Indonesia Segera Miliki Kapal Induk Eks Italia, Ini Penjelasan Kemenhan

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Indonesia diproyeksikan menjadi negara kelima di Asia yang memiliki kapal induk setelah rencana penerimaan ITS Giuseppe Garibaldi terus diproses.

Kapal tersebut merupakan eks kapal induk milik Angkatan Laut Italia yang akan diserahkan kepada Indonesia melalui skema hibah pemerintah.

Kapal yang dimaksud adalah ITS Giuseppe Garibaldi, yang sebelumnya dioperasikan oleh Angkatan Laut Italia.

Kepastian status kapal disampaikan oleh Kepala Biro Humas dan Informasi Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Rico Ricardo Sirait.

Ia menegaskan bahwa kapal tersebut merupakan hibah dari pemerintah Italia, namun tetap membutuhkan penyesuaian teknis sebelum dapat dioperasikan oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL).

“Giuseppe Garibaldi adalah hibah dari pemerintah Italia. Pemerintah Indonesia akan mengalokasikan anggaran untuk retrofitting atau penyesuaian agar sesuai dengan kebutuhan operasional TNI Angkatan Laut,” ujarnya.

Perlu Retrofitting dan Penyesuaian Sistem

Proses administrasi dan teknis antara kedua negara masih berjalan. Retrofitting diperlukan agar sistem persenjataan, komunikasi, serta standar operasional kapal sesuai dengan kebutuhan pertahanan Indonesia.

Penyesuaian ini juga mencakup kompatibilitas dengan armada serta doktrin operasi TNI AL, sehingga kapal dapat terintegrasi secara optimal dalam sistem pertahanan nasional.

Potensi Peran Strategis

Kapal sepanjang sekitar 180 meter ini sebelumnya berfungsi sebagai kapal pengangkut pesawat tempur dan helikopter. Selain fungsi militer, kapal induk tersebut dinilai memiliki potensi untuk:

  • Operasi kemanusiaan dan bantuan bencana

  • Patroli laut jarak jauh

  • Dukungan logistik di wilayah kepulauan

  • Operasi keamanan maritim

Jika terealisasi, Indonesia akan bergabung dengan negara Asia lain yang telah lebih dulu mengoperasikan kapal induk seperti China, India, Jepang, dan Thailand.

Tantangan yang Perlu Diperhatikan

Pengamat menilai tantangan utama tidak hanya pada akuisisi kapal, tetapi juga pada:

  • Kesiapan sumber daya manusia

  • Biaya operasional dan perawatan jangka panjang

  • Infrastruktur pendukung pangkalan

  • Kesiapan armada udara pendukung

Seluruh aspek tersebut menjadi bagian dari perencanaan strategis agar kapal induk dapat berfungsi optimal dan berkelanjutan dalam sistem pertahanan nasional Indonesia.(*)




Daftar Lengkap Mutasi Pati TNI: Danrem dan Kasrem 042/Gapu Ikut Berganti

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto kembali melaksanakan rotasi besar di jajaran TNI dengan melakukan mutasi terhadap 187 Perwira Tinggi (Pati).

Keputusan ini tertuang dalam Surat Nomor Kep/1664/XII/2025 tanggal 15 Desember 2025 mengenai pemberhentian dan pengangkatan jabatan di lingkungan TNI.

Dari total 187 Pati TNI yang dimutasi, terdiri dari 109 Pati TNI AD, 36 Pati TNI AL, dan 42 Pati TNI AU.

Salah satu jabatan penting yang mengalami pergantian adalah Danrem 042/Gapu, yang kini dijabat oleh Kolonel Inf Nyamin, menggantikan Brigjen TNI Heri Purwanto yang berpindah menjadi Irdam IM.

Selain itu, Kasrem 042/Gapu sebelumnya, Kolonel Inf Ryan Hanandi, dirotasi menjadi Danpusdikma Kodiklat TNI.

Rotasi ini mencakup sejumlah jabatan strategis di seluruh matra TNI sebagai upaya penguatan struktur organisasi, peningkatan efektivitas kepemimpinan, dan kesiapan operasional yang berkelanjutan.

Pergantian jabatan meliputi posisi staf utama, komandan satuan, dan pejabat ahli di berbagai bidang.

Berikut beberapa pergantian penting di TNI AD, khususnya di Korem 042/GAPU:

  • Danrem 042/Gapu: Brigjen TNI Heri Purwanto diganti Kolonel Inf Nyamin

  • Kasrem 042/Gapu: Kolonel Inf Ryan Hanandi dirotasi menjadi Danpusdikma Kodiklat TNI

  • Beberapa pejabat lain termasuk Letjen TNI Widi, Mayjen TNI Satrijo Panandojo, Brigjen TNI Anggit Eston, serta pejabat tinggi lain di lingkungan Mabes TNI dan Kodiklat.

Rotasi ini menegaskan strategi TNI dalam menempatkan perwira di posisi yang sesuai kemampuan dan pengalaman, sekaligus memastikan keberlanjutan operasional dan efektivitas kepemimpinan di berbagai satuan.

Berikut daftar nama-nama Pati TNI AD yang terkena rotasi dan mutasi

– Letjen TNI Widi : Dosen Tni Unhan menjadi Staf Sus Kasad (Proses Hukum)

– Mayjen TNI Satrijo Panandojo : Pa Sahli Kasad Tingkat III menjadi Staf Sus Kasad

– Brigjen TNI Anggit Eston : Danpusdikma Kodilat TNI menjadi Pa Sahli Kasad Tingkat III

– Kolonel Inf Ryan Hanandi : Kasrem 042/Gapu menjadi Danpusdikma Kodiklat TNI

– Mayjen TNI Husein Segaf : Pa Sahli Kasad Tingkat III menjadi Staf Sus Kasad (Penugasan KL)

– Brigjen TNI Igbn Teja Kusuma : Pa Sahli Kasad Tingkat II menjadi Pa Sahli Kasad Tingkat III (Energi)

– Brigjen TNI Ari Stefanus : Staf Sus Kasad menjadi Pa Sahli Kasad Tingkat II (Ideologi)

– Mayjen TNI Heri Pribadi : Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional menjadi Pensiun

– Mayjen TNI Taufik Budi Santoso : Dan PMPP TNI menjadi Pensiun

– Brigjen TNI Iwan Bambang Setyawan : Staf Sus Kasad menjadi Dan PMPP TNI

– Mayjen TNI Dr. Ichsan Firdhaus : Ka RSPAD menjadi Ka RSPAD (Validasi Orgas)

– Brigjen TNI Dr. Abdul Halim : Waka RSPAD menjadi Waka RSPAD (Validasi Orgas)

– Brigjen TNI Dr. Ahmad Zumaro : Kapok sahli RSPAD menjadi Kapoksahli RSPAD (Validasi Orgas)

– Brigjen TNI Dr. Jonny : Kakomet RSPAD menjadi Kakomet RSPAD (Validasi Orgas)

– Brigjen TNI Apriadi Dirbas : Tenaga Ahli Lemhanas menjadi Kadeplingiptek Sesko TNI

– Brigjen TNI Agus Muhlis Latief : Kapoksahli IX/Udayana menjadi Tenaga Ahli Lemhanas

– Kolonel Inf Wahyu Yuniartoto : Ajudan Presiden menjadi Kapoksahli IX/Udayana

– Brigjen TNI Jarot Suprihanto : Danrem 031/Pekanbaru menjadi Kadep Lat Sesko TNI

– Brigjen TNI Agustinus Sitepu : Dirlat Kodiklat TNI menjadi Danrem 031/Pekanbaru

– Kolonel Inf Sutrisno Pujiono : Pamen Den Mabesad menjadi Dirlat Kodiklat TNI

– Kolonel Inf Rudi Andriyoni : Paban III/Pers Sesko TNI menjadi Kadep Faljuang Sesko TNI

– Kolonel Inf Yana Bahtiar : Kadep Ops Sesko TNI menjadi Kadep Ops Sesko TNI (Validasi Orgas)

– Brigjen TNI Ryo Neswan : Pa Sahli Kasad Tingkat II Energi menjadi Staf Sus Kasad

– Kolonel Arh I Made Kurniawan : Paban Sahli Kasad menjadi Pa Sahli Kasad Tingkat II Energi

– Brigjen TNI Erwansjah : Dirlitbang Kodiklatad menjadi Staf Sus Kasad

– Brigjen TNI Irwan Subekti : Irdam Jaya menjadi Dirjianbang Kodiklatad

– Brigjen TNI Ary Tri : Kapusjas Permildas TNI menjadi Irdam Jaya

– Brigjen TNI Sahrun Gultom -> Wakil Dekan Unhan menjadi Dosen Tetap Unhan

– Kolonel Cpl Yudha Adillah : Kabid Kemhan menjadi Wakil Dekan Unhan

– Brigjen TNI Rudi Setiawan : Wakil Dekan Unhan menjadi Dosen Tetap Unhan

_ Brigjen TNI Totok Budi : Dosen Tetap Unhan menjadi Wakil Dekan Unhan

– Brigjen TNI Yudi Sulistyanto : Irdam IM menjadi Pensiun

– Brigjen TNI Heri Purwanto : Danrem 042/Gapu menjadi Irdam IM

– Kolonel Inf Nyamin : Pamen Den Mabesad menjadi Danrem 042/Gapu

– Brigjen TNI Veri Sudijianto : Kadisjarahad menjadi Pensiun

– Brigjen TNI Teddy Arifyanto : Danrindam III menjadi Kadisjarahad

– Kolonel Inf Bagus Budi : Paban Binkar menjadi Danrindam III

– Brigjen TNI Sarifudin : Paban Sahli Panglima TNI menjadi Danpussen Armed

– Brigjen TNI Erdi : Danpussen Armed menjadi Paban Sahli Panglima TNI

– Mayjen TNI Anton Yuliantoro : Pa Sahli Kasad Tingkat III Jemen menjadi Staf Sus Kasad

– Mayjen TNI Susilo : Pangdivif 2 Kostrad menjadi Pa Sahli Kasad Tingkat III Sishanneg

– Mayjen TNI Primadi Saifulsulun : Wadan Sesko TNI menjadi Pangdivif 2 Kostrad

– Brigjen TNI Teguh Puji Rumekso : Dirdok Kodiklatad menjadi Wadan Sesko TNI

– Brigjen TNI Wawan Erawan : Staf Sus Kasad menjadi Dirdok Kodiklatad

– Mayjen TNI Rido Hermawan : Deputi Lemhanas menjadi Pensiun

– Mayjen TNI Raden Jaenudin : Tenaga Ahli Lemhanas menjadi Deputi Lemhanas

– Mayjen TNI Zaenudin : Danpuspenerbad menjadi Tenaga Ahli Lemhanas

– Brigjen TNI Muhammad Masrukin : Wadanpuspenerbad menjadi Danpuspenerbad

– Brigjen TNI Zulfirman Chaniago : Staf Sus Kasad menjadi Wadanpuspenerbad

– Mayjen TNI Hari Arif : Pa Sahli Kasad Tingkat III Narkoba menjadi Staf Sus Kasad

– Mayjen TNI Jamalulael : Pangdam XII/ Tanjungpura menjadi Pa Sahli Kasad Tingkat III Narkoba

– Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito : Pangdivif 1 Kostrad menjadi Pangdam XII/ Tanjungpura

– Brigjen TNI Fikri Musmar : Waasops Kasad Siap Ops menjadi Pangdivif 1 Kostrad

– Kolonel Inf Veriyanto Napitupulu : Waasops Kaskostrad menjadi Waasops Kasad Siap Ops

– Brigjen TNI Yudha Fitri : Kasdam IM menjadi Staf Sus Kasad

– Brigjen TNI Dwi Sasongko : Staf Sus Kasad menjadi Kasdam IM

– Brigjen TNI Anjas Asmara : Ir Puspalad menjadi Staf Sus Kasad

– Brigjen TNI Surung Simanjuntak : Aslog Kogabwilhan I menjadi Ir Puspalad

– Brigjen TNI Tri Haksoro : Pa Sahli Kasad Tingkat II Ekonomi menjadi Aslog Kogabwilhan I

– Brigjen TNI Hari Rahardjanto : Danrindam V menjadi Pa Sahli Kasad Tingkat II Ekonomi

– Kolonel Inf Muhammad Albar : Kabidjianbang Seskoad menjadi Danrindam V

– Brigjen TNI Refrizal : Pa Sahli Kasad Tingkat II Sosbud menjadi Staf Sus Kasad

– Brigjen TNI Tri Haryono : Kapok Sahli Kogawilhan II menjadi Pa Sahli Kasad Tingkat II Sosbud

– Kolonel Inf Erwin : Pamen Denmabesad menjadi Kapok Sahli Kogawilhan II

– Brigjen TNI Prabowo Setiaji : Asops Kogabwilhan II menjadi Staf Sus Kasad

– Brigjen TNI Andriyanto : Asops Kogabwilhan III menjadi Asops Kogabwilhan II

– Brigjen TNI Patar Sitorus : Staf Sus Kasad menjadi Asops Kogabwilhan III

– Brigjen TNI Bambang Sugiri : Askomlek Kogabwilhan III menjadi Staf Sus Kasad

– Brigjen TNI Asep Ridwan : Ir Pussenkav menjadi Pensiun

– Kolonel Kav Afkar Mulia : Dirbinpers PMPP menjadi Ir Pussenkav

– Brigjen TNI Toyib : Direktur D BAIS TNI menjadi Pensiun

– Kolonel Inf Hendri Sembiring : Paban Utama C BAIS TNI menjadi Direktur D BAIS TNI

– Brigjen TNI Aulia Dwi : Direktur A BAIS TNI menjadi Kapuspen TNI

– Kolonel Inf Leonardo Sebastian : Wadansat Intel BAIS TNI menjadi Direktur A BAIS TNI

– Brigjen TNI Firmansyah : Pa Sahli Kasad Tingkat II Internasional menjadi Staf Sus Kasad

– Brigjen TNI Jimmy Watuseke : Asintel Kogabwilhan I menjadi Pa Sahli Kasad Tingkat II Internasional

– Kolonel Inf Andi Asmara Dewa : Pamen Denmabesad menjadi Asintel Kogabwilhan I

– Kolonel Inf Indarto Kusnohadi : Pamen Denmabesad menjadi Tenaga Ahli Lemhanas

– Brigjen TNI Agus Setyawan : Pa Sahli Kasad Tingkat II Kumham menjadi Staf Sus Kasad

– Kolonel Inf Irfan Amir : Paban VI/Sintelad menjadi Pa Sahli Kasad Tingkat II Kumham

– Brigjen TNI I Ketut Artajaya : Kabinda Papua menjadi Pensiun

– Kolonel Inf Honi Havana : Paban I Jakrenstra Srena menjadi Ka Biro Kemenko Polkam

– Kolonel Cpm Siagian Donalmeyer : Dirbincab Puspomad menjadi Ka Biro Kemenko Polkam.(*)




Terlibat Kasus Pembunuhan, Dua Anggota TNI AL Dituntut Penjara Seumur Hidup

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID –  Oditur Militer meminta agar dua anggota TNI AL dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dan dipecat dari kesatuan mereka, terkait kasus pembunuhan bos rental mobil, Ilyas Abdul Rahman.

Dalam tuntutannya, Oditur Militer Gori Rambe menyatakan bahwa, Kelasi Kepala Bambang Apri Atmojo dan Sertu Akbar Adli terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap Ilyas, serta menggelapkan mobil milik korban.

“Ini adalah kasus pembunuhan berencana. Kami mohon agar Pengadilan Militer II-08 Jakarta menyatakan para terdakwa terbukti secara sah melakukan tindak pidana,” ujar Gori Rambe, dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Militer II-08 Jakarta,  Senin (10/3).

Oditur Militer menuntut agar, Kelasi Kepala Bambang Apri Atmojo dan Sertu Akbar Adli dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Baca juga:  38 Narapidana Masih Diburu, Pasca Kabur dari Lapas Kelas II B Kutacane Aceh

Baca juga:  Kapolres Sarolangun Ajak Anak Muda Bangun Kamtibmas Lewat Momen Buka Bersama

Sementara itu, Sertu Rafsin Hermawan hanya dituntut hukuman empat tahun penjara karena dinilai terlibat dalam tindak pidana penadahan.

Selain tuntutan hukuman penjara, Oditur Militer juga meminta Majelis Hakim untuk memecat ketiga terdakwa sebagai anggota TNI AL.

Hal ini dikarenakan tindakan mereka dianggap mencoreng nama baik institusi dan melanggar peraturan yang berlaku di tubuh TNI.

“Selain pidana pokok, mereka harus dipecat dari dinas militer, khususnya TNI Angkatan Laut,” tambahnya.

Baca juga:  Pendaftaran Rekrutmen Bersama BUMN 2025 Dibuka, Berikut Panduan Lengkap Cara Mendaftarnya

Baca juga:  Hadirkan Rawasari Creative Space, Wawako Diza Hazrah Aljosha: Ruang Baru bagi Anak Muda dan UMKM di Kota Jambi

Dalam tuntutannya, ketiga terdakwa juga diwajibkan untuk membayar restitusi sebesar total Rp796 juta kepada dua korban penembakan, yaitu Ilyas Abdul Rahman dan Ramli.

Rinciannya adalah, Bambang diwajibkan membayar restitusi sebesar Rp209.633.500 untuk keluarga Ilyas dan Rp146.354.200 untuk Ramli.

Akbar harus membayar Rp147.133.500 untuk keluarga Ilyas dan Rp73.177.100 untuk Ramli. Sedangkan Rafsin diwajibkan membayar Rp147.133.500 untuk keluarga Ilyas dan Rp73.177.100 untuk Ramli.

Sebelumnya, Kelasi Kepala Bambang Apri Atmojo dan Sertu Akbar Adli didakwa dengan pasal pembunuhan dan penadahan, sementara Sertu Rafsin hanya didakwa atas kasus penadahan.

Baca juga:  PSG Wajib Menang Dua Gol, untuk Lolos ke Perempat Final Liga Champions

Baca juga:  Nadiyah Maulana Resmi Dilantik sebagai Ketua TP PKK, Siap Wujudkan Kota Jambi Bahagia

Selain ketiga anggota TNI AL, polisi juga telah menangkap dua pelaku sipil yang terlibat dalam kasus ini, yaitu Ajat Supriatna (32) dan seorang pria berinisial I.

Ajat adalah penyewa pertama mobil rental milik Ilyas yang kemudian menyerahkan kendaraan tersebut kepada I.

I selanjutnya memindahtangankan mobil tersebut kepada pelaku lainnya, yang akhirnya dijual kepada anggota TNI AL yang menjadi terdakwa dalam perkara ini.(*)