Motor Petani Hilang Saat Bekerja di Kebun Limun, Tim Macan Pseko Tangkap Terduga Pelaku

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Nasib sepeda motor Honda Revo X milik seorang warga di Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, yang hilang saat ditinggalkan bekerja di kebun, akhirnya terungkap.

Tim Opsnal Macan Pseko bersama Unit Reskrim Polsek Limun berhasil mengamankan seorang pria berinisial PA yang diduga terlibat dalam pencurian tersebut.

Tak hanya mengamankan terduga pelaku, polisi juga berhasil menemukan kembali sepeda motor Honda Revo X warna merah milik korban.

Peristiwa pencurian itu terjadi di kawasan perkebunan Dusun Mensio, Desa Panca Karya, Kecamatan Limun, pada Jumat 16 Oktober 2026 sekitar pukul 09.30 WIB.

Saat kejadian, korban berinisial S sedang bekerja di kebun bersama seorang rekannya.

Korban memarkirkan sepeda motornya di sekitar lokasi pekerjaan.

Namun, ketika hendak pulang, korban mendapati kendaraan tersebut sudah tidak berada di tempat semula.

Kecurigaan semakin menguat setelah rekan korban memberikan informasi bahwa seseorang telah membawa sepeda motor tersebut.

Korban kemudian memeriksa tas yang ditinggalkan di sekitar lokasi dan mendapati kunci kendaraannya juga hilang.

Merasa menjadi korban pencurian, S kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Limun.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Macan Pseko bersama Unit Reskrim Polsek Limun melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan melacak keberadaan terduga pelaku.

Hasilnya, pada Selasa 3 November 2026 sekitar pukul 18.00 WIB, petugas memperoleh informasi mengenai keberadaan PA di sebuah warung pecel lele di kawasan Simpang Kantor Bupati Sarolangun, Kecamatan Gunung Kembang.

Petugas langsung mendatangi lokasi dan mengamankan pria tersebut.

Berdasarkan pemeriksaan awal, PA mengakui telah mengambil sepeda motor milik korban.

Polisi kemudian mengembangkan penyelidikan untuk mencari keberadaan kendaraan yang hilang tersebut.

Upaya pengembangan membuahkan hasil. Pada Rabu 4 November 2026 sekitar pukul 17.00 WIB, petugas berhasil menemukan dan mengamankan Honda Revo X warna merah yang menjadi barang bukti pencurian.

Dengan penemuan tersebut, polisi berhasil mengungkap kasus kehilangan kendaraan yang terjadi di kawasan perkebunan Dusun Mensio.

Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Limun, IPTU Usaha Sitepu, S.E., mengapresiasi gerak cepat personel dalam menindaklanjuti laporan masyarakat.

Menurutnya, pengungkapan kasus tersebut menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan perlindungan serta menjaga keamanan masyarakat.

“Saya mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan ketika memarkirkan kendaraan, terutama saat bekerja di perkebunan atau lokasi yang jauh dari permukiman,” imbaunya.

Masyarakat disarankan menggunakan kunci pengaman tambahan dan tidak meninggalkan kunci kendaraan di tempat yang mudah dijangkau orang lain.

Ia juga meminta masyarakat segera melapor apabila mengalami atau mengetahui tindak pidana agar polisi dapat melakukan penanganan secepatnya.

Saat ini, PA beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Limun.

“Penyidik masih melengkapi berkas perkara dan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum untuk proses hukum selanjutnya,” sebutnya.

Atas dugaan perbuatannya, PA disangkakan melanggar Pasal 476 KUHP tentang pencurian.(*)




Kacau! Tiga Pelajar Ditangkap di Sarolangun Ditangkap Polisi

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Tim Macan Pseko Satreskrim Polres Sarolangun bersama Polsek Batin VIII  menangkap tiga pelaku pencurian sepeda motor yang meresahkan warga Kecamatan Batin VIII, Senin (27/10/2025) dini hari.

Kasus ini berawal dari laporan warga DD bin ND (41) asal Desa Pamenang, yang kehilangan satu unit Honda Beat BH 4064 XN pada Minggu pagi (05/10/2025) sekitar pukul 06.00 WIB.

Anak korban mengetahui bahwa motor tersebut dibawa orang tak dikenal.

Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, melalui Kapolsek Batin VIII, Iptu Erik Kurniawan, menyampaikan bahwa tim bergerak cepat menindaklanjuti laporan tersebut.

“Dari hasil penyelidikan, tim memperoleh informasi keberadaan pelaku di wilayah Sarolangun. Tim berhasil menangkap tiga pelaku berikut barang bukti,” jelas Iptu Erik.

Ketiga pelaku yang diamankan adalah:

  • JT bin S (18), pelajar, Desa Sungai Abang

  • M. RLL bin IJ (19), pelajar, Desa Sungai Abang

  • M.Z (20), pelajar, Desa Tinting

Dari tangan para pelaku, polisi menyita satu unit Honda Beat BH 4064 XN milik korban. Ketiganya kini diamankan di Mapolsek Batin VIII untuk proses hukum lebih lanjut.

Iptu Erik menambahkan bahwa pihak kepolisian masih mendalami kemungkinan adanya jaringan curanmor lintas kabupaten. Ia juga mengimbau warga:

“Jangan pernah meninggalkan kunci motor, meskipun sebentar. Laporkan segera jika melihat aktivitas mencurigakan.”

Pengungkapan kasus ini kembali menegaskan komitmen Polres Sarolangun dalam menjaga keamanan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat Batin VIII.(*)




Mantap! Begal Motor Bersenjata di Sarolangun Ditangkap, Kurang dari 24 Jam!

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Aksi begal motor bersenjata tajam yang terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Desa Dusun Dalam, Kecamatan Bathin VIII, Kabupaten Sarolangun, akhirnya berhasil diungkap.

Polres Sarolangun bersama Polsek Bathin VIII berhasil menangkap pelaku dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Kapolres Sarolangun, AKBP Wendi Oktariansyah, melalui Kasat Reskrim AKP Yosua Adrian mengungkapkan bahwa, tersangka berinisial JLK, warga Sungai Baung, Kecamatan Sarolangun.

Baca juga:  Pelaku Begal di Jelutung Terancam Pasal Berlapis, Bisa Dihukum hingga 12 Tahun Penjara

Baca juga:  Miris! Pelaku Begal di Jelutung Jual Motor Korban Cuma Rp1 Juta untuk Judi Online

Aksi kejahatan itu terjadi pada Selasa, 30 September 2025, sekitar pukul 06.00 WIB.

Saat itu, korban berinisial AB sedang mengendarai motor Honda Beat Street warna hitam (BH 6871 QC) dari arah Limbur Tembesi menuju Desa Tanjung.

Di kawasan Simpang Petai, korban dipepet oleh dua pria tak dikenal yang mengendarai motor Yamaha NMAX hitam.

Salah satu pelaku turun dan menodongkan senjata tajam ke leher korban hingga korban terjatuh. Sepeda motor korban kemudian dirampas dan dibawa kabur.

Baca juga:  Bantah Lakukan Penganiayaan, Berikut Versi Pengakuan Pelaku Begal di Jelutung

Baca juga:  Fakta Baru Aksi Pembegalan di Jelutung, Ini Kronologi Versi Kapolsek Kotabaru

Korban mengalami kerugian sekitar Rp8 juta dan segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

Menindaklanjuti laporan itu, Tim Macan Pseko Satreskrim Polres Sarolangun dan Polsek Bathin VIII langsung bergerak.

Setelah serangkaian penyelidikan, petugas berhasil menangkap tersangka di wilayah Kecamatan Bathin VIII pada malam harinya, tanpa perlawanan.

“Kami juga berhasil mengamankan barang bukti satu unit motor milik korban. Tersangka saat ini telah ditahan di Mapolres Sarolangun,” jelas AKP Yosua.

Baca juga:  Cegah Gizi Buruk, Polres Sarolangun Rekrut Relawan Pengawas MBG

Baca juga:  Tingkatkan Kamseltibcarlantas, Polisi Sarolangun Terjun Langsung di Jalan Raya

Tersangka dijerat dengan Pasal 365 ayat (2) ke-2 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Polisi mengimbau masyarakat agar selalu waspada saat berkendara, terutama di jalur sepi. Disarankan menggunakan kunci ganda dan tidak bepergian sendiri saat dini hari atau pagi buta.(*)