Polsek Air Hangat Timur Sigap Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kerinci

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID – Anggota kepolisian dari Polsek Air Hangat Timur, Kerinci, menunjukkan kesiapsiagaan mereka dalam membantu warga yang terdampak banjir di wilayah tersebut.

Dengan penuh kepedulian, mereka bahu-membahu mengevakuasi barang-barang berharga dari rumah-rumah yang terendam banjir.

Sejak malam hingga Kamis 13 Maret 2025 dini hari, anggota Polsek Air Hangat Timur bersama tim gabungan turun langsung ke lokasi untuk membantu masyarakat.

Mereka membantu mengangkat perabotan, menyelamatkan dokumen penting, serta memastikan keselamatan warga, terutama lansia dan anak-anak, yang menjadi kelompok rentan saat bencana terjadi.

Baca juga:  Pemkab Kerinci Serahkan Pengelolaan Objek Wisata ke Pihak Ketiga, Prioritaskan Fasilitas

Baca juga:  Satu Pelaku Masih DPO, Polres Kerinci Amankan Pencuri Kulit Manis, Barang Buktinya 2 Karung

Kapolres Kerinci AKBP Arya Tesa Brahmana SIK melalui Kabag Ops Polres Kerinci, AKP Yudistira, menyampaikan bahwa Polres Kerinci selalu sigap dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

“Kami berupaya semaksimal mungkin membantu warga agar dampak banjir ini bisa diminimalkan. Keselamatan warga adalah prioritas utama,” ujar Kabag Ops Polres Kerinci, AKP Yudistira.

Selain itu, petugas juga mendirikan posko darurat dan mendistribusikan makanan serta kebutuhan pokok bagi warga yang terdampak banjir. Upaya ini dilakukan guna memastikan kondisi masyarakat tetap aman hingga air mulai surut.

Semangat kebersamaan dan gotong royong terlihat jelas di lokasi bencana, dengan aparat kepolisian dan warga saling membantu menghadapi situasi sulit ini.




Walikota Jambi Maulana Tegaskan Kesiapsiagaan, dalam Apel Tanggap Darurat Bencana

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemkot Jambi mengadakan Apel Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Kota Jambi Tahun 2025, Kamis 13 Maret 2025, sebagai langkah strategis dalam penanggulangan bencana.

Acara ini berlangsung di Lapangan Mako Damkar Kota Jambi dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, yang didampingi oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazrah Aljosha, SE, MA.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyatakan kesiapan 100 persen Pemkot Jambi dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, baik dari sisi personel, peralatan, maupun dukungan masyarakat.

“Dari persiapan kami, kita siap 100 persen,” ujar Maulana, menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mendukung kesiapsiagaan bencana.

Baca juga:  Salurkan Bantuan Korban Kebakaran, Wali Kota Maulana Ingatkan Warga Waspada Cuaca Ekstrem

Baca juga:  Optimalkan PAD, Maulana Buka Rakor Opsen PKB dan BBNKB Serta Launching Kendaraan Operasional Samsat Keliling

Wali Kota Maulana juga menyampaikan apresiasi kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang telah memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan apel siaga ini.

“Terima kasih kepada jajaran Pemkot Jambi atas segala kekompakannya,” ungkap Maulana.

Apel ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi, dengan menekankan pentingnya koordinasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat.

“Kesiapan kita tidak akan maksimal tanpa dukungan penuh dari masyarakat,” tegasnya.

Baca juga:  Pemkab Kerinci Serahkan Pengelolaan Objek Wisata ke Pihak Ketiga, Prioritaskan Fasilitas

Baca juga:  Proses Administrasi Tertunda, Pengangkatan CPNS 2024 di Bungo Baru Dilaksanakan pada Oktober 2025

Selain itu, Wali Kota Maulana juga menegaskan bahwa mitigasi bencana harus dipersiapkan dengan matang.

“Ketika bencana terjadi, SOP harus langsung diterapkan. Jangan menunggu perintah, lakukan penanganan segera,” katanya, sambil meminta Camat dan Lurah untuk memastikan mitigasi bencana berjalan efektif di wilayah masing-masing.

Untuk itu, Pemkot Jambi juga mengingatkan masyarakat, terutama yang tinggal di sepanjang aliran sungai, untuk memastikan tempat-tempat aman siap digunakan sebagai lokasi evakuasi saat terjadi bencana.

“Komunikasi harus tetap terjaga tanpa putus, dan piket harus siap setiap saat,” tambah Maulana.

Melalui apel ini, Pemkot Jambi berkomitmen untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan koordinasi dalam rangka menghadapi potensi bencana, demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.(*)




Banjir Melanda Muaro Jambi, Bupati BBS dan Wakil Bupati Junaidi Salurkan Bantuan ke Korban

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Debit air Sungai Batanghari terus meningkat, mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Muaro Jambi.

Beberapa kecamatan yang terendam banjir antara lain Kecamatan Sekernan, Jaluko, Kumpeh Ulu, Kumpeh, Taman Rajo, dan sejumlah daerah lainnya.

Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno (BBS), turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi warga yang terdampak banjir, Rabu 12 Maret 2025.

BBS mengunjungi beberapa desa yang terendam banjir, seperti Desa Pulau Kayu Aro dan Desa Pematang Jering.

Baca juga:  Dewas Perumda Tirta Muaro Tebo Dilantik, Bupati Agus Berharap Layanan Meningkat

Baca juga:  Bupati Muaro Jambi Ajak ASN Bangun Sinergi dalam Mewujudkan Visi Misi Daerah

Dalam kunjungannya, ia didampingi oleh Sekda Kabupaten Muaro Jambi, Budhi Hartono, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

BBS juga menyapa masyarakat yang rumahnya terendam banjir. Bahkan, ia sempat menurunkan MCB KwH meter listrik di rumah-rumah warga yang telah mengungsi, mengingat potensi bahaya listrik.

“Bahaya itu, nanti bisa kesengat listrik,” ujar BBS.

Dalam kunjungan tersebut, BBS memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir sebagai bentuk kepedulian pemerintah.

Baca juga:  Setelah Sebulan Kabur, Zul Ditangkap Kembali Polres Muaro Jambi di Desa Tantan

Baca juga:  Bupati BBS Instruksikan Perbaikan Jembatan Desa Suko Awin Jaya untuk Lancarkan Ekonomi

Ia juga menyemangati masyarakat untuk bersabar menghadapi musibah ini, yang menurutnya merupakan ujian dari Allah. “Yang sabar ya buk, pak. Mudah-mudahan air segera surut dan masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H Mahir, juga melakukan peninjauan ke lokasi banjir. Ditemani sejumlah pejabat daerah, Junaidi mengunjungi Desa Mendalo Laut di Kecamatan Jaluko yang terendam banjir.

Di lokasi tersebut, Junaidi membagikan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak.

Wakil Bupati Muaro Jambi saat mengecek lokasi banjir

Junaidi menyampaikan pesan kesabaran kepada warga yang tengah menghadapi musibah banjir. “Yang sabar ya, sama-sama kita berdoa agar air cepat surut,” ungkapnya.

Baca juga:  Ditreskrimsus Polda Jambi Cek Sejumlah SPBU, Pastikan Tera dan Kualitas BBM

Baca juga:  Satu Pelaku Masih DPO, Polres Kerinci Amankan Pencuri Kulit Manis, Barang Buktinya 2 Karung

Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi terus berupaya memberikan dukungan dan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir.

Selain memberikan bantuan langsung, pemerintah juga terus memantau perkembangan situasi banjir dan melakukan upaya penanganan untuk meminimalisir dampak lebih lanjut.(*)




Pemkab Kerinci Serahkan Pengelolaan Objek Wisata ke Pihak Ketiga, Prioritaskan Fasilitas

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pengelolaan objek wisata di Kabupaten Kerinci selama Lebaran 2025 akan tetap diserahkan kepada pihak ketiga, seperti yang dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya.

Meskipun demikian, harga tiket masuk (karcis) akan tetap sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) yang berlaku.

Namun, hingga saat ini, keputusan mengenai pihak yang akan mengelola objek wisata milik Pemkab Kerinci masih menunggu persetujuan.

Kepala UPTD Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Kerinci, Usman, mengungkapkan bahwa pengelolaan objek wisata akan tetap diserahkan kepada pihak ketiga, yang bertugas mengelola seperti tahun sebelumnya.

Baca juga:  Satu Pelaku Masih DPO, Polres Kerinci Amankan Pencuri Kulit Manis, Barang Buktinya 2 Karung

Baca juga:  IAIN Kerinci Klarifikasi Isu Pemotongan Dana KIP-K, Rektor Tegaskan Tidak Ada Intervensi

“Rencananya, kami akan menyerahkan pengelolaan ke pihak ketiga. Namun, kami masih menunggu nota dinas dari Bupati yang belum turun,” jelas Usman.

Meskipun pengelolaan wisata tetap dilanjutkan dengan sistem yang sama, Usman juga mengungkapkan bahwa target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata pada 2025 belum dapat dipastikan.

“Untuk target PAD tahun ini, saya belum mengetahui secara pasti,” tambahnya.

Yudi, perwakilan dari Forum Peduli Daerah, berharap agar Dinas Pariwisata Kabupaten Kerinci lebih serius dalam meningkatkan fasilitas di objek-objek wisata yang dimiliki daerah.

Baca juga:  Polres Kerinci Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Anak, Pelaku Ditangkap di Desa Koto Tengah

Baca juga:  Kasus Korupsi PJU 2023, Kejari Sungai Penuh Amankan Dokumen Penting dari Dishub Kerinci

Ia menyebutkan bahwa Danau Kerinci adalah salah satu objek wisata yang paling diminati wisatawan.

“Danau Kerinci menjadi daya tarik utama bagi wisatawan. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus lebih fokus pada perawatan dan perbaikan fasilitas, karena beberapa fasilitas sudah rusak dan tidak berfungsi dengan baik,” ungkap Yudi.

Selain masalah fasilitas, Yudi juga menyoroti masalah parkir liar yang marak terjadi di kawasan wisata. Ia menyatakan bahwa tarif parkir yang dikenakan oleh pihak tidak resmi jauh lebih tinggi daripada tarif yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.

“Parkir liar ini sangat merugikan citra wisata Kerinci. Pemerintah daerah perlu segera menertibkan masalah ini agar wisatawan merasa nyaman dan aman selama berkunjung,” tambahnya.

Baca juga:  Ditreskrimsus Polda Jambi Cek Sejumlah SPBU, Pastikan Tera dan Kualitas BBM

Baca juga:  Waspada Banjir, Ketinggian Air Sungai Batanghari Meningkat di Kota Jambi

Dengan berbagai tantangan yang dihadapi, pengelolaan objek wisata di Kabupaten Kerinci diharapkan bisa semakin baik ke depannya.

Penyempurnaan fasilitas dan penertiban parkir liar menjadi hal yang sangat penting agar sektor pariwisata dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, khususnya dalam meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.(*)




Proses Administrasi Tertunda, Pengangkatan CPNS 2024 di Bungo Baru Dilaksanakan pada Oktober 2025

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pengangkatan CPNS untuk formasi tahun 2024 mengalami penundaan. Hal ini disebabkan oleh sejumlah daerah yang belum menyelesaikan proses penginputan Nomor Induk Pegawai (NIP) dan pelaksanaan Surat Keputusan Bersyarat (SKB).

Penundaan ini bertujuan untuk memastikan seluruh data administrasi terverifikasi dengan akurat sebelum proses pengangkatan dilanjutkan pada Oktober 2025.

Kepala BKPSDMD Kabupaten Bungo, Wahyu Sarjono mengungkapkan bahwa, keputusan penundaan diambil setelah mengikuti rapat virtual dengan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) pada 11 Maret 2024.

“Rapat Zoom Meeting yang kami lakukan bersama BKN dan Kemenpan RB menghasilkan keputusan untuk menunda pengangkatan CPNS 2024. Beberapa daerah masih belum menyelesaikan penginputan NIP dan SKB, yang merupakan bagian krusial dalam memastikan transparansi dan integritas proses ini,” ujar Wahyu Sarjono.

Baca juga:  Hasil Sidak Ditemukaan Takaran Minyakkita Tidak Sesuai, Polres Bungo Lakukan Penyelidikan

Baca juga:  Proyek Jembatan Bailey di Bungo Molor, Kemacetan Meningkat di Jalan Lintas Sumatera

Ia menjelaskan bahwa penundaan ini merupakan langkah preventif untuk menghindari kesalahan administratif yang bisa merugikan calon CPNS.

Oleh karena itu, pengangkatan yang awalnya dijadwalkan pada April 2025, kini ditunda hingga 1 Oktober 2025.

Wahyu menegaskan pentingnya penyelesaian administrasi oleh masing-masing daerah untuk memastikan proses seleksi CPNS berjalan tertib dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

“Keakuratan data dan administrasi sangat penting dalam proses ini. Penundaan ini untuk memastikan setiap detail diperiksa dengan seksama,” katanya.

Baca juga:  Zakat Fitrah 2025 di Kabupaten Bungo, Ini Besaran dan Cara Pembayarannya

Baca juga:  Gasak Aktivitas PETI, Polres Bungo Amankan Alat Berat di Desa Sungai Telang

Ia juga memberikan harapan kepada para calon CPNS yang telah lulus seleksi agar tetap sabar. Meskipun pelantikan ditunda, Wahyu memastikan tidak ada pembatalan seleksi.

“Tidak perlu khawatir, bagi mereka yang sudah lulus seleksi, tidak ada pembatalan. Hanya proses pelantikannya yang harus ditunda,” jelas Wahyu.

Dengan adanya penundaan ini, pemerintah daerah diminta untuk segera menyelesaikan proses administrasi yang tertunda.

Hal ini bertujuan agar pengangkatan CPNS dapat berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan pada Oktober 2025.

Pemerintah berharap agar seluruh pihak terkait dapat mematuhi prosedur dan memastikan semua dokumen administrasi CPNS selesai dengan benar.(*)




Masalah Perbedaan Data Menghambat Administrasi, Dukcapil Tanjab Timur Beri Solusi

MUARASABAK, SEPUCUKJAMBI.ID – Beberapa warga di Kabupaten Tanjab Timur menghadapi kendala serius, saat mengurus berkas administrasi, akibat kesalahan atau perbedaan data di dokumen pribadi mereka.

Permasalahan ini sering ditemukan di dokumen penting seperti Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), Akte Kelahiran, dan Ijazah.

Salah satu contoh kasus dialami oleh Sandi, pria asal Kecamatan Mendahara. Ia mengungkapkan bahwa dirinya dan calon istri menghadapi masalah saat mendaftarkan pernikahan di KUA Kecamatan setempat.

“Saat mengurus surat untuk menikah, saya menemukan ada kesalahan data di dokumen pribadi saya. Tanggal lahir saya berbeda antara di KK, KTP, dan Ijazah. Selain itu, nomor Akte Kelahiran saya juga salah,” ujar Sandi.

Baca juga:  Program Bidang Bina Marga Tanjab Timur 2024 Capai 100% Sukses, Ini Pedomannya

Baca juga:  Paman dan Keponakan di Tanjab Timur Dibui, Bacok Tetangga hingga Luka Parah

Masalah serupa juga dialami oleh calon istri Sandi, Linda Safitri. Dalam dokumen identitasnya, terdapat perbedaan nama ayah di antara Ijazah, KK, dan Akte Kelahiran.

Selain itu, terdapat ketidaksesuaian tanggal lahir di dokumen-dokumen tersebut.

“Kami langsung mengurus perbaikan data kami ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Tanjab Timur. Alhamdulillah, semua masalah berhasil diselesaikan meskipun agak memusingkan,” tambah Sandi.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Tanjab Timur, Aruji, mengimbau masyarakat untuk memeriksa kembali data pribadi mereka.

Baca juga:  Ditreskrimsus Polda Jambi Cek Sejumlah SPBU, Pastikan Tera dan Kualitas BBM

Baca juga:  Satu Pelaku Masih DPO, Polres Kerinci Amankan Pencuri Kulit Manis, Barang Buktinya 2 Karung

“Pastikan data di setiap dokumen seperti Akte Kelahiran, KK, KTP, dan Ijazah saling sinkron. Cek kembali nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, serta nama orang tua pada dokumen-dokumen tersebut,” ungkap Aruji.

Menurutnya, kesalahan atau perbedaan data bisa terjadi akibat kesalahan input oleh operator atau kekeliruan dalam penerbitan dokumen kependudukan.

Masyarakat pun diimbau untuk lebih teliti dalam memeriksa kecocokan data pribadi mereka. “Jika menemukan perbedaan data pada dokumen pribadi, segera lakukan perbaikan di Dinas Dukcapil. Prosesnya gratis dan mudah,” tambah Aruji.

Dukcapil Tanjab Timur memastikan bahwa segala kendala terkait kesalahan data pribadi dapat diselesaikan dengan cepat. Bagi warga yang membutuhkan bantuan, Dukcapil siap memberikan bimbingan langsung.

Baca juga:  Waspada Banjir, Ketinggian Air Sungai Batanghari Meningkat di Kota Jambi

Baca juga:  Tekankan Pentingnya Kolaborasi, Walikota Maulana Bahas Strategi Peningkatan PKB dan BBNKB di Kota Jambi

“Jika ada keraguan atau kesulitan, masyarakat dapat menghubungi operator kami untuk mendapatkan panduan lebih lanjut,” tutup Aruji.(*)




Banjir Muara Bulian Terjang Jalan Utama, Satlantas Batanghari Alihkan Arus Lalu Lintas

MUARABULIAN, SEPUCUKJAMBI.ID – Banjir yang melanda Muara Bulian telah mengganggu arus lalu lintas di sejumlah titik.

Genangan air yang menutupi jalan menyebabkan kendaraan terhambat dan tidak bisa melintasinya.

Sebagai respons, Satlantas Polres Batanghari mengalihkan arus lalu lintas di beberapa kawasan Kecamatan Muara Bulian.

Pengalihan arus dilakukan karena adanya penutupan sementara di beberapa ruas jalan yang terendam banjir.

Baca juga:  Ditreskrimsus Polda Jambi Cek Sejumlah SPBU, Pastikan Tera dan Kualitas BBM

Baca juga:  Satu Pelaku Masih DPO, Polres Kerinci Amankan Pencuri Kulit Manis, Barang Buktinya 2 Karung

Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batanghari, Iptu Agung Prasetyo Soegiono, menyatakan bahwa ada empat titik jalan yang ditutup sementara akibat ketinggian air yang semakin meningkat.

“Penutupan jalan sementara ini hanya berlaku di empat titik, yang memang terendam banjir. Kami berharap pengendara dapat memahami situasi ini,” ujar Agung di Muara Bulian, Selasa.

Adapun titik-titik yang terdampak banjir dan dilakukan penutupan sementara adalah sebagai berikut:

  1. Jalan dari depan Danau Letang.
  2. Jalur Simpang Hutan Kota hingga Simpang Pasar Keramat Tinggi.
  3. Jalur Simpang Hutan Kota hingga Lapangan Garuda.
  4. Jalur Simpang AMD hingga Simpang Pasar Keramat Tinggi.

Menurut Agung, jalan-jalan tersebut sangat berbahaya untuk dilalui, mengingat ketinggian air yang bisa membahayakan keselamatan pengendara.

Baca juga:  Waspada Banjir, Ketinggian Air Sungai Batanghari Meningkat di Kota Jambi

Baca juga:  Safari Ramadan 1446 H: Kejari dan Bupati Bangka Tengah Bersilaturahmi di Desa Namang

Untuk mengurangi potensi kecelakaan dan memastikan keselamatan, Satlantas Polres Batanghari telah memasang rambu lalu lintas dan memberikan informasi kepada pengendara, baik melalui media sosial maupun secara langsung.

Iptu Agung Prasetyo juga mengimbau kepada para pengendara untuk tidak nekat melintasi jalan yang terendam banjir. Ia meminta agar pengendara memilih jalur alternatif yang lebih aman.

Satlantas Polres Batanghari akan terus memantau situasi dan memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih waspada dan selalu mematuhi aturan lalu lintas.

Agung menambahkan, pengendara diharapkan untuk mengurangi kecepatan kendaraan, terutama saat cuaca ekstrem yang dapat mempengaruhi kondisi jalan.

Baca juga:  Banjir Terjang Tahtul Yaman Kota Jambi, Ratusan Rumah Terendam

Baca juga:  KORBANKAN HUKUM DEMI KEPENTINGAN KEUNTUNGAN

“Keselamatan adalah yang utama, jadi kami meminta pengendara lebih berhati-hati dan selalu mematuhi petunjuk dari pihak berwenang,” ujar Agung menutup keterangannya.(*)




Menag Imbau Pejabat Tak Gunakan Fasilitas Negara, untuk Kepentingan Pribadi Jelang Lebaran 2025

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengimbau para pejabat, khususnya di lingkungan Kementerian Agama, untuk tidak menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi menjelang Lebaran 2025.

Menurutnya, penggunaan fasilitas negara untuk urusan pribadi dapat mencoreng integritas pejabat dan merusak citra pemerintahan.

“Menjelang Lebaran, saya mengimbau kepada seluruh pejabat agar tidak menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi. Jika pulang kampung, lebih baik gunakan kendaraan pribadi,” ujar Menag Nasaruddin Umar di Jakarta, Rabu.

Menag menjelaskan bahwa sejak awal menjabat sebagai pejabat negara, ia telah berkomitmen untuk tidak memanfaatkan fasilitas negara, seperti mobil dinas dan rumah dinas, untuk kepentingan pribadi.

Baca juga:  Ditreskrimsus Polda Jambi Cek Sejumlah SPBU, Pastikan Tera dan Kualitas BBM

Baca juga:  Satu Pelaku Masih DPO, Polres Kerinci Amankan Pencuri Kulit Manis, Barang Buktinya 2 Karung

“Selama 12 tahun menjadi pejabat di Kementerian Agama, baik sebagai Dirjen maupun Wamen, saya selalu berhati-hati dalam menggunakan fasilitas negara,” tambahnya.

Menag juga menegaskan bahwa ia memilih untuk tidak tinggal di rumah dinas karena khawatir fasilitas negara, seperti listrik dan air, digunakan untuk keperluan pribadi.

Menag Nasaruddin Umar mengingatkan pejabat dengan contoh teladan dari Khalifah Umar bin Abdul Aziz yang mematikan lampu di kantornya ketika anaknya datang dengan urusan pribadi.

“Menurut Umar bin Abdul Aziz, lampu itu dibayar dengan uang negara, dan ia tidak ingin menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi,” kata Menag.

Baca juga:  Dewas Perumda Tirta Muaro Tebo Dilantik, Bupati Agus Berharap Layanan Meningkat

Baca juga:  TNI Dilarang Berbisnis, RUU TNI Tetap Tegaskan Pasal Larangan Bisnis Anggota TNI

Menag Nasaruddin Umar juga mengingatkan bahwa dalam hidup ini yang lebih penting adalah keberkahan, bukan kekayaan atau jabatan tinggi.

“Apa artinya kekayaan jika keluarga kita bermasalah? Anak terjerumus narkoba, istri selingkuh, atau hidup penuh penyakit? Itu seperti neraka sebelum waktunya,” ungkapnya.

Selain itu, Menag mengutip hadis yang menyatakan bahwa daging yang tumbuh dari barang haram hanya bisa dibersihkan oleh neraka.

“Jika kita makan dari yang haram, shalat kita tidak akan diterima selama 40 hari. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memastikan bahwa yang kita konsumsi adalah makanan halal, karena itu akan berpengaruh pada kehidupan keluarga dan ibadah kita,” ujar Menag menutup.

Dengan imbauan ini, Menag Nasaruddin Umar berharap agar seluruh pejabat dapat memberikan teladan yang baik dalam menggunakan fasilitas negara dan menjaga keberkahan dalam kehidupan pribadi serta keluarga.(*)




Percepat Pemerataan Akses Internet, Kementerian Komunikasi Fokus Pada Infrastruktur Digital

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Kementerian Investasi dan Hilirisasi berkomitmen untuk mempercepat pemerataan akses internet di seluruh Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dalam pertemuan dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani di Kantor BKPM Jakarta, Rabu.

Menteri Meutya Hafid menyatakan bahwa pemerataan akses internet menjadi prioritas utama untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

Ia menegaskan bahwa percepatan transformasi digital akan mendorong kemajuan sektor pendidikan, kesehatan, dan pemerintahan.

Baca juga:  Kemenkop Targetkan Pembentukan 70 Ribu Kopdes Merah Putih untuk Penguatan Ekonomi Desa

Baca juga:  Wamendagri Ingatkan Kepala Daerah Siapkan Mitigasi Bencana, Menyusul Prediksi Cuaca Buruk Maret 2025

“Kami berkomitmen untuk mempercepat pemerataan akses internet agar manfaat ekonomi digital dapat dirasakan secara merata di seluruh Indonesia,” ujar Meutya.

Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah terbatasnya konektivitas. Saat ini, sekitar 86 persen sekolah di Indonesia belum memiliki akses internet tetap (fixed broadband), 38 persen kantor desa belum terhubung ke internet, dan 75 persen puskesmas memiliki koneksi yang belum memadai.

Untuk itu, Meutya menekankan pentingnya strategi inovatif dalam pembangunan infrastruktur telekomunikasi yang efisien dan inklusif.

Sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo, Meutya mengatakan bahwa investasi dalam bidang pendidikan, sains, teknologi, dan digitalisasi harus terus didorong untuk meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.

Baca juga:  Ditreskrimsus Polda Jambi Cek Sejumlah SPBU, Pastikan Tera dan Kualitas BBM

Baca juga:  Satu Pelaku Masih DPO, Polres Kerinci Amankan Pencuri Kulit Manis, Barang Buktinya 2 Karung

Ia juga menegaskan bahwa Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki peran utama dalam mengakselerasi digitalisasi di sektor pemerintah, ekonomi, dan sumber daya manusia (SDM) digital.

Meutya berharap hal ini dapat mendukung target pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diperkirakan mencapai 7 hingga 8 persen, sesuai dengan Visi Indonesia Digital 2045.

Sementara itu, Danantara sebagai sovereign wealth fund (SWF) diharapkan dapat berperan penting dalam memperkuat ekosistem telekomunikasi dan digital nasional.

Rosan Roeslani, CEO Danantara, menyatakan bahwa investasi di sektor digital, terutama infrastruktur jaringan dan teknologi 5G, merupakan langkah penting untuk meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.

“Sinergi antara pemerintah dan sektor swasta sangat penting untuk memastikan pertumbuhan ekonomi berbasis digital yang berkelanjutan,” ujar Rosan.

Dalam hal ini, Kementerian Komunikasi dan Digital mengusulkan penerapan model Multi-Operator Core Network (MOCN) untuk mempercepat adopsi 5G di Indonesia.

Baca juga:  Dewas Perumda Tirta Muaro Tebo Dilantik, Bupati Agus Berharap Layanan Meningkat

Baca juga:  Banjir Terjang Tahtul Yaman Kota Jambi, Ratusan Rumah Terendam

Model ini memungkinkan operator berbagi infrastruktur, sehingga dapat mengurangi biaya investasi dan mempercepat ekspansi jaringan.

Negara tetangga, Malaysia, telah berhasil menerapkan model ini dengan cakupan 5G mencapai 80 persen, sementara Indonesia masih tertinggal.

Pemerintah juga berencana memanfaatkan infrastruktur milik PLN untuk memperluas jaringan telekomunikasi ke daerah-daerah yang minim akses internet.

Dengan menggunakan tiang listrik PLN untuk distribusi serat optik, biaya investasi dapat ditekan hingga 67 persen. Ini akan mempercepat penetrasi internet di seluruh wilayah Indonesia.

“Implementasi 5G yang optimal dapat mengurangi Total Cost of Ownership (TCO) hingga 54 persen dibandingkan dengan 4G,” ujar Meutya, menambahkan bahwa dengan strategi yang tepat, Indonesia dapat memenuhi kebutuhan industri, bisnis, dan masyarakat akan jaringan yang lebih cepat dan andal.

Untuk mendukung pengembangan jaringan 5G, pemerintah Indonesia akan segera merilis pita frekuensi 2,6 GHz pada 2025. Meskipun ada gugatan dari MNC Group terkait frekuensi ini di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), rencana ini tetap berjalan.

Sementara itu, pita frekuensi 3,5 GHz, yang merupakan spektrum utama 5G global, masih digunakan untuk layanan satelit hingga 2034.

Pemerintah akan mengimplementasikan strategi migrasi spektrum yang komprehensif dan terkoordinasi untuk memastikan transisi yang lancar.

Pemerintah menargetkan kecepatan broadband mobile Indonesia akan mencapai 100 Mbps pada 2029, sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, untuk mendukung kemajuan ekonomi digital yang berkelanjutan.(*)




Buka Puasa Bersama Insan Pers, Kombes Pol Agus Tri: Kita Mitra Kerja dan Keluarga 

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID –  Dirpolairud Kombes Pol Agus Tri Waluyo, Dirreskrimsus Kombes Pol Dr Bambang Yugo Pamungkas, Dirresnarkoba Kombes Pol Dr Ernesto Saiser, dan Dirreskrimum Kombes Pol Dr Manang Soebati didampingi Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia Prianto dan Dirtahti menggelar buka puasa bersama insan pers (wartawan) liputan Polda Jambi bertempat di Kopi Tiam Sahabat, Rabu (12/3/2025).

Berbagai media hadir dalam acara buka bersama tersebut, baik media online, cetak televisi dan radio membaur dalam satu ruangan sebagai mitra kerja dan bentuk sinergi antara Polri dan Pers.

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia Prianto mengucapkan terima kasih atas sinergi yang selama ini terjalin dan teman-teman pers telah banyak membantu memberikan informasi kepada masyarakat dalam sebuah pemberitaan positif tentang Polda Jambi dan jajaran.

“ Semoga sinergi ini terus berjalan dan terjalin, hari ini kita buka puasa bersama untuk memperkuat sinergi,” ujarnya.

Sementara itu, Dir Polairud Polda Jambi Kombes Pol Agus Tri Waluyo mengatakan, mewakili Tiga Direktur Satker Polda Jambi sangat bersyukur atas sinergitas yang telah terjalin dengan baik, yang mana jika pun ada pemberitaan negatif itu merupakan kritik dan masukan bagi kami Satker untuk bekerja lebih baik.

“ Hari ini kita berkumpul selain buka puasa bersama juga mempererat tali persaudaraan, yang mana jika kita saat jam kerja merupakan mitra kerja, maka hari ini kita adalah keluarga,” ungkap Kombes Pol Agus Tri Waluyo.

Selain itu Dirpolairud juga berharap kedepannya hubungan antara insan Pers dan Polri khususnya Polda Jambi semakin baik lagi.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa dan buka puasa bersama dengan khidmat. (*)