Antisipasi Lonjakan Arus Mudik 2025, Hutama Karya Optimalkan Jalan Tol Trans Sumatera, Termasuk Tol Baleno

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Menjelang arus mudik Lebaran 2025, PT Hutama Karya (Persero) memproyeksikan akan terjadi lonjakan volume kendaraan sebesar 68,81% di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dibandingkan dengan lalu lintas normal.

Untuk menghadapi prediksi tersebut, Hutama Karya memastikan kesiapan operasional di seluruh 870,01 km jalan tol yang mereka kelola selama periode mudik Lebaran 2025.

Di antaranya, terdapat 12 ruas tol bertarif dengan panjang 724,08 km, 2 ruas tol belum bertarif, yakni Jalan Tol Bayung Lencir – Tempino sepanjang 33,60 km dan Jalan Tol Binjai Langsa Seksi Tanjung Pura – Brandan sepanjang 18,85 km, serta 3 ruas tol fungsional sepanjang 93,48 km yang akan difungsikan khusus untuk mudik Lebaran 2025.

Persiapan ini juga merupakan langkah konkret dalam mendukung arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada sejumlah menteri terkait pada bulan Ramadan.

Baca juga: Sudah Capai 68 Persen, Progres Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi Seksi IV

baca juga: Kemas Faried Alfarelly Dampingi Wali Kota Maulana, Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Program Jambi Kota Taqwa

“Semua menteri terkait akan terus memantau dan memastikan seluruh fasilitas transportasi dan pelayanan publik berjalan lancar, aman, dan memudahkan arus mudik masyarakat,” ujar Prabowo dalam unggahan Instagram @presidenrepublikindonesia pada Sabtu (1/3).

Peningkatan arus mudik di JTTS ini disampaikan dalam Konferensi Pers Kementerian BUMN dengan tema “Penguatan Infrastruktur Jalan Tol, Layanan Transportasi Darat, dan Perlindungan Asuransi Bagi Pemudik Idul Fitri 2025” pada Selasa (4/3/2024).

Konferensi ini dipandu oleh Juru Bicara Kementerian BUMN Putri Violla, dan dihadiri oleh Direktur Utama Hutama Karya Budi Harto, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Subakti Syukur, serta Direktur Utama PT Jasa Raharja, Rivan Achmad Purwanto.

“Informasi ini penting disampaikan seiring dengan instruksi Presiden agar BUMN, terutama yang bergerak dalam sektor konektivitas darat, dapat memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran 2025,” ujar Putri Violla.

baca juga: Siapkan Strategi Bertahap Tangani Banjir, Wako Maulana Gelar Rakor Bersama BWSS dan Pemrov Jambi

baca juga: Dukung Swasembada dan Ketahanan Pangan, Wako Maulana Siapkan Gerakan Pemanfaatan Lahan Tidur

Direktur Utama Hutama Karya, Budi Harto, mengusulkan kepada pemerintah dan kepolisian untuk mengoperasikan jalan tol fungsional yang akan mendukung kelancaran mudik.

Ruas-ruas tol fungsional ini antara lain, Sigli – Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji – Seulimeum) sepanjang 23,95 km, Sicincin – Padang sepanjang 35,90 km, serta Palembang – Betung Seksi 1-2 (Rengas – Pangkalan Rimo – Pangkalan Balai) sepanjang 33,62 km.

“Ruas-ruas tol fungsional ini rencananya akan beroperasi mulai 20 Maret hingga 10 April 2025, dengan jam operasional yang disesuaikan dengan kondisi lalu lintas dan keputusan kepolisian,” jelas Budi Harto.

Dengan dioperasikannya ruas-ruas tol fungsional ini, waktu perjalanan bagi pemudik akan lebih singkat.

Tol Sicincin – Padang, misalnya, menjadi tol pertama di Sumatera Barat yang dapat memangkas waktu tempuh hingga 30 menit dibandingkan jalur nasional yang ada saat ini.

Konektivitas yang lebih baik ini diharapkan dapat mempermudah akses bagi pemudik yang melalui wilayah Bukittinggi.

Selain itu, Hutama Karya juga memastikan kesiapan layanan pendukung di sepanjang ruas JTTS untuk mendukung kelancaran arus mudik.

Layanan tambahan yang disediakan termasuk posko layanan medis, bantuan darurat, dan informasi perjalanan, serta armada siaga yang mencakup ambulans, mobil derek, dan patroli jalan raya.

Untuk mendukung pemudik yang masih bekerja atau melakukan aktivitas work from anywhere (WFA), Hutama Karya menyediakan fasilitas coworking space di beberapa rest area.

Ini merupakan salah satu langkah untuk memastikan perjalanan mudik lebih lancar, sambil tetap produktif.

Di sektor transaksi, Hutama Karya menambah 140 unit mobile reader dan menyediakan 32.208 kartu uang elektronik (UE) untuk meminimalisir antrian di gerbang tol.

Selain itu, akan ada potongan tarif tol hingga 20% pada beberapa ruas utama JTTS yang terpanjang, termasuk Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung, Tol Indralaya – Prabumulih, Tol Pekanbaru – Dumai, dan Tol Indrapura – Kisaran.

Potongan tarif ini sejalan dengan kebijakan stimulus ekonomi yang diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 17 Februari 2025.

Untuk meningkatkan kenyamanan pemudik, Hutama Karya juga menambah fasilitas istirahat dengan menambah 4 unit Rest Area Fungsional di ruas Jalan Tol Sigli – Banda Aceh dan Jalan Tol Padang – Sicincin, serta menyediakan 1 unit SPBU baru, 14 unit SPBU modular, dan 15 unit SPKLU di beberapa titik untuk mendukung pengguna kendaraan listrik.

“Kami berharap berbagai langkah persiapan ini dapat menjadikan perjalanan mudik Lebaran 2025 lebih aman, lancar, dan menyenangkan bagi seluruh masyarakat,” tutup Budi Harto, Direktur Utama Hutama Karya.(*)




Besaran Zakat Fitrah Kota Jambi Tahun 2025 Sudah Ditetapkan, Berikut Rinciannya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Standar pembayaran Zakat Fitrah dan Fidyah untuk tahun 1446 Hijriah atau 2025 Masehi di Kota jambi, sudah ditetapkan.

Keputusan ini diambil setelah melalui koordinasi yang intensif antara Pemerintah Kota Jambi, Kantor Kementerian Agama Kota Jambi, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Jambi, dan BAZNAS Kota Jambi, yang dilaksanakan pada 27 Februari 2025 di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Jambi.

Kadis Kominfo Kota Jambi, Abu Bakar mengungkapkan bahwa, standar Zakat Fitrah dan Fidyah telah disesuaikan untuk memastikan kemudahan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah, khususnya di bulan Ramadan yang akan datang.

Zakat Fitrah 2025: 2,5 hingga 2,8 Kg Beras Per Orang

Baca juga:  Safari Ramadan Pemkot Jambi 1446 H, Walikota Maulana Hadirkan Kebaikan di Masjid Nur Zahra

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Dampingi Wali Kota Maulana, Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Program Jambi Kota Taqwa

“Untuk Zakat Fitrah tahun ini, kami menetapkan standar satu sha’ yang setara dengan 2,5 hingga 2,8 kilogram beras per orang, sesuai dengan ketentuan syariat,” ujar Abu Bakar.

Pemkot Jambi menyarankan pembayaran Zakat Fitrah menggunakan beras sebanyak 2,5 kg per orang berdasarkan takaran umum, atau 2,8 kg jika mengacu pada konsumsi beras sehari-hari di masyarakat.

Selain pembayaran dalam bentuk beras, Abu Bakar juga menjelaskan bahwa masyarakat bisa membayar Zakat Fitrah dalam bentuk uang, sesuai dengan Madzhab Hanafi.

Pembayaran Zakat Fitrah dalam bentuk uang dibagi menjadi tiga kategori berdasarkan kualitas beras:

Baca juga:  Siapkan Strategi Bertahap Tangani Banjir, Wako Maulana Gelar Rakor Bersama BWSS dan Pemrov Jambi

Baca juga:  Dukung Swasembada dan Ketahanan Pangan, Wako Maulana Siapkan Gerakan Pemanfaatan Lahan Tidur

Beras Kualitas Tertinggi: Rp 57.600

Beras Kualitas Sedang: Rp 51.200

Beras Kualitas Rendah: Rp 40.000

Pembayaran Fidyah: Rp 39.000 Per Hari

Terkait pembayaran Fidyah, Abu Bakar menegaskan bahwa, Fidyah hanya dapat dibayarkan oleh tiga kelompok masyarakat yang memenuhi kriteria berikut:

Orang yang mengalami sakit permanen dan diperkirakan tidak akan sembuh.

Pekerja yang menjalani pekerjaan berat yang tidak memungkinkan untuk berpuasa.

Orang yang mengalami gangguan ingatan atau pikun.

Untuk pembayaran Fidyah, besaran yang ditetapkan adalah Rp 39.000 per hari atau dapat juga diberikan dalam bentuk pemberian makanan kepada fakir miskin dengan memberikan makan tiga kali sehari untuk satu orang.

Baca juga:  Safari Ramadan Pemkot Jambi, Wali Kota Maulana Sebut Untuk Perkuat Silaturrahmi dan Dengar Aspirasi Masyarakat

Baca juga:  Kolam Retensi Mal JBC Belum Optimal, DLH Jambi Berikan Teguran dan Target Perbaikan

Kemudahan Pembayaran Zakat Fitrah dan Fidyah

Untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajiban Zakat, Abu Bakar mengungkapkan bahwa, BAZNAS Kota Jambi telah menyediakan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang tersebar di masjid, musala, dan langgar di seluruh Kota Jambi.

Masyarakat dapat menghubungi UPZ untuk melakukan pembayaran Zakat Fitrah dan Fidyah sesuai dengan pilihan yang mereka anggap paling sesuai.

“Dengan adanya standar ini, kami berharap pelaksanaan Zakat Fitrah dan Fidyah di Kota Jambi dapat berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan syariat. Masyarakat dapat memilih metode pembayaran yang paling sesuai dengan kemampuan dan pemahaman mereka,” tutup Abu Bakar.

Pemkot Jambi mengimbau seluruh umat Islam di Kota Jambi untuk menunaikan Zakat Fitrah dan Fidyah sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan, agar pelaksanaan ibadah di bulan Ramadan dapat berjalan dengan lancar dan penuh berkah menjelang Hari Raya Idul Fitri.(*)




Safari Ramadan Pemkot Jambi 1446 H, Walikota Maulana Hadirkan Kebaikan di Masjid Nur Zahra

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Walikota Jambi, Dr. dr. H. Maulana MKM, memimpin kegiatan Safari Ramadan Pemkot Jambi yang digelar pada hari keempat puasa, di Masjid Nur Zahra RT 18, Kelurahan Simpang III Sipin, Kota Jambi.

Acara ini merupakan bagian dari agenda rutin tahunan Pemkot Jambi dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Maulana tidak hanya bertindak sebagai Imam shalat tarawih, tetapi juga sebagai penceramah, memberikan tausiyah kepada jamaah yang hadir.

Kehadirannya semakin mempererat hubungan antara Pemkot Jambi dan masyarakat, serta menebar kebahagiaan dalam Safari Ramadan Bahagia yang telah menjadi tradisi setiap tahun.

Baca juga:  Siapkan Strategi Bertahap Tangani Banjir, Wako Maulana Gelar Rakor Bersama BWSS dan Pemrov Jambi

Baca juga:  Safari Ramadan Pemkot Jambi, Wali Kota Maulana Sebut Untuk Perkuat Silaturrahmi dan Dengar Aspirasi Masyarakat

Selain melaksanakan ibadah, Walikota Maulana juga menyerahkan bantuan renovasi masjid senilai Rp 5 juta yang diperoleh melalui Baznas Kota Jambi.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Jambi Kota Taqwa yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sarana ibadah di Kota Jambi.

Pada kesempatan yang sama, Walikota Maulana didampingi oleh Wakil Walikota Jambi, Diza Hazrah Aljosha SE MA.

Diza turut memberikan bantuan simbolis berupa fasilitas Internet untuk masjid tersebut, yang diharapkan dapat mendukung kegiatan ibadah serta memberikan manfaat kepada jamaah dalam mengakses informasi terkait kegiatan keagamaan.

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Dampingi Wali Kota Maulana, Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Program Jambi Kota Taqwa

Baca juga:  Wali Kota Jambi Maulana Buka Gerakan Pangan Murah, Pastikan Kebutuhan Pangan Tercukupi

Safari Ramadan ini mencerminkan komitmen Pemkot Jambi dalam menjaga kebersamaan dan memfasilitasi masyarakat untuk beribadah dengan lebih nyaman di bulan Ramadan.

Ke depannya, Pemkot Jambi berencana untuk terus melanjutkan kegiatan serupa guna mempererat tali silaturahmi dan mendukung kegiatan keagamaan di seluruh wilayah Kota Jambi.(*)




Kemas Faried Alfarelly Dampingi Wali Kota Maulana, Salurkan Bantuan Renovasi Masjid di Program Jambi Kota Taqwa

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, mendampingi Wali Kota Jambi, Maulana, bersama Wakil Wali Kota Diza dalam penyaluran bantuan simbolis program Jambi Kota Taqwa di Masjid Al-Fatah Al-Bafadhal, Kelurahan Sungai Asam, Kecamatan Pasar, Kota Jambi, pada Senin (3/3/2025).

Dalam acara tersebut, bantuan renovasi masjid senilai 5 juta rupiah diserahkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jambi untuk mendukung peningkatan sarana ibadah di wilayah tersebut.

Penyerahan bantuan tersebut bertujuan untuk mendukung program pemerintah Kota Jambi yang berfokus pada peningkatan kualitas keagamaan dan fasilitas ibadah di setiap kecamatan.

Program Jambi Kota Taqwa ini tidak hanya memberikan bantuan renovasi masjid, tetapi juga turut serta meningkatkan fasilitas teknologi yang mendukung kemajuan kegiatan keagamaan, seperti penyerahan bantuan perangkat internet gratis.

baca juga: Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly Ajak Sinergi dengan Eksekutif, Demi Kesejahteraan Masyarakat

baca juga: Antisipasi Banjir, Kemas Faried Desak Normalisasi Sungai Asam dan Kenali Segera Dilakukan

Selain bantuan renovasi masjid, Wali Kota Maulana juga menyerahkan perangkat internet gratis kepada pengurus Masjid Al-Fatah Al-Bafadhal.

Bantuan ini diharapkan dapat mempermudah akses informasi serta meningkatkan kualitas kegiatan belajar dan dakwah di masjid.

Kehadiran fasilitas internet ini merupakan bagian dari upaya Kota Jambi untuk menghadirkan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat dalam mendukung aktivitas keagamaan dan sosial.

Kemas Faried Alfarelly, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi atas terlaksananya program Jambi Kota Taqwa yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama dalam peningkatan fasilitas ibadah.

baca juga: Pembangunan Jembatan di RT 22 Kampung Bugis, Hasil Aspirasi Kemas Faried Alfarelly

baca juga: Safari Ramadan Pemkot Jambi, Wali Kota Maulana Sebut Untuk Perkuat Silaturrahmi dan Dengar Aspirasi Masyarakat

“Kami sangat mendukung upaya Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam mewujudkan Jambi sebagai kota yang tidak hanya maju dari segi infrastruktur, tetapi juga kuat dalam aspek keagamaan dan sosial,” ujar Kemas Faried.

Melalui program ini, Pemerintah Kota Jambi berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih religius dan mendukung kemajuan umat melalui peningkatan sarana ibadah dan teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat.(*)




Siapkan Strategi Bertahap Tangani Banjir, Wako Maulana Gelar Rakor Bersama BWSS dan Pemrov Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi dokter Maulana didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penanganan dan Penanggulangan Banjir di Kota Jambi, Selasa (4/3/2025).

Berlangsung di ruang rapat Wali Kota Jambi, Rakor itu turut dihadiri langsung Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI David Partonggo Oloan Marpaung, Kabid SDA PUPR Provinsi Jambi Yazzer Arafat, Kepala Dinas PUPR Kota Jambi serta sejumlah Kepala perangkat daerah terkait dilingkup Pemkot Jambi.

Usai kegiatan itu, kepada wartawan, Wali Kota Maulana mengatakan Rakor tersebut bertujuan untuk menetapkan strategi dan langkah-langkah konkret penanggulangan banjir secara bertahap di Kota Jambi.

“Alhamdulillah, dalam penanganan ini pemerintah pusat juga sudah menyiapkan anggaran untuk beberapa titik kawasan yang fokus untuk mengurangi dan mereduksi banjir dalam wilayah kota Jambi. Dan kami juga sudah berbagi tugas antara pihak Balai, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota,” ujarnya.

baca juga: Dukung Swasembada dan Ketahanan Pangan, Wako Maulana Siapkan Gerakan Pemanfaatan Lahan Tidur

baca juga: Wali Kota Jambi Segera Hapus Parkir Ganda, Dorong Pemulihan Ekonomi Pasar Kota Jambi

“Untuk akselerasinya, insya Allah bulan Mei ini sudah ada langkah-langkah yang dilakukan mulai dari crossing, pelebaran drainase dan sungai, serta perencanaan pembangunan retensi,” lanjutnya.

Untuk pengerjaan nantinya, jelas Maulana, akan difokuskan pada titik-titik yang tidak memerlukan pembebasan lahan, khususnya pada kolam retensi.

“Pada prinsipnya, ada dana atau tidak kita akan mengerjakan dulu mana-mana yang tidak ada kendala. Jadi kami telah memiliki data penyebab banjir secara holistik, yang nantinya akan dikaji dan tidak perlu pembebasan lahan, seperti crossing jalan, box culvert dan lainnya,” jelasnya.

Upaya konkret lainnya, kata Maulana, selain bekerja sama dengan BWSS dan Pemprov Jambi, pihaknya juga akan bekerja sama dengan Pemkab Muara Jambi yang batas-batas wilayahnya langsung berhubungan dengan kota Jambi.

baca juga: Pemerintah Hadir, Wawako Diza Cek Banjir dan Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Bagi Warga Terdampak

baca juga: Antisipasi Banjir, Kemas Faried Desak Normalisasi Sungai Asam dan Kenali Segera Dilakukan

“Kami juga akan berkirim surat kepada pak Bupati dan pak Gubernur untuk menyelesaikan secara bersama-sama penanganan banjir ini, karena jika hanya menyelesaikan di kota saja, permasalahan ini tidak akan pernah selesai,” kata Maulana.

Dikesempatan itu, Wako Maulana juga ingatkan Dinas terkait dalam memberikan Perizinan Bangunan Gedung (PBG), harus melihat secara utuh pemetaan tata ruang.

“Kita akan pastikan betul setiap perizinan, sehingga mengetahui apa-apa saja dampaknya kedepan,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Sementara itu, Kepala BWSS VI David Partonggo Oloan Marpaung mengatakan, sebagai institusi yang mempunyai kewenangan dalam pengelolaan sumber daya air, terutama dalam penanganan banjir, pihaknya mengapresiasi langkah Pemkot Jambi yang melibatkan semua pihak dalam mengatasi banjir.

“Melalui arahannya tadi pak Wali Kota telah mengintruksikan kepada semua jajarannya untuk berkolaborasi dengan semua pihak yang ada hubungannya dengan masalah banjir ini. Oleh karena itu, kita sebagai institusi yang memiliki kewenangan akan berupaya mendukung secara maksimal langkah-langkah yang akan dilakukan dalam upaya mengurangi banjir,” katanya.

Terkait alokasi anggaran dalam penanganan banjir di Kota Jambi, Dia menyebut ada dana sebesar 144 miliar yang kontraknya hingga tahun di 2026, dengan fokus utamanya adalah pelebaran sungai.

“Ada sebanyak 51 titik untuk pengerjaan, namun kami akan mengerjakan sesuai dengan titik prioritas, dan kewenangan pihak Balai, diantaranya adalah pelebaran Sungai Asam dan juga beberapa titik bottleneck,” singkatnya.(*)




Dukung Swasembada dan Ketahanan Pangan, Wako Maulana Siapkan Gerakan Pemanfaatan Lahan Tidur

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemkot Jambi menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) pertama di tahun 2025 yang dirangkai dalam kegiatan Festival Ramadhan Bahagia Pemkot Jambi Tahun 1446 H.

GPM yang dikerja samakan dengan Bulog Divre Jambi dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) itu berlangsung di kawasan Tugu Keris Siginjai Kotabaru, dan dibuka secara resmi oleh Wali Kota Jambi dokter Maulana, Selasa (4/3/2025).

Turut hadir Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jambi Warsono, Kepala BPS Kota Jambi, perwakilan Bulog Divre Jambi, unsur Forkopimda Kota Jambi, Sekda A Ridwan beserta jajaran Pemkot Jambi.

Gerakan Pangan Murah merupakan implementasi bersama untuk menjamin stabilitas pasokan dan harga tetap terjangkau, serta sebagai langkah pengendalian inflasi.

Baca juga: Safari Ramadan Pemkot Jambi, Wali Kota Maulana Sebut Untuk Perkuat Silaturrahmi dan Dengar Aspirasi Masyarakat

Baca juga: Kolam Retensi Mal JBC Belum Optimal, DLH Jambi Berikan Teguran dan Target Perbaikan

Dalam GPM kali ini disediakan 4000 paket bahan pokok dan 1000 tabung gas elpiji 3 kg.

Dari pantauan lapangan, GPM yang dilaksanakan oleh Pemkot Jambi itu disambut antusias warga kota Jambi.

Usai membuka kegiatan GPM itu, kepada awak media, Wali Kota Maulana menyebut Pemkot akan memanfaatkan lahan-lahan tidur guna mendukung program ketahanan dan swasembada pangan.

“Kota Jambi adalah sebuah daerah yang bukan sebagai penghasil, kebutuhannya sebagian besar diperoleh dari luar. Oleh karena itu, gerakan pemanfaatan lahan tidur ini akan bekerja sama dengan kelompok tani untuk menggarap lahan, dengan mencontoh apa yang telah dilakukan Kodim 0415/Jambi dalam memanfaatkan lahan yang sukses dan diapresiasi oleh Pangdam II/Sriwijaya,” sebutnya.

Baca juga: Wali Kota Jambi Segera Hapus Parkir Ganda, Dorong Pemulihan Ekonomi Pasar Kota Jambi

Baca juga: Rapat Penanggulangan Banjir Kota Jambi, Walikota Maulana Peroleh Informasi Penyebab Banjir dari BWSS VI Jambi, Ini Masalahnya

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza juga menyatakan komitmennya, untuk memberikan lahan pribadi miliknya agar dapat dimanfaatkan oleh kelompok tani untuk bercocok tanam dengan berbagai macam komoditas.

“Jadi lahan-lahan kami di kota Jambi yang masih tidak terpakai, nanti akan di pinjam pakai untuk dimanfaatkan, sebagai percontohan nanti akan kita lakukan diwilayah Posos Kelurahan Bakung Jaya dan Kelurahan Mayang, Kecamatan Alam Barajo, sehingga bisa dicontoh untuk wilayah lainnya,” ucap Maulana.

Wali Kota Maulana menambahkan, Pemkot Jambi akan mengeluarkan Surat Edaran Wali Kota yang ditujukan ke semua warga kota Jambi yang memiliki lahan tidur agar bisa dimanfaatkan bagi kelompok tani.

“Maka, Camat dan Lurah harus mendata siapa-siapa pemilik lahan diwilayahnya yang masih tidak dikelola untuk dapat digunakan untuk aktifitas pertanian, dan nanti akan dibantu oleh Babinsa dan Babinkamtibmas untuk mengecek lahan-lahannya tersebut,” katanya.

“Untuk prosedurnya, kita tidak ambil lahan ini, kita hanya memanfaatkan selagi lahan yang dipakai itu belum dibangun atau dipergunakan, yang tujuannya adalah jika lahan pertanian kita tercukupi, maka kita tidak terlalu ketergantungan dengan daerah luar,” tambahnya.

Menurut Maulana, dengan diberlakukannya gerakan pemanfaatan lahan tidur ini akan berdampak pada pengendalian inflasi di Kota Jambi, karena mempunyai ketahanan pangannya sendiri, sehingga kebutuhan bahan pokok masyarakat dapat tercukupi.

“Kalau gerakan ini berhasil kita lakukan, mungkin kota Jambi bisa menjadi percontohan secara nasional dalam melakukan urban farming perkotaan, dimana hal itu juga bagian dari pencapaian tujuan Asta Cita Presiden,” tuturnya.

Kata Wali Kota Maulana, bagian terpenting dalam ketahanan dan swasembada pangan adalah kerja sama semua sektor.

“Mengurusi masalah pangan ini butuh kerja sama semua pihak, tidak cukup hanya dengan 1 atau 2 instansi. Oleh karena itu, adanya kegiatan ini saya sangat mengapresiasi semua pihak yang terlibat, terutama Tim Pendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Jambi,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Sebelumnya, dalam laporan kegiatan, Kepala DPKP Evridal Asri mengatakan berdasarkan imbauan Badan Pangan Nasional (Bapanas), bahwa kegiatan GPM yang secara rutin dilaksanakan oleh Pemkot Jambi ini akan terus dilakukan disetiap bulan selama satu tahun penuh guna stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) dalam upaya pengendalian Inflasi.

“Khusus HBKN akan dilaksanakan rutin 1 kali setiap minggunya selama bulan Ramadhan,” katanya.

Dalam GPM ini, kata Evridal, diikuti sebanyak 25 pelaku usaha, yakni Bulog, Pertamina, Alfamart, Indogrosir, Fres Mart, TDI, PT Pos Indonesia, usaha Endi Ayam Potong, Agro Farma, Disperindag, DTKUMKM, KPNKPKJ, DW Persatuan Koja, Gapoktan, KWT serta Jajanan dari UMKM hidangan berbuka puasa.

Selain itu kata Evridal, masyarakat kota Jambi yang ingin berbelanja pangan murah dan terjangkau juga bisa mengunjungi PT Pos Indonesia di kantor cabang utama Jambi.

Pembukaan GPM itu ditandai dengan pemotongan pita oleh isteri Wali Kota Nadiyah Maulana bersama istri Wakil Wali Kota Marsha Lystia, dan Ketua TP-PKK Kota Jambi Sri Hartati Ridwan. Selain itu juga dilakukan penyerahan paket sembako subsidi secara simbolis kepada masyarakat oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi bersama Forkopimda.(*)




Safari Ramadan Pemkot Jambi, Wali Kota Maulana Sebut Untuk Perkuat Silaturrahmi dan Dengar Aspirasi Masyarakat

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID– Di malam ke-3 Safari Ramadhan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi, Wali Kota Jambi dokter Maulana dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha sambangi Masjid Al-Fatah Al-Bafadhal di kawasan Kampung Manggis Kelurahan Sungai Asam Kecamatan Pasar Kota Jambi, Senin malam (3/3/2025).

Tampak hadir mendampingi dalam Safari Ramadhan itu, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, isteri Wali Kota dokter Nadiyah, Sekwan DPRD Noviarman, Kadis Kominfo Abu Bakar, Kadishub Saleh Ridha, Kadispora Erwandi, Kadis LH Ardi, Kabag Kesra Kamal Firdaus, Wakil Ketua Baznas Kota Jambi Muhammad Yusuf Bafadhal serta Sekcam Kecamatan Pasar Jambi beserta jajaran.

Kedatangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota beserta rombongan tampak disambut hangat pengurus dan para jamaah Masjid Al-Fatah.

Tampak Wali Kota Maulana menjadi Imam Salat Isya dan Tarawih di Masjid itu. Selain itu Ia juga didaulat jamaah untuk memberikan tausiah singkat atau kultum antara Tarawih dan Witir.

baca juga: Rapat Penanggulangan Banjir Kota Jambi, Walikota Maulana Peroleh Informasi Penyebab Banjir dari BWSS VI Jambi, Ini Masalahnya

Baca juga: Wali Kota Jambi Maulana Buka Gerakan Pangan Murah, Pastikan Kebutuhan Pangan Tercukupi

Dalam kultumnya Wali Kota Maulana mengatakan, kegiatan Safari Ramadhan itu tidak hanya dilihat dari konsep ritual ibadah dalam menjalan hablum minAllah, namun juga bagian dari membangun hubungan hablum minannas.

“Safari Ramdhan ini juga kita laksanakan untuk mempererat tali silaturrahim antara umaro dengan masyarakat. Dengan bersilaturrahmi seperti ini, kami pemerintah bisa menjelaskan rencana program pemerintah langsung kepada masyarakat, sementara disisi lain kami juga bisa mendengarkan langsung keluhan dan aspirasi dari masyarakat. Oleh karenanya ini menjadi penting karena kami hadir lengkap bertiga, ada pak Wawako dan juga Ketua DPRD,” ujar Maulana.

Wali Kota Maulana menambahkan, pemerintah turun ke masyarakat juga ingin memastikan masyarakat bisa melaksanakan ibadah Tarawih dengan aman, tertib dan kondusif.

Selain itu, Wali Kota Jambi Maulana juga menyoroti terkait harga-harga bahan pokok dalam bulan suci Ramadhan dan menghadapi hari raya Idul Fitri agar tidak mengalami lonjakan dan bisa terkendali.

“Kami juga melakukan pemantauan secara terus menerus terhadap kebutuhan bahan pokok masyarakat khususnya pada bulan Ramadhan dan jelang Idul Fitri. Sebagai upaya untuk menstabilkan harga di pasaran, pemerintah akan melakukan berbagai kegiatan, diantaranya Gerakan Pangan Murah (GPM),” tambahnya.

Lebih lanjut, Wali Kota Maulana juga menyebut program 100 hari kerjanya bersama Wakil Wali Kota Diza, yang akan berfokus pada Infrastruktur jalan, penanganan banjir, tata kelola sampah, penerangan lampu jalan, kesehatan dan pendidikan.

Ia juga menegaskan, akan tetap memperhatikan kebutuhan masjid dan rumah-rumah ibadah lainnya, diantaranya dengan mengalokasikan anggaran untuk bantuan hibah rumah ibadah, termasuk menyediakan akses internet wify gratis.

“Program lainnya yang ditujukan untuk rumah ibadah kita juga akan fokuskan untuk memberikan fasilitas akses internet gratis di masjid-masjid, dengan tujuan agar anak-anak dan remaja lebih cinta dengan masjid. Karena dengan adanya wify gratis pasti akan banyak anak muda yang datang, awalnya cari internet, lama-lama akhirnya terbiasa ke masjid dan rajin ibadah di masjid,” sebut Maulana.

Kepada para jamaah, Maulana juga berpesan untuk dapat turut mendoakan agar dalam kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha dapat istiqamah menjaga amanah yang telah diperacayakan oleh masyarakat kota Jambi.

“Kami mohon didoakan bersama keluarga besar Pemkot Jambi untuk dapat menjalankan tugas dengan istiqamah, agar amanah besar mewujudkan kota Jambi Bahagia ini dapat kita wujudkan bersama-sama, karena pembangunan ini tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri harus diwujudkan secara bersama-sama,” tutupnya.

Dikesempatan itu, Wali Kota Maulana didampingi Wakil Wali Kota Diza serta Ketua DPRD Kota, Kemas Faried Alfarelly menyalurkan secara simbolis bantuan program Jambi Kota Taqwa.

Yakni bantuan renovasi masjid sebesar 5 juta rupiah, melalaui Baznas Kota Jambi serta menyerahkan bantuan perangkat internet gratis kepada pengurus Masjid Al-Fatah Al-Bafadhal Kelurahan Sungai Asam, Kecamatan Pasar, Kota Jambi.(*)




Kolam Retensi Mal JBC Belum Optimal, DLH Jambi Berikan Teguran dan Target Perbaikan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Keberadaan Mal Jambi Bisnis Center (JBC) kerap menimbulkan masalah banjir di sekitar kawasan tersebut, yang menjadi keluhan utama bagi warga setempat.

Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi, Ardi menegaskan bahwa, pembangunan Mal JBC harus memenuhi ketentuan dalam dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

Salah satu aspek yang paling ditekankan dalam AMDAL adalah kewajiban pengelola JBC untuk membangun kolam retensi yang dapat menampung air hujan sebelum mengalir ke permukiman warga.

“Kolam retensi sudah dibangun, namun belum permanen. Sesuai dengan ketentuan AMDAL, JBC harus melakukan revisi dokumen AMDAL untuk menyesuaikan dengan perubahan ketentuan,” kata dia, belum lama ini.

Baca juga: Rapat Penanggulangan Banjir Kota Jambi, Walikota Maulana Peroleh Informasi Penyebab Banjir dari BWSS VI Jambi, Ini Masalahnya

Baca juga: Mal JBC Picu Banjir di RT 11 Simpang IV Sipin, Warga Minta Pemerintah Segera Tindak Lanjut

“Termasuk volume dan kapasitas kolam retensi. Kolam ini perlu diperbesar agar dapat menampung air hujan dengan lebih baik,” ujar Ardi dalam keterangannya.

DLH Kota Jambi, lanjut Ardi, telah memberikan izin untuk revisi dokumen AMDAL kepada pengelola Mal JBC, dengan syarat perbaikan dilakukan secepatnya agar tidak terus-menerus menjadi masalah bagi masyarakat.

Kolam retensi yang lebih luas dan berfungsi dengan baik menjadi salah satu prioritas utama dalam penanganan banjir yang sering terjadi akibat sistem drainase yang belum optimal.

Sebagai bagian dari upaya penegakan ketentuan lingkungan, DLH Kota Jambi telah memberikan tiga kali teguran kepada pengelola Mal JBC.

Meski demikian, Ardi menekankan pentingnya penyelesaian masalah ini dengan segera, terutama untuk menghindari dampak yang lebih besar terhadap lingkungan sekitar.

“Kami sudah memberi teguran sebanyak tiga kali, dan target kami adalah agar kolam retensi tersebut selesai dan berfungsi dengan optimal pada pertengahan tahun ini. Kami berharap pengelola Mal JBC bisa segera merealisasikan perbaikan ini,” tegas Ardi.

Warga sekitar Mal JBC berharap bahwa langkah-langkah yang diambil oleh DLH Kota Jambi dapat mengatasi masalah banjir yang kerap melanda permukiman mereka.

Diharapkan, dengan perbaikan kolam retensi dan revisi dokumen AMDAL, banjir yang disebabkan oleh sistem drainase yang buruk dapat segera teratasi, dan Mal JBC dapat beroperasi tanpa merugikan lingkungan sekitar.(*)




Wali Kota Jambi Segera Hapus Parkir Ganda, Dorong Pemulihan Ekonomi Pasar Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana MKM, mengambil langkah tegas untuk menghidupkan kembali kawasan Pasar Kota Jambi, yang semakin sepi dengan menginstruksikan pembongkaran palang parkir retribusi yang dinilai memberatkan pengunjung.

Keputusan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Jambi untuk memulihkan perekonomian lokal dan menarik lebih banyak pengunjung ke pasar tradisional.

Dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi pada Senin (3/3/2025), Maulana menjelaskan bahwa, salah satu penyebab menurunnya kunjungan ke pasar adalah adanya sistem parkir ganda yang membebani masyarakat.

“Sistem parkir yang mengharuskan pengunjung membayar dua kali, pertama di luar kawasan dan kedua di dalam, jelas membuat orang enggan datang,” ungkap Maulana.

Untuk itu, Wali Kota Jambi bertekad untuk merombak sistem parkir di kawasan Pasar agar lebih efisien dan ramah bagi pengunjung.

Baca juga: Rapat Penanggulangan Banjir Kota Jambi, Walikota Maulana Peroleh Informasi Penyebab Banjir dari BWSS VI Jambi, Ini Masalahnya

Baca juga: Optimisme Perbankan Menguat, OJK: Stabilitas Makroekonomi Jadi Faktor Kunci

“Kami ingin pengunjung hanya membayar sekali. Dinas Perhubungan harus segera menata ulang sistem parkir ini dengan baik. Jika ada pihak yang menghalangi kebijakan ini, kami akan meminta dukungan dari aparat penegak hukum,” tegasnya.

Maulana juga mengakui bahwa kebijakan ini akan berdampak pada pendapatan daerah, yang diperkirakan akan mengalami penurunan sekitar Rp1 miliar.

Namun, ia menekankan bahwa kepentingan masyarakat dan revitalisasi ekonomi di Pasar Kota Jambi jauh lebih penting.

Langkah ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja Wali Kota Maulana untuk mengatasi berbagai permasalahan yang ada di kota.

Dengan kebijakan baru ini, diharapkan aktivitas perdagangan di Pasar Kota Jambi bisa kembali bergairah, memberikan manfaat bagi para pedagang, dan meningkatkan kunjungan masyarakat.(*)




Rapat Penanggulangan Banjir Kota Jambi, Walikota Maulana Peroleh Informasi Penyebab Banjir dari BWSS VI Jambi, Ini Masalahnya

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Walikota Jambi, Dr dr H Maulana MKM, didampingi Wakil Walikota Jambi, Diz Hazrah Aljosha SE MA, memimpin rapat percepatan penanganan dan penanggulangan banjir di wilayah Kota Jambi, Selasa 4 Maret 2024.

Rapat yang dihadiri oleh sejumlah instansi terkait, seperti BWSS VI Jambi, Dinas PUPR Kota Jambi, Bappeda, Perkim, DLH, Bagian Pemerintahan, dan lainnya, bertujuan untuk mencari solusi atas persoalan banjir yang sering terjadi di wilayah ini.

Rapat dimulai dengan pemaparan dari kepala BWSS VI Jambi, David Partonggo Oloan Marpaung mengenai kondisi pengairan di Kota Jambi.

Dalam pemaparan tersebut, terungkap bahwa beberapa titik rawan banjir di Kota Jambi disebabkan oleh masalah pengelolaan sungai yang tidak optimal.

baca juga: Wali Kota Jambi Maulana Instruksikan Camat dan Lurah Tangani Banjir

Baca juga: Pemerintah Hadir, Wawako Diza Cek Banjir dan Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Bagi Warga Terdampak

Sebagai contoh, kondisi sungai yang seharusnya semakin lebar dari hulu ke hilir malah justru semakin menyempit di Kota Jambi.

Selain itu, terdapat penyumbatan di Sungai Asam, Kambang, dan Tembuku yang menjadi penyebab banjir di beberapa kawasan.

Menurutnya, penyempitan sungai dan adanya penyumbatan tersebut menghambat aliran air, sehingga menyebabkan banjir di musim hujan.

Sementara itu Wali Kota Jambi, Maulana menyebutkan dan berharap ada dana yang digelontorkan pemerintah pusat untuk penanganan banjir di Kota Jambi.

“Kondisi ini memerlukan perhatian serius. Kami berharap ada dukungan dana dari pusat melalui BWSS VI untuk mempercepat penanganan banjir di Kota Jambi,” ujar Maulana dalam rapat tersebut.

Selain itu, rapat juga membahas kendala pembebasan lahan yang sering menghambat upaya normalisasi sungai.

Maulana mengharapkan agar masalah ini dapat segera diselesaikan, sehingga upaya penanggulangan banjir dapat berjalan lancar.

Dengan adanya rapat ini, diharapkan koordinasi antar instansi terkait dapat lebih baik dalam menangani masalah banjir yang sering melanda Kota Jambi.

Pihak-pihak terkait berkomitmen untuk bersama-sama mencari solusi yang efektif agar banjir di Kota Jambi dapat diminimalisir di masa depan.(*)