati Hurmin menekankan bahwa pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan Balai Sungai Nasional untuk solusi permanen, mengingat urusan penanganan Daerah Aliran Sungai (DAS) menjadi kewenangan mereka.

Bupati berharap pihak Balai Sungai Nasional dapat memberikan dukungan lebih besar dalam hal anggaran untuk menangani permasalahan ini.

Kunjungan Bupati Hurmin ke lokasi jembatan gantung ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam merespons masalah infrastruktur yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat.

Baca juga:  Wali Kota Jambi Segera Hapus Parkir Ganda, Dorong Pemulihan Ekonomi Pasar Kota Jambi

Baca juga:  Petugas Karantina Jambi Gagalkan Pengiriman Anggrek Dendrobium Tanpa Izin

Meskipun menghadapi keterbatasan anggaran, upaya untuk menjaga keselamatan warga dan mencegah kerusakan lebih lanjut tetap menjadi prioritas utama pemerintah Sarolangun.(*)




Desak Perbaikan Jalan Nasional di Bungo, Ketua DPRD Jambi Hafiz Fattah: Sebelum Mudik Lebaran Harus Selesai

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, mendesak pemerintah, baik pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat, untuk segera memperbaiki jalan nasional yang rusak di Kabupaten Bungo, akibat banjir yang melanda beberapa waktu lalu.

Perbaikan tersebut diharapkan selesai sebelum puncak arus mudik Lebaran 2025 dimulai.

M Hafiz Fattah menegaskan, pihaknya berharap perbaikan jalan yang putus dapat segera ditangani, baik secara sementara maupun permanen.

Hal ini dilakukan agar masyarakat yang akan mudik Lebaran tidak terganggu oleh kondisi jalan yang rusak.

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Dampingi Wali Kota Maulana, Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Program Jambi Kota Taqwa

Baca juga:  Siapkan Strategi Bertahap Tangani Banjir, Wako Maulana Gelar Rakor Bersama BWSS dan Pemrov Jambi

“Kami berharap pihak Balai BPJN dan Kementerian Pekerjaan Umum bisa segera mengatasi masalah ini. Mengingat beberapa hari lagi arus mudik akan dimulai,” ungkap M Hafiz Fattah pada Selasa (4/3).

Selain itu, Hafiz Fattah mengingatkan para pemudik untuk memeriksa kondisi jalan yang akan dilalui, termasuk jalan alternatif.

Salah satu jalan alternatif yang disarankan adalah Jalan Padang Lamo, yang meskipun bisa digunakan, kondisinya tidak dalam keadaan baik.

“Kami menyarankan agar pemudik yang melintas melalui Padang Lamo untuk melakukannya di siang hari dan memastikan kendaraan dalam keadaan baik,” tambahnya.

Baca juga:  Dukung Swasembada dan Ketahanan Pangan, Wako Maulana Siapkan Gerakan Pemanfaatan Lahan Tidur

Baca juga:  Kolam Retensi Mal JBC Belum Optimal, DLH Jambi Berikan Teguran dan Target Perbaikan

Lebih lanjut, M. Hafiz mengatakan bahwa perbaikan Jalan Padang Lamo akan menjadi prioritas bagi pemerintah provinsi dan legislatif di masa mendatang.

“Jalan ini akan menjadi PR bagi kami semua ke depannya, mengingat pentingnya infrastruktur yang baik untuk kelancaran arus lalu lintas,” ujarnya.

Sementara itu, di lokasi jalan nasional yang amblas akibat longsor, tim pekerja sudah mulai melakukan pemasangan jembatan darurat (rangka bailey) untuk mengembalikan akses antar provinsi.

Proses pembersihan material longsor dan perakitan jembatan darurat ini diharapkan dapat diselesaikan secepatnya agar kendaraan dapat melintas kembali.

Baca juga:  Wali Kota Jambi Segera Hapus Parkir Ganda, Dorong Pemulihan Ekonomi Pasar Kota Jambi

Baca juga:  Rapat Penanggulangan Banjir Kota Jambi, Walikota Maulana Peroleh Informasi Penyebab Banjir dari BWSS VI Jambi, Ini Masalahnya

Pantauan di lokasi, terlihat tiga unit ekskavator yang dikerahkan untuk membersihkan material longsoran dan membantu pemasangan rangka baja bailey.

Salah satunya adalah bantuan dari PT KIM yang turut serta dalam mempercepat proses ini.

Warga sekitar, seperti Ari dari Sirih Sekapur, menyampaikan harapannya agar pengerjaan jembatan bailey dapat segera selesai.

“Kami sangat berharap agar pengerjaan pemasangan rangka jembatan ini lebih cepat. Ini sudah hari Selasa, kendaraan yang melintas harus berputar jauh lewat jalan alternatif. Kasihan,” ujar Ari.

Baca juga:  Optimisme Perbankan Menguat, OJK: Stabilitas Makroekonomi Jadi Faktor Kunci

Baca juga:  Petugas Karantina Jambi Gagalkan Pengiriman Anggrek Dendrobium Tanpa Izin

Sebagai informasi tambahan, beberapa bus antar kota dan antar provinsi mulai memilih jalur alternatif melalui jalan provinsi di Rantau Ikil via Sungai Rumbai.

Keputusan ini diambil karena kondisi jalan nasional yang terputus akibat longsor, yang membuat perjalanan menjadi terhambat.

Dengan upaya yang sedang dilakukan, diharapkan akses jalan yang sempat terputus bisa segera normal kembali, sehingga arus lalu lintas, khususnya bagi pemudik, tidak terganggu.(*)




Bupati Sarolangun Baru Dilantik, Gubernur Al Haris Beri Arahan Pembangunan Daerah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, menghadiri acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun periode 2025–2030, yang berlangsung di Graha Kantor Bupati Sarolangun, Selasa (4/3).

Sertijab ini menandai pergantian jabatan dari Penjabat (Pj) Bupati Sarolangun, Bahri, kepada pasangan Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun yang baru dilantik, H. Hurmin dan Gerry Trisatwika.

Proses Sertijab ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Gubernur Jambi dan Purna Pj. Bupati Sarolangun, Bahri.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Al Haris menyampaikan sejumlah pesan penting kepada Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun yang baru agar bisa bekerja maksimal dalam memajukan daerah.

baca juga: Gerry Trisatwika Mulai Tugas sebagai Wakil Bupati Sarolangun, Siap Wujudkan Sarolangun Maju

baca juga: Gubernur Jambi Al Haris Paparkan Rencana Kerja 100 Hari di Rapat Paripurna DPRD

Gubernur Al Haris mengingatkan pentingnya loyalitas kepada daerah dalam menjalankan tugas sebagai kepala pemerintahan.

“Pesan saya kepada Bupati dan Wakil Bupati, jagalah loyalitas dengan negeri ini, karena kita membangun untuk kampung halaman kita sendiri,” ujar Gubernur Al Haris, menekankan pentingnya komitmen terhadap pembangunan daerah.

Selain itu, Gubernur Al Haris juga berharap agar pemerintah Sarolangun dapat menyinkronkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jambi dengan RPJMD nasional.

“Kita berharap dengan dilantiknya bupati dan wakil bupati yang baru, pemerintah Sarolangun dapat menyinkronisasikan RPJMD Provinsi Jambi dan RPJMD nasional, agar tercipta pembangunan yang merata dan berkelanjutan,” tambahnya.

Gubernur Jambi juga menekankan pentingnya kerja sama yang baik antar pejabat daerah.

Ia mengingatkan Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun untuk memerhatikan kinerja Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Sarolangun.

“Bupati harus memantau kinerja pejabatnya. Jika ada yang tidak bisa diajak bekerja sama dalam membangun, gantilah dengan yang lebih mampu. Bangunlah kerja sama yang baik untuk mencapai kemajuan Kabupaten Sarolangun ke depannya,” tegas Gubernur Al Haris.

Dengan berbagai pesan dan harapan ini, Gubernur Al Haris mengajak Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun untuk bekerja keras dalam melaksanakan program pembangunan yang berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Sarolangun.(*)




Antisipasi Lonjakan Arus Mudik 2025, Hutama Karya Optimalkan Jalan Tol Trans Sumatera, Termasuk Tol Baleno

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang arus mudik Lebaran 2025, PT Hutama Karya (Persero) memproyeksikan akan terjadi lonjakan volume kendaraan sebesar 68,81% di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dibandingkan dengan lalu lintas normal.

Untuk menghadapi prediksi tersebut, Hutama Karya memastikan kesiapan operasional di seluruh 870,01 km jalan tol yang mereka kelola selama periode mudik Lebaran 2025.

Di antaranya, terdapat 12 ruas tol bertarif dengan panjang 724,08 km, 2 ruas tol belum bertarif, yakni Jalan Tol Bayung Lencir – Tempino sepanjang 33,60 km dan Jalan Tol Binjai Langsa Seksi Tanjung Pura – Brandan sepanjang 18,85 km, serta 3 ruas tol fungsional sepanjang 93,48 km yang akan difungsikan khusus untuk mudik Lebaran 2025.

Persiapan ini juga merupakan langkah konkret dalam mendukung arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada sejumlah menteri terkait pada bulan Ramadan.

Baca juga: Sudah Capai 68 Persen, Progres Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi Seksi IV

baca juga: Kemas Faried Alfarelly Dampingi Wali Kota Maulana, Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Program Jambi Kota Taqwa

“Semua menteri terkait akan terus memantau dan memastikan seluruh fasilitas transportasi dan pelayanan publik berjalan lancar, aman, dan memudahkan arus mudik masyarakat,” ujar Prabowo dalam unggahan Instagram @presidenrepublikindonesia pada Sabtu (1/3).

Peningkatan arus mudik di JTTS ini disampaikan dalam Konferensi Pers Kementerian BUMN dengan tema “Penguatan Infrastruktur Jalan Tol, Layanan Transportasi Darat, dan Perlindungan Asuransi Bagi Pemudik Idul Fitri 2025” pada Selasa (4/3/2024).

Konferensi ini dipandu oleh Juru Bicara Kementerian BUMN Putri Violla, dan dihadiri oleh Direktur Utama Hutama Karya Budi Harto, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Subakti Syukur, serta Direktur Utama PT Jasa Raharja, Rivan Achmad Purwanto.

“Informasi ini penting disampaikan seiring dengan instruksi Presiden agar BUMN, terutama yang bergerak dalam sektor konektivitas darat, dapat memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran 2025,” ujar Putri Violla.

baca juga: Siapkan Strategi Bertahap Tangani Banjir, Wako Maulana Gelar Rakor Bersama BWSS dan Pemrov Jambi

baca juga: Dukung Swasembada dan Ketahanan Pangan, Wako Maulana Siapkan Gerakan Pemanfaatan Lahan Tidur

Direktur Utama Hutama Karya, Budi Harto, mengusulkan kepada pemerintah dan kepolisian untuk mengoperasikan jalan tol fungsional yang akan mendukung kelancaran mudik.

Ruas-ruas tol fungsional ini antara lain, Sigli – Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji – Seulimeum) sepanjang 23,95 km, Sicincin – Padang sepanjang 35,90 km, serta Palembang – Betung Seksi 1-2 (Rengas – Pangkalan Rimo – Pangkalan Balai) sepanjang 33,62 km.

“Ruas-ruas tol fungsional ini rencananya akan beroperasi mulai 20 Maret hingga 10 April 2025, dengan jam operasional yang disesuaikan dengan kondisi lalu lintas dan keputusan kepolisian,” jelas Budi Harto.

Dengan dioperasikannya ruas-ruas tol fungsional ini, waktu perjalanan bagi pemudik akan lebih singkat.

Tol Sicincin – Padang, misalnya, menjadi tol pertama di Sumatera Barat yang dapat memangkas waktu tempuh hingga 30 menit dibandingkan jalur nasional yang ada saat ini.

Konektivitas yang lebih baik ini diharapkan dapat mempermudah akses bagi pemudik yang melalui wilayah Bukittinggi.

Selain itu, Hutama Karya juga memastikan kesiapan layanan pendukung di sepanjang ruas JTTS untuk mendukung kelancaran arus mudik.

Layanan tambahan yang disediakan termasuk posko layanan medis, bantuan darurat, dan informasi perjalanan, serta armada siaga yang mencakup ambulans, mobil derek, dan patroli jalan raya.

Untuk mendukung pemudik yang masih bekerja atau melakukan aktivitas work from anywhere (WFA), Hutama Karya menyediakan fasilitas coworking space di beberapa rest area.

Ini merupakan salah satu langkah untuk memastikan perjalanan mudik lebih lancar, sambil tetap produktif.

Di sektor transaksi, Hutama Karya menambah 140 unit mobile reader dan menyediakan 32.208 kartu uang elektronik (UE) untuk meminimalisir antrian di gerbang tol.

Selain itu, akan ada potongan tarif tol hingga 20% pada beberapa ruas utama JTTS yang terpanjang, termasuk Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung, Tol Indralaya – Prabumulih, Tol Pekanbaru – Dumai, dan Tol Indrapura – Kisaran.

Potongan tarif ini sejalan dengan kebijakan stimulus ekonomi yang diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 17 Februari 2025.

Untuk meningkatkan kenyamanan pemudik, Hutama Karya juga menambah fasilitas istirahat dengan menambah 4 unit Rest Area Fungsional di ruas Jalan Tol Sigli – Banda Aceh dan Jalan Tol Padang – Sicincin, serta menyediakan 1 unit SPBU baru, 14 unit SPBU modular, dan 15 unit SPKLU di beberapa titik untuk mendukung pengguna kendaraan listrik.

“Kami berharap berbagai langkah persiapan ini dapat menjadikan perjalanan mudik Lebaran 2025 lebih aman, lancar, dan menyenangkan bagi seluruh masyarakat,” tutup Budi Harto, Direktur Utama Hutama Karya.(*)




Mobil Pelaku Dimodifikasi, Polres Merangin Gagalkan Pengangkutan BBM Bersubsidi

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Merangin berhasil menangkap seorang pria berinisial SR (52) yang kedapatan mengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite menggunakan mobil yang telah dimodifikasi.

Penangkapan ini terjadi pada Kamis, 27 Februari 2025, setelah petugas menerima laporan dari masyarakat tentang maraknya pengangkutan BBM bersubsidi yang diduga akan dijual kembali.

SR, warga Jalan Tumbro Raya, Desa Rawa Jaya, Kecamatan Tabir Selatan, Kabupaten Merangin, ditangkap saat mengangkut 16 jerigen yang berisi BBM jenis Pertalite.

Dalam penggeledahan, petugas menemukan total 560 liter BBM dalam jerigen-jerigen plastik, serta 245 liter BBM yang masih berada di dalam tangki mobil Suzuki Carry yang telah dimodifikasi untuk menampung lebih banyak bahan bakar.

Baca juga: Polres Kerinci Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Anak, Pelaku Ditangkap di Desa Koto Tengah

Baca juga: Polres Bungo Gelar Razia Malam, Tekan Aktivitas PETI di Sungai Buluh

Kapolres Merangin AKBP Roni Syahendra, melalui Kasat Reskrim AKP Mulyono, menjelaskan bahwa penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat mengenai praktik ilegal pengangkutan BBM bersubsidi untuk dijual kembali.

“Berdasarkan laporan tersebut, kami segera melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku yang menyalahgunakan pengangkutan serta niaga BBM bersubsidi,” ujar AKP Mulyono.

SR diketahui membeli BBM jenis Pertalite di SPBU menggunakan mobil yang telah dimodifikasi pada bagian tangki bahan bakarnya.

Setelah itu, SR mengumpulkan BBM tersebut dalam jerigen-jerigen plastik dan berencana menjualnya kembali dengan keuntungan sekitar Rp 2.000 per liter.

Atas perbuatannya, SR kini dijerat dengan Pasal 55 Undang-Undang RI Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja yang telah menjadi Undang-Undang. Pelaku terancam hukuman penjara hingga 6 tahun serta denda maksimal Rp 60 miliar.(*)




Walikota Sungai Penuh Alfin Soroti Disiplin ASN, Dalam Pelayanan Publik

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID – Walikota Sungai Penuh, Alfin memimpin apel kerja perdana setelah dilantik sebagai Walikota dan Wakil Walikota Sungai Penuh periode 2025-2030.

Apel yang diadakan di Lapangan Kantor Walikota Sungai Penuh pada Senin (3/3) ini juga dihadiri oleh Wakil Walikota, Sekretaris Daerah (Sekda), Asisten, Staf Ahli, dan Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Meskipun berlangsung di tengah bulan Ramadan, semangat pengabdian dalam pelayanan publik tetap tinggi.

Dalam arahannya, Walikota Alfin mengingatkan seluruh jajaran pemerintah Kota Sungai Penuh untuk menjadi contoh yang baik bagi masyarakat.

Baca juga: Hujan Deras Picu Sungai Bungkal Meluap, Satu Mobil di Kota Sungai Penuh Terbawa Arus

Baca juga: Pasar Beringin Jaya Sungai Penuh Tak Jadi Dibangun, RAB Tak Siap Jadi Kendala Utama

“Saya berharap seluruh pejabat ASN dan P3K/Non ASN harus menjadi role model perubahan, dimulai dari diri kita sendiri. Hal pertama yang perlu kita ubah adalah pola kerja yang lebih disiplin, untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Walikota Alfin.

Walikota Alfin juga menekankan bahwa, kedisiplinan dalam bekerja adalah kunci untuk mencapai kemajuan dan efektivitas pemerintahan yang lebih baik.

Ia berharap, melalui perubahan pola kerja yang lebih disiplin, pelayanan kepada masyarakat Kota Sungai Penuh bisa lebih optimal.

Setelah apel kerja perdana, Walikota Sungai Penuh Alfin dan Wakil Walikota Sungai Penuh melaksanakan acara halal bihalal dengan seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Baca juga: Kasus Korupsi PJU 2023, Kejari Sungai Penuh Amankan Dokumen Penting dari Dishub Kerinci

Baca juga: Polres Kerinci Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Anak, Pelaku Ditangkap di Desa Koto Tengah

Acara ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan membangun hubungan yang lebih baik antara pemerintah dan aparatur sipil negara.

Sebagai pemimpin baru, Walikota Alfin berkomitmen untuk terus mendorong seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemkot Sungai Penuh untuk meningkatkan kinerja, disiplin, dan pelayanan publik demi mewujudkan visi dan misi Kota Sungai Penuh yang lebih baik di masa depan.(*)




3 Nelayan Hilang, Kapal Nelayan Ditabrak Kapal Tongkang di Kuala Jambi

MUARASABAK, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebuah insiden tragis terjadi di perairan Kampung Laut, Kecamatan Kuala Jambi, Kabupaten Tanjab Timur, yang melibatkan kapal nelayan tradisional dan Kapal Tongkang Trans 58.

Kecelakaan tersebut terjadi pada Minggu (2/3) sekitar pukul 11.30 WIB, saat kapal nelayan sedang melakukan aktivitas menjaring ikan menggunakan alat Trawl Jaring.

Kronologi Kecelakaan Kapal Nelayan dan Kapal Tongkang Trans 58

Menurut Kepala Kantor SAR Jambi, Adah Sudarsa, pihaknya menerima laporan dari Polairud Kuala Jambi terkait kecelakaan tersebut.

Baca juga: Deklarasi Zero Halinar dan Pemusnahan Barang Terlarang di Lapas Muara Sabak

Baca juga: Paman dan Keponakan di Tanjab Timur Dibui, Bacok Tetangga hingga Luka Parah

Kapal nelayan yang membawa 5 orang awak tersebut tertabrak oleh Kapal Tongkang Trans 58 yang melintas di rute Pekanbaru-Jambi.

“Kami mendapatkan informasi bahwa Kapal Nelayan yang sedang melakukan aktivitas Trawl Jaring dengan POB 5 orang ditabrak oleh Kapal Tongkang Trans 58 di perairan Kampung Laut,” ujar Adah Sudarsa.

Dari lima orang awak kapal nelayan, dua orang dinyatakan selamat, yakni Jaka (24), warga Rengat, dan Riski (20), warga Kabupaten Tanjab Barat.

Sementara itu, tiga nelayan lainnya, yaitu Juprianto (36) dan Rinal (23) dari Rengat, serta Lukman (22) dari Tanjab Barat, masih dinyatakan hilang tenggelam.

Baca juga: 3 Penjual Sisik Trenggiling Ilegal Dicokok Unit Tipidter Polresta Jambi

Baca juga: Pengedar Sabu Asal Kota Jambi Diringkus di Penginapan Tanjab Timur

Setelah menerima laporan, Tim Rescue Unit Siaga SAR Tungkal yang terdiri dari Basarnas Jambi, Polairud Polda Jambi, TNI AL, Polri, dan nelayan tradisional setempat segera dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.

Pada pagi hari, Tim SAR gabungan berhasil menemukan salah satu korban tenggelam, yaitu Rinal, yang ditemukan sekitar 17 Nautical Mile dari lokasi kejadian.

Sayangnya, Rinal ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi menuju Pelabuhan Roro dan dibawa ke RSUD menggunakan ambulans.

Hingga saat ini, pencarian terhadap dua korban lainnya, Juprianto dan Lukman, masih terus dilakukan di sekitar lokasi kejadian.

Pada Senin (3/3), Tim SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian, meskipun terkendala oleh ombak tinggi dan hujan deras yang sempat turun selama proses pencarian.

Jika dua korban yang masih hilang tidak ditemukan dalam waktu dekat, Tim SAR akan memperluas area pencarian.

“Kami akan terus memberikan update mengenai proses pencarian ini dan berusaha semaksimal mungkin untuk menemukan korban lainnya,” tambah Adah Sudarsa.

Kendala utama yang dihadapi oleh Tim SAR adalah kondisi cuaca yang buruk, dengan ombak tinggi dan hujan deras yang menggangu proses pencarian.

Namun, upaya pencarian akan terus berlanjut hingga dua korban yang hilang ditemukan.(*)




Jembatan Belly Tiba di Lokasi Longsor, Proses Pemasangan Butuh Waktu Lima Hari

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Direktorat Jenderal Bina Marga (DJBM) melalui Balai PUPR Nasional Jambi, bergerak cepat untuk memperbaiki akses Jalan Lintas Sumatera di KM 60, yang putus Minggu (2/3) kemarin.

Hari ini,  rangka jembatan Belly yang akan digunakan sebagai jembatan sementara tiba di lokasi, dan proses pemasangannya dimulai.

Koordinator DJBM Provinsi Jambi, Diaz Sodiq menjelaskan bahwa, pemasangan jembatan sementara tersebut diperkirakan akan memakan waktu sekitar lima hari.

Namun, dia mengingatkan bahwa jembatan Belly ini hanya mampu menampung beban kendaraan maksimal 8 ton.

Baca juga: Jalan Lintas Bungo – Dharmasraya Putus, Ini Rute Alternatif yang Bisa Dilalui

Baca juga: Breaking News: Jalan Jambi-Sumbar Via Bungo Putus

“Kami berharap pemasangan jembatan sementara ini dapat selesai dalam lima hari ke depan. Namun, untuk keselamatan, hanya kendaraan dengan beban maksimal 8 ton yang dapat melintas di atasnya,” jelas Diaz Sodiq.

Selain pemasangan jembatan sementara, perbaikan permanen juga sudah direncanakan, yakni dengan pembangunan box culvert yang akan mengatasi kerusakan lebih lanjut.

Diaz menambahkan, pihaknya membutuhkan sekitar 1.400 kubik material tanah timbunan untuk mendukung proses penimbunan setelah jembatan sementara selesai dipasang.

Di sisi lain, masyarakat setempat tidak tinggal diam dan telah membangun jembatan darurat di lokasi longsor.

Namun, jembatan darurat ini hanya dapat dilalui oleh kendaraan roda dua dan pejalan kaki.

Kendaraan roda empat diarahkan untuk melewati jalur alternatif yang telah disiapkan.

Untuk kendaraan roda empat, dua jalur alternatif tersedia, yakni melalui Pulau Batu menuju Sungai Rumbai atau melalui Rantau Ikil menuju Penual via Sungai Rumbai.

Pemerintah dan pihak terkait terus berupaya mempercepat proses perbaikan infrastruktur tersebut agar arus lalu lintas kembali lancar dan normal.

Masyarakat dihimbau untuk selalu berhati-hati dan mematuhi arahan petugas di lapangan selama proses perbaikan berlangsung.

Pembangunan jembatan sementara dan perbaikan permanen menjadi prioritas agar akses utama Jalan Lintas Sumatera bisa kembali berfungsi dengan optimal dalam waktu dekat.(*)




Sertijab Walikota Jambi, Maulana Optimis Bawa Perubahan Positif

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Serah terima jabatan (sertijab) Walikota Jambi berlangsung, Senin, 3 Maret 2025 di Aula Griya Mayang Rumdis Walikota Jambi.

Proses pergantian jabatan ini berlangsung secara khidmat dengan disaksikan oleh para pejabat daerah.

Maulana resmi menjabat sebagai Walikota Jambi periose 2025-2030, setelah sebelumnya menjabat sebagai Wakil Walikota, menggantikan Sri Purwaningsih yang menjabat sebagai Penjabat (Pj) Walikota Jambi.

Prosesi sertijab dipimpin langsung oleh Gubernur Jambi, Al Haris. Dalam sambutannya, Al Haris menyampaikan apresiasi kepada Sri Purwaningsih, yang telah menjalankan tugas dengan baik selama masa jabatannya sebagai Pj Walikota Jambi.

Baca juga: Rocky Candra Kritik PetroChina, Desak Realisasi PI 10% dan Gas 5 MMBTU untuk Jambi

Baca juga: Liverpool Tertarik Rekrut Mason Greenwood, Barcelona Tertinggal Karena Masalah Keuangan

Gubernur Al Haris juga berharap, Maulana yang kini memimpin Kota Jambi dapat membawa perubahan positif dan terus mempercepat pembangunan di segala sektor, khususnya infrastruktur dan pelayanan publik.

“Tantang Kota Jambi kedepan akan semakin berat. Kita-kita besar akan semakin bersaing, maka perlu inovasi hingga membuka pintu investasi,” kata dia.

Pada kesempatan yang sama, Sri Purwaningsih juga menyampaikan pesan-pesan penting kepada Walikota Jambi yang baru, Maulana.

Ia berharap, penerusnya dapat melanjutkan program-program yang telah dijalankan selama masa kepemimpinannya dan semakin meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Jambi.

“Serah terima jabatan ini merupakan bagian dari proses demokrasi yang sehat. Kami yakin dengan pengalaman yang dimiliki oleh Maulana, Kota Jambi akan semakin maju,” ujar Sri Purwaningsih.

Sementara Wali Kota Jambi, Maulana dalam sambutannya, menyampaikan komitmennya untuk terus menjaga keberlanjutan pembangunan yang sudah dijalankan oleh pemerintah sebelumnya.

Ia menyebutkan, akan fokus pada peningkatan kualitas infrastruktur, ekonomi lokal, serta pelayanan publik yang lebih efisien dan transparan.

“Terima kasih kepada seluruh warga Kota Jambi yang telah memberikan kepercayaan. Saya akan bekerja keras untuk memastikan Kota Jambi semakin maju dan sejahtera,” ujar Maulana.

Maulana menegaskan bahwa, ia akan mempercepat pembangunan infrastruktur serta mendukung peningkatan sektor ekonomi kreatif sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan warga Kota Jambi.

Sertijab ini juga menjadi momen penting bagi perkembangan Kota Jambi di masa depan. Dengan pengalaman dan visi kepemimpinan yang dimiliki, Maulana diharapkan mampu membawa perubahan yang signifikan bagi Kota Jambi, menjadikannya kota yang semakin berkembang dan lebih baik dari sebelumnya.

Sebagai Walikota yang baru, Maulana berkomitmen untuk melanjutkan program-program unggulan serta melibatkan masyarakat dalam setiap proses pembangunan.

Pemerintah Kota Jambi di bawah kepemimpinannya akan terus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, serta memastikan bahwa pembangunan yang dilakukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dengan adanya perubahan ini, masyarakat Kota Jambi optimis akan adanya kemajuan yang lebih baik dalam segala aspek kehidupan. Diharapkan, Maulana dapat memenuhi harapan warga Kota Jambi untuk menjadikan kota ini lebih maju dan lebih sejahtera.(*)