Mubazir Usai Dibangun, Pasar Beringin Sungai Penuh Disewakan untuk Pedagang Pasar Ramadan

SUNGAIPENUH, SEPUCUKJAMBI.ID– Lapak penampungan yang awalnya dibangun untuk pedagang Pasar Beringin oleh Disperindag Kota Sungai Penuh kini disewakan untuk pedagang Pasar Ramadan.

Proyek pembangunan lapak yang seharusnya digunakan untuk relokasi pedagang Pasar Beringin ini terkesan terburu-buru dan, menurut sejumlah pihak, tak tepat waktu.

Rencana pembangunan Pasar Beringin yang dijadwalkan dimulai pada 2025 hampir dipastikan batal, sehingga lapak yang dibangun oleh Disperindag menjadi mubazir.

Bahkan, sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sungai Penuh sempat menyuarakan agar lapak tersebut dibongkar mengingat pembangunannya dimulai pada awal 2025.

Baca juga: DPRD Kerinci Masih Tunggu Petunjuk Pusat Terkait Gaji PPPK Paruh Waktu

Baca juga: Petani Kerinci Senang, Harga Karet Melejit di Atas 11 Ribu per Kilogram

Sementara anggaran untuk proyek tersebut dialokasikan pada 2024.

Dalam perkembangannya, lapak yang semula diperuntukkan bagi relokasi pedagang Pasar Beringin kini digunakan untuk pasar sementara selama bulan Ramadhan.

Hendra Nasution, Kepala Bidang Pasar Disperindagkop Kota Sungai Penuh, mengonfirmasi bahwa, lapak tersebut telah disewakan kepada pedagang Pasar Ramadhan selama satu bulan penuh.

“Ada sekitar 20 pintu lapak yang kami sewakan kepada pedagang Pasar Ramadhan,” ujar Hendra.

Dia juga menjelaskan bahwa DPRD Kota Sungai Penuh telah diberitahu mengenai keputusan ini, dan bahkan seorang oknum anggota dewan turut mendapatkan kesempatan untuk menyewa lapak tersebut.

Lapak yang disewakan memiliki tarif retribusi yang terstruktur, yaitu sebesar Rp300.000 untuk sewa, Rp90.000 untuk biaya keamanan yang langsung dibayarkan kepada pihak keamanan pasar, dan Rp60.000 untuk pajak yang disetorkan ke Badan Keuangan Daerah (Bakeuda).

Disperindag sendiri bertugas untuk memungut pajak dan menyerahkannya ke Bakeuda.

“Semua retribusi dan pajak disetor sesuai aturan yang berlaku. Dinas kami hanya memungut dan menyetorkannya ke rekening Bakeuda,” jelas Hendra.

Dengan adanya penyewaan lapak ini, pedagang Pasar Ramadan kini memiliki tempat berjualan yang lebih terorganisir selama bulan Ramadhlan.

Meski demikian, banyak pihak yang masih berharap agar rencana pembangunan Pasar Beringin yang lebih permanen dapat segera terwujud demi kenyamanan pedagang dan pengunjung pasar.(*)




Tim Zona Integritas Polda Jambi Lakukan Asistensi di Kantor Polairud Polda Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Tim Zona Integritas Polda Jambi melakukan Asistensi/Monev Pembangunan Zona Integritas tahun 2025 di kantor Ditpolairud Jambi, Rabu 19 Februari 2025.

Kegiatan ini dipimpin oleh Karo Rena Polda Jambi Kombes Pol Herwansyah Saidi serta Kabag RBP Rorena Polda Jambi AKBP Dwi Agung Widodo (20/02/25).

Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Dirpolairud Polda Jambi Kombes Pol Agus Tri Waluyo, dalam sambutanya Kombes Pol Agus Tri Waluyo menyampaikan terima kasih atas kunjungan Karorena Polda Jambi beserta tim.

Ia juga mengharapkan bimbingan serta arahan agar supaya personel Ditpolairud Polda Jambi dapat memenuhi kriteria apa saja yang perlu dipersiapkan dalam rangka pembangunan Zona Integritas ini.

Baca juga: Bupati Terpilih Muaro Jambi Lakukan Gladi Bersih Menjelang Pelantikan Serentak di Jakarta

Baca juga: Polda Jambi Musnahkan 13 Kg Sabu Jelang Ramadan, Amankan 92 Tersangka

Kombes Pol Herwansyah Saidi selaku Karorena Polda Jambi sekaligus sebagai ketua tim asistensi/monev pembangunan Zona IIntegritas, memberikan arahan kepada personel Ditpolairud Polda Jambi tentang langkah-langkah apa yang harus dipersiapkan pada Manajemen Pengungkit.

Antara lain Manajemen Perubahan, Tatalaksana, Penataan Sistem SDM, Penguatan Akuntabilitas, Pengawasan, dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan integritas dan kualitas pelayanan pada Ditpolairud Polda Jambi menuju pencapaian status Wilayah Bebas Korupsi (WBK), serta meneguhkan komitmen terhadap pencegahan korupsi dan peningkatan kinerja pelayanan publik di lingkungan kepolisian.(*)

 

 

 

 

 




Penyegaran Terbaru, Honda Monkey Tampil Makin Memikat dan Ikonik

Jakarta, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Astra Honda Motor (AHM) menghadirkan Honda Monkey terbaru dengan pilihan warna dan desain stripe terbaru pada gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025.

Tampilan terbaru ini semakin memperkuat karakter unik dan desain khasnya sebagai sepeda motor ikonik yang legendaris, sesuai bagi mereka yang ingin menikmati hidup.

Penyegaran tampilan Honda Monkey nampak disematkan pada pilihan warna terbaru yaitu Pearl Cadet Gray yang didominasi oleh warna abu-abu.

Pilihan ini menemani pilihan warna Millenium Red dan Turmeric Yellow yang juga hadir dengan kombinasi warna teranyar.

Baca juga: Keakraban dan Semangat Petualangan Warnai Honda Bikers Motour Camp Jambi

Baca juga: YECVT, ABS, dan TCS, Fitur Canggih Yamaha untuk Pengalaman Touring Lebih Maksimal

Honda Monkey tetap mempertahankan aura desain dari generasi pertama dengan siluet klasik yang menonjol dari ukuran bodi yang compact.

Setiap permukaan bodi dan fiturnya didesain secara terpisah dengan lekuk yang simple dan menarik perhatian.

Marketing Director AHM Octavianus Dwi mengatakan penyegaran pada Honda Monkey dengan warna dan stripe terbaru memberikan tampilan yang semakin memikat dan menarik perhatian, sekaligus tetap unik bagi para pecinta motor hobi yang ingin tampil beda dan berani mengekspresikan gaya mereka.

“Honda Monkey selalu memiliki daya tarik tersendiri, terutama bagi mereka yang menjadikan sepeda motor sebagai bagian dari gaya hidup. Dengan penyegaran stripe terbaru, kami ingin menghadirkan pilihan yang semakin unik dan ikonik bagi konsumen yang yang mencari sepeda motor hobi dan mengekspresikan perasaan mereka, sekaligus tertantang untuk tampil unik, fun, dan fashionable,” ujar Octa.

Popularitas Honda Monkey yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1961 terus bertahan hingga kini berkat desainnya yang ikonik, dimensi yang compact, serta bobot yang ringan, menjadikannya menyenangkan untuk dikendarai.

Selain itu, performa tangguh mesinnya menawarkan pengendalian yang mudah dan menjadikannya pilihan ideal bagi para pecinta motor unik dan berkarakter sesuai dengan hobi yang mereka miliki.

Honda Monkey hadir dengan teknologi modern yang semakin meningkatkan kenyamanan berkendara.

Panel meter digital berbentuk bulat menampilkan speedometer yang akan berkedip saat mesin dinyalakan, serta odometer dengan dua trip meter dan enam bar indikator level bensin.

Seluruh sistem pencahayaan pada Honda Monkey telah menggunakan teknologi LED untuk memberikan pencahayaan optimal. Motor ini juga dilengkapi dengan anak kunci wave pattern bermotif logo Classic Wing, serta teknologi answer back system yang memudahkan pengendara dalam menemukan kendaraannya di tempat parkir.

Motor ini memiliki tangki bensin berkapasitas 5,6 liter dengan permukaan glossy yang ditempatkan di atas mesin. Tangki ini dilengkapi dengan emblem logo Old Wing 3D yang memperkuat kesan legendarisnya.

Selain itu, desain krom juga disematkan pada sepatbor depan dan belakang, penutup knalpot, spion berbentuk bulat, serta setang tinggi yang memberikan kenyamanan lebih saat berkendara.

Performa Tangguh dengan Mesin Bertenaga

Honda Monkey dibekali mesin silinder tunggal horizontal 125cc SOHC 4 percepatan yang menghasilkan performa optimal.

Mesin ini memiliki sistem pendingin udara dengan diameter dan panjang langkah 50 x 63,1 mm serta perbandingan kompresi 10:1, didukung teknologi PGM-FI untuk efisiensi bahan bakar yang lebih baik.

Kombinasi ini menghasilkan tenaga maksimal 6,9 kW pada 6.750 rpm dan torsi puncak 11 Nm pada 5.500 rpm.

Rangka besi dari Honda Monkey didesain untuk menghasilkan keseimbangan antara kekerasan dan fleksibilitas yang sesuai, sangat cocok untuk berbagai kondisi jalanan yang akan dilalui oleh penggunanya.

Memiliki bentuk oval di persilangannya, swingarm Honda Monkey mengikuti tema desain melingkar yang menjadi ciri khas model ini.

Model ini memiliki jarak sumbu roda 1.145mm. Bobotnya juga ringan, yaitu 104 kg dengan ketinggian jok 775 mm dari permukaan tanah.

Ground clearance maksimal dari sepeda motor ini adalah 175 mm.

Joknya terbuat dari karet uretan kepadatan tinggi untuk memberikan kenyamanan maksimal.

Suspensi depan inverted telescopic dipadu dengan suspensi belakang ganda.

Di bagian pengereman, sepeda motor ini memiliki rem cakram depan berdiameter 220mm dan rem belakang berdiameter 190mm.

Dari segi keamanan, Honda Monkey telah menggunakan ABS satu channel di sistem pengeremannya dengan Inertial Measurement Unit (IMU) untuk mencegah ban belakang terangkat saat pengereman mendadak.

Pelek berdiameter 12 inci dengan pola block memastikan pengalaman berkendara yang nyaman, dibalut ban depan berukuran 120/80 dan ban belakang 130/80.

Honda Monkey dipasarkan dengan harga On The Road (OTR) DKI Jakarta sebesar Rp 87.170.000.-(*)




Pilkada-MK Usai “Move On” Lah

Oleh: Khotib Syarbini, SHI

Sepucukjambi.id- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto akan melantik seluruh kepala daerah hasil pilkada serentak 2024 di Istana Negara Jakarta, Kamis 20 Februari 2025.

Pilkada serentak 2024 telah usai menjadi momen penting dalam perjalanan demokrasi di Republik Indonesia.

Di berbagai daerah baik provinsi, kota/kabupaten seluruh Indonesia, masyarakat telah menggunakan hak pilihnya untuk menentukan pemimpin yang diharapkan dapat membawa perubahan positif.

Namun, di balik euforia dan dinamika yang terjadi selama masa kampanye hingga hari pemungutan suara, ada tantangan besar yang perlu segera diatasi, bagaimana kita move on dari perbedaan pilihan dan kembali memperkuat persatuan.

Beberapa calon melayangkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mencari keadilan atas pilkada yang dianggap banyak permainan.

Putusan para hakim konstitusi yang terhormat memberikan rasa keadilan bagi para calon yang bersengketa.

Selama masa kampanye pun, tidak jarang kita melihat adanya perpecahan di tengah masyarakat, perbedaan pilihan baik partai dan juga calon kepala daerah.

Media sosial menjadi medan perang opini, bahkan tak jarang melibatkan ujaran kebencian dan hoaks.

Hubungan antarwarga, keluarga, hingga teman kerja pun kadang menjadi renggang karena perbedaan pandangan politik.

Ini merupakan kejadian yang sangat wajar di setiap pesta demokrasi, namun bukan berarti harus dibiarkan begitu saja.

Kini, dengan berakhirnya Pilkada dan juga putusan Mahkamah Konstitusi, saatnya semua pihak untuk meninggalkan sekat-sekat perbedaan tersebut.

Setiap kompetisi pasti menghasilkan pemenang dan yang kalah. Bagi pihak yang mendukung kandidat yang kalah, penting untuk menerima hasil dengan jiwa besar.

Proses demokrasi telah berjalan sesuai mekanisme, dan hasilnya adalah cerminan dari pilihan mayoritas rakyat.

Tugas pemimpin terpilih adalah menjadi pemimpin untuk seluruh masyarakat, bukan hanya untuk pendukungnya.

Upaya merangkul semua kalangan dan mendengarkan aspirasi dari berbagai pihak harus menjadi prioritas agar pembangunan dapat berjalan harmonis.

Di Media Sosial khusus warga net memiliki tanggung jawab besar untuk menghentikan narasi-narasi negatif yang dapat memperparah perpecahan.

Saatnya mengalihkan energi untuk menyebarkan pesan-pesan positif, mendukung program pembangunan, dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya persatuan.

Pilkada adalah alat untuk mencapai tujuan yang lebih besar, yaitu kesejahteraan masyarakat. Setelah pemimpin baru terpilih, fokus kita seharusnya beralih kepada bagaimana mendukung dan mengawasi program kerja mereka agar sesuai dengan janji kampanye

Di daerah khususnya penting untuk mengadakan kegiatan-kegiatan yang mempromosikan dialog dan rekonsiliasi.

Misalnya, melalui diskusi warga, kegiatan sosial, atau forum-forum komunitas yang melibatkan semua kalangan tanpa memandang afiliasi politik.

Move on dari Pilkada bukan hanya tentang melupakan persaingan politik, tetapi juga tentang bagaimana kita sebagai bangsa belajar untuk menghormati perbedaan dan bekerja sama untuk tujuan yang lebih besar.

Pilkada adalah satu langkah dalam perjalanan panjang demokrasi, dan semangat persatuan adalah modal utama untuk melangkah ke depan.

Sebagai masyarakat yang bijak, mari kita jadikan momentum pasca Pilkada ini sebagai awal baru untuk bersama-sama membangun Indonesia yang lebih baik. Saatnya move on, demi masa depan yang lebih cerah.

Menghormati perbedaan pendapat dan mendengarkan sudut pandang orang lain, hal ini akan membantu meredakan ketegangan politik dan memperkuat fondasi persatuan.

Pilkada itu harus menjadi momen evaluasi untuk memperbaiki proses dan memastikan bahwa suara rakyat tercermin dengan adil dan transparan.

Selamat bekerja kepada gubernur wakil gubernur dan walikota wakil walikota serta bupati dan wakil bupati, masyarakat menanti kerja lima tahun ke depan.

Bekerja dan mengabdi untuk kepentingan masyarakat, ada harapan besar atas perbaikan dan perubahan pada negeri yang sangat dicintai ini.

(*/Penulis adalah jurnalis tinggal di Jambi)




Bupati Terpilih Muaro Jambi Lakukan Gladi Bersih Menjelang Pelantikan Serentak di Jakarta

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Muaro Jambi terpilih, Bambang Bayu Suseno dan Junaidi H Mahir, mengikuti gladi bersih menjelang pelantikan kepala daerah serentak yang digelar di kawasan Monas, Jakarta, pada 19 Februari 2025.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Muaro Jambi, Faisal Harahap, mengonfirmasi bahwa Bupati terpilih Bambang Bayu Suseno dan Wakil Bupati Junaidi H Mahir telah mengikuti rangkaian proses pelantikan sejak kemarin.

“Hari ini, Bupati dan Wakil Bupati terpilih masih mengikuti gladi bersih jelang pelantikan yang akan dilaksanakan besok,” ujar Faisal.

Faisal menjelaskan bahwa Bupati Bambang Bayu Suseno dan Wakil Bupati Junaidi Mahir bersama ratusan kepala daerah lainnya dikumpulkan di bawah satu tenda.

Baca juga: Prabowo Reshuffle Kabinet, Menteri Baru Akan Dilantik Sore Ini

Baca juga: Di Akhir Masa Jabatannya, Pj Walikota Jambi Sri Purwaningsih Apresiasi Peran Iwako Jambi

Dari kejauhan, mereka terlihat mendengarkan instruksi untuk berdiri tegap dan melakukan gerakan baris-berbaris.

“Di sisi lain tenda, rombongan Band Gita Praja IPDN sedang berlatih meskipun hujan deras. Mereka juga akan turut memeriahkan acara pelantikan besok,” lanjutnya.

Pada 18 Februari 2025, BBS dan Jun Mahir bersama kepala daerah terpilih lainnya juga mengikuti agenda gladi pelantikan.

“Pak Bupati dan Wakil Bupati kita dilatih baris-berbaris bersama kepala daerah lainnya, termasuk latihan penghormatan yang akan dilakukan saat pelantikan,” kata Faisal.

Latihan tersebut dipimpin oleh aparat kepolisian. Ratusan kepala daerah mengikuti panduan polisi dalam memposisikan barisan mereka, dengan beberapa gerakan yang sempat mendapat koreksi selama latihan berlangsung.

Kegiatan gladi bersih ini menjadi bagian dari persiapan menjelang pelantikan kepala daerah serentak yang akan dilaksanakan pada 20 Februari 2025.(*)




Prabowo Reshuffle Kabinet, Menteri Baru Akan Dilantik Sore Ini

JAKARTA , SEPUCUKJAMBI.ID -Presiden Prabowo Subianto akan melantik sejumlah pejabat baru di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (19/2/2025) sore. Reshuffle kabinet ini menjadi langkah awal Prabowo dalam menyusun ulang pemerintahan.

Sekretaris Kabinet Mayor Teddy Indra Wijaya membenarkan adanya pelantikan tersebut.

“Nanti sore akan ada pelantikan beberapa pejabat,” ujar Teddy kepada wartawan.

Berdasarkan informasi yang diterima, salah satu posisi yang mengalami pergantian adalah Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek). Brian Yuliarto dikabarkan akan menggantikan Satryo Soemantri Brodjonegoro.

Brian, yang merupakan dosen dan peneliti Teknik Fisika ITB, sebelumnya meraih Anugerah Talenta Unggul Habibie Prize 2024 dalam bidang Ilmu Rekayasa.

Baca juga:Demonstrasi ‘Indonesia Gelap’: Ribuan Mahasiswa Padati Patung Kuda, Suarakan Lima Tuntutan

Baca juga:Prabowo Subianto Tanggapi Kritik Soal Kabinet Gemuk: ‘Ndasmu!’

Selain itu, Prabowo juga akan melantik pejabat di Badan Pusat Statistik (BPS), Wakil Kepala BPKP, dan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Isu reshuffle ini sudah beredar sejak beberapa waktu lalu. Prabowo sempat memberi sinyal saat menghadiri puncak Hari Lahir Nahdlatul Ulama ke-102 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, pada 5 Februari 2025.

“Saya ajak semua rekan-rekan di Kabinet Merah Putih untuk berani mengoreksi diri dan membangun pemerintahan yang bersih serta bebas dari penyelewengan dan korupsi,” tegas Prabowo.

Desakan reshuffle semakin kuat setelah aksi unjuk rasa mahasiswa bertajuk Indonesia Gelap pada 17 Februari 2025. Mahasiswa menuntut perombakan kabinet, terutama bagi menteri yang dinilai berkinerja buruk, termasuk Mendikti Saintek, Satryo Soemantri Brodjonegoro.

“Rombak Kabinet Merah Putih! Menteri yang bermasalah harus dicopot!” teriak seorang mahasiswa dalam aksi tersebut.

Dengan reshuffle ini, publik menanti arah baru pemerintahan Prabowo dalam menata kabinet yang lebih efektif dan bebas dari kontroversi.(*)




Di Akhir Masa Jabatannya, Pj Walikota Jambi Sri Purwaningsih Apresiasi Peran Iwako Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Di akhir masa jabatannya, Pj Walikota Jambi, Sri Purwaningsih, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Ikatan Wartawan Kota  (Iwako) Jambi, atas kontribusi luar biasa dalam pemberitaan yang membangun.

Khususnya,  dukungan Iwako Jambi dalam menciptakan sinergitas pembangunan di Kota Jambi selama masa jabatannya. Sri Purwaningsih memberikan apresiasi mendalam kepada Iwako Jambi.

Ia mengakui peran penting para jurnalis dalam menyampaikan informasi yang akurat, objektif, dan edukatif kepada masyarakat, yang turut berperan dalam menciptakan suasana kondusif untuk pembangunan di Kota Jambi.

“Saya sangat berterima kasih kepada rekan-rekan wartawan, khususnya dari Iwako Jambi, yang telah bekerja keras untuk menyajikan pemberitaan yang tidak hanya informatif, tetapi juga mendukung semangat kebersamaan dalam program-program pembangunan Kota Jambi,” ujar Sri Purwaningsih.

Baca Juga: Bupati Batanghari Fadhil Arief Bakal Jadi Saksi Sidang Korupsi Dana Hibah KONI Muaro Jambi

Baca juga: Pasien BPJS Ditolak Rawat Inap di RSUD Tebo, Penyebabnya Dispepsia Tak Tercover

Menurut Sri Purwaningsih, pencapaian pembangunan yang berhasil diraih Pemerintah Kota Jambi tidak lepas dari peran penting media yang senantiasa mendampingi setiap langkah dan kebijakan yang diambil.

Media juga berperan sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat, menyampaikan pesan-pesan positif dan informasi yang bermanfaat.

Ia berharap hubungan baik antara Pemerintah Kota Jambi dan Iwako Jambi terus terjalin untuk mendukung kemajuan kota di masa depan.

Ketua Iwako Jambi yang hadir dalam kesempatan tersebut mengungkapkan rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh Pj Walikota.

Ia menegaskan komitmennya untuk terus memberikan kontribusi positif melalui pemberitaan yang mendukung pembangunan di Kota Jambi.

“Kami dari Iwako Jambi akan terus bekerja sama dengan pemerintah dalam menyajikan informasi yang bermanfaat, mendidik, dan turut serta dalam menyukseskan program-program pembangunan di Kota Jambi,” ungkap Ketua Iwako Jambi.

Acara tersebut ditutup dengan harapan bahwa sinergitas yang telah terjalin antara pemerintah dan media dapat terus diperkuat untuk mewujudkan Kota Jambi yang lebih maju dan lebih baik di masa depan.(*)




Bupati Batanghari Fadhil Arief Bakal Jadi Saksi Sidang Korupsi Dana Hibah KONI Muaro Jambi

JAMBI, SEPUCUK JAMBI.ID  – Bupati Batanghari, Muhammad fadhil Arief bakal dipanggil menjadi saksi korupsi  dalam kasus dana hibah Koni Muaro Jambi.

Dua terdakwa, Fatahillah ( Mantan Ketua KONI Muaro Jambi) dan Suzan Novrinda (Bendahara), telah didakwa dan menjalani sidang pada Kamis (13/2/2025).

Mereka diduga melanggar Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, serta Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Selain itu, mereka juga didakwa dengan Pasal 3 juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b undang-undang yang sama dalam dakwaan subsider.

Sidang lanjutan digelar Senin, 24 Februari 2025, dengan agenda pemeriksaan saksi. Salah satu saksi yang dipanggil adalah Muhammad Fadhil Arief, mantan  sekda Muaro Jambi. Namun, kehadirannya belum dapat dipastikan. “Ada panggilan sebagai saksi, tapi kehadirannya masih belum bisa dipastikan. Kita akan lihat nanti di persidangan,” ujar Kasi Intel Kejari Muaro Jambi, Selasa (18/2/2025).

Baca juga: Menjelang Ramadan, Harga Karet di Bungo Naik Signifikan, Petani Senang

Baca juga :Pasien BPJS Ditolak Rawat Inap di RSUD Tebo, Penyebabnya Dispepsia Tak Tercover

Kasus ini bermula saat Fatahillah mengajukan proposal dana hibah sebesar Rp12 miliar melalui Surat Nomor 19/KONI-MJ/III/2018 tanggal 13 Maret 2018. Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menyetujui permohonan tersebut melalui Keputusan Bupati Muaro Jambi Nomor 56/Kep.Bup/BPKAD/2019 tentang Penetapan Penerima Hibah Tahun Anggaran 2019.

Sebagai tindak lanjut, pada 14 Februari 2019, Fatahillah dan Muhammad Fadhil Arief menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), yang menjadi dasar pencairan dana hibah.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Alexander Edward Kataren menegaskan bahwa pencairan dana ini diduga mengalami penyimpangan, sehingga menimbulkan dugaan tindak pidana korupsi.

Publik kini menantikan jalannya sidang untuk mengetahui peran masing-masing pihak dan kehadiran saksi kunci dalam kasus ini. Jika terbukti bersalah, para terdakwa terancam hukuman berat sesuai dengan undang-undang yang berlaku.(*)

Baca juga:Sudah Capai 68 Persen, Progres Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi Seksi IV




Pasien BPJS Ditolak Rawat Inap di RSUD Tebo, Penyebabnya Dispepsia Tak Tercover

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Seorang warga Tebo,  Indrawati, mengeluhkan penolakan pengobatan suaminya, Sabar, di RSUD Sultan Thaha Saifuddin Tebo, meskipun mereka selalu rutin membayar iuran BPJS Kesehatan.

Menurut Indrawati, suaminya tidak bisa dirawat inap karena penyakit yang dideritanya tidak terdaftar dalam daftar penyakit yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Indrawati menjelaskan bahwa, mereka awalnya mendatangi Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit.

Namun, pihak rumah sakit meminta surat rujukan dari Puskesmas terlebih dahulu. Setelah mendapatkan rujukan, mereka diarahkan ke poli rawat jalan, tetapi tidak ada obat yang diberikan.

Baca juga: Menjelang Ramadan, Harga Karet di Bungo Naik Signifikan, Petani Senang

Baca juga: Sudah Capai 68 Persen, Progres Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi Seksi IV

“Saya sudah ke IGD, mereka minta rujukan, saya ambil ke Puskesmas, dan hanya diarahkan ke Poli rawat jalan tanpa diberikan obat apapun,” ujar Indrawati, Selasa (18/2/2025).

Meski sudah beberapa kali mendatangi Puskesmas dan rumah sakit, Indrawati mengaku tidak mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan mereka.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan RSUD Sultan Thaha Saifuddin Tebo, Verawati Afta, memberikan penjelasan terkait kondisi tersebut.

Verawati mengungkapkan bahwa, setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter IGD, ditemukan bahwa pasien mengidap Dispepsia, yang tidak memenuhi syarat untuk dirawat inap menggunakan BPJS Kesehatan.

“Dispepsia adalah gangguan pencernaan yang tidak dapat dirawat inap melalui BPJS Kesehatan, karena tidak termasuk dalam kategori penyakit yang bisa ditanggung untuk rawat inap,” terang Verawati.

Dispepsia: Penyakit yang Tidak Bisa Dirawat Inap dengan BPJS Kesehatan

Dispepsia, yang sering dikenal sebagai penyakit mag atau gangguan pencernaan, adalah kondisi yang menyebabkan ketidaknyamanan di bagian perut atas akibat masalah asam lambung.

Meskipun bukan penyakit itu sendiri, dispepsia merupakan gejala dari gangguan pencernaan yang lebih luas, seperti Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).

Verawati juga menambahkan bahwa, ada 144 diagnosis medis yang tidak memenuhi syarat untuk rawat inap dengan BPJS Kesehatan, salah satunya adalah Dispepsia.

Dengan demikian, pasien yang menderita kondisi tersebut tidak dapat menjalani rawat inap meskipun menggunakan fasilitas BPJS.

Pemeriksaan oleh Dokter UGD: Pasien Dinyatakan Tidak Memerlukan Rawat Inap

Dokter UGD RSUD Sultan Thaha Saifuddin, dr Vika, juga memberikan penjelasan mengenai hasil pemeriksaan terhadap pasien.

“Pasien datang dengan keluhan sakit perut yang sudah berlangsung selama sekitar 4 hari. Setelah kami periksa, kondisi vital pasien stabil, termasuk tekanan darah, nadi, dan saturasi oksigen. Kami juga melakukan rekam jantung yang menunjukkan hasil normal,” ungkap dr Vika.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, pasien disarankan untuk melanjutkan pengobatan di poli spesialis penyakit dalam.

Jika dokter spesialis menyatakan bahwa rawat inap diperlukan, pasien akan dirujuk kembali ke IGD.

Namun, karena tidak ada rekomendasi rawat inap dari dokter spesialis, pasien tidak dapat dirawat di rumah sakit.

Selain itu, dr Vika juga menjelaskan prosedur pengambilan obat yang berlaku di rumah sakit.

“Obat dapat diambil langsung di farmasi setelah pasien diperiksa oleh dokter spesialis. Namun, istri pasien tidak mengantri untuk obat dan memilih pulang,” tambahnya.

Indrawati dan suaminya kemudian kembali ke rumah sakit untuk pemeriksaan ulang, namun hasilnya tetap sama: pasien tidak membutuhkan rawat inap dengan BPJS Kesehatan

Dengan penjelasan ini, pihak rumah sakit menegaskan bahwa prosedur yang diterapkan sudah sesuai dengan regulasi BPJS Kesehatan dan standar medis yang berlaku, untuk memastikan pelayanan yang tepat bagi pasien.(*)




Menjelang Ramadan, Harga Karet di Bungo Naik Signifikan, Petani Senang

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Para petani karet di Kabupaten Bungo mendapat angin segar menjelang bulan puasa.

Harga getah karet kering yang sebelumnya berada di kisaran Rp14.000 hingga Rp15.000 per kilogram kini melonjak menjadi Rp16.000 per kilogram di pasar lelang.

Kenaikan harga ini tercatat langsung di lapangan, tepatnya di Dusun Bukit Sari, Kecamatan Jujuhan Ilir, Kabupaten Bungo.

Salah satu petani setempat, Sapri, mengungkapkan rasa syukurnya atas kabar gembira ini.

Baca juga: Petani Kerinci Senang, Harga Karet Melejit di Atas 11 Ribu per Kilogram

Baca juga: Geram dengan Aktivitas Prostitusi, Massa Bakar 11 Warung Remang-remang di Awin Jaya

“Dulu harga getah karet hanya sekitar Rp15.000 per kilogram, sekarang sudah naik jadi Rp16.000. Alhamdulillah, ini sangat membantu kami,” ujar Sapri, dengan senyum lebar

Sebagai informasi, harga getah karet basah saat ini telah menyentuh angka Rp13.000 per kilogram.

Sementara untuk getah karet kering mencapai harga tertinggi Rp16.000 per kilogram.

Sapri mengungkapkan bahwa, banyak petani kini lebih memilih menjual hasil panennya ke pasar lelang ketimbang ke tengkulak atau pedagang pengumpul.

Pasalnya, harga yang ditawarkan di pasar lelang jauh lebih tinggi, sehingga keuntungan yang diperoleh petani lebih besar.

“Kami lebih memilih pasar lelang karena harga di sana lebih menguntungkan daripada menjual ke tengkulak,” kata dia.

Memang, saat musim hujan ada kendala dalam proses penyadapan.

“Tetapi Alhamdulillah harga tetap naik menjelang puasa. Kami berharap harga ini terus stabil dan bahkan naik menjelang Lebaran nanti,” harap Sapri.

Kenaikan harga karet ini memberikan harapan baru bagi para petani di tengah berbagai tantangan, terutama faktor cuaca yang sering menghambat hasil panen.

Dengan harga yang lebih baik, para petani di Kabupaten Bungo kini dapat merasakan peningkatan kesejahteraan menjelang bulan Ramadan.

Semoga tren kenaikan harga ini terus berlanjut, memberikan dampak positif yang lebih besar bagi petani karet, serta meningkatkan perekonomian di wilayah Bungo. (*)


Semoga hasil editan ini lebih menarik dan informatif!