Sulit Tidur di Malam Hari? Kenali Insomnia dan Cara Mengatasinya

SEPUCUKJAMBI.ID – Insomnia merupakan gangguan tidur yang membuat penderitanya sulit untuk tidur, sering terbangun di malam hari, atau kesulitan tidur kembali setelah terbangun.
Jika berlangsung dalam waktu lama, insomnia dapat menurunkan kualitas hidup dan berdampak buruk pada kesehatan fisik maupun keselamatan penderitanya.
Secara umum, orang dewasa membutuhkan waktu tidur sekitar 7-8 jam setiap malam.
Sementara itu, anak-anak dan remaja memerlukan waktu tidur yang lebih panjang, yakni sekitar 9-13 jam per malam.
Kurangnya waktu tidur akibat insomnia dapat mengganggu fungsi tubuh dan aktivitas sehari-hari.
Insomnia dapat berlangsung dalam jangka pendek maupun panjang.
Gangguan tidur yang terjadi selama beberapa minggu biasanya dipicu oleh stres atau tekanan emosional.
Sementara itu, insomnia kronis yang berlangsung selama tiga bulan atau lebih umumnya berkaitan dengan kondisi medis tertentu atau penggunaan obat-obatan.
Seseorang dapat dikatakan mengalami insomnia apabila menunjukkan beberapa tanda berikut:
- Sulit merasa mengantuk atau tidak bisa tidur meskipun tubuh sudah terasa lelah.
- Sering terbangun di malam hari dan sulit untuk tidur kembali.
- Mudah merasa lelah saat beraktivitas di siang hari.
- Sulit berkonsentrasi dan menurunnya produktivitas.
- Mengantuk berlebihan pada siang hari.
Jika kondisi ini terjadi secara terus-menerus, insomnia perlu segera ditangani agar tidak menimbulkan dampak yang lebih serius.
Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membantu mengatasi gangguan tidur tersebut:
1. Mengatur Jadwal Tidur
Mengatur jadwal tidur secara teratur menjadi salah satu langkah penting untuk mengatasi insomnia.
Tubuh memiliki ritme sirkadian yang berfungsi sebagai jam biologis alami, yang mengatur waktu tidur dan bangun setiap hari.
Dengan tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari, tubuh akan terbiasa membentuk siklus tidur yang sehat.
Konsistensi dalam menjalankan jadwal tidur dapat membantu meningkatkan kualitas tidur secara bertahap.
2. Memperbaiki Gaya Hidup
Gaya hidup sehat berperan besar dalam menjaga kualitas tidur.
Beberapa kebiasaan yang dapat diterapkan antara lain mengonsumsi makanan bergizi, menghindari merokok, serta membatasi konsumsi kafein, terutama di sore dan malam hari.
Selain itu, rutin melakukan aktivitas fisik atau olahraga juga dapat membantu mengatur suasana hati, meningkatkan energi, dan membuat tubuh lebih rileks sehingga tidur menjadi lebih nyenyak.
3. Minum Segelas Susu Hangat
Minum susu hangat sebelum tidur juga dapat membantu mengatasi insomnia.
Kandungan kalsium dalam susu berperan dalam membantu otak memproduksi hormon melatonin, yaitu hormon yang mengatur siklus tidur.
Mengonsumsi segelas susu hangat menjelang waktu tidur dapat membantu tubuh lebih rileks dan mempermudah proses tidur.
Dengan mengenali gejala insomnia dan menerapkan pola hidup sehat secara konsisten, kualitas tidur dapat ditingkatkan sehingga tubuh dan pikiran tetap sehat dalam menjalani aktivitas sehari-hari.(*)
