Atasi Kemacetan, BPJN Jambi Kebut Pelebaran Jalan di Pasar Singkut

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – BPJN Jambi memastikan pembangunan pelebaran dua jalur Jalan Lintas Sumatera di kawasan Pasar Singkut, Kabupaten Sarolangun, terus dikebut dan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Kepala BPJN Jambi, Dedy Hariadi, mengatakan saat ini progres pekerjaan telah memasuki tahap pengaspalan.

Proses tersebut dilakukan secara intensif agar ruas jalan yang diperlebar dapat segera difungsikan untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas.

“Kami terus memacu pekerjaan. Saat ini fokus utama berada pada pengaspalan dan penataan jalur agar bisa segera dimanfaatkan masyarakat,” ujar Dedy.

Ia menjelaskan, percepatan pembangunan ini dilakukan sebagai respons atas tingginya mobilitas kendaraan dan kepadatan lalu lintas di kawasan Pasar Singkut yang selama ini kerap mengalami kemacetan.

Dedy menambahkan, seluruh proses pembebasan lahan pada ruas jalan tersebut telah rampung.

Dengan tidak adanya kendala lahan, pekerjaan fisik dapat berjalan lebih optimal dan sesuai dengan jadwal yang direncanakan.

“Pembebasan lahan sudah selesai, sehingga tidak ada hambatan berarti di lapangan. Ini sangat membantu percepatan progres pekerjaan,” jelasnya.

Tak hanya itu, BPJN Jambi juga telah menyiapkan rencana lanjutan untuk memastikan pelebaran jalan benar-benar memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran lalu lintas.

Pada tahun 2026 ini, pelebaran dua jalur tersebut direncanakan akan dilanjutkan kembali sepanjang kurang lebih satu kilometer.

“Untuk tahun 2026, pelebaran dua jalur ini akan kita lanjutkan lagi sekitar satu kilometer,” ungkap Dedy.

Pembangunan dua jalur Jalan Lintas Sumatera di Singkut merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan keselamatan jalan nasional, khususnya pada titik-titik rawan kemacetan.

BPJN Jambi berharap, dengan selesainya proyek ini secara bertahap.

Arus kendaraan di kawasan Pasar Singkut dapat semakin lancar, waktu tempuh menjadi lebih efisien, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sepanjang jalur nasional tersebut.(*)




DPRD Muaro Jambi Dorong Solusi Jangka Panjang untuk Atasi Banjir Mestong

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Permasalahan banjir yang rutin melanda kawasan Tempino dan Pondok Meja, Kecamatan Mestong, kembali menjadi fokus perhatian DPRD.

Anggota DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Sartono, mendampingi Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, meninjau langsung lokasi yang sering terdampak banjir.

Genangan air di Tempino dan Pondok Meja kerap muncul setiap hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi.

Banjir tidak hanya meluas ke permukiman warga, tetapi juga mengganggu akses jalan utama yang menjadi jalur penghubung antarwilayah.

Kondisi ini menegaskan adanya masalah pada sistem drainase dan aliran air yang belum ditangani secara menyeluruh.

Sartono, sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Mestong, menekankan bahwa penanganan banjir tidak bisa dilakukan secara parsial.

Masalah ini melibatkan berbagai tingkatan infrastruktur, mulai dari jalan nasional, provinsi, hingga kabupaten.

Diperlukan langkah terpadu antara pemerintah daerah dan instansi vertikal di tingkat pusat.

“Kami meninjau langsung saluran air, gorong-gorong, dan titik rawan genangan agar dapat melihat kondisi sebenarnya,” kata dia.

“Penanganan banjir harus terintegrasi agar tidak terus berulang setiap musim hujan,” ujar Sartono.

DPRD Muaro Jambi mendorong agar hasil tinjauan ini segera ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas sektor, termasuk dengan balai jalan dan pengelola sumber daya air.

Sartono menegaskan, komitmen bersama antarinstansi menjadi kunci untuk menyelesaikan persoalan ini.

“DPRD akan mengawal aspirasi masyarakat agar penanganan banjir masuk dalam program prioritas pembangunan infrastruktur daerah,” tambahnya.

Langkah ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang, sehingga masyarakat Tempino dan Pondok Meja tidak lagi dihantui banjir tahunan yang mengganggu aktivitas ekonomi, keselamatan, dan kualitas hidup warga.(*)




Desak Perbaikan Jalan Nasional di Bungo, Ketua DPRD Jambi Hafiz Fattah: Sebelum Mudik Lebaran Harus Selesai

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, mendesak pemerintah, baik pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat, untuk segera memperbaiki jalan nasional yang rusak di Kabupaten Bungo, akibat banjir yang melanda beberapa waktu lalu.

Perbaikan tersebut diharapkan selesai sebelum puncak arus mudik Lebaran 2025 dimulai.

M Hafiz Fattah menegaskan, pihaknya berharap perbaikan jalan yang putus dapat segera ditangani, baik secara sementara maupun permanen.

Hal ini dilakukan agar masyarakat yang akan mudik Lebaran tidak terganggu oleh kondisi jalan yang rusak.

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Dampingi Wali Kota Maulana, Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Program Jambi Kota Taqwa

Baca juga:  Siapkan Strategi Bertahap Tangani Banjir, Wako Maulana Gelar Rakor Bersama BWSS dan Pemrov Jambi

“Kami berharap pihak Balai BPJN dan Kementerian Pekerjaan Umum bisa segera mengatasi masalah ini. Mengingat beberapa hari lagi arus mudik akan dimulai,” ungkap M Hafiz Fattah pada Selasa (4/3).

Selain itu, Hafiz Fattah mengingatkan para pemudik untuk memeriksa kondisi jalan yang akan dilalui, termasuk jalan alternatif.

Salah satu jalan alternatif yang disarankan adalah Jalan Padang Lamo, yang meskipun bisa digunakan, kondisinya tidak dalam keadaan baik.

“Kami menyarankan agar pemudik yang melintas melalui Padang Lamo untuk melakukannya di siang hari dan memastikan kendaraan dalam keadaan baik,” tambahnya.

Baca juga:  Dukung Swasembada dan Ketahanan Pangan, Wako Maulana Siapkan Gerakan Pemanfaatan Lahan Tidur

Baca juga:  Kolam Retensi Mal JBC Belum Optimal, DLH Jambi Berikan Teguran dan Target Perbaikan

Lebih lanjut, M. Hafiz mengatakan bahwa perbaikan Jalan Padang Lamo akan menjadi prioritas bagi pemerintah provinsi dan legislatif di masa mendatang.

“Jalan ini akan menjadi PR bagi kami semua ke depannya, mengingat pentingnya infrastruktur yang baik untuk kelancaran arus lalu lintas,” ujarnya.

Sementara itu, di lokasi jalan nasional yang amblas akibat longsor, tim pekerja sudah mulai melakukan pemasangan jembatan darurat (rangka bailey) untuk mengembalikan akses antar provinsi.

Proses pembersihan material longsor dan perakitan jembatan darurat ini diharapkan dapat diselesaikan secepatnya agar kendaraan dapat melintas kembali.

Baca juga:  Wali Kota Jambi Segera Hapus Parkir Ganda, Dorong Pemulihan Ekonomi Pasar Kota Jambi

Baca juga:  Rapat Penanggulangan Banjir Kota Jambi, Walikota Maulana Peroleh Informasi Penyebab Banjir dari BWSS VI Jambi, Ini Masalahnya

Pantauan di lokasi, terlihat tiga unit ekskavator yang dikerahkan untuk membersihkan material longsoran dan membantu pemasangan rangka baja bailey.

Salah satunya adalah bantuan dari PT KIM yang turut serta dalam mempercepat proses ini.

Warga sekitar, seperti Ari dari Sirih Sekapur, menyampaikan harapannya agar pengerjaan jembatan bailey dapat segera selesai.

“Kami sangat berharap agar pengerjaan pemasangan rangka jembatan ini lebih cepat. Ini sudah hari Selasa, kendaraan yang melintas harus berputar jauh lewat jalan alternatif. Kasihan,” ujar Ari.

Baca juga:  Optimisme Perbankan Menguat, OJK: Stabilitas Makroekonomi Jadi Faktor Kunci

Baca juga:  Petugas Karantina Jambi Gagalkan Pengiriman Anggrek Dendrobium Tanpa Izin

Sebagai informasi tambahan, beberapa bus antar kota dan antar provinsi mulai memilih jalur alternatif melalui jalan provinsi di Rantau Ikil via Sungai Rumbai.

Keputusan ini diambil karena kondisi jalan nasional yang terputus akibat longsor, yang membuat perjalanan menjadi terhambat.

Dengan upaya yang sedang dilakukan, diharapkan akses jalan yang sempat terputus bisa segera normal kembali, sehingga arus lalu lintas, khususnya bagi pemudik, tidak terganggu.(*)