Bupati Tebo Mulai Evaluasi Kabinet, Ingatkan ASN Tentang Efisiensi Anggaran 2025

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Tebo, Agus Rubiyanto, bersama Wakil Bupati Nazar Efendi, mengumumkan bahwa mereka akan segera melakukan evaluasi terhadap kabinet pemerintahan mereka.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya memastikan kinerja pemerintah daerah berjalan efisien, terutama dalam menyelaraskan program pembangunan dengan kebijakan pusat.

“Evaluasi kabinet sudah dimulai, meskipun untuk pembongkaran kabinet belum dilakukan karena kami masih fokus pada pelaksanaan efisiensi anggaran sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025,” ujar Bupati Agus saat ditemui di Kantor Kejari Tebo pada hari pertama dirinya masuk kantor.

Bupati Tebo menegaskan bahwa Pemkab Tebo akan terus menyelaraskan program-program pembangunan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat, terutama dalam hal efisiensi anggaran.

Baca juga:  Sepekan Gas Melon di Tebo Sulit Dicari, Disperindag Tebo Pastikan Tetap Aman

Baca juga:  Waduh! Gaji PPPK Tahun 2025 di Tebo Belum Dianggarkan

Pemerintah Kabupaten Tebo juga mulai melakukan koordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Tebo guna memastikan implementasi program yang tepat sasaran.

“Kami telah melakukan silaturahmi dengan Kapolres, Kajari, dan Ketua Pengadilan Negeri Tebo. Ini adalah langkah awal kami untuk memastikan bahwa program-program penting, seperti ketahanan pangan, bisa berjalan dengan baik di daerah ini,” kata Bupati Agus.

Terkait evaluasi kabinet, Bupati mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Tebo untuk lebih disiplin dan berkomitmen pada efisiensi anggaran, karena salah satu fokus pemerintah daerah adalah mengoptimalkan penggunaan anggaran yang ada tanpa mengorbankan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan efisiensi dan kinerja pemerintahan, Bupati Tebo mengimbau ASN untuk bekerja dengan penuh dedikasi dan menjunjung tinggi integritas.

Baca juga:  Bersama Pemkab Tebo, Pertamina Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg Menyambut Ramadan

Baca juga:  Wakil Bupati Tebo Kecewa, Kehadiran ASN di Dinas Pendidikan

“Kami akan terus memantau kinerja ASN dan melakukan evaluasi berkala. Kami berharap seluruh ASN dapat bekerja dengan profesional dan menjaga kepercayaan masyarakat,” tambahnya.

Dengan langkah-langkah ini, Pemkab Tebo berkomitmen untuk menciptakan pemerintahan yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel demi kemajuan Tebo yang lebih baik.(*)




Jembatan Gantung di Kecamatan Pelawan Terancam Roboh, Bupati H Hurmin Siapkan Langkah Darurat

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Sarolangun, H Hurmin, melakukan inspeksi ke Desa Penegah dan Pulau Aro Seberang, Kecamatan Pelawan.

Ini dilakukan untuk, menilai kondisi dua jembatan gantung yang kini terancam roboh akibat erosi tebing penyangga yang semakin parah.

Kunjungan tersebut juga dihadiri oleh anggota DPRD Sarolangun, yakni Syaihu, Akmal, Eriq, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Arif Hamdani, beserta staf terkait.

Dalam tinjauan tersebut, Bupati Hurmin menemukan bahwa kedua jembatan gantung dalam kondisi kritis.

Baca juga:  Gerry Trisatwika Mulai Tugas sebagai Wakil Bupati Sarolangun, Siap Wujudkan Sarolangun Maju

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Dampingi Wali Kota Maulana, Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Program Jambi Kota Taqwa

Tebing yang menjadi penyangga tiang jembatan mengalami pengikisan yang signifikan, terutama setelah terjadi peningkatan debit air dalam beberapa hari terakhir.

Kerusakan pada bagian penyangga ini sangat membahayakan keselamatan warga yang melintas, karena potensi robohnya jembatan semakin besar.

Bupati Hurmin mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintasi jembatan tersebut.

“Kami akan segera melakukan evaluasi anggaran dan menyusun langkah-langkah perbaikan yang memungkinkan. Meskipun anggaran terbatas, kami akan mencari solusi terbaik,” ujar Bupati Hurmin.

Baca juga:  Dukung Swasembada dan Ketahanan Pangan, Wako Maulana Siapkan Gerakan Pemanfaatan Lahan Tidur

Baca juga:  Safari Ramadan Pemkot Jambi, Wali Kota Maulana Sebut Untuk Perkuat Silaturrahmi dan Dengar Aspirasi Masyarakat

Keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama dalam perbaikan besar jembatan tersebut.

Namun, pemerintah daerah berkomitmen untuk mencari solusi darurat guna mencegah kerusakan lebih lanjut.

Sebagai langkah awal, pemerintah daerah berencana menggunakan dana tanggap darurat untuk membuat turap atau bronjong di sekitar tebing penyangga tiang jembatan.

Hal ini bertujuan untuk memperkuat tebing agar tidak semakin terkikis dan mencegah kerusakan lebih parah pada struktur jembatan.

Baca juga:  Kolam Retensi Mal JBC Belum Optimal, DLH Jambi Berikan Teguran dan Target Perbaikan

Baca juga:  Rapat Penanggulangan Banjir Kota Jambi, Walikota Maulana Peroleh Informasi Penyebab Banjir dari BWSS VI Jambi, Ini Masalahnya

“Dengan anggaran yang terbatas, kami akan mulai dengan pembuatan turap atau bronjong. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas tebing agar tidak menggerus tiang penyangga. Jika tiang penyangga hancur, jembatan akan roboh,” jelasnya.

Meski demikian, Bupati Hurmin menekankan bahwa pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan Balai Sungai Nasional untuk solusi permanen, mengingat urusan penanganan Daerah Aliran Sungai (DAS) menjadi kewenangan mereka.

Bupati berharap pihak Balai Sungai Nasional dapat memberikan dukungan lebih besar dalam hal anggaran untuk menangani permasalahan ini.

Kunjungan Bupati Hurmin ke lokasi jembatan gantung ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam merespons masalah infrastruktur yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat.

Baca juga:  Wali Kota Jambi Segera Hapus Parkir Ganda, Dorong Pemulihan Ekonomi Pasar Kota Jambi

Baca juga:  Petugas Karantina Jambi Gagalkan Pengiriman Anggrek Dendrobium Tanpa Izin

Meskipun menghadapi keterbatasan anggaran, upaya untuk menjaga keselamatan warga dan mencegah kerusakan lebih lanjut tetap menjadi prioritas utama pemerintah Sarolangun.(*)




Desak Perbaikan Jalan Nasional di Bungo, Ketua DPRD Jambi Hafiz Fattah: Sebelum Mudik Lebaran Harus Selesai

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, mendesak pemerintah, baik pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat, untuk segera memperbaiki jalan nasional yang rusak di Kabupaten Bungo, akibat banjir yang melanda beberapa waktu lalu.

Perbaikan tersebut diharapkan selesai sebelum puncak arus mudik Lebaran 2025 dimulai.

M Hafiz Fattah menegaskan, pihaknya berharap perbaikan jalan yang putus dapat segera ditangani, baik secara sementara maupun permanen.

Hal ini dilakukan agar masyarakat yang akan mudik Lebaran tidak terganggu oleh kondisi jalan yang rusak.

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Dampingi Wali Kota Maulana, Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Program Jambi Kota Taqwa

Baca juga:  Siapkan Strategi Bertahap Tangani Banjir, Wako Maulana Gelar Rakor Bersama BWSS dan Pemrov Jambi

“Kami berharap pihak Balai BPJN dan Kementerian Pekerjaan Umum bisa segera mengatasi masalah ini. Mengingat beberapa hari lagi arus mudik akan dimulai,” ungkap M Hafiz Fattah pada Selasa (4/3).

Selain itu, Hafiz Fattah mengingatkan para pemudik untuk memeriksa kondisi jalan yang akan dilalui, termasuk jalan alternatif.

Salah satu jalan alternatif yang disarankan adalah Jalan Padang Lamo, yang meskipun bisa digunakan, kondisinya tidak dalam keadaan baik.

“Kami menyarankan agar pemudik yang melintas melalui Padang Lamo untuk melakukannya di siang hari dan memastikan kendaraan dalam keadaan baik,” tambahnya.

Baca juga:  Dukung Swasembada dan Ketahanan Pangan, Wako Maulana Siapkan Gerakan Pemanfaatan Lahan Tidur

Baca juga:  Kolam Retensi Mal JBC Belum Optimal, DLH Jambi Berikan Teguran dan Target Perbaikan

Lebih lanjut, M. Hafiz mengatakan bahwa perbaikan Jalan Padang Lamo akan menjadi prioritas bagi pemerintah provinsi dan legislatif di masa mendatang.

“Jalan ini akan menjadi PR bagi kami semua ke depannya, mengingat pentingnya infrastruktur yang baik untuk kelancaran arus lalu lintas,” ujarnya.

Sementara itu, di lokasi jalan nasional yang amblas akibat longsor, tim pekerja sudah mulai melakukan pemasangan jembatan darurat (rangka bailey) untuk mengembalikan akses antar provinsi.

Proses pembersihan material longsor dan perakitan jembatan darurat ini diharapkan dapat diselesaikan secepatnya agar kendaraan dapat melintas kembali.

Baca juga:  Wali Kota Jambi Segera Hapus Parkir Ganda, Dorong Pemulihan Ekonomi Pasar Kota Jambi

Baca juga:  Rapat Penanggulangan Banjir Kota Jambi, Walikota Maulana Peroleh Informasi Penyebab Banjir dari BWSS VI Jambi, Ini Masalahnya

Pantauan di lokasi, terlihat tiga unit ekskavator yang dikerahkan untuk membersihkan material longsoran dan membantu pemasangan rangka baja bailey.

Salah satunya adalah bantuan dari PT KIM yang turut serta dalam mempercepat proses ini.

Warga sekitar, seperti Ari dari Sirih Sekapur, menyampaikan harapannya agar pengerjaan jembatan bailey dapat segera selesai.

“Kami sangat berharap agar pengerjaan pemasangan rangka jembatan ini lebih cepat. Ini sudah hari Selasa, kendaraan yang melintas harus berputar jauh lewat jalan alternatif. Kasihan,” ujar Ari.

Baca juga:  Optimisme Perbankan Menguat, OJK: Stabilitas Makroekonomi Jadi Faktor Kunci

Baca juga:  Petugas Karantina Jambi Gagalkan Pengiriman Anggrek Dendrobium Tanpa Izin

Sebagai informasi tambahan, beberapa bus antar kota dan antar provinsi mulai memilih jalur alternatif melalui jalan provinsi di Rantau Ikil via Sungai Rumbai.

Keputusan ini diambil karena kondisi jalan nasional yang terputus akibat longsor, yang membuat perjalanan menjadi terhambat.

Dengan upaya yang sedang dilakukan, diharapkan akses jalan yang sempat terputus bisa segera normal kembali, sehingga arus lalu lintas, khususnya bagi pemudik, tidak terganggu.(*)




Arifani Bongkar Keterlibatan Diding dan Helen, dalam Jaringan Narkotika Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sidang kasus narkotika yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jambi pada Selasa (4/3) mengungkapkan fakta baru yang mencengangkan.

Terdakwa Arifani, yang sebelumnya mengaku mendapatkan narkotika jenis sabu seberat 4 kilogram dari Heriyanto, akhirnya membongkar peran besar dua nama berpengaruh, yaitu Diding dan Helen, dalam jaringan peredaran narkoba di Jambi.

Arifani, yang sebelumnya bersaksi bahwa sabu tersebut diperoleh dari Heriyanto, akhirnya mengungkapkan bahwa barang bukti tersebut sebenarnya berasal dari Diding.

Diding, yang dikenal sebagai pengedar besar, disebut Arifani sebagai sosok yang lebih berkuasa dalam jaringan narkoba yang beroperasi di Jambi.

Baca juga:  Cegah Peredaran Narkoba, Polda Jambi Datangi SMPN 6 Kota Jambi

Baca juga:  Bandar Sabu Desa Jambi Tulo Ditangkap, Polisi Sita 24 Paket Narkoba

Selain Diding, Arifani juga membongkar peran Helen, yang disebut-sebut sebagai “bos besar” dalam bisnis narkotika ini.

Dalam sidang, Arifani mengungkapkan bahwa Helen ikut terlibat dalam transaksi narkotika dan bahkan menjamin keamanan dirinya dalam menjalankan bisnis haram tersebut.

“Helen sangat dikenal di Jambi dan sekitarnya. Dia yang memastikan kalau saya tidak akan tertangkap. Itulah alasan saya menerima tawaran dari Diding,” ujar Arifani dengan tegas.

Setelah keterangan Arifani, penyidik Mabes Polri langsung melakukan pengembangan kasus dan berhasil menangkap Diding dan Helen di Jakarta.

Baca juga:  Pengedar Sabu Asal Kota Jambi Diringkus di Penginapan Tanjab Timur

Baca juga:  Mobil Pelaku Dimodifikasi, Polres Merangin Gagalkan Pengangkutan BBM Bersubsidi

Penangkapan ini terjadi beberapa hari setelah Arifani memberikan pengakuan dalam persidangan.

Selama pemeriksaan, Arifani menunjukkan bukti-bukti yang memperkuat keterlibatan Diding dan Helen dalam jaringan narkotika tersebut.

Bukti-bukti itu ditemukan di handphone milik Arifani, termasuk percakapan melalui pesan singkat dan transaksi uang yang mengarah pada Diding.

Arifani juga mengungkapkan bahwa ia melakukan transfer hasil penjualan narkoba menggunakan rekening atas nama orang lain, yakni Alfian Hidayat.

Baca juga:  Tim Supervisi Polda Jambi Tinjau Proyek Jagung Pakan di Polres Tanjab Barat

Baca juga:  Polres Bungo Gelar Razia Malam, Tekan Aktivitas PETI di Sungai Buluh

Selain itu, Arifani menceritakan bagaimana Diding merekrutnya untuk menjadi pengedar narkotika sejak tahun 2012.

“Diding yang pertama kali menawarkan pekerjaan ini kepada saya. Saat itu, dia mengatakan bahwa pekerjaan ini aman,” ungkap Arifani.

Arifani juga mengungkapkan bahwa Helen ikut terlibat dalam instruksi terkait transaksi sabu melalui panggilan video call, di mana Helen memastikan kelancaran transaksi.

Arifani sempat merasa terancam untuk mengungkapkan nama Diding dan Helen.

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Dampingi Wali Kota Maulana, Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Program Jambi Kota Taqwa

Baca juga:  Siapkan Strategi Bertahap Tangani Banjir, Wako Maulana Gelar Rakor Bersama BWSS dan Pemrov Jambi

“Saya takut, Pak. Jika saya sebutkan nama mereka, saya dan keluarga bisa saja mendapat ancaman,” ujar Arifani.

Meskipun demikian, setelah mendapat jaminan keamanan dari pihak Mabes Polri, Arifani akhirnya berani membuka lebih banyak informasi yang mengarah pada keterlibatan kedua tersangka.

Dalam sidang tersebut, Arifani juga mengungkapkan bahwa sabu seberat 4 kilogram dan 2.000 butir ekstasi hanya dijual di wilayah Kualatungkal, Tanjab Barat.

Di daerah tersebut, Arifani memiliki enam hingga tujuh orang “kaki tangan”, salah satunya adalah Ahmad Yani, yang telah lebih dulu ditangkap oleh pihak kepolisian.

Baca juga:  Dukung Swasembada dan Ketahanan Pangan, Wako Maulana Siapkan Gerakan Pemanfaatan Lahan Tidur

Baca juga:  Safari Ramadan Pemkot Jambi, Wali Kota Maulana Sebut Untuk Perkuat Silaturrahmi dan Dengar Aspirasi Masyarakat

Diding, yang dikenal sebagai salah satu pengedar narkotika besar di Jambi, berkomunikasi intens dengan Arifani melalui video call untuk memastikan kelanjutan bisnis narkoba yang mereka jalankan.

“Aman, untuk luar kota insyaAllah aman,” jawab Diding dalam salah satu percakapan tersebut, saat Arifani menanyakan tentang keamanan transaksi narkotika.

Tak lama setelah itu, Helen pun terlibat dalam percakapan tersebut, memberikan jaminan bahwa segala masalah terkait bisnis narkoba akan ditangani olehnya.

Sidang ini menunjukkan adanya keterlibatan aktor besar dalam perdagangan narkoba di Jambi, dan semakin memperjelas peran Diding dan Helen dalam jaringan peredaran sabu dan pil ekstasi di daerah tersebut.

Arifani, yang sebelumnya sudah tiga kali terjerat dalam kasus narkotika, kini menjadi kunci dalam mengungkap lebih dalam tentang jaringan besar narkoba yang beroperasi di Jambi.(*)




Bupati Sarolangun Baru Dilantik, Gubernur Al Haris Beri Arahan Pembangunan Daerah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, menghadiri acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun periode 2025–2030, yang berlangsung di Graha Kantor Bupati Sarolangun, Selasa (4/3).

Sertijab ini menandai pergantian jabatan dari Penjabat (Pj) Bupati Sarolangun, Bahri, kepada pasangan Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun yang baru dilantik, H. Hurmin dan Gerry Trisatwika.

Proses Sertijab ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Gubernur Jambi dan Purna Pj. Bupati Sarolangun, Bahri.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Al Haris menyampaikan sejumlah pesan penting kepada Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun yang baru agar bisa bekerja maksimal dalam memajukan daerah.

baca juga: Gerry Trisatwika Mulai Tugas sebagai Wakil Bupati Sarolangun, Siap Wujudkan Sarolangun Maju

baca juga: Gubernur Jambi Al Haris Paparkan Rencana Kerja 100 Hari di Rapat Paripurna DPRD

Gubernur Al Haris mengingatkan pentingnya loyalitas kepada daerah dalam menjalankan tugas sebagai kepala pemerintahan.

“Pesan saya kepada Bupati dan Wakil Bupati, jagalah loyalitas dengan negeri ini, karena kita membangun untuk kampung halaman kita sendiri,” ujar Gubernur Al Haris, menekankan pentingnya komitmen terhadap pembangunan daerah.

Selain itu, Gubernur Al Haris juga berharap agar pemerintah Sarolangun dapat menyinkronkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jambi dengan RPJMD nasional.

“Kita berharap dengan dilantiknya bupati dan wakil bupati yang baru, pemerintah Sarolangun dapat menyinkronisasikan RPJMD Provinsi Jambi dan RPJMD nasional, agar tercipta pembangunan yang merata dan berkelanjutan,” tambahnya.

Gubernur Jambi juga menekankan pentingnya kerja sama yang baik antar pejabat daerah.

Ia mengingatkan Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun untuk memerhatikan kinerja Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Sarolangun.

“Bupati harus memantau kinerja pejabatnya. Jika ada yang tidak bisa diajak bekerja sama dalam membangun, gantilah dengan yang lebih mampu. Bangunlah kerja sama yang baik untuk mencapai kemajuan Kabupaten Sarolangun ke depannya,” tegas Gubernur Al Haris.

Dengan berbagai pesan dan harapan ini, Gubernur Al Haris mengajak Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun untuk bekerja keras dalam melaksanakan program pembangunan yang berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Sarolangun.(*)




Antisipasi Lonjakan Arus Mudik 2025, Hutama Karya Optimalkan Jalan Tol Trans Sumatera, Termasuk Tol Baleno

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang arus mudik Lebaran 2025, PT Hutama Karya (Persero) memproyeksikan akan terjadi lonjakan volume kendaraan sebesar 68,81% di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dibandingkan dengan lalu lintas normal.

Untuk menghadapi prediksi tersebut, Hutama Karya memastikan kesiapan operasional di seluruh 870,01 km jalan tol yang mereka kelola selama periode mudik Lebaran 2025.

Di antaranya, terdapat 12 ruas tol bertarif dengan panjang 724,08 km, 2 ruas tol belum bertarif, yakni Jalan Tol Bayung Lencir – Tempino sepanjang 33,60 km dan Jalan Tol Binjai Langsa Seksi Tanjung Pura – Brandan sepanjang 18,85 km, serta 3 ruas tol fungsional sepanjang 93,48 km yang akan difungsikan khusus untuk mudik Lebaran 2025.

Persiapan ini juga merupakan langkah konkret dalam mendukung arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada sejumlah menteri terkait pada bulan Ramadan.

Baca juga: Sudah Capai 68 Persen, Progres Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi Seksi IV

baca juga: Kemas Faried Alfarelly Dampingi Wali Kota Maulana, Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Program Jambi Kota Taqwa

“Semua menteri terkait akan terus memantau dan memastikan seluruh fasilitas transportasi dan pelayanan publik berjalan lancar, aman, dan memudahkan arus mudik masyarakat,” ujar Prabowo dalam unggahan Instagram @presidenrepublikindonesia pada Sabtu (1/3).

Peningkatan arus mudik di JTTS ini disampaikan dalam Konferensi Pers Kementerian BUMN dengan tema “Penguatan Infrastruktur Jalan Tol, Layanan Transportasi Darat, dan Perlindungan Asuransi Bagi Pemudik Idul Fitri 2025” pada Selasa (4/3/2024).

Konferensi ini dipandu oleh Juru Bicara Kementerian BUMN Putri Violla, dan dihadiri oleh Direktur Utama Hutama Karya Budi Harto, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Subakti Syukur, serta Direktur Utama PT Jasa Raharja, Rivan Achmad Purwanto.

“Informasi ini penting disampaikan seiring dengan instruksi Presiden agar BUMN, terutama yang bergerak dalam sektor konektivitas darat, dapat memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran 2025,” ujar Putri Violla.

baca juga: Siapkan Strategi Bertahap Tangani Banjir, Wako Maulana Gelar Rakor Bersama BWSS dan Pemrov Jambi

baca juga: Dukung Swasembada dan Ketahanan Pangan, Wako Maulana Siapkan Gerakan Pemanfaatan Lahan Tidur

Direktur Utama Hutama Karya, Budi Harto, mengusulkan kepada pemerintah dan kepolisian untuk mengoperasikan jalan tol fungsional yang akan mendukung kelancaran mudik.

Ruas-ruas tol fungsional ini antara lain, Sigli – Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji – Seulimeum) sepanjang 23,95 km, Sicincin – Padang sepanjang 35,90 km, serta Palembang – Betung Seksi 1-2 (Rengas – Pangkalan Rimo – Pangkalan Balai) sepanjang 33,62 km.

“Ruas-ruas tol fungsional ini rencananya akan beroperasi mulai 20 Maret hingga 10 April 2025, dengan jam operasional yang disesuaikan dengan kondisi lalu lintas dan keputusan kepolisian,” jelas Budi Harto.

Dengan dioperasikannya ruas-ruas tol fungsional ini, waktu perjalanan bagi pemudik akan lebih singkat.

Tol Sicincin – Padang, misalnya, menjadi tol pertama di Sumatera Barat yang dapat memangkas waktu tempuh hingga 30 menit dibandingkan jalur nasional yang ada saat ini.

Konektivitas yang lebih baik ini diharapkan dapat mempermudah akses bagi pemudik yang melalui wilayah Bukittinggi.

Selain itu, Hutama Karya juga memastikan kesiapan layanan pendukung di sepanjang ruas JTTS untuk mendukung kelancaran arus mudik.

Layanan tambahan yang disediakan termasuk posko layanan medis, bantuan darurat, dan informasi perjalanan, serta armada siaga yang mencakup ambulans, mobil derek, dan patroli jalan raya.

Untuk mendukung pemudik yang masih bekerja atau melakukan aktivitas work from anywhere (WFA), Hutama Karya menyediakan fasilitas coworking space di beberapa rest area.

Ini merupakan salah satu langkah untuk memastikan perjalanan mudik lebih lancar, sambil tetap produktif.

Di sektor transaksi, Hutama Karya menambah 140 unit mobile reader dan menyediakan 32.208 kartu uang elektronik (UE) untuk meminimalisir antrian di gerbang tol.

Selain itu, akan ada potongan tarif tol hingga 20% pada beberapa ruas utama JTTS yang terpanjang, termasuk Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung, Tol Indralaya – Prabumulih, Tol Pekanbaru – Dumai, dan Tol Indrapura – Kisaran.

Potongan tarif ini sejalan dengan kebijakan stimulus ekonomi yang diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 17 Februari 2025.

Untuk meningkatkan kenyamanan pemudik, Hutama Karya juga menambah fasilitas istirahat dengan menambah 4 unit Rest Area Fungsional di ruas Jalan Tol Sigli – Banda Aceh dan Jalan Tol Padang – Sicincin, serta menyediakan 1 unit SPBU baru, 14 unit SPBU modular, dan 15 unit SPKLU di beberapa titik untuk mendukung pengguna kendaraan listrik.

“Kami berharap berbagai langkah persiapan ini dapat menjadikan perjalanan mudik Lebaran 2025 lebih aman, lancar, dan menyenangkan bagi seluruh masyarakat,” tutup Budi Harto, Direktur Utama Hutama Karya.(*)




Besaran Zakat Fitrah Kota Jambi Tahun 2025 Sudah Ditetapkan, Berikut Rinciannya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Standar pembayaran Zakat Fitrah dan Fidyah untuk tahun 1446 Hijriah atau 2025 Masehi di Kota jambi, sudah ditetapkan.

Keputusan ini diambil setelah melalui koordinasi yang intensif antara Pemerintah Kota Jambi, Kantor Kementerian Agama Kota Jambi, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Jambi, dan BAZNAS Kota Jambi, yang dilaksanakan pada 27 Februari 2025 di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Jambi.

Kadis Kominfo Kota Jambi, Abu Bakar mengungkapkan bahwa, standar Zakat Fitrah dan Fidyah telah disesuaikan untuk memastikan kemudahan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah, khususnya di bulan Ramadan yang akan datang.

Zakat Fitrah 2025: 2,5 hingga 2,8 Kg Beras Per Orang

Baca juga:  Safari Ramadan Pemkot Jambi 1446 H, Walikota Maulana Hadirkan Kebaikan di Masjid Nur Zahra

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Dampingi Wali Kota Maulana, Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Program Jambi Kota Taqwa

“Untuk Zakat Fitrah tahun ini, kami menetapkan standar satu sha’ yang setara dengan 2,5 hingga 2,8 kilogram beras per orang, sesuai dengan ketentuan syariat,” ujar Abu Bakar.

Pemkot Jambi menyarankan pembayaran Zakat Fitrah menggunakan beras sebanyak 2,5 kg per orang berdasarkan takaran umum, atau 2,8 kg jika mengacu pada konsumsi beras sehari-hari di masyarakat.

Selain pembayaran dalam bentuk beras, Abu Bakar juga menjelaskan bahwa masyarakat bisa membayar Zakat Fitrah dalam bentuk uang, sesuai dengan Madzhab Hanafi.

Pembayaran Zakat Fitrah dalam bentuk uang dibagi menjadi tiga kategori berdasarkan kualitas beras:

Baca juga:  Siapkan Strategi Bertahap Tangani Banjir, Wako Maulana Gelar Rakor Bersama BWSS dan Pemrov Jambi

Baca juga:  Dukung Swasembada dan Ketahanan Pangan, Wako Maulana Siapkan Gerakan Pemanfaatan Lahan Tidur

Beras Kualitas Tertinggi: Rp 57.600

Beras Kualitas Sedang: Rp 51.200

Beras Kualitas Rendah: Rp 40.000

Pembayaran Fidyah: Rp 39.000 Per Hari

Terkait pembayaran Fidyah, Abu Bakar menegaskan bahwa, Fidyah hanya dapat dibayarkan oleh tiga kelompok masyarakat yang memenuhi kriteria berikut:

Orang yang mengalami sakit permanen dan diperkirakan tidak akan sembuh.

Pekerja yang menjalani pekerjaan berat yang tidak memungkinkan untuk berpuasa.

Orang yang mengalami gangguan ingatan atau pikun.

Untuk pembayaran Fidyah, besaran yang ditetapkan adalah Rp 39.000 per hari atau dapat juga diberikan dalam bentuk pemberian makanan kepada fakir miskin dengan memberikan makan tiga kali sehari untuk satu orang.

Baca juga:  Safari Ramadan Pemkot Jambi, Wali Kota Maulana Sebut Untuk Perkuat Silaturrahmi dan Dengar Aspirasi Masyarakat

Baca juga:  Kolam Retensi Mal JBC Belum Optimal, DLH Jambi Berikan Teguran dan Target Perbaikan

Kemudahan Pembayaran Zakat Fitrah dan Fidyah

Untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajiban Zakat, Abu Bakar mengungkapkan bahwa, BAZNAS Kota Jambi telah menyediakan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang tersebar di masjid, musala, dan langgar di seluruh Kota Jambi.

Masyarakat dapat menghubungi UPZ untuk melakukan pembayaran Zakat Fitrah dan Fidyah sesuai dengan pilihan yang mereka anggap paling sesuai.

“Dengan adanya standar ini, kami berharap pelaksanaan Zakat Fitrah dan Fidyah di Kota Jambi dapat berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan syariat. Masyarakat dapat memilih metode pembayaran yang paling sesuai dengan kemampuan dan pemahaman mereka,” tutup Abu Bakar.

Pemkot Jambi mengimbau seluruh umat Islam di Kota Jambi untuk menunaikan Zakat Fitrah dan Fidyah sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan, agar pelaksanaan ibadah di bulan Ramadan dapat berjalan dengan lancar dan penuh berkah menjelang Hari Raya Idul Fitri.(*)




Safari Ramadan Pemkot Jambi 1446 H, Walikota Maulana Hadirkan Kebaikan di Masjid Nur Zahra

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Walikota Jambi, Dr. dr. H. Maulana MKM, memimpin kegiatan Safari Ramadan Pemkot Jambi yang digelar pada hari keempat puasa, di Masjid Nur Zahra RT 18, Kelurahan Simpang III Sipin, Kota Jambi.

Acara ini merupakan bagian dari agenda rutin tahunan Pemkot Jambi dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Maulana tidak hanya bertindak sebagai Imam shalat tarawih, tetapi juga sebagai penceramah, memberikan tausiyah kepada jamaah yang hadir.

Kehadirannya semakin mempererat hubungan antara Pemkot Jambi dan masyarakat, serta menebar kebahagiaan dalam Safari Ramadan Bahagia yang telah menjadi tradisi setiap tahun.

Baca juga:  Siapkan Strategi Bertahap Tangani Banjir, Wako Maulana Gelar Rakor Bersama BWSS dan Pemrov Jambi

Baca juga:  Safari Ramadan Pemkot Jambi, Wali Kota Maulana Sebut Untuk Perkuat Silaturrahmi dan Dengar Aspirasi Masyarakat

Selain melaksanakan ibadah, Walikota Maulana juga menyerahkan bantuan renovasi masjid senilai Rp 5 juta yang diperoleh melalui Baznas Kota Jambi.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Jambi Kota Taqwa yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sarana ibadah di Kota Jambi.

Pada kesempatan yang sama, Walikota Maulana didampingi oleh Wakil Walikota Jambi, Diza Hazrah Aljosha SE MA.

Diza turut memberikan bantuan simbolis berupa fasilitas Internet untuk masjid tersebut, yang diharapkan dapat mendukung kegiatan ibadah serta memberikan manfaat kepada jamaah dalam mengakses informasi terkait kegiatan keagamaan.

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Dampingi Wali Kota Maulana, Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Program Jambi Kota Taqwa

Baca juga:  Wali Kota Jambi Maulana Buka Gerakan Pangan Murah, Pastikan Kebutuhan Pangan Tercukupi

Safari Ramadan ini mencerminkan komitmen Pemkot Jambi dalam menjaga kebersamaan dan memfasilitasi masyarakat untuk beribadah dengan lebih nyaman di bulan Ramadan.

Ke depannya, Pemkot Jambi berencana untuk terus melanjutkan kegiatan serupa guna mempererat tali silaturahmi dan mendukung kegiatan keagamaan di seluruh wilayah Kota Jambi.(*)




Kemas Faried Alfarelly Dampingi Wali Kota Maulana, Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Program Jambi Kota Taqwa

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, mendampingi Wali Kota Jambi, Maulana, bersama Wakil Wali Kota Diza dalam penyaluran bantuan simbolis program Jambi Kota Taqwa di Masjid Al-Fatah Al-Bafadhal, Kelurahan Sungai Asam, Kecamatan Pasar, Kota Jambi, pada Senin (3/3/2025).

Dalam acara tersebut, bantuan renovasi masjid senilai 5 juta rupiah diserahkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jambi untuk mendukung peningkatan sarana ibadah di wilayah tersebut.

Penyerahan bantuan tersebut bertujuan untuk mendukung program pemerintah Kota Jambi yang berfokus pada peningkatan kualitas keagamaan dan fasilitas ibadah di setiap kecamatan.

Program Jambi Kota Taqwa ini tidak hanya memberikan bantuan renovasi masjid, tetapi juga turut serta meningkatkan fasilitas teknologi yang mendukung kemajuan kegiatan keagamaan, seperti penyerahan bantuan perangkat internet gratis.

baca juga: Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly Ajak Sinergi dengan Eksekutif, Demi Kesejahteraan Masyarakat

baca juga: Antisipasi Banjir, Kemas Faried Desak Normalisasi Sungai Asam dan Kenali Segera Dilakukan

Selain bantuan renovasi masjid, Wali Kota Maulana juga menyerahkan perangkat internet gratis kepada pengurus Masjid Al-Fatah Al-Bafadhal.

Bantuan ini diharapkan dapat mempermudah akses informasi serta meningkatkan kualitas kegiatan belajar dan dakwah di masjid.

Kehadiran fasilitas internet ini merupakan bagian dari upaya Kota Jambi untuk menghadirkan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat dalam mendukung aktivitas keagamaan dan sosial.

Kemas Faried Alfarelly, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi atas terlaksananya program Jambi Kota Taqwa yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama dalam peningkatan fasilitas ibadah.

baca juga: Pembangunan Jembatan di RT 22 Kampung Bugis, Hasil Aspirasi Kemas Faried Alfarelly

baca juga: Safari Ramadan Pemkot Jambi, Wali Kota Maulana Sebut Untuk Perkuat Silaturrahmi dan Dengar Aspirasi Masyarakat

“Kami sangat mendukung upaya Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam mewujudkan Jambi sebagai kota yang tidak hanya maju dari segi infrastruktur, tetapi juga kuat dalam aspek keagamaan dan sosial,” ujar Kemas Faried.

Melalui program ini, Pemerintah Kota Jambi berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih religius dan mendukung kemajuan umat melalui peningkatan sarana ibadah dan teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat.(*)




Siapkan Strategi Bertahap Tangani Banjir, Wako Maulana Gelar Rakor Bersama BWSS dan Pemrov Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi dokter Maulana didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penanganan dan Penanggulangan Banjir di Kota Jambi, Selasa (4/3/2025).

Berlangsung di ruang rapat Wali Kota Jambi, Rakor itu turut dihadiri langsung Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI David Partonggo Oloan Marpaung, Kabid SDA PUPR Provinsi Jambi Yazzer Arafat, Kepala Dinas PUPR Kota Jambi serta sejumlah Kepala perangkat daerah terkait dilingkup Pemkot Jambi.

Usai kegiatan itu, kepada wartawan, Wali Kota Maulana mengatakan Rakor tersebut bertujuan untuk menetapkan strategi dan langkah-langkah konkret penanggulangan banjir secara bertahap di Kota Jambi.

“Alhamdulillah, dalam penanganan ini pemerintah pusat juga sudah menyiapkan anggaran untuk beberapa titik kawasan yang fokus untuk mengurangi dan mereduksi banjir dalam wilayah kota Jambi. Dan kami juga sudah berbagi tugas antara pihak Balai, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota,” ujarnya.

baca juga: Dukung Swasembada dan Ketahanan Pangan, Wako Maulana Siapkan Gerakan Pemanfaatan Lahan Tidur

baca juga: Wali Kota Jambi Segera Hapus Parkir Ganda, Dorong Pemulihan Ekonomi Pasar Kota Jambi

“Untuk akselerasinya, insya Allah bulan Mei ini sudah ada langkah-langkah yang dilakukan mulai dari crossing, pelebaran drainase dan sungai, serta perencanaan pembangunan retensi,” lanjutnya.

Untuk pengerjaan nantinya, jelas Maulana, akan difokuskan pada titik-titik yang tidak memerlukan pembebasan lahan, khususnya pada kolam retensi.

“Pada prinsipnya, ada dana atau tidak kita akan mengerjakan dulu mana-mana yang tidak ada kendala. Jadi kami telah memiliki data penyebab banjir secara holistik, yang nantinya akan dikaji dan tidak perlu pembebasan lahan, seperti crossing jalan, box culvert dan lainnya,” jelasnya.

Upaya konkret lainnya, kata Maulana, selain bekerja sama dengan BWSS dan Pemprov Jambi, pihaknya juga akan bekerja sama dengan Pemkab Muara Jambi yang batas-batas wilayahnya langsung berhubungan dengan kota Jambi.

baca juga: Pemerintah Hadir, Wawako Diza Cek Banjir dan Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Bagi Warga Terdampak

baca juga: Antisipasi Banjir, Kemas Faried Desak Normalisasi Sungai Asam dan Kenali Segera Dilakukan

“Kami juga akan berkirim surat kepada pak Bupati dan pak Gubernur untuk menyelesaikan secara bersama-sama penanganan banjir ini, karena jika hanya menyelesaikan di kota saja, permasalahan ini tidak akan pernah selesai,” kata Maulana.

Dikesempatan itu, Wako Maulana juga ingatkan Dinas terkait dalam memberikan Perizinan Bangunan Gedung (PBG), harus melihat secara utuh pemetaan tata ruang.

“Kita akan pastikan betul setiap perizinan, sehingga mengetahui apa-apa saja dampaknya kedepan,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Sementara itu, Kepala BWSS VI David Partonggo Oloan Marpaung mengatakan, sebagai institusi yang mempunyai kewenangan dalam pengelolaan sumber daya air, terutama dalam penanganan banjir, pihaknya mengapresiasi langkah Pemkot Jambi yang melibatkan semua pihak dalam mengatasi banjir.

“Melalui arahannya tadi pak Wali Kota telah mengintruksikan kepada semua jajarannya untuk berkolaborasi dengan semua pihak yang ada hubungannya dengan masalah banjir ini. Oleh karena itu, kita sebagai institusi yang memiliki kewenangan akan berupaya mendukung secara maksimal langkah-langkah yang akan dilakukan dalam upaya mengurangi banjir,” katanya.

Terkait alokasi anggaran dalam penanganan banjir di Kota Jambi, Dia menyebut ada dana sebesar 144 miliar yang kontraknya hingga tahun di 2026, dengan fokus utamanya adalah pelebaran sungai.

“Ada sebanyak 51 titik untuk pengerjaan, namun kami akan mengerjakan sesuai dengan titik prioritas, dan kewenangan pihak Balai, diantaranya adalah pelebaran Sungai Asam dan juga beberapa titik bottleneck,” singkatnya.(*)