Tragedi Bocah Tenggelam, Wali Kota Jambi Minta Orang Tua Lebih Waspada

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Fariz Naufal (11), bocah yang tewas akibat tenggelam di aliran Sungai Buntung, Kecamatan Jelutung.

Ia berharap kejadian tersebut menjadi perhatian bersama agar tidak terulang di kemudian hari.

Ucapan belasungkawa tersebut disampaikan Maulana saat melayat ke rumah duka di Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Danau Sipin

“Kami menyampaikan duka yang mendalam. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan keikhlasan,” ujar Maulana.

Fariz diketahui merupakan anak yatim piatu yang tinggal bersama kakek dan neneknya. Ia dilaporkan tenggelam saat berenang di Sungai Buntung pada Sabtu (17/1/2026).

Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh warga bersama tim SAR pada malam hari.

Sebagai bentuk kepedulian, Pemerintah Kota Jambi melalui program Jambi Kota Peduli menyalurkan bantuan sebesar Rp2,5 juta serta kebutuhan pokok kepada keluarga korban.

Bantuan tersebut disalurkan bekerja sama dengan Baznas Kota Jambi.

Dalam kesempatan itu, Maulana juga menekankan pentingnya peran orang tua dan lingkungan dalam menjaga keselamatan anak, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Anak-anak, khususnya yang masih di bawah umur, sebaiknya tidak bermain di sungai atau aliran air. Arus bisa meningkat secara tiba-tiba dan sangat berbahaya,” tegasnya.

Selain itu, Pemkot Jambi akan melibatkan pihak sekolah dan para guru untuk turut mengingatkan peserta didik mengenai bahaya bermain di sungai maupun saat hujan deras.

Menurut Maulana, edukasi dan pengawasan harus dilakukan secara bersama.

“Peran orang tua dan guru sangat penting agar keselamatan anak-anak tetap terjaga,” pungkasnya.(*)




Alhamdulillah, Donasi Banjir-Longsor Sumatera Melalui Baznas Kota Jambi Terus Bertambah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Baznas Kota Jambi menjadi garda utama penggalangan bantuan untuk korban bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Ketua Baznas Kota Jambi, Muhammad Padli, melalui Wakil Ketua 3, Sanandar, SE, RFP, menjelaskan antusiasme masyarakat terhadap posko donasi terus meningkat.

“Bantuan yang masuk ke posko Baznas terus bertambah setiap hari, baik berupa uang maupun pakaian layak pakai dan obat-obatan,” kata dia.

“Jika dikonversi ke uang tunai, jumlahnya mencapai sekitar Rp 300 juta. Kami pastikan seluruh bantuan disalurkan tepat sasaran,” ujar Padli.

Baznas Kota Jambi bekerja sama dengan Pemerintah Kota Jambi dalam mengelola donasi agar proses distribusi berjalan tertib dan transparan.

Logistik yang diterima, mulai dari pangan, sandangan, hingga kebutuhan kesehatan, dipersiapkan secara matang sebelum diberangkatkan ke wilayah terdampak.

Wali Kota Jambi, dr. Maulana, menegaskan dukungannya terhadap inisiatif Baznas Kota Jambi.

“Mengingat bencana yang cukup luas dan membutuhkan banyak dukungan, Pemkot Jambi sudah membuka donasi melalui Baznas sebagai lembaga resmi. Saya dan keluarga juga menyalurkan bantuan melalui Baznas,” ujar Maulana.

Pemkot Jambi dan Baznas menargetkan keberangkatan bantuan pada tanggal 9 Desember, dengan estimasi tiba di lokasi pada 11 Desember.

Wali Kota Maulana akan mewakili Pemkot menyerahkan bantuan secara langsung ke pihak terkait.

Baznas menekankan bahwa prioritas distribusi akan diberikan untuk kebutuhan mendesak seperti makanan siap konsumsi, perlengkapan kebersihan, serta perlengkapan anak-anak dan lansia.

Seluruh proses akan didampingi langsung oleh Baznas agar bantuan diterima langsung oleh pemerintah daerah setempat.

“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Mari terus dukung saudara-saudara kita di Sumatera melalui Baznas. Setiap bantuan, sekecil apapun, sangat berarti,” ajak Padli.(*)




Walikota Maulana Pastikan Bantuan Kota Jambi untuk Sumatera Tersalurkan Tepat Sasaran

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Pemerintah Kota Jambi resmi membuka donasi kemanusiaan untuk membantu korban bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh.

Penggalangan bantuan dilakukan bekerja sama dengan Baznas Kota Jambi sebagai lembaga resmi penyalur zakat dan bantuan sosial.

Wali Kota Jambi, dr. Maulana, mengatakan bahwa langkah ini diambil mengingat skala bencana yang sangat luas dan memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah.

“Mengingat bencana yang cukup luas dan membutuhkan banyak dukungan, kami Pemerintah Kota Jambi sudah membuka donasi melalui Baznas, karena mereka lembaga resmi. Kami meminta ASN, termasuk saya dan keluarga, untuk menyalurkan bantuan lewat Baznas,” ujar Maulana.

Menurutnya, donasi yang terkumpul hingga saat ini terdiri dari uang tunai, pangan, sandangan, serta pakaian layak pakai dalam jumlah besar.

Pemkot Jambi bersama Baznas juga sedang mempersiapkan logistik dan teknis pengiriman bantuan.

“Sudah banyak terkumpul uang tunai dan bantuan berupa sandang serta pangan. Bantuan akan diberangkatkan tanggal 9 dan diperkirakan sampai pada 11 Desember. Besok saya akan mewakili Pemkot menyerahkan bantuan tersebut,” tambahnya.

Pemkot Jambi kembali mengajak masyarakat untuk menyalurkan bantuan melalui Baznas Kota Jambi agar proses pengumpulan dan distribusi berjalan tertib dan resmi.

“Mari bersama kita bantu saudara-saudara kita di Sumatra yang sedang ditimpa musibah. Setiap donasi sangat berarti,” ajak Wali Kota Maulana.

Ketua Baznas Kota Jambi, Muhammad Padli, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, ASN, dan berbagai komunitas yang turut menyalurkan donasi.

“Antusias masyarakat Kota Jambi sangat luar biasa. Bantuan yang masuk ke posko Baznas terus bertambah setiap hari, baik berupa uang maupun pakaian layak pakai dan kebutuhan harian. Kami pastikan seluruh bantuan disalurkan tepat sasaran,” kata Padli.

Baznas memastikan pendistribusian dilakukan secara terkoordinasi dengan pemerintah daerah di wilayah terdampak.

Bantuan akan diprioritaskan untuk kebutuhan mendesak seperti makanan siap konsumsi, perlengkapan kebersihan, serta kebutuhan anak dan lansia.

“Kami akan mendampingi penuh proses pengantaran bantuan hingga diterima langsung oleh pemerintah daerah setempat,” ujarnya.(*)




Lewat Kartu Bahagia, Maulana Bantu Bocah Korban Begal di Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kepedulian Pemerintah Kota Jambi terhadap warganya kembali dibuktikan.

Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM, turun langsung mengunjungi MS (13), korban pembegalan yang harus menjalani amputasi kaki kirinya, di kediamannya di RT 20, Kelurahan Handil Jaya, Kecamatan Jelutung, Kamis (9/10/2025).

Tragedi yang menimpa bocah malang ini terjadi pada Selasa, 16 September lalu.

Akibat luka serius dari insiden tersebut, sebagian kaki kiri MS harus diamputasi, meninggalkan duka mendalam bagi keluarganya.

Kedatangan Wali Kota Maulana disambut haru oleh keluarga korban, yakni sang ibu, Aci Cendrawasih, dan kakeknya, Darlis.

Dalam kunjungan tersebut, Maulana menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok, serta dana bantuan pengobatan dan operasional senilai Rp5 juta, yang disalurkan melalui Dinas Sosial dan Baznas Kota Jambi.

“MS adalah anak berkebutuhan khusus yang menjadi korban kekerasan. Ia membutuhkan penanganan medis yang cukup panjang, dan kami akan bantu sepenuhnya lewat program Kartu Bahagia,” ujar Maulana.

Namun, kata dia, ada kendala administratif yang perlu dibereskan terlebih dahulu.

“Saat ini data kependudukannya masih tercatat di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Kami akan bantu urus agar bisa menerima layanan sepenuhnya dari Pemkot Jambi,” jelasnya.

Selain bantuan kesehatan, Wali Kota juga memastikan akan memberikan dukungan gizi dan bantuan lanjutan sesuai kebutuhan MS ke depan.

Maulana juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota dalam mencegah kasus kekerasan serupa.

“Kami terus memperkuat sistem keamanan lingkungan, termasuk mengaktifkan kembali pos kamling di seluruh wilayah kota. Harapan kita, kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” tutupnya.

Sementara itu, ibu korba yakni Aci Cendrawasi mengucapkan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Wali Kota Jambi, dan jajarannya.

“Terima kasih atas bantuannya. Ini bentuk kepedulian Walikota terhadap masyarakatnya, termasuk anak saya yang jadi korban,” kata dia.

Selain itu Aci juga menyebutkan, bahwa biaya pengobatan terhadap anaknya juga akan dibantu.

“Alhamdulillah juga dibantu. Namun memang kondisi anak saya saat ini tengah trauma,” jelasnya.(*)




Wawako Jambi Diza, Minta Calon Pimpinan BAZNAS Penuhi Kriteria Syariah dan Regulasi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi bersama tim dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia memulai tahapan verifikasi faktual terhadap calon pimpinan BAZNAS Kota Jambi periode 2025–2030.

Proses ini digelar pada Jumat (3/10/2025) di Ballroom Graha Siginjai, Kantor Wali Kota Jambi.

Kegiatan ini merupakan salah satu fase penting dalam rangka menentukan lima sosok terbaik yang akan memimpin lembaga pengelola zakat di Kota Jambi.

Dari 10 kandidat yang lolos tahap awal, semuanya kini menjalani penilaian menyeluruh berdasarkan kapasitas, rekam jejak, integritas, serta pemahaman keagamaan.

Baca juga:  Daftar Lengkap Pejabat Baru Kota Jambi: Lurah, Camat, hingga Kabid Dilantik Maulana

Baca juga:  Komitmen Dukung Layanan Transportasi Publik Aman dan Nyaman, Wali Kota Jambi Audiensi Bersama Ditjen Hubdat Kemenhub RI

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menegaskan bahwa proses ini dilakukan secara serius dan berhati-hati agar menghasilkan pemimpin zakat yang bisa dipercaya.

“Kami ingin proses ini berjalan secara objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan. Ini bukan hanya soal administrasi, tapi menyangkut kepercayaan publik,” ujar Diza dalam sambutannya.

Diza juga menyinggung indikator penting dalam proses seleksi, yakni 3A: Aman Syariah, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, yang menjadi panduan utama dalam menilai kelayakan calon pimpinan.

Saidah, perwakilan dari BAZNAS RI, mengungkapkan bahwa ketiga indikator tersebut mencerminkan bahwa pengelolaan zakat harus mematuhi prinsip syariah, taat hukum, dan tidak bertentangan dengan nilai kebangsaan.

Baca juga:  Abu Bakar Resmi Pimpin DPMPTSP Kota Jambi, Siap Genjot Investasi

Baca juga:  Rotasi Pejabat Pemkot Jambi, Berikut Daftar Lengkap Pejabat Eselon II yang Dilantik Walikota Maulana

“Kami harap pimpinan yang terpilih nantinya dapat memperkuat kinerja BAZNAS Kota Jambi, baik dari sisi penghimpunan maupun distribusi dana zakat yang tepat sasaran dan berdampak,” ucap Saidah.

Dalam kesempatan itu, Diza juga mengapresiasi pencapaian BAZNAS Kota Jambi yang selama tahun 2024 telah berhasil menghimpun dana zakat sebesar Rp8 miliar, sebagian besar berasal dari zakat aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Jambi.

Menurutnya, zakat perlu dikelola secara lebih profesional dan strategis agar benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, bukan hanya dalam bentuk bantuan langsung, tetapi juga program pemberdayaan ekonomi.

“Zakat harus menjadi bagian dari solusi sosial dan ekonomi. Bukan hanya ibadah, tapi juga alat pemberdayaan masyarakat,” tegas Diza.

Baca juga:  Diikuti 26 Tim, Wawako Diza Harap Peserta Tournament Mini Soccer Harhubnas Junjung Tinggi Sportivitas

Baca juga:  Wawako Diza: Kepala Sekolah yang Terpilih Harus Ditempatkan di Posisi yang Tepat

Tahap verifikasi ini akan menentukan siapa saja yang layak melanjutkan ke seleksi akhir bersama BAZNAS RI.

Harapannya, kepemimpinan yang terpilih mampu menjadikan BAZNAS Kota Jambi sebagai lembaga yang akuntabel, progresif, dan memberi dampak nyata.(*)




Menanti Lima Nama, Capim Baznas Kota Jambi Jalani Uji Fakta di Baznas RI

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Sebanyak 10 calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jambi periode 2025–2030 saat ini tengah menjalani proses verifikasi faktual di Baznas RI, sebagai tahapan lanjutan dari proses seleksi terbuka yang telah dilaksanakan di tingkat kota.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Jambi, Kamal Firdaus, menyampaikan bahwa tahapan ini merupakan bagian dari mekanisme seleksi sesuai regulasi terbaru Baznas RI.

“Nantinya, setelah proses verifikasi faktual ini selesai, Baznas RI akan merekomendasikan lima nama calon pimpinan,” kata Kamal.

“Kelima nama tersebut akan kami konsultasikan kepada Wali Kota Jambi untuk ditetapkan melalui Surat Keputusan,” terang Kamal Firdaus, Senin (11/8/2025).

Kota Jambi menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Jambi yang melaksanakan proses seleksi calon pimpinan Baznas secara transparan dan sesuai ketentuan empat bulan sebelum masa jabatan pimpinan lama berakhir.

Hal ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola zakat yang profesional dan akuntabel.

Sebelumnya, tahapan seleksi Capim Baznas Kota Jambi telah melalui beberapa proses, yakni tes kompetensi pada 30 Juni 2025, dilanjutkan dengan wawancara pada 17–18 Juli 2025, dan rapat pleno tim seleksi pada 22 Juli 2025.

Berikut 10 nama calon pimpinan Baznas Kota Jambi yang mengikuti verifikasi faktual di Baznas RI:

  1. H Ibnu Isnaini, SE — 87,65

  2. Sanandar, SE, RFP — 83,4

  3. Dr. Muhammad Padu’i, S.Pd.I., M.Pd.I — 82,85

  4. H Abdul Rafim, SP, C.PS, CICEL, C.MTr — 81,9

  5. Miswar Batubara, S.Sos — 81

  6. Suparman, S.Pd — 80

  7. Dr. Muhammad Yusuf — 77,75

  8. Fakhruddin, SE — 76,7

  9. Muhammad Irfansyah, SE — 76,65

  10. Drs. H. Sudirman — 75,35

Pemerintah Kota Jambi berharap dari hasil seleksi ini akan terpilih lima pimpinan Baznas yang tidak hanya kompeten secara keilmuan, tetapi juga amanah dalam menjalankan fungsi penghimpunan dan penyaluran zakat secara optimal kepada masyarakat yang membutuhkan.(*)