Balitbang Coffee Corner 2025 di Bangko: UMKM dan Karya Pelajar Dapat Perlindungan HAKI

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Merangin, M. Syukur, secara resmi membuka kegiatan Balitbang Coffee Corner 2025 yang digelar di jalur dua depan kantor bupati lama, Kamis (27/11).

Acara dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan berlangsung meriah dengan kehadiran warga yang antusias.

Sejumlah warga memadati lokasi untuk menyaksikan hiburan rakyat, seni kreasi, serta mengunjungi stan bazar UMKM dan pameran hasil karya pelajar SMK.

Kemeriahan acara bertambah dengan hadirnya Bulog yang menggelar operasi pasar murah beras dan minyak goreng.

Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur menekankan pentingnya inovasi daerah untuk menciptakan ikon baru yang menjadi ciri khas Kabupaten Merangin.

Ia menegaskan pemerintah daerah akan mendukung penuh Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang).

“Kalau bangsa ini mau maju, negeri ini mau maju, Balitbang itu anggarannya harus besar. Tidak mungkin kita bisa melakukan inovasi tanpa ada anggaran,” ujar Bupati M.

Syukur disambut tepuk tangan. Ia berjanji akan menyesuaikan anggaran pada perubahan sekitar bulan Februari mendatang untuk mendukung operasional Balitbang.

Sehingga lahir penelitian dan kreativitas baru yang berujung pada identitas daerah.

“Harapan saya, Merangin punya ikon dan nilai. Contohnya durian, kita punya banyak, tapi sulit mengklaim jenisnya. Saya ingin nanti ada satu produk, entah durian, duku, atau lainnya, yang betul-betul dikenal orang luar sebagai produk asli inovasi Merangin,” tegasnya.

Salah satu agenda penting Balitbang Coffee Corner 2025 adalah penyerahan sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) kepada akademisi, seniman, dan pelaku UMKM sebagai bentuk perlindungan hukum atas karya dan merek dagang warga Merangin.

Beberapa penerima Hak Cipta antara lain Mardalena dan Sarinah untuk karya tulis ilmiah, serta Yurda yang mendaftarkan empat lagu daerah, termasuk Lagu Pangkalan Jambu dan Kelapo Dencing.

Di bidang seni rupa, Erli Tri Santi menerima hak cipta untuk lima motif batik, di antaranya Motif Batik Ramo-ramo Bukit dan Motif Batik Kemunu Ikan Seluang.

Sertifikat Merek Dagang diberikan kepada pelaku UMKM kuliner, seperti Kelompok Usaha Gelamai Sungai Nilau, Keripik Pisang Eva Taufik, dan Kacang Tojin Waroeng Mak Bakoel.

“Bagi penerima sertifikat, ini adalah perlindungan hukum. Jika ada penyalahgunaan oleh pihak lain, saudara bisa melapor,” ujarnya.

Bupati M. Syukur juga mengajak masyarakat dan OPD mendukung program Kota Bangko Bersih, Indah, Nyaman, dan Hijau, khususnya dalam pengelolaan sampah dan penataan pedagang kaki lima.

“Dengan mengucapkan Bismillah, Balitbang Coffee Corner tahun 2025 secara resmi saya nyatakan dibuka,” pungkasnya.(*)




Suasana Cair di Camping Jangkat, Bupati Syukur Terima Banyak Masukan Warga

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Suasana hangat dan penuh kebersamaan tampak saat Bupati Merangin H. M. Syukur bersama Ketua TP PKK Kabupaten Merangin Hj. Lavita Syukur menggelar kegiatan camping bersama masyarakat di tepi Sungai Tenang, Kecamatan Jangkat Timur, Sabtu (22/11).

Kegiatan ini bukan sekadar rekreasi, tetapi menjadi sarana untuk menyerap aspirasi warga secara langsung.

Bupati dan istri dengan senang hati berdialog santai sambil menikmati keindahan alam Jangkat yang terkenal sejuk dan asri.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap masukan dari masyarakat benar-benar didengar dan ditindaklanjuti. Kegiatan seperti ini membuat kami bisa lebih dekat dan memahami kebutuhan warga secara nyata,” ujar Bupati Merangin.

Dalam sesi dialog tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai usulan mulai dari perbaikan infrastruktur, layanan kesehatan, pendidikan, hingga program pemberdayaan ekonomi keluarga.

Semua aspirasi tersebut dicatat sebagai bahan penyusunan program pembangunan daerah.

Sementara itu, Ketua TP PKK Merangin, Hj. Lavita Syukur, turut berinteraksi dengan para ibu-ibu, remaja putri, dan kader desa.

Sebagai Bunda PAUD Merangin, ia menekankan pentingnya peran keluarga dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Di suasana seperti ini, warga lebih leluasa berbicara. Camping membuat pembicaraan lebih cair dan terbuka. Ini sangat membantu kami dalam merumuskan program yang tepat sasaran,” ungkapnya.

Kegiatan yang berlangsung hingga malam hari itu juga diisi dengan sesi penyampaian saran pembangunan dan diskusi mengenai isu sosial kemasyarakatan.

Warga menyambut baik inisiatif tersebut karena dinilai membawa pemerintah lebih dekat dan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Melalui kegiatan camping serap aspirasi ini, Pemerintah Kabupaten Merangin berharap terjalin hubungan yang semakin erat antara pemerintah dan masyarakat serta mempercepat realisasi berbagai program pembangunan di wilayah tersebut.(*)




Bupati Merangin Sampaikan RPJMD 2025–2029, Ini 4 Misi Pembangunan Utama

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kabupaten Merangin resmi mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Merangin, Senin (4/8/2025).

Ranperda ini menjadi dokumen penting sebagai arah pembangunan Merangin lima tahun ke depan.

Bupati Merangin H. M. Syukur menyerahkan langsung dokumen RPJMD dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Merangin Muhammad Rivaldi, didampingi Wakil Ketua Herman Effendi dan Ahmad Fahmi.

Bupati menjelaskan, RPJMD merupakan bentuk penjabaran dari visi dan misi kepala daerah serta program prioritas yang akan dijalankan selama masa jabatan.

Dokumen tersebut mengatur strategi, kebijakan, serta program lintas perangkat daerah untuk mencapai target pembangunan.

“RPJMD disusun sesuai Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 dan sejalan dengan arah pembangunan nasional melalui Perpres Nomor 12 Tahun 2025,” ujar Bupati.

RPJMD Merangin 2025–2029 juga merujuk pada Perda Provinsi Jambi Nomor 12 Tahun 2024 tentang RPJPD Jambi 2025–2045, serta Perda Merangin Nomor 09 Tahun 2024 mengenai RPJPD Kabupaten Merangin 2025–2045.

Visi: Menuju Merangin Baru 2030, yang diwujudkan melalui semangat Berdaya Saing, Akuntabel, Reformis, dan Unggul.

Empat misi utama:

  1. Peningkatan kualitas SDM unggul dan berbudaya.

  2. Penguatan infrastruktur daerah.

  3. Pembangunan ekonomi inklusif berbasis ekonomi hijau (pertanian, pariwisata, UMKM).

  4. Tata kelola pemerintahan berbasis teknologi 5.0 yang bersih dan transparan.

Selain pengajuan RPJMD, dalam rapat tersebut DPRD Merangin juga mengusulkan enam Ranperda inisiatif dewan, antara lain:

  • Tata cara penyelenggaraan cadangan pangan pemerintah daerah,

  • Penanganan gelandangan dan pengemis,

  • Penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan,

  • Mall pelayanan publik terpadu,

  • Pengelolaan perikanan di perairan umum daratan.

Semua usulan tersebut akan dibahas bersama dan disepakati untuk dijadikan Perda sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif dan partisipatif.(*)




RS Raudha Disebut Biang Longsor, Bupati Merangin Turun Tangan

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Merangin H M Syukur melakukan inspeksi mendadak ke Rumah Sakit (RS) Raudha di kawasan Bukit Tiung, Kelurahan Pematang Kandis, Kecamatan Bangko, Selasa (6/5/2025) menjelang Magrib.

Kunjungan ini dilakukan setelah adanya laporan warga mengenai dugaan longsor yang terjadi di sekitar area bawah rumah sakit. Warga menduga, longsor dipicu oleh aliran air dari rumah sakit tersebut.

“Saya mendapat laporan dari warga bahwa ada rumah yang terkena longsor. Diduga penyebabnya dari saluran air rumah sakit. Saya langsung cek ke lokasi untuk melihat kondisi sebenarnya,” ujar Bupati.

Di lokasi, Bupati didampingi oleh Manajer RS Raudha Ahmad Rohim dan Ketua RT 02 Rospan. Mereka langsung mengecek sistem saluran air di rumah sakit yang juga melayani pasien BPJS itu.

Hasil pengecekan awal menunjukkan bahwa air yang mengalir ke rumah warga kemungkinan berasal dari kucuran hujan di atap rumah sakit. Namun, belum bisa dipastikan apakah air tersebut juga membawa limbah medis atau bukan.

“Air dari kucuran hujan ini belum memiliki saluran pembuangan yang baik. Tidak ada got atau drainase yang mengarahkan aliran air, sehingga air langsung menuju rumah warga,” jelas Bupati.

Bupati meminta pihak RS Raudha segera berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Merangin untuk merancang sistem drainase guna mencegah kejadian serupa terulang.

Menanggapi hal ini, Manajer RS Raudha Ahmad Rohim menyatakan kesiapannya untuk membenahi saluran air di rumah sakit tersebut.

“Kami akan pelajari terlebih dahulu desain got yang tepat. Manajemen rumah sakit berkomitmen menjaga kenyamanan dan keamanan lingkungan sekitar,” kata Ahmad.

Sementara itu, Meli, warga pemilik rumah yang terdampak longsor, mengatakan bahwa kejadian ini bukan pertama kalinya.

“Setiap musim hujan, kami selalu khawatir. Air yang datang deras, bukan bening seperti air hujan biasa, tapi keruh dan kadang membawa limbah medis. Sudah kami laporkan sejak 2020, tapi belum ada tindakan konkret,” ujar Meli.

Ia berharap pihak rumah sakit segera membangun drainase yang memadai agar kejadian serupa tak terus berulang.(*)




Bupati Merangin: 60 Persen Jalan Rusak, Pembangunan Harus Tepat Sasaran

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Kemajuan suatu daerah tidak hanya bergantung pada besarnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tetapi lebih kepada bagaimana kebijakan dan regulasi berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Merangin, H. M. Syukur, saat Safari Ramadhan 1446 H bersama Ketua TP PKK Merangin, Hj. Lavita Syukur, di Masjid Baitussalam, Desa Sungai Udang, Kecamatan Pamenang, pada Senin malam (17/3).

Dengan anggaran yang terbatas, tapi jika dialokasikan dengan tepat sasaran, Insya Allah sedikit demi sedikit permasalahan di Merangin dapat teratasi. Apalagi kondisi jalan kita yang mencapai 1.100 km, di mana hampir 60 persennya mengalami kerusakan berat,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan bahwa perbaikan jalan di Merangin harus dilakukan dengan strategi yang tepat agar akses transportasi tetap lancar bagi seluruh masyarakat.

Baca juga:  Bupati Merangin Minta Mantan Pejabat Kembalikan Kendaraan Dinas, Ini Alasannya

Baca juga:  Bencana Longsor dan Banjir Melanda Merangin, Wabup Ajak Warga Waspada

“Jika masih ada jalan yang sedikit bergelombang, itu bukan masalah besar, yang terpenting jalan tetap bisa dilalui dan tidak sampai memutus akses warga keluar-masuk kampung,” tambahnya.

Ia juga berharap pada tahun 2025 akan ada pembangunan jalan yang melewati Desa Sungai Udang dan SPE, sehingga akses masyarakat semakin mudah.

Menurut Bupati H. M. Syukur, pembangunan Merangin bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat.

“Tidak bisa hanya mengandalkan bupati, wakil bupati, atau kepala OPD saja. Semua elemen masyarakat harus turut serta dalam membangun Merangin agar lebih maju,” tegasnya.

Baca juga:  Bupati Merangin Ajak Masyarakat Bersatu Membangun Merangin Menuju 2030

Baca juga:  Waspada! Merangin hingga Tebo Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir Siang Ini

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Merangin juga menyalurkan bantuan CSR dari Bank 9 Jambi sebesar Rp10 juta untuk pembangunan masjid, serta santunan kepada 30 anak yatim.

Selain itu, bantuan alat kebersihan masjid juga diberikan oleh Ketua Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Merangin, Arfandi Ibnu Hajar, yang turut hadir sebagai penceramah dalam acara tersebut.

Bupati berharap dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, Merangin dapat terus berkembang meskipun dengan anggaran terbatas.(*)




Bupati Merangin Minta Mantan Pejabat Kembalikan Kendaraan Dinas, Ini Alasannya

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Merangin, H M Syukur, meminta para mantan pejabat Pemkab Merangin yang masih menggunakan kendaraan dinas (Randis) untuk kepentingan pribadi, agar segera mengembalikannya ke Bagian Aset Pemkab Merangin.

Hal ini disampaikan usai pertemuan dengan Bagian Aset Pemkab Merangin, yang turut dihadiri oleh Sekda Fajarman dan pejabat terkait pada Minggu (16/3/2025).

“Kami berterima kasih atas pengabdian para mantan pejabat. Namun, kami meminta dengan sangat agar kendaraan dinas yang masih dikuasai segera dikembalikan ke bagian aset,” ujar Bupati H. M. Syukur.

Bupati menegaskan bahwa saat ini, banyak dinas strategis di Pemkab Merangin yang kekurangan kendaraan operasional, salah satunya adalah Tim Liputan Dinas Kominfo Merangin.

Baca juga:  Bencana Longsor dan Banjir Melanda Merangin, Wabup Ajak Warga Waspada

Baca juga:  Bupati Merangin Soroti Penyimpanan Uang, Gubernur Jambi Apresiasi Kerja TPID

“Saat ini, Tim Liputan Dinas Kominfo Merangin masih belum memiliki kendaraan dinas, yang menyebabkan kendala saat menjalankan tugas, terutama saat mengikuti kegiatan pimpinan daerah hingga pelosok desa,” jelas Bupati.

Bukan hanya Dinas Kominfo, beberapa dinas lain juga mengalami kendala serupa akibat keterbatasan kendaraan operasional.

“Membeli kendaraan dinas baru bukan solusi saat ini, karena kondisi keuangan daerah tidak memungkinkan,” tambahnya.

Bupati Merangin menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam jika kendaraan dinas yang masih dikuasai mantan pejabat tidak segera dikembalikan dalam waktu sepekan.

Baca juga:  BBM Terkontaminasi Air di SPBU Merangin, Pertamina Segera Tanggapi Keluhan Masyarakat

Baca juga:  Safari Ramadhan MUI Provinsi Jambi, Merangin sebagai Pusat Lahirnya Ulama Hebat

“Kami harap kendaraan dinas segera dikembalikan. Jangan sampai menunggu ada pengembalian dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI,” tegasnya.

Jika dalam sepekan ke depan tidak ada itikad baik dari mantan pejabat maupun pensiunan ASN yang masih menguasai Randis, Pemkab Merangin akan melakukan penarikan paksa berdasarkan surat penarikan dari KPK RI.

Tidak hanya mantan pejabat, informasi terbaru menyebutkan bahwa beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah pensiun juga masih belum mengembalikan kendaraan dinasnya.

Pemkab Merangin meminta seluruh pihak yang masih menggunakan kendaraan dinas secara pribadi untuk segera menyerahkan kembali ke bagian aset sebelum dilakukan tindakan lebih lanjut.(*)




Bupati Merangin Soroti Penyimpanan Uang, Gubernur Jambi Apresiasi Kerja TPID

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Gubernur Jambi H. Al Haris memimpin High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jambi, Jumat (14/3).

Pertemuan ini dihadiri oleh para bupati/walikota se-Provinsi Jambi.

Dalam rakor, Bupati Merangin H. M. Syukur menyampaikan kekhawatirannya terkait masyarakat yang cenderung menyimpan uang.

Hal ini membuat perputaran pasar cenderung stagnan.

Baca juga:  BBM Terkontaminasi Air di SPBU Merangin, Pertamina Segera Tanggapi Keluhan Masyarakat

Baca juga:  Safari Ramadhan MUI Provinsi Jambi, Merangin sebagai Pusat Lahirnya Ulama Hebat

Bupati Merangin juga mengungkapkan penurunan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Ia meminta bank untuk melakukan intervensi agar uang tidak menumpuk di bank.

Bupati Merangin melaporkan bahwa harga komoditi pokok di pasaran stabil dan cenderung turun, seperti cabai rawit, cabai merah, dan bawang.

Bupati Merangin menambahkan bahwa stok beras aman hingga Hari Raya Idul Fitri.

Baca juga:  Mobil Pelaku Dimodifikasi, Polres Merangin Gagalkan Pengangkutan BBM Bersubsidi

Baca juga:  Bupati Merangin Ajak Masyarakat Bersatu Membangun Merangin Menuju 2030

Namun, sebagian besar jalan di kabupaten rusak akibat musim hujan.

Gubernur Jambi mengapresiasi kerja keras TPID Provinsi Jambi dan seluruh TPID kabupaten/kota dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan.

“Harga yang stabil, mudah dijangkau, lancar distribusinya dan tidak ada kelangkaan-kelangkaaan, sehingga tidak menimbulkan kemahalan harga untuk masyarakat,”ujar Gubernur Jambi.

Tanpak hadir mendampingi bupati Merangin pada High Level Meeting TPID Provinsi Jambi tersebut, Plt Kepala Bapeda Kabupaten Merangin Zainal Abidan dan Kabag Ekonomi Setda Merangin Daryanto. ((*)




Genangan Air di Jalan Rangkayo Hitam Bangko, Bupati Merangin Minta PUPR Segera Perbaiki

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Merangin, H M Syukur, bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Merangin, Zulhifni, memantau kondisi Jalan Rangkayo Hitam yang terletak di depan Hotel Keenan Bangko pada Rabu, 5 Maret 2025.

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kondisi jalan yang dilanda genangan air akibat saluran drainase yang tidak berfungsi dengan baik.

Bupati H M Syukur menjelaskan bahwa tujuan utama dari kunjungan tersebut adalah untuk memeriksa secara langsung situasi di lapangan.

Ia menyoroti adanya genangan air yang menggenangi badan jalan karena buruknya saluran drainase di kawasan tersebut.

Baca juga:  Bupati Merangin Ajak Masyarakat Bersatu Membangun Merangin Menuju 2030

Baca juga:  Mobil Pelaku Dimodifikasi, Polres Merangin Gagalkan Pengangkutan BBM Bersubsidi

“Jalan ini memang tidak memiliki parit yang memadai atau salurannya mampet. Dinas PUPR Merangin akan segera mengecek dan memperbaikinya,” kata Bupati.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati H M Syukur menyatakan bahwa kondisi genangan air ini mengganggu kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut.

Ia pun meminta Kadis PUPR Merangin, Zulhifni, untuk segera menangani masalah ini agar genangan air tidak menghambat mobilitas warga dan pengendara.

“Meskipun saat ini terkendala anggaran, namun kami tetap berusaha untuk memperbaiki jalan ini agar lebih nyaman dan aman untuk dilalui,” tambah Bupati.

Baca juga:  Usai Retreat di Akmil Magelang, Bupati Merangin Fokus Membangun Merangin Baru yang Inklusif dan Pro-Rakyat

Baca juga:  Wabup Merangin Apresiasi Pawai Akbar SD-IT Permatahati Sambut Ramadan 1446 H

Ia juga menekankan bahwa perbaikan ini sangat penting untuk menciptakan Kota Bangko yang lebih bersih dan indah.

Selain meninjau Jalan Rangkayo Hitam, Bupati H M Syukur dan Kadis PUPR Merangin juga menindaklanjuti masalah serupa yang terjadi di kawasan Pasar Bawah Bangko, yang juga mengalami genangan air akibat saluran air yang tersumbat.

Bupati menginstruksikan agar masalah ini segera diatasi demi kenyamanan masyarakat yang sering melintasi kawasan tersebut, mengingat jalan ini merupakan salah satu jalur vital perekonomian Kota Bangko.

Dengan perhatian yang serius dan langkah cepat dari pihak terkait, diharapkan jalan-jalan utama di Kota Bangko akan kembali lancar dan nyaman bagi pengguna jalan.(*)




Usai Retreat di Akmil Magelang, Bupati Merangin Fokus Membangun Merangin Baru yang Inklusif dan Pro-Rakyat

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Merangin, H M Syukur telah menyelesaikan serangkaian kegiatan Retreat Kepala Daerah (RKD) yang digelar di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.

Setelah mengikuti kegiatan tersebut, beliau siap kembali ke Merangin dengan semangat baru untuk mewujudkan visi besar Merangin Baru.

“Alhamdulillah, serangkaian kegiatan RKD telah selesai. Apa yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto sangat memotivasi,”ujar Bupati H M Syukur saat meninggalkan Akmil pada Jumat sore, 28 Februari 2025.

“Beliau mengingatkan kami bahwa untuk membangun suatu daerah, diperlukan ketulusan dan keikhlasan hati,” kata dia.

Baca juga: Wabup Merangin Apresiasi Pawai Akbar SD-IT Permatahati Sambut Ramadan 1446 H

Baca juga: Panen Raya Jagung di Merangin, Wabup Khafid Moein Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita Prabowo-Gibran

Pada penutupan RKD, Presiden Prabowo memaparkan konsep Asta Cita yang menjadi dasar arah pembangunan nasional.

Presiden juga memberikan pesan penting kepada para kepala daerah untuk segera mengaplikasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama retret di wilayah masing-masing.

Beliau menekankan pentingnya kekompakan, hilirisasi, dan industrialisasi dalam pembangunan daerah.

Selain itu, Prabowo juga menginstruksikan agar retret diakhiri lebih cepat, memberikan kesempatan bagi para kepala daerah untuk kembali ke wilayahnya dan mempersiapkan agenda penting, termasuk menyambut bulan Ramadan yang semakin dekat.

Baca juga: Wabup Merangin Buka Festival Memantai Adat, Lebih dari 60 Kerbau Dipotong Massal

Baca juga: Wabup Merangin Ungkap Inflasi Terkendali, IPH Merangin Turun Jauh dari Minggu Sebelumnya

Terkait hal tersebut, Bupati Merangin H M Syukur mengajak seluruh elemen masyarakat Merangin untuk bersatu dalam mewujudkan Merangin Baru.

“Tidak ada lagi nomor 01 atau 02, mari bersama-sama menumbuhkan semangat untuk membangun Merangin yang lebih baik,” tegas H M Syukur.

Bupati Merangin bersama Wakil Bupati H A Khafid berkomitmen untuk melaksanakan empat aksi utama dalam mewujudkan Merangin Baru yang berdaya saing, akuntabel, reformis, dan unggul.

Keempat aksi tersebut adalah Mengembangkan Sumber Daya Manusia Merangin yang unggul dan berbudaya, Memantapkan Pembangunan Infrastruktur yang berkeadilan secara bertahap,  Mewujudkan Perekonomian Daerah yang Inklusif dengan skema Ekonomi Hijau (Green Economic) berbasis pada keunggulan daerah, seperti pertanian, pariwisata, dan UMKM, serta Mendorong Pembangunan Hotel dan Homestay untuk mendukung sektor pariwisata.

Baca juga: Tegakkan Perda, Satpol PP Kota Jambi Amankan Seorang PSK di Eks Lokalisasi Payo Sigadung

Baca juga: Walikota Jambi Maulana Tegaskan Taman Remaja Harus Jadi Tempat Wisata Positif

Dengan visi ini, Bupati Merangin H M Syukur dan H A Khafid bertekad menjadikan Kabupaten Merangin sebagai daerah yang tidak hanya maju tetapi juga berpihak pada rakyat.(*)




Bupati HM Syukur dan Gubernur Al Haris Bertemu di Retreat Kepala Daerah, Bahas Sinergi Pemerintah

BANGKO, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Merangin, H M Syukur, bertemu dengan Gubernur Jambi, H Al Haris, pada hari pertama kegiatan orientasi atau retreat kepala daerah, yang berlangsung di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, Jumat (21/2).

Keduanya, bersama ratusan kepala daerah lainnya, mengikuti sesi pengarahan dan ramah tamah yang menjadi bagian dari agenda hari pertama.

“Alhamdulillah, hari ini saya bersama Pak Gubernur mengikuti kegiatan retreat ini dengan semangat,” ujar H M Syukur.

Pada hari pertama, para peserta lebih banyak menerima materi pengantar, sementara kegiatan fisik, seperti olahraga pagi dan materi kepemimpinan, baru dimulai pada hari kedua hingga terakhir.

Baca juga: Masyarakat dan Pelaku Usaha Wajib Tahu, Ini Aturan yang Berlaku di Kota Jambi Selama Ramadan Mendatang

Baca juga: Dedikasi Majukan Kota Jambi, Ini Catatan Singkat Kinerja Sri Purwaningsih

Selain itu, para kepala daerah juga akan mendapatkan materi tentang program strategis Pemerintah Pusat yang perlu diselaraskan dengan visi-misi masing-masing kepala daerah.

“Melalui kegiatan retreat ini, diharapkan bisa menyelaraskan misi kami dengan program Pemerintah Pusat, terutama yang terkait dengan Asta Cita Prabowo-Gibran,” ujar Bupati Syukur.

Ia juga menambahkan bahwa, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pusat.

Bupati Syukur memastikan bahwa pelaksanaan retreat ini merupakan bagian dari arahan Presiden Republik Indonesia, dan ia siap menerapkan hasilnya untuk kemajuan Kabupaten Merangin.

“Seminggu lagi, saya akan kembali ke Merangin untuk melanjutkan tugas di daerah,” tegasnya.

Selama kegiatan, para kepala daerah mengenakan seragam Armi, yang menambah kesan tegas dan bersatu dalam mengikuti program ini.(*)