Harga Beras Terjangkau, Warga Rela Antre di Operasi Pasar Tugu Keris Siginjai

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  Pagi ini, sejumlah warga Kota Jambi rela antre panjang di operasi pasar yang digelar Pemkot Jambi di Tugu Keris Siginjai, untuk mendapatkan harga beras yang lebih terjangkau.

Program ini disambut antusias, terutama oleh para ibu rumah tangga yang ingin mendapatkan harga beras murah.

Salah satu warga, Siti Nuriati, mengungkapkan, meskipun ada sedikit perbedaan harga, namun tetap saja harga yang ditawarkan lebih murah dibandingkan harga pasaran.

“Beda-beda tipis, tapi jadilah murah,” ujarnya.

Baca juga: Mobil Pelaku Dimodifikasi, Polres Merangin Gagalkan Pengangkutan BBM Bersubsidi

Baca juga: Petugas Karantina Jambi Gagalkan Pengiriman Anggrek Dendrobium Tanpa Izin

Di lokasi tersebut, harga beras yang dijual bervariasi. Untuk merek SPHP, harga beras dipatok sekitar Rp60 ribu per 5 kilogram.

Sementara merek lain memiliki harga yang sedikit lebih tinggi atau lebih rendah, tergantung jenis dan kualitas berasnya.

Sejumlah warga yang ditemui mengaku senang dengan adanya operasi pasar ini karena bisa menghemat pengeluaran keluarga mereka, terutama dengan harga yang terus melambung di pasaran.

Seorang warga yang mengantre di lokasi tersebut, yang merupakan salah satu pembeli di terminal baru, juga menambahkan bahwa, harga beras saat ini sangat bervariasi dan kadang tidak terjangkau bagi banyak orang.

“Operasi pasar ini sangat membantu kami yang membutuhkan beras dengan harga terjangkau,” katanya.

Operasi pasar yang digelar Pemkot Jambi ini diperkirakan akan berlangsung hingga siang hari, memberikan kesempatan bagi warga untuk membeli barang kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah.(*(




Waspada Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang, BMKG Keluarkan Peringatan Dini untuk Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca terkait potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang yang diperkirakan akan melanda Kota Jambi dan sejumlah wilayah sekitarnya pada pukul 10:20 WIB, hari ini, 24 Februari 2025.

Dalam update yang dirilis pada pukul 09:50 WIB, BMKG memperingatkan bahwa hujan lebat berpotensi terjadi di sejumlah wilayah di Kota Jambi, terutama di kecamatan Telanaipura, Pelayangan, Danau Teluk, dan Paal Merah.

Selain itu, beberapa daerah lainnya di Provinsi Jambi juga diperkirakan akan terdampak, seperti Kabupaten Merangin, Sarolangun, Muaro Jambi, Tanjab Barat, Tanjab Timur, Bungo, Tebo, dan Batanghari.

Berdasarkan informasi dari BMKG, kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 13:20 WIB.

Baca juga: Antisipasi Banjir, Kemas Faried Desak Normalisasi Sungai Asam dan Kenali Segera Dilakukan

Baca juga: Pimpin Apel Perdana, Wawako Diza Hazrah Aljosha Tekankan Pentingnya Optimisme dan Kolaborasi dalam Pelaksanaan Program Kerja

Masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat yang dapat menyebabkan genangan air, serta angin kencang yang berpotensi merusak pohon dan infrastruktur.

Beberapa wilayah yang diperkirakan akan terdampak hujan lebat dan angin kencang meliputi:

–  Kota Jambi: Telanaipura, Pelayangan, Danau Teluk, Paal Merah, dan sekitarnya.

Kabupaten Merangin: Tabir, Tabir Ilir, Tabir Timur, Pamenang, Tabir Ulu, Tabir Selatan, Margo Tabir, Tabir Lintas.

Kabupaten Sarolangun: Mandiangin, Limun, Sarolangun, Pauh, Pelawan, Air Hitam, Bathin VIII, Singkut, Cermin Nan Gedang.

Kabupaten Muaro Jambi: Sekernan, Kumpeh, Maro Sebo, Jambi Luar Kota, Mestong, Kumpeh Ulu, Sungai Gelam, Bahar Selatan, Taman Rajo.

Kabupaten Tanjab Barat: Tungkal Ilir, Kuala Betara, Betara, Batang Asam, Seberang Kota, Bram Itam.

Kabupaten Tanjab Timur: Muara Sabak Timur, Nipah Panjang, Sadu, Kuala Jambi, Mendahara Ulu, Berbak, Mendahara, Rantau Rasau, Dendang, Muara Sabak Barat, Geragai.

Kabupaten Bungo: Pasar Muaro Bungo, Pelepat, Pelepat Ilir, Batin II Babeko, Rimbo Tengah, Tanah Tumbuh, Jujuhan, Tanah Sepenggal, Muko-muko Bathin VII, Bathin III, Bungo Dani, Jujuhan Ilir, Tanah Sepenggal Lintas.

–  Kabupaten Tebo: Rimbo Ulu, Muara Tabir, Tebo Tengah, Tebo Ulu, Rimbo Bujang, Sumay, VII Koto, Rimbo Ilir, VII Koto Ilir.

BMKG juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap memantau perkembangan cuaca dan menjaga keselamatan.

Diharapkan untuk tidak beraktivitas di luar ruangan jika hujan lebat disertai petir dan angin kencang terjadi, serta selalu waspada terhadap kemungkinan banjir di beberapa daerah yang rawan genangan.

Prakirawan BMKG Jambi mengimbau agar masyarakat terus memperhatikan informasi cuaca terkini melalui saluran resmi BMKG dan situs https://nowcasting.bmkg.go.id untuk memperoleh update terbaru.




Antisipasi Banjir, Kemas Faried Desak Normalisasi Sungai Asam dan Kenali Segera Dilakukan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menekankan urgensi percepatan normalisasi Sungai Asam dan Kenali sebagai langkah utama untuk mengatasi masalah banjir yang kembali melanda sejumlah wilayah Kota Jambi, termasuk pada Minggu (23/2/2025) dini hari.

Dalam kunjungannya untuk meninjau langsung lokasi banjir, Kemas Faried didampingi oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazrah Aljosha, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di RT 19 Sukakarya.

Ia menyoroti penyumbatan pada sistem drainase yang memperburuk genangan air di beberapa titik, serta menegaskan perlunya tindakan cepat dari pemerintah.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan pihak balai (pemerintah pusat), karena banyak drainase di Kota Jambi yang tersumbat dan tidak berfungsi dengan baik,” ungkap Kemas Faried.

baca juga: Pemerintah Hadir, Wawako Diza Cek Banjir dan Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Bagi Warga Terdampak

Baca juga: Pimpin Apel Perdana, Wawako Diza Hazrah Aljosha Tekankan Pentingnya Optimisme dan Kolaborasi dalam Pelaksanaan Program Kerja

Menurutnya, banjir yang semakin sering terjadi di Kota Jambi bukan hanya disebabkan oleh curah hujan tinggi, tetapi juga oleh sistem drainase yang tidak optimal.

Kemas Faried menegaskan, perbaikan dan pelebaran drainase, serta pengerukan sungai yang mengalami sedimentasi, harus menjadi prioritas utama untuk mencegah banjir lebih parah di masa depan.

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazrah Aljosha, juga turun langsung ke beberapa titik terdampak banjir, termasuk RT 19 Kelurahan Sukakarya Kecamatan Kotabaru dan kawasan Karaoke Charly di Jelutung.

“Kami akan melakukan inventarisasi penyebab banjir, apakah karena tumpukan sampah atau drainase yang tidak memadai,” kata dia.

“Normalisasi sungai dan perbaikan drainase menjadi langkah utama yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah ini,” tegas Diza.

Diza juga menginstruksikan seluruh camat dan lurah, untuk memantau kondisi wilayah masing-masing secara berkala dan melaporkan situasi terkini agar strategi penanganan banjir bisa disusun dengan lebih terintegrasi.

“Penanganan banjir membutuhkan kerja sama dari semua pihak, termasuk koordinasi yang solid dengan pemerintah pusat dan balai terkait,” pungkas Diza Hazrah Aljosha.

Dengan langkah konkret dan kolaborasi yang terjalin baik, diharapkan permasalahan banjir di Kota Jambi dapat segera teratasi.(*)




Jelang Pelantikan 20 Februari, Maulana dan Wakilnya Jalani Gladi di Istana Kepresidenan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Maulana, Walikota Jambi terpilih, bersama dengan wakilnya, Diza tengah menjalani serangkaian gladi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 18 Februari 2025.

Gladi ini sebagai persiapan menjelang pelantikan resmi mereka, yang dijadwalkan pada 20 Februari 2025 mendatang.

Gladi tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pelantikan, yang akan menandai dimulainya masa tugas mereka dalam memimpin Provinsi Jambi.

Selama gladi, Maulana dan wakilnya menjalani serangkaian latihan yang dipandu langsung oleh pihak protokol Istana Kepresidenan.

Gladi ini bertujuan untuk memastikan bahwa acara pelantikan berjalan dengan lancar, tertib, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Dalam latihan ini, mereka diberikan pengarahan mengenai urutan acara, tata cara pelantikan, serta etika yang harus dijalankan selama prosesi.

Menurut Kepala Protokol Istana, gladi ini melibatkan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari pengenalan ruang acara, penataan tempat duduk, hingga latihan untuk upacara pelantikan.

Selain itu, Maulana dan Diza juga diberikan kesempatan untuk mempelajari tata cara pengucapan sumpah jabatan, serta menghadiri sesi foto bersama dengan pejabat negara lainnya yang turut hadir pada acara tersebut.

Maulana, yang sebelumnya dikenal sebagai sosok yang sangat berpengalaman dalam dunia pemerintahan daerah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk memimpin Provinsi Jambi bersama dengan wakilnya.

“Saya sangat bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepada kami, dan saya berkomitmen untuk bekerja keras dalam menjalankan amanah ini,” kata dia.

Pelantikan ini bukan hanya sekadar momen simbolis, tetapi merupakan awal dari perjalanan panjang kami untuk membawa perubahan dan kemajuan bagi masyarakat Jambi.

Sebagai bagian dari persiapan menuju pelantikan, kedua calon pemimpin Jambi ini juga menjalani sejumlah sesi pengarahan oleh para pejabat Istana.

Termasuk mengenai tata cara interaksi dengan Presiden Republik Indonesia yang akan memimpin langsung prosesi pelantikan.

Maulana mengungkapkan, bahwa dia dan wakilnya merasa terhormat dapat berpartisipasi dalam acara pelantikan di Istana Kepresidenan, yang akan menjadi langkah penting dalam perjalanan pemerintahan mereka.

Pelantikan ini merupakan momen yang dinanti-nanti oleh banyak pihak di Jambi, terutama masyarakat yang telah memberikan kepercayaan penuh kepada Maulana dan wakilnya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang lalu.

Selain itu, pelantikan ini juga menjadi bukti bahwa Jambi siap melangkah lebih maju dalam pembangunan daerah, dengan visi dan misi baru yang akan dijalankan oleh pemimpin terpilih.

Sebagai informasi, Maulana dan wakilnya akan mengemban tugas untuk memimpin Provinsi Jambi selama lima tahun ke depan, dengan berbagai program pembangunan yang telah dipersiapkan.

Ini dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membuka lapangan pekerjaan, dan mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang dimiliki daerah ini.

Pelantikan yang akan dilaksanakan pada 20 Februari 2025 nanti diperkirakan akan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, tokoh masyarakat, serta undangan khusus lainnya, yang akan turut menyaksikan momen bersejarah bagi Kota Jambi.

Dengan segala persiapan yang matang, Maulana dan wakilnya berharap bahwa pelantikan ini tidak hanya menjadi titik awal bagi mereka, tetapi juga simbol dari harapan baru bagi seluruh rakyat Jambi.

“Kami ingin membawa Jambi ke arah yang lebih baik, dengan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta menciptakan lingkungan yang lebih sejahtera dan berkeadilan,” ujar Maulana.

Pelantikan ini tentu akan menjadi momentum yang sangat dinantikan, bukan hanya oleh jajaran pemerintahan daerah, tetapi juga oleh masyarakat luas yang berharap pada perubahan positif yang akan dibawa oleh pemimpin baru mereka.(*)