Kasus Penggelapan di PT Catur Sentosa Adiprima Jambi Resmi Dihentikan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Kasus dugaan penggelapan jabatan yang sebelumnya ditangani oleh Polsek Kota Baru, Kota Jambi, kini resmi dihentikan.

Penghentian dilakukan setelah pelapor, PT Catur Sentosa Adiprima, mencabut laporan secara resmi pada 11 Juli 2025.

Kapolsek Kota Baru, Kompol Jimi Fernando, membenarkan informasi tersebut pada Senin (4/8). “Benar, kasus tersebut kami hentikan karena adanya pencabutan laporan dari pihak pelapor,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Kasus ini sebelumnya menjerat seorang supervisor perusahaan bernama Khoeri (32), warga Desa Kasang Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi.

Ia diduga membuat faktur fiktif atas nama toko rekanan, lalu mengambil barang dari gudang untuk dijual pribadi tanpa menyetorkan hasil penjualan ke perusahaan.

Audit internal yang dilakukan oleh manajemen perusahaan mengungkap kejanggalan dalam laporan penjualan, hingga akhirnya laporan resmi dibuat ke Polsek Kota Baru.

Berdasarkan hasil penyelidikan, kerugian perusahaan ditaksir mencapai Rp81 juta.

Khoeri diamankan tim Opsnal Polsek saat melintas di kawasan lampu merah Paal X, Kenali Asam Bawah, Kota Jambi.

Dalam proses penangkapan, polisi menyita dua lembar faktur penjualan dan satu laporan audit internal sebagai barang bukti.

Meski sempat dijerat Pasal 374 KUHP tentang penggelapan dalam jabatan, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara, kasus ini dihentikan karena telah terjadi pencabutan laporan dari pihak perusahaan.(*)




Buruh Lepas Terjatuh dari Ruko dan Tersangkut Dikabel, Berikut Kronologis Lengkapnya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Seorang pria bernama Juhartono (52), seorang buruh harian lepas, mengalami kecelakaan kerja yang mengerikan saat bekerja di lantai 3 sebuah ruko di Jalan Katsuri, Kelurahan Beliung, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi.

Korban terjatuh dari atas ruko dan tersangkut di kabel listrik bertegangan tinggi yang berada di atas ruko, menyebabkan dirinya mengalami luka bakar serius akibat sengatan listrik, Rabu 5 Maret 2025.

Kronologi kejadian, menurut Kapolsek Kotabaru, AKP Jimi Fernando, berawal ketika Juhartono sedang mengecat dinding ruko yang digunakan untuk praktek dokter gigi.

Saksi mata yang juga bekerja di lokasi, Arifin, mendengar teriakan minta tolong dari arah lantai 3 dan segera menuju lokasi.

Baca juga:  Luka Bakar Serius, Pekerja di Kota Jambi Terjatuh dari Ruko dan Terkena Kabel Listrik

Baca juga:  Jalan Alternatif Muara Bungo Terancam Putus, Pengendara Diminta Waspada

“Saksi langsung turun ke bawah dan menemukan korban sudah tergantung di kabel listrik. Tanpa menunggu lama, saksi mengambil tangga untuk menurunkan korban dan segera membawanya ke Rumah Sakit Abdul Manap untuk mendapatkan perawatan,” jelas AKP Jimi Fernando.

Saat ini, Juhartono masih dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Abdul Manap, Kota Jambi, dalam kondisi kritis. Pihak rumah sakit memberikan perawatan intensif untuk luka bakar yang dialami Juhartono akibat sengatan listrik.

Kapolsek Kota Baru menjelaskan bahwa, kejadian ini diduga disebabkan oleh kelalaian korban yang tidak memperhatikan kabel listrik bertegangan tinggi yang ada di atas ruko.

“Berdasarkan keterangan saksi, tidak ada indikasi adanya kekerasan pada korban, dan kejadian ini murni akibat kelalaian korban yang tidak dilengkapi dengan alat pengaman kerja (safety) saat bekerja di ketinggian,” ujar AKP Jimi Fernando.

Baca juga:  Bupati Merangin Ajak Masyarakat Bersatu Membangun Merangin Menuju 2030

Baca juga:  Walikota Sungai Penuh Tinjau Sungai Cangkin Pasca Banjir, Fokus Perbaikan Infrastruktur

Menurut hasil analisis sementara, korban kemungkinan besar terkena sengatan listrik saat menyentuh kabel listrik yang sedang dialiri arus tegangan tinggi.

Akibatnya, korban terjatuh dan tergantung di kabel tersebut. Polisi telah mendatangi dan mengamankan lokasi kejadian (TKP).

Berdasarkan kejadian ini, kepolisian merekomendasikan agar unit Reskrim segera melakukan olah TKP dan melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti terjadinya kecelakaan tersebut.

Polisi juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap keselamatan kerja di area tinggi, termasuk penggunaan alat pelindung diri yang memadai.

@sepucukjambi.idAda yang tau kejadian ini? info dekat SMA 4 Kota Jambi #fypシ゚ #viralvideo #viral

♬ suara asli – SEPUCUK JAMBI – SEPUCUK JAMBI

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati dan mematuhi prosedur keselamatan saat bekerja di tempat yang berisiko tinggi, seperti di atas bangunan atau yang melibatkan instalasi listrik.(*)