Jambi Ikut Kick Off Piala Dunia 2026, TVRI Ajak Warga Pasang Antena UHF

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kick Off Piala Dunia 2026 digelar di Lapangan Kantor Gubernur Jambi, Minggu (1/2/2026).

Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman, yang mewakili Gubernur Jambi Al Haris. Kick Off tersebut dilaksanakan secara serentak di 34 provinsi di Indonesia oleh TVRI.

Dalam sambutannya, Sudirman menyampaikan apresiasi kepada TVRI yang dipercaya sebagai host broadcaster Piala Dunia 2026 di Indonesia.

Menurutnya, pelaksanaan Kick Off di Provinsi Jambi menjadi langkah awal untuk membangun antusiasme masyarakat terhadap ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut.

“Ini merupakan langkah awal persiapan. Pada bulan Juni nanti Piala Dunia akan digelar dan masyarakat dapat menyaksikannya secara langsung dan gratis hanya dengan menggunakan antena UHF,” ujar Sudirman.

Ia menilai, kehadiran Piala Dunia 2026 tidak hanya berdampak pada hiburan masyarakat, tetapi juga berpotensi memberikan efek positif bagi perekonomian daerah.

Khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang jumlahnya di Provinsi Jambi hampir mencapai 30 ribu unit.

Sudirman berharap ke depan TVRI dapat bersinergi dengan berbagai instansi dan pemerintah daerah untuk menggelar kegiatan nonton bareng (nobar).

Menurutnya, sepak bola merupakan olahraga yang memiliki daya tarik besar dan mampu menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain itu, ia juga menyampaikan harapan agar Tim Nasional Indonesia dapat lolos ke ajang Piala Dunia pada tahun 2030 mendatang.

Sementara itu, Kepala TVRI Stasiun Jambi, Herly Marjoni, menjelaskan bahwa penunjukan TVRI sebagai pemegang hak siar Piala Dunia 2026 merupakan kebijakan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Kebijakan ini bertujuan agar seluruh masyarakat Indonesia, termasuk yang berada di daerah terpencil, dapat menikmati siaran Piala Dunia secara gratis.

“TVRI memiliki jangkauan siaran hingga ke pelosok negeri, sehingga seluruh masyarakat Indonesia bisa menikmati Piala Dunia tanpa biaya,” kata Herly.

Ia menyebutkan, Kick Off World Cup 2026 digelar sebagai bagian dari sosialisasi awal sekaligus untuk membangkitkan euforia masyarakat.

Momentum Piala Dunia dinilai dapat menggerakkan ekonomi lokal, terutama sektor UMKM seperti usaha makanan, kafe, hingga jasa sablon.

Di Provinsi Jambi, TVRI telah menjalin kerja sama dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk pelaksanaan kegiatan nonton bareng dengan melibatkan UMKM setempat.

Herly menegaskan, kegiatan nobar yang difasilitasi TVRI tidak dipungut biaya bagi pelaku UMKM.

“Untuk UMKM gratis. Namun, jika diselenggarakan oleh pihak non-UMKM seperti hotel atau usaha besar, maka akan dikenakan biaya sesuai ketentuan dari pusat,” jelasnya.

Selain itu, TVRI Jambi telah menyiapkan enam satuan transmisi dalam kondisi optimal yang tersebar di Kota Jambi, Tanjung Jabung Barat, Sarolangun, Merangin, Bungo, dan Sungai Penuh.

Herly juga mengimbau masyarakat untuk segera memasang antena UHF agar dapat menikmati siaran Piala Dunia 2026 tanpa kendala.

Ia mengingatkan agar masyarakat tidak menunda pemasangan karena harga antena dikhawatirkan akan meningkat seiring tingginya permintaan menjelang pelaksanaan Piala Dunia.(*)




Dari Kerinci hingga Tanjab Timur, Wabup Muaro Jambi Serukan Persatuan di HUT Jambi

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Jambi yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Muaro Jambi, Selasa (06/01/2026) pagi.

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H. Mahir, serta diikuti unsur Forkopimda, kepala OPD, para kepala bagian, aparatur sipil negara (ASN), dan pegawai di lingkungan pemerintah daerah.

Dalam kesempatan itu, Junaidi membacakan amanat Gubernur Jambi yang menegaskan bahwa usia 69 tahun merupakan tonggak sejarah yang patut disyukuri.

Berbagai capaian pembangunan yang diraih selama ini disebut sebagai hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

“Keberhasilan pembangunan Provinsi Jambi adalah buah kerja bersama. Ini bukan hasil satu pihak, melainkan kolaborasi seluruh masyarakat Jambi,” ujarnya.

Memasuki periode kedua kepemimpinan daerah, Pemerintah Provinsi Jambi mengusung visi besar Mewujudkan Jambi MANTAP Berdaya Saing dan Berkelanjutan Tahun 2029 di Bawah Ridho Allah SWT.

Visi tersebut dijabarkan melalui tiga misi utama, yakni penguatan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien, peningkatan daya saing daerah melalui sektor unggulan seperti pertanian, perdagangan, industri dan pariwisata, serta memastikan keberlanjutan pembangunan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Memasuki awal tahun 2026, Wakil Bupati Muaro Jambi juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergitas pembangunan daerah.

Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan pelestarian budaya lokal.

“Dari Kerinci hingga Tanjung Jabung Timur, dari Telun Berasap sampai Ombak Bedebur, mari kita bersatu membangun Jambi yang maju dan berdaya saing tinggi demi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Pada momen tersebut, Junaidi turut menyampaikan empati atas bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada akhir 2025, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Ia menyebut Pemerintah Provinsi Jambi telah menyalurkan bantuan sebagai bentuk solidaritas antardaerah.

“Terima kasih kepada masyarakat Jambi yang telah menunjukkan kepedulian dan berpartisipasi membantu saudara-saudara kita yang terdampak,” pungkasnya.

Momentum HUT ke-69 ini diharapkan menjadi penguat komitmen bersama dalam membangun Jambi yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan di tahun-tahun mendatang.(*)




Gubernur Jambi Serukan Kewaspadaan Bencana Hidrometeorologi!

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi Al Haris mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam sepanjang tahun 2026.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jambi yang memperkirakan musim hujan akan terjadi lebih dari satu periode.

Menurut Al Haris, berdasarkan informasi BMKG, musim hujan diperkirakan berlangsung pada Januari dan kembali terjadi pada April 2026.

Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Provinsi Jambi.

“BMKG memprediksi Januari masuk musim hujan, dan April nanti kembali terjadi musim hujan,” ujar Al Haris.

Menghadapi kondisi tersebut, Gubernur mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.

Upaya sederhana seperti menjaga kebersihan saluran air, tidak membuang sampah sembarangan, serta menjaga kawasan rawan longsor dinilai penting untuk meminimalkan dampak bencana.

Selain banjir dan longsor, Al Haris juga menyoroti ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang hampir setiap tahun melanda Jambi.

Terutama saat musim kemarau. Ia menekankan bahwa, persoalan bencana tidak bisa ditangani pemerintah saja, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

“Setiap tahun kita menghadapi karhutla, banjir, dan berbagai bencana lainnya. Ini butuh rasa persatuan dan kepedulian bersama. Jambi ini kampung kita, jadi harus kita jaga bersama-sama,” tegasnya.

Al Haris berharap tahun 2026 dapat dilalui tanpa bencana besar dan Provinsi Jambi tetap dalam kondisi aman dan kondusif.

Ia menilai keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur, tetapi juga oleh keamanan, ketertiban, serta kepedulian terhadap lingkungan.

“Pembangunan bukan hanya soal fisik, tapi juga keamanan dan ketertiban. Mari kita jaga lingkungan dan situasi sosial agar Jambi tetap aman,” ujarnya.

Gubernur juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, kondisi sosial yang kondusif menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jambi.(*)




Pelunasan Haji 2026 Tahap Kedua Dibuka, Ini Imbauan Kemenhaj Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Jambi mengumumkan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahap kedua bagi jamaah calon haji tahun 2026.

Pelunasan tahap lanjutan ini dijadwalkan berlangsung mulai 2 hingga 9 Januari 2026.

Kepala Kanwil Kemenhaj Provinsi Jambi, Wahyudi Abdul Wahab, mengatakan pelunasan tahap pertama telah selesai dilaksanakan dengan capaian sekitar 76,4 persen dari total jamaah calon haji.

“Pelunasan tahap pertama telah berakhir, di mana 76,4 persen jamaah sudah melunasi. InsyaAllah pelunasan akan diperpanjang kembali pada 2 sampai 9 Januari 2026,” ujar Wahyudi di Jambi, Kamis.

Ia menjelaskan, dari total 3.276 calon haji asal Provinsi Jambi, sebagian besar telah menyelesaikan kewajiban pelunasan Bipih pada tahap awal.

Sementara pelunasan tahap kedua diperuntukkan bagi jamaah yang belum melunasi karena berbagai kendala.

Pelunasan tahap kedua ini mencakup jamaah yang terkendala sistem, jamaah penggabungan mahram, pendamping lansia, serta jamaah cadangan.

Tahun ini, jumlah jamaah cadangan tercatat mencapai sekitar 40 persen dari total calon haji Provinsi Jambi.

Wahyudi menambahkan, biaya pelunasan haji bagi jamaah asal Jambi pada keberangkatan tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp26.451.000.

Angka tersebut mengalami penurunan sekitar Rp1 juta dibandingkan biaya pelunasan haji tahun 2025 yang mencapai Rp27.541.000.

Untuk musim haji 2026, Provinsi Jambi dijadwalkan memberangkatkan tujuh kloter penuh ditambah 161 jamaah.

Setiap kloter terdiri dari 445 orang, dengan proporsi jamaah lanjut usia mencapai sekitar 30 persen dari total calon haji.

Ia juga mengimbau jamaah yang masuk dalam kuota keberangkatan agar segera mempersiapkan dokumen serta menjaga kondisi kesehatan.

Pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu persyaratan utama sesuai ketentuan Pemerintah Arab Saudi.

“Kami berharap seluruh tahapan persiapan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga pelaksanaan ibadah haji 2026 bagi jamaah asal Jambi dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman,” pungkasnya.(*)




Maulana Dorong Kolaborasi Dunia Usaha, PAD Kota Jambi Terus Digenjot

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jambi dari sektor pajak mencatat capaian gemilang sepanjang 2025.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Maulana, realisasi penerimaan pajak daerah berhasil melampaui target hingga lebih dari 100 persen, menandai prestasi yang sudah lama tidak diraih Kota Jambi.

Capaian ini sekaligus menjadi fondasi penting bagi Pemerintah Kota Jambi untuk memperkuat pembiayaan pembangunan daerah ke depan.

Sebagai kota perdagangan dan jasa, Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Jambi melalui dinas terkait akan terus mendorong peningkatan kerja sama serta dukungan dengan dunia usaha guna mengoptimalkan potensi penerimaan pajak daerah.

“Ke depan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi sumber utama pembiayaan pembangunan. Karena itu, seluruh sektor yang berpotensi menghasilkan pajak harus dimaksimalkan,” ujar Maulana.

Meski realisasi pajak daerah telah melampaui target, Maulana mengakui bahwa opsen pajak kendaraan bermotor masih belum optimal karena memerlukan kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jambi.

“Untuk PBB, perhotelan, kuliner, air tanah, BPHTB, serta transaksi jual beli, seluruhnya sudah mencapai 100 persen. Hanya opsen pajak kendaraan bermotor yang masih belum optimal. Namun opsen balik nama kendaraan sudah berada di atas 100 persen,” jelasnya.

Maulana menegaskan bahwa capaian realisasi pajak yang mampu menyentuh angka 100 persen lebih merupakan prestasi besar bagi Kota Jambi.

“Pencapaian ini adalah prestasi yang sudah lama tidak diraih oleh Kota Jambi,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, realisasi penerimaan pajak daerah Kota Jambi per 30 Desember 2025 mencapai Rp484.040.303.398, melampaui target sebesar Rp466.574.801.314 atau setara 103,74 persen.

Capaian tersebut belum termasuk denda pajak yang berhasil dihimpun.

Jika akumulasi denda turut diperhitungkan, persentase realisasi penerimaan pajak daerah Kota Jambi mencapai 109 persen, di luar opsen pajak kendaraan bermotor.

Capaian ini menunjukkan pertumbuhan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada 2024, realisasi penerimaan pajak daerah Kota Jambi tercatat sebesar 95,67 persen dari target sekitar Rp345 miliar, atau mengalami peningkatan sekitar 46,6 persen pada tahun 2025.(*)




Kapolda Jambi Ajak Semua Pihak Bersinergi Dukung Program SPPG

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID– Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar terus mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Provinsi Jambi.

Groundbreaking SPPG Polri dilakukan secara serentak di Polsek Telanaipura pada Senin, 29 Desember 2025.

Program ini menjadi bagian dari arahan Kapolri dan Asta Cita keempat Presiden RI untuk memastikan pemenuhan gizi anak sekolah, ibu hamil, dan balita.

“Melalui dapur sehat bergizi ini, setiap anak tanpa terkecuali dapat menikmati makanan sehat dan bergizi di sekolah. Program ini penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia emas,” ujar Kapolda Jambi.

Saat ini, Polda Jambi dan Polres jajaran memiliki 26 unit SPPG, dengan 9 unit telah beroperasi, 2 dalam tahap persiapan operasional, 4 dalam tahap pembangunan, dan 11 unit sedang tahap groundbreaking.

Total penerima manfaat mencapai 71.704 orang.

Kapolda Jambi menambahkan, target pembangunan SPPG secara bertahap adalah 100 unit pada tahun 2025, dengan cakupan penerima manfaat lebih dari 100 ribu orang.

Ia menegaskan, kelebihan unit dari target awal 22 unit merupakan capaian positif demi kepentingan masyarakat.

Selain itu, Kapolda mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, masyarakat, dan stakeholder, untuk bersinergi demi keberlanjutan program SPPG.

Ia berharap dapur sehat bergizi ini menjadi contoh standar kesehatan yang baik bagi seluruh jajaran Polres di wilayah hukum Polda Jambi.

“Terima kasih kepada semua pihak yang berkontribusi. Mari bersama-sama menjadikan dapur SPPG ini bermanfaat bagi anak-anak dan ibu hamil di Provinsi Jambi,” tutup Irjen Krisno.(*)




Ramai! 9 Penerbangan Tinggalkan Bandara Sultan Thaha Jambi Hari Ini

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Lalu lintas udara di Bandara Sultan Thaha Syaifuddin Jambi (DJB) pada Sabtu, 10 Mei 2025 menunjukkan aktivitas yang cukup padat.

Sebanyak 9 penerbangan dijadwalkan berangkat, seluruhnya menuju Bandara Soekarno-Hatta Jakarta (CGK).

Maskapai Super Air Jet tampil dominan dengan tiga jadwal keberangkatan, disusul Garuda Indonesia, Batik Air, Citilink, dan Lion Air.

Keberangkatan pertama dimulai sejak pagi pukul 06.10 WIB oleh Lion Air (JT 601), sementara keberangkatan terakhir tercatat pukul 18.10 WIB oleh Batik Air (ID 6803).

Berikut daftar lengkap jadwal keberangkatan dari Bandara Sultan Thaha Jambi hari ini:

  • Lion Air JT 601 – 06:10

  • Super Air Jet IU 845 – 08:00

  • Super Air Jet IU 847 – 09:05

  • Batik Air ID 6805 – 11:05

  • Garuda Indonesia GA 127 – 11:25

  • Citilink QG 967 – 15:45

  • Super Air Jet IU 841 – 16:20

  • Garuda Indonesia GA 135 – 17:45

  • Batik Air ID 6803 – 18:10

Dengan jam operasional dari pukul 06.00 hingga 19.00 WIB, Bandara Sultan Thaha Jambi yang dikelola oleh InJourney Airports terus berperan sebagai gerbang utama mobilitas udara Provinsi Jambi, terutama rute Jambi–Jakarta yang menjadi jalur favorit penumpang.(*)




Gubernur Jambi Al Haris Paparkan Rencana Kerja 100 Hari di Rapat Paripurna DPRD

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, menyampaikan pidato pertama setelah dilantik pada 20 Februari lalu dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi yang digelar pada Senin (3/3).

Rapat yang diadakan di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Provinsi Jambi dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Dr. H. Sudirman, SH, MH, serta Ketua TP-PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, bersama unsur Forkopimda, Kepala OPD, dan tamu undangan lainnya.

Dalam pidatonya, Gubernur Al Haris mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Provinsi Jambi atas partisipasi aktif dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Baca juga: Sertijab Walikota Jambi Berlangsung Khidmat, Sejumlah Hal Penting Disampaikan Menuju Kota Jambi Bahagia

Baca juga: Pisah Sambut Pj Walikota Jambi Penuh Haru, Walikota Maulana Apresiasi Dedikasi Sri Purwaningsih

Beliau menekankan bahwa suksesi kepemimpinan berjalan lancar, aman, dan damai, yang menciptakan stabilitas di Provinsi Jambi.

“Keamanan dan kedamaian ini tercapai berkat kontribusi semua pihak. Kami memohon doa dan dukungan masyarakat untuk mengemban amanah ini dan melaksanakan tugas kami dengan sebaik-baiknya,” ujar Gubernur Al Haris.

Dalam pidatonya, Gubernur Al Haris juga menyampaikan rencana aksi untuk 100 hari pertama kepemimpinannya.

Beberapa isu prioritas yang akan menjadi fokus utama adalah:

Baca juga: Jembatan Belly Tiba di Lokasi Longsor, Proses Pemasangan Butuh Waktu Lima Hari

Baca juga: Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly Ajak Sinergi dengan Eksekutif, Demi Kesejahteraan Masyarakat

  1. Ketersediaan Pangan: Mengantisipasi kebutuhan pangan daerah menjelang bulan puasa dan Idul Fitri.
  2. Penyelesaian Batas Wilayah: Identifikasi dan aksi penyelesaian batas wilayah Provinsi Jambi.
  3. Pengendalian Inflasi dan Penguatan Regulasi: Fokus pada pengendalian inflasi serta penguatan kebijakan pembangunan daerah.
  4. Fasilitasi Makanan Bergizi Gratis: Implementasi program makan bergizi gratis untuk masyarakat di kabupaten/kota.
  5. Peningkatan Kesejahteraan Sosial: Penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat miskin serta peningkatan pelayanan kesehatan, termasuk optimalisasi rumah sakit dan BPJS bagi masyarakat kurang mampu.
  6. Pendidikan: Menyediakan bantuan pendidikan untuk jenjang SMA/SMK/SLB dan melanjutkan pendidikan S1, S2, hingga S3.

Gubernur Al Haris juga menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program Asta Cita Presiden RI.

Ia menyatakan bahwa, ada keselarasan antara program-program Presiden dengan visi Jambi Mantap jilid dua, yang akan dijalankan dengan sinergi dan kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat dan daerah.

Al Haris mengakui tantangan pembangunan yang semakin kompleks, seiring dengan berbagai perubahan kebijakan nasional dan global.

Untuk itu, diperlukan kerja keras, kerja cerdas, serta sinergitas dalam menghadirkan solusi atas permasalahan yang dihadapi dalam pembangunan Provinsi Jambi.

“Dengan semangat yang sama, mari kita wujudkan Provinsi Jambi yang lebih maju, berdaya saing, dan sejahtera bagi seluruh masyarakatnya,” tutup Gubernur Al Haris.(*)




BKSDA Jambi Ingatkan Warga Waspadai Kemunculan Buaya di Sungai Batanghari

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi mengimbau seluruh masyarakat yang tinggal di sekitar Sungai Batanghari, untuk lebih waspada setelah kemunculan buaya di kawasan tersebut.

Zuhratus Saleh, Humas BKSDA Jambi, mengungkapkan bahwa video penampakan buaya yang beredar luas di media sosial menjadi perhatian utama.

“Kami mengingatkan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di dekat sungai,” kata dia.

“Meskipun kami berharap tidak ada korban, namun langkah pencegahan ini penting untuk menghindari risiko,” ujarnya saat dihubungi di Jambi, Selasa.

Baca juga: Polda Jambi Musnahkan 13 Kg Sabu Jelang Ramadan, Amankan 92 Tersangka

Baca juga: YECVT, ABS, dan TCS, Fitur Canggih Yamaha untuk Pengalaman Touring Lebih Maksimal

BKSDA Jambi menjelaskan bahwa kemunculan buaya tersebut kemungkinan terkait dengan turunnya permukaan air Sungai Batanghari.

Hal ini memungkinkan buaya lebih mudah terlihat di sepanjang tepian sungai. Pihak BKSDA akan terus memantau situasi dan siap melakukan evakuasi jika terdapat laporan resmi yang mengkhawatirkan.

Namun, pihak BKSDA belum bisa memastikan asal-usul buaya yang muncul tersebut.

Mereka juga menambahkan bahwa Sungai Batanghari memiliki potensi menjadi habitat alami bagi buaya.

Baca juga: Jelang Pelantikan 20 Februari, Maulana dan Wakilnya Jalani Gladi di Istana Kepresidenan

Baca juga: Waduh! Imbas Efisiensi Anggaran, 5 Mobil Dinas KPU Bungo Ditarik

“Buaya merupakan satwa yang dilindungi. Meskipun jumlahnya di Jambi belum terdata secara pasti, kami tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada,” tambah Zuhratus Saleh.

Menurut peraturan terbaru, penanganan buaya kini beralih kewenangan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Meski demikian, BKSDA masih menerima laporan masyarakat dan akan melakukan evakuasi jika buaya dianggap membahayakan.(*)




Rumah Sakit Adhyaksa di Jambi Dibangun, Ini Harapan Jaksa Agung

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Jaksa Agung Republik Indonesia, Sanitiar (ST) Burhanuddin, resmi memulai pembangunan Rumah Sakit Adhyaksa di Jambi dengan peletakan batu pertama.

Rumah sakit yang terletak di pinggiran Sungai Batanghari, Kecamatan Pelayangan, Seberang Kota Jambi ini dihadirkan sebagai bagian dari komitmen Kejaksaan Tinggi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat, terutama di daerah sekitar Sungai Batanghari.

RS Adhyaksa Jambi, yang akan berstatus sebagai rumah sakit tipe C, dirancang untuk memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat yang terdaftar dalam program BPJS Kesehatan.

Burhanuddin menegaskan bahwa pembangunan rumah sakit ini bukanlah proyek komersial, melainkan upaya sosial untuk memberikan manfaat nyata bagi warga setempat.

Baca juga: Soal Perpanjangan Izin Stokpile Batu Bara PT SAS, Syarif Fasha: Kami akan Libatkan Gakkum dari LH!

Baca juga: Kini Lebih Mudah! Dukcapil Kota Jambi Sediakan Layanan Pencetakan KTP-el di 10 Titik

“Jambi dipilih karena memiliki hubungan historis yang erat, dan kami ingin memberikan perhatian lebih kepada masyarakat Jambi,” ujar Burhanuddin.

RS Adhyaksa Jambi merupakan rumah sakit keempat yang dibangun oleh Kejaksaan setelah sebelumnya didirikan di Jakarta, Banten, dan Mojokerto.

Diharapkan, fasilitas ini dapat memberikan akses pelayanan medis yang lebih dekat dan terjangkau, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan perawatan kesehatan.

Dalam acara tersebut, Jaksa Agung juga mengungkapkan bahwa Kejaksaan akan bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Jambi untuk melibatkan mahasiswa dalam kegiatan praktik medis di rumah sakit tersebut.

Baca juga: Program MBG Jambi Dimulai, 3.509 Siswa Dapat Makanan Sehat, Diharapkan Merata ke Semua Sekolah

Baca juga: Pj Wali Kota Jambi Tinjau Program Makan Bergizi Gratis, Siswa Antusias Nikmati Hidangan Sehat

Selain itu, pihaknya berharap tenaga medis lainnya turut bekerja sama untuk memastikan kelancaran pelayanan.

Burhanuddin juga menyarankan kepada Gubernur Jambi, untuk menyediakan ambulans sungai yang dapat digunakan untuk menjemput pasien dari wilayah pinggiran Sungai Batanghari.

“Kami meminta Gubernur untuk memfasilitasi ambulans sungai yang aman dan efisien,” tambahnya.

Pembangunan RS Adhyaksa Jambi diperkirakan akan menghabiskan biaya sekitar Rp 383 miliar dan diharapkan dapat selesai dalam waktu delapan bulan.

Baca juga: Peluncuran Program MBG di Jambi: Gubernur Pastikan Distribusi Makanan Bergizi Tepat Waktu

Baca juga: Petani Kerinci Senang, Harga Karet Melejit di Atas 11 Ribu per Kilogram

Acara peletakan batu pertama ini juga diikuti dengan peresmian renovasi berbagai fasilitas lain, termasuk gedung sekolah TK, SD, SMP, SMA Adhyaksa Jambi, serta gedung Sentra Diklat Kejaksaan Jambi, dengan total anggaran renovasi mencapai Rp 102,9 miliar.

Hadir dalam acara tersebut, Gubernur Jambi Al Haris, Kajati Jambi Hermon Dekristo, Ketua DPRD Provinsi Jambi M Haviz Fattah, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Al Farelly, Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono, serta jajaran pejabat dan unsur forkopimda Provinsi dan Kota Jambi.

Dengan adanya RS Adhyaksa Jambi, diharapkan dapat memperkuat sistem pelayanan kesehatan di daerah tersebut, memberikan fasilitas yang lebih lengkap, serta mempermudah akses bagi masyarakat setempat.(*)