Semangat Ramadan, Ditpolairud Polda Jambi Gelar Khataman Al-Qur’an dan Berbagi Takjil

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1446 H, Ditpolairud Polda Jambi mengadakan kegiatan khataman Al-Qur’an selama tujuh hari pertama bulan Ramadan di Musala Al-Ikhlas, Polairud Polda Jambi.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh personel Ditpolairud yang beragama Islam setelah pelaksanaan apel pagi.

Kombes Pol Agus Tri Waluyo, Direktur Polairud Polda Jambi, menyampaikan bahwa khataman Al-Qur’an ini merupakan agenda tahunan yang selalu dilaksanakan oleh Ditpolairud Polda Jambi setiap bulan Ramadan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan spiritual anggota Ditpolairud Polda Jambi agar mereka selalu dalam lindungan dan bimbingan Allah SWT dalam menjalankan tugas,” ujar Agus Tri Waluyo.

Baca juga:  Sinergi Penegakan Hukum, Dirpolairud Polda Jambi Perkuat Koordinasi dengan Kejati Jambi

Baca juga:  Kegiatan Sosial Polairud Polda Jambi: Bagi Takjil untuk Nelayan dan ABK Kapal di Bulan Ramadan

Sebagai bagian dari kegiatan rutin di bulan suci Ramadan, perwira menengah jebolan Akademi Kepolisian 2000 ini berharap, melalui khataman Al-Qur’an, personel Ditpolairud Polda Jambi dapat meraih keberkahan dan syafaat di hari akhir nanti.

Selain kegiatan khataman Al-Qur’an, Ditpolairud Polda Jambi juga melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan lainnya.

Salah satunya adalah pembagian takjil untuk buka puasa kepada nelayan dan masyarakat perairan Jambi. Pembagian takjil ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara personel Ditpolairud Polda Jambi dengan masyarakat setempat.

Kabagbinopsnal Ditpolairud Polda Jambi, AKBP Lukman, yang juga menjadi koordinator kegiatan khataman Al-Qur’an, menambahkan bahwa, Ramadan adalah bulan yang penuh berkah, di mana Al-Qur’an diturunkan sebagai petunjuk hidup bagi umat Muslim.

Baca juga:  Cegah Sampah Menumpuk, Polairud Polda Jambi Operasi Bersih Sampah di Sungai Batanghari

Baca juga:  Tingkatkan Disiplin dan Loyalitas, Ditpolairud Polda Jambi Laksanakan Pembinaan Tradisi

“Semangat untuk mengkhatam Al-Qur’an di bulan Ramadhan ini kami harapkan dapat memberikan manfaat spiritual bagi seluruh personel Ditpolairud Polda Jambi,” ujarnya.(*)




Sahur Hari Pertama Ramadan 1446H, Berikut Menu yang Gampang dan Enak

SEPUCUKJAMBI.ID – Ramadan adalah bulan yang penuh berkah, namun saat menjalankan ibadah puasa, menjaga stamina dan energi sangat penting, terutama saat sahur.

Sahur yang tepat akan memberikan energi sepanjang hari, membantu menjaga kekuatan tubuh, dan tentunya membuat Anda tetap segar.

Untuk itu, berikut ini adalah beberapa rekomendasi menu sahur yang mudah disiapkan, enak, dan bergizi untuk hari pertama Ramadan 1446H tahun 2025.

1. Nasi Goreng Sehat dengan Sayuran

Nasi goreng adalah menu sahur yang praktis dan selalu menjadi favorit banyak orang.

Baca juga: Resep Asinan Buah Segar Pedas Manis

Baca juga: Resep dan Cara Membuat Pisang Goreng Lezat untuk Sarapan Pagi

Untuk membuatnya lebih sehat, Anda bisa menambahkan berbagai macam sayuran seperti wortel, kacang polong, dan brokoli.

Tambahkan juga sumber protein seperti telur, ayam, atau tahu tempe.

Nasi goreng ini tidak hanya memberikan karbohidrat untuk energi, tetapi juga vitamin dan mineral dari sayuran yang sangat penting untuk tubuh.

Bahan-bahan:

– Nasi putih atau nasi merah

– Telur ayam

– Sayuran seperti wortel, kacang polong, dan brokoli

– Kecap manis, garam, dan lada secukupnya

2. Oatmeal Buah Segar

Oatmeal merupakan pilihan sahur yang kaya serat dan sangat baik untuk pencernaan.

Untuk memberikan rasa yang lebih enak, Anda bisa menambahkan buah-buahan segar seperti pisang, strawberry, atau blueberry.

Selain memberikan rasa yang manis alami, buah-buahan juga mengandung banyak vitamin dan antioksidan yang baik untuk tubuh.

Bahan-bahan:

– Oatmeal instan

– Buah-buahan segar (pisang, strawberry, blueberry)

– Madu atau yogurt untuk tambahan rasa

3. Roti Lapis Telur dan Alpukat

Roti lapis isi telur dan alpukat adalah pilihan praktis yang kaya akan lemak sehat dan protein.

Alpukat kaya akan lemak tak jenuh yang baik untuk tubuh, sementara telur memberikan protein yang membuat Anda kenyang lebih lama.

Roti gandum bisa menjadi pilihan yang lebih sehat karena kaya serat dan akan membantu menjaga energi sepanjang hari.

Bahan-bahan:

– Roti gandum

– Telur

– Alpukat matang

– Keju (opsional)

– Tomat dan selada (opsional)

4. Sup Ayam Sayuran

Sup ayam sayuran adalah pilihan menu sahur yang hangat dan menyehatkan.

Sup ini tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga memberikan kalori dan nutrisi penting dari ayam dan sayuran.

Anda bisa membuat sup ayam dengan kaldu ayam buatan sendiri untuk rasa yang lebih segar.

Jangan lupa tambahkan sedikit nasi untuk melengkapi hidangan.

Bahan-bahan:

– Daging ayam (potong kecil-kecil)

– Wortel, kentang, dan daun seledri

– Bawang putih dan bawang merah

– Kaldu ayam secukupnya

– Garam dan merica secukupnya

5. Smoothie Bowl dengan Topping Sehat

Smoothie bowl adalah pilihan sahur yang menyegarkan dan sangat mudah disiapkan.

Anda bisa mengolah smoothie dengan berbagai macam buah-buahan seperti pisang, mangga, atau kiwi, lalu menambahkannya dengan topping sehat seperti granola, chia seeds, dan kacang-kacangan.

Smoothie bowl ini kaya akan serat, vitamin, dan mineral yang penting untuk menjaga tubuh tetap bugar.

Bahan-bahan:

– Buah-buahan seperti pisang, mangga, atau berries

– Yogurt plain atau susu almond

– Granola, chia seeds, kacang almond (untuk topping)

6. Mie Goreng Ayam dan Sayuran

Mie goreng ayam dengan tambahan sayuran seperti sawi, wortel, dan kacang polong adalah pilihan menu sahur yang lezat dan mengenyangkan.

Mie memberikan karbohidrat untuk energi, sementara ayam dan sayuran memberikan protein dan nutrisi tambahan.

Cobalah untuk menggunakan mie sehat yang rendah kalori dan tambahan sayuran untuk membuatnya lebih bergizi.

Bahan-bahan:

– Mie instan atau mie telur

– Daging ayam (potong kecil-kecil)

– Sayuran seperti sawi, wortel, dan kacang polong

– Kecap manis dan bumbu mie secukupnya

7. Pancake Pisang dengan Madu

Pancake pisang adalah pilihan sahur yang manis namun tetap sehat.

Pisang memberikan energi yang cepat diserap tubuh, sementara pancake yang terbuat dari bahan sederhana seperti tepung gandum dan telur memberikan karbohidrat dan protein.

Tambahkan sedikit madu dan irisan buah segar untuk rasa yang lebih lezat.

Bahan-bahan:

– Pisang matang

– Telur

– Tepung gandum

– Madu (untuk topping)

– Buah segar (untuk topping)

Tips Sahur Sehat untuk Menjaga Energi Selama Puasa

Perbanyak konsumsi air: Pastikan Anda cukup minum air saat sahur agar tubuh tetap terhidrasi sepanjang hari.

Pilih makanan bergizi: Usahakan untuk memilih makanan yang mengandung serat, protein, dan lemak sehat yang membantu tubuh tetap kenyang lebih lama.

–  Hindari makanan yang terlalu pedas atau berminyak : Makanan yang terlalu pedas atau berminyak bisa membuat perut tidak nyaman dan menyebabkan rasa haus yang lebih cepat.

Dengan memilih menu sahur yang tepat, Anda dapat menjalani puasa dengan lebih lancar dan nyaman.

Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan 1446H, semoga berkah dan kesehatan selalu menyertai Anda!. (*)




Selama Ramadan Jam Kerja ASN Pemkot Jambi Disesuaikan, Cek Informasinya di Sini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi mengeluarkan Instruksi Walikota Jambi Nomor 03 Tahun 2025 terkait penyesuaian hari kerja dan jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) selama bulan Ramadan 1446 Hijriah.

Instruksi tersebut merujuk pada Surat Edaran Gubernur Jambi tentang jam kerja ASN pada bulan Ramadan, yang diharapkan dapat menyesuaikan dengan kebutuhan ibadah dan tetap menjaga kelancaran pelayanan publik.

Melalui pernyataan resmi yang disampaikan oleh Jubir Pemkot Jambi, Abu Bakar, Walikota Jambi Maulana menjelaskan bahwa, ada beberapa perubahan yang berlaku bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kota Jambi selama bulan Ramadan.

“Seluruh perangkat daerah dan unit kerja Pemerintah Kota Jambi akan melaksanakan perubahan jam kerja yang disesuaikan dengan kondisi bulan Ramadan,” sebutnya.

baca juga: Paman dan Keponakan di Tanjab Timur Dibui, Bacok Tetangga hingga Luka Parah

Baca juga: Paman dan Keponakan di Tanjab Timur Dibui, Bacok Tetangga hingga Luka Parah

“Kami berharap perubahan ini dapat meningkatkan kenyamanan pegawai dalam menjalankan ibadah puasa tanpa mengganggu pelayanan publik yang tetap optimal,” jelas Abu Bakar.

Untuk perangkat daerah dan unit kerja yang memberlakukan 5 hari kerja, jam kerja di hari Senin hingga Kamis adalah pukul 07.30 WIB – 15.00 WIB, dengan waktu istirahat pukul 12.00 WIB – 12.30 WIB.

Kemudian pada hari Jumat, jam kerja dipangkas menjadi pukul 07.00 WIB – 11.30 WIB.

Sementara bagi unit kerja yang memberlakukan 6 hari kerja, jam kerja di hari Senin hingga Kamis adalah pukul 07.30 WIB – 13.30 WIB, dengan waktu istirahat pada pukul 12.00 WIB – 12.30 WIB.

Hari Jumat jam kerjanya tetap pada pukul 07.00 WIB – 11.30 WIB, dan tambahan kerja pada hari Sabtu mulai pukul 07.30 WIB – 13.30 WIB.

Selain itu, selama bulan Ramadan, apel Senin dan apel pagi akan ditiadakan sementara waktu, kecuali pada upacara hari besar nasional yang telah ditentukan.

Pegawai juga diwajibkan mengenakan pakaian dinas harian (PDH) yang telah ditentukan, dengan tambahan bagi pegawai pria untuk memakai peci hitam (kopiah), sementara wanita diwajibkan mengenakan tutup kepala atau jilbab.

Walaupun jam kerja dipersingkat, Walikota Jambi menegaskan bahwa, jumlah jam kerja efektif bagi pegawai tetap akan mencapainya minimal 32,5 jam per minggu.

Pihaknya juga memastikan bahwa penyesuaian ini tidak akan mengganggu produktivitas ASN dan kinerja organisasi di Pemerintah Kota Jambi.

“Langkah ini diambil untuk menjaga keseimbangan antara pelaksanaan ibadah selama Ramadan dan tetap mempertahankan kelancaran pelayanan publik,” kata dia.

“Kami meminta kepada seluruh jajaran ASN untuk tetap menjaga profesionalisme dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas,” tambah Abu Bakar.

Dengan adanya penyesuaian ini, diharapkan pelaksanaan tugas ASN di lingkungan Pemerintah Kota Jambi tetap berjalan efektif dan optimal.

Serta dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, meskipun dalam kondisi bulan Ramadan.(*)