Valentino Rossi Hingga Marc Marquez, Ini Jadwal Launching Tim MotoGP 2026

SEPUCUKJAMBI.ID – MotoGP 2026 sudah di depan mata! Para tim pabrikan dan satelit kini mulai bersiap meluncurkan motor.

Serta mengumumkan susunan pembalap yang akan bersaing dalam kejuaraan musim depan, yang dimulai pada 27 Februari 2026.

Juara bertahan konstruktor, Ducati Lenovo Team, dijadwalkan akan memperkenalkan motor terbaru mereka pada 19 Januari di Madonna di Campiglio, Italia.

Marc Marquez dan Francesco “Pecco” Bagnaia akan menjadi pengendara motor baru ini.

Sementara itu, Pertamina Enduro VR46 Racing Team milik Valentino Rossi akan melakukan peluncuran pada 14 Januari di Roma, menampilkan duo Fabio di Giannantonio dan Franco Morbidelli.

Tim ini akan menjadi sorotan karena manajemen Rossi terkenal dengan strategi pembinaan pembalap muda.

Tak kalah menarik, Prima Pramac Yamaha akan meluncurkan tim pada 13 Januari di Accademia Musicale Della Chigiana, Italia.

Tim ini akan memperkenalkan Toprak Razgatlioglu, juara tiga kali WSBK yang baru bergabung, bersama Jack Miller.

Monster Energy Yamaha MotoGP memilih Jakarta sebagai lokasi peluncuran tim pada 21 Januari, menandai era baru motor V4 mereka.

Fabio Quartararo dan Alex Rins akan menjadi wajah tim musim depan.

Pada 27 Januari, KTM Factory Racing dan Tech3 akan meluncurkan livery secara bersamaan, menampilkan empat pembalap utama: Pedro Acosta, Brad Binder, Maverick Vinales, dan Enea Bastianini.

Gresini Racing Ducati dijadwalkan memperkenalkan livery terbaru mereka di Kuala Lumpur, Malaysia pada 31 Januari, mempertahankan Alex Marquez dan Fermin Aldeguer sebagai pembalap.

Di kubu Honda, LCR Honda akan meluncurkan tim pada 1 Februari (lokasi belum diumumkan), menampilkan Johann Zarco dan Diogo Moreira, juara Moto2 2025.

Sementara itu, Honda HRC akan melakukan peluncuran daring pada 2 Februari dengan motor RC213V untuk Luca Marini dan Alex Rins.

Berikut jadwal lengkap peluncuran tim MotoGP 2026:

  • Prima Pramac Racing Team – 13 Januari

  • Pertamina Enduro VR46 Racing Team – 14 Januari

  • Ducati Lenovo Team – 19 Januari

  • Monster Energy Yamaha – 21 Januari

  • KTM Factory Racing & Tech3 – 27 Januari

  • Gresini Racing Ducati – 31 Januari

  • LCR Honda – 1 Februari

  • Honda HRC – 2 Februari

Dengan jadwal ini, para penggemar MotoGP bisa mengikuti setiap momen peluncuran motor dan pembalap sebelum musim 2026 dimulai.(*)




Masa Depan Quartararo: Bagnaia vs Bastianini, Siapa Pilihan Yamaha?

SEPUCUKJAMBI.ID – Yamaha Racing sedang menyiapkan masa depan pasca-Fabio Quartararo, dan manuver mereka di paddock MotoGP mulai memunculkan nama-nama kejutan.

Selain Francesco Bagnaia, Enea Bastianini disebut-sebut menjadi target penting Yamaha untuk era baru 2027.

Sejak rumor pertama terkait Bagnaia muncul, banyak yang mengira Yamaha hanya fokus pada juara dunia Ducati tersebut.

Namun, di balik layar, Enea Bastianini dari KTM Tech3 Racing ternyata juga masuk radar sebagai calon suksesor Quartararo.

Situasi ini menghadirkan dua opsi strategis bagi Yamaha. Francesco Bagnaia dianggap target utama karena prestise dan pengalaman juara dunia yang dimilikinya.

Bagi Yamaha, Bagnaia bisa menjadi wajah kebangkitan “samurai biru”, sekaligus pemimpin proyek pembangunan ulang YZR-M1 untuk mengatasi masalah kronis performa motor selama beberapa musim terakhir.

Meski demikian, Bagnaia secara resmi tetap setia kepada Ducati hingga kontraknya berakhir.

Sumber di paddock mengungkapkan, pembicaraan dengan Yamaha telah berlangsung “sangat maju”, tetapi membujuk Bagnaia pindah ke Yamaha memerlukan biaya besar, baik secara finansial maupun politik.

Di sisi lain, Enea Bastianini muncul sebagai opsi realistis dan fleksibel.

Pembalap Italia ini memiliki gaya balap agresif, kemampuan adaptasi tinggi, dan pengalaman menang di Grand Prix.

Kontraknya yang tidak terlalu panjang membuatnya lebih mudah diakomodasi Yamaha, sementara performanya terbukti kompatibel untuk fase pembangunan motor baru.

Para analis MotoGP menilai Bastianini bisa lebih cocok dengan Yamaha dibanding Bagnaia, terutama dalam menghadapi tantangan teknis YZR-M1 yang belum sempurna.

Strategi Yamaha jelas: Bagnaia untuk sensasi dan prestise, Bastianini untuk pragmatisme dan hasil konsisten.

Dengan dua rencana cadangan ini, Yamaha berharap bisa menjamin kesinambungan tim jelang musim 2027.

Pasar transfer pembalap MotoGP musim depan tampaknya akan dipengaruhi lebih oleh manuver senyap sejak awal 2026 daripada pergerakan spektakuler musim panas.(*)




Valentino Rossi dan VR46 Racing Mulai Buka Opsi Pisah dari Ducati

SEPUCUKJAMBI.ID – Paddock MotoGP kembali dihebohkan rumor besar menjelang diberlakukannya regulasi anyar pada 2027.

Salah satu isu yang paling menyita perhatian adalah kabar bahwa VR46 Racing Team milik legenda MotoGP Valentino Rossi mulai membuka opsi untuk berpisah dengan Ducati dan mempertimbangkan kerja sama baru bersama Aprilia.

Sejak musim MotoGP 2025 resmi berakhir dan memasuki masa jeda musim dingin, perbincangan di lingkungan MotoGP tidak hanya berfokus pada bursa pembalap.

Isu perubahan arah tim dan potensi pergantian pabrikan juga mulai mencuat, terutama menjelang era teknis baru yang akan dimulai pada 2027.

Dalam beberapa pekan terakhir, VR46 Racing Team dikaitkan dengan spekulasi besar terkait masa depannya bersama Ducati.

Tim asal Italia tersebut disebut-sebut tengah mengevaluasi ulang kemitraan mereka dan melirik Aprilia, pabrikan yang performanya terus menunjukkan tren positif.

VR46 Racing Team pertama kali menjejakkan kaki di MotoGP pada 2021.

Sebelumnya, tim ini dikenal luas lewat kiprahnya di Moto3 dan Moto2 dengan nama Sky VR46 Racing Team, yang menjadi wadah pembinaan talenta muda dari VR46 Riders Academy.

Baru pada 2022, VR46 Racing resmi turun di kelas premier sebagai tim satelit Ducati.

Menariknya, di kelas Moto2, mereka sempat menjalin kerja sama dengan Yamaha, menunjukkan fleksibilitas dalam memilih mitra teknis.

Situasi berubah drastis pada 2025 ketika Pramac Racing, yang sebelumnya menjadi tim satelit utama Ducati, memilih hijrah ke Yamaha dengan kontrak jangka panjang.

Keputusan tersebut membuat VR46 Racing otomatis naik status sebagai tim satelit utama Ducati pada musim yang sama.

Namun, status tersebut tidak sepenuhnya diiringi hasil memuaskan. Meski Fabio Di Giannantonio mendapatkan motor spesifikasi pabrikan Ducati GP25, performa VR46 Racing dinilai belum mampu memenuhi ekspektasi.

Sebaliknya, Alex Marquez justru tampil impresif bersama Gresini Racing menggunakan Ducati GP24, hingga akhirnya dipercaya mengendarai Ducati GP26 pada musim 2026.

Penunjukan Gresini Racing sebagai tim pengembangan GP26 memunculkan anggapan bahwa posisi VR46 Racing sebagai tim satelit utama mulai tergeser.

Hal inilah yang memicu spekulasi bahwa tim milik Valentino Rossi mulai mempertimbangkan masa depan di luar Ducati.

Nama Aprilia pun mencuat sebagai kandidat kuat. Pabrikan asal Noale tersebut menutup musim 2025 dengan performa mengesankan, termasuk tiga kemenangan dalam empat seri terakhir.

Marco Bezzecchi bahkan mencatat sejarah sebagai pembalap Aprilia pertama yang finis di tiga besar klasemen akhir MotoGP.

Meski demikian, rumor kepindahan VR46 Racing ke Aprilia langsung ditepis.

Media Italia La Gazzetta dello Sport mengutip pernyataan CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, yang menegaskan bahwa fokus utama Aprilia saat ini adalah melanjutkan proyek bersama Trackhouse Racing.

“Ini hanya sebuah spekulasi menarik untuk dibayangkan, tetapi prioritas kami adalah melanjutkan kerja sama dengan Trackhouse Racing. Saya memiliki hubungan kerja yang sangat baik dengan Davide Brivio dan puas dengan perkembangan tim serta Raul Fernandez,” ujar Rivola.

Alih-alih membicarakan 2027, Aprilia kini tengah memusatkan perhatian pada target besar musim 2026.

Setelah finis sebagai runner-up konstruktor dengan 418 poin, Aprilia secara terbuka menegaskan ambisi untuk menantang dominasi Ducati.

“Pada 2026 kami tidak boleh lagi bersembunyi. Kami harus mencoba memenangkan setiap Grand Prix. Jika bekerja dengan benar, kami percaya bisa menjadi juara,” tegas Rivola.

Ia juga menilai Marco Bezzecchi telah siap menghadapi persaingan sengit melawan Marc Marquez maupun Jorge Martin, yang diharapkan bangkit setelah musim 2025 yang sulit.

Dengan arah proyek jangka panjang Aprilia yang sudah jelas bersama Trackhouse Racing, masa depan VR46 Racing Team masih menjadi tanda tanya besar.

Apakah tim milik Valentino Rossi bersedia melepas status prestisius sebagai tim satelit utama demi membuka babak baru? Jawabannya akan terungkap seiring waktu berjalan.(*)




MotoGP Musim 2025 Dimulai Pekan Depan, Cek Jadwal Lengkapnya di Sini!

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Musim MotoGP 2025 akan segera dimulai, dengan Grand Prix Thailand yang berlangsung di Chang International Circuit pada 28 Februari hingga 2 Maret 2025.

Namun, menjelang pergelaran pertama musim ini, kabar buruk datang bagi juara bertahan dan pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, yang baru saja menjalani operasi setelah mengalami patah tulang akibat kecelakaan pada sesi uji coba di Sepang pada Januari lalu.

Hal ini membuat kehadirannya di balapan pertama musim ini diragukan.

Menurut informasi yang dilansir dari laman resmi MotoGP pada Kamis, meskipun Jorge Martin mengalami cedera, persiapan musim ini tetap berjalan, dan kalender Grand Prix musim 2025 sudah siap untuk menyajikan pertandingan seru.

Baca juga: Langkah Perdana Diza Hazra Aljosha sebagai Wakil Wali Kota Jambi, Pimpin Apel ASN Senin Mendatang

Baca juga: Komisi I DPRD Tebo Ajukan Permohonan PPPK Penuh Waktu ke Kemenpan RB

Berikut adalah jadwal lengkap MotoGP 2025:

1. Thailand (Chang International Circuit) – 28 Februari hingga 2 Maret

2. Argentina (Termas De Rio Hondo) – 14 hingga 16 Maret

3. Amerika Serikat (Circuit of The Americas) – 28 hingga 30 Maret

4. Qatar (Sirkuit Internasional Lusail) – 11 hingga 13 April

5. Spanyol (Sirkuit Jerez – Angel Nieto) – 25 hingga 27 April

6. Perancis (Le Mans) – 9 hingga 11 Mei

7. Inggris (Sirkuit Silverstone)- 23 hingga 25 Mei

8. Aragon (Sirkuit Aragon) – 6 hingga 8 Juni

9. Italia (Sirkuit Mugello) – 20 hingga 22 Juni

10. Belanda (Sirkuit Assen) – 27 hingga 29 Juni

11. Jerman (Sirkuit Sachsenring) – 11 hingga 13 Juli

12. Ceko (Automotodrom Brno) – 18 hingga 20 Juli

13. Austria (Red Bull Ring) – 15 hingga 17 Agustus

14. Hungaria (Balaton Park) – 22 hingga 24 Agustus

15. Catalunya (Sirkuit Catalunya) – 5 hingga 7 September

16. San Marino (Sirkuit Misano) – 12 hingga 14 September

17. Jepang (Sirkuit Motegi) – 26 hingga 28 September

18. Indonesia (Sirkuit Pertamina Mandalika) – 3 hingga 5 Oktober

19. Australia (Philip Island) – 17 hingga 19 Oktober

20. Malaysia (Sirkuit Sepang) – 24 hingga 26 Oktober

21. Portugal (Sirkuit Autodromo) – 7 hingga 9 November

22. Valencia (Sirkuit Ricardo Tormo) – 14 hingga 16 November

Dengan dimulainya musim ini, para penggemar MotoGP dapat menantikan persaingan ketat antara pembalap-pembalap papan atas dunia.

Meskipun Jorge Martin menghadapi tantangan cedera, musim 2025 diprediksi akan tetap menarik dengan berbagai balapan seru yang akan menguji kecepatan dan ketangguhan para rider.(*)