2029 Masih Jauh, Mengapa Mesin Politik Sudah Dipanaskan?

Oleh: Rizal Zebua

Kontestasi politik menuju tahun 2029 sejatinya masih cukup jauh. Namun di Jambi, sejumlah partai politik tampaknya sudah mulai memanaskan mesin sejak sekarang.

Sejak belakangan pun, kosolidasi sudah terlihat. Mulai dilakukan. Baik dari strategi yang perlahan disusun, hingga arahan perekrutan relawan TPS digalakkan.

Seperti halnya beberapa waktu lalu, Partai Amanat Nasional (PAN) sudah mulai mengumpulkan kader-kader mereka. Arahan pun diberikan “segera rekrut relawan TPS.”

Tak hanya PAN. Partai lain juga begitu. Golkar misalnya, hingga partai dan kekuatan politik lainnya. Melihat ini tentu, suasana politik di Provinsi Jambi mulait terasa.

Padahal Masyarakat sebenarnya masih sibuk memikirkan urusan yang jauh lebih mendasar.

Tentu yang menjadi pertanyaannya, apa memang langkah ini adalah bentuk kesiapan politik yang sehat untuk masa depan demokrasi? Atau jangan-jangan hanya sebatas euforia kekuasaan yang kebelet datang ?.

Memang, di satu sisi taka da yang salah dengan partai polisik mempersiapkan diri lebih dini. Sebab, mereka membutuhkan strategi, konsolidsai hingga penguatan akar partai.

Bahkan, partai yang bekerja dari jauh hari, justru menjadi keseriusan mereka membangun organisasi.

Tapi perlu diketahui juga. Di sisi lain, Masyarakat juga punya hak untuk bertanya; energi besar ini sebenarnya diarahkan untuk apa?.

Mengingat, kondisi hari ini sedang tidak baik-baik saja. Bahkan, ekonomi pun belum benar-benar pulih. Ditambah lagi lapangan kerja masih sulit.

Tak hanya itu, harga kebutuhan pokok tanpa disadari naik perlahan. Di sisi lain, anak muda banyak yang bingung mencari pekerjaan.

Tanpa disadarai, pelaku UMKM pun bertahan dengan kondisi serba pas-pasan. Bahkan di kalangan menengah ke bawah, hidup terasa semakin berat dari waktu ke waktu.

Wajar saja, di tengah situasi seperti itu, masyarakat tentu berharap para elite politik tidak hanya sibuk menghitung suara dan menyusun peta kekuatan.

Sebab, Politik seharusnya tidak sekadar soal memenangkan pemilu lima tahunan. Tetapi juga tentang menghadirkan solusi nyata bagi persoalan rakyat hari ini.

Ingat, jangan sampai konsolidasi politik hanya berhenti pada urusan membangun pengaruh dan memperkuat kuasa.

Karena publik sudah terlalu sering melihat semangat politik yang begitu tinggi menjelang pemilu, namun perlahan menghilang setelah kursi kekuasaan berhasil didapatkan.

Padahal, jika partai-partai benar-benar serius bergerak dari sekarang, ada banyak hal yang sebenarnya bisa mulai dikerjakan.

Membantu masyarakat kecil. Mengawal persoalan lapangan kerja. Mendorong pendidikan politik yang sehat.

Membuka ruang diskusi publik. Atau minimal menghadirkan gagasan-gagasan baru yang memang dibutuhkan masyarakat.

Politik tidak boleh hanya hidup saat musim pemilu tiba.

Apa yang dilakukan partai-partai hari ini tentu sah-sah saja. Bahkan mungkin memang diperlukan.

Namun, masyarakat juga berharap adanya keseimbangan antara ambisi politik dan kepedulian sosial.

Sebab pada akhirnya, kekuasaan yang terlalu sibuk mengejar suara tanpa memahami keresahan rakyat, hanya akan melahirkan jarak yang semakin jauh antara elite dan masyarakat.

Dan mungkin, sudah saatnya lah politik di daerah ini bergerak ke arah yang lebih besar.

Bukan hanya tentang siapa yang menang pada 2029 nanti, tetapi siapa yang benar-benar mampu membawa perubahan yang terasa dampaknya bagi masyarakat luas.(*)

Penulis adalah wartawan aktif di Provinsi Jambi.




PAN Jambi Mulai Panaskan Mesin Politik, Al Haris Instruksikan Rekrut Relawan TPS

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Jambi mulai menggerakkan mesin politik menghadapi agenda politik mendatang.

Langkah tersebut terlihat dalam rapat konsolidasi yang digelar bersama pengurus DPD, anggota DPRD, dan Fraksi PAN se-Provinsi Jambi di Rumah PAN Jambi, Sabtu (23/5/2026) malam.

Rapat konsolidasi dipimpin langsung Ketua DPW PAN Jambi, Al Haris, dengan fokus utama memperkuat soliditas internal partai hingga tingkat akar rumput.

Dalam arahannya, Al Haris menekankan pentingnya pembentukan serta pendataan relawan di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebagai bagian dari penguatan jaringan politik partai.

“Tahun ini kita harus merekrut relawan sesuai dengan TPS masing-masing. Karena itu saya meminta seluruh pengurus DPD, anggota DPRD, dan Fraksi PAN melengkapi data relawan tersebut,” ujar Al Haris.

Menurutnya, kekuatan partai tidak hanya bertumpu pada pengurus dan kader, tetapi juga pada kesiapan relawan yang aktif bergerak di tengah masyarakat.

Ia menilai relawan menjadi ujung tombak partai dalam membangun komunikasi politik sekaligus memperkuat dukungan masyarakat hingga tingkat paling bawah.

Selain penguatan relawan, Al Haris juga menegaskan pentingnya konsolidasi internal agar seluruh elemen partai dapat bergerak lebih terarah dan terorganisir menghadapi dinamika politik ke depan.

“Kita tentu harus mensolidkan internal partai agar mesin politik ke depannya bisa bergerak dengan baik,” tegasnya.

Konsolidasi tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa PAN Jambi mulai memperkuat struktur organisasi dan jaringan politik secara menyeluruh di Provinsi Jambi.

Dengan penguatan relawan hingga tingkat TPS, PAN optimistis dapat menjaga kekompakan internal sekaligus memperbesar dukungan masyarakat pada agenda politik mendatang.(*)




Pelantikan PAN Jambi, Maulana Siap Besarkan Partai dan Layani Masyarakat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Maulana, resmi dilantik sebagai Ketua DPD PAN Kota Jambi oleh Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, dalam pelantikan serentak pengurus DPW dan DPD PAN se-Provinsi Jambi, Kamis (30/04/2026).

Prosesi pelantikan berlangsung di Abadi Convention Center dan dirangkai dengan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I DPW PAN Provinsi Jambi.

Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pangan menegaskan bahwa perjalanan panjang PAN dalam mendukung Prabowo Subianto bukanlah hal instan.

“Tiga kali maju, baru kali ini berhasil. Ini bukan kebetulan, tapi hasil dari kesetiaan, loyalitas, dan perjuangan panjang,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga arah perjuangan bangsa sesuai amanat konstitusi, khususnya terkait kedaulatan ekonomi dan pangan.

“Kita harus kembali pada semangat Pasal 33 UUD 1945. Swasembada pangan adalah harga diri bangsa,” tegasnya.

Zulkifli Hasan turut mengajak seluruh kader PAN untuk aktif membantu masyarakat, mulai dari memastikan distribusi pupuk hingga memperkuat koperasi desa sebagai bagian dari pembangunan ekonomi nasional.

Sementara itu, Gubernur Jambi yang juga Ketua DPW PAN Provinsi Jambi, Al Haris, berharap kepengurusan baru mampu memperkuat peran partai dalam mengawal kebijakan pemerintah.

“Sebagai partai koalisi, PAN harus hadir memastikan program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Usai dilantik, Maulana menyampaikan komitmennya untuk membawa PAN Kota Jambi menjadi lebih maju dan solid.

Ia menegaskan kesiapan seluruh jajaran pengurus untuk bekerja maksimal dalam membesarkan partai sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

“Kami siap menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya, memperkuat PAN, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Pelantikan ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Hatta Rajasa dan Edi Suparno, serta ribuan kader PAN dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jambi.

Momentum ini menjadi titik awal konsolidasi besar PAN di Jambi dalam menghadapi dinamika politik ke depan, sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional dan daerah.(*)




Al Haris Siap Nahkodai PAN Jambi, Elektabilitas Tinggi Jadi Modal Kuat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Al Haris, memberikan sinyal kuat kesiapannya untuk memimpin Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Provinsi Jambi periode 2025–2030.

Pernyataan ini disampaikan menyusul dinamika internal partai setelah ditariknya H. A. Bakri ke struktur DPP PAN.

“Jika diberi amanah oleh Ketua Umum dan DPP PAN, tentu saya siap. Di PAN, keputusan ada di pusat. Tidak perlu deklarasi, cukup jalani ketika ditunjuk,” ujar Al Haris saat diwawancarai pada Senin, 21 April 2025.

Al Haris juga mengonfirmasi bahwa dirinya saat ini telah masuk dalam struktur kepengurusan pusat PAN (DPP PAN).

Namun, ia memilih bersikap menunggu hingga pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) PAN Jambi yang dijadwalkan pada 26 April 2025.

“Kita tunggu saja bagaimana arah keputusan dari pusat. Semua tergantung DPP dan Ketua Umum,” tambahnya dengan nada diplomatis.

Dukungan terhadap Al Haris tidak hanya datang dari elite partai, tetapi juga dari sejumlah kader dan pengurus PAN di kabupaten/kota.

Salah satu pengurus DPW PAN yang enggan disebutkan namanya menyebut bahwa, Al Haris adalah sosok yang dibutuhkan untuk memperkuat soliditas partai di Jambi.

“Beliau punya daya tarik elektoral yang tinggi, jaringan politiknya luas, dan gaya kepemimpinannya inklusif. PAN Jambi butuh figur seperti Al Haris untuk menghadapi tantangan politik ke depan,” ujarnya.

Sejumlah pengamat politik lokal menyebut bahwa, jika Al Haris ditunjuk sebagai Ketua DPW PAN Jambi, partai berlambang matahari putih ini bisa lebih kompetitif di Pemilu mendatang.

Selain memiliki basis kuat di eksekutif, Al Haris juga dinilai mampu menjembatani komunikasi dengan legislatif dan berbagai elemen masyarakat.

Kehadirannya di DPP PAN juga menandakan bahwa partai melihat Al Haris sebagai tokoh strategis yang layak diberikan mandat lebih besar.

Kini tinggal menunggu keputusan formal dalam Muswil untuk memastikan siapa yang akan menakhodai PAN Jambi lima tahun ke depan.(*)




Al Haris Dijagokan Pimpin DPW PAN Jambi, Ini Lima Nama Formatur Diajukan ke DPP

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi, Al Haris, disebut-sebut menjadi kandidat kuat Ketua DPW PAN Provinsi Jambi periode 2025–2030.

Namanya masuk dalam daftar lima formatur yang telah diajukan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP PAN) menjelang pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) yang dijadwalkan pada 26 April 2025 mendatang.

Kelima nama formatur tersebut yakni:

  • Al Haris (Gubernur Jambi)

  • Maulana (Wali Kota Jambi)

  • Muhammad Hafiz (Ketua DPRD Provinsi Jambi)

  • Bambang Bayu Suseno (Bupati Muaro Jambi)

  • Madian (Ketua Bappilu DPW PAN Jambi)

Sumber internal menyebut, nama-nama tersebut telah dikirim ke DPP PAN sebelum jadwal Muswil.

Selanjutnya, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) akan memilih satu nama untuk ditunjuk sebagai Ketua Formatur, yang kemudian otomatis akan menjabat sebagai Ketua DPW PAN Jambi periode lima tahun ke depan.

Posisi Ketua DPW PAN Jambi saat ini dipegang oleh H. Bakri, yang dipromosikan menjadi Ketua Badan Sosial DPP PAN.

Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum PAN dalam acara halal bihalal partai beberapa waktu lalu.

Dengan beralihnya posisi H. Bakri ke tingkat pusat, peluang Al Haris untuk menduduki pucuk kepemimpinan DPW PAN Jambi semakin menguat, mengingat posisinya sebagai kepala daerah sekaligus tokoh politik berpengaruh di Jambi.

Wali Kota Jambi, dr. Maulana, saat dikonfirmasi menyatakan siap mengikuti apapun keputusan partai.

“Sesuai arahan Ketum, PAN Jambi harus semakin besar. Sebagai kader, kami siap membesarkan partai,” ujarnya diplomatis.

Ia juga menegaskan, keputusan Ketua Umum pasti telah mempertimbangkan dinamika dan kebutuhan partai ke depan.

“Yang penting, target politik PAN bisa tercapai. Saat ini ada delapan kepala daerah yang merupakan kader PAN. Ini kekuatan besar,” tambahnya.

Sementara itu, Madian Saswadi yang juga masuk dalam daftar formatur, memilih untuk tidak berspekulasi.

“Saya belum tahu siapa saja formatur yang dipilih. Yang pasti, Ketum yang akan menentukan satu nama untuk menjadi Ketua Formatur,” ujarnya singkat.(*)




PAN Jambi Makin Kuat! Ini Strategi H Bakri yang Mengantarkannya ke Puncak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Di bawah kepemimpinan H. A. Bakri HM, SE, Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Jambi berhasil meraih jumlah kursi terbanyak di parlemen, menjadikannya sebagai kekuatan politik utama di wilayah tersebut.

Keberhasilan ini tak lepas dari strategi politik yang cerdas dan kepemimpinan kuat yang diterapkan oleh H. Bakri sejak menjabat Ketua DPW PAN Jambi pada 2018.

Sebelumnya, PAN hanya memiliki keterwakilan terbatas dalam struktur pimpinan DPRD se-Provinsi Jambi.

Bahkan, di DPRD Provinsi Jambi, PAN tidak memiliki kursi pimpinan. Namun, di bawah kepemimpinan H. Bakri, partai ini berhasil mempertahankan kursi Gubernur Jambi sekaligus merebut posisi Ketua DPRD Provinsi Jambi untuk pertama kalinya.

Baca juga:  KPU Kabupaten Bungo Siapkan Logistik, untuk PSU 21 TPS Pasca Putusan MK

Baca juga:  Paling Lambat 45 Hari Pasca Putusan, Ini Lokasi PSU di Kabupaten Bungo

“Alhamdulillah, kita masih bisa bertahan di kursi Gubernur hingga dua periode. Kali ini, kita juga berhasil mendapatkan kursi Ketua DPRD Provinsi Jambi, yang sebelumnya belum pernah kita raih,” ujar H. Bakri saat menghadiri acara buka puasa bersama di Rumah PAN Provinsi Jambi, baru-baru ini.

Tidak hanya di level provinsi, PAN juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam kepemimpinan di tingkat kabupaten/kota.

Jika sebelumnya PAN hanya memiliki 4 kursi pimpinan DPRD, kini jumlahnya naik menjadi 7 kursi di 11 kabupaten/kota di Jambi.

“Dulu kita cuma punya 4 kursi pimpinan, sekarang sudah bertambah menjadi 7, baik sebagai ketua maupun wakil ketua DPRD,” jelas H. Bakri, yang juga anggota Komisi V DPR RI selama empat periode.

Baca juga:  Pilkada-MK Usai "Move On" Lah

Baca juga:  Walikota dan Wawako Jambi Dampingi Gubernur, Tinjau Lokasi Banjir dan Berikan Bantuan Sembako

Keberhasilan ini menegaskan pengaruh PAN yang semakin kuat dalam perpolitikan Jambi, sekaligus menunjukkan soliditas partai di bawah kepemimpinan H. Bakri.

Selain fokus pada kemenangan politik, PAN Jambi juga semakin memperkuat infrastrukturnya. Saat ini, PAN telah memiliki kantor permanen di tingkat provinsi, serta 9 dari 11 kabupaten/kota di Jambi sudah memiliki kantor DPD PAN.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menjadikan PAN sebagai partai yang lebih profesional dan siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

PAN menerapkan strategi politik berbasis isu utama yang relevan bagi masyarakat, seperti infrastruktur, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Selain itu, PAN aktif dalam membangun koalisi strategis guna memperkuat posisi di parlemen.

Baca juga:  Walikota Jambi Maulana Sebut Sosialisasi Perda RTRW Penting, untuk Hindari Kesalahan Penggunaan Lahan

Baca juga:  Pastikan Warga Terlayani, Wawako Diza Salurkan Bantuan Tanggap Darurat 

Di bawah kepemimpinan H. Bakri, PAN Jambi mengalami perubahan signifikan. Kemampuannya dalam mengambil keputusan strategis, serta komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi rakyat, menjadikan PAN semakin solid dan dipercaya masyarakat.

PAN terus memperkuat struktur partai di seluruh Jambi dengan membangun kantor permanen di hampir semua kabupaten/kota, serta memastikan koordinasi yang solid antara pengurus, kader, dan anggota DPRD.

Keberhasilan PAN Jambi di bawah kepemimpinan H. Bakri telah mengukuhkan partai ini sebagai kekuatan politik utama di Jambi. Dengan jumlah kursi terbanyak di parlemen dan strategi politik yang matang, PAN kini berada di puncak kejayaan.

Namun, tantangan ke depan adalah mempertahankan momentum ini. PAN harus terus berinovasi, menjaga soliditas kader, serta menjalankan strategi politik yang lebih adaptif agar tetap menjadi pilihan utama masyarakat Jambi.(*)